[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"page:id-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-texfibre-indonesia-dengan-puk-sptsk-fspsi-pt-texfibre-indonesia-2020-2022":3},{"id":4,"slug":5,"title":6,"short_title":7,"intro_text":8,"meta_description":9,"seo_title":9,"path":10,"content_type":11,"locale":12,"go_live_at":7,"first_published_at":13,"page_created_at":14,"published_at":13,"edit_url":15,"breadcrumbs":16,"seo":24,"data":32,"children":260,"content_type_view":261,"extra_breadcrumbs":262,"body":264,"body_blocks":275,"related_pages":279},3679,"perjanjian-kerja-bersama","Perjanjian Kerja Bersama",null,"\u003Cp>Beberapa pilihan Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dipublikasikan di sini. Anda dapat menemukan teks asli dari Perjanjian Kerja Bersama tersebut, membaca dan menelusuri per bab maupun pasal, menurut topik yang sedang Anda cari.\u003Cbr\u002F>\u003Cbr\u002F>Ketika Anda mengklik pada link Perjanjian Kerja Bersama, halaman akan terbuka: di kolom sebelah kiri pada halaman tersebut berisi teks asli, sedangkan di kolom sebelah kanan, Anda akan menemukan ringkasan dari ketentuan yang ada di Perjanjian Kerja Bersama tersebut.\u003Cbr\u002F>Serikat Buruh\u002FPekerja dan Asosiasi Pengusaha dari Indonesia memberikan kontribusi terhadap pengumpulan data Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fp>","","\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama","collective_agreements.collectiveagreementoverview","id_ID","2025-08-15T13:01:11.360625+00:00","2026-04-02T08:44:09.692847+00:00","\u002Fcms\u002Fpages\u002F3679\u002Fedit\u002F",[17,20,23],{"title":18,"slug":19},"Indonesia","id-id",{"title":21,"slug":22},"Bekerja di Indonesia","bekerja-di-indonesia",{"title":6,"slug":5},{"title":6,"description":9,"image":25,"canonical":26,"robots":27,"og_type":28,"twitter_card":29,"locale":19,"created_at":30,"last_modified_at":31},"https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fmedia\u002Fimages\u002FSocial_media_preview_image_-_2025.2e16d0ba.fill-1200x630.png","https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002F","index, follow","website","summary_large_image","2025-08-15T15:01:11.360625+02:00","2026-04-02T10:44:09.828831+02:00",{"cba":33,"clauses":45,"details":258,"translations":259},{"id":34,"uid":35,"url":36,"name":37,"locale":38,"override_title":9,"title":39,"browser_title":40,"browser_description":41,"text":42},"perjanjian-kerja-bersama-antara-pt-texfibre-indonesia-dengan-puk-sptsk-fspsi-pt-texfibre-indonesia-2020-2022","b92e5e08-d251-11eb-beca-f23c91080f70","https:\u002F\u002Fcobra.wageindicator.org\u002Fcountries\u002Findonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-texfibre-indonesia-dengan-puk-sptsk-fspsi-pt-texfibre-indonesia-2020-2022\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-texfibre-indonesia-dengan-puk-sptsk-fspsi-pt-texfibre-indonesia-2020-2022\u002F","Perjanjian Kerja Bersama Antara PT Texfibre Indonesia Dengan PUK SPTSK – FSPSI PT Texfibre Indonesia 2020\u002F2022","ba_ID","IDN PT. Texfibre Indonesia - Sinar Group - 2020","Indonesia - IDN PT. Texfibre Indonesia - Sinar Group - 2020","IDN PT. Texfibre Indonesia - Sinar Group - 2020 - Industri\u002Fpabrik pengolahan",{"name":43,"data":44},"PT TEXFIBRE INDONESIA 2020- 2022.html","\n\u003C!--?xml version=\"1.0\" encoding=\"UTF-8\"?-->\n\n\n  \u003Cmeta http-equiv=\"content-type\" content=\"text\u002Fhtml; charset=UTF-8\">\n  \u003Ctitle>New\u003C\u002Ftitle>\n  \u003Cmeta name=\"generator\" content=\"Amaya, see http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002FAmaya\u002F\">\n\u003Cscript type=\"text\u002Fjavascript\" src=\"https:\u002F\u002Fgc.kis.v2.scr.kaspersky-labs.com\u002FFD126C42-EBFA-4E12-B309-BB3FDD723AC1\u002Fmain.js?attr=fjjr3OTysU3puqK0frIQYkl0mGeYF3WRXZrSaG7SA2rf-mrUAKYZ8Ui95kKvcuWcXPgxyi9ZyKGP0j9xZdZ8dst9LqItg1SaOibLATibiGOY8sKlNrFHSLlTxXPhMHF9tWEfsB7HzDyBRtP8EiZioH-lf1vRu7Od7pXI-_G_PrhHPf7Z5-4FRIhxQCGFN3P9pdShy7wbYjDZQYiibK4txaonzuM5z7KQmucbs5Bk26-G0nPTjgyR-rAX99JSWjLwdo_jJkW-Dr1QNRF7T3oD1KFlLoFg_r8s3W9FzU9uXg-Po1Vu7KUhWSAay5NUDdla22HB0PC1WsM18-BV2l4gIg\" charset=\"UTF-8\">\u003C\u002Fscript>\n\n\n\u003Ch1>PERJANJIAN KERJA BERSAMA ANTARA PT TEXFIBRE INDONESIA\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Ch1>DENGAN PUK SPTSK – FSPSI PT TEXFIBRE INDONESIA\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Ch1>PERIODE 2020 \u002F 2022\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>MUKADIMAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Cp>Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, Shalawat dan Salam semoga\nterlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad SAW.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dengan rahmat Allah SWT, serta dengan berpedoman kepada Undang-undang\nKetenagakerjaan No. 13 tahun 2003, dengan dasar pertimbangan saling harga\nmenghargai, saling hormat menghormati dan saling percaya mempercayai yang\ndidorong pula keinginan yang luhur, akhirnya Revisi Perjanjian Kerja Bersama\nantara PT Texfibre Indonesia dengan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Unit\nkerja PT Texfibre Indonesia dapat diwujudkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Terwujudnya Revisi Perjanjian kerja bersama ini, adalah karena kedua belah\npihak sama-sama menyadari, bahwa untuk dapat mencapai Hubungan Industrial yang\nbaik, perlu adanya batasan-batasan yang mengatur mengenai wewenang, tugas dan\ntanggung jawab dari kedua pihak serta hak dan kewajiban pengusaha dan\npekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dengan adanya perjanjian kerja bersama ini, kedua belah pihak mengharapkan\nakan dapat terciptanya suatu iklim kerja yang harmonis, sehingga pada akhirnya\ndapat terwujudnya ketenangan berusaha bagi pengusaha dan ketenangan bekerja\nbagi para pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB I: UMUM\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 1: Pihak-pihak yang mengadakan perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perjanjian kerja bersama ini selanjutnya disingkat PKB diadakan antara\nlain:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>PT Texfibre Indonesia yang berkedudukan di Cilulumpang, kec Jatiluhur,\n    Purwakarta, selanjutnya disebut pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Serikat pekerja Tekstil sandang dan kulit federasi serikat pekerja\n    seluruh Indonesia unit PT Texfibre Indonesia yang selanjutnya disebut\n    pekerja.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 2: Pengertian Istilah-istilah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Pengusaha\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah Direksi\u002FPengusaha yang mempunyai wewenang memimpin dan mengelola\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah PT Texfibre Indonesia yang berkedudukan di Cilulumpang Jatiluhur,\nPurwakarta.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Serikat Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah Serikat Pekerja Tekstil sandang dan kulit, federasi Serikat Pekerja\nseluruh Indonesia unit kerja PT Texfibre Indonesia, yang mewakili anggotanya\ndan terdaftar di Dinas Ketenagakerjaan &amp; Transmigrasi Kabupaten\nPurwakarta.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pekerja adalah orang yang mengadakan hubungan kerja dengan perusahaan, dan\nmenandatangani perjanjian kerja serta menerima upah dari perusahaan dan\ndiangkat menjadi pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Anggota Serikat Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Anggota serikat pekerja adalah pekerja tetap perusahaan kecuali karena\njabatannya tidak dapat menjadi anggota serikat pekerja yaitu:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.1 Manajer ke atas\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.2 Hasil musyawarah antara pengusaha dan serikat pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.3 Satuan pengamanan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.4 Pekerja yang dikontrak dan kontrak kerja khusus yang kurang dari 1\n(satu) tahun\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.5 Pekerja percobaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Akan tetapi bilamana pekerja tersebut dimutasikan dari jabatannya kebagian\nlain yang bisa menjadi anggota serikat pekerja, maka dia dapat menjadi anggota\nserikat pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Pengurus Serikat Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pengurus serikat pekerja adalah anggota serikat pekerja yang dipilih oleh\nanggota untuk memimpin serikat pekerja sesuai dengan Anggota Dasar dan Anggaran\nRumah tangga yang disahkan oleh pimpinan cabang serikat pekerja Tekstil dan\nKulit Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kabupaten Purwakarta.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7. Keluarga Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Keluarga Pekerja adalah seorang Suami\u002FIstri dan Anak Pekerja berdasarkan\ndari bukti yang sah menurut Undang-undang dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab\npekerja adalah istri pertama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Anak pekerja yang mendapat tunjangan dari perusahaan adalah:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.1 Sampai dengan anak ketiga\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.2 Umur maksimal 18 tahun, belum menikah atau belum bekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.3 Yang berumur lebih dari 18 tahun tetapi masih sekolah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8. Istri\u002FSuami Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah seorang Suami\u002FIstri yang berdasarkan bukti yang sah serta didaftarkan\ndi bagian HRD. Apabila ada perubahan status, harus segera melaporkan kebagian\nHRD selambat lambatnya 7 (tujuh) hari setelah ada perubahan status.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9. Anak Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah anak pekerja yang lahir dari hasil perkawinan yang sah menurut\nundang-undang dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pekerja serta didaftarkan\ndi bagian HRD.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10. Ahli Waris\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah keluarga pekerja yang mempunyai hubungan sedarah atau karena\nperkawinan atau orang lain yang ditunjuk oleh pekerja, atau menurut keputusan\npengadilan untuk menerima setiap pembayaran dalam hal pekerja meninggal\ndunia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11. Komplek Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Komplek Perusahaan adalah seluruh area ruangan gedung dan halaman pabrik\nsesuai ketentuan hak atas tanah dan sekitarnya yang masih dikelola oleh\nperusahaan dan barang bergerak lainnya yang berhubungan dengan tempat kerja\nserta merupakan milik perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12. Ketentuan Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah ketentuan yang dibuat oleh perusahaan yang tidak bertentangan dengan\nPKB ini atau peraturan pelaksanaan berdasarkan musyawarah antara pengusaha dan\nserikat pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13. Musyawarah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah wadah atau jalur komunikasi untuk perundingan masalah-masalah\nketenagakerjaan yang dihadapi oleh perusahaan dan serikat pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 3: Maksud dan Tujuan PKB\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>PKB ini bertujuan untuk menegakkan hak serta tanggung jawab pengusaha,\nserikat pekerja dan pekerja dalam mempertahankan, memperbaiki kondisi\nperusahaan demi kemajuan perusahaan dan kesejahteraan serta keselamatan\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 4: Kewajiban Pengusaha dan Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Pengusaha dan Serikat Pekerja mempunyai kewajiban untuk menjaga dan\nmenjunjung tinggi PKB ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pengusaha dan Serikat Pekerja berkewajiban untuk memberikan penerangan\nkepada pekerja atau pihak-pihak lain yang berkepentingan dengan PKB baik\nmengenai makna maupun pengertian isi yang telah diterapkan di dalam PKB.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 5: Luasnya Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coverunion_trigger\">\u003Cp>Pengusaha dan Serikat Pekerja sama-sama menyetujui bahwa PKB ini berlaku\nmengikat bagi seluruh pekerja PT Texfibre Indonesia yang berkedudukan di\nCilulumpang, Jatiluhur Purwakarta dan Pengusaha.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB II: PENGAKUAN TERHADAP SERIKAT PEKERJA DAN AKTIVITAS SERIKAT\nPEKERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 6: Pengakuan Terhadap Serikat\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha mengakui Serikat Pekerja yang menandatangani PKB ini, sebagai\n    satu-satunya organisasi pekerja yang mewakili seluruh pekerja yang bekerja\n    pada perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Hasil kesepakatan bersama antara pengusaha dengan serikat pekerja\n    mengenai kondisi dan syarat-syarat kerja anggotanya. Misalnya mengenai jam\n    kerja, upah dan lain-lainnya adalah syah dan tidak bisa diganggu gugat.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 7: Aktivitas Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha menyetujui aktivitas serikat pekerja dalam lingkungan perusahaan\nyang tidak terlepas\u002Fmelanggar PKB yang telah ada.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 8: Aktivitas Serikat Pekerja Dalam Jam Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Aktivitas Serikat pekerja harus dilaksanakan diluar jam kerja, kecuali ada\nizin dari pengusaha\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-TRADEUNLEAV_trigger\">\u003Cp>1. Yang dibenarkan mengadakan kegiatan-kegiatan dalam jam kerja adalah:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.1 melalui prosedur yang sah untuk memeriksa atau\nmenyelesaikan masalah-masalah yang timbul, baik untuk masalah tenaga kerja\nmaupun masalah yang lainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.2 Waktu mengadakan musyawarah antara serikat\npekerja dengan pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.3 Adanya kepentingan serikat pekerja kepada\nserikat pekerja Seluruh Indonesia yang lebih tinggi (Dewan Pimpinan Cabang,\nDewan Pimpinan Daerah atau Dewan Pimpinan Pusat).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Untuk kepentingan tersebut diatas pada point 1.1 dan point 1.2 Pengusaha\nakan membayar upahnya, dan untuk point 1.3 Pengusaha tidak membayar upahnya\nserta fasilitas lainnya, tapi hanya memberikan izin khusus (pengurangan jumlah\njam kerja).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 9: Fasilitas Kepada Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha akan membantu menyediakan sarana-sarana yang diperlukan oleh\n    serikat pekerja sesuai dengan kebijaksanaan pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengusaha menyediakan papan pengumuman untuk serikat pekerja pada tempat\n    khusus yang telah ditentukan pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setiap pengumuman yang dipasang pada papan pengumuman harus\n    ditandatangani oleh pengurus serikat pekerja dan tembusannya disampaikan\n    kepada pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila pengurus serikat pekerja mau meminjam barang atau tempat milik\n    perusahaan pengurus serikat pekerja harus meminta izin kepada pengusaha\n    dengan surat permohonan yang isinya antara lain: nama barang yang dipinjam,\n    maksud peminjaman dan waktu pemakaian.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila barang yang dipinjam tersebut memerlukan biaya dalam\n    pemakaiannya, biaya nya ditanggung oleh Serikat Pekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila barang atau tempat yang dipinjam menjadi rusak, Serikat Pekerja\n    harus menggantinya.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 10: Saling Harga Menghargai Antara Pengusaha Dan Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha tidak mengadakan kampanye, memasang pamflet atau menghasut\n    untuk menjelekkan atau menimbulkan antipati kepada serikat pekerja, juga\n    sebaliknya serikat pekerja tidak melakukan hal yang sama kepada\n  pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila ada isu-isu yang bersifat negatif, pengusaha dan serikat pekerja\n    akan menjernihkan dan menyelesaikannya penuh pengertian dan saling harga\n    menghargai.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 11: Kegiatan Serikat Pekerja Yang Harus Diketahui Pengusaha\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Serikat Pekerja harus segera memberitahukan kepada pengusaha:\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila ada perubahan Peraturan Organisasi Serikat Pekerja\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila ada penggantian Pengurus Serikat Pekerja\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila ada anggota Serikat Pekerja yang berhenti atau ada anggota yang\n    menjadi pengurus Serikat Pekerja yang lebih tinggi dari Serikat Pekerja\n    Seluruh Indonesia, unit PT Texfibre Indonesia\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 12: Petugas Full Time Organisasi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Serikat Pekerja dengan persetujuan tertulis dari pengusaha dapat menggunakan\npekerja, khusus untuk petugas Full Time Organisasi, dengan ketentuan:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Petugas Full Time Organisasi harus anggota serikat pekerja unit kerja PT\n    Texfibre Indonesia.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Jumlah petugas Full Time Organisasi adalah satu orang untuk jumlah 200\n    anggota, dan selanjutnya satu orang untuk setiap pertambahan 200\n  anggota.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengambilan pekerja untuk petugas Full Time Organisasi harus ada\n    persetujuan pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Upah petugas Full Time Organisasi dibayar oleh Serikat Pekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS) untuk petugas Full Time Organisasi\n    ditanggung oleh Serikat pekerja, perusahaan bisa membantu untuk\n    menghitungnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Fasilitas untuk Full Time Organisasi seperti transportasi, tempat\n    istirahat, tempat makan dan fasilitas lainnya, sama dengan pekerjaan\n    lainnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Selama bekerja Full Time Organisasi, hak cuti tahunan diatur oleh serikat\n    pekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Selama bekerja Full Time Organisasi, masa kerjanya dimasukkan ke dalam\n    masa kerja di perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila petugas Full Time Organisasi telah selesai melaksanakan tugasnya\n    di dalam organisasi perusahaan akan menempatkannya kembali pada proses\n    semula dan tidak membeda-bedakan antara pekerja yang telah melaksanakan\n    tugas Full Time Organisasi dengan pekerja lain.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB III: HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 13: Penerimaan Pekerja Baru\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Waktu penerimaan pekerja baru, akan memilih\u002Fmenyeleksi pelamar-pelamar yang\nmasuk, yang telah memenuhi syarat lamaran kerja untuk dites sesuai dengan tata\ncara yang diatur oleh perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 14: Masa Percobaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrialperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrial\">\u003Cp>Pekerja yang baru diterima bekerja di perusahaan akan menjalani masa\npercobaan selama 3 (tiga) bulan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 15: Pemutusan Hubungan Kerja Pekerja Percobaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha bisa memutuskan hubungan kerja (memberhentikannya) kepada pekerja\npercobaan, apabila tidak memenuhi persyaratan untuk diangkat menjadi pekerja\ntetap, dengan tidak memberi balas jasa apa pun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 16: Pengangkatan Pekerja Tetap\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Setelah selesai menjalani masa percobaan, pekerjaan percobaan yang telah\nlulus menjalani masa percobaan, diangkat menjadi pekerja tetap, dengan disertai\nsurat pengangkatannya. Pada waktu itu pengusaha memberitahukan kepada serikat\npekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 17: Masa Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Masa kerja dihitung sejak pekerja diterima menjadi pekerja percobaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 18: Keluar Sementara\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Apabila ada permintaan dari pekerja untuk berhenti sementara dengan\n    alasan khusus, pengusaha akan mengadakan musyawarah khusus pengusaha, untuk\n    menolak atau mengabulkannya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Masa berhenti sementara paling lama 1 (satu) tahun.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setelah habis masa berhenti sementara ternyata pekerja tidak masuk pada\n    waktunya pengusaha akan memberhentikannya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pada masa berhenti sementara, pengusaha tidak membayar upahnya.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>PASAL 19: Mutasi Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha berhak mengatur penempatan dan mutasi pekerja dengan\n    memperhatikan kepentingan perusahaan dan kemampuan pekerja dengan tidak\n    merubah status pekerja dan kelancaran kerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pemberitahuan mutasi kepada pekerja yang bersangkutan diberitahukan\n    minimal 3 (tiga) hari sebelumnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila ada mutasi keluar daerah, kepada yang bersangkutan akan\n    dibicarakan sebelum nya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Perubahan status pekerja karena dimutasikan, upah dasarnya tidak\n    diturunkan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>PASAL 20: Tingkat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-jobclassifaction1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-jobclassifaction1_txt\">\u003Cp>1. Tingkat pekerja terdiri dari:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.1 Management\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.2 Junior Manager\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.3 Foreman\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.4 Sub Foreman\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.5 Leader\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.6 Sub Leader\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.7 Operator\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2. Kenaikan tingkat pekerja atau promosi ditentukan oleh pengusaha\nberdasarkan prestasi kerja kerajinan kerja, kedisiplinan kerja, kecakapan kerja\ndan kemampuan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Kenaikan tingkat atau promosi sebagaimana ayat (2) diatas dilaksanakan\nsetiap bulan April dan Oktober.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IV: WAKTU KERJA, SISTEM KERJA, ISTIRAHAT DAN CUTI\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 21: Hari Kerja dan Jam Kerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Yang dimaksud dengan satu hari kerja, adalah dari jam 06.00 sampai dengan\n    jam 06.00 hari berikutnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Hari kerja adalah hari yang telah ditentukan untuk melakukan pekerjaan,\n    setelah adanya hubungan kerja antara perusahaan dan pekerja sesuai dengan\n    sistem kerjanya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Jam kerja adalah waktu yang telah ditentukan bagi pekerja dari mulai saat\n    bekerja sampai selesai jam kerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Jam kerja menurut sistem kerja ditetapkan sebagai berikut:\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday_select\">\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek\">\u003C\u002Fdiv>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003C\u002Ftr>\u003Ctr>\u003C\u002Ftr>\u003Ctr>\u003Ctd>Perincian\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Group Tetap\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 Shift\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3 Shift\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Umum\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>08.00 – 16.00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>06.00 – 14.00\n\n        \u003Cp>14.00 – 22.00\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>06.00 – 14.00\n\n        \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>14.00 – 22.00\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>22.00 – 06.00\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Staff\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>08.00 – 16.00\n\n        \u003Cp>08.00 – 14.00\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>(Senin – Jumat)\n\n        \u003Cp>(Sabtu)\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003Ctr>\u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003Ctr>\u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dalam keadaan tertentu, jam kerja tersebut bisa dirubah sesuai dengan\npersetujuan Serikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 22: Waktu Istirahat\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Pekerja yang masuk bekerja, diberi istirahat selama 1 (satu) jam penuh\natau 1 (satu) jam dibagi 2 (dua) kali istirahat, dengan pembagian waktu sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Shift Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Group I\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Group II\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Tetap\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>12.00 s\u002Fd 13.00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Pagi ( Istirahat Ke- 1)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>09.00 s\u002Fd 09:30\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>09.30 s\u002Fd 10.00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>( Istirahat Ke- 2)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>12.00 s\u002Fd 12.30\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>12.30 s\u002Fd 13.00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Siang ( Istirahat Ke-1)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>18.00 s\u002Fd 18.30\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>18.30 s\u002Fd 19.00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>( Istirahat Ke-2)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>20.00 s\u002Fd 20.30\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>20.30 s\u002Fd 21.00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Malam ( Istirahat Ke- 1)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>01.30 s\u002Fd 02.00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>02.00 s\u002Fd 02.30\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>(Istirahat Ke- 2)\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>04.00 s\u002Fd 04.30\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>04.30 s\u002Fd 05.00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pekerja bisa menggunakan waktu istirahatnya, pada tempat yang telah\nditentukan, kalau menggunakan waktu istirahatnya di luar area pabrik, harus\nmeminta izin kepada pimpinan nya dan melapor kepada satpam.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Bagi pekerja grup tetap yang ditugaskan kerja lembur masuk jam 06.00\npagi, istirahatnya tetap jam 12.00 s\u002Fd 13.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 23: Hari Libur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-schedulesrestpw\">\u003Cp>1. Hari libur mingguan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.1 Untuk kerja dikantor, libur setiap hari\nminggu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.2 Untuk selain kerja kantor, setiap sabtu minggu\nbekerja, mempunyai hari libur 1 (satu) hari, yang pelaksanaannya diatur oleh\npimpinan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.3 Untuk pekerja shift liburnya diatur menurut\nsistem kerjanya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2. Hari Libur Nasional\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.1 Libur Nasional disesuaikan dengan keputusan\npemerintah cq Menteri Agama pada tahun yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.2 Libur khusus diatur oleh pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:0em\">3. Apabila diperlukan, pengusaha bisa menggeser hari\nlibur tersebut dengan hari lain sesuai dengan pergeseran hari istirahat\nmingguan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 24: Cuti Tahunan\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-PAIDLEAV_trigger\">\u003Cli>Pekerja yang telah bekerja satu tahun penuh, berhak mendapatkan cuti\n    tahunan.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Periode\u002Fmasa pengambilan cuti tahunan ditetapkan tanggal 16 April sampai\n    dengan tanggal 15 April tahun berikutnya (satu tahun).\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja baru yang berhak mendapatkan cuti tahunan sebelum tanggal 15\n    April, diberikan cuti tahun dengan perhitungan sebanyak bulan dari\n    timbulnya hak cuti tahunan sampai dengan 15 April untuk selanjutnya mulai\n    tanggal 16 April yang bersangkutan mempunyai hak cuti yang sama seperti\n    pekerja lainnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila pekerja ingin mengambil cuti tahunannya, pekerja harus mengajukan\n    permohonan kepada pimpinannya\u002Fstaff atau ka. Shift tiga hari sebelumnya,\n    untuk dipertimbangkan demi kelancaran pekerjaannya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Cuti tahunan yang tidak diambil, akan hilang apabila telah habis\n    periode\u002Fmasa cuti (16 April)\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang telah bekerja selama 6 tahun berturut-turut terhitung mulai\n    16 April 1991, berhak mendapatkan cuti tambahan selama 6 hari, setiap 6\n    tahun sekali.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 25: Cuti Khusus\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelatives\">\u003Cp>Pengusaha akan mengizinkan pekerja meninggalkan pekerjaan nya dengan\nmembayar upah sesuai dengan peraturan pengupahan yang berlaku, apabila:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleaveduration\">\u003Cli>Istri melahirkan: Selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelativesleave\">\u003Cli>Istri\u002FSuami meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Anak meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Bapak\u002FIbu meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Mertua meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Pekerja menikah: Selama 3 (tiga) hari.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Menikahkan anak: Selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Khitanan\u002FBaptis anak: Selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Catatan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk point 6, 7 dan 8 terlebih dahulu harus mengajukan permohonan kepada\natasannya, satu minggu sebelumnya. Izin pekerja nikah diberikan untuk\npernikahan yang pertama, sedangkan untuk pernikahan yang kedua, diberikan izin\n2 (dua) hari, apabila istri\u002Fsuami meninggal dunia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 26: Cuti Haid\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-menstruationleave\">\u003Cp>Cuti haid diberikan kepada pekerja yang sedang haid, paling lama 2 (dua)\nhari kerja, dengan ketentuan bahwa selama cuti haid pekerja harus menjaga dan\nmemelihara kesehatan tubuhnya dengan melampirkan surat keterangan dari Dokter,\nBidan ataupun Puskesmas setempat.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 27: Cuti Melahirkan atau Gugur Kandungan\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleave\">\u003Cli>Bagi pekerja perempuan yang akan melahirkan, diberikan cuti melahirkan\n    selama 3 bulan, setelah diperiksa oleh dokter dan mendapatkan keterangan\n    dari dokter BPJS kesehatan.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternityotherclause\">\u003Cli>Bagi yang gugur kandungan, diberi cuti gugur kandungan selama satu\n    setengah bulan setelah keguguran.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Bila anaknya telah lahir\u002Fkeguguran harus memberikan surat keterangan\n    kelahiran\u002Fkeguguran dari dokter atau bidan kepada pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Selama cuti hamil, pekerja harus menjaga kondisi badannya agar tetap\n    sehat .\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>PASAL 28: Sakit dengan Surat Keterangan Dokter\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknesspay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspay\">\u003Cp>Pekerja yang sakit dan ada keterangan dokter dari BPJS kesehatan atau dari\ndokter lain yang telah dilegalisir oleh dokter BPJS kesehatan, diizinkan untuk\ntidak masuk bekerja dengan pembayaran upah sebagaimana berikut:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspayperc\">\u003Cli>Untuk 4 (empat) bulan pertama dibayar 100% dari upah.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Untuk 4 (empat) bulan kedua dibayar 75% dari upah.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Untuk 4 (empat) bulan ketiga dibayar 50% dari upah.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Untuk bulan selanjutnya dibayar 25% dari upah sebelum pemutusan hubungan\n    kerja dilakukan oleh pengusaha.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>PASAL 29: Kecelakaan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilitypay\">\u003Cp>Pekerja yang menderita sakit karena kecelakaan kerja dan diharuskan\nistirahat oleh Dokter, upahnya akan dibayar penuh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Mengenai pengobatan dan lain-lainnya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan\nBPJS.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 30: Izin Meninggalkan Pekerjaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Permohonan izin meninggalkan pekerjaan diatur sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Izin tidak masuk bekerja bisa diberikan sebanyak 3 (tiga) hari dalam satu\n    bulan absensi.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Izin tidak masuk bekerja harus disampaikan dengan surat tertulis\u002Fmengisi\n    formulir permohonan, satu hari sebelumnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Izin tidak masuk bekerja, izinnya akan dipertimbangkan disesuaikan dengan\n    kepentingan pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Izin meninggalkan pekerjaan pada jam kerja hanya bisa diberikan apabila\n    ada izin dari pimpinannya langsung secara tertulis melalui formulir yang\n    diterapkan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 31: Izin Untuk Tugas Negara\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Bila ada permohonan tertulis sebelumnya, pengusaha bisa mengizinkan kepada\npekerja dengan membayar upah penuh seperti pekerja masuk bekerja, sesuai\nUndang-undang No. 13 tahun 2003 pasal 93 yaitu:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Karena melaksanakan tugas negara.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Karena menunaikan ibadah haji, yang lamanya sesuai dengan ketentuan yang\n    berlaku saat digunakan, dan tidak lebih dari 2 (dua) bulan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB V: PENGUPAHAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 32: Dasar Pengupahan\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Upah adalah suatu penerimaan sebagai imbalan dari pengusaha pada pekerja\n    untuk suatu pekerja dan jasa yang telah dilakukan, dinyatakan atau dinilai\n    dalam bentuk uang rupiah.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Upah tidak dibayar jika pekerja tidak melakukan pekerjaan, kecuali yang\n    telah diatur oleh Undang-undang atau peraturan pemerintah dan atau hasil\n    kesepakatan bersama antara Pengusaha dan atau hasil kesepakatan bersama\n    antara pengusaha dan serikat pekerja.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 33: Sistem Pengupahan\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Sistem pengupahan ditetapkan sesuai dengan kebijaksanaan pengusaha\n    setelah diadakan musyawarah dengan serikat pekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Kenaikan upah ditetapkan satu tahun satu kali yaitu setiap bulan\n  januari.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Jenis upah:\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">a. Upah bulanan yaitu nilai upah yang ditetapkan\nperbulan, untuk pekerja tetap bulanan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">b. Upah harian yaitu nilai upah yang ditetapkan per\nhari untuk pekerja tetap harian.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Pembayaran upah:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">4.1 Hak untuk menerima upah timbul pada saat ada\nhubungan kerja dan berakhir pada saat putus hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">4.2 Upah dihitung dari tanggal 16 bulan yang lalu\nsampai tanggal 15 bulan berikutnya dan dibayarkan pada tanggal 28 setiap\nbulannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">4.3 Apabila dalam perhitungan upah ada nilai\npecahan di bawah Rp 500,- ( lima ratus rupiah), dibulatkan menjadi Rp 500,-\n(lima ratus rupiah).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 34: Komponen Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Komponen upah pekerja adalah sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Upah Pokok: UP\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:0em\">2. Tunjangan-tunjangan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.1 Tunjangan Prestasi Kerja: TPK\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.2 Tunjangan Jabatan: TJ\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.3 Tunjangan Kepala Shift: TKS\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.4 Tunjangan Kerja: TK\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.5 Tunjangan Rumah: TR\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.6 Tunjangan Shift: TS\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.7 Tunjangan Libur Mingguan: TLM\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.8 Tunjangan Hadir: TH\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 35: Upah Pokok\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-PAYSCALES_trigger\">\u003Cp>1. Upah pokok pembayaran upah pokok ditentukan menurut jumlah hari kerja dan\nbesarnya ditentukan atas dasar:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.1 Jenis Pekerjaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.2 Pendidikan (didasarkan pada waktu diterima\nmenjadi karyawan)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.3 Masa Kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.4 Tingkat Pekerja\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 36: Tunjangan-tunjangan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Tunjangan Prestasi Kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.1 Tunjangan prestasi kerja adalah tunjangan yang\ndiberikan kepada pekerja ditinjau dari:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.1.1 Kemampuan\u002Fketerampilan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.1.2 Disiplin kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.1.3 Kerajinan kerja dan absensi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.1.4 Kreatif dalam bekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.1.5 Karakter\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.2 Tunjangan Prestasi Kerja dibagi dalam 5 (lima)\nkelas yaitu:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.2.1 Kelas A – Sangat Baik\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.2.2 Kelas B – Baik\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.2.3 Kelas C – Cukup\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.2.4 Kelas D – Kurang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.2.5 Kelas E – Jelek\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.3 Hasil penilaian prestasi kerja ditetapkan\nsetiap bulan April dan bulan Oktober.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.4 Pekerja yang masih dalam masa percobaan tidak\nmendapatkan tunjangan prestasi kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Tunjangan Jabatan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tunjangan jabatan diberikan kepada pekerja yang memiliki jabatan sebagai\npimpinan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Tunjangan Kepala Shift\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tunjangan Kepala Shift diberikan kepada pekerja yang memiliki jabatan\nsebagai Ka. Shift.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Tunjangan Keluarga\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tunjangan Keluarga diberikan kepada pekerja laki-laki yang mempunyai istri\ndan anak atau janda yang mempunyai anak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">4.1 Tunjangan Istri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">4.2 Tunjangan Anak (maksimal tiga orang anak)\ndengan ketentuan masih sekolah atau maksimal 18 tahun untuk anak yang belum\nbekerja, atau belum menikah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Tunjangan Perumahan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pekerja mendapatkan Tunjangan Perumahan, yang besarnya sesuai kebijaksanaan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Tunjangan Shift\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-shiftallowancetype1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-NOCTPREM_trigger\">\u003Cp>Tunjangan Shift diberikan kepada pekerja yang memiliki sistem kerja 2 (dua)\nshift atau 3 (tiga) shift kerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SUNDAY_trigger\">\u003Cp>7. Tunjangan Kerja Lembur Mingguan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Diberikan kepada pekerja untuk membayar kelebihan jam kerja menurut\nketentuan pemerintah, yaitu 40 jam seminggu untuk yang bekerja siang dan 35 jam\nseminggu untuk yang bekerja malam.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>8. Tunjangan Hadir\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Diberikan kepada pekerja yang terus menerus bekerja selama satu bulan\nperiode absensi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 37: Pemotongan Upah Apabila Tidak Masuk Bekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila pekerja tidak dapat melakukan pekerjaannya, perusahaan akan memotong\nupahnya sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Upah pokok\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.1 Tidak masuk bekerja satu hari dipotong 1\u002F25\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1.2 Terlambat, izin pulang, setiap 15 menit\ndipotong 4% dari 1\u002F25\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Tunjangan Prestasi kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.1 Tidak masuk kerja karena izin atau alfa 1\n(satu) hari dipotong 1\u002F25\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.2 Terlambat, izin pulang, izin meninggalkan\npekerjaan sementara akan dipotong\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1 sampai dengan 3 kali dipotong 2%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">4 sampai dengan 7 kali dipotong 4%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">8 sampai dengan 11 kali dipotong 8%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">12 kali atau lebih 100%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Tunjangan Shift\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tidak masuk karena izin\u002Falfa, satu hari dipotong 1\u002F25\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Tunjangan Kerja Lembur Mingguan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tidak masuk karena izin\u002Falfa, satu hari dipotong 1\u002F25\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Tunjangan Hadir\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tidak masuk satu hari karena izin dipotong 50%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tidak masuk dua hari karena izin dipotong 100%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tidak masuk satu hari karena alfa dipotong 100%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Terlambat\u002Fizin pulang atau izin meninggalkan pekerjaan sampai 5 kali, satu\nkali potong 20%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 38: Pemotongan Upah\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha akan memotong upah pekerja yang harus diterima untuk\n  pembayaran:\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Iuran BPJS yang harus ditanggung oleh pekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Iuran untuk serikat pekerja, dipotong dari upah anggota serikat\n  pekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Potongan koperasi.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Dan hal-hal lain yang telah disetujui bersama antara pengusaha dan\n    serikat pekerja atau antara pengusaha dan pekerja.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 39: Kenaikan Upah\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-STRUCINCR_trigger\">\u003Cli>Kenaikan upah yang bersifat umum akan dilaksanakan secara berkala setiap\n    tahun berdasarkan hasil musyawarah antara pengusaha dan serikat\n  pekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pendistribusian kenaikan upah kepada komponen upah akan diatur lebih\n    lanjut oleh perusahaan berdasarkan selisih jenjang.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 40: Perjalanan Dinas\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Kepada pekerja yang ditugaskan keluar kota atau luar provinsi, pengusaha\nmemberikan uang perjalanan dinas yang besarnya ditentukan oleh kebijaksanaan\npengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 41: Kerja Lembur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight focus\" id=\"clause-overtimeallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype_general\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-OVERTIME_trigger\">\u003Cp>Kepada pekerja yang bekerja lebih dari 7 (tujuh) jam sehari, pengusaha akan\nmembayar kelebihan jam kerjanya sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VI: PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 42: Pemutusan Hubungan Kerja Tanpa Uang Pesangon\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha tidak akan memberikan pesangon kepada pekerja yang diputuskan\n    hubungan kerjanya karena:\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tidak lulus masa percobaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja PKWT yang habis masa kontraknya.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 43: Pembayaran Uang Pesangon dan Uang Kompensasi\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay\">\u003Cli>Pekerja yang telah diputuskan hubungan kerjanya, uang pesangon atau uang\n    kompensasinya akan diberikan 7 (tujuh) hari setelah pemutusan hubungan\n    kerja.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Upah sebagai dasar perhitungan uang pesangon, uang lepas, uang\n    penghargaan masa kerja, dan uang kebijaksanaan dalam pasal PHK adalah upaya\n    pokok ditambah tunjangan-tunjangannya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Menghitung masa kerja ditentukan dari mulai diterima menjadi pekerja masa\n    percobaan, dikurangi masa berhenti sementara sampai pemutusan hubungan\n    kerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila dalam jumlah uang tersebut ada nilai pecahan di bawah Rp 500,-\n    (lima ratus rupiah) dibulatkan keatas menjadi Rp 500,- (lima ratus\n  rupiah)\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila yang bersangkutan memiliki hutang kepada perusahaan, hutangnya\n    akan dipotong dari jumlah uang yang harus diterima.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>PASAL 44: Pembayaran Hak-hak Yang Belum Diberikan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Dalam pembayaran uang pesangon atau uang kompensasi bagi pekerja yang\ndiputuskan hubungan kerjanya, perusahaan akan memberikan hak-haknya yang belum\ndiberikan yaitu:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Sisa cuti tahunannya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Upah yang belum dibayarkan sampai pemutusan hubungan kerja.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 45: Pemutusan Hubungan Kerja Karena Usia Pensiun\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pemutusan hubungan kerja akan terjadi dengan sendirinya antara perusahaan\n    dengan pekerja pada saat pekerja mencapai usia pensiun yaitu 57 tahun.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Khusus bagi pekerja yang telah mencapai masa kerja 25 ( dua puluh lima)\n    tahun atau lebih bagi pekerja yang telah berumur 55 tahun (lima puluh lima)\n    tahun dapat mengajukan permohonan berhenti bekerja dengan uang pesangon\n    sesuai tabel PHK karena usia pensiun.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Khusus bagi pekerja perempuan pada usia mencapai 45 (empat puluh lima)\n    tahun dapat mengajukan permohonan berhenti bekerja dengan uang pesangon\n    sesuai table PHK karena usia pensiun.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Permohonan berhenti kerja sebagaimana dimaksud dengan ayat (2) dan (3)\n    harus sudah diterima di bagian personalia selambat-lambatnya tiga puluh\n    hari sebelum berhenti bekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang terkena PHK sebagaimana ayat (1), (2), (3) diatas berhak\n    atas uang pesangon dengan table ssb:\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number_1_tenure\">\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowancetype1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number_1_tenure\">\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowancetype\">\u003C\u002Fdiv>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003C\u002Ftr>\u003Ctr>\u003C\u002Ftr>\u003Ctr>\u003Ctd>Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Pesangon\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Penghargaan Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Penggantian Hak\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>0 ~ 1\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd rowspan=\"2\">Cuti tahunan yang Belum dibayar\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1 ~ 2\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2 ~ 3\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd rowspan=\"6\">Uang perumahan Sebesar 15% dari jumlah uang pesangon\n        &amp; uang penghargaan masa kerja\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>3 ~ 4\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 ~ 5\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>5 ~ 6\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>6 ~ 7\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>7 ~ 8\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>8 ~ 9\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>9 ~ 12\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>12 ~ 15\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>15 ~ 18\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>18 ~ 21\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>21 ~ 24\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>24 ~ dst\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\n\n        \u003Cp>1 x 10 bulan\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003C\u002Ftbody>\u003C\u002Ftable>\u003C\u002Fdiv>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\u003Ctbody>\u003Ctr>\u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003Ctr>\u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003Ctr>\u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003C\u002Ftbody>\u003C\u002Ftable>\u003C\u002Fdiv>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\u003Ctbody>\u003Ctr>\u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 46: Pekerja Kontrak Khusus\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila diperlukan perusahaan boleh mempekerjakan kembali pekerja yang sudah\nmasuk usia pensiun dengan diadakan pemutusan hubungan kerja terlebih dahulu\ndengan status pekerja kontrak khusus maksimum 2 (dua) kali perpanjangan atau\njumlah masa kontrak tidak lebih dari 3 tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 47: Pemutusan Hubungan Kerja Karena Sakit Menular &amp; Sakit\nBerkepanjangan\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdaysnr\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdays\">\u003Cli>Pekerja yang mempunyai penyakit menular atau penyakit berkepanjangan\n    sehingga tidak dapat melakukan pekerjaannya setelah melampaui batas 12\n    bulan, pengusaha akan mengadakan pemutusan hubungan kerja dengan\n    persetujuan serikat.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Satu bulan sebelum PHK pengusaha akan memberitahukan tidak diwajibkan\n    kepada yang bersangkutan dan pada saat itu yang bersangkutan tidak\n    diwajibkan untuk masuk bekerja lagi.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang terkena PHK sebagaimana ayat (1) diatas berhak atas uang\n    pesangon dengan table sbb:\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Pesangon\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Penghargaan Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Penggantian Hak\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>0 ~ 1\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd rowspan=\"2\">Cuti tahunan yang belum dibayar\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1 ~ 2\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2 ~ 3\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd rowspan=\"6\">Uang perumahan sebesar 15% dari jumlah uang pesangon\n        &amp; uang penghargaan masa kerja\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>3 ~ 4\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 ~ 5\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>5 ~ 6\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>6 ~ 7\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>7 ~ 8\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>8 ~ 9\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>9 ~ 12\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>12 ~ 15\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>15 ~ 18\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>18 ~ 21\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>21 ~ 24\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>24 ~ dst\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 10 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 48: Pemutusan Hubungan Kerja Karena Berprestasi Kerja Jelek &amp;\nBertabiat Buruk\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Apabila pekerja mempunyai prestasi kerja “E” dua kali berturut -turut\n    atau pekerja yang mempunyai pribadi atau tabiat buruk yang memberi pengaruh\n    buruk pada lingkungannya maka akan dikenakan PHK oleh perusahaan dengan\n    terlebih dahulu membicarakannya dengan pihak serikat pekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Satu bulan sebelum PHK pengusaha akan memberitahukan kepada yang\n    bersangkutan tidak diwajibkan untuk masuk kerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang terkena PHK sebagaimana ayat (1) diatas berhak atas uang\n    pesangon dengan table sbb:\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Pesangon\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Penghargaan Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Penggantian Hak\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>0 ~ 1\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd rowspan=\"2\">Cuti tahunan yang belum dibayar\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1 ~ 2\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2 ~ 3\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd rowspan=\"5\">Uang perumahan sebesar 15% dari jumlah uang pesangon\n        &amp; uang penghargaan masa kerja\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>3 ~ 4\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 ~ 5\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>5 ~ 6\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>6 ~ 7\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>7 ~ 8\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>8 ~ 9\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>9 ~ 12\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>12 ~ 15\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>15 ~ 18\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>18 ~ 21\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>21 ~ 24\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>24 ~ dst\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 10 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 49: Pemutusan Hubungan Kerja Karena Keinginan Sendiri\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Apabila ada pekerja yang mengajukan pengunduran diri secara baik – baik\n    dan sekurang-kurangnya 14 (empat belas) hari sudah mengajukan surat\n    permohonan pengunduran diri, maka pekerja tersebut berhak atas uang\n    kompensasi.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila pekerja terus menerus tidak masuk kerja selama 5 (lima) hari\n    karena alfa, maka dianggap telah mengundurkan diri dan pekerja tersebut\n    berhak atas uang kompensasi.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Besarnya uang kompensasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2)\n    diatas diatur sebagaimana tabel dibawah ini:\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>Masa Kerja\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Lepas\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Penghargaan Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Penggantian Hak\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>0 ~1\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Cuti tahunan yang belum dibayar\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1 ~ 2\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd rowspan=\"5\">Uang pengobatan &amp; Uang perumahan sebesar 15% dari \n\n        \u003Cp>jumlah Uang lepas dan uang penghargaan masa kerja\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2 ~ 3\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>3 ~ 4\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 ~ 5\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>5 ~ 6\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>6 ~ 7\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>8 ~ 9\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>9 ~ 10\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>11 ~ 12\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>13 ~ 14\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>14 ~ 15\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>15 ~ 16\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>16 ~ 17\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>17 ~ 18\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>18 ~ 19\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>19 ~ 20\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>21 ~ 22\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>22 ~ 23\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>23 ~ 24\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>24 ~ dst\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 10 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 50: Pemutusan Hubungan Kerja Karena Pekerja Perempuan Menikah\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pekerja perempuan yang mau menikah untuk yang pertama kalinya boleh\n    mengajukan permohonan pengunduran diri dengan baik -baik.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Permohonan pengunduran diri selambat-lambatnya 30 hari sebelum berhenti\n    bekerja sudah diterima oleh bagian personalia.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang terkena PHK sebagaimana ayat (1) diatas akan diberikan uang\n    kompensasi dengan table sbb:\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Lepas\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Kebijaksanaan Perusahaan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Kebijaksanaan Perusahaan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Penggantian Hak\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>0 ~ 1\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Cuti tahunan yang belum dibayar\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1 ~ 2\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd rowspan=\"5\">Uang pengobatan &amp; Uang perumahan sebesar 15% dari\n        jumlah uang lepas &amp; uang penghargaan masa kerja\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2 ~ 3\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>3 ~ 4\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 ~ 5\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>5 ~ 6\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>6 ~ 7 \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>7 ~ 8\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>8 ~ 9\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>9 ~ 10 \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>10 ~ 11\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>11 ~ 12 \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>12 ~ 13 \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>13 ~ 14\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>14 ~ 15 \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>3,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>15 ~ 16\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>16 ~ 17 \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>17 ~ 18\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>18 ~ 19\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>19 ~ 20\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>20 ~ 21\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>21 ~ 22\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>22 ~ 23 \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>23 ~ 24\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>24 ~ dst\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>4,5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 10 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Ch3>PASAL 51: Pemutusan Hubungan Kerja Karena Meninggal Dunia\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila pekerja yang meninggal dunia, maka ahli warisnya berhak atas uang\npesangon dengan perincian sebagaimana table sbb:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Pesangon\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Penghargaan Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Penggantian Hak\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>0 ~ 1\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Cuti tahunan yang belum dibayar\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1 ~ 2\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd rowspan=\"5\">Uang pengobatan &amp; uang perumahan sebesar 15% dari\n        jumlah uang pesangon &amp; uang penghargaan masa kerja\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2 ~ 3\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>3 ~ 4\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 ~ 5\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>5 ~ 6\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>6 ~ 7\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>7 ~ 8\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>8 ~ 9\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>9 ~ 12\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>12 ~ 15\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>15 ~ 18\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>18 ~ 21\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>21 ~ 24\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>24 ~ dst\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 10 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 52: Pemutusan Hubungan Kerja Karena Perusahaan Menghentikan Usahanya\nAtau Bangkrut\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila perusahaan menghentikan usahanya karena perusahaan bangkrut, maka\npekerja berhak atas uang pesangon sebagaimana tabel dibawah ini:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Pesangon\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Penghargaan Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Penggantian Hak\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>0 ~ 1\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 1 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Cuti tahunan yang belum dibayar\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1 ~ 2\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd rowspan=\"5\">Uang pengobatan &amp; uang perumahan sebesar 15% dari\n        jumlah uang pesangon &amp; uang penghargaan masa kerja\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2 ~ 3\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>3 ~ 4\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 ~ 5\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>5 ~ 6\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>6 ~ 7\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>7 ~ 8\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>8 ~ 9\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>9 ~ 12\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>12 ~ 15\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>15 ~ 18\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>18 ~ 21\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>21 ~ 24\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>24 ~ 27\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>27 ~ dst\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 10 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 53: Pemutusan Hubungan Kerja Karena Efisiensi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila terjadi pemutusan hubungan kerja massal atas kehendak pengusaha\nuntuk mengurangi tenaga kerjanya, maka pekerja berhak atas uang pesangon dengan\ntabel seperti dibawah ini:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>Uang Pesangon\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang Penghargaan Masa Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Penggantian Hak\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>0 ~ 1\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>2 x 1 bulan\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Cuti tahunan yang belum dibayar\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1 ~ 2\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Uang pengobatan &amp; uang perumahan sebesar 15% dari jumlah uang\n        pesangon &amp; uang penghargaan masa kerja\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2 ~ 3\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>3 ~ 4\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 ~ 5\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>5 ~ 6\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 2 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>6 ~ 7\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>7 ~ 8\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>8 ~ 9\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 3 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>9 ~ 12\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 4 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>12 ~ 15\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 5 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>15 ~ 18\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 6 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>18 ~ 21\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 7 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>21 ~ 24\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>2 x 9 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 8 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>24 ~ dst\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>2 x 9 bulan\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>1 x 10 bulan\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 54: Pemutusan Hubungan Kerja Karena Kesalahan Berat\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pekerja yang diputus hubungan kerjanya karena melakukan kesalahan berat\nsebagaimana pasal 63 ayat 1 s\u002Fd 18 tidak berhak atas uang pesangon, uang\npenghargaan masa kerja akan tetapi berhak atas uang penggantian hak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 55: Pemutusan Hubungan Kerja Yang Belum Diatur Didalam PKB\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pekerja yang diputus hubungan kerjanya dan belum diatur dalam perjanjian\nkerja bersama ini mengacu kepada Undang-undang No. 13 tahun 2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VII: KESEJAHTERAAN &amp; PENDIDIKAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 56: Penghargaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha bisa memberikan penghargaan, berupa tanda penghargaan dan hadiah\nkepada:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pekerja yang terus menerus bekerja dengan baik selama satu tahun dan\n    merupakan teladan bagi pekerja lainnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang bekerja dengan rajin dan tidak pernah absen.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang menentukan masalah\u002Fpendapat baru untuk kemajuan perusahaan,\n    meningkatkan mutu dan hasil produksi.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang dapat mencegah timbulnya kecelakaan dan lain-lain yang dapat\n    menghindarkan kerusakan\u002Fkerugian bagi perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 57: Sanksi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Sanksi diberikan kepada pekerja yang melakukan pelanggaran\u002Fkesalahan dengan\njenis sanksi, sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Surat teguran tertulis.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Surat peringatan tertulis.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Dikenakan denda atau penurunan tingkat pekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pemutusan hubungan kerja.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 58: Dasar Pemberian Surat Teguran Tertulis\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha akan memberikan surat teguran tertulis bagi pekerja yang melakukan\npelanggaran-pelanggaran sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Memindahkan tanggung jawab yang diberikan oleh atasannya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Memakai barang-barang atau alat-alat milik pekerja lain tanpa seizin yang\n    bersangkutan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Dalam jam kerja tidak memakai pakaian seragam serta perlengkapan yang\n    diberikan oleh pihak perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tidak memberitahu alamat rumah\u002Falamat tempat tinggal, tanggung jawab\n    keluarga dan tidak memberitahukan perubahan-perubahan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Memakai barang atau alat-alat milik perusahaan dalam tugas, kemudian\n    rusak dan tidak segera melaporkannya kepada atasannya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tidak memakai finger scan pada saat masuk dan pulang kerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Mandi pada saat jam kerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tidak bersedia diperiksa oleh satpam pada waktu membawa barang masuk atau\n    keluar komplek pabrik.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan tindakan-tindakan lain atau dianggap tidak baik atau merugikan\n    perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tidak masuk bekerja karena alfa selama 2 (dua) hari atau 5 (lima) kali\n    terlambat atau 5 (lima) kali izin pulang atau 5 (lima) kali terlambat dan\n    izin pulang dalam satu bulan periode absen.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tidak menaati ketentuan tentang kedisiplinan baik disiplin terhadap waktu\n    masuk bekerja, waktu istirahat, waktu pulang dan disiplin terhadap yang\n    lainnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tidak melaksanakan aturan keselamatan kerja pada pasal 74 perjanjian\n    kerja bersama ini.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Meninggalkan tempat kerja\u002Fistirahat melebihi waktu yang ditetapkan tanpa\n    izin atasan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Mengubah shift kerja tanpa izin tertulis dari pimpinan\u002Fstaf karyawan yang\n    bersangkutan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 59: Masa Berlakunya Surat Teguran Tertulis\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Masa berlaku surat teguran tertulis 3 (tiga) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 60: Dasar Pemberian Surat Teguran Tertulis\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Tidak mentaati perintah yang bersifat kedinasan dari atasan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Meninggalkan pekerjaan tanpa izin atasan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan penipuan atau pemerasan kepada:\n    \u003Cp>a. Atasan atau keluarganya.\u003C\u002Fp>\n    \u003Cp>b. Karyawan lain atau keluarganya.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Minum-minuman keras atau obat-obatan yang dilarang oleh pemerintah di\n    komplek pabrik, atau bekerja sedang dalam pengaruh minuman keras atau obat\n    terlarang.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Makan atau tidur pada waktu jam kerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Merokok bukan pada tempat yang ditentukan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Mengotori tembok atau tempat-tempat lain dengan sengaja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Main kartu atau main judi di lingkungan perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>9 (sembilan) kali terlambat atau 9 (sembilan) kali izin pulang atau 9\n    (sembilan) kali terlambat atau izin pulang.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tidak masuk bekerja karena alfa selama 3 (tiga) hari dalam satu bulan\n    periode absen.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Berdusta atau memberikan keterangan palsu.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan pelanggaran yang mirip dengan ayat (1) sampai dengan ayat\n  (11)\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang telah mendapatkan teguran tertulis yang masih berlaku dan\n    melakukan satu kali lagi pelanggaran yang termuat di dalam pasal 58.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 61: Masa Berlakunya Surat Peringatan Tertulis\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Surat peringatan pertama yang tidak diikuti oleh surat peringatan kedua,\n    dan surat peringatan pertama tersebut adalah pertama kali yang diberikan\n    berlaku selama 6 bulan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setelah mendapatkan surat peringatan pertama yang masih berlaku melakukan\n    pelanggaran lagi, kepada yang bersangkutan diberi surat peringatan kedua,\n    yang berlaku selama 6 bulan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setelah mendapatkan surat peringatan kedua yang masih berlaku lalu\n    melakukan pelanggaran lagi, kepada yang bersangkutan diberi surat\n    peringatan ketiga yang berlaku selama 6 bulan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setelah mendapatkan surat peringatan ketiga dan melakukan pelanggaran\n    lagi kepada yang bersangkutan akan diberikan surat PHK.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>PASAL 62: Dasar Pemberian Denda atau Penurunan Tingkat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Denda atau penurunan tingkat pekerja diberikan kepada pekerja apabila dengan\nsengaja melakukan kesalahan-kesalahan sbb:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Tidak melakukan kewajiban dan fungsinya sebagai atasan terhadap tugas\n    kontrol, pembinaan dan pengembangan kearahnya tercapai produktivitas dan\n    karir kerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Mendapat kegagalan, kekurangan dalam tugas dalam kepemimpinan atau\n    perintahnya, sehingga mengakibatkan penurunan produksi atau kualitas maupun\n    kerusakan mesin dan sebagainya sehingga merugikan kepada perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Membuat kesalahan sehingga mengakibatkan kerugian bagi pengusaha.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 63: Dasar Pemberian PHK Karena Kesalahan Besar\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha dapat memutuskan hubungan kerja terhadap pekerja yang telah\nmelakukan kesalahan berat sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Memberikan keterangan atau data-data palsu atau menutupi keadaan\n    sebenarnya pada waktu mulai diterima bekerja di perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-violence\">\u003Cli>Melakukan ancaman, penganiayaan, kekerasan kepada pimpinan, teman sejawat\n    atau keluarganya.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Menghalangi tugas orang lain dengan ancaman.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan keonaran atau kekacauan atau berbuat yang akan menimbulkan\n    kekacauan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Membawa barang yang dapat membahayakan perusahaan atau pekerja\n  lainnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Mencuri milik perusahaan atau milik pekerja lain atau merencanakan\n    pencurian atau membantu orang lain melaksanakan pencurian berdasarkan bukti\n    dan saksi.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Membongkar atau membocorkan rahasia perusahaan yang seharusnya\n    dirahasiakan kecuali untuk kepentingan negara.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Menjadi pekerja di jawatan\u002Finstansi lain atau perusahaan lain dalam jam\n    tugas perusahaan tanpa ada izin tertulis dari pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Menerima uang atau barang demi kepentingan sendiri dengan menggunakan\n    kedudukan jabatan atau pekerjaannya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan manipulasi dalam menghitung upah dan jam kerja karyawan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Korupsi dan hal-hal lain yang dapat merugikan perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan pelanggaran hukum atau dijatuhi hukum pidana oleh pengadilan\n    negeri karena tindakan kejahatan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan pelanggaran lagi setelah mendapatkan surat peringatan tertulis\n    ketiga.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan perbuatan yang mencemarkan nama baik perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan perbuatan yang menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan perbuatan yang melanggar susila dalam komplek perusahaan\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan agitasi\u002Fhasutan\u002Fpropaganda atau menyebarkan pamflet dengan\n    maksud untuk merugikan perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melakukan pelanggaran berat yang persoalannya hampir sama dengan ayat 1\n    – 17 tersebut diatas.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VIII: KESEJAHTERAAN &amp; PENDIDIKAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 64: Fasilitas\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-MEALALL_trigger\">\u003Cli>Pengusaha akan menyediakan fasilitas untuk semua pekerja seperti makan,\n    tempat istirahat, tempat sholat, sarana olahraga, sarana kesenian dan\n    rekreasi atau hiburan dengan ketentuan diatur secara khusus dalam peraturan\n    pelaksanaan.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-protectiveclothing\">\u003Cli>Perusahan akan memberikan pakaian seragam kepada karyawan yang sudah\n    bekerja lebih dari 3 bulan sebanyak 2 stel pertahun, sepatu 2 pasang\n    pertahun, kaos oblong biru untuk proses tertentu, topi bh pertahun,\n    sedangkan untuk safety shoes diberikan sampai kondisi sepatunya tidak layak\n    pakai dan atau usianya sudah mencapai satu tahun lebih.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 65: BPJS Kesehatan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccess\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccessrelatives\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurancerelatives\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurance\">\u003Cp>Pekerja dan keluarganya mendapatkan fasilitas pemeliharaan kesehatan yang\ndiatur oleh pemerintah yang pelaksanaan dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 66: Tunjangan Hari Raya dan Tunjangan Istimewa Tahunan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-ONCERISE_trigger\">\u003Cp>1. Pengusaha akan memberikan tunjangan Hari Raya Keagamaan ditambah dengan\nbingkisan sesuai kemampuan perusahaan setiap tahun. Pembayaran dilakukan\nselambat-lambatnya 2 minggu menjelang Hari Raya Keagamaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2. Besarnya Tunjangan Hari Raya adalah:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusperc1\">\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.1 Bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 8 bulan\natau lebih diberikan 1 bulan upah pokok ditambah tunjangan-tunjangan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.2 Bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 1 bulan\nakan tetapi kurang dari 8 bulan diberikan secara proporsional dengan\nperhitungan masa kerja dibagi 12 bulan dikalikan upah pokok dan\ntunjangan-tunjangan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.3 Bagi pekerja yang mempunyai masa kerja kurang\ndari 1 bulan tidak mendapatkan tunjangan hari raya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.4 Pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja\nterhitung 30 hari sebelum Hari Raya Keagamaan berhak atas uang THR.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusdatesec\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-extrapayfirmperformancesec\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-ONCERISE2_trigger\">\u003Cp>3. Perusahaan akan memberikan Tunjangan Istimewa Tahunan yang besarnya\nsesuai dengan pengusaha yang didasarkan pada kondisi\u002Fkeuntungan perusahaan,\npembayaran yang dilakukan setiap bulan Juni.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>PASAL 67: Bantuan Biaya Pemakaman\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpaytype\">\u003Cp>Dalam hal pekerja atau istri\u002Fsuami, anak, orang tua dan mertua meninggal\ndunia pengusaha akan memberikan bantuan biaya pemakaman dengan ketentuan\nsebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pekerja Ybs: 1 bulan upah pokok + tunjangan-tunjangan\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Istri\u002FSuami: Rp. 650.000,-\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Anak: Rp. 500.000,-\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Orang Tua\u002FMertua: Rp. 400.000,-\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>Bantuan biaya pemakaman ini diberikan kepada salah satu ahli warisnya dengan\nbukti surat kematian yang dikeluarkan oleh Kelurahan\u002FKepala Desa setempat.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>PASAL 68: Bantuan Biaya Melahirkan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Dalam hal pekerja wanita atau istri pekerja yang melahirkan akan mendapatkan\nbantuan biaya melahirkan dari perusahaan dengan ketentuan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Anak Pertama: Rp. 300.000,-\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Anak Kedua: Rp. 200.000,-\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Anak Ketiga: 100.000,-\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>PASAL 69: Bis Jemputan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Setiap pekerja bisa menggunakan fasilitas bis jemputan untuk masuk bekerja\natau pulang bekerja dari route yang telah ditentukan oleh pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 70: Pendidikan dan Pelatihan\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-trainingprogrammes\">\u003Cli>Perusahaan akan mengupayakan untuk meningkatkan kemampuan pekerja melalui\n    pendidikan dan pelatihan.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Pekerja berkewajiban untuk meningkatkan kemampuan dirinya sendiri melalui\n    bentuk kegiatan pendidikan dan pelatihan sesuai dengan program\n  perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-trainingfund\">\u003Cli>Kegiatan pendidikan pelatihan yang dimaksud pada ayat (1) dan (2) diatas\n    adalah pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan program perusahaan .\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 71: BPJS Ketenagakerjaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-pensionfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003Cp>Semua karyawan didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang\nmeliputi program-program:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Jaminan Hari Tua (JHT)\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\n  \u003Cli>Jaminan Kematian (JKM)\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Jaminan Pensiun (JP)\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch2>BAB IX: KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 72: Sasaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetypolicy\">\u003Cp>Pengusaha dan serikat pekerja berkewajiban untuk menjaga keselamatan dan\nkesehatan kerja dari seluruh pekerjanya, pekerja diwajibkan untuk selalu\nmemperhatikan dan melaksanakan segala petunjuk dan peraturan yang ada, sampai\nhal yang paling kecil untuk keselamatan dan kesehatan kerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 73: Keselamatan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Pekerja harus memperhatikan dan melaksanakan hal-hal sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Harus membiasakan diri untuk membereskan, menyimpan barang-barang pada\ntempat-tempat yang telah ditentukan agar tidak menjadi penyebab kecelakaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Membuang sampah harus pada tempat-tempat yang telah disediakan, dan tidak\nboleh menyimpan atau membuang sampah atau barang lain pada tempat:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.1 Dekat Pintu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.2 Dekat Alat Pemadam Kebakaran.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.3 Di lorong-lorong\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">2.4 Dekat Panel Listrik\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Harus memeriksa peralatan listrik, perlengkapan perkakas mesin sebelum\ndipakai dan alat-alat kerja lainnya. Apabila melihat hal-hal yang membahayakan\nharus bertindak sesuai kemampuannya dan melapor kepada atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Tidak boleh masuk kedalam tempat-tempat yang dilarang masuk atau tanda\nbahaya seperti ada aliran listrik tegangan tinggi, ruang boiler dan lain-lain\nkecuali yang berkepentingan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Tidak boleh menghilangkan atau menghilangkan daya guna dari alat-alat\npenyelamat tanpa izin dari pimpinannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Harus selalu memperhatikan petunjuk-petunjuk dari pimpinannya untuk\nkeselamatan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7. Apabila ada alat-alat penyelamat hilang atau hilang daya gunanya harus\nsegera melapor kepada pimpinan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8. Pekerja harus memakai alat keselamatan kerja yang telah ditentukan oleh\nperusahaan maupun peraturan pemerintah dalam bidang kerja masing-masing.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 74: Tanggung Jawab Bersama Untuk Keselamatan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Apabila pekerja melihat kebakaran atau kecelakaan, pekerja berkewajiban\nmelakukan tindakan seperlunya kemudian melaporkan kepada atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pada waktu keadaan darurat atau genting semua pekerja diwajibkan untuk\nmembantu perusahaan untuk menanggulanginya agar dapat mengurangi kerugian.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 75: Kesehatan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Untuk menjaga kesehatan kerja dari seluruh pekerja, perusahaan akan\nmelaksanakan hal-hal sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Kalau dianggap perlu pengusaha akan mengadakan imunisasi kepada seluruh\npekerja untuk menjaga adanya penyakit menular yang pelaksanaanya oleh BPJS.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pekerja tidak boleh menolak untuk divaksinasi yang diadakan oleh\npengusahaan kecuali ada alasan yang kuat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hiv\">\u003Cp>3. Pengusaha bisa melarang bekerja untuk pekerja yang menurut keterangan\ndokter perusahaan pekerja tersebut mempunyai penyakit menular seperti:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">3.1 Pekerja Yang Terganggu Ingatan (Gila)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">3. 2 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit LEPRA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">3.3 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit TBC\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">3.4 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit Menular\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">3.5 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit Raja Singa\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">3.6 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit AIDS\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">3.7 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit Kulit Yang\nMenular\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">3.8 Pekerja Yang Sakitnya Tambah Parah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">3.9 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit yang mirip atau\nhampir sama dengan point 3.1 sampai dengan 3.8 pekerja harus melaporkan kepada\npengusaha apabila di tempat tinggal atau di rumahnya atau tetangganya ada yang\nmempunyai penyakit menular\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hivpolicy\">\u003Cp style=\"margin-left:0em\">4. Untuk mengetahui kondisi kesehatan pekerja akan\ndiadakan cek pemeriksaan Thorax Photo\u002FX- Ray secara berkala dengan pengaturan\nsetahun sekali bulan Agustus.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:0;\">\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 76: Panitia Keselamatan dan Kesehatan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja sehingga dapat\nmeningkatkan efisiensi kerja dari seluruh pekerja, dibentuk panitia Pembina\nKeselamatan dan kesehatan kerja. Ketentuan dan fungsi dari panitia pembina\nkeselamatan dan kesehatan kerja adalah:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Anggota panitia sekurang-kurangnya satu orang disetiap department,\n    ditambah satu orang dari serikat pekerja dan satu orang satpam.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Panitia pembina keselamatan dan kesehatan kerja sekurang-kurangnya satu\n    bulan satu kali melakukan kontrol ke seluruh pabrik.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setelah panitia selesai melakukan tugas kontrolnya, panitia memutuskan\n    masalah-masalah yang diperolehnya dalam rapat.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Kesimpulan dari rapat panitia disampaikan pada Direktur untuk\n  disahkan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Panitia bisa mengambil pekerja satu orang atau lebih sesuai dengan\n    kebutuhan untuk melakukan pekerjaannya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Sewaktu – waktu Direktur bisa memanggil panitia untuk mengadakan\n  rapat.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Panitia ini bekerja selama satu tahun dan ketuanya dipilih oleh anggota\n    panitia.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB X: MUSYAWARAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 77: Aturan Musyawarah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha dan serikat pekerja bisa mengadakan musyawarah yang pokok\nmasalahnya ialah kondisi dan syarat-syarat kerja. Musyawarah harus rasional dan\ntidak menyimpang dari PKB.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 78: Prinsip Kepercayaan Dan Kejujuran Dalam musyawarah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha dan serikat pekerja dalam mengadakan musyawarah tidak boleh\nberlarut-larut, kecuali dengan alasan yang kuat. Baik pengusaha maupun serikat\npekerja, berjanji akan berusaha untuk menyelesaikan musyawarah tanpa\nberlarut-larut. Apabila salah satu pihak melanggar pasal ini, dianggap\nmenyetujui.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 79: Syarat Diadakannya Musyawarah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Musyawarah bisa diadakan apabila ada masalah-masalah sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Menyelesaikan masalah-masalah ketenagakerjaan, kondisi-kondisi kerja,\n    syarat-syarat kerja yang masalahnya belum ada pada buku PKB.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila ada perpanjangan atau revisi PKB.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila habis masa berlakunya PKB dan akan diadakan perbaikan atau\n    menggantinya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila akan mengadakan pemeriksaan atau menyelesaikan masalah-masalah\n    yang menyangkut ketenagakerjaan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>PASAL 80: Pemecahan Masalah Dalam Musyawarah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Dalam musyawarah yang memecahkan beberapa masalah bisa dibentuk\nkomite-komite yang memecahkan bagian dari masalah tersebut. Hasil kerja komit,\ndiputuskan dalam musyawarah antara pengusaha dan serikat pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 81: Musyawarah Tertutup Untuk Umum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Semua musyawarah dinyatakan tertutup untuk umum.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 82: Jumlah Anggota Musyawarah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Jumlah peserta musyawarah dari masing-masing pihak ditentukan maksimal 6\norang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 83: Syarat Mengajukan Musyawarah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila serikat pekerja atau pengusaha ingin mengadakan musyawarah, yang\nmengajukan musyawarah sebelumnya harus memberitahukan dengan surat atau lisan\nmengenai waktu tempat dan masalah yang akan dimusyawarahkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 84: Jangka Waktu Mengadakan Musyawarah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Surat pemberitahuan atau pengajuan musyawarah harus disampaikan satu minggu\nsebelum musyawarah diadakan kecuali dalam keadaan mendesak dapat dimajukan\nlebih cepat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 85: Hal-hal Perlu Dirahasiakan Dalam Musyawarah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila dalam musyawarah ada hal-hal yang harus dirahasiakan, serikat\npekerja dan pengusaha tidak akan membocorkannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 86: Biaya Musyawarah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Biaya musyawarah yang menyangkut kepentingan bersama ditanggung bersama-sama\noleh serikat pekerja dan pengusaha dengan perbandingan sama. Sedangkan apabila\nmusyawarah untuk kepentingan salah satu pihak ditanggung oleh pihak yang\nberkepentingan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IX: MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN KERJA BERSAMA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>PASAL 87: Pengaturan Masalah Diluar Hubungan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Untuk menanggulangi masalah-masalah yang mungkin timbul diluar hubungan\nkerja, yang bisa mempengaruhi iklim ketenagakerjaan, pihak pengusaha dapat\nmembuat peraturan sendiri dengan sepengetahuan serikat pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 88: Masa Berlakunya Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>PKB ini berlaku 2 tahun sejak tanggal ditandatangani oleh kedua belah\n    pihak.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila dari salah satu pihak berkehendak untuk mengubah isi PKB, maka\n    pihak yang berkehendak tersebut harus menyampaikan usulan perubahan secara\n    tertulis kepada pihak lainnya 60 hari sebelum habisnya masa berlaku\n  PKB.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Sejak disampaikannya kehendak perubahan isi PKB oleh salah satu pihak,\n    maka pihak lainnya harus memberikan jawaban selambat-lambatnya satu minggu\n    sejak diterimanya surat pengajuan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Selama proses perubahan berlangsung dan belum selesai maka PKB yang lama\n    tetap berlaku sampai dengan terselesaikannya hasil perubahan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Akan tetapi apabila 60 hari menjelang habisnya masa berlaku PKB dari\n    kedua belah pihak tidak ada kehendak untuk merubah isi PKB, maka PKB ini\n    masa berlakunya disepakati untuk diperpanjang selama 1 tahun.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Kesepakatan perpanjang masa berlaku PKB sebagaimana ayat 5 diatas, harus\n    dibuat secara tertulis oleh pengusaha dan serikat pekerja.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 89: Hubungan PKB Dengan Undang-undang Peraturan Pemerintah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Dengan terbentuknya PKB ini tidak berarti mengabaikan Peraturan Daerah atau\nPeraturan Pemerintah atau Undang-undang yang telah ada, maupun yang akan\ndiundangkan. Apabila kemudian hari dalam PKB ini terdapat pasal atau ayat yang\nbertentangan dengan PERDA\u002FPP\u002FUU, maka pengusaha dan serikat pekerja akan\nmusyawarah untuk perbaikannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>PASAL 90: Pengadaan dan Pendistribusian PKB\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>PKB ini dibuat rangkap 3 dan dibagikan kepada pihak pengusaha, pihak serikat\npekerja dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Purwakarta,\nkemudian diperbanyak untuk disebarluaskan kepada semua pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Cstrong>Ditandatangani:\nDi Jatiluhur\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbaratificationdate\">\u003Cp style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Cstrong>Pada\nTanggal: 31 Maret 2020\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>PUK SP TSK SPSI \n\n        \u003Cp>PT Texfibre Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Jaenudin SB\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Ketua\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>PT Texfibre Indonesia\n\n        \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>H. Sukawi Munala\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Direktur\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Cstrong>TIM\nMUSYAWARAH\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Cstrong>REVISI\nPERJANJIAN KERJA BERSAMA (PKB)\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start\">\u003Cp style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Cstrong>PERIODE:\n01 APRIL 2020 – 31 MARET 2022\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>PIHAK PERUSAHAAN\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>H. Aam Gunawan: Senior Manager\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Solihin: Manager\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Asep Muhtar Effendi: Asisten Manager\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>PIHAK SERIKAT PEKERJA\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Jaenudin SB: Ketua\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Awan Sutiawan: Sekretaris\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Agus Supriadi: Anggota\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Deden Rustandi: Anggota\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Dindin Cahyadin: Anggota\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Wawan Gunawan: Anggota\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\n",{"cbadate_start":46,"cbadate_start_date":50,"cbadate_end":52,"cbadate_end_date":54,"cbaratificationdate":56,"jobclassifaction1":60,"jobclassifaction1_txt":64,"trainingprogrammes":66,"trainingfund":70,"pensionfund":74,"disabilityfund":78,"contracttrial":81,"contracttrialperiod":85,"contractseverancepay":87,"severance_number":91,"severance_number_1_tenure":95,"sicknesspay":99,"maxsicknesspay":103,"maxsicknesspayperc":105,"sicknessmaxdays":109,"sicknessmaxdaysnr":113,"menstruationleave":115,"disabilitypay":119,"healthinsurance":123,"healthinsurancerelatives":127,"healthcareaccessrelatives":129,"healthcareaccess":131,"healthandsafetypolicy":133,"protectiveclothing":137,"hivpolicy":141,"hiv":145,"funeralpay":149,"funeralpaytype":151,"paidmaternityleave":155,"paidmaternityleaveduration":159,"maternityotherclause":161,"paidpaternityleave":165,"paidpaternityleaveduration":169,"paidpaternityleavepay":172,"paidpaternityleavepayperc":174,"deathrelatives":176,"deathrelativesleave":178,"violence":182,"hourspday_select":186,"dayspweek":190,"PAIDLEAV_trigger":192,"schedulesrestpw":196,"TRADEUNLEAV_trigger":200,"PAYSCALES_trigger":204,"STRUCINCR_trigger":208,"ONCERISE_trigger":212,"incidentalbonusperc1":216,"ONCERISE2_trigger":220,"extrapayfirmperformancesec":224,"incidentalbonusdatesec":226,"NOCTPREM_trigger":228,"shiftallowancetype1":232,"OVERTIME_trigger":234,"overtimeallowancetype_general":238,"overtimeallowancetype":240,"SUNDAY_trigger":242,"longserviceallowancetype":246,"longserviceallowancetype1":248,"MEALALL_trigger":250,"coverunion_trigger":254},{"bindId":47,"name":48,"text":49},"cbadate_start","PERIODE: 01 APRIL 2020 – 31 MARET 2022","PERIODE:\n01 APRIL 2020 – 31 MARET 2022",{"bindId":51,"name":48,"text":49},"cbadate_start_date",{"bindId":53,"name":48,"text":49},"cbadate_end",{"bindId":55,"name":48,"text":49},"cbadate_end_date",{"bindId":57,"name":58,"text":59},"cbaratificationdate","Pada Tanggal: 31 Maret 2020","Pada\nTanggal: 31 Maret 2020",{"bindId":61,"name":62,"text":63},"jobclassifaction1","1. Tingkat pekerja terdiri dari: 1.1 Man","1. Tingkat pekerja terdiri dari:\n\n1.1 Management\n\n1.2 Junior Manager\n\n1.3 Foreman\n\n1.4 Sub Foreman\n\n1.5 Leader\n\n1.6 Sub Leader\n\n1.7 Operator",{"bindId":65,"name":62,"text":63},"jobclassifaction1_txt",{"bindId":67,"name":68,"text":69},"trainingprogrammes","Perusahaan akan mengupayakan untuk menin","Perusahaan akan mengupayakan untuk meningkatkan kemampuan pekerja melalui\n    pendidikan dan pelatihan.",{"bindId":71,"name":72,"text":73},"trainingfund","Kegiatan pendidikan pelatihan yang dimak","Kegiatan pendidikan pelatihan yang dimaksud pada ayat (1) dan (2) diatas\n    adalah pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan program perusahaan .",{"bindId":75,"name":76,"text":77},"pensionfund","Semua karyawan didaftarkan sebagai peser","Semua karyawan didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang\nmeliputi program-program:\n\n  Jaminan Hari Tua (JHT)\n  Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)\n  Jaminan Kematian (JKM)\n  Jaminan Pensiun (JP)",{"bindId":79,"name":76,"text":80},"disabilityfund","Semua karyawan didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang\nmeliputi program-program:\n\n  Jaminan Hari Tua (JHT)\n  Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)",{"bindId":82,"name":83,"text":84},"contracttrial","Pekerja yang baru diterima bekerja di pe","Pekerja yang baru diterima bekerja di perusahaan akan menjalani masa\npercobaan selama 3 (tiga) bulan.",{"bindId":86,"name":83,"text":84},"contracttrialperiod",{"bindId":88,"name":89,"text":90},"contractseverancepay","Pekerja yang telah diputuskan hubungan k","Pekerja yang telah diputuskan hubungan kerjanya, uang pesangon atau uang\n    kompensasinya akan diberikan 7 (tujuh) hari setelah pemutusan hubungan\n    kerja.",{"bindId":92,"name":93,"text":94},"severance_number"," Masa Kerja Uang Pesangon Uang Pengharga","\n  \n  \n  \n  \n  \n    \n      Masa Kerja\n      Uang Pesangon\n      Uang Penghargaan Masa Kerja\n      Penggantian Hak\n    \n    \n      0 ~ 1\n      2 x 1 bulan\n      \n      Cuti tahunan yang Belum dibayar\n    \n    \n      1 ~ 2\n      2 x 2 bulan\n      \n    \n    \n      2 ~ 3\n      2 x 3 bulan\n      \n      Uang perumahan Sebesar 15% dari jumlah uang pesangon\n        & uang penghargaan masa kerja\n    \n    \n      3 ~ 4\n      2 x 4 bulan\n      1 x 2 bulan\n    \n    \n      4 ~ 5\n      2 x 5 bulan\n      1 x 2 bulan\n    \n    \n      5 ~ 6\n      2 x 6 bulan\n      1 x 2 bulan\n    \n    \n      6 ~ 7\n      2 x 7 bulan\n      1 x 3 bulan\n    \n    \n      7 ~ 8\n      2 x 8 bulan\n      1 x 3 bulan\n    \n    \n      8 ~ 9\n      2 x 9 bulan\n      1 x 3 bulan\n      \n    \n    \n      9 ~ 12\n      2 x 9 bulan\n      1 x 4 bulan\n      \n    \n    \n      12 ~ 15\n      2 x 9 bulan\n      1 x 5 bulan\n      \n    \n    \n      15 ~ 18\n      2 x 9 bulan\n      1 x 6 bulan\n      \n    \n    \n      18 ~ 21\n      2 x 9 bulan\n      1 x 7 bulan\n      \n    \n    \n      21 ~ 24\n      2 x 9 bulan\n      1 x 8 bulan\n      \n    \n    \n      24 ~ dst\n      2 x 9 bulan\n      \n\n        1 x 10 bulan\n      \n      ",{"bindId":96,"name":97,"text":98},"severance_number_1_tenure","Masa Kerja Uang Pesangon Uang Penghargaa","Masa Kerja\n      Uang Pesangon\n      Uang Penghargaan Masa Kerja\n      Penggantian Hak\n    \n    \n      0 ~ 1\n      2 x 1 bulan\n      \n      Cuti tahunan yang Belum dibayar\n    \n    \n      1 ~ 2\n      2 x 2 bulan\n      \n    \n    \n      2 ~ 3\n      2 x 3 bulan\n      \n      Uang perumahan Sebesar 15% dari jumlah uang pesangon\n        & uang penghargaan masa kerja\n    \n    \n      3 ~ 4\n      2 x 4 bulan\n      1 x 2 bulan\n    \n    \n      4 ~ 5\n      2 x 5 bulan\n      1 x 2 bulan\n    \n    \n      5 ~ 6\n      2 x 6 bulan\n      1 x 2 bulan\n    \n    \n      6 ~ 7\n      2 x 7 bulan\n      1 x 3 bulan\n    \n    \n      7 ~ 8\n      2 x 8 bulan\n      1 x 3 bulan\n    \n    \n      8 ~ 9\n      2 x 9 bulan\n      1 x 3 bulan\n      \n    \n    \n      9 ~ 12\n      2 x 9 bulan\n      1 x 4 bulan\n      \n    \n    \n      12 ~ 15\n      2 x 9 bulan\n      1 x 5 bulan\n      \n    \n    \n      15 ~ 18\n      2 x 9 bulan\n      1 x 6 bulan\n      \n    \n    \n      18 ~ 21\n      2 x 9 bulan\n      1 x 7 bulan\n      \n    \n    \n      21 ~ 24\n      2 x 9 bulan\n      1 x 8 bulan\n      \n    \n    \n      24 ~ dst\n      2 x 9 bulan\n      \n\n        1 x 10 bulan\n      \n      ",{"bindId":100,"name":101,"text":102},"sicknesspay","Pekerja yang sakit dan ada keterangan do","Pekerja yang sakit dan ada keterangan dokter dari BPJS kesehatan atau dari\ndokter lain yang telah dilegalisir oleh dokter BPJS kesehatan, diizinkan untuk\ntidak masuk bekerja dengan pembayaran upah sebagaimana berikut:\n\n  Untuk 4 (empat) bulan pertama dibayar 100% dari upah.\n  Untuk 4 (empat) bulan kedua dibayar 75% dari upah.\n  Untuk 4 (empat) bulan ketiga dibayar 50% dari upah.\n  Untuk bulan selanjutnya dibayar 25% dari upah sebelum pemutusan hubungan\n    kerja dilakukan oleh pengusaha.",{"bindId":104,"name":101,"text":102},"maxsicknesspay",{"bindId":106,"name":107,"text":108},"maxsicknesspayperc","Untuk 4 (empat) bulan pertama dibayar 10","Untuk 4 (empat) bulan pertama dibayar 100% dari upah.\n  Untuk 4 (empat) bulan kedua dibayar 75% dari upah.\n  Untuk 4 (empat) bulan ketiga dibayar 50% dari upah.\n  Untuk bulan selanjutnya dibayar 25% dari upah sebelum pemutusan hubungan\n    kerja dilakukan oleh pengusaha.",{"bindId":110,"name":111,"text":112},"sicknessmaxdays","Pekerja yang mempunyai penyakit menular ","Pekerja yang mempunyai penyakit menular atau penyakit berkepanjangan\n    sehingga tidak dapat melakukan pekerjaannya setelah melampaui batas 12\n    bulan, pengusaha akan mengadakan pemutusan hubungan kerja dengan\n    persetujuan serikat.",{"bindId":114,"name":111,"text":112},"sicknessmaxdaysnr",{"bindId":116,"name":117,"text":118},"menstruationleave","Cuti haid diberikan kepada pekerja yang ","Cuti haid diberikan kepada pekerja yang sedang haid, paling lama 2 (dua)\nhari kerja, dengan ketentuan bahwa selama cuti haid pekerja harus menjaga dan\nmemelihara kesehatan tubuhnya dengan melampirkan surat keterangan dari Dokter,\nBidan ataupun Puskesmas setempat.",{"bindId":120,"name":121,"text":122},"disabilitypay","Pekerja yang menderita sakit karena kece","Pekerja yang menderita sakit karena kecelakaan kerja dan diharuskan\nistirahat oleh Dokter, upahnya akan dibayar penuh.\n\nMengenai pengobatan dan lain-lainnya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan\nBPJS.",{"bindId":124,"name":125,"text":126},"healthinsurance","Pekerja dan keluarganya mendapatkan fasi","Pekerja dan keluarganya mendapatkan fasilitas pemeliharaan kesehatan yang\ndiatur oleh pemerintah yang pelaksanaan dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan.",{"bindId":128,"name":125,"text":126},"healthinsurancerelatives",{"bindId":130,"name":125,"text":126},"healthcareaccessrelatives",{"bindId":132,"name":125,"text":126},"healthcareaccess",{"bindId":134,"name":135,"text":136},"healthandsafetypolicy","Pengusaha dan serikat pekerja berkewajib","Pengusaha dan serikat pekerja berkewajiban untuk menjaga keselamatan dan\nkesehatan kerja dari seluruh pekerjanya, pekerja diwajibkan untuk selalu\nmemperhatikan dan melaksanakan segala petunjuk dan peraturan yang ada, sampai\nhal yang paling kecil untuk keselamatan dan kesehatan kerja.",{"bindId":138,"name":139,"text":140},"protectiveclothing","Perusahan akan memberikan pakaian seraga","Perusahan akan memberikan pakaian seragam kepada karyawan yang sudah\n    bekerja lebih dari 3 bulan sebanyak 2 stel pertahun, sepatu 2 pasang\n    pertahun, kaos oblong biru untuk proses tertentu, topi bh pertahun,\n    sedangkan untuk safety shoes diberikan sampai kondisi sepatunya tidak layak\n    pakai dan atau usianya sudah mencapai satu tahun lebih.",{"bindId":142,"name":143,"text":144},"hivpolicy","4. Untuk mengetahui kondisi kesehatan pe","4. Untuk mengetahui kondisi kesehatan pekerja akan\ndiadakan cek pemeriksaan Thorax Photo\u002FX- Ray secara berkala dengan pengaturan\nsetahun sekali bulan Agustus.",{"bindId":146,"name":147,"text":148},"hiv","3. Pengusaha bisa melarang bekerja untuk","3. Pengusaha bisa melarang bekerja untuk pekerja yang menurut keterangan\ndokter perusahaan pekerja tersebut mempunyai penyakit menular seperti:\n\n3.1 Pekerja Yang Terganggu Ingatan (Gila)\n\n3. 2 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit LEPRA\n\n3.3 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit TBC\n\n3.4 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit Menular\n\n3.5 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit Raja Singa\n\n3.6 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit AIDS\n\n3.7 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit Kulit Yang\nMenular\n\n3.8 Pekerja Yang Sakitnya Tambah Parah\n\n3.9 Pekerja Yang Mempunyai Penyakit yang mirip atau\nhampir sama dengan point 3.1 sampai dengan 3.8 pekerja harus melaporkan kepada\npengusaha apabila di tempat tinggal atau di rumahnya atau tetangganya ada yang\nmempunyai penyakit menular",{"bindId":150,"name":76,"text":77},"funeralpay",{"bindId":152,"name":153,"text":154},"funeralpaytype","Dalam hal pekerja atau istri\u002Fsuami, anak","Dalam hal pekerja atau istri\u002Fsuami, anak, orang tua dan mertua meninggal\ndunia pengusaha akan memberikan bantuan biaya pemakaman dengan ketentuan\nsebagai berikut:\n\n  Pekerja Ybs: 1 bulan upah pokok + tunjangan-tunjangan\n  Istri\u002FSuami: Rp. 650.000,-\n  Anak: Rp. 500.000,-\n  Orang Tua\u002FMertua: Rp. 400.000,-\n\n\nBantuan biaya pemakaman ini diberikan kepada salah satu ahli warisnya dengan\nbukti surat kematian yang dikeluarkan oleh Kelurahan\u002FKepala Desa setempat.",{"bindId":156,"name":157,"text":158},"paidmaternityleave","Bagi pekerja perempuan yang akan melahir","Bagi pekerja perempuan yang akan melahirkan, diberikan cuti melahirkan\n    selama 3 bulan, setelah diperiksa oleh dokter dan mendapatkan keterangan\n    dari dokter BPJS kesehatan.",{"bindId":160,"name":157,"text":158},"paidmaternityleaveduration",{"bindId":162,"name":163,"text":164},"maternityotherclause","Bagi yang gugur kandungan, diberi cuti g","Bagi yang gugur kandungan, diberi cuti gugur kandungan selama satu\n    setengah bulan setelah keguguran.",{"bindId":166,"name":167,"text":168},"paidpaternityleave","Pengusaha akan mengizinkan pekerja menin","Pengusaha akan mengizinkan pekerja meninggalkan pekerjaan nya dengan\nmembayar upah sesuai dengan peraturan pengupahan yang berlaku, apabila:\n\n  Istri melahirkan: Selama 2 (dua) hari.\n  Istri\u002FSuami meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\n  Anak meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\n  Bapak\u002FIbu meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\n  Mertua meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\n  Pekerja menikah: Selama 3 (tiga) hari.\n  Menikahkan anak: Selama 2 (dua) hari.\n  Khitanan\u002FBaptis anak: Selama 2 (dua) hari.",{"bindId":170,"name":171,"text":171},"paidpaternityleaveduration","Istri melahirkan: Selama 2 (dua) hari.",{"bindId":173,"name":167,"text":168},"paidpaternityleavepay",{"bindId":175,"name":167,"text":168},"paidpaternityleavepayperc",{"bindId":177,"name":167,"text":168},"deathrelatives",{"bindId":179,"name":180,"text":181},"deathrelativesleave","Istri\u002FSuami meninggal dunia: Selama 2 (d","Istri\u002FSuami meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\n  Anak meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\n  Bapak\u002FIbu meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.\n  Mertua meninggal dunia: Selama 2 (dua) hari.",{"bindId":183,"name":184,"text":185},"violence","Melakukan ancaman, penganiayaan, kekeras","Melakukan ancaman, penganiayaan, kekerasan kepada pimpinan, teman sejawat\n    atau keluarganya.",{"bindId":187,"name":188,"text":189},"hourspday_select","Perincian Group Tetap 2 Shift 3 Shift Um","Perincian\n      Group Tetap\n      2 Shift\n      3 Shift\n    \n    \n      Umum\n      08.00 – 16.00\n      06.00 – 14.00\n\n        14.00 – 22.00\n      \n      06.00 – 14.00\n\n        \n\n        14.00 – 22.00\n\n        22.00 – 06.00\n      \n    \n    \n      Staff\n      08.00 – 16.00\n\n        08.00 – 14.00\n      \n      (Senin – Jumat)\n\n        (Sabtu)\n      \n      ",{"bindId":191,"name":188,"text":189},"dayspweek",{"bindId":193,"name":194,"text":195},"PAIDLEAV_trigger","Pekerja yang telah bekerja satu tahun pe","Pekerja yang telah bekerja satu tahun penuh, berhak mendapatkan cuti\n    tahunan.",{"bindId":197,"name":198,"text":199},"schedulesrestpw","1. Hari libur mingguan 1.1 Untuk kerja d","1. Hari libur mingguan\n\n1.1 Untuk kerja dikantor, libur setiap hari\nminggu.\n\n1.2 Untuk selain kerja kantor, setiap sabtu minggu\nbekerja, mempunyai hari libur 1 (satu) hari, yang pelaksanaannya diatur oleh\npimpinan.\n\n1.3 Untuk pekerja shift liburnya diatur menurut\nsistem kerjanya.",{"bindId":201,"name":202,"text":203},"TRADEUNLEAV_trigger","1. Yang dibenarkan mengadakan kegiatan-k","1. Yang dibenarkan mengadakan kegiatan-kegiatan dalam jam kerja adalah:\n\n1.1 melalui prosedur yang sah untuk memeriksa atau\nmenyelesaikan masalah-masalah yang timbul, baik untuk masalah tenaga kerja\nmaupun masalah yang lainnya.\n\n1.2 Waktu mengadakan musyawarah antara serikat\npekerja dengan pengusaha.\n\n1.3 Adanya kepentingan serikat pekerja kepada\nserikat pekerja Seluruh Indonesia yang lebih tinggi (Dewan Pimpinan Cabang,\nDewan Pimpinan Daerah atau Dewan Pimpinan Pusat).\n\n2. Untuk kepentingan tersebut diatas pada point 1.1 dan point 1.2 Pengusaha\nakan membayar upahnya, dan untuk point 1.3 Pengusaha tidak membayar upahnya\nserta fasilitas lainnya, tapi hanya memberikan izin khusus (pengurangan jumlah\njam kerja).",{"bindId":205,"name":206,"text":207},"PAYSCALES_trigger","1. Upah pokok pembayaran upah pokok dite","1. Upah pokok pembayaran upah pokok ditentukan menurut jumlah hari kerja dan\nbesarnya ditentukan atas dasar:\n\n1.1 Jenis Pekerjaan\n\n1.2 Pendidikan (didasarkan pada waktu diterima\nmenjadi karyawan)\n\n1.3 Masa Kerja\n\n1.4 Tingkat Pekerja",{"bindId":209,"name":210,"text":211},"STRUCINCR_trigger","Kenaikan upah yang bersifat umum akan di","Kenaikan upah yang bersifat umum akan dilaksanakan secara berkala setiap\n    tahun berdasarkan hasil musyawarah antara pengusaha dan serikat\n  pekerja.\n  Pendistribusian kenaikan upah kepada komponen upah akan diatur lebih\n    lanjut oleh perusahaan berdasarkan selisih jenjang.",{"bindId":213,"name":214,"text":215},"ONCERISE_trigger","1. Pengusaha akan memberikan tunjangan H","1. Pengusaha akan memberikan tunjangan Hari Raya Keagamaan ditambah dengan\nbingkisan sesuai kemampuan perusahaan setiap tahun. Pembayaran dilakukan\nselambat-lambatnya 2 minggu menjelang Hari Raya Keagamaan.",{"bindId":217,"name":218,"text":219},"incidentalbonusperc1","2.1 Bagi pekerja yang mempunyai masa ker","2.1 Bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 8 bulan\natau lebih diberikan 1 bulan upah pokok ditambah tunjangan-tunjangan.",{"bindId":221,"name":222,"text":223},"ONCERISE2_trigger","3. Perusahaan akan memberikan Tunjangan ","3. Perusahaan akan memberikan Tunjangan Istimewa Tahunan yang besarnya\nsesuai dengan pengusaha yang didasarkan pada kondisi\u002Fkeuntungan perusahaan,\npembayaran yang dilakukan setiap bulan Juni.",{"bindId":225,"name":222,"text":223},"extrapayfirmperformancesec",{"bindId":227,"name":222,"text":223},"incidentalbonusdatesec",{"bindId":229,"name":230,"text":231},"NOCTPREM_trigger","Tunjangan Shift diberikan kepada pekerja","Tunjangan Shift diberikan kepada pekerja yang memiliki sistem kerja 2 (dua)\nshift atau 3 (tiga) shift kerja.",{"bindId":233,"name":230,"text":231},"shiftallowancetype1",{"bindId":235,"name":236,"text":237},"OVERTIME_trigger","Kepada pekerja yang bekerja lebih dari 7","Kepada pekerja yang bekerja lebih dari 7 (tujuh) jam sehari, pengusaha akan\nmembayar kelebihan jam kerjanya sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang\nberlaku.",{"bindId":239,"name":236,"text":237},"overtimeallowancetype_general",{"bindId":241,"name":236,"text":237},"overtimeallowancetype",{"bindId":243,"name":244,"text":245},"SUNDAY_trigger","7. Tunjangan Kerja Lembur Mingguan Diber","7. Tunjangan Kerja Lembur Mingguan\n\nDiberikan kepada pekerja untuk membayar kelebihan jam kerja menurut\nketentuan pemerintah, yaitu 40 jam seminggu untuk yang bekerja siang dan 35 jam\nseminggu untuk yang bekerja malam.",{"bindId":247,"name":97,"text":98},"longserviceallowancetype",{"bindId":249,"name":93,"text":94},"longserviceallowancetype1",{"bindId":251,"name":252,"text":253},"MEALALL_trigger","Pengusaha akan menyediakan fasilitas unt","Pengusaha akan menyediakan fasilitas untuk semua pekerja seperti makan,\n    tempat istirahat, tempat sholat, sarana olahraga, sarana kesenian dan\n    rekreasi atau hiburan dengan ketentuan diatur secara khusus dalam peraturan\n    pelaksanaan.",{"bindId":255,"name":256,"text":257},"coverunion_trigger","Pengusaha dan Serikat Pekerja sama-sama ","Pengusaha dan Serikat Pekerja sama-sama menyetujui bahwa PKB ini berlaku\nmengikat bagi seluruh pekerja PT Texfibre Indonesia yang berkedudukan di\nCilulumpang, Jatiluhur Purwakarta dan Pengusaha.","\u003Chtml>\n\n    \u003Cdiv class=\"cobra-report\">\n\n        \u003Ch2>IDN PT. Texfibre Indonesia - Sinar Group - 2020\u003C\u002Fh2>\n\n        \u003Cdiv class=\"section general\">\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-start_date\">Tanggal dimulainya perjanjian: &rarr;&nbsp;2020-04-01\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-end_date\">Tanggal berakhirnya perjanjian: &rarr;&nbsp;2022-03-31\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \u003C!-- TODO: previous CBA logic -->\n            \u003C!-- TODO: status logic -->\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaratified\">Diratifikasi oleh: &rarr;&nbsp;Other\u003C\u002Fdiv>\n                \u003Cdiv id=\"display-cbaactorratified\">\n                    Diratifikasi pada: &rarr;&nbsp;Belum diratifikasi\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \n\n            \u003C!-- TODO: transnational_label, includingcountries_label, national_framework_label -->\n\n            \u003Cdiv id=\"display-SECTOR1\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Industri\u002Fpabrik pengolahan\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-NACE2004\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Pabrik Manufaktur Textil\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-FIRMPRI\">\n                Sektor publik\u002Fswasta: &rarr;&nbsp;In the private sector\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv>Disimpulkan oleh:\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1\">\n\n                \n                    \n                    \u003Cdiv>\n                        Nama perusahaan: &rarr;&nbsp;\n                        Texfibre Indonesia - Sinar Group\n                    \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1\">\n                Nama serikat pekerja: &rarr;&nbsp;\n\n                \n                    \n                    \u003Cspan>\n                        Serikat Pekerja Tekstil Sandang &amp; Kulit SP TSK SPSI\n                    \u003C\u002Fspan>\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-casignemployees\">\n                Nama penandatangan dari pihak pekerja &rarr;&nbsp;Jaenudin SB\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section social-security-pensions\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SOCSEC_trigger\">JAMINAN SOSIAL DAN PENSIUN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-pensionfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pensiun bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilityfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan cacat bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-unemploymentfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan pengangguran bagi pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section training\">\n            \u003Ch3 id=\"display-TRAINING_trigger\">PELATIHAN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingprogrammes\">Program pelatihan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprenticeships\">Magang: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pelatihan bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section sickness-disability\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KONDISI SAKIT DAN DISABILITAS\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-maxsicknesspayperc\">\n                Maximum cuti sakit berbayar (untuk 6 bulan): &rarr;&nbsp;92&nbsp;%\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-sicknessmaxdaysnr\">\n                Maximum hari untuk cuti sakit berbayar: &rarr;&nbsp;365 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-longtermillness\">Ketentuan mengenai kembali bekerja setelah menderita penyakit jangka panjang, seperti penyakit kanker: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-menstruationleave\">Cuti haid berbayar: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilitypay\">Pembayaran gaji apabila tidak mampu bekerja dikarenakan kecelakaan kerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n\n        \u003Cdiv class=\"section health-medical-assistence\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA BANTUAN MEDIS\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccess\">Bantuan medis disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccessrelatives\">Bantuan medis bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurance\">Kontribusi pengusaha untuk asuransi kesehatan disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurancerelatives\">Asuransi kesehatan bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetypolicy\">Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetytraining\">Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-protectiveclothing\">Pakaian\u002Falat pelindung diri disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-hivpolicy\">Pemeriksaan kesehatan secara berkala disediakan oleh pengusaha: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-monitoring\">Pengawasan permintaan musculoskeletal di tempat kerja, resiko professional dan\u002Fatau hubungan antara pekerjaan dan kesehatan: &rarr;&nbsp;The relationship between work and health, Employee involvement in the monitoring\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-funeralpay\">Bantuan duka\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-funeralpayamount\">\n                Minimum kontribusi pengusaha untuk penguburan\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;400000.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section work-family-arrangements\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKFAM_trigger\">PENGATURAN ANTARA KERJA DAN KELUARGA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleaveduration\">\n                Cuti hamil berbayar: &rarr;&nbsp;13 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-jobsecuritymothers\">Jaminan tetap dapat bekerja setelah cuti hamil: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-maternitydiscrimination\">Larangan diskriminasi terkait kehamilan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-breastfeeding_dangerouswork\">Larangan mewajibkan pekerja yang sedang hamil atau menyusui untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-riskassessment\">Penilaian resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja yang sedang hamil atau menyusui di tempat kerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-alternatives\">Ketersediaan alternatif bagi pekerja hamil atau menyusui untuk tidak melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-timeoff\">Cuti untuk melakukan pemeriksaan pranatal: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningnonstandard\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempekerjakan pekerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningpromotion\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempromosikan: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv> \n            \u003Cdiv id=\"display-nursingmothers\">Fasilitas untuk pekerja yang menyusui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcareprovision\">Pengusaha menyediakan fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcaresubsidy\">Pengusaha mensubsidi fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \u003Cdiv id=\"display-educationtuition\">Tunjangan\u002Fbantuan pendidikan bagi anak pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidpaternityleaveduration\">\n                Cuti ayah berbayar: &rarr;&nbsp;2 hari\n         \u003C\u002Fdiv>\n                        \u003Cdiv id=\"display-deathrelativesleave\">\n                Durasi cuti yang diberikan ketika ada anggota keluarga yang meninggal: &rarr;&nbsp;2 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n        \u003Cdiv class=\"section gender-equality-issues\">\n            \u003Ch3 id=\"display-GENEQ_trigger\">ISU KESETARAAN GENDER\u003C\u002Fh3>\n         \u003Cdiv id=\"display-eqpay\">Upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n         \n         \u003Cdiv id=\"display-discrimination\">Klausal mengenai diskriminasi di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-eqpromotion\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat promosi: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv> \n        \u003Cdiv id=\"display-eqtraining\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat pelatihan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>     \n        \u003Cdiv id=\"display-eqofficer\">Kesetaraan gender dalam kepengurusan serikat pekerja di tempat kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-sexualhar\">Klausal mengenai pelecehan seksual di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violence\">Klausal mengenai kekerasan di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violenceleave\">Cuti khusus bagi pekerja yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-support_disabilities\">Dukungan bagi pekerja perempuan dengan disabilitas: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-equalitymonitoring\">Pengawasan kesetaraan gender: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n             \n         \u003C\u002Fdiv>\n         \n\n        \u003Cdiv class=\"section employment-contracts\">\n            \u003Ch3 id=\"display-EMPCONTR_trigger\">PERJANJIAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-contracttrialperiod\">\n                Durasi masa percobaan: &rarr;&nbsp;91 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\u003Cdiv id=\"display-severance_number\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;180&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-severance_number_1_tenure\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;60&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-part_time_excluded\">Pekerja paruh waktu tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-tempagency\">Ketentuan mengenai pekerja sementara: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprentices_excluded\">Pekerja magang tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-minijobs_excluded\">Pekerja mahasiswa tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section working-hours\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKHOURS_trigger\">JAM KERJA, JADWAL DAN LIBUR\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspday\">\n                Jam kerja per hari: &rarr;&nbsp;7.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-dayspweek\">\n                Hari kerja per minggu: &rarr;&nbsp;6.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysdays\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp; hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysweeks\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp; minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-schedulesrestpw\"> Periode istrirahat setidaknya satu hari dalam seminggu disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-sundays_year\">\n                Jumlah maksimum hari minggu\u002Fhari libur nasional dalam setahun dimana pekerja harus\u002Fdapat bekerja: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n             \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-tradeunleavdays\">\n                Cuti berbayar untuk aktivitas serikat pekerja: &rarr;&nbsp; hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-FLEXWORK_trigger\"> Ketentuan mengenai pengaturan jadwal kerja yang fleksibel: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section wages\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WAGES_trigger\">PENGUPAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-PAYSCALES_trigger\">\n                Upah ditentukan oleh skala upah: &rarr;&nbsp;Yes, but there are only indices (no wages)\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n\n            \n            \n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-COSTLIV_trigger\">Penyesuaian untuk kenaikan biaya kebutuhan hidup: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-STRUCINCR_trigger\">Kenaikan upah\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-ONCERISE_trigger\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali:\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-incidentalbonusperc1\">\n                    Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali: &rarr;&nbsp;100&nbsp;%\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-extrapayfirmperformance\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali dikarenakan performa perusahaan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-NOCTPREM_trigger\">Tunjangan shift untuk kerja sore atau malam\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \u003Cdiv id=\"display-shiftallowancetype1\">Tunjangan shift hanya untuk yang kerja malam: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-OVERTIME_trigger\">Upah lembur hari kerja\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SUNDAY_trigger\">Upah lembur hari Minggu\u002Flibur\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SENIOR_trigger\">Tunjangan masa kerja\u003C\u002Fh4>\n\n                \u003Cdiv id=\"display-longserviceallowanceperc1\">\n                    Tunjangan masa kerja: &rarr;&nbsp;200.0 % dari gaji pokok\n                \u003C\u002Fdiv>\n\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-longserviceallowancetype2\">\n                    Tunjangan masa kerja setelah: &rarr;&nbsp;3 masa kerja\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Ch4>Kupon makan\u003C\u002Fh4>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-mealvouchers\">\n                Kupon makan disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-MEALALL_trigger\">Tunjangan makan disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-mealvouchersamount\">\n                 &rarr;&nbsp; per makan\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-legalassistance_trigger\">\n                Bantuan hukum gratis: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n    \u003C\u002Fdiv>\n\n\u003C\u002Fhtml>\n",[],[],"collective_agreement",[263],{"title":39,"slug":34},[265],{"type":266,"data":267},"call_to_action_body_block",{"title":268,"description":269,"variant":270,"link":271},"Bandingkan Perjanjian Kerja Bersama","Bandingkan pasal-pasal dan topik dalam Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dengan Perjanjian Kerja Bersama di semua sektor kerja di Indonesia maupun negara-negara lainnya.","dark",{"title":268,"url":272,"description":268,"rel":273,"type":274},"\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fbandingkan-perjanjian-kerja-bersama","follow","internal",[276],{"type":266,"data":277},{"title":268,"description":269,"variant":270,"link":278},{"title":268,"url":272,"description":268,"rel":273,"type":274},[]]