[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"page:id-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fperjanjian-kerja-bersama-pkb-pt-dong-a-decal-2017-2019":3},{"id":4,"slug":5,"title":6,"short_title":7,"intro_text":8,"meta_description":9,"seo_title":9,"path":10,"content_type":11,"locale":12,"go_live_at":7,"first_published_at":13,"page_created_at":14,"published_at":13,"edit_url":15,"breadcrumbs":16,"seo":24,"data":32,"children":241,"content_type_view":242,"extra_breadcrumbs":243,"body":245,"body_blocks":256,"related_pages":260},3679,"perjanjian-kerja-bersama","Perjanjian Kerja Bersama",null,"\u003Cp>Beberapa pilihan Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dipublikasikan di sini. Anda dapat menemukan teks asli dari Perjanjian Kerja Bersama tersebut, membaca dan menelusuri per bab maupun pasal, menurut topik yang sedang Anda cari.\u003Cbr\u002F>\u003Cbr\u002F>Ketika Anda mengklik pada link Perjanjian Kerja Bersama, halaman akan terbuka: di kolom sebelah kiri pada halaman tersebut berisi teks asli, sedangkan di kolom sebelah kanan, Anda akan menemukan ringkasan dari ketentuan yang ada di Perjanjian Kerja Bersama tersebut.\u003Cbr\u002F>Serikat Buruh\u002FPekerja dan Asosiasi Pengusaha dari Indonesia memberikan kontribusi terhadap pengumpulan data Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fp>","","\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama","collective_agreements.collectiveagreementoverview","id_ID","2025-08-15T13:01:11.360625+00:00","2026-04-02T08:44:09.692847+00:00","\u002Fcms\u002Fpages\u002F3679\u002Fedit\u002F",[17,20,23],{"title":18,"slug":19},"Indonesia","id-id",{"title":21,"slug":22},"Bekerja di Indonesia","bekerja-di-indonesia",{"title":6,"slug":5},{"title":6,"description":9,"image":25,"canonical":26,"robots":27,"og_type":28,"twitter_card":29,"locale":19,"created_at":30,"last_modified_at":31},"https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fmedia\u002Fimages\u002FSocial_media_preview_image_-_2025.2e16d0ba.fill-1200x630.png","https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002F","index, follow","website","summary_large_image","2025-08-15T15:01:11.360625+02:00","2026-04-02T10:44:09.828831+02:00",{"cba":33,"clauses":44,"details":239,"translations":240},{"id":34,"uid":35,"url":36,"name":37,"locale":12,"override_title":9,"title":38,"browser_title":39,"browser_description":40,"text":41},"perjanjian-kerja-bersama-pkb-pt-dong-a-decal-2017-2019","6f56b3cc-5137-11ee-b681-f23c91080f70","https:\u002F\u002Fcobra.wageindicator.org\u002Fcountries\u002Findonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama-pkb-pt-dong-a-decal-2017-2019\u002Fperjanjian-kerja-bersama-pkb-pt-dong-a-decal-2017-2019\u002F","Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PT. Dong A Decal 2017 - 2019","IDN PT. Dong A Decal - 2017","Indonesia - IDN PT. Dong A Decal - 2017","IDN PT. Dong A Decal - 2017 - Industri\u002Fpabrik pengolahan",{"name":42,"data":43},"DONG-A DECAL1.html","\n\u003C!--?xml version=\"1.0\" encoding=\"UTF-8\"?-->\n\n\n  \u003Cmeta http-equiv=\"content-type\" content=\"text\u002Fhtml; charset=UTF-8\">\n  \u003Ctitle>New1\u003C\u002Ftitle>\n  \u003Cmeta name=\"generator\" content=\"Amaya, see http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002FAmaya\u002F\">\n\n\n\n\u003Ch1>PERJANJIAN KERJA BERSAMA \u003C\u002Fh1>\n\n\u003Ch1>(РКВ) PT. DONG-A DECAL DENGAN PIHAK KEDUA SERIKAT PEKERJA SBSI 1992\nTahun 2017 - 2019\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>MUKADIMAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Cp>Perjanjian Kerja Bersama adalah suatu kebutuhan dalam menciptakan hubungan\nkerja yang saling menguntungkan baik bagi pengusaha dan buruhnya, di mana sema\nhak dan kewajiban masing - masing pihak dirundingkan bersama-sama dan kemudian\ndituangkan dalam bentuk sebuah buku dan kemudian dijadikan sebagai pedoman \u002F\npanduan dalam menentukan kebijakan masalah - masalah ketenagakerjaan khusus di\nPT. DONG-A DECAL.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bahwa untuk menyampaikan maksud tersebut di atas, maka berdasarkan Pasal 116\nS\u002FD 133 Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan KEPMENAKERTRANS\nRI No.Kep 48 \u002F MEN \u002F IV \u002F 2004 Tentang tata cara pembuatan dan pengesahan\nPeraturan Perusahaan serta pembuatan dan pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama,\nsehubungan dengan acuan tersebut maka Perjanjian Kerja Bersama disusun dan\ndibuat atas dasar musyawarah untuk mufakat. Bahwa Pengusaha dan Serikat Buruh\nmenyadari sepenuhnya bahwa untuk menjamin terpeliharanya kerja sama yang baik,\nterciptanya ketenangan kerja dan kepastian usaha diperlukan adanya Perjanjian\nkerja bersama. Perlu disadari bahwa untuk menciptakan hubungan industrial yang\nharmonis dalam hubungan kerja para pihak harus menjunjung tinggi asas\nmusyawarah, Mufakat, rasa saling ikut memiliki serta memelihara sehingga pada\nakhirnya perbedaan paham yang timbul dapat dengan segera diselesaikan. Atas\ndasar pokok-pokok pikiran tersebut di atas maka Perjanjian Kerja Bersama Ini\ndisusun dan disepakati bersama oleh pihak Pimpinan PT.DONG-A DECAL dan Pengurus\nKomisariat SBSI 1992 PT. DONG-A DECAL Berdasarkan Undang-Undang No. 13 tahun\n2003 berikut perat pelaksanaan nya maka disusunlah PKB dengan materi pokok\nsebagai berikut\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB I KETENTUAN UMUM\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 1 PENGERTIAN DAN ISTILAH\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pengusaha, Adalah orang atau badan hukum yang mempekerjakan buruh yang dalam\nperjanjian in adalah pemilik PT. DONG-A DECAL yang dalam hal ini diwakili oleh\n: Mr. Jang Seung Shik.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan, Adalah PT. DONG-A DECAL yang beralamat di JI. Irian Blok E - 09\nKBN Cakung, Cilincing Jakarta utara 14140 Cakung Jakarta utara, Dengan Surat\nPersetujuan Penanaman Modal Asing (PMA).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Nama Serikat Buruh, Adalah Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejahtera\nIndonesia 1992. (PK SBSI 1992) PT. DONG-A DECAL yang terdaftar di\nSudinakertrans Kodya Jakarta Utara dengan No pencatatan 1043\u002FIII\u002FS\u002FXI\u002F2012,\nTanggal 27 November 2012.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pengurus Serikat Buruh Adalah Anggota Serikat Buruh Sejahtera Indonesia yang\ndipilih oleh anggota yang dinamakan Pengurus Komisariat SBSI 1992, Untuk\nmemimpin dan Menjalankan Serikat Buruh sesuai AD\u002FART SBSI 1992 Tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Buruh, Adalah setiap orang yang bekerja pada PT. DONG-A DECAL dengan\nmenerima upah dan telah memenuhi persyaratan administrasi terdiri atas :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Buruh tetap adalah buruh yang bekerja di perusahaan untuk jangka waktu\ntidak tertentu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Buruh masa percobaan adalah buruh yang bekerja di perusahaan dan sedang\nmenjalani masa percobaan paling lama 3 (tiga) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 6 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Keluarga Buruh:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Seorang Istri\u002FSuami yang terdaftar di perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Anak buruh termasuk anak angkat\u002Fanak tiri yang telah disahkan sesuai\ndengan ketentuan yang berlaku, Berumur dibawah 21 (dua puluh satu) tahun atau\nbelum menikah dan belum bekerja,serta terdaftar di perusahaan maksimal 3 (tiga)\norang anak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Orang Tua Buruh ialah Bapak\u002FIbu Kandung buruh dan Bapak\u002Fibu\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kandung dari Istri\u002F Suami (Mertua) buruh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 7:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ahli waris, adalah keluarga atau orang yang ditunjuk oleh buruh yang\nditunjuk oleh yang dianggap sah menurut hukum untuk menerima setiap pembayaran\nhak dalam hal buruh meninggal dunia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 8 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Hari Kerja, Adalah hari dimana buruh wajib melaksanakan suatu pekerjaan yang\ntelah diperjanjikan dalam suatu hubungan kerja selama 5 ( lima ) hari dalam\nseminggu atau 40 ( empat puluh) jam dalam seminggu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 9 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Waktu Kerja, Adalah waktu kerja yang telah ditetapkan untuk bekerja dan\nburuh sudah harus berada ditempat kerja dan melakukan pekerjaannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 10 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kerja Lembur, Adalah kerja yang disepakati untuk melakukan pekerjaan diluar\njam kerja normal yang ditetapkan dan bersifat sukarela\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 11 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Upah, Adalah hak Pekerja \u002F Buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk\nuang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja \u002F buruh\nyang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan,\natau peraturan perundang-undangan, Termasuk tunjangan bagi pekerja \u002F buruh dan\nkeluarganya atas suatu pekerjaan dan atau jasa yang telah dilakukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 12 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Promosi, Adalah peningkatan jabatan seorang buruh pada jabatan yang lebih\ntinggi dan merupakan wewenang perusahaan, Pelaksanaanya didasarkan kepada\npenilaian dan kebutuhan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 13 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Mutasi adalah : Untuk kepentingan jalannya Operasional Perusahaan, pengusaha\nberhak mengatur pembagian \u002F menunjuk pekerjaan dan mutasi ( pemindahan |\nkaryawan dari Sub Unit satu ke Sub Unit lainya atau dari bagian pekerjaan ke\nbagian pekerjaan lainnya yang sesuai dengan keahliannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 14 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Masa Percobaan, Adalah masa kerja yang dijalani máksimal ketentuannya.\nsesuai undang-undang yang berlaku adalah 3 ( tiga) bulan, Apabila telah\nmemenuhi persyaratan akan diangkat menjadi karyawan tetap.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 15 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tunjangan Tetap, Adalah suatu imbalan yang diterima oleh buruh secara tetap\njumlahnya dan teratur pembayarannya yang tidak dikaitkan dengan kehadiran\nataupun pencapain prestasi tertentu\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 16 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tunjangan Tidak Tetap, Adalah suatu imbalan yang diterima oleh buruh secara\ntidak tetap jumlahnya dan teratur pembayarannya yang dikaitkan dengan kehadiran\nataupun pencapaian prestasi tertentu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 17 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Istirahat Mingguan, Adalah istirahat yang diberikan setelah bekerja selama 5\n( lima ) hari kerja berturut-turut atau melakukan pekerjaan selama 40 ( empat\npuluh) jar seminggu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 18 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jam Istirahat, Adalah setelah buruh melakukan aktifitas bekerja selama 4 (\nempat) jam berturut-turut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 19 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Masa Kerja, Adalah jangka waktu kerja buruh yang dihitung mulai dari saat\nditerima sebagai buruh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 20 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dispensasi, Adalah ijin yang diberikan oleh perusahaan kepada buruh untuk\nmeninggalkan tugasnya baik untuk kepentingan organisasi, kepentingan\nperusahaan, dan untuk kepentingan pemerintah dan atau untuk kepentingan lainnya\ndan selama meninggalkan tugasnya dan tetap mendapatkan upah penuh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 21\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Surat Peringatan, Adalah surat yang dikeluarkan oleh perusahaan yang\nbersifat teguran kepada buruh yang melakukan kesalahan dengan tujuan agar dapat\nmemperbaiki diri dikemudian hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 22 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Fasilitas, Adalah sarana \u002F prasarana yang disediakan oleh, perusahaan untuk\nburuh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 23 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pekerjaan, Adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh buruh untuk pengusaha\ndalam suatu hubungan kerja dengan menerima upah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 24 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Atasan, Adalah seorang yang diberi jabatan, wewenang, dan tanggung jawabnya\nlebih tinggi dan ditetapkan oleh pimpinan perusahan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 25 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Mangkir, Adalah buruh yang tidak masuk kerja tanpa izin secara tertulis atau\nalasan yang tidak dapat di pertanggung jawabkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 26 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>petugas keamanan, Ialah orang yang ditunjuk untuk menjaga keamanan dan\nketertiban dalam lingkungan perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 27 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Lingkungan Perusahaan, lalah tempat-tempat dalam areal perusahaan baik\ngedung, kantor, ruangan-ruangan pabrik atau gang-gang dan pekarangannya yang\ndidalamnya lazim dijalankan berdasarkan instruksi pimpinan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 2 MAKSUD DAN TUJUAN PKB\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Maksud dan tujuan PKB adalah supaya adanya keseimbangan antara hak dan\nkewajiban antara pihak Perusahaan dan pihak Buruh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 3 LUASNYA PERJANJIAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pada dasarnya Perjanjian Kerja Bersama in mengatur tentang hal-hal pokok\nyang bersifat umum dan khusus.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coverunion_trigger\">\u003Cp>PKB ini mengikat pihak perusahaan dan pihak buruh dari PT. DONG-A DECAL.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Walaupun yang menandatangani PKB in telah berhenti bekerja atau meninggal\ndunia, PKB in tetap berlaku sampai dengan habis masa berlakunya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pihak perusahaan dan serikat pekerja menyadari bahwa apabila dalam\npelaksanaan atau penerapan perjanjian ini maupun dalam pertumbuhan dan\nperkembangannya sudah tidak sesuai dengan situasi dan kondisi yang dalam\nkeadaan mendesak sehingga perlu diadakan penyempurnaan, maka kedua belah pihak\nsepakat untuk mengadakan penyesuaian secara musyawarah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Hak-hak dan kewajiban lain yang belum diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama\n(PKB) ini akan mengikuti peraturan dan perundang-undangan yang berlaku\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 4 PIHAK-PIHAK YANG MENGADAKAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pihak-pihak yang mengadakan Perjanjian Kerja Bersama in adalah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Mr. Jang Seung Shik, selaku pimpinan PT. DONG-A DECAL yang beralamat di JI.\nIrian Blok E No. 9 A-B KBN Cakung, Cilincing Jakarta Utara 14140.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PK SBSI 1992 PT. DONG-A DECAL yang beralamat di J. Iran Blok E No. 9 A-B KBN\nCakung, Cilincing Jakarta Utara 14140. Yang dalam hal ini diwakili oleh\npengurus dan perwakilan SBSI 1992.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 5 KEWAJIBAN PARA PIHAK YANG MENGADAKAN PERJANJIAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pengusaha dan Serikat Buruh bertekad untuk terus bekerja sama menciptakan\nketenangan kerja, dan kelangsungan usaha demi terwujudnya hubungan industrial\nyang harmonis.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk menunjang tekad tersebut maka Perusahaan dan Serikat Buruh akan\nmelaksanakan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Memberitahukan dan menjelaskan isi PKB ini kepada seluruh Buruhnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Mentaati seluruh isi PKB dan dapat saling mengingatkan apabila tidak\nmengindahkan isi PKB.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 6 PENGAKUAN PARA PIHAK\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan mengakui Serikat Buruh adalah organisasi yang sah yang: mewakili\ndan bertindak untuk dan atas nama seluruh buruh \u002F anggotanya yang mempunyai\nhubungan kerja dengan perusahaan baik secara perorangan maupun secara bersama (\ncollective ) dalam masalah ketenagakerjaan atau dalam hal-hal yang berhubungan\ndengan adanya hubungan kerja dengan syarat-syarat kerja di PT. DONG-A DECAL\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Serikat Buruh mengakui bahwa pengusaha mempunyai wewenang dalam mengatur dan\nmengelola jalannya perusahaan dan buruhnya sepanjang tidak bertentangan dengan\nperaturan dan perundang-undangan yang berlaku, Pengusaha tidak melakukan\ntekanan baik langsung maupun tidak langsung terhadap buruh, atau perlakuan\ndiskriminatif, atau tindakan balasan lainya yang berhubungan dengan fungi dan\ntugasnya sebagai pengurus dan anggota serikat buruh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai Serikat Buruh di lingkungan\nPerusahaan, akan berusaha menghindari tindakan-tindakan yang dapat merugikan\nmasing-masing pihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB II FASILITAS, JAMINAN DAN DISPENSASI BAGI SERIKAT BURUH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 7 FASILITAS DAN BANTUAN UNTUK SERIKAT BURUH\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan melaksanakan pemotongan upah untuk iuran Anggota Serikat Buruh\nsecara\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>check of system (cos).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan menyediakan ruang serikat bagi buruh beserta perlengkapannya di\ndalam perusahaan ( meja dan kursi).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan menyediakan papan pengumuman bag Serikat Buruh di dalam\nlingkungan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Serikat buruh dapat mengadakan rapat atau pertemuan di lingkungan perusahaan\npada saat jam kerja serta dapat meminjam peralatan yang dibutuhkan dengan\nseizin atasan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-TRADEUNLEAV_trigger\">\u003Cp>Kepada Pengurus Organisasi Buruh dan Anggotanya diberikan dispensasi apabila\nada tugas\u002F kegiatan organisasi dan upah tetap dibayarkan penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 6:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pengurus Serikat Buruh dapat memanggil Anggotanya untuk selalu keperluan di\ndalam jam kerja dengan terlebih dahulu memberitahukan kepada\natasan\u002Fpengawasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>ВАВ III HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 8 TATA TERTIB PERUSAHAAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN KARYAWAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>setiap karyawan harus telah berada\u002F hadir ditempat tugas masing-masing tepat\npada waktunya yang telah ditetapkan dan demikian pula pada waktu pulang\nmeninggalkan pekerjaan harus tepat pada waktunya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>setiap karyawan wajib mengisi daftar absen \u002F memerahkan kartu kerja pada\ntempat yang telah ditetapkan baik pada masuk, pulang bekerja dan harus\ndiserahkan \u002F diisi oleh karyawan sendiri Apabila tidak melakukan \u002F mengisi\ndaftar absensi tersebut yang bersangkutan dianggap manglar dan upahnya tidak\ndibayar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap karyawan wajib mengikuti dan mematuhi seluruh petunjuk-petunjuk atau\ninstruksi - instruksi yang diberikan oleh atasan atau pimpinan perusahaan yang\nberwenang memberikan petunjuk atau instruksi tersebut sekalipun tugas tersebut\nbukan menjadi tugas pokok, ( sesuai dengan kemampuan dan keahlian karyawan,\npekerja \u002F buruh).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap karyawan wajib melaksanakan seluruh tugas dan kewajibannya yang\ndiberikan kepadanya oleh perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap karyawan wajib menjaga serta memelihara dengan baik semua milik\nPerusahaan dan agar segera melaporkan kepada Pimpinan\u002F atasannya apabila\nhal-hal yang dapat menimbulkan bahaya atau kerugian Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 6 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap karyawan wajib melaporkan kepada pimpinan Perusahaan apabila ada\nperubahan - perubahan aka setatus dirinya ,susunan keluarganya, perubahan\nalamat dan lain sebagainya yang dianggap perlu\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 7 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap karyawan wajib memelihara dan memegang teguh rahasia Perusahaan\nterhadap siapapun mengenai segala yang diketahuinya mengenai Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 8 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap karyawan wajib memeriksa semua alat - alat kerja, mesin - mesin dan\nsebagainya sebelum mulai bekerja tau meninggalkan, sehingga benar-benar tidak\nmenimbulkan kerusakan \u002F bahaya yang akan mengganggu pekerjaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 9 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Karyawan wajib berusaha memelihara serta mengutamakan terciptanya suasana\nyang nyaman, aman dan tentram dengan jalan bertingkah laku\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>pergaulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>sopan dan menjunjung tinggi norma hukum agama, susila dan etika\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 10 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Karyawan yang menemukan barang yang tidak ada pada terpat semestinya dan\natau barang yang hilang wajib menyerahkan kepada pimpinannya dengan memberikan\nketerangan kapan dan dimana barang tersebut ditemukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 11:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam menjalankan tugas kewajibannya, karyawan diminta adanya sikap yang\njujur, rajin, tertib serta mencegah terjadinya penurunan penggunaan material\nyang efisien dan effective waktu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 12:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Baik didalam maupun diluar Perusahaan, karyawan diwajibkan untuk menjaga\nnama baik Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 13\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap karyawan wajib memelihara kebersihan dan mengatur rapi tempat\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 14 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap karyawan diwajibkan berpakaian sopan rapi dan tidak menggunakan\ncelana pendek.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 9 PELANGGARAN YANG MENGAKIBATKAN PHK KARENA ALASAN MENDESAK\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap karyawan yang melakukan perbuatan - perbuatan atau melakukan\npelanggaran terhadap tata tertib perusahaan, pelanggaran yang merugikan\nperusahaan dapat dikenakan sanksi pemutusan hubungan kerja ( PHK) karena alasan\nmendesak tanpa memperoleh uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja tetapi\nmemperoleh penggantian hak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (4) UU. No 13 tahun\n2003 alasan mendesak tersebut sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Mengambil atau membawa barang atau uang milik Perusahaan tanpa izin dan\natau tanpa melalui prosedur yang berlaku di Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Menipu, memberikan keterangan palsu atau dipalsukan sehingga merugikan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Mabuk minum - minuman keras yang memabukkan , memakai dan atau\nmengedarkan Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainya di lingkungan\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Melakukan perbuatan Asusila, Perjudian, Perkelahian di lingkungan\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-violence\">\u003Cp>e.Menyerang, menganiaya, mengancam atau mengintimidasi teman sekerja atau\npengusaha di lingkungan kerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>f. Membujuk teman sekerja atau pengusaha untuk melakukan perbuatan yang\nbertentangan dengan peraturan perundang-undangan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g. Dengan ceroboh atau sengaja merusak atau membiarkan dalam keadaan bahaya\nbarang milik perusahaan yang menimbulkan kerugian perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h. Dengan ceroboh atau sengaja membiarkan teman sekerja atau pengusaha dalam\nkeadaan bahaya di tempat kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i. Membongkar atau membocorkan rahasia perusahaan yang seharusnya\ndirahasiakan kecuali untuk kepentingan negara .\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>j. Melakukan pekerjaan rangkap,yaitu mengikat diri dalam suatu hubungan\nkerja dengan perusahaan lain tanpa izin.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>k. Manajemen atau karyawan melakukan pemungutan\u002F meminta apapun dalam proses\nperekrutan \u002Fpenerimaan karyawan baru dan perubahan status yang berupa uang atau\nbarang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l. Menolak perintah atasan ( Direktur ) yang layak menurut pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK) dengan alasan mendesak tersebut di atas\ndilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 10 SANKSI\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sanksi terhadap setiap karyawan yang berulang-ulang (tanpa mengindahkan\nperingatan-peringatan Perusahaan) melakukan pelanggaran terhadap tata tertib\nperusahaan, pelanggaran hukum atau merugikan perusahaan dapat dikenakan sanksi\npemutusan hubungan \u002Fkerja dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur Undang-Undang\nNo. 2 Tahun 2004 Undang-Undang No 13 Tahun 2003\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 11 PEMBERIAN SURAT PERINGATAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan dapat memberikan surat peringatan lisan\u002Ftertulis kepada setiap\nkaryawan yang melakukan pelanggaran tata tertib kerja perusahaan antara lain\nsebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Sering datang terlambat atau pulang mendahului waktu kerja yang telah\nditetapkan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Tidak mematuhi ketentuan-ketentuan keselamatan kerja petunjuk - petunjuk\natasan dan sebagainya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Menolak perintah yang layak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Tidak cakap melakukan pekerjaan walaupun telah dicoba dimana-mana.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Melanggar ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan Perusahaan atau\nperjanjian kerja bersama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kepada karyawan yang melakukan pelanggaran tata tertib Perusahaan akan\ndiberikan surat peringatan tertulis:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Surat teguran.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Surat peringatan ke I (pertama\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Surat peringatan ke II ( kedua )\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Surat peringatan ke III (ketiga \u002F terakhir )\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Surat peringatan tidak perlu diberikan menurut urut-urutannya ,tetapi dapat\ndinilai dari besar kecilnya kesalahan yang telah dilakukan oleh karyawan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ketentuan Surat Peringatan Ke I ( pertama) :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Tidak memakai pakaian seragam ,sepatu dan kartu pengenal\u002Flencana kerja\nmiliknya di lingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Tidak menggunakan Alat Pelindung Diri ( APD) yang telah disediakan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Menyalah gunakan tanda pengenal \u002Flencana keria dan tidak dapat\nmenunjukkan kartu tanda pengenal kepada petugas keamanan \u002F petugas lain yang\nditunjuk untuk itu, sewaktu hendak masuk kelingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Meninggalkan lingkungan perusahaan sewaktu jam kerja , kecuali atas\nperintah atau seizin atasan yang berwenang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Mengganggu karyawan lain ,ngobrol ,bersenda gurau atau bermain-main pada\nwaktu dinas jam kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f. Melakukan pekerjaan dengan alat-alat yang bukan hak, wewenang dan\ntanggung jawabnya tanpa ijin.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g. Merusak aset Perusahaan berupa Kotak Saran, Kotak P3K, Toilet, dan\nPeralatan Ibadah ( mukena, sarung ) Pintu Jendela Lantai dan alat-alat Produksi\n( Mesin).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h. Pindah atau tukar shift atau mengganti liburnya tanpa fin dari atasannya\nyang berwenang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i. Menggunakan atau meletakkan barang \u002F alat kerja secara serampangan yang\ndapat membahayakan dirinya atau orang lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>j. Sesudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya, tetapi tidak memberitahukan\ndengan segera kepada rekan kerjanya, atasannya atau petugas keamanan bila\nmengetahui adanya kecelakaan kerja atau keadaan yang membahayakan dirinya atau\norang lain atau merugikan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>k. Tidur pada waktu jam kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l. Terlambat datang dari waktu yang telah ditentukan tanpa ijin atau ada\nalasan yang sah sebanyak 2 ( dua) kali dalam satu bulan atau tidak mencetak \u002F\nmengeprin kartu absensinya atau tidak laporan atas keterlambatanya meskipun\nsering diberikan surat peringatan lisan dari atasannya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>m. Pulang lebih awal dari waktu yang telah ditentukan tanpa izin\u002F alasan\nyang sah sebanyak 2 ( dua | kali dalam satu bulan meskipun telah diperingatkan\noleh atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>n. Mengendarai kendaraan bermotor atau mobil yang bukan menjadi tugasnya\ntanpa ijin \u002F perintah atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>o. Merokok di dalam perusahaan kecuali pada tempat yang telah ditentukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>p. Tanpa alasan yang jelas menolak untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan\nyang diwajibkan oleh perusahaan meskipun\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>telah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>diberikan peringatan oleh atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>q. Membawa makanan, Korek Api, Rokok, handphon dan atau yang membahayakan\ndiri karyawan sendiri, orang lain dan perusahaan ke dalam ruang produksi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>r. Mangkir atau tidak masuk kerja tanpa ijin selama 1 ( satu ) hari kerja\ndalam 1 ( satu) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>s. Menolak untuk dimutasi dan rotasi setelah karyawan yang bersangkutan\nmenerima SK mutasi atau rotasi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5;\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ketentuan surat peringatan ke II ( kedua) :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Mangkir atau tidak masuk kerja tanpa ijin selama 2 ( dua) hari kerja\nberturut-turut atau tidak berturut-turut dalam satu bulan meskipun telah\ndiberikan teguran oleh orang yang memiliki kewenangan dalam hal\npendisiplinan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Mangkir atau tidak masuk kerja Tanpa ijin selama 4 ( empat ) hari kerja\ndalam 2 1 dua | bulan meskipun telah diberikan surat peringatan pertama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Mengoperasikan peralatan mesin atau menggunakan bahan yang tidak sesuai\ndengan S,O,P ( Standar Operasional Prosedur) sehingga membahayakan dirinya\u002F\norang lain ,atau menimbulkan kerugian bagi perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Bukan menjadi tugasnya memindahkan alat pemadam kebakaran dari tempatnya\n,atau mempergunakan bukan untuk tujuan yang semestinya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Merintangi petugas keamanan dalam menjalankan tugasnya untuk memelihara\ntata tertib dan pengamanan di lingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f. Menolak diberikan surat peringatan pertama atas dasar kesalahan yang\nterbukti.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g. Apabila karyawan mendapatkan sanksi dan telah mendapatkan surat\nperingatan pertama serta surat itu masih berlaku tetapi masih melakukan\npelanggaran yang sama atan pelanggaran yang lain dapat dikenakan sanksi surat\nperingatan kedua.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 6:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ketentuan surat peringatan ke III ( Letige ) :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Membawa keluar dari lingkungan perusahaan gambar teknik atau dokumen yang\nmenjadi rahasia perusahaan tanpa seizin atasan \u002F pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Dengan sengaja tanpa alasan yang jelas atau tanpa izin atasan, telah\nmemindahkan \u002F menyimpan barang milik: perusahaan di suatu tempat yang tidak\nsemestinya yang terbukti sebagai usaha untuk membantu pencurian atau tidak\nmelapor kepada pengusaha meskipun mengetahui hal-hal seperti itu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Dengan' sengaja alat pengaman mesin atau peralatan lainnya sehingga\nmengakibatkan ledakan atau kebakaran.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Memasuki atau keluar dari lingkungan perusahaan dengan cara tidak melalui\npintu yang telah ditentukan atau dengan cara yang tidak wajar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Mangkir 3 ( tiga ) hari berturut-turut atau tidak berturut-turut dalam 1\n( satu) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f. Mengulangi kembali pelanggaran dan atau melakukan pelanggaran lain dan\ntelah mendapat surat peringatan kedua.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 7:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Peringatan pertama diberikan setelah mendapatkan peringatan atau teguran\nlisan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 8 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Masing masing surat peringatan mempunyai masa berlaku selama 6 ( enam )bulan\ndan apabila setelah surat peringatan ke III \u002F terakhir ternyata yang\nbersangkutan masih melakukan pelanggaran lagi, maka perusahaan dapat memutuskan\nhubungan kerjanya dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur Undang-Undang No. 2\ntahun 2004 dan No. 13 tahun 2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 9 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam hal karyawan menerima surat peringatan, tetapi merasa tidak bersalah,\nmaka kepadanya diberikan kesempatan selama 14 ( empat belas ) hari terhitung\nsaat dikeluarkannya surat peringatan itu, untuk mengajukan pembelaan diri yang\nditujukan kepada Pimpinan Perusahaan, selanjutnya pimpinan perusahaan melakukan\npenelitian dan pada akhirnya mengambil keputusan yang dapat berupa:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Menguatkan surat peringatan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Merubah surat peringatan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Membatalkan surat peringatan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 12 PENERIMAAN BURUH\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrialperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrial\">\u003Cp>Calon buruh yang telah memenuhi persyaratan dan telah lulus testing yang\ndiadakan oleh perusahaan diterima sebagai buruh dengan masa percobaan paling\nlama 3 (tiga) bulan terhitung sejak buruh mulai bekerja di perusahaan dan\nadanya masa percobaan harus diberitahukan kepada calon buruh yang\nbersangkutan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Selama masa percobaan masing-masing pihak dapat memutuskan hubungan kerja\nsetiap saat tanpa syarat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Seorang buruh yang telah menyelesaikan masa percobaan dengan baik dan\nmemenuhi kriteria yang ditentukan oleh perusahaan diangkat sebagai buruh tetap\ndan masa percobaan tersebut dihitung sebagai masa kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pengangkatan sebagai buruh tetap wajib dituangkan dalam perjanjian kerja\natau ditetapkan dalam surat ketetapan pimpinan perusahaan dengan menyebutkan\njabatan, bagian dan jumlah upah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 13 PROMOSI \u002F MUTASI DAN DEMOSI JABATAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Promosi jabatan adalah peningkatan jabatan seorang buruh pada jabatan yang\nlebih tinggi dan merupakan wewenang perusahaan, Pelaksanaannya didasarkan\nkepada penilaian dan kebutuhan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam setiap promosi jabatan upah buruh yang bersangkutan akan dinaikan yang\nbesarnya dan pengaturannya di musyawarahkan oleh kedua belah pihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam setiap promosi jabatan perusahaan dapat melakukan masa percobaan\nselama 1 (satu) sampai dengan 3 (tiga) bulan atau langsung tanpa masa percobaan\napabila dinilai tidak memenuhi persyaratan maka akan dikembalikan ketempat\nsemula.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam pelaksanaan promosi jabatan kepada buruh yang bersangkutan diberi\nsurat promosi jabatan dan setelah dinyatakan lulus dalam masa percobaan kepada\nburuh yang bersangkutan diberikan surat pengangkatan secara resmi dengan\nmencantumkan nama, bagian, jabatan, dan upah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk kepentingan jalannya operasional perusahaan, pengusaha berhak mengatur\npembagian \u002F menunjuk pekerja dan memutasi ( pemindahan ) Karyawan dari Sub Unit\nke Sub Unit yang lain atau bagian pekerjaan ke bagian pekerjaan lainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 6 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Penurunan Jabatan dapat dilakukan apabila berdasarkan penelitian pimpinan\njabatannya tidak menunjukkan kecakapan \u002F keterampilan, kreativitas, rasa\ntanggung jawab yang ditentukan atas penurunan jabatan ( Demosi | ini maka\ntunjangan jabatan akan disesuaikan dengan jabatan barunya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 14 USIA KERJA DAN BATAS USIA KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan hanya menerima buruh yang sudah berusia, sekurang-kurangnya 18\n(delapan belas) tahun sewaktu melamar pekerjaan sesuai ketentuan UU. No. 13\n2003\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Batas usia kerja (usia pensiun) sampai dengan 55 (lima puluh lima) tahun\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Buruh yang sudah mencapai usia pensiun masih dapat di pekerjaan apabila\nbenar-benar dibutuhkan dan berdasarkan kesepakatan tertulis kedua belah\npihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Apabila terjadi sesuatu terhadap buruh atau ada pertimbangan lain bagi buruh\nyang belum mencapai usia pensiun dapat mengajukan pensiun dini berdasarkan\nkesepakatan kedua belah pihak, mengikuti aturan UU ketenagakerjaan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IV WAKTU KERJA LEMBUR DAN LIBUR RESMI\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 15 WAKTU KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek_select\">\u003Cp>Hari kerja di tetapkan 5 (hari) dalam seminggu.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday_select\">\u003Cp>Jam kerja di perusahaan adalah 8 (delapan) jam sehari atau 40 (empat puluh)\njam seminggu dengan ketentuan apabila melebihi ketentuan tersebut maka\ndiperhitungkan sebagai jam kerja lembur.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Waktu kerja di Perusahaan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>MasukIstirahatPulang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Senin- kamis: 07.3011.30 s\u002Fd 13.0016.30\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Jum'at: 07.3011.30 s\u002Fd 13.0017.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Waktu kerja shift :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>MasukIstirahatPulang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Senin-Jumat: 19.0023.30 s\u002Fd 24.3004.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan tidak diperkenankan melakukan kerja long shift pada seluruh\nburuhnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 16 KERJA LEMBUR\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Mekanisme kerja lembur :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-MAXHOURS_trigger\">\u003Cp>a. Berdasarkan kepmen 102\u002FMen\u002FVI\u002F2004 Kerja lembur di perusahaan pada\ndasarnya dilakukan buruh secara sukarela tanpa ada paksaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b. Informasi kerja lembur harus sudah direncanakan dengan waktu yang jelas\ndan sudah diberitahukan kepada buruh yang bersangkutan selambat-lambatnya 2\n(dua) jam sebelum waktu pulang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-breastfeeding_dangerouswork\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-pregnancy\">\u003Cp>c. Buruh dalam kondisi hamil atau sakit tidak diperkenankan lembur malam\ndalam bekerja di atas pukul 18.00 Wib.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>d. Jika buruh bekerja lembur 3 (tiga) jam dalam 1 (satu) hari maka pekerja\nharus mendapatkan makan yang nilai gizinya sekurang-kurangnya 1.400 kalori*\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SUNDAY_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype_general\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight focus\" id=\"clause-OVERTIME_trigger\">\u003Cp>Perhitungan waktu kerja lembur dan perhitungan upah kerja lembur telah\ndiatur pada kepmen 102\u002F Men\u002FVI\u002F 2004.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pada jam kerja lembur pukul 21.00 Wib perusahaan wajib menyediakan\nTransportasi yang mengantar sampai dengan titik kumpul \u002F wilayah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 17 MASA BEBAS KERJA BAGI BURUH\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-schedulesrestpw\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SCHEDULE_trigger\">\u003Cp>Setiap 5 (Lima) hari bekerja Buruh mendapat 2 (dua) hari libur hari sabtu\ndan minggu.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-bankholidays1\">\u003Cp>Hari libur resmi\u002Fhari raya yang ditetapkan oleh Pemerintah sebagai hari\nlibur Nasional karyawan dibebaskan dari pekerjaan dengan mendapat upah\npenuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 18 ISTIRAHAT\u002FCUTI TAHUNAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysweeks\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysdays\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-PAIDLEAV_trigger\">\u003Cp>Setiap buruh yang telah bekerja selama 12 ( dua belas ) bulan, berturut-\nturut berhak atas cuti \u002Fistirahat tahunan selama 12 | dua belas hari kerja\ndengan mendapat upah penuh ( gaji pokok dan tunjangan).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan wajib memberitahukan kepada buruh apabila hak atas cuti tahunan\nsudah timbul.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Buruh yang akan menggunakan hak cutinya dapat diambil sewaktu-waktu dengan\nmengajukan surat permohonan cuti terlebih dahulu ke bagian Personalia\nselambat-lambatnya 3 (tiga) hari sebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam keadaan mendesak buruh dapat mengambil cut tahunan dengan\npemberitahuan kebagian Personalia secara lisan dan surat permohonan cuti dapat\ndiajukan setelah buruh yang bersangkutan masuk kerja kembali.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sisa cuti tahunan dapat diambil dalam waktu 6 \u002F enam \\ bulan setelah muncul\nhak cut tersebut dan akan dipasang di papan\u002F mading pengumuman.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 6 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sisa cuti tahunan yang tidak diambil akan diperhitungkan dan dibayarkan\nsesuai dengan gaji pokok, Perusahaan akan memberikan kompensasi kepada karyawan\n\u002F karyawati setelah bekerja selama 2 (dua) tahun, Apabila karyawan \u002Fkaryawati\nbekerja dibawah 2 (dua) tahun cuti tersebut tidak dihilangkan dan hak cutinya\nbisa diambil sesuai kebutuhannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 19 CUTI MELAHIRKAN, KEGUGURAN DAN HAID\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveduration\">\u003Cp>a. Bagi buruh wanita yang akan melahirkan berhak atas cuti selama 3 \u002F tiga )\nbulan dengan mendapat upah penuh ( 1,5 bulan di awal kelahiran dan 1,5 bulan\nsetelah melahirkan).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepay\">\u003Cp>b. Karena alasan tertentu cuti melahirkan dapat diperpanjang sesuai dengan\nketerangan dari dokter atau bidan dengan tetap mendapatkan upah penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternityotherclause\">\u003Cp>Pekerja atau buruh perempuan yang mengalami keguguran kandungan berhak\nmemperoleh istirahat 1 ½ | satu setengah | bulan dan dapat diperpanjang sesuai\ndengan surat keterangan dokter kandungan atau bidan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bagi buruh yang melahirkan atau keguguran diwajibkan mempergunakan hak\ncutinya secara penuh\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4;\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Upah bagi buruh yang sedang menggunakan hak cutinya dapat diTransfer ke\nrekening buruh yang bersangkutan,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-menstruationleave\">\u003Cp>Bagi buruh wanita yang sedang haid diberikan cuti haid pada hari pertama dan\nkedua, apabila perusahaan membutuhkan buruh tersebut bekerja maka upah buruh\ntersebut diperhitungkan sebagai upah lembur.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 20 HAK MENYUSUI\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-breastfeeding_workingtime\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternity_nursing_breaks_length\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternity_nursing_breaks_duration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-nursingmothers\">\u003Cp>Buruh wanita yang mempunyai anak bayi ( umur 0-2 tahun) diberikan tempat\nuntuk menyusui anaknya dan memeras ASI ( Air Susu Ibu ) pada saat Jam kerja\ntanpa mengurangi upahnya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 21 IZIN MENINGGALKAN PEKERJAAN DENGAN TETAP DIBERIKAN UPAH\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-marriage\">\u003Cp>a. Pernikahan buruh: 3 hari\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b. Menikahkan anak: 3 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.. Khitanan \u002F membaptiskan anak: 2 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleave\">\u003Cp>d. Istri buruh melahirkan \u002F keguguran: 2 hari\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelatives\">\u003Cp>e. Kakek, Nenek \u002F Orang Tua, Mertua \u002F Suami, Istri \u002F\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>anak Meninggal dunia.: 2 hari\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>f. Pernikahan saudara kandung buruh\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g. Anggota keluarga dalam satu rumah meninggal : 1 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h. Korban bencana alam: Ada surat dari pengurus setempat\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>RT dan RW.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Apabila buruh yang melaksanakan izin sesuai dengan ketentuan pada ayat 1 (\nsatu ) yang bertempat tinggal jauh dari perusahaan ( di luar kota) maka bagi\nburuh yang bersangkutan dapat meminta ijin tambahan tanpa mengurangi hak buruh,\ndengan catatan dari perusahaan, mengambil cuti. ijin kepada atasan, bila tidak\nmemiliki hak cuti lagi maka dibuat cuti diluar tanggungan (CDT)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Apabila buruh sakit di Perusahaan maka buruh wajib untuk diperiksa\nkesehatannya pada klinik yang ditunjuk oleh perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Apabila hasil pemeriksaan oleh Perawat\u002FDokter buruh yang bersangkutan\nharus beristirahat sejenak, Maka buruh tersebut harus beristirahat ditempat\nyang telah ditentukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Apabila menurut hasil pemeriksaan kesehatan oleh Perawat\u002FDokter ternyata\nburuh yang bersangkutan harus istirahat lanjutan maka buruh tersebut di izinkan\npulang dengan mendapat upah penuh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Apabila buruh sakit yang membutuhkan pertolongan darurat atau penanganan\nlebih lanjut maka pihak perusahaan akan membawa buruh tersebut ke Rumah Sakit\nterdekat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB V PENGUPAHAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 22 DASAR POKOK ADMINISTRASI PENGUPAHAN SERTA TUNJANGAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sistem pengupahan terhadap buruh \u002F staff adalah mengacu pada upah bulanan\nyang dibayarkan setiap tanggal 5 ( lima) bulan berikut, dengan komponen upah\nadalah sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Upah pokok.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Upah lembur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Upah sakit, cuti, izin, dan dispensasi serikat.,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Tunjangan jabatan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Potongan iuran BPJS.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f. Potongan iuran serikat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_provision\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_government\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_trigger\">\u003Cp>Bagi buruh yang masa kerjanya kurang dari 1 (satu) tahun, Berlaku upah\nsesuai dengan UMP\u002FUMSP.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bila buruh terpaksa diliburkan sebagian atau seluruhnya dalam hal tidak ada\norder maka upah tetap dibayar penuh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Apabila ada keterlambatan pemberian upah mendadak buruh dari jadwal yang\nsudah ditentukan maka mekanisme yang selanjutnya mengacu kepada PP No. 8 tahun\n1981 tentang perlindungan upah dan \u002F PP No. 78\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>kekeliruan pembayaran upah karena kesalahan dari administrasi perusahaan\nakan dibayarkan dibulan berikutnya (rapel).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 6 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>jika pada ayat 5 mencakup banyak buruh, maka akan dikeluarkan pemberitahuan\nsesuai kesepakatan antara perusahaan dengan serikat buruh dan akan di keluarkan\npemberitahuan secara resmi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 7 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam hal buruh ditahan pihak yang berwajib karena dalam kasus tindak\npidana, Maka pihak perusahaan membayar upah buruh beserta hak-haknya\nberdasarkan ketentuan undang-undang yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 8 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam hal terjadinya keadaan FORCE MAJEURE yang mengakibatkan tertundanya\npembagian upah, Maka pihak perusahaan akan memberikan uang pinjaman sementara\nminimal 50% dari upah sampai dengan penghitungan gaji selesai dilaksanakan\npihak perusahaan akan memprioritaskan proses penghitungan bila situasi sudah\nmemungkinkan atau berdasarkan kesepakatan bersama dengan serikat buruh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL. 23 TUNJANGAN MASA KERJA (GRADE)\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SENIOR_trigger\">\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Grade gaji adalah tunjangan masa kerja yang diberikan oleh perusahaan uang\nbersifat\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>tetap :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowancetype1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowanceamount1\">\u003Cp>a. Masa kerja 1 ( satu ) tahun kurang dari 2 ( dua) tahun : Rp. 6.000,- \u002F\nbulan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b. Masa kerja 2 ( dua | tahun kurang dari 3 ( tiga) tahun : Rp. 10.000,- \u002F\nbulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Masa kerja 3 ( tiga) tahun kurang dari 4 ( empat ) tahun : Rp. 15.000,- \u002F\nbulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Masa kerja 4. ( empat ) tahun kurang dari 5 ( lima) tahun: Rp 20.000, - \u002F\nbulan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 24 TUNJANGAN HARI RAYA DAN KEAGAMAAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Ch3>\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-oncerise_detail\">\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan memberikan Tunjangan Hari Raya keagamaan dengan ketentuan masa\nkerja sebagai berikut. :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Masa kerja 1 (satu bulan lebih tetapi kurang dari 1 ( satu ) tahun, THR\ndiberikan secara proporsional.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusdays1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype2\">\u003Cp>b. Masa kerja lebih dari 1 tahun keatas regulasi (sesuai dengan Permenaker\nNo. 6 Th 2016 tentang THR bagi buruh atau pekerja di perusahaan)\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan wajib memberikan bingkisan menjelang hari raya idul fitri dengan\ncatatan perusahaan akan memberikan kebijakan berdasarkan absensi karyawan dalam\n1 ( satu) tahun dan tidak ditentukan nominalnya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Ch3>PASAL 25 TUNJANGAN KEMATIAN (UANG DUKA CITA)\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpay\">\u003Cp>Apabila buruh meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja maka, perusahaan\nakan memberikan sejumlah uang kepada ahli waris berupa:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Sesuai ketentuan UU. No. 13 tahun 2003 pasal 165 ayat 2, 3, dan 4.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Upah dalam bulan berjalan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpaytype\">\u003Cp>c. Sumbangan ongkos penguburan sebesar Rp. 1.500.000, - ( satu juta lima\nratus ribu rupiah ).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 26 PERNIKAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pengusaha memberikan sumbangan uang pernikahan kepada karyawan \u002F karyawati\nbaik lajang, janda, maupun duda yang melaksanakan pernikahan dengan menunjukan\nsurat atau bukti surat nikah sebesar Rp. 500.000, - ( lima ratus ribu rupiah\n).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pemberian sumbangan diberikan selambat-lambatnya 10 ( sepuluh ) hari setelah\nhari pernikahan ( dengan memberikan bukti buku nikah).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>BAB VI PENGOBATAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DAN FASILITAS\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 27 PERAWATAN DAN PENGOBATAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurancerelatives\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurance\">\u003Cp>Guna menjamin kesehatan karyawan, Perusahaan mengikutsertakan karyawan dalam\nprogram BPJS termasuk program jaminan kesehatan baik untuk karyawan sendiri\nmaupun keluarganya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccess\">\u003Cp>Perusahaan menyediakan fasilitas kesehatan di dalam Perusahaan berupa klinik\ndan dilengkapi seorang dokter dan perawat\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3:\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Apabila karyawan sakit dapat dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter, yang\nsesuai dengan klinik Faskes tingkat I BPJS kesehatan yang dipilih oleh pekerja,\nmaka upahnya dibayar penuh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Apabila karyawan sakit dalam jangka waktu yang lama dan dapat dibuktikan\ndengan Surat Keterangan Dokter maka tetap mendapatkan upah penuh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 28 KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ( K3 )\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetypolicy\">\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kesehatan dan keselamatan adalah hak buruh bersama pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kesehatan dan keselamatan bisa dipelihara dengan menciptakan cara kerja yang\nnyaman.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk pekerjaan yang berhubungan dengan bahan kimia perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>memberikan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-protectiveclothing\">\u003Cp>a. Masker 1 ( satu ) kali sehari dan sarung tangan dengan kualitas yang baik\ndisepakati oleh serikat buruh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Karyawan wajib mendapatkan seragam kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Penerangan pada saat jam lembur disesuaikan dengan kebutuhan demi\npenghematan energi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap buruh wajib untuk menjaga dan meningkatkan kesadaran akan keselamatan\ndan kesehatan kerja baik untuk dirinya sendiri maupun dengan teman sekerjanya\nyang lain dengan cara mematuhi prosedur keselamatan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 6 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan dan dengan didukung serikat buruh membentuk tim Penulis Pembina\nKeselamatan Kerja (P23K) guna mengkoordinasikan terlaksanakannya keselamatan\ndan kesehatan kerja dilingkungan kerja dilingkungan kerja perusahaan tim\nP23K\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 7:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan akan memperhatikan kondisi tempat kerja yang nyaman.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 8:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam penyediaan air minum yang disediakan oleh perusahaan akan disesuaikan\ndengan standarisasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan diperiksa secara\npriodik oleh lembaga laboratorium yang berwenang untuk itu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 9 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Aliran listrik harus ada pengontrolan untuk mencegah terjadinya kecelakaan\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 10 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Peralatan kerja harus dengan perlengkapan yang baik dan buruh harus\nmempergunakan alat-alat keselamatan yang telah disediakan oleh perusahaan dalam\nmelaksanakan pekerjaannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 11:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Buruh wajib memelihara dan merawat perlengkapan dan peralatan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 12 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan wajib menyediakan obat-obatan ( kotak P3K).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 29 FASILITAS\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan menyediakan toilet yang memadai bagi buruh laki-laki dan\nperempuan di perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan menyediakan kran air pam untuk wudhu dan toilet untuk tidak\nmemberikan batasan penggunaannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk menunjang pelaksanaan ibadah di lingkungan perusahaan dengan baik,\nmaka perusahaan menyediakan fasilitas ibadah ( mushola, mukena, dan sajadah )\ndengan layak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Agar buruh makan dengan nyaman dan tenang, perusahaan wajib-menyediakan\nsarana tempat makan yang memadai dan sekaligus tempat istirahat bagi buruh\nsewaktu jam istirahat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 5 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk keamanan dan kenyamanan perusahaan menyediakan loker untuk karyawan\nyang layak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 6 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan menyediakan tempat parkir yang layak dan aman.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VII PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA, PENGUNDURAN DIRI DAN DANA PENSIUN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 30 PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-jobsecuritymothers\">\u003Cp>Pengusaha dilarang melakukan pemutusan hubungan kerja dalam hal :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdaysnr\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdays\">\u003Cp>a. Selama buruh berhalangan menjalankan pekerjaannya karena sakit terus\nmenerus menurut keterangan dokter selama waktu 1 ( satu ) tahun atau 12 ( dua\nbelas ) bulan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b. Karena alasan menikah, hamil, melahirkan, keguguran, atau melaksanakan\nkewajiban menyusui bayinya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Menjalankan \u002F mengikuti kegiatan \u002F tugas organisasi baik sebagai pengurus\nmaupun anggota serikat buruh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Melaksanakan ibadah agama.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bila dengan berbagai usaha Pemutusan Hubungan Kerja tidak dapat dihindarkan,\nmaka buruh berhak atas uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang\npengganti hak berdasarkan UU. No. 13. tahun 2003 ( di pasal 156 Ayat 2, 3, dan\n4 ).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay\">\u003Cp>Besarnya uang pesangon disesuaikan dengan ketentuan UU. No. 13 tahun 2003\ndan ketentuan hukum yang berlaku pada saat itu.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 31 PENGUNDURAN DIRI\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Ayat 1:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam hal mendesak, buruh dapat mengundurkan diri paling lambat 1 (satu)\nminggu dan tetap menerima hak-haknya sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan\nKetenagaKerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adapun perhitungan uang pisah yang dimaksud dalam ayat 1 ( satu ) adalah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Masa kerja 3 tahun s\u002Fd 6 tahun: 1 Bulan Gaji Pokok\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Masa kerja 6 tahun s\u002Fd 9 tahun: 1 1\u002F2 Bulan Gaji Pokok\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Masa kerja 9 tahun keatas: 2 Bulan Gaji Pokok\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Uang penggantian hak yang dimaksud dalam Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Cut tahunan yang belum diambil.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Biaya ongkos pulang untuk pekerja \u002F buruh dan keluarganya senilai\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Rp 300.000 - ( tiga ratus ribu rupiah )\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Pengganti perumahan serta pengobatan dan perawatan sebesar 15% dari\npesangon dan penghargaan masa kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 32 PENSIUN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 1 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bagi buruh yang memasuki masa pensiun maka perusahaan waiib memberikan\nkepada buruh uang pesangon 2 ( dua) kali ketentuan dari UU. No. 13 Tahun 2003\nPasal 156 Ayat 2, Pasal 156 Ayat 5.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 2 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Masa pensiun ditetapkan pada usia 55 ( lima puluh lima) tahun. ( untuk\nkaryawan office atau staff)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ayat 3 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bagi buruh yang alasan tertentu dapat mengajukan pensiun dini minimal usia\n53 ( lima puluh tiga) tahun ( untuk karyawan Produksi).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VIII PENYAMPAIAN ASPIRASI,MASA BERLAKU PKB DAN ATURAN PENUTUP\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 33 PENYAMPAIAN ASPIRASI\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1 Pengusaha • dan serikat buruh bersepakat bahwa setiap keluhan pengaduan\nserta\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>tuntutan buruh agar secepatnya untuk di tindak lanjuti dan dirundingkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Cara penyelesaian\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Setiap keluh kesah diupayakan untuk diselesaikan secara musyawarah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Setiap hasil musyawarah disebut seçara tertulis yang ditandatangani\nkedua belah pihak dan dibuat rangkap 2 ( dua) yang mempunyai ketentuan hukum\nyang sama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Setiap hasil perjanjian yang disepakati wajib dicatatkan pada Pengadilan\nHubungan Industrial melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Sarana Pendukung\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Perusahaan menyediakan kotak saran sebagai tempat penyampaian Kritik\n,Saran dan Aspirasi buruh secara jujur dan sopan serta bertanggung jawab.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Setiap pengirim surat dijamin kerahasiaannya serta dilindungi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Apabila tidak tercapai kesepakatan dalam penyelesaian permasalahan maka\ndapat ditempuh sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 34 MASA BERLAKU PKB\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Ch3>\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. .PKB dinyatakan syah dan mulai berlaku apabila ditandatangani oleh kedua\nbelah pihak ‚dan dicatatkan dinas tenaga kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end\">\u003Cp>2. Setelah 2 (dua) tahun masa berlaku PKB ini habis maka 3 (tiga ) bulan\nsebelumnya kedua belah pihak harus sudah mengadakan pertemuan untuk melakukan\nPerbaikan \u002F pembaruan PKB yang baru apabila diperlukan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3. Dengan berlakunya PKB maka Peraturan Perusahaan dinyatakan sudah tidak\nberlaku lagi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pasal 35 ATURAN PENUTUP\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Perjanjian Kerja Bersama ini ditandatangani pada tanggal 15 Mei 2017.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pihak Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama ini telah diberi wewenang\nsecara hukum oleh pihak masing-masing.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Apabila terjadi salah penafsiran atas isi Perjanjian Kerja Bersama ini\n,maka akan diselesaikan musyawarah untuk mufakat ,dan bila tidak ada\nkesepakatan akan diselesaikan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Apabila ada kekeliruan atau kesalahan dalam pembuatan PKB ini, maka\ndiadakan perbaikan seperlunya melalui musyawarah dengan itikad baik dari kedua\nbelah pihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Demikianlah Perjanjian Kerja Bersama ( PKB ) ini dibuat dan ditandatangani\nkedua belah pihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ditandatangani : Jakarta\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start_date\">\u003Cp>Pada tanggal: 15 Mei 2017\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PIHAK PERTAMA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PIMPINAN PT. DONG-A DECAL\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jang Seung ShikAgus Heru Seseno\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>DirekturHRD &amp; GA Manager\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PIHAK KEDUA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>SERIKAT PEKERJA SBSI 1992\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jamaludin Indrianto\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ketua PK SBSI 1992Sekretaris PK SBSI 1992\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\n",{"cbadate_start_date":45,"cbadate_start":48,"cbadate_end":50,"cbadate_end_date":54,"contracttrial":56,"contracttrialperiod":60,"contractseverancepay":62,"contractseverancepay1":66,"sicknessmaxdays":68,"sicknessmaxdaysnr":72,"menstruationleave":74,"healthcareaccess":78,"healthinsurance":82,"healthinsurancerelatives":86,"healthandsafetypolicy":88,"protectiveclothing":92,"funeralpay":96,"funeralpaytype":100,"paidmaternityleave":104,"paidmaternityleaveduration":108,"paidmaternityleavepay":111,"paidmaternityleavepayperc":115,"jobsecuritymothers":117,"maternityotherclause":121,"pregnancy":125,"breastfeeding_dangerouswork":129,"paidpaternityleave":131,"deathrelatives":135,"marriage":139,"nursingmothers":142,"maternity_nursing_breaks_duration":146,"maternity_nursing_breaks_length":148,"breastfeeding_workingtime":150,"violence":152,"hourspday_select":156,"hourspday":160,"hourspweek_select":162,"hourspweek":164,"dayspweek_select":166,"MAXHOURS_trigger":170,"PAIDLEAV_trigger":174,"holidaysdays":178,"holidaysweeks":180,"bankholidays1":182,"SCHEDULE_trigger":186,"schedulesrestpw":190,"TRADEUNLEAV_trigger":192,"LOWWAGE_trigger":196,"LOWWAGE_government":200,"LOWWAGE_provision":202,"oncerise_detail":204,"incidentalbonustype2":208,"incidentalbonusdays1":212,"OVERTIME_trigger":214,"overtimeallowancetype_general":218,"overtimeallowancetype":220,"SUNDAY_trigger":222,"SENIOR_trigger":224,"longserviceallowanceamount1":228,"longserviceallowancetype1":232,"coverunion_trigger":235},{"bindId":46,"name":47,"text":47},"cbadate_start_date","Pada tanggal: 15 Mei 2017",{"bindId":49,"name":47,"text":47},"cbadate_start",{"bindId":51,"name":52,"text":53},"cbadate_end","2. Setelah 2 (dua) tahun masa berlaku PK","2. Setelah 2 (dua) tahun masa berlaku PKB ini habis maka 3 (tiga ) bulan\nsebelumnya kedua belah pihak harus sudah mengadakan pertemuan untuk melakukan\nPerbaikan \u002F pembaruan PKB yang baru apabila diperlukan",{"bindId":55,"name":52,"text":53},"cbadate_end_date",{"bindId":57,"name":58,"text":59},"contracttrial","Calon buruh yang telah memenuhi persyara","Calon buruh yang telah memenuhi persyaratan dan telah lulus testing yang\ndiadakan oleh perusahaan diterima sebagai buruh dengan masa percobaan paling\nlama 3 (tiga) bulan terhitung sejak buruh mulai bekerja di perusahaan dan\nadanya masa percobaan harus diberitahukan kepada calon buruh yang\nbersangkutan",{"bindId":61,"name":58,"text":59},"contracttrialperiod",{"bindId":63,"name":64,"text":65},"contractseverancepay","Besarnya uang pesangon disesuaikan denga","Besarnya uang pesangon disesuaikan dengan ketentuan UU. No. 13 tahun 2003\ndan ketentuan hukum yang berlaku pada saat itu.",{"bindId":67,"name":64,"text":65},"contractseverancepay1",{"bindId":69,"name":70,"text":71},"sicknessmaxdays","a. Selama buruh berhalangan menjalankan ","a. Selama buruh berhalangan menjalankan pekerjaannya karena sakit terus\nmenerus menurut keterangan dokter selama waktu 1 ( satu ) tahun atau 12 ( dua\nbelas ) bulan.",{"bindId":73,"name":70,"text":71},"sicknessmaxdaysnr",{"bindId":75,"name":76,"text":77},"menstruationleave","Bagi buruh wanita yang sedang haid diber","Bagi buruh wanita yang sedang haid diberikan cuti haid pada hari pertama dan\nkedua, apabila perusahaan membutuhkan buruh tersebut bekerja maka upah buruh\ntersebut diperhitungkan sebagai upah lembur.",{"bindId":79,"name":80,"text":81},"healthcareaccess","Perusahaan menyediakan fasilitas kesehat","Perusahaan menyediakan fasilitas kesehatan di dalam Perusahaan berupa klinik\ndan dilengkapi seorang dokter dan perawat\n\n\n\nAyat 3:",{"bindId":83,"name":84,"text":85},"healthinsurance","Guna menjamin kesehatan karyawan, Perusa","Guna menjamin kesehatan karyawan, Perusahaan mengikutsertakan karyawan dalam\nprogram BPJS termasuk program jaminan kesehatan baik untuk karyawan sendiri\nmaupun keluarganya.",{"bindId":87,"name":84,"text":85},"healthinsurancerelatives",{"bindId":89,"name":90,"text":91},"healthandsafetypolicy","Ayat 1: Kesehatan dan keselamatan adalah","Ayat 1:\n\nKesehatan dan keselamatan adalah hak buruh bersama pengusaha.\n\n\n\nAyat 2 :\n\nKesehatan dan keselamatan bisa dipelihara dengan menciptakan cara kerja yang\nnyaman.\n\nAyat 3 :\n\nUntuk pekerjaan yang berhubungan dengan bahan kimia perusahaan\n\nmemberikan\n\na. Masker 1 ( satu ) kali sehari dan sarung tangan dengan kualitas yang baik\ndisepakati oleh serikat buruh.\n\nb. Karyawan wajib mendapatkan seragam kerja.\n\n\n\nAyat 4 :\n\nPenerangan pada saat jam lembur disesuaikan dengan kebutuhan demi\npenghematan energi.\n\n\n\nAyat 5 :\n\nSetiap buruh wajib untuk menjaga dan meningkatkan kesadaran akan keselamatan\ndan kesehatan kerja baik untuk dirinya sendiri maupun dengan teman sekerjanya\nyang lain dengan cara mematuhi prosedur keselamatan kerja.\n\n\n\n\n\n\n\nAyat 6 :\n\nPerusahaan dan dengan didukung serikat buruh membentuk tim Penulis Pembina\nKeselamatan Kerja (P23K) guna mengkoordinasikan terlaksanakannya keselamatan\ndan kesehatan kerja dilingkungan kerja dilingkungan kerja perusahaan tim\nP23K\n\n\n\nAyat 7:\n\nPerusahaan akan memperhatikan kondisi tempat kerja yang nyaman.\n\n\n\nAyat 8:\n\nDalam penyediaan air minum yang disediakan oleh perusahaan akan disesuaikan\ndengan standarisasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan diperiksa secara\npriodik oleh lembaga laboratorium yang berwenang untuk itu.\n\nAyat 9 :\n\nAliran listrik harus ada pengontrolan untuk mencegah terjadinya kecelakaan\nkerja.\n\n\n\nAyat 10 :\n\nPeralatan kerja harus dengan perlengkapan yang baik dan buruh harus\nmempergunakan alat-alat keselamatan yang telah disediakan oleh perusahaan dalam\nmelaksanakan pekerjaannya.\n\n\n\nAyat 11:\n\nBuruh wajib memelihara dan merawat perlengkapan dan peralatan kerja.\n\n\n\nAyat 12 :\n\nPerusahaan wajib menyediakan obat-obatan ( kotak P3K).",{"bindId":93,"name":94,"text":95},"protectiveclothing","a. Masker 1 ( satu ) kali sehari dan sar","a. Masker 1 ( satu ) kali sehari dan sarung tangan dengan kualitas yang baik\ndisepakati oleh serikat buruh.\n\nb. Karyawan wajib mendapatkan seragam kerja.\n\n\n\nAyat 4 :",{"bindId":97,"name":98,"text":99},"funeralpay","Apabila buruh meninggal dunia bukan kare","Apabila buruh meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja maka, perusahaan\nakan memberikan sejumlah uang kepada ahli waris berupa:\n\na. Sesuai ketentuan UU. No. 13 tahun 2003 pasal 165 ayat 2, 3, dan 4.\n\nb. Upah dalam bulan berjalan.\n\nc. Sumbangan ongkos penguburan sebesar Rp. 1.500.000, - ( satu juta lima\nratus ribu rupiah ).",{"bindId":101,"name":102,"text":103},"funeralpaytype","c. Sumbangan ongkos penguburan sebesar R","c. Sumbangan ongkos penguburan sebesar Rp. 1.500.000, - ( satu juta lima\nratus ribu rupiah ).",{"bindId":105,"name":106,"text":107},"paidmaternityleave","a. Bagi buruh wanita yang akan melahirka","a. Bagi buruh wanita yang akan melahirkan berhak atas cuti selama 3 \u002F tiga )\nbulan dengan mendapat upah penuh ( 1,5 bulan di awal kelahiran dan 1,5 bulan\nsetelah melahirkan).\n\nb. Karena alasan tertentu cuti melahirkan dapat diperpanjang sesuai dengan\nketerangan dari dokter atau bidan dengan tetap mendapatkan upah penuh.",{"bindId":109,"name":106,"text":110},"paidmaternityleaveduration","a. Bagi buruh wanita yang akan melahirkan berhak atas cuti selama 3 \u002F tiga )\nbulan dengan mendapat upah penuh ( 1,5 bulan di awal kelahiran dan 1,5 bulan\nsetelah melahirkan).",{"bindId":112,"name":113,"text":114},"paidmaternityleavepay","b. Karena alasan tertentu cuti melahirka","b. Karena alasan tertentu cuti melahirkan dapat diperpanjang sesuai dengan\nketerangan dari dokter atau bidan dengan tetap mendapatkan upah penuh.",{"bindId":116,"name":113,"text":114},"paidmaternityleavepayperc",{"bindId":118,"name":119,"text":120},"jobsecuritymothers","Pengusaha dilarang melakukan pemutusan h","Pengusaha dilarang melakukan pemutusan hubungan kerja dalam hal :\n\na. Selama buruh berhalangan menjalankan pekerjaannya karena sakit terus\nmenerus menurut keterangan dokter selama waktu 1 ( satu ) tahun atau 12 ( dua\nbelas ) bulan.\n\nb. Karena alasan menikah, hamil, melahirkan, keguguran, atau melaksanakan\nkewajiban menyusui bayinya.\n\nc. Menjalankan \u002F mengikuti kegiatan \u002F tugas organisasi baik sebagai pengurus\nmaupun anggota serikat buruh.\n\nd. Melaksanakan ibadah agama.",{"bindId":122,"name":123,"text":124},"maternityotherclause","Pekerja atau buruh perempuan yang mengal","Pekerja atau buruh perempuan yang mengalami keguguran kandungan berhak\nmemperoleh istirahat 1 ½ | satu setengah | bulan dan dapat diperpanjang sesuai\ndengan surat keterangan dokter kandungan atau bidan.",{"bindId":126,"name":127,"text":128},"pregnancy","c. Buruh dalam kondisi hamil atau sakit ","c. Buruh dalam kondisi hamil atau sakit tidak diperkenankan lembur malam\ndalam bekerja di atas pukul 18.00 Wib.",{"bindId":130,"name":127,"text":128},"breastfeeding_dangerouswork",{"bindId":132,"name":133,"text":134},"paidpaternityleave","d. Istri buruh melahirkan \u002F keguguran: 2","d. Istri buruh melahirkan \u002F keguguran: 2 hari",{"bindId":136,"name":137,"text":138},"deathrelatives","e. Kakek, Nenek \u002F Orang Tua, Mertua \u002F Su","e. Kakek, Nenek \u002F Orang Tua, Mertua \u002F Suami, Istri \u002F\n\nanak Meninggal dunia.: 2 hari",{"bindId":140,"name":141,"text":141},"marriage","a. Pernikahan buruh: 3 hari",{"bindId":143,"name":144,"text":145},"nursingmothers","Buruh wanita yang mempunyai anak bayi ( ","Buruh wanita yang mempunyai anak bayi ( umur 0-2 tahun) diberikan tempat\nuntuk menyusui anaknya dan memeras ASI ( Air Susu Ibu ) pada saat Jam kerja\ntanpa mengurangi upahnya.",{"bindId":147,"name":144,"text":145},"maternity_nursing_breaks_duration",{"bindId":149,"name":144,"text":145},"maternity_nursing_breaks_length",{"bindId":151,"name":144,"text":145},"breastfeeding_workingtime",{"bindId":153,"name":154,"text":155},"violence","e.Menyerang, menganiaya, mengancam atau ","e.Menyerang, menganiaya, mengancam atau mengintimidasi teman sekerja atau\npengusaha di lingkungan kerja.",{"bindId":157,"name":158,"text":159},"hourspday_select","Jam kerja di perusahaan adalah 8 (delapa","Jam kerja di perusahaan adalah 8 (delapan) jam sehari atau 40 (empat puluh)\njam seminggu dengan ketentuan apabila melebihi ketentuan tersebut maka\ndiperhitungkan sebagai jam kerja lembur.",{"bindId":161,"name":158,"text":159},"hourspday",{"bindId":163,"name":158,"text":159},"hourspweek_select",{"bindId":165,"name":158,"text":159},"hourspweek",{"bindId":167,"name":168,"text":169},"dayspweek_select","Hari kerja di tetapkan 5 (hari) dalam se","Hari kerja di tetapkan 5 (hari) dalam seminggu.",{"bindId":171,"name":172,"text":173},"MAXHOURS_trigger","a. Berdasarkan kepmen 102\u002FMen\u002FVI\u002F2004 Ke","a. Berdasarkan kepmen 102\u002FMen\u002FVI\u002F2004 Kerja lembur di perusahaan pada\ndasarnya dilakukan buruh secara sukarela tanpa ada paksaan.",{"bindId":175,"name":176,"text":177},"PAIDLEAV_trigger","Setiap buruh yang telah bekerja selama 1","Setiap buruh yang telah bekerja selama 12 ( dua belas ) bulan, berturut-\nturut berhak atas cuti \u002Fistirahat tahunan selama 12 | dua belas hari kerja\ndengan mendapat upah penuh ( gaji pokok dan tunjangan).",{"bindId":179,"name":176,"text":177},"holidaysdays",{"bindId":181,"name":176,"text":177},"holidaysweeks",{"bindId":183,"name":184,"text":185},"bankholidays1","Hari libur resmi\u002Fhari raya yang ditetapk","Hari libur resmi\u002Fhari raya yang ditetapkan oleh Pemerintah sebagai hari\nlibur Nasional karyawan dibebaskan dari pekerjaan dengan mendapat upah\npenuh.",{"bindId":187,"name":188,"text":189},"SCHEDULE_trigger","Setiap 5 (Lima) hari bekerja Buruh menda","Setiap 5 (Lima) hari bekerja Buruh mendapat 2 (dua) hari libur hari sabtu\ndan minggu.",{"bindId":191,"name":188,"text":189},"schedulesrestpw",{"bindId":193,"name":194,"text":195},"TRADEUNLEAV_trigger","Kepada Pengurus Organisasi Buruh dan Ang","Kepada Pengurus Organisasi Buruh dan Anggotanya diberikan dispensasi apabila\nada tugas\u002F kegiatan organisasi dan upah tetap dibayarkan penuh.",{"bindId":197,"name":198,"text":199},"LOWWAGE_trigger","Bagi buruh yang masa kerjanya kurang dar","Bagi buruh yang masa kerjanya kurang dari 1 (satu) tahun, Berlaku upah\nsesuai dengan UMP\u002FUMSP.",{"bindId":201,"name":198,"text":199},"LOWWAGE_government",{"bindId":203,"name":198,"text":199},"LOWWAGE_provision",{"bindId":205,"name":206,"text":207},"oncerise_detail","Ayat 1: Perusahaan memberikan Tunjangan ","Ayat 1:\n\nPerusahaan memberikan Tunjangan Hari Raya keagamaan dengan ketentuan masa\nkerja sebagai berikut. :\n\na. Masa kerja 1 (satu bulan lebih tetapi kurang dari 1 ( satu ) tahun, THR\ndiberikan secara proporsional.\n\nb. Masa kerja lebih dari 1 tahun keatas regulasi (sesuai dengan Permenaker\nNo. 6 Th 2016 tentang THR bagi buruh atau pekerja di perusahaan)\n\n\n\nAyat 2 :\n\nPerusahaan wajib memberikan bingkisan menjelang hari raya idul fitri dengan\ncatatan perusahaan akan memberikan kebijakan berdasarkan absensi karyawan dalam\n1 ( satu) tahun dan tidak ditentukan nominalnya.",{"bindId":209,"name":210,"text":211},"incidentalbonustype2","b. Masa kerja lebih dari 1 tahun keatas ","b. Masa kerja lebih dari 1 tahun keatas regulasi (sesuai dengan Permenaker\nNo. 6 Th 2016 tentang THR bagi buruh atau pekerja di perusahaan)",{"bindId":213,"name":210,"text":211},"incidentalbonusdays1",{"bindId":215,"name":216,"text":217},"OVERTIME_trigger","Perhitungan waktu kerja lembur dan perhi","Perhitungan waktu kerja lembur dan perhitungan upah kerja lembur telah\ndiatur pada kepmen 102\u002F Men\u002FVI\u002F 2004.",{"bindId":219,"name":216,"text":217},"overtimeallowancetype_general",{"bindId":221,"name":216,"text":217},"overtimeallowancetype",{"bindId":223,"name":216,"text":217},"SUNDAY_trigger",{"bindId":225,"name":226,"text":227},"SENIOR_trigger","Ayat 1: Grade gaji adalah tunjangan masa","Ayat 1:\n\nGrade gaji adalah tunjangan masa kerja yang diberikan oleh perusahaan uang\nbersifat\n\ntetap :\n\na. Masa kerja 1 ( satu ) tahun kurang dari 2 ( dua) tahun : Rp. 6.000,- \u002F\nbulan\n\nb. Masa kerja 2 ( dua | tahun kurang dari 3 ( tiga) tahun : Rp. 10.000,- \u002F\nbulan\n\nc. Masa kerja 3 ( tiga) tahun kurang dari 4 ( empat ) tahun : Rp. 15.000,- \u002F\nbulan\n\nd. Masa kerja 4. ( empat ) tahun kurang dari 5 ( lima) tahun: Rp 20.000, - \u002F\nbulan",{"bindId":229,"name":230,"text":231},"longserviceallowanceamount1","a. Masa kerja 1 ( satu ) tahun kurang da","a. Masa kerja 1 ( satu ) tahun kurang dari 2 ( dua) tahun : Rp. 6.000,- \u002F\nbulan",{"bindId":233,"name":230,"text":234},"longserviceallowancetype1","a. Masa kerja 1 ( satu ) tahun kurang dari 2 ( dua) tahun : Rp. 6.000,- \u002F\nbulan\n\nb. Masa kerja 2 ( dua | tahun kurang dari 3 ( tiga) tahun : Rp. 10.000,- \u002F\nbulan\n\nc. Masa kerja 3 ( tiga) tahun kurang dari 4 ( empat ) tahun : Rp. 15.000,- \u002F\nbulan\n\nd. Masa kerja 4. ( empat ) tahun kurang dari 5 ( lima) tahun: Rp 20.000, - \u002F\nbulan",{"bindId":236,"name":237,"text":238},"coverunion_trigger","PKB ini mengikat pihak perusahaan dan pi","PKB ini mengikat pihak perusahaan dan pihak buruh dari PT. DONG-A DECAL.","\u003Chtml>\n\n    \u003Cdiv class=\"cobra-report\">\n\n        \u003Ch2>IDN PT. Dong A Decal - 2017\u003C\u002Fh2>\n\n        \u003Cdiv class=\"section general\">\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-start_date\">Tanggal dimulainya perjanjian: &rarr;&nbsp;2017-05-15\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-end_date\">Tanggal berakhirnya perjanjian: &rarr;&nbsp;2019-05-15\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \u003C!-- TODO: previous CBA logic -->\n            \u003C!-- TODO: status logic -->\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaratified\">Diratifikasi oleh: &rarr;&nbsp;Other\u003C\u002Fdiv>\n                \n                \n            \n\n            \u003C!-- TODO: transnational_label, includingcountries_label, national_framework_label -->\n\n            \u003Cdiv id=\"display-SECTOR1\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Industri\u002Fpabrik pengolahan\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-NACE2004\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Pabrik Manufaktur Textil\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-FIRMPRI\">\n                Sektor publik\u002Fswasta: &rarr;&nbsp;In the private sector\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv>Disimpulkan oleh:\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1\">\n\n                \n                    \n                    \u003Cdiv>\n                        Nama perusahaan: &rarr;&nbsp;\n                        Dong A Decal\n                    \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1\">\n                Nama serikat pekerja: &rarr;&nbsp;\n\n                \n                    \n                    \u003Cspan>\n                        SBSI 1992 (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992)\n                    \u003C\u002Fspan>\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-casignemployees\">\n                Nama penandatangan dari pihak pekerja &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \n\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section sickness-disability\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KONDISI SAKIT DAN DISABILITAS\u003C\u002Fh3>\n\n            \n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-sicknessmaxdaysnr\">\n                Maximum hari untuk cuti sakit berbayar: &rarr;&nbsp;365 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-longtermillness\">Ketentuan mengenai kembali bekerja setelah menderita penyakit jangka panjang, seperti penyakit kanker: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-menstruationleave\">Cuti haid berbayar: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilitypay\">Pembayaran gaji apabila tidak mampu bekerja dikarenakan kecelakaan kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n\n        \u003Cdiv class=\"section health-medical-assistence\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA BANTUAN MEDIS\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccess\">Bantuan medis disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccessrelatives\">Bantuan medis bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurance\">Kontribusi pengusaha untuk asuransi kesehatan disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurancerelatives\">Asuransi kesehatan bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetypolicy\">Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetytraining\">Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-protectiveclothing\">Pakaian\u002Falat pelindung diri disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-hivpolicy\">Pemeriksaan kesehatan secara berkala disediakan oleh pengusaha: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-monitoring\">Pengawasan permintaan musculoskeletal di tempat kerja, resiko professional dan\u002Fatau hubungan antara pekerjaan dan kesehatan: &rarr;&nbsp;The relationship between work and health, Employee involvement in the monitoring\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-funeralpay\">Bantuan duka\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-funeralpayamount\">\n                Minimum kontribusi pengusaha untuk penguburan\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;1500000.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section work-family-arrangements\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKFAM_trigger\">PENGATURAN ANTARA KERJA DAN KELUARGA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleaveduration\">\n                Cuti hamil berbayar: &rarr;&nbsp;13 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleavepayperc\">\n                Cuti hamil berbayar terbatas untuk: 100 % dari gaji pokok\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-jobsecuritymothers\">Jaminan tetap dapat bekerja setelah cuti hamil: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-maternitydiscrimination\">Larangan diskriminasi terkait kehamilan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-breastfeeding_dangerouswork\">Larangan mewajibkan pekerja yang sedang hamil atau menyusui untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-riskassessment\">Penilaian resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja yang sedang hamil atau menyusui di tempat kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-alternatives\">Ketersediaan alternatif bagi pekerja hamil atau menyusui untuk tidak melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-timeoff\">Cuti untuk melakukan pemeriksaan pranatal: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningnonstandard\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempekerjakan pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningpromotion\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempromosikan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv> \n            \u003Cdiv id=\"display-nursingmothers\">Fasilitas untuk pekerja yang menyusui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcareprovision\">Pengusaha menyediakan fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcaresubsidy\">Pengusaha mensubsidi fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \u003Cdiv id=\"display-educationtuition\">Tunjangan\u002Fbantuan pendidikan bagi anak pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidpaternityleaveduration\">\n                Cuti ayah berbayar: &rarr;&nbsp;2 hari\n         \u003C\u002Fdiv>\n                        \u003Cdiv id=\"display-deathrelativesleave\">\n                Durasi cuti yang diberikan ketika ada anggota keluarga yang meninggal: &rarr;&nbsp;2 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n        \u003Cdiv class=\"section gender-equality-issues\">\n            \u003Ch3 id=\"display-GENEQ_trigger\">ISU KESETARAAN GENDER\u003C\u002Fh3>\n         \u003Cdiv id=\"display-eqpay\">Upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n         \n         \u003Cdiv id=\"display-discrimination\">Klausal mengenai diskriminasi di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-eqpromotion\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat promosi: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv> \n        \u003Cdiv id=\"display-eqtraining\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat pelatihan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>     \n        \u003Cdiv id=\"display-eqofficer\">Kesetaraan gender dalam kepengurusan serikat pekerja di tempat kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-sexualhar\">Klausal mengenai pelecehan seksual di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violence\">Klausal mengenai kekerasan di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violenceleave\">Cuti khusus bagi pekerja yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-support_disabilities\">Dukungan bagi pekerja perempuan dengan disabilitas: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-equalitymonitoring\">Pengawasan kesetaraan gender: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n             \n         \u003C\u002Fdiv>\n         \n\n        \u003Cdiv class=\"section employment-contracts\">\n            \u003Ch3 id=\"display-EMPCONTR_trigger\">PERJANJIAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-contracttrialperiod\">\n                Durasi masa percobaan: &rarr;&nbsp;91 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-part_time_excluded\">Pekerja paruh waktu tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-tempagency\">Ketentuan mengenai pekerja sementara: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprentices_excluded\">Pekerja magang tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-minijobs_excluded\">Pekerja mahasiswa tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section working-hours\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKHOURS_trigger\">JAM KERJA, JADWAL DAN LIBUR\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspday\">\n                Jam kerja per hari: &rarr;&nbsp;8.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspweek\">\n                Jam kerja per minggu: &rarr;&nbsp;40.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-dayspweek\">\n                Hari kerja per minggu: &rarr;&nbsp;5.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hoursovertimemax\">\n                Waktu lembur maksimum: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysdays\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;12.0 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysweeks\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;2.0 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-schedulesrestpw\"> Periode istrirahat setidaknya satu hari dalam seminggu disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-sundays_year\">\n                Jumlah maksimum hari minggu\u002Fhari libur nasional dalam setahun dimana pekerja harus\u002Fdapat bekerja: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n             \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-tradeunleavdays\">\n                Cuti berbayar untuk aktivitas serikat pekerja: &rarr;&nbsp; hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-FLEXWORK_trigger\"> Ketentuan mengenai pengaturan jadwal kerja yang fleksibel: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section wages\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WAGES_trigger\">PENGUPAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-PAYSCALES_trigger\">\n                Upah ditentukan oleh skala upah: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-LOWWAGE_government\"> \n            Ketentuan bahwa upah minimum yang ditentukan oleh pemerintah harus dihormati: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-COSTLIV_trigger\">Penyesuaian untuk kenaikan biaya kebutuhan hidup: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-ONCERISE_trigger\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali:\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \u003Cdiv id=\"display-extrapayfirmperformance\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali dikarenakan performa perusahaan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \n\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-OVERTIME_trigger\">Upah lembur hari kerja\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SUNDAY_trigger\">Upah lembur hari Minggu\u002Flibur\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SENIOR_trigger\">Tunjangan masa kerja\u003C\u002Fh4>\n\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-longserviceallowanceamount1\">\n                    Tunjangan masa kerja: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;6000.0 per bulan\n                \u003C\u002Fdiv>\n\n                \u003Cdiv id=\"display-longserviceallowancetype2\">\n                    Tunjangan masa kerja setelah: &rarr;&nbsp;1 masa kerja\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Ch4>Kupon makan\u003C\u002Fh4>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-MEALALL_trigger\">Tunjangan makan disediakan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-legalassistance_trigger\">\n                Bantuan hukum gratis: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n    \u003C\u002Fdiv>\n\n\u003C\u002Fhtml>\n",[],[],"collective_agreement",[244],{"title":38,"slug":34},[246],{"type":247,"data":248},"call_to_action_body_block",{"title":249,"description":250,"variant":251,"link":252},"Bandingkan Perjanjian Kerja Bersama","Bandingkan pasal-pasal dan topik dalam Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dengan Perjanjian Kerja Bersama di semua sektor kerja di Indonesia maupun negara-negara lainnya.","dark",{"title":249,"url":253,"description":249,"rel":254,"type":255},"\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fbandingkan-perjanjian-kerja-bersama","follow","internal",[257],{"type":247,"data":258},{"title":249,"description":250,"variant":251,"link":259},{"title":249,"url":253,"description":249,"rel":254,"type":255},[]]