[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"page:id-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fperjanjian-kerja-bersama-pkb-antara-pt-kumkang-indonesia-dengan-pimpinan-serikat-pekerja-serikat-pekerja-nasional-psp-spn-pt-kumkang-indonesia-2018-2020":3},{"id":4,"slug":5,"title":6,"short_title":7,"intro_text":8,"meta_description":9,"seo_title":9,"path":10,"content_type":11,"locale":12,"go_live_at":7,"first_published_at":13,"page_created_at":14,"published_at":13,"edit_url":15,"breadcrumbs":16,"seo":24,"data":32,"children":333,"content_type_view":334,"extra_breadcrumbs":335,"body":337,"body_blocks":348,"related_pages":352},3679,"perjanjian-kerja-bersama","Perjanjian Kerja Bersama",null,"\u003Cp>Beberapa pilihan Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dipublikasikan di sini. Anda dapat menemukan teks asli dari Perjanjian Kerja Bersama tersebut, membaca dan menelusuri per bab maupun pasal, menurut topik yang sedang Anda cari.\u003Cbr\u002F>\u003Cbr\u002F>Ketika Anda mengklik pada link Perjanjian Kerja Bersama, halaman akan terbuka: di kolom sebelah kiri pada halaman tersebut berisi teks asli, sedangkan di kolom sebelah kanan, Anda akan menemukan ringkasan dari ketentuan yang ada di Perjanjian Kerja Bersama tersebut.\u003Cbr\u002F>Serikat Buruh\u002FPekerja dan Asosiasi Pengusaha dari Indonesia memberikan kontribusi terhadap pengumpulan data Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fp>","","\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama","collective_agreements.collectiveagreementoverview","id_ID","2025-08-15T13:01:11.360625+00:00","2026-04-02T08:44:09.692847+00:00","\u002Fcms\u002Fpages\u002F3679\u002Fedit\u002F",[17,20,23],{"title":18,"slug":19},"Indonesia","id-id",{"title":21,"slug":22},"Bekerja di Indonesia","bekerja-di-indonesia",{"title":6,"slug":5},{"title":6,"description":9,"image":25,"canonical":26,"robots":27,"og_type":28,"twitter_card":29,"locale":19,"created_at":30,"last_modified_at":31},"https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fmedia\u002Fimages\u002FSocial_media_preview_image_-_2025.2e16d0ba.fill-1200x630.png","https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002F","index, follow","website","summary_large_image","2025-08-15T15:01:11.360625+02:00","2026-04-02T10:44:09.828831+02:00",{"cba":33,"clauses":45,"details":331,"translations":332},{"id":34,"uid":35,"url":36,"name":37,"locale":38,"override_title":9,"title":39,"browser_title":40,"browser_description":41,"text":42},"perjanjian-kerja-bersama-pkb-antara-pt-kumkang-indonesia-dengan-pimpinan-serikat-pekerja-serikat-pekerja-nasional-psp-spn-pt-kumkang-indonesia-2018-2020","ae719b54-daab-11ea-844a-f23c91080f70","https:\u002F\u002Fcobra.wageindicator.org\u002Fcountries\u002Findonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama-pkb-antara-pt-kumkang-indonesia-dengan-pimpinan-serikat-pekerja-serikat-pekerja-nasional-psp-spn-pt-kumkang-indonesia-2018-2020\u002Fperjanjian-kerja-bersama-pkb-antara-pt-kumkang-indonesia-dengan-pimpinan-serikat-pekerja-serikat-pekerja-nasional-psp-spn-pt-kumkang-indonesia-2018-2020\u002F","Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Antara PT Kumkang Indonesia Dengan Pimpinan Serikat Pekerja–Serikat Pekerja Nasional (PSP SPN) PT Kumkang Indonesia 2018\u002F2020","ba_ID","IDN PT. Kum Kang Indonesia - Tangerang - 2018","Indonesia - IDN PT. Kum Kang Indonesia - Tangerang - 2018","IDN PT. Kum Kang Indonesia - Tangerang - 2018 - Industri\u002Fpabrik pengolahan",{"name":43,"data":44},"PT KUMKANG INDONESIA.html","\u003C!--?xml version=\"1.0\" encoding=\"UTF-8\"?-->\n\n\n\n  \u003Cmeta http-equiv=\"content-type\" content=\"text\u002Fhtml; charset=UTF-8\">\n  \u003Ctitle>New1\u003C\u002Ftitle>\n  \u003Cmeta name=\"generator\" content=\"Amaya, see http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002FAmaya\u002F\">\n\n\n\n\u003Ch1>Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Antara PT Kumkang Indonesia Dengan Pimpinan\nSerikat Pekerja–Serikat Pekerja Nasional (PSP SPN) PT Kumkang Indonesia\n2018-2020\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Cp>JANJI PEKERJA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kami Pekerja PT. Kumkang Indonesia berjanji :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Akan melaksanakan hidup Secara benar dan hemat\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Senantiasa bekerja untuk mendapatkan penghasilan yang halal. Untuk\nsenantiasa menjunjung tinggi Perusahaan kami PT.Kumkang Indonesia, karena kami\nmenyadari bahwa PT.Kumkang Indonesia, adalah tempat untuk mendapatkan\npengetahuan, pengalaman dan penghasilan yang sangat bermanfaat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Akan senantiasa mentaati peraturan perusahaan yang menjadi pelindung\nsemua pihak\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Untuk senantiasa setia kepada Perusahaa PT. Kumkang Indonesia, dan\nsenantiasa menjaga rahasia perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Akan senantiasa mencintai keluarga kami dan sesama teman sekerja, bawahan\ndan atasan serta Perusahaan kami PT. Kumkang Indonesia,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7. Senantiasa bertanggung jawab atas segala perbuatan kami serta saling\nhormat menghormati sesama pekerja PT. Kumkang Indonesia demi keluhuran lahir\ndan batin\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8. Senantiasa berusaha untuk meningkatkan mutu dan jumlah pekerjaan dengan\ntidak memboroskan waktu dan bahan baku Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9. Demi kemajuan dan kesejahteraan bersama, kami akan senantiasa bekerja\nkeras, tertib,rajin serta jujur\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10. Ikut serta menjaga kelestarian lingkungan kebersihan dan kesehatan\nPerusahaan kami PT. Kumkang Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>IKRAR SPN\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. KAMI ANGGOTA SERIKAT PEKERJA NASIONAL BERTEKAD, MENJADI INSAN YANG\nBERTAQWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. KAMI ANGGOTA SERIKAT PEKERJA NASIOANAL BERTEKAD, UNTUK SELALU MEMEGANG\nTEGUH KEPADA PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945. SERTA SETIA DAN TAAT\nMENJALANKAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. KAMI ANGGOTA SERIKAT PEKERJA NASIONAL BETEKAD, MEMPERKOKOH PERSATUAN DAN\nKASATUAN BANGSA DALAM MEMBANGUN JIWA SOLIDARITAS DAN PERSAHABATAN DEMI\nTERCIPTANYA KESEJAHTERAAN BERSAMA.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. KAMI ANGGOTA SERIKAT PEKERJA NASIONAL BERTEKAD, MENJUNJUNG TINGGI AZAS\nDEMOKRASI,KEMANDIRIAN DAN BERTANGGUNG JAWAB.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. KAMI ANGGOTA SERIKAT PEKERJA NASIONAL BERTEKAD, MENGEMBANGKAN KEMITRAAN,\nHUBUNGAN INDUSTRIAL YANG BERDASARKAN KEADILAN.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>MUKADIMAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Cp>Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam menunjang tekad Pemerintahan Indonesia untuk melaksanakan Pancasila\ndan UUD 1945 Secara murni dan konsekuen,setiap aspek kehidupan harus ditata\nsesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 Salah satu aspek kehidupan bangsa adalah\nTataKehidupan dan Pergaulan ditempat kerja. Harus di tata pula sesuai dengan\nisi dan jiwa Pancasila dan UUD 45 dalam bentuk Hubungan Industrial Pancasila\n(HIP).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pelaksanaan HIP akan mendorong terciptanya pemerataan hasil-hasil\npembangunan melalui peningkatan gairah dan produktivitas kerja dan dapat pula\nmendorong terciptanya stabilitas Nasional yang mantap melalui terciptanya\nstabilitas disektor industri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perjanjian Kerja Bersama (PKB) adalah salah satu sarana untuk mewujudkan\nHIP. Karena PKB adalah Suatu penentuan syarat-syarat kerja dan kondisi kerja\nyang paling tepat dan merupakan hasil musyawarah untuk mufakat yang akan\nmenjadi pedoman dalam menyelesaikan seluruh permasalahan yang barkaitan, baik\nlangsung maupun tidak dengan dengan hubungan dengan antara masing-masing\npeserta produksi yang akan mengikat yang bersangkutan untuk melaksanakan secara\nmurni dan konsekuen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bahwa karena maksud itulah serta menyadari sepenuhnya akan tanggung jawab\nbersama antara perusahaan dan serikat pekerja.maka dengan Rahmat Tuhan Yang\nMaha Esa disusunlah Perjanjian Kerja Bersama ini yang bertujuan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mempertegas dan memperjelas hak dan kewajiban Pekerja atau Serikat\nPekerja dan Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Memperteguh dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis dalam\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Secara Bersama menetapkan syarat-syarat kerja dan keadaan industrial dan\natau hubungan ketenaga kerjaan yang belum diatur dalam perundang-undangan\nmaupun nilai-nilai syarat-syarat kerja yang sudah diatur dalam\nperundang-undangan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mengatur tata cara penyelesaian keluh kesah dan perbedaan pendapat antara\nPekerja atau Serikat Pekerja dan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Berdasarkan hubungan kerja yang harmonis atau saling percaya mempercayai,\nPerusahaan bersama sama Serikat Pekerja menyumbangkan darma baktinya untuk ikut\nserta dalam Program Pembangunan Nasional secara umum dan khususnya dalam\nmeningkatkan kesejahteraan Pekerja dan keluarganya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB I: UMUM\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 1: Istilah - Istilah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Dalam Perjanjian Kerja Bersama ini yang dimaksud:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.PT. Kumkang Indonesia yang didirikan di Jakarta dengan Akte Notaris Hendro\nKaryadi, SH., Nomor 1 tanggal 02 Oktober 1989 dan Lembaran Negara Nomor 391\ntahun 1990 beserta dengan perubahan - perubahan yang terakhir berturut-turut\ndari Notaris Dradjat Darmadji, SH., tanggal 5 Juni 1996 Nomor 23, yang\nterdaftar di Departemen Kehakiman tanggal 12 Agustus 1996 Nomor C-8382.01.04\nth. 96 dan berturut tanggal 15 Agustus 1996 Nomor 120, 121, 122 yang ketiganya\ndibuat di hadapan Notaris Dradjat Darmadji, SH., Akta Notaris No. 4 tertanggal\n08 September 1999 di hadapan Notaris Sinta Susikto, SH dan perubahan terakhir\nAkta Notaris No.31 tahun 2003 tertanggal 17 Nopember 2003 dan izin usaha tetap\ndari BKPM Nomor 430\u002FT\u002FINDUSTRI\u002F1995, beralamat di Jl. Gembor Raya, Kelurahan\nPasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kodya Tangerang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pengusaha adalah Pimpinan Perusahaan dan atau orang yang diberi kuasa\nuntuk dan atas nama Perusahaan untuk melakukan tindakan dan pelaksanaan \u002F\npengelolaan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja adalah setiap orang yang terikat dalam hubungan kerja dengan\nPerusahaan dan menerima upah\u002Fgaji.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Keluarga Pekerja adalah istri\u002Fsuami dan anak-anak yang sah berdasarkan\nperkawinan yang sah menurut hukum perkawinan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Istri\u002FSuami Pekerja adalah istri\u002Fsuami yang sah menurut hukum perkawinan\nyang berlaku dan telah terdaftar di Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Anak Pekerja adalah anak yang sah menurut hukum perkawinan, belum menikah,\nmasih sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pekerja, berumur di bawah 21 tahun dan\ntelah terdaftar di Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Ahli Waris Pekerja adalah ahli waris yang sah menurut hukum yang berlaku\ndan telah terdaftar di Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Serikat Pekerja adalah Serikat Pekerja Nasional PT. Rikka Shoe Tech yang\ntelah disahkan oleh DPC SPTSK Kodya Tangerang dengan Nomor SK. 97\u002FDPC\nSPTSK\u002FI\u002F2001 dan tercatat di Disnakerduk No.560\u002F78-DKK\u002FOP\u002FKOTA-TNG\u002FX\u002F2001, dan\nsekarang berubah nama menjadi SPN yang beralamat di JI. Gembor Raya, Kelurahan\nPasir Jaya, Kec. Jatiuwung, Kodya Tangerang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Pengurus Serikat Pekerja adalah Anggota Serikat Pekerja yang telah dipilih\noleh Anggota Serikat Pekerja dengan cara musyawarah dan mufakat dalam\nMusyawarah Pimpinan Serikat Pekerja untuk memimpin Serikat Pekerja sesuai\ndengan Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga SPN.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10. Anggota Serikat Pekerja adalah seluruh Pekerja PT. Kumkang Indonesia\nyang telah terdaftar dan memiliki masa kerja 3 (tiga) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11. Hari Kerja adalah hari yang telah ditetapkan Perusahaan untuk Pekerja\nberada di tempat kerja dan melakukan pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12. Jam Kerja adalah waktu yang telah ditetapkan Perusahaan untuk Pekerja\nberada di tempat kerja dan melakukan pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13. Hari Libur adalah hari Minggu atau hari istirahat mingguan lainnya dan\natau hari libur resmi nasional.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>14. Masa Percobaan adalah waktu yang dijalani Pekerja selama-lamanya 3\n(tiga) bulan sebagai masa penilaian\u002Fevaluasi untuk dapat diterima atau tidak\nsebagai Pekerja Tetap.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>15. Upah\u002Fgaji adalah imbalan jasa berupa uang yang diterima Pekerja dari\nPerusahaan atas pekerjaannya karena adanya hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>16. Tunjangan adalah penghasilan Pekerja yang diberikan oleh Pengusaha\nberupa uang atau dalam bentuk lain di luar upah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>17. Tunjangan Tetap adalah tunjangan yang diberikan secara tetap tanpa\ndipengaruhi kehadiran.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>18. Tunjangan Tidak Tetap adalah tunjangan yang diberikan kepada Pekerja\napabila Pekerja hadir dan melakukan pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>19. Cuti adalah istirahat yang diberikan oleh Pengusaha kepada Pekerja\nberdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>20. Wanita Cuti Haid adalah istirahat yang diberikan Pekerja yang sedang\nmengalami haid sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>21. Kerja Lembur adalah kerja yang dilakukan di luar waktu kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>22. Kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja,\ntermasuk di dalamnya kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan berangkat \u002F\npulang kerja melalui rute yang biasanya seharusnya dilalui.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>23. Sakit adalah setiap ganguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan,\npengobatan dan perawatan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>24. Petugas Keamanan adalah orang yang ditunjuk oleh Perusahaan untuk\nmenjaga keamanan dan harta milik Perusahaan serta ketertiban di lingkungan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 2: Pihak-Pihak Yang Membuat Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perjanjian Kerja Bersama ini dibuat oleh :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. PT. Kumkang Indonesia yang didirikan di Jakarta dengnan Akte Notaris\nHendro Karyadi, SH., Nomor 1 tanggal 20 Oktober 1989 dan Lembar Negara Nomor\n391 tahun 1990 beserta dengan perubahan perubahan yang terakhir berturut-turut\ndari Notaris Dradjat Darmadji, SH., tanggal 5 Juni 1996 Nomor 23, yang\nterdaftar di Departemen Kehakiman tanggal 12 Agustus 1996 Nomor C-8382.01.04\nth. 96 dan berturut tanggal 15 Agustus 1996 Nomor 120, 121, 122 yang ketiganya\ndibuat di hadapan Notaris Dradjat Darmadji, SH., Akta Notaris No. 4 tertanggal\n08 september 1999 di hadapan Notaris Sinta Susikto, SH, dan perubahan terakhir\nAkta Notaris No.02 tahun 2017 tertanggal 06 Desember 2017 dan izin usaha tetap\ndari BKPM Nomor 430\u002FT\u002FINDUSTRI\u002F1995, beralamat di Jl. Gembor Raya, Kelurahan\nPasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kodya Tangerang. Dalam hal ini diwakili oleh\n:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1)Kim Sung Keun: Direktur PT. Kumkang Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2)Utami : Personalia PT. Kumkang Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pimpinan Serikat Pekerja, Serikat Pekerja Nasional PT. Kumkang Indonesia\nyang telah disahkan oleh DPC SPN Tangerang dengan Nomor SK.032\u002FA. Int\u002FDPC-SPN\nKOTA TNG \u002FV\u002F2018 yang berkedudukan di PT. Kumkang Indonesia. Dalam hal ini\ndiwakili oleh :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1)Mohammad Suhud: Ketua PSP.SPN PT. Kumkang Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2)Indah Sulistyorini: Sekertaris PSP.SPN PT. Kumkang Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3)Lisda Eva Yesika : Wakil Sekretaris Bidang Keuangan PSP.SPN PT. Kumkang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4)Winarto : Wakil Ketua I PSP.SPN PT. Kumkang Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5)Udin Sanudin : Wakil Ketua II PSP.SPN PT. Kumkang Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6)Sudarmanto: Wakil Ketua III PSP.SPN PT. Kumkang Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7)Juliantoni : Wakil Ketua IV PSP.SPN PT. Kumkang Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 3: Luasnya Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha dan Serikat Pekerja mengakui bahwa Perjanjian ini terbatas dan\nhanya berlaku untuk hal-hal dalam pasal-pasal Perjanjian Kerja Bersama ini.\nDengan pengertian akan tetap mengindahkan hak-hak dari pihak-pihak sesuai\ndengan peraturan perundang-undangan yang berlaku\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coverunionsign\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coverunion_trigger\">\u003Cp>2.Perjanjian Kerja Bersama ini mengikat Pengusaha dan seluruh Pekerja PT.\nKumkang Indonesia kecuali Pekerja yang atas kemauannya sendiri tidak menjadi\nanggota SPN.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Pedoman dan disiplin kerja yang berlaku dan peraturan-peraturan yang telah\ndibuat oleh kedua belah pihak di masa-masa yang akan datang dapat diberlakukan\nsepanjang hal tersebut tidak bertentangan dengan Perjanjian Kerja Bersama ini\ndan peraturan perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 4: Hak Dan Kewajiban Yang Mengadakan Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Baik Pengusaha maupun Serikat Pekerja berkewajiban untuk :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Melaksanakan sepenuhnya isi dan makna Perjanjian Kerja Bersama ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Memberikan penerangan dan penjelasan kepada seluruh Pekerja dan Instansi\nPemerintah dan Swasta jika diperlukan mengenai isi dan makna dari Perjanjian\nKerja Bersama ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Saling menghormati hak dan kewajiban serta tanggung jawab kedua belah\npihak dan senantiasa saling mengingatkan \u002F menegur pihak lain apabila tidak\nmengindahkan isi Perjanjian Kerja Bersama ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 5: Pengakuan Dan Jaminan Terhadap Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha mengakui Pimpinan Serikat Pekerja Serikat Pekerja Nasional\nsebagai Serikat Pekerja yang sah dan telah terdaftar di Disnakerduk No.\n560\u002F78-DKK\u002FOP\u002FKOTA-TNG\u002FX\u002F2001 tertanggal 05 Oktober 2001 dalam Perusahaan dan\ndengan demikian mewakili seluruh Pekerja maupun secara bersama-sama (kolektof)\ndalam masalah ketenagakerjaan atau dalam hal-hal yang menyangkut hubungan kerja\natau syarat-syarat kerja bagi Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Serikat Pekerja mengakui Pengusaha sebagai pihak yang mempunyai wewenang\ndan tanggung jawab mengelola Perusahaan dalam menjalankan usahanya serta\nbersama-sama dengan Pekerja menjaga kelangsungan hidup dan kemajuan Perusahaan\ndemi kesejahteraan bersama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Untuk mengurus ketenagakerjaan antara Pemerintah, Serikat Pekerja dan\nPengusaha, maka Pekerja yang mewakili serikat Pekerjanya diberi kelonggaran\nuntuk menghadiri rapat-rapat dalam mencari pemecahan masalah tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Serikat Pekerja memberikan bantuan sepenuhnya kepada Pengusaha dalam\nrangka melaksanakan tugasnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-discrimination\">\u003Cp>5.Pengusaha menjamin tidak melakukan tekanan-tekanan baik langsung maupun\ntidak langsung, tindakan tindakan diskriminasi dan tindakan pembalasan terhadap\nPekerja-Pekerja yang telah dipilih ditunjuk selaku fungsionaris serikat Pekerja\natau anggota delegasi bersama karena kegiatannya yang berhubungan dengan\nfungsinya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>6.Sesuai dengan pengakuan atas hak-hak Serikat Pekerja, maka setiap\nFungsionaris Serikat Pekerja dapat berhubungan langsung dengan Pengusaha untuk\nmelaksanakan kewajiban-kewajiban mereka mengenai masalah ketenagakerjaan dan\norganisasi dengan persetujuan Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Serikat Pekerja dapat mengadakan rapat anggota atau kegiatan lain di dalam\nlingkungan Perusahaan di dalam maupun di luar jam kerja dengan terlebih dahulu\nmemberitahukan secara resmi dan atau tertulis kepada Pengusaha\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Kegiatan yang diadakan tidak boleh mengganggu\u002Fmenghambat jalannya\nPerusahaan dan serikat Pekerja baertanggung jawab secara penuh atas kegiatan\nyang dilakukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Pengusaha memberikan bantuan untuk kelancaran maksud tersebut di atas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 6: Kemudahan Fasilitas Bagi Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-TRADEUNLEAV_trigger\">\u003Cp>1.Dengan bukti-bukti dan keterangan yang sah maka Pengusaha memberikan\ndispensasi kepada Pengurus Serikat Pekerja \u002F Pimpinan Serikat Pekerja untuk\nmemenuhi panggilan \u002F undangan dari Instansi Pemerintah, DPC, DPD,DPP SPN dalam\nmengikuti rapat-rapat, kongres, kursus dan lain-lain dengan upah penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Berdasarkan permintaan dari Serikat Pekerja, maka Pengusaha membantu dalam\npemungutan iuran Anggota Serikat Pekerja sesuai dengan PER-MEN PER\u002F05\u002FMEN\u002F1984,\nyaitu tentang pemungutan iuran bagi Serikat Pekerja melalui Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pengusaha bersedia memberikan bantuan kantor dan peralatannya, ruang rapat\nuntuk Serikat Pekerja dan Papan Pengumuman guna menempelkan pengumuman\nkegiatannya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pengusaha memberikan bantuan kendaraan untuk keperluan organisasi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Setiap anggota SPN Wajib membayar Cos sesuai AD\u002FART sebesar 0.5% dari gaji\npokok dan uang iuran tersebut akan disetorkan ke DPC = 30 %, DPD = 10 %, DPP =\n10 % dan sisanya 50 % untuk operasional PSP SPN PT. Kumkang Indonesia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB II: HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 7: Persyaratan Penerimaan Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Untuk kelancaran usaha Perusahaan, Serikat Pekerja mengakui hak Pengusaha\ndalam penerimaan Pekerja baru, penentuan serta pembagian pekerjaan,\npengangkatan dan pemindahan Pekerja sesuai dengan sistem kepegawaian yang\nsehat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pelaksanaannya dilakukan oleh bagian Personalia dengan persyaratan umum\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Warga Negara Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Berusia anatara 18 - 25 tahun pada saat penerimaan, kecuali bagi yang\nberpengalaman.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Sehat jasmani dan rohani.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Memenuhi persyaratan administrasi kesehatan dan skill pada saat\npenerimaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. bersedia mentaati peraturan\u002Ftata tertib yang berlaku dalam Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f. Tidak terlibat dalam kegiatan keanggotaan partai\u002Forganisasi terlarang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g. Berkelakuan baik sesuai dengan surat Keterangan Kelakuan Baik dari pihak\nyang berwenang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h. Tidak terlibat dalam hubungan kerja dengan pihak lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i. Lulus seleksi \u002F ujian lisan atau tertulis yang diselenggarakan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>j. Bersedia menjalani masa percobaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 8: Masa Percobaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pekerja memulai pekerjaannya dengan ketentuan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrialperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrial\">\u003Cp>1.Pekerja Baru diterima dengan masa percobaan selama 3 (tiga) bulan dan\ntidak dapat diperpanjang.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Selama dalam masa percobaan pekerja dapat diberhentikan sewaktu-waktu oleh\nPengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Masa percobaan tersebut dihitung sebagai masa kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Setelah masa percobaan dilalui dengan baik, selanjutnya dinyatakan dengan\nSurat Keputusan sebagai Pekerja Tetap.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Setelah lulus masa percobaan Pekerja tersebut diikutsertakan sebagai\nAnggota Serikat Pekerja Nasional PT. Kumkang Indonesia dan di ikut sertakan\ndalam program Jamsostek melalui prosedur yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Setelah masa percobaan dilalui dengan baik, Pekerja tersebut mendapatkan\nseragam kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Ketentuan adanya masa percobaan juga berlaku untuk perjanjian kerja waktu\ntertentu (kontrak).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 9: Perjanjian Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Sebelum Pekerja mulai menjalankan pekerjaannya, Pekerja tersebut harus\nmenandatangani Surat Perjanjian Kerja dengan pihak Pengusaha dan mulai\nmenjalankan pekerjaannya sesuai dengan waktu kerja yang ditetapkan oleh\nPengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja yang sudah diterima bekerja tidak diperkenankan bekerja di\nPerusahaan atau Instansi lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 10: Hubungan Untuk Jangka Waktu Tertentu\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha berhak mempekerjakan Pekerja untuk jangka waktu tertentu pada\nsuatu pekerjaan tertentu dengan syarat kerja ketentuan lainnya yang dinyatakan\ndalan perjanjian khusus antara Pekerja yang bersangkutan dengan Pengusaha dan\nsesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 11: Mutasi Dan Prosedur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Dengan pendayagunaan tenaga kerja serta tercapainya tujuan operasional\nPerusahaan secara efisien,efektif dan menyeluruh, Pengusaha dapat mengatur dan\nmenunjuk setiap Pekerja untuk dipindahkan dari satu bagian ke bagian lain\nsesuai dengan kebutuhan dan sifatnya bukan merupakan suatu hukuman.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Mutasi dilaksanakan setelah dilakukan pertimbangan dengan memperhatikan\nsituasi dan kebutuhan tenaga kerja di suatu bagian.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Setiap Mutasi dikuatkan dengan Surat Keputusan dari Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Sebelum mutasi dilaksanakan Pengusaha berkewajiban untuk memberitahukan\nhal tersebut kepada Pekerja yang bersangkutan dan Serikat Pekerja\nsekurang-kurangnya 2 (dua) minggu sebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Mutasi Pekerja ke luar lingkungan Perusahaan dilakukan melalui musyawarah\ndan mufakat antara Pengusaha, Serikat Pekerja dan Pekerja yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 12: Promosi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pemindahan tugas kerja yang statusnya lebih tinggi dari status semula\n(promosi) diusulkan oleh atasan masing-masing melalui Personalia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Dalam hal penentuan promosi bagi Pekerja, Pengusaha akan dan harus\nmenyertakan perubahan upah dan tunjangan fasilitas setelah promosi dilakukan\napabila Pekerja yang bersangkutan ternyata memenuhi kriteria penilaian yang\nditentukan oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Terhadap Pekerja yang dipromosikan harus dilakukan dengan Surat Keputusan\nPengangkatan yang ditandatangani oleh Pekerja yang bersangkutan dan atasan\nmasing-masing serta diketahui oleh Personalia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pekerja yang menerima Surat Keputusan Pengangkatan berhak mendapatkan\nfasilitas sesuai dengan pangkatnya dan kepadanya diberikan tunjangan jabatan\nsesuai dengan jabatannya yang baru.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Bagi Karyawan Kontrak dengan masa kerja diatas 2 tahun akan dipromosikan\nmenjadi Karyawan Tetap maximum 5 orang \u002F tahun dan akan ditetapkan dalam SK\nPromosi \u002F Pengangkatan Karyawan setelah dinyatakan lulus dan memenuhi kriteria\nPenilaian yang ditentukan oleh Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 13: Demosi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha berhak dan berwenang untuk menurunkan pangkat atau jabatan\nseorang Pekerja lebih rendah dari pangkat\u002Fjabatan semula (demosi)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Demosi dapat terjadi karena beberapa sebab, seperti : penurunan\nprestasi\u002Fdedikasi\u002Floyalitas dan sikap yang kesemuanya harus didasari\nargumentasi serta alasan yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Penurunan pangkat\u002Fjabatan harus sepengetahuan Pekerja yang bersangkutan,\ndiajukan oleh atasan masing-masing dan disetujui oleh Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Penurunan pangkat\u002Fjabatan dikuatkan dengan Surat Keputusan yang\ndikeluarkan oleh Pengusaha dan berpengaruh terhadap fasilitas jabatan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Demosi yang terjadi akibat Restruktur Organisasi tidak berpengaruh\nterhadap fasilitas dan upah yang selama ini diterima.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB III: HARI DAN JAM KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 14: Hari Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek_select\">\u003Cp>1. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, maka hari kerja di\nPerusahaan adalah 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu dan atau 5 (lima)\nhari kerja dalam 1 (satu) minggu.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 15: Waktu Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday\">\u003Cp>1. Waktu kerja di Perusahaan adalah (tujuh) jam sehari dan atau 8 (delapan)\njam sehari, 40 (empat puluh) jam seminggu :\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>a. Senin-Kamis : 7:30 WIB - 15:30 WIB\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>(7 jam kerja ditambah 1 jam istirahat)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Jumat: 7:30 WIB - 16:00 WIB\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>(7 jam kerja ditambah 1 ½ jam istirahat)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Sabtu: 7:30 WIB - 12:30 WIB\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>(5 jam kerja ditambah ½ jam istirahat bagi Pekerja yang melaksanakan kerja\nlembur)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Senin-Kamis: 7:30 WIB - 16:30 WIB\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>(8 jam kerja ditambah 1 jam istirahat)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Jumat: 7:30 WIB - 17:00 WIB\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>(8 jam kerja ditambah 1 ½ jam istirahat)\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2. Pekerjaan yang dilakukan lebih dari 7 (tujuh) jam sehari (Senin - Jumat)\ndan lebih dari 5 (lima) jam sehari (Sabtu) dan atau lebih dari 8 (delapan ) jam\nsehari senin-Jumat dihitung sebagai jam kerja lembur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Apabila dalam hari kerja yang dimaksud ayat 1 terjadi:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Pemadaman lampu\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Huru-hara\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Hal-hal lain yang mengakibatkan berhentinya aktifitas pekerjaan maka\npekerja:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Bila belum atau sudah bekerja &amp; tanpa pemberitahuan sebelumnya dengan\n:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Sisa Jam Kerja \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Penggantian jam kerja\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>8 Jam\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>7 Jam\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>7 Jam\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>6 Jam\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>6 Jam \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 Jam\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>5 Jam \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4.30 menit (4 lebih setengah jam)\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 Jam \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3.30 menit (3 lebih setengah jam)\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2.30 menit (2 lebih setengah jam)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3 Jam\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2 Jam\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 Jam\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1 Jam \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 Jam\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>b. Dengan pemberitahuan sebelumnya maka penggantian jam kerja 100%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 16: Waktu Kerja Lembur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pada dasarnya waktu kerja lembur adalah sukarela, tetapi dapat menjadi\nwajib dilaksanakan dalam hal:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Apabila pekerjaan tersebut tidak dilaksanakan akan menimbulkan kerugian\nbagi Perusahaan ataupun dapat mengganggu operasional Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Apabila pekerjaan tersebut harus segera diselesaikan, disebabkan waktu\nyang mendesak ataupun berkaitan dengan pengolahan bahan baku\u002Fmaterial yang\nharus segera diproses.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Kerja lembur dilaksanakan berdasarkan pada kebutuhan yang pelaksanaannya\ndiatur oleh masing-masing departemen\u002Fsection.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja yang melakukan kerja lembur sampai dengan pukul 22.30 mendapat\nexstra fooding.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja yang melakukan kerja lembur sampai dengan pukul 22:00 tetapi\nkurang dari pukul 24:00 mendapat uang transport sebesar Rp.10.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja yang melakukan kerja lembur lebih dari jam 24:00 dan seterusnya\nmendapat uang transport sebesar Rp. 15.000,00.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 17: Perhitungan Upah Kerja Lembur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-OVERTIME_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype_general\">\u003Cp>1. Pengusaha memberikan upah kerja lembur kepada Pekerja dengan ketentuan\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a)Upah sejam : 1\u002F173 x upah sebulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b)Upah lembur jam pertama: 1\u002F173 x upah sebulan x 1,5\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c)Upah lembur jam kedua: 1\u002F173 x upah sebulan x 2\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d)Upah lembur jam ketiga: 1\u002F173 x upah sebulan x 3\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e)Upah lembur jam keempat : 1\u002F173 x upah sebulan x4\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1\">\u003Cp>2. Cara penghitungan upah kerja lembur adalah sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1_general\">\u003Cp>a. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari biasa:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Untuk jam kerja lembur pertama harus dibayar upah sebesar 1 1 (satu\nsetengah) kali upah sejam.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Untuk jam kerja lembur berikutnya harus dibayar upah sebesar 2 (dua) kali\nupah sejam.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1_general\">\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1_general\">\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SUNDAY_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowanceperc1\">\u003Cp>b. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan dan atau hari\nraya resmi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Untuk setiap jam dalam batas 7 (tujuh) jam atau 5 (lima) jam apabila hari\nraya tersebut jatuh pada hari terpendek pada salah satu hari dalam 6 (enam)\nhari kerja dan atau 5 (lima) hari kerja dalam seminggu harus dibayar upah\nsedikit-dikitnya 2 (dua) kali upah sejam.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Untuk jam kerja pertama selebihnya 7 (tujuh) jam atau 5 (lima) jam\napabila hari raya tersebut jatuh pada hari terpendek pada salah satu hari dalam\n6 (enam) hari kerja seminggu dan atau 5 (lima) hari kerja seminggu, harus\ndibayar upah 3 (tiga) kali upah sejam.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Untuk jam kerja kedua dan seterusnya setelah 7 (tujuh) jam atau 5 (lima)\njam apabila hari raya tersebut jatuh pada hari terpendek pada salah satu hari\ndalam 6 (enam) hari kerja seminggu dan atau 5 (lima) hari kerja seminggu, harus\ndibayar upah 4 (empat) kali upah sejam.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3. Komponen-komponen upah sebagai dasar perhitungan upah lembur adalah\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Upah pokok\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Tunjangan jabatan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Tunjangan kemahalan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Nilai pemberian catu untuk karyawan sendiri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Untuk Staff Kantor (Senior Clerk, Koordinator Security, Staff, Senior\nStaff &amp; Supervisor)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>mendapatkan Overtime apabila bekerja pada hari libur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Unttuk Produksi ( Sub Chief, Chief, Supervisor ) mendapatkan Overtime\napabila bekerja pada hari libur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IV: TATA TERTIB\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 18: Tata Tertib Waktu Istirahat\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pekerja harus kembali ke tempat kerjanya tepat pada waktu yang telah\nditentukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pada waktu istirahat, Pekerja harus tetap berada di lokasi Perusahaan\nkecuali karena tugasnya mengahuskan Pekerja keluar dari lokasi Perusahaan dan\nharus mendapat ijin tertulis dari atasan masing masing serta diketahui oleh\nbagian Personalia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Apabila dalam keadaan mendesak, Pekerja bersedia menjalankan pekerjaannya\npada jam-jam istirahat dan dihitung sebagai jam kerja lembur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Apabila Membuang sampah tidak pada tempatnya akan dikenakan sanksi sesuai\ndengan Peraturan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 19: Disiplin Waktu Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Pekerja wajib mencatat kehadirannya melalui atasan masing-masing dengan\nmencetak kartu hadir pada setiap masuk kerja dan pulang kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Keterlambatan masuk kerja\u002Fmeninggalkan tempat kerja sebelum jam kerja\nberakhir atau ketidak hadiran penuh dianggap sebagai pelanggaran tata tertib\nkecuali dengan ijin atasan masing-masing dan diketahui oleh bagian\nPersonalia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pekerja yang tidak masuk kerja karena sakit atau alasan lain yang dapat\ndipertanggung jawabkan wajib memberi keterangan tertulis dan atau surat\nketerangan dari pihak yang berwenang kepada atasan masing masing pada hari\npertama masuk kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Pekerja yang meninggalkan pekerjaannya tanpa ijin (mangkir\u002Falpa) atau\ntanpa disertai keterangan tertulis dengan bukti-bukti yang sah selama 5 (lima)\nhari berturut-turut dinyatakan telah mengundurkan diri dan diproses sesuai\ndengan prosedur UU yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Pekerja diwajibkan memakai pakaian kerja Perusahaan dengan tanda pengenal\ndiri (ID Card) pada waktu kerja dan selama berada dilingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Pekerja tidak dibenarkan untuk menyalahgunakan kartu hadir dengan\nmenyuruh orang lain mencetakkannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7. Tanpa diijinkan oleh atasan masing-masing, Pekerja dilarang melakukan\nhal-hal sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Meninggalkan tempat kerja\u002Flokasi Perusahaan untuk kepentingan pribadi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Mengumumkan\u002Fmemberitahukan hal-hal yang bersifat propaganda.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Mengedarkan tulisan\u002Fpamflet yang bertentangan dengan Peraturan Pemerintah\nmaupun Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Membuat gambar atau memotret lingkungan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8. Pekerja dilarang merokok di tempat kerja atau menyalakan api tidak pada\ntempatnya, membawa barang pribadi kecuali atas ijin atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9. Pekerja dilarang membawa\u002Fmenyimpan minuman keras dan obat-obatan\nterlarang dan atau yang sejenisnya di dalam lingkungan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10. Pekerja dilarang membawa makanan kedalam area Produksi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 20: Pakaian Seragam\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha memberikan pakaian seragam kerja setelah Pekerja diterima\nsebagai Pekerja tetap sebanyak 3 (tiga) baju pada tahun pertama dan 2 (dua)\nbaju pada tahun berikutnya bagi seluruh karyawan (Produksi,\nSecurity,Supervisor)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bagi Pekerja yang telah memakai pakaian seragam kerja tidak diperkenankan\nuntuk: a. Merubah\u002Fmenambah\u002Fmenempel seragam dengan bahan lain tanpa seijin\nPengusaha sehingga merubah bentuk\u002Fcorak\u002Fmodel seragam.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Menggunting\u002Fmenghilangkan sebagian baik pada tangan maupun pada bagian\nlainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Menulis\u002Fmencoret\u002Fmengotori dengan berbagai macam tulisan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pembagian seragam dilaksanakan pada setiap bulan Desember tahun\nberjalan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Khusus di Hari Jum'at Seluruh Karyawan\u002Fti diperboleh memakai Seragam\nBatik mengikuti Corak dan Design yang telah ditentukan pada department\nmasing-masing.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 21: Kartu Pengenal (Id Card)\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Setiap Pekerja diberikan Kartu Pengenal yang merupakan identitas diri\nsebagai Pekerja Perusahaan yang dikeluarkan oleh bagian Personalia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Setiap Pekerja diwajibkan menggunakan Kartu Pengenal tersebut dalam\nmelaksanakan tugas sehari-hari,dipakai di dada kiri dan selama berada di\nlingkungan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Bila Kartu Pengenal tersebut hilang atau rusak maka Pekerja wajib\nmelaporkannya kepada Petugas Keamanan\u002FPersonalia untuk kemudian diproses\npenggantiannya dengan biaya administrasi sebesar Rp. 5.000,00 dan dibebankan\nkepada Pekerja yang bersangkutan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 22: Ijin Meninggalkan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Seorang Pekerja dianggap hadir bekerja jika melaksanakan pekerjaan\nsekurang-kurangnya 4 (empat) jam sehari. Dengan demikian ijin yang dilakukan\nsebelum 4 (empat) jam kerja dan ternyata Pekerja yang bersangkutan tidak\nkembali ke tempat kerja maka dianggap tidak hadir kecuali dengan alasan-alasan\nsebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Dalam keadaan yang mendadak Pekerja diharuskan pulang karena ada diantara\nkeluarga Pekerja tersebut mendapat musibah\u002Fmeninggal.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Oleh sebab-sebab yang dapat dipertanggung jawabkan serta sesuai dengan\nhukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pengajuan permohonan ijin meninggalkan tempat kerja wajib memenuhi\nketentuan dan prosedur sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a Mengisi formulir yang disediakan oleh Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Meminta persetujuan dari atasan masing-masing\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Meminta pengesahan\u002Ftandatangan dari bagian Personalia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Meminta tandatangan dari Petugas Keamanan di Posko Keamanan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 23: Ijin Tidak Masuk Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Pada dasarnya ketidak hadiran Pekerja dalam satu hari penuh dianggap\nsebagai pelanggaran tata tertib kecuali dengan ijin atasan masing-masing karena\nalasan yang dapat diterima dan dapat dipertanggung jawabkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pekerja yang tidak masuk kerja karena sakit atau karena alasan lain wajib\nmemberitahukan kepada atasan masing-masing selambat-lambatnya 1 (satu) hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Apabila ketidakhadirannya karena:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.1 Sakit 2 (dua) hari atau lebih, Pekerja yang bersangkutan wajib\nmenyerahkan Surat Keterangan Dokter selambat-lambatnya pada hari pertama masuk\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.2 Ijin, Pekerja yang bersngakutan wajib membuat surat pemberitahuan kepada\natasan masing masing dan diketahui oleh bagian Personalia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Pekerja yang tidak masuk kerja tanpa alasan dan pemberitahuan baik lisan\nmaupun tertulis kepada atasan masing-masing dianggap mangkir.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pembatasan tidak masuk kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Sakit tanpa dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter dan ijin yang bukan\ndimaksud pada pasal 22 diperhitungkan terhadap upah (tidak bekerja tidak di\nbayar) dan diperhitungkan terhadap cuti tahunan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Pekerja yang tidak bekerja selama 5 (lima) hari berturut-turut tanpa\npemberitahuan (mangkir) dianggap mengundurkan diri atas kehendak sendiri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 24: Pelanggaran Dan Sanksi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pada dasarnya, setiap bentuk\u002Fjenis pelanggaran terhadap peraturan yang\ntelah diberlakukan adalah merupakan hambatan terhadap kelancaran proses\nproduksi dan baik secara langsung maupun idak langsung merugikan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Terhadap Pekerja yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang\nberlaku dapat dikenakan sanksi berupa:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Peringatan Lisan, teguran tertulis dari atasan masing-masing dan atau\nsanksi lainnya sebagai upaya pembinaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Pemberian Surat Peringatan (SP) Pertama - Ketiga.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Pemberhentian sementara (Skorsing).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Perkenaan ganti rugi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pengenaan tindakan indisipliner didasarkan pada:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Macam pelanggaran\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Frekuensi \u002F seringnya pengulangan pelanggaran\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Unsur-unsur kesengajaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Tata tertib \u002F Peraturan Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Untuk menciptakan keseragaman tindakan dalam penentuan sanksi terhadap\npelanggaran, ditentukan jenis-jenis pelanggaran beserta sanksinya sebagai\nberikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Pelanggaran tingkat I\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Diberikan sanksi mulai dari peringatan lisan, sanksi pembinaan, SP I, II,\nIII, skorsing dan PHK.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Tidak memakai pakaian seragam kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Datang terlambat 2 kali berturut-turut atau tiga kali tidak\nberturut-turut dalam 30 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Tidak mengenakan ID Card pada waktu kerja dan selama berada di lingkungan\nPerusahaan tanpa alasan yang dapat diterima.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mencetakkan kartu hadir\u002Fkartu hadir dicetakkan orang lain dengan\nsepengetahuan Pekerja yang bersangkutan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Meninggalkan tempat kerja\u002Fpulang lebih awal tanpa ijin dari atasan\nmasing-masing.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Tidak mematuhi arahan dari atasannya tanpa alasan yang dapat diterima.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Tidak menggunakan alat-alat dan pakaian\u002Fperlengkapan kerja pada waktu\nmelaksanakan tugas\u002Fkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Memberikan keterangan yang tidak benar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mangkir 1 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Melakukan pekerjaan pribadi selama bertugas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Menggunakan telepon kantor untuk kepentingan pribadi, memakai\u002Fmenggunakan\nperalatan\u002Fbarang milik Perusahaan untuk membuat barang-barang milik pribadi\ntanpa ijin dari Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Makan, membaca koran\u002Fmajalah\u002Fbuku cerita dan atau yang sejenis pada jam\nkerja serta buang air kecil\u002Fbesar tidak pada tempat yang telah disediakan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Menyimpan gambar porno di areal Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Pelanggaran tingkat II\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Diberikan sanksi mulai dari SP I, II, III, skorsing dan PHK.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Terlambat masuk kerja selama 3 kali berturut-turut dan atau 5 kali tidak\nberturut-turut dalam 30 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mangkir 2 (dua) kali berturut-turut dalam sebulan tanpa memberi\nlaporan\u002Fketerangan tertulis atau memberi laporan yang ternyata kemudian sebagai\nlaporan palsu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Tidak mematuhi pengarahan dari atasannya yang mana pengarahan tersebut\ndimaksudkan untuk mencegah kecelakaan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>• Merokok di tempat yang dinyatakan sebagai areal dilarang merokok.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Kelalaian dalam melaksanakan tugasnya karena tidak sesuai dengan standar\ndan prosedur yang telah ditentukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>• Pengulangan terhadap pelanggaran tingkat I.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Pelanggaran tingkat III\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Diberikan sanksi mulai dari SP I, II, III, skorsing 30 hari kerja dan\nPHK.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Terlambat masuk kerja selama 4 kali berturut-turut dan atau 7 kali tidak\nberturut-turut dalam 30 hari kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mangkir 3 hari berturut-turut,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Memasang selebaran\u002Fpengumuman di areal Perusahaan tanpa ijin dari\nPimpinan Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mencabut\u002Fmengotori\u002Fmerusak pengumuman tanpa ijin dari Pimpina\nPerusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Meninggalkan pekerjaan sebelum waktu tugas berakhir tanpa ijin dari\natasan masing-masing\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Menolak untuk diperiksa demi kepentingan Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Melakukan tindakan pengrusakan terhadap barang-barang milik\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Bersikap tidak sopan\u002Ftidak terpuji terhadap atasan dan rekan sekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Pengulangan terhadap pelanggaran tingkat I dan atau tingkat II.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Pelanggaran tingkat IV\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Diberikan sanksi skorsing dan PHK\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Terlambat masuk kerja selama 5 kali berturut-turut dan atau 7 kali tidak\nberturut-turut dalam 30 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Tidak hadir selama 2 hari berturut-turut atau 3 hari tidak berturut-turut\ndalam seminggu atau 6 hari tidak berturut-turut dalam sebulan tanpa\npemberitahuan dan alasan yang dapat dipertanggung jawabkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Dengan sengaja menyembunyikan penyakit berbahaya atau menular yang dapat\nmembahayakan kesehatan dan keselamatan Pekerja lainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Setelah 3 hari berturut-turut Pekerja tetap menolak untuk mentaati\nperintah\u002Fpenugasan yang layak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Dengan sengaja atau karena lalai mengakibatkan dirinya dalam keadaan\nsedemikian rupa sehingga Pekerja tidak dapat menjalankan pekerjaan yang\ndiberikan kepadanya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mengijinkan atau membantu orang-orang yang tidak berhak untuk memasuki\nlokasi produksi\u002Ftempat-tempat terlarang dan tempat penyimpanan barang-barang\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Tanpa ijin Pimpinan Perusahaan, menarik\u002Fmengumpulkan sumbangan atau\nbarang-barang untuk tujuan apapun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Bersikap tidak sopan terhadap tamu Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Melakukan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan kesusilaan dan\nmengganggu ketertiban umum maupun melakukan kebiasaan-kebiasaan yang tidak\nbaik.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Pelanggaran tingkat V\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Diberikan sanksi berat dan PHK\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mangkir 5 hari berturut-turut atau 8 hari tidak berturut-turut dalam 30\nhari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mabok, madat, memakai obat bius dan narkotika (narkoba) di lingkungan\nPerusahaan atau di mess Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Membawa atau menggunakan senjata tajam dan sejenisnya di lingkungan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>• Melakukan tindakan asusila di lingkungan Perusahaan atau di mess\nPekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Melakukan tindakan kejahatan seperti mencuri, menggelapkan, menipu dan\nmemperdagangkan barang-barang terlarang di dalam maupun di luar Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-violence\">\u003Cp>•Menganiaya, menghina secara kasar, mengancam Pengusaha, keluarga\nPengusaha dan teman sekerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>•Membujuk Pengusaha atau teman sekerja untuk melakukan suatu perbuatan\nyang bertentangan dengan hukum dan kesusilaan serta perundang-undangan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Dengan sengaja atau ceroboh merusak, atau membiarkan diri atau teman\nsekerja dalam keadaan bahaya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Dengan sengaja atau ceroboh merusak, merugikan atau membiarkan barang\nmilik Perusahaan dalam keadaan bahaya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Membongkar rahasia Perusahaan atau mencemarkan nama baik Pengusaha maupun\nkeluarga Pengusaha yang seharusnya dirahasiakan kecuali untuk kepentingan\nnegara.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Melakukan perjudian dalam bentuk apapun di tempat kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Menghilangkan dengan sengaja atau ceroboh barang-barang milik\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Berbuat asusila sedemikian rupa sehingga dapat dianggap mencenarkan nama\nbaik Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Membawa, memindahtangankan atau meminjamkan barang-barang milik\nPerusahaan tanpa ijin yang berwenang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Bekerja atau terikat hubungan kerja pada Perusahaan lain atau badan hukum\nlain tanpa sepengetahuan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mengadakan pertemuan\u002Frapat\u002Fkegaiatan yang sejenis secara tidak resmi\ndalam lingkungan Perusahaan atau mess Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Mengadakan kegiatan politik yang bersifat menentang Pemerintah maupun\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Memiliki senjata api\u002Fbahan peledak tanpa ijin, melakukan sabotase yang\nmengganggu tata tertib atau merugikan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Memalsukan data\u002Fdokumen Perusahaan, barangserta peralatan termasuk\nmemberikan keterangan palsu mengenai hal-hal yang berhubungan dengan dokumen\npekerjaan\u002FPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Menyalahgunakan kedudukan untuk kepentingan pribadi dengan menerima jasa,\nbaik berupa uang ataupun barang menerima suap) yang berhubungan dengan\npekerjaannya dan dapat merugikan Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Tersangkut masalah kriminal atau subversif.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Melakukan pemogokan yang tidak sah\u002Ftidak sesuai dengan hukum dan aturan\nperundang undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>•Pengulangan atas tindakan pelanggaran tingkat IV.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Pada surat-surat peringatan harus tercantum penjelasan tentang\npelanggaran yang telah dilakukan Pekerja dan ditandatangani oleh Personalia,\natasan masing-masing, Pekerja yang bersangkutan dan PSP SPN\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Apabila Pekerja yang bersangkutan tidak bersedia\u002Fmenolak menandatangani\nSP yang diberikan kepadanya, setelah ditandatangani oleh yang tersebut pada\nayat 5 di atas, maka SP tersebut dianggap sah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7. Surat Peringatan (SP) berlaku untuk jangka waktu :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. SP Pertama : 3 (dua) bulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. SP Kedua : 3 (tiga) bulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. SP ketiga : 6 (enam) bulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8. Pekerja yang melanggar ketentuan dan telah menerima SP yang masih\nberlaku, akan diberi SP selanjutnya kecuali terhadap SP III.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9. Apabila Pekerja yang tidak melakukan pelanggaran\u002Fkesalahan sampai batas\nwaktu berlakunya SP yang telah diterima, maka sanksi-sanksi yang pernah\nditerima akan terhapus.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10. Apabila Pekerja selalu melanggar peraturan sehingga mendapatkan SP\nketiga atau melakukan kesalahan\u002Fpelanggaran yang dinilai memenuhi ketentuan\nuntuk mendapatkan SP pertama dan terakhir, Pengusaha tidak langsung mengajukan\npermohonan PHK ke Depnaker, tetapi memberi kesempatan kepada Pekerja yang\nbersangkutan untuk tetap mau bekerja disertai kesanggupan\u002Fpernyataan akan\nmemperbaiki disiplin kerjanya dengan tidak melanggar aturan yang berlaku.\nKesanggupan\u002Fpernyataan tersebut harus dibuat secara tertulis dan ditandatangani\ndi atas materai yang cukup yang disaksikan oleh atasan masing-masing dan PSP\nSPN PT. Kumkang Indonesia dan berlaku efektif selama 6 (enam) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11. Apabila dalam ayat 10 di atas Pekerja yang bersangkutan ternyata\nmengingkari kesanggupan\u002F pernyataannya sendiri dengan melanggar peraturan yang\nberlaku, maka Pekerja yang bersangkutan dinyatakan telah mengundurkan diri\nsecara sepihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12. Apabila dalam batas waktu sesuai dengan Surat Pernyataan yang telah\ndibuat Pekerja yang bersangkutan tidak melanggar ketentuan yang berlaku, maka\nSurat Pernyataan tersebut dianggap gugur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13. Skorsing dapat dikenakan kepada setiap Pekerja yang melakukan\npelanggaran terhadap tata tertib kerja atau tidak menjalankan kewajiban sebagai\nmana mestinya atau tindakan yang merugikan Perusahaan dengan jangka waktu 1\nbulan yang upahnya dibayar sebesar 50%.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>14. Apabila Pekerja melakukan pelanggaran yang dapat mengakibatkan\nterjadinya PHK, dengan diajukan ijin ke P4D melalui Depnaker, setelah dilakukan\nperundingan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Pengusaha dapat membebas\ntugaskan Pekerja yang bersangkutan dengan Surat Keputusan Skorsing yang upahnya\ndibayar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>15. Skorsing pada ayat 13 dan 14 di atas harus disertai Surat Keputusan dari\nPengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>16. Perkenaan ganti rugi diberikan kepada Pekerja apabila akibat kelalaian\ndan atau unsur kesengajaan mengakibatkan kerugian bagi Perusahaan secara materi\nyang besarnya akan diatur dalam peraturan tersendiri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 25: Sikap Dan Tingkah Laku\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Pekerja diwajibkan untuk berpakaian dan bersikap sesuai dengan\nnorma-norma sosial dan sopan santun yang berlaku dalam masyarakat Indonesia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pekerja diwajibkan untuk bersikap dan bertingkah laku mengikuti ketentuan\ntata tertib yang berlaku dalam Perusahaan dengan mengindahkan ketentuan\nketenaga kerjaan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pekerja diwajibkan untuk mentaati dan melaksanakan perintah\u002Finstruksi\ndari atasan masing-masing dengan sebaik-baiknya yang berhubungan dengan tugas\npekerjaannya dalam hubungan kerja yang sah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Pekerja diwajibkan mencapai suatu prestasi kerja yang telah\nditetapkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Pekerja berhak mengajukan saran-saran yang bermanfaat bagi Perusahaan\nmelalui atasan masing-masing ataupun melalui saluran lain yang berwenang untuk\nitu\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Tanpa ijin dan sepengetahuan Pengusaha, Pekerja dilarang\u002Ftidak\ndiperkenankan menerima pemberian dalam bentuk apapun dari seseorang\u002Forganisasi\nyang mempunyai hubungan dagang dengan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 26: Kerahasiaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Setiap Pekerja diwajibkan menjaga:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Data Perusahaan dan semua bahan tertulis perihal Perusahaan yang diketahui\natau tidak dianggap rahasia Perusahaan, baik untuk kepentingan pribadi maupun\norang lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Data rencana kegiatan, rencana denah (lay out), data pengkajian dan data\nkeputusan-keputusan yang berlaku intern Perusahaan yang secara langsung atau\ntidak langsung mempengaruhi kepentingan Perusahaan, apabila diketahui orang\nlain dapat menimbulkan bahaya\u002Fkerugian keresahan lingkungan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB V: PEMBEBASAN DARI KEWAJIBAN BEKERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 27: Hari Libur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-schedulesrestpw\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SCHEDULE_trigger\">\u003Cp>1. Setelah bekerja selama 6 hari berturut-turut Pekerja berhak mendapatkan\nistirahat mingguan selama l (satu) hari dan atau 5 hari berturut-turut berhak\nmendapatkan istirahat mingguan selama 2 hari.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-bankholidays1\">\u003Cp>2. Selain istirahat mingguan yang termasuk hari-hari libur bagi Pekerja\nadalah :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Hari libur resmi yang ditetapkan ditentukan Pemerintah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Hari libur resmi yang ditetapkan\u002Fditentukan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Selama hari libur sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 dan 2 Pekerja berhak\natas upah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 28: Ijin Khusus\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepay\">\u003Cp>1. Pengusaha memberikan ijin khusus kepada Pekerja dengan tetap mendapatkan\nupah penuh dengan ketentuan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Pekerja \u002F buruh menikah, dibayar untuk selama 3 (tiga) hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Menikahkan anaknya, dibayar untuk selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Menghitankan anaknya dibayar untuk selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Membaptiskan anaknya, dibayarkan untuk selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleave\">\u003Cp>e. Istri melahirkan atau keguguran kandungan dibayar untuk selama 2 (dua)\nhari\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelatives\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelativesleave\">\u003Cp>f. Suami\u002FIstri,orang tua\u002Fmertua atau anak menantu meninggal dunia, dibayar\nuntuk selama 2 (dua) hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g. Anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia, dibayar untuk selama 1\n(satu) hari.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>h. Menunaikan Ibadah Haji : diberikan berdasarkan surat keterangan instansi\nyang berwenang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pekerja wajib mengajukan permohonan tertulis kepada atasan masing-masing\ndan diketahui oleh bagian Personalia sekurang-kurangnya 1 (satu) minggu\nsebelumnya kecuali untuk hal-hal yang sifatnya mendadak seperti yang dimaksud\ndalam ayat 1d dan le di atas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pengajuan ijin seperti yang dimaksud pada ayat 1 harus disertai\nsurat-surat yang dapat dipertanggung jawabkan dengan ketentuan sebagai berikut\n:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Pekerja menikah : surat keterangan dari RT dan RW dan fotocopy surat\nnikah atau piagam pernikahan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Pekerja menghitankan\u002Fmembaptis anak : fotocopy Kartu Keluarga dan\nfotocopy Surat Keterangan Khitanan\u002FPembabtisan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Pekerja menikahkan anak : Fotocopy Kartu Keluarga, fotocopy Surat Nikah \u002F\nPiagam Pernikahan anak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Anggota keluarga meninggal dunia : fotocopy Surat Kematian, fotocopy\nSurat Nikah (bagi suami \u002F istri).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Istri Pekerja melahirkan : fotocopy Kartu Keluarga, fotocopy Surat Nikah,\nfotocopy Surat Keterangan dan kuitansi asli dari dokter\u002Fbidan yang merawat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 29: Cuti Tahunan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysweeks\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-PAIDLEAV_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysdays\">\u003Cp>1.Setiap Pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan terus menerus tanpa\nterputus mempunyai hak atas cuti tahunan selama 12 hari kerja dengan tetap\nmendapatkan upah penuh yang pelaksanaannya terbagi atas dua bagian yaitu :\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysfixeddays\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysfixed\">\u003Cp>a Cuti massal, adalah cuti yang pelaksanaannya 6 (enam) hari sebagai\nperayaan Hari Raya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b. Cuti libur lebaran apabila kurang dari 6 hari, maka diperhitungkan dengan\n3 (tiga) kali upah pokok sehari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Pengumuman libur hari raya diberitahukan 30 hari sebelum hari raya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Cuti perorangan adalah merupakan sisa dari cuti tahunan setelah dikurangi\ncuti massal yang pelaksanaannya diatur oleh Pekerja masing-masing dan dengan\npersetujuan atasan masing-masing.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Hak atas cuti tahunan timbul pada saat Pekerja mempunyai masa kerja 12\nbulan dihitung sejak tanggal Pekerja mulai bekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pimpinan Departemen \u002F Kepala Bagian dapat menunda hak atas cuti tahunan\nPekerja apabila dianggap perlu untuk alasan dan kepentingan Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Pekerja yang oleh sebab dimaksud pada ayat 3 di atas masih memiliki sisa\nhak cuti sampai berakhirnya 12 bulan masa berlakunya hak cuti Pekerja tersebut\nberhak mendapat penggantian uang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Pengajuan permohonan cuti tahunan wajib memenuhi ketentuan dan prosedur\nyang telah ditetapkan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Mengisi formulir yang telah disediakan oleh bagian Personalia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Meminta persetujuan dari atasan masing-masing.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Meminta pengesahan \u002F tandatangan Personalia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Mangajukan permohonan tersebut selambat-lambatnya 1 (satu) minggu sebelum\ntanggal pelaksanaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Ketentuan dan tata cara lebih lanjut tentang perhitungan hak cuti tahunan\nini akan diatur dalam peraturan tersendiri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 30: Hamil, Gugur Kandungan Dan Haid\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveall\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleave\">\u003Cp>1.Pekerja wanita yang akan melahirkan berhak atas cuti hamil selama 1 ½\nbulan sebelum dan 1 ½ bulan setelah melahirkan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternityotherclause\">\u003Cp>2.Pekerja wanita yang dinyatakan keguguran dan atau yang langsung melahirkan\ndan atau yang langsung mengambil hak atas cuti mendapat upah selama 1 ½\nbulan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Waktu istirahat setelah melahirkan dapat diperpanjang maksimum 1 (satu)\nbulan, jika menurut keterangan dokter hal itu penting \u002F perlu untuk menjaga\nkesehatannya, diluar ketentuan pasal 30 ayat I di atas, dengan mengajukan\npermohonan kepada atasan masing-masing dan diketahui oleh bagian Personalia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja wanita yang mengajukan cuti melahirkan \u002F keguguran, mengisi\nformulir permohonan cuti dengan diketahui oleh atasan masing-masing dan\nmelampirkan Surat Keterangan Dokter \u002F Bidan yang menyatakan bahwa Pekerja\ntersebut sudah saatnya menjalani cuti menjelang kelahiran serta melampirkan\nfotocopy Surat Nikah dan fotocopy Kartu Keluarga.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja wanita yang menjalani cuti hamil harus menyerahkan fotocopy Surat\nkelahiran secepatnya setelah melahirkan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Dalam hal Pekerja wanita yang mengajukan permohonan cuti melahirkan \u002F\nkeguguran tersebut belum pernah melaporkan pernikahannya atau tidak dapat\nmenunjukkan Surat nikahnya ke Perusahaan, maka Pekerja wanita tersebut berhak\natas cuti melahirkan tetapi tidak mendapatkan upah dan setelah masuk bekerja\nkembali akan diproses lebih lanjut sesuai dengan Peraturan Perusahaan dan\nPerjanjian Kerja Bersama yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-menstruationleave\">\u003Cp>7.Pekerja wanita tidak diwajibkan bekerja pada hari pertama dan kedua waktu\nhaid, asal ada surat keterangan yang menyatakan kebenaran atas haid tersebut\ndari dokter\u002Fbidan atau dari Poliklinik Perusahaan yang menerangkan bahwa\nPekerja yang bersangkutan mengalami haid.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-jobsecuritymothers\">\u003Cp>8.Pengusaha dilarang mengadakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi Pekerja\nwanita karena menikah, hamil atau melahirkan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VI: PENGUPAHAN DAN TUNJANGAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 31: Upah \u002F Gaji\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-lowwageamount\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-lowwageperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_provision\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_government\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_trigger\">\u003Cp>1.Gaji \u002F upah Pekerja yang masih dalam masa percobaan ditetapkan minimal\nsesuai denga UMK yang berlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasetype2\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasefirmperformance\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-STRUCINCR_trigger\">\u003Cp>2.Peninjauan gaji \u002F upah dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam\nsetahun yaitu kenaikan massal dan prestasi.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Atasan masing-masing Pekerja mempunyai wewenang untuk mengusulkan upah\nPekerja yang berada di bawah pimpinannya sesuai dengan ketentuan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Upah Pekerja dibayarkan setiap tanggal 20 untuk semua pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Apabila Pekerja berhalangan hadir pada saat upah seharusnya dibayarkan\nsesuai ketentuan pasal 31 ayat 4, maka upah dapat dibayarkan pada pihak ketiga\ndisertai dengan Surat Kuasa dan menunjukkan ID Card dari Pekerja yang\nbersangkutan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Berdasarkan status Pekerja, maka sistem pengupahan diatur sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja bulanan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a)Pembayaran diatur menurut upah Pekerja bulanan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b)Dalam 1 (satu) tahun dinas. Pekerja bulanan menerima 12 kali upah dan\ndibayar sesuai ketentuan pasal 31 ayat 4.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Pekerja harian\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a)Upah harus ditetapkan sesuai dengan jenis pekerjaan dan mengindahkan\nperaturan perundang undangan yang berlaku \u002F Keputusan Mentri Tenaga Kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Pekerja dengan perjanjian waktu tertentu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Penggajian Pekerja dengan perjanjian waktu tertentu diatur dan disepakati\ndalam Surat Perjanjian Kerja antara Pekerja dan Pengusaha dan berlaku selama\nwaktu tertentu yang diketahui Instansi terkait.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7. Periode penggajian diatur sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pekerja Bulanan &amp; Pekerja Harian Tetap :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Gaji Pokok:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tanggal 1 - 30 Bulan berjalan, dibayarkan setiap tanggal 20 setiap bulan\nberjalan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Lembur:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tanggal 16 bulan sebelumnya - tanggal 15 bulan berjalan dibayar pada Tanggal\n20 bulan berjalan..\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pekerja Bulanan dan Harian Kontrak:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Gaji pokok + lembur : Tanggal 16 bulan sebelumnya-tanggal 15 bulan berjalann\ndibayar pada Tanggal 20 bulan berjalan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8. Pada dasarnya upah tidak dibayar apabila Pekerja tidak melakukan\npekerjaannya. sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Pajak\npengahasilan pekerja (PPH 21) ditanggung sepenuhnya oleh Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 32: Tunjangan Hari Raya (THR)\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-ONCERISE_trigger\">\u003Cp>1. Tunjangan Hari Raya diberikan kepada Pekerja agar yang bersangkutan dapat\nmelaksanakan hari raya sesuai dengan PERMENAKER No. 04 Tahun 1994.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2. Pekerja yang memiliki masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun diberikan THR\nsecara proporsional,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype2\">\u003Cp>3. Besarnya THR secara keseluruhan ditentukan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Masa kerja kurang dari 12 bulan: Masa kerja\u002F12 x Gaji Tetap\n(proporsional)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusperc1\">\u003Cp>b. Masa kerja l-&lt;3 tahun: 120% dari Gaji Tetap\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>c. Masa kerja 3 - &lt;5 tahun : 160 % dari Gaji Tetap\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Masa kerja 5 - &lt;8 tahun : 185 % dari Gaji Tetap\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Masa kerja 8 - &lt; 10 tahun : 190 % dari Gaji Tetap\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f. Masa kerja &gt; 10 tahun : 200 % dar Gaji Tetap\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusdate\">\u003Cp>4. THR diberikan selambat-lambatnya 10 hari sebelum tanggal Hari Raya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>5. Bagi Pekerja dengan perjanjian waktu tertentu ( Kontrak ) besarnya THR\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Masa Kerja &lt; 12 Bulan: Proporsional dari 50% X Gaji Pokok\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Masa Kerja &gt; 12 Bulan : 50% X Gaji Pokok\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Penggolongan masa kerja untuk pemberian THR dihitung pada saat tutup buku\ndilaksanakan, yaitu pada bulan jatuhnya Hari Raya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7. Pekerja tidak diwajibkan untuk membayar pajak penghasilan dari pendapatan\nTHR.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 33: Tunjangan Jabatan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Tunjangan Jabatan adalah tunjangan tetap yang diberikan oleh Perusahaan\nkepada Pekerja berdasarkan jabatan tertentu dalam Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Besarnya tunjangan ditentukan menurut tingkat dan jenis jabatan yang\nditetapkan secara tersendiri yaitu:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Kepala Line: Rp. 118.250,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Sub Chief : Rp. 419.788,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Chief : Rp. 502.563,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Supervisor Produksi : Rp. 585.338,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Danru Security: Rp. 106.425,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Koordinator : Rp. 449.350,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Tunjangan jabatan tidak diberikan kepada Pekerja apabila Pekerja yang\nbersangkutan tidak lagi menjabat jabatan tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Ketentuan besarnya tunjangan jabatan diadakan evaluasi setiap 1 (satu)\ntahun sekalí.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 34: Tunjangan Transportasi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-COMMUTE_trigger\">\u003Cp>1.Tunjangan Transportasi adalah tunjangan tidak tetap yang diberikan kepada\nPekerja yang hadir dan melakukan pekerjaannya sampai batas waktu seperti yang\ndimaksud pasal 16 yaitu :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Pekerja yang melakukan kerja lembur dari jam 22.00 tetapi kurang dari jam\n24.00 mendapat uang transport Rp.10.000,00,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Kerja lembur lebih dari jam 24.00 dan seterusnya mendapat uang transport\nRp. 15.000,00,\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2. Bagi jabatan-jabatan tertentu, tunjangan harus diberikan setiap bulan dan\ndiatur secara tersendiri oleh Perusahaan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight focus\" id=\"clause-commutingallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-commutingallowanceamount1\">\u003Cp>a. Staff dan Driver mendapat transport Rp.8.000,00,-\u002Fhari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Komandan Ragu (Danru) mendapat uang transport Rp.8.000,00,-\u002Fhari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.. Supervisor Produksi mendapat uang transport Rp.250.000,00,-\u002Fbulan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>d. Insentif Overtime di hari kerja biasa :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sub Chief, Chief, Senior Clerk, Staff, Senior Staff &amp; Supervisor = Rp.\n30.000 \u002F jam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 35: Tunjangan Kehadiran\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Tunjangan kehadiran \u002F Premi Hadir adalah tunjangan tidak tetap yang\ndiberikan kepada Pekerja dengan status Pekerja Harian sampai tingkat Kepala\nLine.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Besarnya Tunjangan kehadiran diberikan 1 (satu) bulan penuh masuk bekerja\n(berdasarkan masa kerja)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>0-1 Tahun : Rp. 11.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1 - 3 Tahun : Rp. 13.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3-5 Tahun : Rp. 18.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5-7 Tahun : Rp. 20.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7-9 Tahun : Rp. 22.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>&gt;-9 Tahun : Rp. 24.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Apabila Pekerja tidak hadir dan tidak melakukan pekerjaannya, tunjangan\nkehadiran tidak diberikan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Dalam hal Pekerja tidak hadir karena mengambil cuti tahunan atau mendapat\ndispensasi dari Perusahaan atau dalam rangka perjalanan dinas untuk kepentingan\nPerusahaan, maka Pekerja yang bersangkutan masih berhak menerima Tunjangan\nkehadiran dengan penuh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 36: Tunjangan Pemondokan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Perusahaan memberikan tunjangan pemondokan kepada setiap Pekerja\n(Operator, Ka.line, Sub Chief, Chief, Security) sebesar Rp.57.500.,-\u002Fbulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 37: Tunjangan Kelahiran\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan memberikan tunjangan kelahiran kepada istri Pekerja yang\nmelahirkan anak pertama sampai ketiga, dengan menyerahkan bukti-bukti surat\nseperti yang dimaksud pada pasal 28 ayat 3e.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja Harian Bulanan dan staff diatur dalam peraturan \u002F ketentuan sebagi\nberikut : a. Manager : Rp.500.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Senior Spy: Rp.450.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Supervisor : Rp.450.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Senior Staff dan Staff : Rp.400.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Chief dan Sub Chief : Rp.400.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f. Senior Clerk dan Clerk : Rp.400.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Harian dan Kep.Line : Rp.400.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Security dan Driver : Rp.400.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 38: Tunjangan Pernikahan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan memberi tunjangan pernikahan kepada Pekerja yang menikah dengan\nmenyerahkan bukti bukti surat seperti yang dimaksud pada pasal 28 ayat 3.a.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja Harian, Bulanan dan staff diatur dalam peraturan \u002F ketentuan\nsebagi berikut : a. Manager : Rp.650.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Senior Spy : Rp.550.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Supervisor : Rp.550.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Senior Staff dan Staff : Rp. 450.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Chief dan Sub Chief : Rp.450.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f. Senior Clerk dan Clerk : Rp.350.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Harian dan Kep. Line : Rp.350.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Security dan Driver : Rp.350.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Terhadap anak Pekerja yang menikah Pekerja Harian, Bulanan dan staff\ndiatur dalam peraturan \u002F ketentuan sebagi berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Manager Rp.350.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Senior Spv Rp.300.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Supervisor Rp.300.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Senior Staff dan Staff Rp.250.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Chief dan Sub Chief Rp.250.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Senior Clerk dan Clerk Rp.200.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g. Harian dan Kep.Line Rp.200.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Security dan Driver Rp.200.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 39: Tunjangan Kematian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpay\">\u003Cp>1. Perusahaan memberikan tunjangan kematian terhadap Pekerja yang meninggal\ndunia dengan menyerahkan bukti-bukti surat seperti yang dimaksud pasal 28 ayat\n3.d.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pekerja Harian, Bulanan dan staff diatur dalam peraturan \u002F ketentuan\nsebagi berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>ManagerRp.1.250.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Senior Supervisor Rp.1.250.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Supervisor Rp.1.250.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Senior Staff\u002FStaff Rp. 1.050.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Chief\u002FSub. Chief Rp. 1.050.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Senior Clerk\u002FClerk Rp. 850.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>DW\u002FKa.LineRp. 850.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Security\u002FDriver Rp. 850.000,00\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3. Terhadap keluarga Pekerja yang meninggal Perusahaan memberi tunjangan\nkepada Pekerja, Harian, Bulanan dan staff diatur dalam peraturan \u002F ketentuan\nsebagi berikut\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Manager: Rp. 600.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Senior Supervisor: Rp. 500.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Supervisor: Rp. 500.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Senior Staff\u002FStaff : Rp. 400.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Chief\u002FSub.Chief : Rp. 400.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Senior Clerk\u002FClerk : Rp. 400.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>DW\u002FKa Line : Rp. 400.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Security\u002FDriver : Rp. 400.000,00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 40: Tunjangan Haid\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Perusahaan memberikan tunjangan haid bagi Pekerja wanita yang sedang\nmengalami haid dan tetap menjalankan pekerjaannya sebesar Rp. 15.000,00\u002Fbulan,\nberlaku untuk seluruh karyawati Tetap dan Kontrak\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Terhadap Pekerja yang mengambil hak cuti haidnya maka ketentuan seperti\ndimaksud pada ayat 1 di atas dianggap gugur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 41: Upah Selama Sakit\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknesspay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspaytype\">\u003Cp>1.Perusahaan membayar upah kepada Pekerja yang tidak dapat melaksanakan\npekerjaannya karena dalam keadaan sakit yang cukup lama dan berkepanjangan\nberdasarkan surat keterangan dokter. Besarnya upah selama sakit ditentukan\nsebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspay\">\u003Cp>a Sakit selama 4 (empat) bulan pertama : 100% dari Upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Sakit selama 4 (empat) bulan kedua : 75 % dari Upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Sakit selama 4 (empat) bulan ketiga : 50% dari Upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Untuk bulan selanjutnya dibayar : 25% dari Upah\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspay\">\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspay\">\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longtermillness\">\u003Cp>2. Ketentuan pembayaran upah dengan bertahap berlaku bagi Pekerja yang sakit\nterus menerus, termasuk di dalamnya adalah penyakit menahun berkepanjangan yang\nsetelah sakit terus menerus \u002F terputus-putus dapat bekerja kembali\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VII: KESEJAHTERAAN PEKERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 42: Jaminan Sosial Tenaga Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SOCSEC_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilitypay\">\u003Cp>1. Seluruh Pekerja Harian dan Bulanan secara bertahap akan diikut sertakan\ndalam program BPJS Ketenaga Kerjanan dan BPJS Kesehatan yang terdiri dari:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Jaminan Kecelakaan kerja (JKK)\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b. Jamianan Hari Tua (JHT)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Jaminan Kematian (JK).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Jaminan Pensiun (JP)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurance\">\u003Cp>2. Iuran jaminan tersebut di atas ditentukan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-pensionfund\">\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003C\u002Fdiv>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>JENIS ASURANSI\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>PENGUSAHA\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>PEKERJA\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Jaminan Kecelakaan kerja (JKK)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>0,29 % -1,74 %\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>-\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Jaminan Hari Tua (JHT)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3.7 %\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2%\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Jaminan Kematian (JKM) \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>0,30 %\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>-\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Jaminan Pensiun (JP)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2%\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1%\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Jaminan Kesehatan (JKN)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4% \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1%\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003C\u002Ftbody>\u003C\u002Ftable>\u003C\u002Fdiv>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\u003Ctbody>\u003Ctr>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 43: Bantuan Perawatan Kesehatan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccessrelatives\">\u003Cp>1. Perusahaan memberikan bantuan perawatan kesehatan dengan menunjuk\nPoliklinik dan Rumah Sakit sebagai tempat bagi Pekerja untuk menjalani\npemeriksaan, pengobatan dan perawatan kesehatan dengan batas plafon:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Rawat jalan untuk Karyawan + Keluarga:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Daily Worker's : Rp.450.000,00\u002Ftahun,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Bulanan &amp; Staff : Rp. 1 Bulan Gaji Tetap \u002FTahun\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Security Anggota : Rp. 450.000,00\u002Ftahun\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Security Danru : Rp. 550.000,00 \u002Ftahun\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b. Rawat Inap untuk Karyawan Sendiri\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan memberikan fasilitas Rawat Inap sesuai plafon, ( untuk kamar\nRp.80,000\u002Fhari, untuk Obat - obatan Rp. 1.500.000 \u002F sekali dirawat Inap ) untuk\nkaryawan sendiri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Sumbangan Kaca Mata\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sumbangan Kaca Mata diberikan kepada karyawan\u002Fti bulanan tetap setelah\nbekerja sekurang-kurangnya selama 1 (satu) tahun Beturut-turut pada perusahaan\ndan berdasarkan resep dokter spesialis mata.sumbangan ini hanya diberikan untuk\nkaryawan sendiri dan tidak berlaku bagi keluarganya. Besarnya sumbangan\nmaksimum adalah sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Staff Kantor \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Produksi\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Bingkai (Maximum) \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Lensa (Maximum)\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Manager \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 300.000,00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 200.000,00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Supervisor\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Supervisor \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 200.000,00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 100.000,00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Senior Staff\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Chief\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 200.000,00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 100.000,00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Staff \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Sub Chif\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 180.000,00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 80.000,00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Clerk \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Kepala Line\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 160.000,00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 60.000\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Security dan Driver\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 140.000,00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Rp. 40.000\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>Penggantian Lensa kacamata dan bingkai diatur sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Lensa Kacamata 1 (satu) tahun sekali.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Bingkai 2 (dua) tahun sekali.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 44: Pakaian Dan Perlengkapan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-protectiveclothing\">\u003Cp>Perusahaan wajib untuk menyediakan alat-alat perlengkapan kerja untuk\nmenjamin keselamatan para Pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya. Dan Pekerja\nwajib memelihara dengan baik alat-alat perlengkapan kerja tersebut serta\nmemakai alat perlindungan yang telah disediakan oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 45: Fasilitas Poliklinik\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccess\">\u003Cp>Guna menunjang kesehatan Pekerja, Perusahaan menyediakan fasilitas\npoliklinik di Perusahaan selama jam kerja maupun pada jam-jam lembur yang\nmeliputi pelayanan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Konsultasi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Imunisasi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Keluarga Berencana\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Perawatan sementara.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk meningkatkan pelayanan, Perusahaan mengimbangi dengan peningkatan\nkualitas tenaga medis serta sarana transportasi\u002Fambulance, sesuai dengan\ntuntutan persyaratan Poliklinik.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 46: Fasilitas Ibadah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perusahaan menyediakan tempat ibadah dan perlengkapannya dan memberikan\nwaktu secukupnya kepada Pekerja yang menjalankan kewajiban terhadap\nagamanya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 47: Koperasi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan serta meringankan beban hidup\natau meningkatkan kesejahteraan Pekerja, Perusahaan membantu kegiatan-kegiatan\ndi bidang Koperasi Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 48: Rekreasi, Olah Raga, Kesenian &amp; Pembinaan Mental\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Perusahaan mengadakan tour massal 1 (satu) kali dalam setahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Dalam rangka Hubungan Industrial Pancasila (HIP), pengusaha melakukan\npembinaan di bidang P4 dan HIP kepada Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pada prinsipnya Pengusaha memberikan perhatian sepenuhnya terhadap\npengembangan bakat dan kreatifitas setiap Pekerja terutama di bidang olah raga\ndan kesenian disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Perusahaan baik yang\nmenyangkut sarana maupun fasilitas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 49: Pendidikan Dan Latihan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-trainingfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-trainingprogrammes\">\u003Cp>Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kemampuan Pekerja guna\nmeningkatkan produktifitas Pekerja, Perusahaan memberikan pendidikan dan\nlatihan kerja kepada Pekerja yang berprestasi, atas\u002Fdengan biaya Perusahaan\nsesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Perusahaan serta keamanan di lingkungan\nPerusahaan dan diadakannya study banding ke perusahaan persepatuan yang sama\n(ke Korea).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch2>BAB VIII: KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 50: Perlengkapan Peralatan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetypolicy\">\u003Cp>1. Perusahaan menyediakan tempat dan sarana kerja, peralatan dan\nperlindungan kerja sesuai dengan bidang kerja masing-masing Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Setiap pekerja wajib menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan dan\nkeselamatan di tempat kerja dan lingkungannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Setiap Pekerja diwajibkan mengikuti semua peraturan keselamatan dan\nkesehatan kerja dan menggunakan alat-alat kerja dengan benar, serta wajib\nmemelihara, merawat dan mempertanggung jawabkan peralatan perlindungan kerja\ntersebut\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Pekerja yang lalai atau dengan sengaja tidak menggunakan peralatan\nperlindungan keselamatan dan kesehatan kerja, bertanggung jawab sepenuhnya\napabila timbul kecelakaan kerja yang menimpa dirinya\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 51: Peralatan Pemadam Kebakaran\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Perusahaan menyediakan alat pemadam kebakaran yang diletakkan pada\ntempat-tempat tertentu yang mudah terjangkau, digunakan oleh Pekerja yang telah\ndilatih oleh panitia pembina keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya tim\npemadam kebakaran.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Materi dan jenis peralatan pemadam kebakaran diletakkan di setiap tempat\ndan disesuaikan dengan macam dan jenis bahan yang mungkin mudah terbakar di\ntempat tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Demi keamanan bersama, Pekerja diwajibkan menjaga, memelihara dan selalu\nberusaha semaksimal mungkin menghindari kebakaran\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Bagi Pekerja yang lalai dan atau dengan sengaja menghendaki kerusakan\natau kebakaran di tempat kerja, maka Pekerja yang bersangkutan wajib\nmempertanggung jawabkan perbuatannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 52: Tindakan Pengaman Kesehatan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Pekerja diwajibkan untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan serta\nselalu berusaha untuk mencegah berbagai penyakit menular baik untuk dirinya\nsendiri atau keluarganya serta teman sekerja dan masyarakat pada umumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Demi kepentingan umum, maka Perusahaan tidak memperkenankan pekerja masuk\nke dalam lingkungan kerja, terhadap Pekerja yang menderita penyakit sebagai\nberikut\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Kelainan Jiwa\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-TBC\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Penyakit lain yang dinyatakan oleh dokter membahayakan ataupun menular\nkepada teman sekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IX: HUBUNGAN KETENAGAKERJAAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 53: Penyampaian Dan Penyelesaian Keluh Kesah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Perusahaan menganut sistem dua arah yang bebas terbuka dan bertanggung\njawab.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Setiap Pekerja dapat menyampaikan saran dan pendapat mengenai Perusahaan\nataupun hubungan kerja di dalam Perusahaan kepada atasan langsung ataupun\nkepada Personalia pada setia kesempatan dengan tidak mengganggu kegiatan\nkerja,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Apabila terdapat keluhan-keluhan Pekerja mengenai hubungan ataupun\nsyarat-syarat kerja, dapat disampaikan kepada atasan masing-masing dan apabila\nbelum dapat diselesaikan, dapat diteruskan kepada Pimpinan Departemen\nPersonalia. Apabila hal tersebut belum juga dapat diselesaikan Pekerja yang\nbersangkutan, melalui Komisaris Section, dapat menyampaikan permasalahannya\nkepada PSP SPN PT. Kumkang Indonesia untuk selanjutnya dimusyawarahkan\nbersama-sama dengan Perusahaan,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB X: PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 54: Umum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Berdasarkan UU No. 13 Tahun 2003 pasal 151 ayat 1 Pengusaha harus\nmengusahakan agar jangan terjadi pemutusan hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Dalam keadaan terpaksa, setelah melalui prosedur yang berlaku, Pengusaha\ndapat melakukan pemutusan hubungan kerja dan dilaksanakan sesuai dengan\nUndang-Undang yang berlaku setelah dimusyawarahkan dengan PSP SPN PT. Kumkang\nIndonesia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdays\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdaysnr\">\u003Cp>3.Putusnya hubungan kerja antara Perusahaan dengan Pekerja dapat diakibatkan\noleh hal-hal sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Pekerja mengundurkan diri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Berakhirnya masa kerja untuk waktu tertentu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Tidak lulus masa percobaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d Ketidak mampuan bekerja karena alasan Kesehatan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e. Sakit berkepanjangan malampaui 12 bulan tanpa terputus-putus.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>f. Usia pensiun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g. Pekerja meninggal dunia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h Pekerja melakukan tindakan pelanggaran seperti yang dimaksud dalam pasal\n24.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_dismissal_type\">\u003Cp>4. Pengusaha berkewajiban memberikan uang pesangon dan uang penghargaan masa\nkerja serta uang penggantian hak sesuai dengan UU no. 13 tahun 2003 sebagai\nberikut\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number_1_tenure\">\u003Cp>a. Uang Pesangon :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.1 Masa kerja kurang dari 1 tahun : 1 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.2 Masa kerja 1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun: 2 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a 3 Masa kerja 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun: 3 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.4 Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun: 4 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a 5 Masa kerja 4 tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 tahun: 5 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.6 Masa kerja 5 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun: 6 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.7 Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun : 7 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.8 Masa kerja 7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun: 8 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.9 Masa kerja 8 tahun atau lebih : 9 bulan upah\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b. Uang penghargaan masa kerja ::\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.1 Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun : 2 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.2 Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 tahun : 3 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.3 Masa kerja 9 tahun atau leih tetapi kurang dari 12 tahun : 4 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.4 Masa kerja 12 tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 tahun : 5 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.5 Masa kerja 15 tahun atau lebih tetapi kurang dari 18 tahun : 6 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.6 Masa kerja 18 tahun atau lebih tetapi kurang dari 21 tahun : 7 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.7 Masa kerja 21 tahun atau lebih tetapi kurang dari 24 tahun : 8 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.8 Masa kerja 24 tahun atau lebih : 10 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Uang Penggantian Hak:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.1 Cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.2 Biaya atau ongkos pulang untuk Pekerja dan keluarganya ke tempat di mana\nPekerja diterima bekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.3 Penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan sebesar\n15 % dari uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja apabila masa\nkerjanya telah memenuhi syarat untuk mendapatkan uang penghargaan masa\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.4 Hal-hal lain yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan\nperusahaan atau perjanjian kerja bersama\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 55: Pekerja Mengundurkan Diri\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pekerja yang karena sesuatu hal bermaksud mengundurkan diri dari\nPerusahaan, dapat melakukan dengan mengajukan surat pernohonan resmi kepada\nperusahaan dengan sepengetahuan Pimpinan Departemen\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Ketentuan pengajuan surat permohonan tersebut diatur sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Pekerja harian, selambat-lambatnya 1 (satu) minggu sebelum tanggal\npengunduran diri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Pekerja bulanan, selambar-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum tanggal\npengunduran diri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pemutusan hubungan kerja atas dasar ini, maka Perusahaan tidak\nberkewajiban memberi uang pesangon, kecuali imbalan atas jasanya selama ia\nbekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Dalam hal Pekerja mengundurkan diri karena alasan-alasan tertentu, maka\nkepada Pekerja diberikan uang pisah :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Uang Penghargaan Masa Kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Uang Penggantian Hak 15%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Mangkir 5 hari berturut-turut dianggap mengundurkan diri, maka kepada\nPekerja diberikan uang pisah:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. 70% Uang Penghargaan Masa Kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Uang Penggantian Hak 15% dari point 5a.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 56: Pekerja Melakukan Kesalahan Berat\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Dalam hal Pekerja melakukan kesalahan berat, maka kepada Pekerja diberikan\nuang pisah:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Uang Penghargaan Masa Kerja 25%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Uang Penggantian Hak 15 % dari point 1a\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 57: Berakhirnya Masa Kerja Untuk Waktu Tertentu\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Tanggal berakhirnya masa kerja untuk waktu tertentu adalah tanggal\nberakhirnya hubungan kerja antar Pekerja dengan Perusahaan sebagaimana\ntercantum dalam kesepakatan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pemutusan hubungan kerja atas dasar ini, maka Perusahaan tidak\nberkewajiban untuk memberikan uang pesangon atau imbalan atas jasanya selama ia\nbekerja atau hal-hal lain di luar yang tercantum dalam Perjanjian kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 58: Tidak Lulus Masa Percobaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Selama masa percobaan, Perusahaan dapat memutuskan hubungan kerja\nsewaktu-waktu apabila Pekerja yang bersangkutan dianggap tidak memenuhi\npersyaratan yang ditetapkan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pemutusan kerja atas dasar ini, maka Perusahaan tidak berkewajiban untuk\nmemberikan uang pesangon dan imbalan atas jasanya selama ia bekerja atau\nhal-hal lain diluar yang tercantum dalam Perjanjian\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 59: Ketidakmampuan Bekerja Karena Alasan Kesehatan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Seorang Pekerja yang karena alasan kesehatannya (medically unfit)\ndipandang tidak mampu bekerja, maka Pekerja yang bersangkutan dapat\ndiberhentikan dengan hormat dari pekerjaannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pemutusan kerja atas dasar ini, maka Perusahaan wajib berpedoman pada\nperaturan perundang undangan ketenagakerjaan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 60: Skorsing\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Kepada Pekerja yang melakukan pelanggaran tatatertib \u002F peraturan\nPerusahaan yang dapat mengakibatkan dikenakannya sanksi pemutusan hubungan\nkerja, dan Pekerja yang bersangkutan pernah mendapatkan surat peringatan ke-3\n(tiga), maka Perusahaan dapat melakukan pemberhentian sementara (skorsing) yang\ndisampaikan secara tertulis kepada Pekerja yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Selama masa skorsing, kepada Pekerja yang bersangkutan diberikan upah\nsebesar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Jangka waktu skorsing selama-lamanya adalah 6 (enam) bulan dan tidak dapat\ndiperpanjang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasa 61: Usia Pensiun\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Dalam keadaan wajar, Pekerja dianggap memasuki usia pensiun apabila telah\nberupa typuluh lima) tahun. Karenanya Pengusaha dapat memberikan Pekerja yang\nbersangakuan dengan horurat dari pekerjaannya. Bilamana dianggap perlu, dengan\npersetujuan kedua belah pihak shubungan kerja dapan diperpanjang selama-lamanya\n5 (lima) tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Dalam hal Pekerja putus hubungan kerjanya karena usia pensiun sebagaima\ndimaksud dalam Pasal 2 ayat 2 huruf c, dan dalam perjanjian kerja atau\nperaturan Perusahaan atau perjanjian kerja bersama telah diatur adanya jaminan\natau manfaat pensiun, maka Pekerja tidak berhak mendapat uang pesangon, uang\npenghargaan masa kerja dan uang pisah, kecuali diatur lain dalam Penjanjian\nKerja Peraturan Perusahaan dan Kesepakatan Kerja Bersama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Dalam hal perjanjian kerja atau peraturan Perusahaan atau perjanjian kerja\nbersama tidak mengatur jaminan atau manfaat pensiun maka Pengusaha wajib\nmemberikan kepada Pekerja yang putus hubungan kerjanya sesuai peraturan\nperundang-undangan yang berlaku, kecuali atas persetujuan kedua belah pihak\nditetapkan lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 62: Pekerja Ditahan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Dalam hal Pekerja ditahan oleh pihak yang berwajib bukan atas pengaduan\nPengusaha, maka Pengusaha tidak wajib membayar upah tetapi wajib memberikan\nbantuan kepada keluarga yang menjadi tanggungannya, dengan ketentuan sebesar\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Untuk 1 Orang tanggungan : 25 % dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Untuk 2 orang tanggungan : 35 % dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Untuk 3 Orang tanggungan : 45 % dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d. Untuk 4 Orang tanggungan : 50 % dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Bantuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 diberikan paling lama 6 (enam)\nbulan takwin terhitung sejak hai pertama pekerja ditahan oleh pihak yang\nbewajib.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Dalam hal pekerja ditahan oleh yang berwajib karena pengaduan Pengusaha\ndan sebelum pemutusan hu bungan kerja belum diberikan panitia daerah atau\npanitia pusat,maka Pengusaha wajib membayar upah paling lama 6 (enam) bulan\npertama terhitung sejak hari pertama Pekerja ditahan yang berwajib.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Dalam hal Pekerja dibebaskan dari tahanan karena pengaduan Pengusaha dan\nternyata tidak terbukti melakukan kesalahan, maka Pengusaha wajib mempekerjakan\nkembali pekerja dengan membayar upah penuh beserta hak lainnya yang seharusnya\nditerima Pekerja terhitung sejak Pekerja ditahan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XI: PENGERTIAN UMUM\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 63 : Hubungan Industrial Pancasila\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Dalam hubungan ketenagakerjaan atas dasar falsafah Pancasila dan Undang\nUandang Dasar 45, kedudukan Pengusaha dan Serikat Pekerja adalah sebagai\npartner produksi yang sederajat dalam suasana saling mempercayai.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pengusaha dan Serikat Pekerja dapat menyumbangkan bagiannya masing-masing di\ndalam usaha memperbaiki perekonomian dan taraf hidup rakyat sesuai dengan\ntujuan Pemerintah. Suatu pengakuan yang ikhlas dengan penuh rasa tanggung jawab\ndari kedua belah pihak bahwa disiplin dan tata kerja yang baik adalah salah\nsatu syarat utama guna memperoleh hasil kerja yang sempurna demi perkembangan\nPerusahaan dan kenaikan jaminan sosial para Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Suatu penegasan dari pengakuan di atas, maka adalah bahwa jalannya\nperusahaan dan pengaturan para Pekerja termasuk tanggung jawab Pengusaha.\nSedangka fungsi Serikat Pekerja adalah mewakili anggota anggotanya yang bekerja\ndi perusahaan dalam bidang perburuhan terutama mengenai syarat-syarat kerja dan\nhubungan kerja. Pengakuan terhadap Serikat Pekerja tidaklah berarti pengurangan\ndari kewajiban-kewajiban Pengusaha terhadap kepentingan Pekerja terhadap\nPemerintah, terhadap masyarakat dan terhadap pemiliknya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sebaliknya kewajiban penghubung tersebut tidak berarti mengurangi kewajiban\ndan hak-hak Serikat Bekerja untuk menyanggah dan membanding terhadap\nketentuan-ketentuan perburuhan yang diatur dalam perundang-undangan dan\npersetujuan bersama yang dianggap oleh Serikat Pekerja tidak tepat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 64: Pertemuan Berkala\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Wakil Pengusaha dan wakil Serikat Pekerja menngadakan pertemuan dalam\nkelembagaan bipartit.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pertemuan berkala antara Pengurus Serikat Pekerja dan wakil Komisaris\nbagian \u002F section diadakan sebulan sekali, kecuali dalam keadaan mendesak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pertemuan berkala antara wakil Pengusaha dan wakil Serikat Pekerja\ndiadakan sekali dalam sebulan setiap Selasa minggu ke-2 (dua) kecuali dalam\nkeadaan mendesak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 65: Acara Khusus\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pada waktu-waktu tertentu Pengusaha dan Serikat Pekerja dapat mengadakan\nacara-acara \u002F pertemuan khusus untuk membahas hal-hal yang menyangkut\nkepentingan bersama antara lai :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Ikhtiar untuk meningkatkan kemajuan yang menguntungkan kedua belah\npihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pembinaan sumber daya manusia dan disiplin kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Memelihara kerjasama dan hubungan baik antara Pengusaha dan Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XII: PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 66: Dasar Hukum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Kesepakatan Kerja Bersama ini dibuat berdasarkan UU No.13 Tahun 2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 67: Waktu Berlakunya Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start_date\">\u003Cp>1. Perjanjian kerja Bersama ini mulai berlaku terhitung sejak dari tanggal\n01 Juli 2018 sampai dengan 30 Juni 2020. Sesudah itu, Perjanjian kerja Bersama\nini akan dianggap diperpanjang masa berlakunya selama 1 (satu) tahun, kecuali\njika salah satu pihak memberikan pernyataan \u002F pemberitahuan secara tertulis\nkeinginan untuk membuka perundingan baru mengenai Perjanjian kerja bersama\nini\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2. Selama belum ada kesepakatan kerja yang baru oleh karena berakhirnya masa\nberlaku Perjanjian Kerja ini, maka ketentuan-ketentuan dalam kesepakatan kerja\nini tetap berlaku sampai tercapainya Perjanjian kerja yang baru.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbaratificationdate\">\u003Cp>3. Perjanjian kerja bersama ini telah disetujui dan ditandatangani bersama\npada hari Selasa, 28 Agustus 2018 oleh wakil-wakil dari PT. KUMKANG INDONESIA\ndan wakil-wakil dari Pimpinan Sarikat Pekerja Serikat Pekerja Nasional PT.\nKUMKANG INDONESIA, sesuai dengan keputusan Menteri Tenaga Kerja Direktorat\nJendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XIII: PENUTUP\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 68: Pihak-Pihak Yang Mengadakan Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PSP SPN\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. KUMKANG INDONESIA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Mohammad Suhud\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ketua\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Indah Sulistyorini\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sekretaris\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbasignsinglesignatory\">\u003Cp>MANAGEMENT\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. KUMKANG INDONESIA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kim Sung Keun\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Direktur\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Utami\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Personalia\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbaactorratified\">\u003Cp>Mengetahui\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dewan Pimpinan Cabang SERIKAT PEKERJA NASIONAL\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Aris Purwanto S.Kom\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kepala Dinas Ketenagakerjaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kota Tangerang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>DR. Ir H. Moh. Rakhmansyah, M.Si\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>NIP 716209101986031013\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PEMERINTAH KOTA TANGERANG DINAS KETENAGAKERJAAN\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>JI. Perintis Kemerdekaan No. 1 Cikokol - Tangerang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Telp. (021) 55798228 - Fax. (021) 5517542\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>E-mail : disnaker@tangerangkota.go.id\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PENDAFTARAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Nomor : 568.274838 -HI\u002F2018\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Dasar :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Undang-undang No.21 Tahun 2000\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Undang-undang No. 13 Tahun 2003\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c. Permenakertrans RI No. Per. 28 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pembuatan\ndan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pengesahan Peraturan Perusahaan dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Surat Permohonan Pendaftaran dari Perusahaan Nomor:\n03\u002FPga-SP\u002FKumkang\u002FXI\u002F2018 tanggal 27 November 2018 dari PT. KUMKANG INDONESIA.\nPerihal Permohonan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama, antara :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan : PT. KUMKANG INDONESIA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Alamat : Jl. Gembor Raya, Desa Pasir Jaya Kec. Jatiuwung Kota Tangerang\nSektor\u002FJenis\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Usaha : Industri Sepatu\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coveremplnum_trigger\">\u003Cp>Jumlah Tenaga Kerja : 360 Orang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Laki-Laki : 174 Orang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coveremplnum3\">\u003Cp>- Perempuan : 186 Orang\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Dengan Serikat Pekerja\u002FBuruh :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Nama : SERIKAT PEKERJA NASIONAL (SPN)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Alamat : Jl.Gembor Raya, Desa Pasir Jaya, Kec.Jatiuwung Kota Tangerang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sektor\u002FJenis usaha : Industri Sepatu\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jumlah Anggota : 360 Orang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Nomor Pencatatan : 560\u002F78-DKK\u002FOP\u002FKOTA-TNG\u002FX\u002F2001\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Setelah dilakukan penelitian isi perjanjian yang didaftarkan telah\ndisepakati dan ditandatangani oleh masing-masing pihak pada tanggal 28 Agustus\n2018.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Perjanjian Kerja Bersama ini berlaku selama 2 (dua) Tahun mulai tanggal\n01 Juli 2018\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>sampai dengan tanggal 30 Juni 2020\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Bilamana diadakan perubahan dalam Perjanjian Kerja Bersama tersebut di\natas atau bilamana waktu berlakunya diperpanjang, kedua belah pihak harus\nmelaporkan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Bilamana ternyata dalam perjanjian kerja bersama ini terdapat pasal dan\natau ayat yang isinya bertentangan dengan ketentuan peraturan\nperundang-undangan yang berlaku, maka di bagian yang bersangkutan dari\nperjanjian kerja bersama ini batal demi hukum.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7. Pengusaha dan Serikat Pekerja\u002FBuruh wajib memberitahukan isi Perjanjian\nKerja Bersama atau perubahannya kepada seluruh pekerja\u002Fburuh\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8. Surat Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama ini disampaikan kepada :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>(I). Pimpinan Perusahaan : PT. KUMKANG INDONESIA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>(II). Pengurus PUK : SERIKAT PEKERJA NASIONAL (SPN)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Demikian Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama ini agar dilaksanakan\nsebagaimana mestinya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tangerang, 19 Desember 2018\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>KEPALA DINAS KETENAGAKERJAAN\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>KOTA TANGERANG\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dr.Ir. H. MOH.RAKHMANSYAH.M.SI\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\n",{"cbadate_start_date":46,"cbadate_end_date":50,"cbaactorratified":52,"cbaratificationdate":56,"cbasignsinglesignatory":60,"trainingprogrammes":64,"trainingfund":68,"pensionfund":70,"SOCSEC_trigger":74,"disabilityfund":78,"contracttrial":82,"contractseverancepay":86,"contractseverancepay1":90,"severance_dismissal_type":94,"sicknesspay":97,"maxsicknesspay":101,"sicknessmaxdays":105,"longtermillness":109,"healthcareaccess":113,"healthcareaccessrelatives":117,"healthinsurance":121,"healthandsafetypolicy":125,"protectiveclothing":129,"funeralpay":133,"paidmaternityleave":137,"jobsecuritymothers":141,"maternityotherclause":145,"paidpaternityleave":149,"deathrelatives":153,"discrimination":157,"violence":161,"hourspday_select":165,"hourspday":169,"hourspweek_select":172,"hourspweek":174,"dayspweek_select":176,"holidaysdays":180,"bankholidays1":184,"holidaysfixed":188,"holidaysfixeddays":192,"SCHEDULE_trigger":194,"schedulesrestpw":198,"TRADEUNLEAV_trigger":200,"STRUCINCR_trigger":204,"wageincreasefirmperformance":208,"ONCERISE_trigger":210,"incidentalbonustype2":214,"incidentalbonusperc1":218,"incidentalbonusdate":222,"OVERTIME_trigger":226,"overtimeallowanceperc1_general":230,"overtimeallowancetype":234,"SUNDAY_trigger":238,"COMMUTE_trigger":242,"commutingallowancetype":246,"commutingallowanceamount1":250,"coverunion_trigger":252,"coverunionsign":256,"coveremplnum_trigger":258,"coveremplnum3":262,"contracttrialperiod":265,"severance_number":267,"severance_number_1_tenure":269,"maxsicknesspayperc":271,"maxsicknesspaytype":273,"sicknessmaxdaysnr":275,"disabilitypay":278,"paidmaternityleaveduration":281,"paidmaternityleaveall":283,"paidpaternityleaveduration":285,"paidpaternityleavepayperc":287,"paidpaternityleavepay":291,"deathrelativesleave":293,"dayspweek":295,"PAIDLEAV_trigger":297,"holidaysweeks":299,"LOWWAGE_trigger":301,"LOWWAGE_government":305,"LOWWAGE_provision":307,"lowwageperiod":309,"lowwageamount":311,"wageincreasetype":313,"wageincreasetype2":315,"incidentalbonustype":317,"overtimeallowancetype_general":319,"overtimeallowanceperc1":321,"sundayallowancetype":323,"sundayallowanceperc1":325,"menstruationleave":327},{"bindId":47,"name":48,"text":49},"cbadate_start_date","1. Perjanjian kerja Bersama ini mulai be","1. Perjanjian kerja Bersama ini mulai berlaku terhitung sejak dari tanggal\n01 Juli 2018 sampai dengan 30 Juni 2020. Sesudah itu, Perjanjian kerja Bersama\nini akan dianggap diperpanjang masa berlakunya selama 1 (satu) tahun, kecuali\njika salah satu pihak memberikan pernyataan \u002F pemberitahuan secara tertulis\nkeinginan untuk membuka perundingan baru mengenai Perjanjian kerja bersama\nini",{"bindId":51,"name":48,"text":49},"cbadate_end_date",{"bindId":53,"name":54,"text":55},"cbaactorratified","Mengetahui Dewan Pimpinan Cabang SERIKAT","Mengetahui\n\nDewan Pimpinan Cabang SERIKAT PEKERJA NASIONAL\n\nAris Purwanto S.Kom\n\n\n\n\n\nKepala Dinas Ketenagakerjaan\n\nKota Tangerang\n\n\n\nDR. Ir H. Moh. Rakhmansyah, M.Si\n\nNIP 716209101986031013",{"bindId":57,"name":58,"text":59},"cbaratificationdate","3. Perjanjian kerja bersama ini telah di","3. Perjanjian kerja bersama ini telah disetujui dan ditandatangani bersama\npada hari Selasa, 28 Agustus 2018 oleh wakil-wakil dari PT. KUMKANG INDONESIA\ndan wakil-wakil dari Pimpinan Sarikat Pekerja Serikat Pekerja Nasional PT.\nKUMKANG INDONESIA, sesuai dengan keputusan Menteri Tenaga Kerja Direktorat\nJendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan",{"bindId":61,"name":62,"text":63},"cbasignsinglesignatory","MANAGEMENT PT. KUMKANG INDONESIA Kim Sun","MANAGEMENT\n\nPT. KUMKANG INDONESIA\n\n\n\nKim Sung Keun\n\nDirektur\n\nUtami\n\nPersonalia",{"bindId":65,"name":66,"text":67},"trainingprogrammes","Dalam rangka meningkatkan keterampilan d","Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kemampuan Pekerja guna\nmeningkatkan produktifitas Pekerja, Perusahaan memberikan pendidikan dan\nlatihan kerja kepada Pekerja yang berprestasi, atas\u002Fdengan biaya Perusahaan\nsesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Perusahaan serta keamanan di lingkungan\nPerusahaan dan diadakannya study banding ke perusahaan persepatuan yang sama\n(ke Korea).",{"bindId":69,"name":66,"text":67},"trainingfund",{"bindId":71,"name":72,"text":73},"pensionfund","Jaminan Pensiun (JP) 2% 1%","Jaminan Pensiun (JP)\n      2%\n      1%",{"bindId":75,"name":76,"text":77},"SOCSEC_trigger","1. Seluruh Pekerja Harian dan Bulanan se","1. Seluruh Pekerja Harian dan Bulanan secara bertahap akan diikut sertakan\ndalam program BPJS Ketenaga Kerjanan dan BPJS Kesehatan yang terdiri dari:\n\na. Jaminan Kecelakaan kerja (JKK)\n\nb. Jamianan Hari Tua (JHT)\n\nc. Jaminan Kematian (JK).\n\nd. Jaminan Pensiun (JP)\n\ne. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)",{"bindId":79,"name":80,"text":81},"disabilityfund","Jaminan Kecelakaan kerja (JKK) 0,29 % -1","Jaminan Kecelakaan kerja (JKK)\n      0,29 % -1,74 %\n      -",{"bindId":83,"name":84,"text":85},"contracttrial","1.Pekerja Baru diterima dengan masa perc","1.Pekerja Baru diterima dengan masa percobaan selama 3 (tiga) bulan dan\ntidak dapat diperpanjang.",{"bindId":87,"name":88,"text":89},"contractseverancepay","4. Pengusaha berkewajiban memberikan uan","4. Pengusaha berkewajiban memberikan uang pesangon dan uang penghargaan masa\nkerja serta uang penggantian hak sesuai dengan UU no. 13 tahun 2003 sebagai\nberikut\n\na. Uang Pesangon :\n\na.1 Masa kerja kurang dari 1 tahun : 1 bulan upah\n\na.2 Masa kerja 1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun: 2 bulan\nupah\n\na 3 Masa kerja 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun: 3 bulan\nupah\n\na.4 Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun: 4 bulan\nupah\n\na 5 Masa kerja 4 tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 tahun: 5 bulan\nupah\n\na.6 Masa kerja 5 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun: 6 bulan\nupah\n\na.7 Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun : 7 bulan\nupah\n\na.8 Masa kerja 7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun: 8 bulan\nupah\n\na.9 Masa kerja 8 tahun atau lebih : 9 bulan upah",{"bindId":91,"name":92,"text":93},"contractseverancepay1","a. Uang Pesangon : a.1 Masa kerja kurang","a. Uang Pesangon :\n\na.1 Masa kerja kurang dari 1 tahun : 1 bulan upah\n\na.2 Masa kerja 1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun: 2 bulan\nupah\n\na 3 Masa kerja 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun: 3 bulan\nupah\n\na.4 Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun: 4 bulan\nupah\n\na 5 Masa kerja 4 tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 tahun: 5 bulan\nupah\n\na.6 Masa kerja 5 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun: 6 bulan\nupah\n\na.7 Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun : 7 bulan\nupah\n\na.8 Masa kerja 7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun: 8 bulan\nupah\n\na.9 Masa kerja 8 tahun atau lebih : 9 bulan upah",{"bindId":95,"name":88,"text":96},"severance_dismissal_type","4. Pengusaha berkewajiban memberikan uang pesangon dan uang penghargaan masa\nkerja serta uang penggantian hak sesuai dengan UU no. 13 tahun 2003 sebagai\nberikut",{"bindId":98,"name":99,"text":100},"sicknesspay","1.Perusahaan membayar upah kepada Pekerj","1.Perusahaan membayar upah kepada Pekerja yang tidak dapat melaksanakan\npekerjaannya karena dalam keadaan sakit yang cukup lama dan berkepanjangan\nberdasarkan surat keterangan dokter. Besarnya upah selama sakit ditentukan\nsebagai berikut:\n\na Sakit selama 4 (empat) bulan pertama : 100% dari Upah\n\nb. Sakit selama 4 (empat) bulan kedua : 75 % dari Upah\n\nc. Sakit selama 4 (empat) bulan ketiga : 50% dari Upah\n\nd. Untuk bulan selanjutnya dibayar : 25% dari Upah",{"bindId":102,"name":103,"text":104},"maxsicknesspay","a Sakit selama 4 (empat) bulan pertama :","a Sakit selama 4 (empat) bulan pertama : 100% dari Upah\n\nb. Sakit selama 4 (empat) bulan kedua : 75 % dari Upah\n\nc. Sakit selama 4 (empat) bulan ketiga : 50% dari Upah\n\nd. Untuk bulan selanjutnya dibayar : 25% dari Upah",{"bindId":106,"name":107,"text":108},"sicknessmaxdays","3.Putusnya hubungan kerja antara Perusah","3.Putusnya hubungan kerja antara Perusahaan dengan Pekerja dapat diakibatkan\noleh hal-hal sebagai berikut :\n\na. Pekerja mengundurkan diri.\n\nb. Berakhirnya masa kerja untuk waktu tertentu.\n\nc. Tidak lulus masa percobaan.\n\nd Ketidak mampuan bekerja karena alasan Kesehatan\n\ne. Sakit berkepanjangan malampaui 12 bulan tanpa terputus-putus.\n\nf. Usia pensiun.\n\ng. Pekerja meninggal dunia.\n\nh Pekerja melakukan tindakan pelanggaran seperti yang dimaksud dalam pasal\n24.",{"bindId":110,"name":111,"text":112},"longtermillness","2. Ketentuan pembayaran upah dengan bert","2. Ketentuan pembayaran upah dengan bertahap berlaku bagi Pekerja yang sakit\nterus menerus, termasuk di dalamnya adalah penyakit menahun berkepanjangan yang\nsetelah sakit terus menerus \u002F terputus-putus dapat bekerja kembali",{"bindId":114,"name":115,"text":116},"healthcareaccess","Guna menunjang kesehatan Pekerja, Perusa","Guna menunjang kesehatan Pekerja, Perusahaan menyediakan fasilitas\npoliklinik di Perusahaan selama jam kerja maupun pada jam-jam lembur yang\nmeliputi pelayanan:\n\na. Konsultasi\n\nb. Imunisasi\n\nc. Keluarga Berencana\n\nd. Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan\n\ne. Perawatan sementara.\n\nUntuk meningkatkan pelayanan, Perusahaan mengimbangi dengan peningkatan\nkualitas tenaga medis serta sarana transportasi\u002Fambulance, sesuai dengan\ntuntutan persyaratan Poliklinik.",{"bindId":118,"name":119,"text":120},"healthcareaccessrelatives","1. Perusahaan memberikan bantuan perawat","1. Perusahaan memberikan bantuan perawatan kesehatan dengan menunjuk\nPoliklinik dan Rumah Sakit sebagai tempat bagi Pekerja untuk menjalani\npemeriksaan, pengobatan dan perawatan kesehatan dengan batas plafon:\n\na. Rawat jalan untuk Karyawan + Keluarga:\n\n-Daily Worker's : Rp.450.000,00\u002Ftahun,\n\n-Bulanan & Staff : Rp. 1 Bulan Gaji Tetap \u002FTahun\n\n-Security Anggota : Rp. 450.000,00\u002Ftahun\n\n-Security Danru : Rp. 550.000,00 \u002Ftahun",{"bindId":122,"name":123,"text":124},"healthinsurance","2. Iuran jaminan tersebut di atas ditent","2. Iuran jaminan tersebut di atas ditentukan sebagai berikut :\n\n\n  \n  \n  \n  \n  \n    \n      JENIS ASURANSI\n      PENGUSAHA\n      PEKERJA\n    \n    \n      Jaminan Kecelakaan kerja (JKK)\n      0,29 % -1,74 %\n      -\n    \n    \n      Jaminan Hari Tua (JHT)\n      3.7 %\n      2%\n    \n    \n      Jaminan Kematian (JKM) \n      0,30 %\n      -\n    \n    \n      Jaminan Pensiun (JP)\n      2%\n      1%\n    \n    \n      Jaminan Kesehatan (JKN)\n      4% \n      1%",{"bindId":126,"name":127,"text":128},"healthandsafetypolicy","1. Perusahaan menyediakan tempat dan sar","1. Perusahaan menyediakan tempat dan sarana kerja, peralatan dan\nperlindungan kerja sesuai dengan bidang kerja masing-masing Pekerja\n\n2. Setiap pekerja wajib menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan dan\nkeselamatan di tempat kerja dan lingkungannya.\n\n3. Setiap Pekerja diwajibkan mengikuti semua peraturan keselamatan dan\nkesehatan kerja dan menggunakan alat-alat kerja dengan benar, serta wajib\nmemelihara, merawat dan mempertanggung jawabkan peralatan perlindungan kerja\ntersebut\n\n4. Pekerja yang lalai atau dengan sengaja tidak menggunakan peralatan\nperlindungan keselamatan dan kesehatan kerja, bertanggung jawab sepenuhnya\napabila timbul kecelakaan kerja yang menimpa dirinya",{"bindId":130,"name":131,"text":132},"protectiveclothing","Perusahaan wajib untuk menyediakan alat-","Perusahaan wajib untuk menyediakan alat-alat perlengkapan kerja untuk\nmenjamin keselamatan para Pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya. Dan Pekerja\nwajib memelihara dengan baik alat-alat perlengkapan kerja tersebut serta\nmemakai alat perlindungan yang telah disediakan oleh Perusahaan.",{"bindId":134,"name":135,"text":136},"funeralpay","1. Perusahaan memberikan tunjangan kemat","1. Perusahaan memberikan tunjangan kematian terhadap Pekerja yang meninggal\ndunia dengan menyerahkan bukti-bukti surat seperti yang dimaksud pasal 28 ayat\n3.d.\n\n2. Pekerja Harian, Bulanan dan staff diatur dalam peraturan \u002F ketentuan\nsebagi berikut:\n\nManagerRp.1.250.000,00\n\nSenior Supervisor Rp.1.250.000,00\n\nSupervisor Rp.1.250.000,00\n\nSenior Staff\u002FStaff Rp. 1.050.000,00\n\nChief\u002FSub. Chief Rp. 1.050.000,00\n\nSenior Clerk\u002FClerk Rp. 850.000,00\n\nDW\u002FKa.LineRp. 850.000,00\n\nSecurity\u002FDriver Rp. 850.000,00",{"bindId":138,"name":139,"text":140},"paidmaternityleave","1.Pekerja wanita yang akan melahirkan be","1.Pekerja wanita yang akan melahirkan berhak atas cuti hamil selama 1 ½\nbulan sebelum dan 1 ½ bulan setelah melahirkan",{"bindId":142,"name":143,"text":144},"jobsecuritymothers","8.Pengusaha dilarang mengadakan Pemutusa","8.Pengusaha dilarang mengadakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi Pekerja\nwanita karena menikah, hamil atau melahirkan",{"bindId":146,"name":147,"text":148},"maternityotherclause","2.Pekerja wanita yang dinyatakan kegugur","2.Pekerja wanita yang dinyatakan keguguran dan atau yang langsung melahirkan\ndan atau yang langsung mengambil hak atas cuti mendapat upah selama 1 ½\nbulan.",{"bindId":150,"name":151,"text":152},"paidpaternityleave","e. Istri melahirkan atau keguguran kandu","e. Istri melahirkan atau keguguran kandungan dibayar untuk selama 2 (dua)\nhari",{"bindId":154,"name":155,"text":156},"deathrelatives","f. Suami\u002FIstri,orang tua\u002Fmertua atau ana","f. Suami\u002FIstri,orang tua\u002Fmertua atau anak menantu meninggal dunia, dibayar\nuntuk selama 2 (dua) hari\n\ng. Anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia, dibayar untuk selama 1\n(satu) hari.",{"bindId":158,"name":159,"text":160},"discrimination","5.Pengusaha menjamin tidak melakukan tek","5.Pengusaha menjamin tidak melakukan tekanan-tekanan baik langsung maupun\ntidak langsung, tindakan tindakan diskriminasi dan tindakan pembalasan terhadap\nPekerja-Pekerja yang telah dipilih ditunjuk selaku fungsionaris serikat Pekerja\natau anggota delegasi bersama karena kegiatannya yang berhubungan dengan\nfungsinya.",{"bindId":162,"name":163,"text":164},"violence","•Menganiaya, menghina secara kasar, meng","•Menganiaya, menghina secara kasar, mengancam Pengusaha, keluarga\nPengusaha dan teman sekerja.",{"bindId":166,"name":167,"text":168},"hourspday_select","1. Waktu kerja di Perusahaan adalah (tuj","1. Waktu kerja di Perusahaan adalah (tujuh) jam sehari dan atau 8 (delapan)\njam sehari, 40 (empat puluh) jam seminggu :\n\na. Senin-Kamis : 7:30 WIB - 15:30 WIB\n\n(7 jam kerja ditambah 1 jam istirahat)\n\nb. Jumat: 7:30 WIB - 16:00 WIB\n\n(7 jam kerja ditambah 1 ½ jam istirahat)\n\nc. Sabtu: 7:30 WIB - 12:30 WIB\n\n(5 jam kerja ditambah ½ jam istirahat bagi Pekerja yang melaksanakan kerja\nlembur)\n\nd. Senin-Kamis: 7:30 WIB - 16:30 WIB\n\n(8 jam kerja ditambah 1 jam istirahat)\n\ne. Jumat: 7:30 WIB - 17:00 WIB\n\n(8 jam kerja ditambah 1 ½ jam istirahat)",{"bindId":170,"name":167,"text":171},"hourspday","1. Waktu kerja di Perusahaan adalah (tujuh) jam sehari dan atau 8 (delapan)\njam sehari, 40 (empat puluh) jam seminggu :",{"bindId":173,"name":167,"text":171},"hourspweek_select",{"bindId":175,"name":167,"text":171},"hourspweek",{"bindId":177,"name":178,"text":179},"dayspweek_select","1. Berdasarkan ketentuan perundang-undan","1. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, maka hari kerja di\nPerusahaan adalah 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu dan atau 5 (lima)\nhari kerja dalam 1 (satu) minggu.",{"bindId":181,"name":182,"text":183},"holidaysdays","1.Setiap Pekerja yang telah bekerja sela","1.Setiap Pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan terus menerus tanpa\nterputus mempunyai hak atas cuti tahunan selama 12 hari kerja dengan tetap\nmendapatkan upah penuh yang pelaksanaannya terbagi atas dua bagian yaitu :",{"bindId":185,"name":186,"text":187},"bankholidays1","2. Selain istirahat mingguan yang termas","2. Selain istirahat mingguan yang termasuk hari-hari libur bagi Pekerja\nadalah :\n\na. Hari libur resmi yang ditetapkan ditentukan Pemerintah.\n\nb. Hari libur resmi yang ditetapkan\u002Fditentukan Perusahaan.\n\n3. Selama hari libur sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 dan 2 Pekerja berhak\natas upah.",{"bindId":189,"name":190,"text":191},"holidaysfixed","a Cuti massal, adalah cuti yang pelaksan","a Cuti massal, adalah cuti yang pelaksanaannya 6 (enam) hari sebagai\nperayaan Hari Raya.",{"bindId":193,"name":190,"text":191},"holidaysfixeddays",{"bindId":195,"name":196,"text":197},"SCHEDULE_trigger","1. Setelah bekerja selama 6 hari berturu","1. Setelah bekerja selama 6 hari berturut-turut Pekerja berhak mendapatkan\nistirahat mingguan selama l (satu) hari dan atau 5 hari berturut-turut berhak\nmendapatkan istirahat mingguan selama 2 hari.",{"bindId":199,"name":196,"text":197},"schedulesrestpw",{"bindId":201,"name":202,"text":203},"TRADEUNLEAV_trigger","1.Dengan bukti-bukti dan keterangan yang","1.Dengan bukti-bukti dan keterangan yang sah maka Pengusaha memberikan\ndispensasi kepada Pengurus Serikat Pekerja \u002F Pimpinan Serikat Pekerja untuk\nmemenuhi panggilan \u002F undangan dari Instansi Pemerintah, DPC, DPD,DPP SPN dalam\nmengikuti rapat-rapat, kongres, kursus dan lain-lain dengan upah penuh.",{"bindId":205,"name":206,"text":207},"STRUCINCR_trigger","2.Peninjauan gaji \u002F upah dilaksanakan se","2.Peninjauan gaji \u002F upah dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam\nsetahun yaitu kenaikan massal dan prestasi.",{"bindId":209,"name":206,"text":207},"wageincreasefirmperformance",{"bindId":211,"name":212,"text":213},"ONCERISE_trigger","1. Tunjangan Hari Raya diberikan kepada ","1. Tunjangan Hari Raya diberikan kepada Pekerja agar yang bersangkutan dapat\nmelaksanakan hari raya sesuai dengan PERMENAKER No. 04 Tahun 1994.",{"bindId":215,"name":216,"text":217},"incidentalbonustype2","3. Besarnya THR secara keseluruhan diten","3. Besarnya THR secara keseluruhan ditentukan sebagai berikut :\n\na. Masa kerja kurang dari 12 bulan: Masa kerja\u002F12 x Gaji Tetap\n(proporsional)\n\nb. Masa kerja l-\u003C3 tahun: 120% dari Gaji Tetap\n\nc. Masa kerja 3 - \u003C5 tahun : 160 % dari Gaji Tetap\n\nd. Masa kerja 5 - \u003C8 tahun : 185 % dari Gaji Tetap\n\ne. Masa kerja 8 - \u003C 10 tahun : 190 % dari Gaji Tetap\n\nf. Masa kerja > 10 tahun : 200 % dar Gaji Tetap",{"bindId":219,"name":220,"text":221},"incidentalbonusperc1","b. Masa kerja l-\u003C3 tahun: 120% dari Gaji","b. Masa kerja l-\u003C3 tahun: 120% dari Gaji Tetap",{"bindId":223,"name":224,"text":225},"incidentalbonusdate","4. THR diberikan selambat-lambatnya 10 h","4. THR diberikan selambat-lambatnya 10 hari sebelum tanggal Hari Raya.",{"bindId":227,"name":228,"text":229},"OVERTIME_trigger","1. Pengusaha memberikan upah kerja lembu","1. Pengusaha memberikan upah kerja lembur kepada Pekerja dengan ketentuan\nsebagai berikut :\n\na)Upah sejam : 1\u002F173 x upah sebulan\n\nb)Upah lembur jam pertama: 1\u002F173 x upah sebulan x 1,5\n\nc)Upah lembur jam kedua: 1\u002F173 x upah sebulan x 2\n\nd)Upah lembur jam ketiga: 1\u002F173 x upah sebulan x 3\n\ne)Upah lembur jam keempat : 1\u002F173 x upah sebulan x4",{"bindId":231,"name":232,"text":233},"overtimeallowanceperc1_general","a. Apabila kerja lembur dilakukan pada h","a. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari biasa:\n\n•Untuk jam kerja lembur pertama harus dibayar upah sebesar 1 1 (satu\nsetengah) kali upah sejam.\n\n•Untuk jam kerja lembur berikutnya harus dibayar upah sebesar 2 (dua) kali\nupah sejam.",{"bindId":235,"name":236,"text":237},"overtimeallowancetype","2. Cara penghitungan upah kerja lembur a","2. Cara penghitungan upah kerja lembur adalah sebagai berikut :\n\na. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari biasa:\n\n•Untuk jam kerja lembur pertama harus dibayar upah sebesar 1 1 (satu\nsetengah) kali upah sejam.\n\n•Untuk jam kerja lembur berikutnya harus dibayar upah sebesar 2 (dua) kali\nupah sejam.",{"bindId":239,"name":240,"text":241},"SUNDAY_trigger","b. Apabila kerja lembur dilakukan pada h","b. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan dan atau hari\nraya resmi\n\n•Untuk setiap jam dalam batas 7 (tujuh) jam atau 5 (lima) jam apabila hari\nraya tersebut jatuh pada hari terpendek pada salah satu hari dalam 6 (enam)\nhari kerja dan atau 5 (lima) hari kerja dalam seminggu harus dibayar upah\nsedikit-dikitnya 2 (dua) kali upah sejam.\n\n•Untuk jam kerja pertama selebihnya 7 (tujuh) jam atau 5 (lima) jam\napabila hari raya tersebut jatuh pada hari terpendek pada salah satu hari dalam\n6 (enam) hari kerja seminggu dan atau 5 (lima) hari kerja seminggu, harus\ndibayar upah 3 (tiga) kali upah sejam.\n\n•Untuk jam kerja kedua dan seterusnya setelah 7 (tujuh) jam atau 5 (lima)\njam apabila hari raya tersebut jatuh pada hari terpendek pada salah satu hari\ndalam 6 (enam) hari kerja seminggu dan atau 5 (lima) hari kerja seminggu, harus\ndibayar upah 4 (empat) kali upah sejam.",{"bindId":243,"name":244,"text":245},"COMMUTE_trigger","1.Tunjangan Transportasi adalah tunjanga","1.Tunjangan Transportasi adalah tunjangan tidak tetap yang diberikan kepada\nPekerja yang hadir dan melakukan pekerjaannya sampai batas waktu seperti yang\ndimaksud pasal 16 yaitu :\n\na. Pekerja yang melakukan kerja lembur dari jam 22.00 tetapi kurang dari jam\n24.00 mendapat uang transport Rp.10.000,00,\n\nb. Kerja lembur lebih dari jam 24.00 dan seterusnya mendapat uang transport\nRp. 15.000,00,",{"bindId":247,"name":248,"text":249},"commutingallowancetype","a. Staff dan Driver mendapat transport R","a. Staff dan Driver mendapat transport Rp.8.000,00,-\u002Fhari\n\nb. Komandan Ragu (Danru) mendapat uang transport Rp.8.000,00,-\u002Fhari\n\nc.. Supervisor Produksi mendapat uang transport Rp.250.000,00,-\u002Fbulan.",{"bindId":251,"name":248,"text":249},"commutingallowanceamount1",{"bindId":253,"name":254,"text":255},"coverunion_trigger","2.Perjanjian Kerja Bersama ini mengikat ","2.Perjanjian Kerja Bersama ini mengikat Pengusaha dan seluruh Pekerja PT.\nKumkang Indonesia kecuali Pekerja yang atas kemauannya sendiri tidak menjadi\nanggota SPN.",{"bindId":257,"name":254,"text":255},"coverunionsign",{"bindId":259,"name":260,"text":261},"coveremplnum_trigger","Jumlah Tenaga Kerja : 360 Orang - Laki-L","Jumlah Tenaga Kerja : 360 Orang\n\n- Laki-Laki : 174 Orang\n\n- Perempuan : 186 Orang",{"bindId":263,"name":264,"text":264},"coveremplnum3","- Perempuan : 186 Orang",{"bindId":266,"name":84,"text":85},"contracttrialperiod",{"bindId":268,"name":92,"text":93},"severance_number",{"bindId":270,"name":92,"text":93},"severance_number_1_tenure",{"bindId":272,"name":99,"text":100},"maxsicknesspayperc",{"bindId":274,"name":99,"text":100},"maxsicknesspaytype",{"bindId":276,"name":107,"text":277},"sicknessmaxdaysnr","3.Putusnya hubungan kerja antara Perusahaan dengan Pekerja dapat diakibatkan\noleh hal-hal sebagai berikut :\n\na. Pekerja mengundurkan diri.\n\nb. Berakhirnya masa kerja untuk waktu tertentu.\n\nc. Tidak lulus masa percobaan.\n\nd Ketidak mampuan bekerja karena alasan Kesehatan\n\ne. Sakit berkepanjangan malampaui 12 bulan tanpa terputus-putus.",{"bindId":279,"name":76,"text":280},"disabilitypay","1. Seluruh Pekerja Harian dan Bulanan secara bertahap akan diikut sertakan\ndalam program BPJS Ketenaga Kerjanan dan BPJS Kesehatan yang terdiri dari:\n\na. Jaminan Kecelakaan kerja (JKK)",{"bindId":282,"name":139,"text":140},"paidmaternityleaveduration",{"bindId":284,"name":139,"text":140},"paidmaternityleaveall",{"bindId":286,"name":151,"text":152},"paidpaternityleaveduration",{"bindId":288,"name":289,"text":290},"paidpaternityleavepayperc","1. Pengusaha memberikan ijin khusus kepa","1. Pengusaha memberikan ijin khusus kepada Pekerja dengan tetap mendapatkan\nupah penuh dengan ketentuan sebagai berikut:\n\na. Pekerja \u002F buruh menikah, dibayar untuk selama 3 (tiga) hari.\n\nb. Menikahkan anaknya, dibayar untuk selama 2 (dua) hari.\n\nc. Menghitankan anaknya dibayar untuk selama 2 (dua) hari.\n\nd. Membaptiskan anaknya, dibayarkan untuk selama 2 (dua) hari.\n\ne. Istri melahirkan atau keguguran kandungan dibayar untuk selama 2 (dua)\nhari",{"bindId":292,"name":289,"text":290},"paidpaternityleavepay",{"bindId":294,"name":155,"text":156},"deathrelativesleave",{"bindId":296,"name":178,"text":179},"dayspweek",{"bindId":298,"name":182,"text":183},"PAIDLEAV_trigger",{"bindId":300,"name":182,"text":183},"holidaysweeks",{"bindId":302,"name":303,"text":304},"LOWWAGE_trigger","1.Gaji \u002F upah Pekerja yang masih dalam m","1.Gaji \u002F upah Pekerja yang masih dalam masa percobaan ditetapkan minimal\nsesuai denga UMK yang berlaku.",{"bindId":306,"name":303,"text":304},"LOWWAGE_government",{"bindId":308,"name":303,"text":304},"LOWWAGE_provision",{"bindId":310,"name":303,"text":304},"lowwageperiod",{"bindId":312,"name":303,"text":304},"lowwageamount",{"bindId":314,"name":206,"text":207},"wageincreasetype",{"bindId":316,"name":206,"text":207},"wageincreasetype2",{"bindId":318,"name":212,"text":213},"incidentalbonustype",{"bindId":320,"name":228,"text":229},"overtimeallowancetype_general",{"bindId":322,"name":236,"text":237},"overtimeallowanceperc1",{"bindId":324,"name":240,"text":241},"sundayallowancetype",{"bindId":326,"name":240,"text":241},"sundayallowanceperc1",{"bindId":328,"name":329,"text":330},"menstruationleave","7.Pekerja wanita tidak diwajibkan bekerj","7.Pekerja wanita tidak diwajibkan bekerja pada hari pertama dan kedua waktu\nhaid, asal ada surat keterangan yang menyatakan kebenaran atas haid tersebut\ndari dokter\u002Fbidan atau dari Poliklinik Perusahaan yang menerangkan bahwa\nPekerja yang bersangkutan mengalami haid.","\u003Chtml>\n\n    \u003Cdiv class=\"cobra-report\">\n\n        \u003Ch2>IDN PT. Kum Kang Indonesia - Tangerang - 2018\u003C\u002Fh2>\n\n        \u003Cdiv class=\"section general\">\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-start_date\">Tanggal dimulainya perjanjian: &rarr;&nbsp;2018-07-01\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-end_date\">Tanggal berakhirnya perjanjian: &rarr;&nbsp;2020-06-30\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \u003C!-- TODO: previous CBA logic -->\n            \u003C!-- TODO: status logic -->\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaratified\">Diratifikasi oleh: &rarr;&nbsp;Other\u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaactorratified\">\n                    Diratifikasi pada: &rarr;&nbsp;2018-08-28\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \n\n            \u003C!-- TODO: transnational_label, includingcountries_label, national_framework_label -->\n\n            \u003Cdiv id=\"display-SECTOR1\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Industri\u002Fpabrik pengolahan\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-NACE2004\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Pabrik Manufaktur Sepatu, Produk Kulit dan Karet\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-FIRMPRI\">\n                Sektor publik\u002Fswasta: &rarr;&nbsp;In the private sector\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv>Disimpulkan oleh:\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1\">\n\n                \n                    \n                    \u003Cdiv>\n                        Nama perusahaan: &rarr;&nbsp;\n                        Kum Kang Indonesia - Tangerang\n                    \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1\">\n                Nama serikat pekerja: &rarr;&nbsp;\n\n                \n                    \n                    \u003Cspan>\n                        \n                    \u003C\u002Fspan>\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-casignemployees\">\n                Nama penandatangan dari pihak pekerja &rarr;&nbsp;Mohammad Suhud, Indah Sulistyorini\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section social-security-pensions\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SOCSEC_trigger\">JAMINAN SOSIAL DAN PENSIUN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-pensionfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pensiun bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilityfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan cacat bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-unemploymentfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan pengangguran bagi pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section training\">\n            \u003Ch3 id=\"display-TRAINING_trigger\">PELATIHAN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingprogrammes\">Program pelatihan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprenticeships\">Magang: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pelatihan bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section sickness-disability\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KONDISI SAKIT DAN DISABILITAS\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-maxsicknesspayperc\">\n                Maximum cuti sakit berbayar (untuk 6 bulan): &rarr;&nbsp;92&nbsp;%\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-sicknessmaxdaysnr\">\n                Maximum hari untuk cuti sakit berbayar: &rarr;&nbsp;365 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-longtermillness\">Ketentuan mengenai kembali bekerja setelah menderita penyakit jangka panjang, seperti penyakit kanker: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-menstruationleave\">Cuti haid berbayar: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilitypay\">Pembayaran gaji apabila tidak mampu bekerja dikarenakan kecelakaan kerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n\n        \u003Cdiv class=\"section health-medical-assistence\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA BANTUAN MEDIS\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccess\">Bantuan medis disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccessrelatives\">Bantuan medis bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurance\">Kontribusi pengusaha untuk asuransi kesehatan disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurancerelatives\">Asuransi kesehatan bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetypolicy\">Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetytraining\">Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-protectiveclothing\">Pakaian\u002Falat pelindung diri disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-hivpolicy\">Pemeriksaan kesehatan secara berkala disediakan oleh pengusaha: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-monitoring\">Pengawasan permintaan musculoskeletal di tempat kerja, resiko professional dan\u002Fatau hubungan antara pekerjaan dan kesehatan: &rarr;&nbsp;The relationship between work and health, Employee involvement in the monitoring\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-funeralpay\">Bantuan duka\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section work-family-arrangements\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKFAM_trigger\">PENGATURAN ANTARA KERJA DAN KELUARGA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleaveduration\">\n                Cuti hamil berbayar: &rarr;&nbsp;13 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-jobsecuritymothers\">Jaminan tetap dapat bekerja setelah cuti hamil: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-maternitydiscrimination\">Larangan diskriminasi terkait kehamilan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-breastfeeding_dangerouswork\">Larangan mewajibkan pekerja yang sedang hamil atau menyusui untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-riskassessment\">Penilaian resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja yang sedang hamil atau menyusui di tempat kerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-alternatives\">Ketersediaan alternatif bagi pekerja hamil atau menyusui untuk tidak melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-timeoff\">Cuti untuk melakukan pemeriksaan pranatal: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningnonstandard\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempekerjakan pekerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningpromotion\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempromosikan: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv> \n            \u003Cdiv id=\"display-nursingmothers\">Fasilitas untuk pekerja yang menyusui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcareprovision\">Pengusaha menyediakan fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcaresubsidy\">Pengusaha mensubsidi fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \u003Cdiv id=\"display-educationtuition\">Tunjangan\u002Fbantuan pendidikan bagi anak pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidpaternityleaveduration\">\n                Cuti ayah berbayar: &rarr;&nbsp;2 hari\n         \u003C\u002Fdiv>\n                        \u003Cdiv id=\"display-deathrelativesleave\">\n                Durasi cuti yang diberikan ketika ada anggota keluarga yang meninggal: &rarr;&nbsp;2 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n        \u003Cdiv class=\"section gender-equality-issues\">\n            \u003Ch3 id=\"display-GENEQ_trigger\">ISU KESETARAAN GENDER\u003C\u002Fh3>\n         \u003Cdiv id=\"display-eqpay\">Upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n         \n         \u003Cdiv id=\"display-discrimination\">Klausal mengenai diskriminasi di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-eqpromotion\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat promosi: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv> \n        \u003Cdiv id=\"display-eqtraining\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat pelatihan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>     \n        \u003Cdiv id=\"display-eqofficer\">Kesetaraan gender dalam kepengurusan serikat pekerja di tempat kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-sexualhar\">Klausal mengenai pelecehan seksual di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violence\">Klausal mengenai kekerasan di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violenceleave\">Cuti khusus bagi pekerja yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-support_disabilities\">Dukungan bagi pekerja perempuan dengan disabilitas: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-equalitymonitoring\">Pengawasan kesetaraan gender: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n             \n         \u003C\u002Fdiv>\n         \n\n        \u003Cdiv class=\"section employment-contracts\">\n            \u003Ch3 id=\"display-EMPCONTR_trigger\">PERJANJIAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-contracttrialperiod\">\n                Durasi masa percobaan: &rarr;&nbsp;91 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\u003Cdiv id=\"display-severance_number\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;180&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-severance_number_1_tenure\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;60&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-part_time_excluded\">Pekerja paruh waktu tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-tempagency\">Ketentuan mengenai pekerja sementara: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprentices_excluded\">Pekerja magang tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-minijobs_excluded\">Pekerja mahasiswa tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section working-hours\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKHOURS_trigger\">JAM KERJA, JADWAL DAN LIBUR\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspday\">\n                Jam kerja per hari: &rarr;&nbsp;7.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspweek\">\n                Jam kerja per minggu: &rarr;&nbsp;40.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-dayspweek\">\n                Hari kerja per minggu: &rarr;&nbsp;6.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysdays\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;12.0 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysweeks\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;2.0 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysfixeddays\">\n                Hari tetap untuk cuti tahunan: &rarr;&nbsp;6.0 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-schedulesrestpw\"> Periode istrirahat setidaknya satu hari dalam seminggu disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-sundays_year\">\n                Jumlah maksimum hari minggu\u002Fhari libur nasional dalam setahun dimana pekerja harus\u002Fdapat bekerja: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n             \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-tradeunleavdays\">\n                Cuti berbayar untuk aktivitas serikat pekerja: &rarr;&nbsp; hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-FLEXWORK_trigger\"> Ketentuan mengenai pengaturan jadwal kerja yang fleksibel: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section wages\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WAGES_trigger\">PENGUPAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-PAYSCALES_trigger\">\n                Upah ditentukan oleh skala upah: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-LOWWAGE_government\"> \n            Ketentuan bahwa upah minimum yang ditentukan oleh pemerintah harus dihormati: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-lowwageperiod\">\n                Upah terendah disetujui per: &rarr;&nbsp;Months\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-lowwageamount\">\n                Upah terendah: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-COSTLIV_trigger\">Penyesuaian untuk kenaikan biaya kebutuhan hidup: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-STRUCINCR_trigger\">Kenaikan upah\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-ONCERISE_trigger\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali:\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-incidentalbonusperc1\">\n                    Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali: &rarr;&nbsp;120&nbsp;%\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-extrapayfirmperformance\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali dikarenakan performa perusahaan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \n\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-OVERTIME_trigger\">Upah lembur hari kerja\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-overtimeallowanceperc1\">\n                    Upah lembur hari kerja: &rarr;&nbsp;200 % dari gaji pokok\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SUNDAY_trigger\">Upah lembur hari Minggu\u002Flibur\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-sundayallowanceperc1\">\n                    Upah lembur hari Minggu\u002Flibur: &rarr;&nbsp;100&nbsp;%\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-COMMUTE_trigger\">Tunjangan transportasi\u003C\u002Fh4>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-commutingallowanceamount1\">\n                    Tunjangan transportasi: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;250000.0 per bulan\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Ch4>Kupon makan\u003C\u002Fh4>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-MEALALL_trigger\">Tunjangan makan disediakan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-legalassistance_trigger\">\n                Bantuan hukum gratis: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n    \u003C\u002Fdiv>\n\n\u003C\u002Fhtml>\n",[],[],"collective_agreement",[336],{"title":39,"slug":34},[338],{"type":339,"data":340},"call_to_action_body_block",{"title":341,"description":342,"variant":343,"link":344},"Bandingkan Perjanjian Kerja Bersama","Bandingkan pasal-pasal dan topik dalam Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dengan Perjanjian Kerja Bersama di semua sektor kerja di Indonesia maupun negara-negara lainnya.","dark",{"title":341,"url":345,"description":341,"rel":346,"type":347},"\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fbandingkan-perjanjian-kerja-bersama","follow","internal",[349],{"type":339,"data":350},{"title":341,"description":342,"variant":343,"link":351},{"title":341,"url":345,"description":341,"rel":346,"type":347},[]]