[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"page:id-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-sepatu-bata-dengan-puk-spai-fspmi-pt-sepatu-bata-tbk-dan-puk-sp-tsk-spsi-pt-sepatu-bata-tbk---2015-2017":3},{"id":4,"slug":5,"title":6,"short_title":7,"intro_text":8,"meta_description":9,"seo_title":9,"path":10,"content_type":11,"locale":12,"go_live_at":7,"first_published_at":13,"page_created_at":14,"published_at":13,"edit_url":15,"breadcrumbs":16,"seo":24,"data":32,"children":323,"content_type_view":324,"extra_breadcrumbs":325,"body":327,"body_blocks":338,"related_pages":342},3679,"perjanjian-kerja-bersama","Perjanjian Kerja Bersama",null,"\u003Cp>Beberapa pilihan Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dipublikasikan di sini. Anda dapat menemukan teks asli dari Perjanjian Kerja Bersama tersebut, membaca dan menelusuri per bab maupun pasal, menurut topik yang sedang Anda cari.\u003Cbr\u002F>\u003Cbr\u002F>Ketika Anda mengklik pada link Perjanjian Kerja Bersama, halaman akan terbuka: di kolom sebelah kiri pada halaman tersebut berisi teks asli, sedangkan di kolom sebelah kanan, Anda akan menemukan ringkasan dari ketentuan yang ada di Perjanjian Kerja Bersama tersebut.\u003Cbr\u002F>Serikat Buruh\u002FPekerja dan Asosiasi Pengusaha dari Indonesia memberikan kontribusi terhadap pengumpulan data Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fp>","","\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama","collective_agreements.collectiveagreementoverview","id_ID","2025-08-15T13:01:11.360625+00:00","2026-04-02T08:44:09.692847+00:00","\u002Fcms\u002Fpages\u002F3679\u002Fedit\u002F",[17,20,23],{"title":18,"slug":19},"Indonesia","id-id",{"title":21,"slug":22},"Bekerja di Indonesia","bekerja-di-indonesia",{"title":6,"slug":5},{"title":6,"description":9,"image":25,"canonical":26,"robots":27,"og_type":28,"twitter_card":29,"locale":19,"created_at":30,"last_modified_at":31},"https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fmedia\u002Fimages\u002FSocial_media_preview_image_-_2025.2e16d0ba.fill-1200x630.png","https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002F","index, follow","website","summary_large_image","2025-08-15T15:01:11.360625+02:00","2026-04-02T10:44:09.828831+02:00",{"cba":33,"clauses":45,"details":321,"translations":322},{"id":34,"uid":35,"url":36,"name":37,"locale":38,"override_title":9,"title":39,"browser_title":40,"browser_description":41,"text":42},"perjanjian-kerja-bersama-antara-pt-sepatu-bata-dengan-puk-spai-fspmi-pt-sepatu-bata-tbk-dan-puk-sp-tsk-spsi-pt-sepatu-bata-tbk---2015-2017","b48a3f3c-8d95-11e9-aee7-f23c91080f70","https:\u002F\u002Fcobra.wageindicator.org\u002Fcountries\u002Findonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-sepatu-bata-dengan-puk-spai-fspmi-pt-sepatu-bata-tbk-dan-puk-sp-tsk-spsi-pt-sepatu-bata-tbk---2015-2017\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-sepatu-bata-dengan-puk-spai-fspmi-pt-sepatu-bata-tbk-dan-puk-sp-tsk-spsi-pt-sepatu-bata-tbk---2015-2017\u002F","Perjanjian Kerja Bersama Antara PT. Sepatu Bata Dengan PUK SPAI FSPMI PT. Sepatu Bata Tbk dan PUK SP TSK SPSI PT. Sepatu Bata Tbk - 2015\u002F2017","ba_ID","IDN PT. Sepatu Bata Tbk - 2015","Indonesia - IDN PT. Sepatu Bata Tbk - 2015","IDN PT. Sepatu Bata Tbk - 2015 - Industri\u002Fpabrik pengolahan",{"name":43,"data":44},"129 - PKB PT. Sepatu Bata - 2015.html","\n              \n              \n\n\n  \u003Cmeta http-equiv=\"content-type\" content=\"text\u002Fhtml; charset=UTF-8\">\n  \u003Ctitle>New\u003C\u002Ftitle>\n  \u003Cmeta name=\"generator\" content=\"Amaya, see http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002FAmaya\u002F\">\n\n\n\n\u003Ch1>PERJANJIAN KERJA BERSAMA PT. SEPATU BATA TBK DENGAN PIMPINAN UNIT KERJA\nSERIKAT PEKERJA ANEKA INDUSTRI FEDERASI SERIKAT PEKERJA METAL INDONESIA (PUK\nSPAI FSPMI) PT. SEPATU BATA TBK DAN PUK SP TSK SPSI PT. SEPATU BATA TBK\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>MUKADIMAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Bahwa dalam mengisi kemerdekaan Republik\nIndonesia dengan melaksanakan pembangunan nasional khususnya pembangunan\nekonomi, guna tercapainya masyarakat adil dan makmur baik materiil maupun\nspiritual yang diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bahwa dalam Negara Republik Indonesia yang berazaskan Pancasila dan\nUndang-Undang Dasar 1945, serikat pekerja dan pengusaha adalah mitra di dalam\npeningkatan produktifitas dan kesejahteraan bersama dengan berlandaskan\nhubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bahwa sebagai wujud dari pelaksanaan Hubungan Industrial yang Harmonis,\ndinamis, dan berkeadilan itu, maka Pengusaha dan Serikat Pekerja sepakat untuk\nmembuat kesepakatan, sehingga timbul rasa saling menghormati, saling\nmenghargai, saling mempercayai, dan saling pengertian yang pada gilirannya\ntercipta ketenangan kerja, dan kelangsungan usaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adapun tujuan dari pembuatan Perjanjian Kerja bersama ini adalah :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Menetapkan hak dan kewajiban pengusaha dan pekerja\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Menetapkan syarat-syarat dan kondisi kerja sesuai ketentuan peraturan\n    perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Mengatur tata cara penyelesaian setiap perbedaan pendapat dengan baik dan\n    adil\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Melanjutkan serta meningkatkan hubungan kersama yang baik antara\n    Pengusaha dengan pekerja\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>Mengingat hal-hal tersebut diatas ini, maka kedua belah pihak bersepakat\nselama masa berlakunya Perjanjian Kerja Bersama ini hanya diberlakukan antara\nPT. Sepatu Bata Tbk Purwakarta.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB I : HAL-HAL UMUM\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 1 : Istilah-Istilah\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha \n    \u003Cp>Adalah pemilik perusahaan atau orang yang diberi kuasa untuk mengelola\n    jalannya perusahaan dan melakukan tindakan atas nama pemilik perusahaan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Perusahaan \n    \u003Cp>Adalah PT. SEPATU BATA Tbk. Yang merupakan suatu perseroan terbatas yang\n    didirikan berdasarkan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia yang\n    berkantor pusat di Jl. RA Kartini Kav. 28 Cilandak Barat, Jakarta Selatan\n    dengan pusat produksi dan distribusi di Jl. Raya Cibening KM 8, Desa\n    Cibening, Kecamatan Bungursari, Purwakarta, Jawa Barat.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Serikat Pekerja \n    \u003Cp>Adalah Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi\n    Serikat Pekerja Metal Indonesia PT. Sepatu Bata Tbk, disingkat PUK SPAI\n    FSPMI PT. Sepatu Bata Tbk yang disahkan oleh Pimpinan Pusat SPAI FSPMI dan\n    tercatat di Dinas Tenaga kerja, Sosial dan Transmigrasi Kabupaten\n    Purwakarta dengan nomor pencatatan : 251\u002F26\u002FPUK-SPAI\u002FFSPMI PT. Sepatu Bata\n    Tbk.\u002FPWK\u002FIX\u002F2012 dan PUK SP TSK SPSI PT. Sepatu Bata Tbk yang tercatat pada\n    Dinas Tenaga Kerja, Sosial, dan Transmigrasi Kabupaten Purwakarta dengan\n    nomor pencatatan : 251\u002F32\u002FPUK FSP TSK SPSI PT. Sepatu Bata\n    Tbk\u002FPWK\u002FX\u002F2012.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pimpinan Unit Kerja (PUK) : \n    \u003Cp>Adalah Pekerja yang ditunjuk sebagai Pimpinan Unit Kerja dan perangkat\n    organisasi berdasarkan ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah Tangga\n    Organisasi Serikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Anggota Serikat Pekerja \n    \u003Cp>Adalah Pekerja PT. Sepatu Bata Tbk yang terdaftar sebagai anggota\n    Serikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja \n    \u003Cp>Adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam\n    bentuk lain berdasarkan hubungan kerjanya.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja Perempuan \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Adalah dianggap sebagai pekerja tanpa menikah atau lajang terkecuali\n        janda dengan maksimal 3 (tiga) anak sah yang ditanggungnya.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Pekerja perempuan dengan status janda yang menikah kembali, maka\n        statusnya dianggap sebagai pekerja tanpa menikah atau lajang.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerjaan \n    \u003Cp>Adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh pekerja berdasarkan tugas dan\n    tanggung jawa yang diberikan oleh Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Hari Kerja \n    \u003Cp>Adalah hari-hari dimana pekerjaan dilakukan sebagaimana telah\n    ditetapkan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Jam Kerja \n    \u003Cp>Adalah waktu dimana pekerja bekerja di tempat kerjanya yang telah\n    ditetakan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Kerja Lembur \n    \u003Cp>Adalah pekerjaan yang dilakukan diluar jam-jam kerja yang telah\n    ditetapkan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Hari \n    \u003Cp>Adalah waktu sehari semalam selama 24 jam, yaitu antara jam 00.00 sampai\n    jam 24.00.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Seminggu \n    \u003Cp>Adalah waktu selama 7 (tujuh) hari dimulai hari Senin sampai dengan hari\n    Minggu (sesuai dengan U.U No.1\u002F1951).\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Hari Istirahat \n    \u003Cp>Adalah hari dimana tidak dilakukan pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Hari Libur\u002FBesar \n    \u003Cp>Adalah hari dimana tidak dilakukan pekerjaan yang resmi ditetapkan oleh\n    pemerintah.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Hari Istirahat Mingguan \n    \u003Cp>Adalah hari Sabtu dan Minggu dimana tidak dilakukan pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Upah \n    \u003Cp>Adalah pembayaran yang diperoleh pekerja atas pekerjaan yang\n    dilakukannya.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Upah Pokok Minimum Sebulan \n    \u003Cp>Adalah jaminan upah atas kehadiran dan bekerjanya seorang pekerja pada\n    hari kerja selama sebulan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Upah Lembur \n    \u003Cp>Adalah upah yang dibayarkan kepada pekerja yang melakukan kerja lembur.\n    Untuk menghitung upah lembur sejam, maka upah sebulan dibagi 173 (seratus\n    tujuh puluh tiga) kali persentase yang telah diatur didalam Perjanjian\n    Kerja Bersama ini.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tunjangan Hari Raya Lebaran \n    \u003Cp>Adalah suatu pemberian berupa uang yang dibayarkan oleh Pengusaha\n    menjelang hari-hari Raya\u002FLebaran.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Keluarga Pekerja \n    \u003Cp>Adalah seorang istri yang sah dan maksimal 3 orang anak kandung atau\n    anak tiri atau anak angkat berdasarkan keputusan penetapan Pengadilan\n    Negeri yang sah sampai usia 21 tahun belum menikah dan bekerja sebagaimana\n    terdaftar di Departemen HR perusahaan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Ahli Waris \n    \u003Cp>Adalah keluarga atau orang yang ditunjuk oleh Pekerja dengan mendapatkan\n    surat wasiat pekerja untuk menerima setiap pembayaran dalam hal kematian.\n    Apabila tidak ada penunjukan atas ahli warisnya maka ahli waris diatur\n    menurut hukum yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Bantuan Uang \n    \u003Cp>Adalah sejumlah uang yang diberikan oleh pengusaha kepada Pekerja sesuai\n    dengan ketentuan yang telah ditetapkan di dalam Perjanjian Kerja\n    Bersama.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Atasan \n    \u003Cp>Adalah pekerja yang jabatan dan atau pangkatnya lebih tinggi.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Atasan Langsung \n    \u003Cp>Adalah Pekerja yang jabatannya lebih tinggi secara langsung pada\n    bagiannya.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tunjangan Tetap \n    \u003Cp>Adalah tunjangan yang diberikan kepada Pekerja secara tetap jumlahnya\n    dan teratur pembayarannya, yang dikaitkan kepada masa kerja dan jabatan\n    Pekerja bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tunjangan Tidak Tetap \n    \u003Cp>Adalah tunjangan yang diberikan kepada Pekerja secara teratur\n    pembayarannya dan tidak tetap jumlahnya yang dikaitkan dengan kehadiran.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Masa Kerja \n    \u003Cp>Adalah jangka waktu seorang Pekerja di perusahaan secara tidak terputus\n    dan dihitung sejak tanggal diterima sebagai pekerja.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Mutasi \n    \u003Cp>Adalah pemindahan Pekerja dari suatu Departemen ke Departemen yang lain\n    dalam Perusahaan berdasarkan surat keputusan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Promosi \n    \u003Cp>Adalah kenaikan pangkat atau jabatan seorang Pekerja yang dilaksanakan\n    sesuai aturan HRD di Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Demosi \n    \u003Cp>Adalah penurunan pangkat atau jabatan seorang Pekerja yang dilaksanakan\n    sesuai aturan HRD di Perusahaan\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Kerja Shift \n    \u003Cp>Adalah waktu kerja bergiliran yang ditentukan dan diatur waktunya oleh\n    Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Kerja Lembur \n    \u003Cp>Adalah kerja yang dilakukan oleh pekerja diluar jam\u002Fhari kerja yang\n    telah ditetapkan, atas perintah atasan langsung yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Kecelakaan Kerja \n    \u003Cp>Adalah kecelakaan yang terjadi\u002Ftimbul baik dalam perjalanan berangkat\n    dan pulang kerja.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Surat Peringatan \n    \u003Cp>Adalah surat resmi yang dikeluarkan oleh HRD perusahaan, karena adanya\n    tindakan pelanggaran disiplin atau perbuatan yang melanggar ketentuan PKB,\n    yang pada dasarnya bersifat pembinaan bagi Pekerja.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Dispensasi \n    \u003Cp>Adalah ijin yang diberikan oleh pengusaha kepada pekerja untuk\n    meninggalkan tugas tanpa mengurangi hak-haknya.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Lingkungan Perusahaan \n    \u003Cp>Adalah seluruh area milik Perusahaan termasuk bangunan, halaman dan\n    jalan yang berada di dalamnya.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 2 : Pihak-Pihak Yang Mengadakan Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>adalah antara :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>PT. Sepatu Bata Tbk yang berkantor pusat di Jl. RA Kartini Kav. 28,\n    Cilandak Barat, Jakarta Selatan dengan pusat produksi dan distribusi di Jl.\n    Bungursari, Purwakarta, Jawa Barat, yang diwakili oleh delegasinya : \n\n    \u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n      \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n      \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n      \u003Ccol>\n      \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n        \u003Ctr>\n          \u003Ctd>1. Ahmad Danial\u003C\u002Ftd>\n          \u003Ctd>6. Hatta Tutuko\u003C\u002Ftd>\n        \u003C\u002Ftr>\n        \u003Ctr>\n          \u003Ctd>2. Amelia Noor Savitri\u003C\u002Ftd>\n          \u003Ctd>7. Lilik Budi S\u003C\u002Ftd>\n        \u003C\u002Ftr>\n        \u003Ctr>\n          \u003Ctd>3. Hidayat E. Susanto\u003C\u002Ftd>\n          \u003Ctd>8. Ricardo Lumalessil\u003C\u002Ftd>\n        \u003C\u002Ftr>\n        \u003Ctr>\n          \u003Ctd>4. Deny Wahyudi\u003C\u002Ftd>\n          \u003Ctd>9. Ronny Purbaya\u003C\u002Ftd>\n        \u003C\u002Ftr>\n        \u003Ctr>\n          \u003Ctd>5. Elias Ngongo Kaka Nuralele\u003C\u002Ftd>\n          \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n        \u003C\u002Ftr>\n      \u003C\u002Ftbody>\n    \u003C\u002Ftable>\n    \u003Cp>Dengan surat mandat No. 52\u002FSK-HRD\u002FLGL\u002FIV\u002F2015 tanggal 20 April 2015 yang\n    selanjutnya disebut : Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Dengan (FSPMI dan SPSI) – UNIT KERJA PT. SEPATU BATA Tbk. Purwakarta,\n    berlamat di Desa Cibening Purwakarta, Jawa Barat, yang terdaftar di kantor\n    PUK SPAI FSPMI PT. Sepatu Bata Tbk yang disahkan oleh Pimpinan Pusat SPAI\n    FSPMI dan tercatat pada Dinas Tenaga kerja, Sosial, dan Transmigrasi\n    Kabupaten Purwakarta dengan nomor pencatatan : 251\u002F26\u002FPUK-SPSI PT. Sepatu\n    Bata Tbk\u002FPWK\u002FIX\u002F2012. Dan PUK SP TSK SPSI PT. Sepatu Bata Tbk yang tercatat\n    pada Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi Kabupaten Purwakarta\n    dengan nomor pencatatan : 251\u002F32\u002FPUK-SPSI PT. Sepatu Bata Tbk\u002Fpwk\u002Fix\u002F2012,\n    yang diwakili oleh delegasinya : \n\n    \u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n      \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n      \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n      \u003Ccol>\n      \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n        \u003Ctr>\n          \u003Ctd>1 .Alin Kosasih\u003C\u002Ftd>\n          \u003Ctd>6. Reno Suseno Eko\u003C\u002Ftd>\n        \u003C\u002Ftr>\n        \u003Ctr>\n          \u003Ctd>2. Hendra Azam Stk\u003C\u002Ftd>\n          \u003Ctd>7. Atang Rohana\u003C\u002Ftd>\n        \u003C\u002Ftr>\n        \u003Ctr>\n          \u003Ctd>3. Anjar Fajrian\u003C\u002Ftd>\n          \u003Ctd>8. Dhany\u003C\u002Ftd>\n        \u003C\u002Ftr>\n        \u003Ctr>\n          \u003Ctd>4. Meizal Ramadhani\u003C\u002Ftd>\n          \u003Ctd>9. Teguh Riyanto\u003C\u002Ftd>\n        \u003C\u002Ftr>\n        \u003Ctr>\n          \u003Ctd>5. Arga Ardita\u003C\u002Ftd>\n          \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n        \u003C\u002Ftr>\n      \u003C\u002Ftbody>\n    \u003C\u002Ftable>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\u003Cdl>\n    \u003Cdd>Dengan surat mandat no. 01\u002FPKB\u002FPUK-SPAI\u002FFSPMI\u002FBATA\u002FIV\u002F2015 tertanggal\n      14 April 2015 dan surat mandate No.71\u002FPUK SP TSK-SPSI\u002FPT.SEPATU\n      BATA\u002FIV\u002F2015 tertanggal 14 April 2015 yang mewakili anggota-anggotanya\n      selanjutnya disebut : Serikat Pekerja telah sepakat mengadakan Perjanjian\n      Kerja Bersama sebagai berikut :\u003C\u002Fdd>\n    \u003Cdd>\u003C\u002Fdd>\n\u003C\u002Fdl>\n\n\u003Ch3>Pasal 3 : Luasnya Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coverunionsign\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coverunion_trigger\">\u003Cp>Luasnya Perjanjian Kerja Bersama berlaku untuk :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Hal-hal umum.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Serikat pekerja dan para anggotanya.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Selain dari ketiga hal tersebut diatas, baik Serikat Pekerja dan\n    Pengusaha mempunyai hak-hak lain yang diatur\u002Fdilindungi oleh Undang-undang,\n    Peraturan pemerintah dan Kode Etik Perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Perjanjian Kerja Bersama ini hanya berlaku di PT. Sepatu Bata Tbk.\n    Purwakarta.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 4 : Kewajiban Pihak-Pihak Yang Mengadakan Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Baik pengusaha maupun Serikat Pekerja berkewajiban :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Melaksanakan sepenuhnya isi dan makna Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Memberikan penerangan, penjelasan kepada anggota Serikat Pekerja,\n    instansi Pemerintah dan Swasta jika diperlukan mengenai isi dan makna\n    Perjanjian Kerja Bersama ini.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Saling menghormati hak, fungsi dan tanggung jawab dari kedua belah\n  pihak.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 5 : Hak, Fungsi dan Tanggung Jawab Perusahaan dan Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Hak, fungsi dan tanggung jawab Perusahaan: \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Mengelola dan melaksanakan pengamanan jalannya Perusahaan.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Memimpin dan menjalankan usaha sesuai dengan kebijakan Perusahaan dan\n        Kode Etik Perusahaan.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Hak, fungsi dan tanggung jawab Serikat Pekerja \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Serikat Pekerja yang bebas dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan\n        pekerja dengan melihat dan memperhatikan efisiensi dan\n      produktivitas.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Mewakili pekerja yang menjadi anggota Serikat Pekerja secara\n        perorangan ataupun kolektif dalam hal masalah ketenaga kerjaan,\n        hubungan kerja\u002Fsyarat-syarat kerja.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n    \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch2>BAB II : PENGAKUAN DAN JAMINAN BAGI SERIKAT PEKERJA DAN PENGUSAHA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 6 : Pengakuan Serikat Pekerja dan Pengusaha\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha PT. Sepatu Bata Tbk mengakui bahwa Serikat Pekerja Unit Kerja\n    PT. Sepatu Bata Tbk. Adalah organisasi yang sah mewakili dan bertindak atas\n    nama dan untuk seluruh anggota-anggotanya yang mempunyai hubungan kerja\n    dengan Perusahaan PT. Sepatu Bata Tbk mengenai hubungan kerja dan\n    syarat-syarat kerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Serikat pekerja yang tersebut dalam pasal 6 ayat (1) diatas mengakui\n    bahwa Pimpinan PT. Sepatu Bata Tbk adalah Pengusaha yang mempunyai hak\n    untuk memimpin dan menjalankan usahanya sesuai dengan kebijakan Perusahaan\n    sepanjang tidak bertentangan dengan Undang-Undang\u002FPeraturan-Peraturan\n    pemerintah Republik Indonesia.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Berdasarkan pengakuan tersebut diatas, maka kedua belah pihak menyetujui\n    ketentuan-ketentuan sebagai berikut : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Pengusaha tidak akan menghalang-halangi atau mencampuri segala\n        sesuatu berkenaan dengan keorganisasian Serikat Pekerja selama kegiatan\n        tersebut mengenai pengembangan Serikat Pekerja dalam Perusahaan dan\n        tidak bertentangan dengan Undang-Undang\u002FPeraturan-Peraturan pemerintah\n        Republik Indonesia dan kode etik perusahaan.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Serikat Pekerja dan Pengusaha PT. Sepatu Bata Tbk wajib saling\n        memberitahukan terlebih dahulu apabila akan mengadakan perundingan\n        tentang hubungan dan syarat-syarat kerja serta Pengusaha menyediakan\n        fasilitas guna keperluan tersebut.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Serikat Pekerja Unit Kerja PT. Sepatu Bata Tbk diwajibkan\n        memberitahukan kepada pimpinan PT. Sepatu Bata Tbk terlebih dahulu,\n        apabila akan mengadakan peninjauan dilingkungan Perusahaan selama\n        Pekerja sedang melakukan tugasnya, dengan didampingi oleh wakil\n        Pengusaha.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 7 : Bantuan Pemungutan Iuran Bagi Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pemungutan Iuran Serikat Pekerja melalui pengusaha :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha akan membantu untuk melakukan pemungutan iuran wajib serikat\n    Pekerja sesuai dengan permintaan Serikat Pekerja Unit Kerja PT. Sepatu Bata\n    Tbk.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pemungutan uang iuran tersebut akan dilakukan oleh Pengusaha yang\n    dilaksanakan setiap bulan dengan menyampaikan surat kuasa pemotongan upah\n    yang ditandantangani oleh anggota serikat pekerja yang bersangkutan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Besaran iuran wajib anggota Serikat Pekerja ditetapkan sesuai dengan\n    kebijakan serikat pekerja.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 8 : Bantuan Perusahaan Untuk Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha memberikan ijin untuk pemakaian Balai serba guna\u002Fperistirahatan\n    pekerja untuk pertemuan internal serikat pekerja dengan terlebih dahulu\n    mengajukan permohonan tertulis 2 (dua) hari sebelumnya kepada\n  Pengusaha.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Penyalahgunaan penggunaan balai serba guna\u002Fbalai peristirahatan akan\n    dianggap sebagai pelanggaran yang akan diberikan sangsi berupa pelarangan\n    penggunaan fasilitas tersebut selama 3 bulan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 9 : Dispensasi\u002FKelonggaran Bagi Fungsionaris Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Untuk mengurus masalah ketenagakerjaan antara Perusahaan dan Serikat\n    Pekerja, maka 2 (dua) orang wakil pekerja yang ditunjuk untuk mewakili\n    Serikat Pekerja diberikan kelonggaran untuk menghadiri pertemuan-pertemuan\n    dan menyelesaikan masalah ketenagakerjaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-tradeunleavdays\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-TRADEUNLEAV_trigger\">\u003Cli>Pengusaha memberikan kelonggaran (dispensasi) pada ketua dan Wakil ketua\n    serikat pekerja untuk menjalankan tugas serikat pekerja sebanyak 5 (lima)\n    hari kerja dalam 1 (satu) bulan dengan mendapatkan upah dan jaminan sosial\n    penuh, dengan selambat-lambatnya 2 (2) hari kerja sebelumnya harus\n    menyampaikan surat pemberitahuan secara resmi dari Serikat Pekerja kepada\n    Pengusaha kecuali dalam hal-hal mendadak.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Pengusaha akan memberikan dispensasi bagi Serikat Pekerja untuk\n    pendidikan dan pelatihan organisasi maksimum setara dengan 4 hari kerja per\n    orang dalam 1 bulan dan tidak mengganggu proses produksi.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengusaha memberikan penggantian uang transport bagi Serikat Pekerja\n    apabila mendapat panggilan tertulis dari instansi Pemerintah sehubungan\n    dengan masalah ketenagakerjaan di Perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengerahan masa pekerja pada waktu hari kerja hanya dibenarkan apabila\n    ada ijin dari instansi Pemerintah yang berwenang untuk hal tersebut.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengusaha memberikan dispensasi kepada anggota serikat pekerja\n    berdasarkan persetujuan HR Department dan Department Head masing-masing\n    terlebih dahulu dengan quota per bulan 5 (lima) hari kerja per orang.\n    Apabila melebihi ketentuan ini harus mendapatkan persetujuan dari Direktur\n    HRD.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB II : KETENAGAKERJAAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 10 : Penerimaan Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Serikat Pekerja mengakui, bahwa penerimaan pekerja adalah hak Pengusaha\n    dengan mengingat kepentingan Perusahaan dan sesuai dengan pendayagunaan\n    tenaga kerja sebaik-baiknya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Penambahan pekerjaan yang membutuhkan keterampilan khusus agar diberikan\n    pelatihan maksimal 2 (dua) minggu.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 11 : Hubungan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Tata hubungan kerja yang dimaksud adalah dalam hal : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Penerimaan pekerja baru\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa percobaan\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Penentuan suatu pembagian pekerjaan\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Pengangkatan dan pemindahan pekerja\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Serikat pekerja mengakui dan menyadari perlu adanya tata hubungan kerja\n    yang diatur oleh Pengusaha yang isinya tidak bertentangan dengan perjanjian\n    Kerja Bersama ini.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 12 : Status Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Perusahaan mempekerjakan : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Pekerja Permanen (PKWTT)\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Pekerja Kontrak (PKWT)\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Pekerja Harian lepas\u002Fkasual\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Untuk Pekerja Harian lepas\u002Fkasual tidak boleh memegang pekerjaan\n  inti.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 13 : Pekerja Permanen\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Penerimaan dan pengangkatan pekerja permanen\u002FPKWTT memulai hubungan kerja\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrialperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrial\">\u003Cli>Pekerja baru diterima melalui masa percobaan paling lama 3 (tiga)\n  bulan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Selama dalam masa percobaan 3 (tiga) bulan dapat diberhentika\u002Fdiputuskan\n    hubungan kerjanya sewaktu-waktu oleh Pengusaha.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Masa percobaan tersebut dihitung sebagai masa kerja\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setelah masa percobaan 3 (tiga) bulan dilalui dengan memuaskan,\n    selanjutnya dinyatakan dengan tertulis sebagai pekerja tetap dan kepadanya\n    akan diberikan kartu identitas pekerja\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 14 : Pekerja Kontrak dan Harian Lepas\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengaturan mengenai pekerja kontrak PKWT dan harian lepas dilakukan sesuai\ndengan Undang-Undang no. 13 tahun 2003 dan Kepmen No. 100 tahun 2004.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IV : DISIPLIN KERJA\u002FTATA TERTIB KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 15 : Disiplin Kerja\u002FTata Tertib Kerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Baik pengusaha maupun pekerja wajib sepenuhnya melaksanakan disiplin\n    kerja agar tercapai produktivitas yang tinggi untuk menuju peningkatan\n    kesejahteraan pekerja. \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Melalaikan tugas pekerjaan.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Mangkir.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Datang terlambat.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Pulang kerja sebelum waktunya tanpa alasan.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Membuang-buang waktu dengan merokok ditempat kerja, WC dan lain-lain\n        tempat di lingkungan kerja.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli> style=\"margin-left:0em\"Pekerja yang pekerjaannya tidak terkait\n        dengan pihak luar dilarang menggunakan alat komunikasi apapun pada saat\n        jam kerja yang berpotensi mengganggu kinerja pekerja. \n        \u003Cp style=\"margin-left:0em\">Pengusaha berhak untuk mengambil tindakan\n        pendisiplinan sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengusaha berhak mengambil tindakan tegas dengan memberikan peringatan\n    baik lisan maupun tertulis, yang sifat dari tindakan itu untuk bimbingan\n    dan pengarahan, Peringatan yang diberikan terdiri dari : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Peringatan pertama yang berlaku selama 6 (enam) bulan.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Peringatan kedua yang berlaku selama 6 (enam) bulan.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Peringatan ketiga (terakhir) yang berlaku selama 6 (enam) bulan.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-violence\">Peringatan yang diberikan berupa peringatan pertama atau peringatan kedua\n    dapat dianggap sebagai peringatan terakhir tergantung berat ringannya\n    kesalahan menurut pertimbangan yang wajar oleh Pengusaha.\n    Peringatan-peringatan tersebut akan gugur setelah masa yang telah\n    ditentukan di atas dan apabila selama masa tersebut pekerja yang\n    bersangkutan tidak melakukan pelanggaran lain. Disamping itu perlu\n    ditegaskan bahwa hal-hal yang dapat mengakibatkan pemutusan hubungan kerja\n    (PHK) sesuai dengan peraturan\u002Fperundangan yang berlaku. \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Penipuan, pencurian dan penggelapan barang\u002Fuang milik Pengusaha, atau\n        milik teman sekerja untuk milik teman pengusaha.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Memberikan keterangan palsu atau yang dipalsukan sehingga merugikan\n        perusahaan atau kepentingan Negara.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Mabuk, minum-minuman keras yang memabukkan, madat, memakai obat bius\n        atau menyalahgunakan obat-obatan perangsang lainnya di tempat kerja\n        yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Melakukan perbuatan asusila atau melakukan perjudian di tempat\n      kerja.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Melakukan tindak kejahatan misalnya menyerang, mengintimidasi atau\n        menipu Pengusaha atau teman sekerja dan memperdagangkan barang\n        terlarang baik dalam lingkungan Perusahaan maupun diluar lingkungan\n        Perusahaan.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Menganiaya, mengancam secara fisik atau mental, menghina secara kasar\n        Pengusaha atau keluarga Pengusaha atau teman sekerja.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\n      \u003Cli>Membujuk Pengusaha atau teman sekerja untuk melakukan sesuatu\n        perbuatan yang bertentangan dengan hukum atau kesusilaan serta\n        peraturan perundangan yang berlaku.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Dengan ceroboh atau sengaja merusak, merugikan atau membiarkan dalam\n        keadaan bahaya barang milik Pengusaha.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Dengan ceroboh atau sengaja merusak atau membiarkan diri atau teman\n        sekerjanya dalam keadaan bahaya.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Membongkar atau membocorkan rahasia Perusahaan atau mencemarkan nama\n        baik pengusaha dan atau keluarga pengusaha yang seharusnya dirahasiakan\n        kecuali untuk kepentingan Negara.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Melakukan kesalahan yang bobotnya sama setelah mendapat peringatan\n        terakhir yang masih berlaku.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Hal-hal lain yang diatur dalam Perjanjian Kerja, atau Peraturan\n        Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>Serikat pekerja dan pengusaha baik secara sendiri-sendiri maupun\nbersama-sama akan mengadakan pembinaan disiplin kerja, produktivitas secara\nperiodik terhadap seluruh pekerja guna meningkatkan kesejahteraan pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 16 : Mangkir\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pekerja yang tidak masuk kerja tanpa ijin (mangkir) tidak mendapat upah\n    kecuali karena sakit dengan menunjukkan surat keterangan dokter.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang tidak masuk bekerja (mangkir) 5 (lima) hari kerja dan\u002Fatau\n    lebih secara terus menerus, tanpa keterangan tertulis dan telah dipanggil 2\n    (dua) kali oleh pengusaha secara tertulis, dianggap meninggalkan pekerja\n    (mengundurkan diri) dan akan diberhentikan sesuai dengan prosedur yang\n    ditetapkan dalam undang-undang Tenaga Kerja dan peraturan serta perundangan\n    yang berlaku lainnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Sanksi mengenai mangkir diatur dalam lampiran yang disertakan pada\n    Perjanjian Kerja bersama ini.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 17 : Datang Terlambat ke Tempat Pekerjaan\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pada waktu tanda bekerja dibunyikan pekerja wajib sudah bekerja ditempat\n    pekerjaannya masing-masing.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang setelah tanda waktu bekerjanya dibunyikan belum berada di\n    tempat kerja dianggap sebagai terlambat, kecuali bila pekerja tersebut\n    dapat mengajukan alasan yang sah dan dapat diterima oleh Pimpinannya.\n    Apabila tidak, maka ia akan diberikan peringatan tertulis.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Sanksi mengenai keterlambatan diatur dalam lampiran yang disertakan pada\n    Perjanjian Kerja Bersama ini.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB V : MUTASI DAN PROMOSI\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 18 : Kenaikan Jabatan\u002FPangkat\u002FTingkat (Promosi)\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Kenaikan tingkat dan kesempatan untuk maju diberikan atas pertimbangan\n    Pimpinan Perusahaan kepada pekerja yang cakap, mempunyai prestasi yang\n    baik, masa kerja dan jika ada lowongan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila pekerja yang dinaikkan tingkatnya menempati pekerjaan baru yang\n    sifatnya lain dari orientasi jabatan baru tersebut, maksimal 6 (enam)\n  bulan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setelah masa orientasi dilampaui dengan baik, maka pekerja tersebut akan\n    menerima surat keputusan dengan upah menurut tingkatnya yang baru.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila pekerja dalam masa orientasi tersebut ternyata tidak dapat\n    melakukan pekerjaan yang baru, maka kepadanya diusahakan untuk dikembalikan\n    pada pekerjaan semula jika masih lowong, jika tidak maka kepadanya akan\n    ditawarkan suatu pekerjaan dimana ia dapat memperoleh tingkat pekerjaan dan\n    upahnya yang semula.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 19 : Mutasi\u002FPemindahan Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha berhak untuk memindahkan seorang Pekerja menurut kebutuhan\n    perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila pekerja dipindahkan untuk sementara waktu\u002Fditempatkan pada\n    pekerjaan lain, maka ia akan menerima upah yang tidak kurang dari upahnya\n    semula.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Jika seorang pekerja yang karena kesehatannya menurut Dokter tidak\n    memungkinkan lagi bekerja pada jabatan\u002Fpekerjaannya, maka ia dapat\n    dipindahkan ke pekerjaan lain dengan menerima upah yang tidak kurang dari\n    upah pokok\u002Fupah pokok minimum semula.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengusaha berhak mengambil tindakan tegas dengan memberikan peringatan\n    baik itu secara lisan maupun tertulis (peringatan terakhir) yang diikuti\n    tindakan alih tugas (penurunan jabatan\u002Fposisi) dimana sifat tindakan itu\n    untuk bimbingan dan pengarahan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>Dalam tindakan alih tugas ini, maka pekerja akan menerima upah sesuai dengan\njabatan\u002Fposisi yang baru ditempatnya tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 20 : Pemindahan Antar Wilayah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Atas dasar pertimbangan situasi dan kondisi Perusahaan, pemindahan pekerja\nantar wilaya dari PT. Sepatu Bata Tbk Purwakarta ke PT. Sepatu Bata Tbk wilayah\nlain atau sebaliknya dapat dilakukan dengan tidak merugikan kepentingan pekerja\nbaik moril maupun materiil.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VI : JAM KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 21 : Jam Kerja Dan Waktu Istirahat\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-WORKHOURS_trigger\">\u003Cli>Pengusaha melaksanakan jam kerja menurut ketentuan-ketentuan yang telah\n    ditetapkan dalam peraturan Pemerintah Republik Indonesia. Penyimpangan jam\n    kerja dan waktu kerja hanya dapat dilaksanakan dengan ijin Disnaker\n    Sostrans Purwakarta.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek\">Waktu jam kerja adalah waktu Indonesia bagian Barat (WIB) diatur sebagai\n    berikut: \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Hari Senin – Kamis \n        \u003Cul>\n          \u003Cli>Jam 07.30 – 12.00 (istirahat 12.00-13.00)\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>Jam 13.00 – 16.45\u003C\u002Fli>\n        \u003C\u002Ful>\n      \u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Hari Jum’at \n        \u003Cul>\n          \u003Cli>Jam 07.30 – 11.15 (istirahat 11.15 – 13.15)\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>Jam 13.15 – 16.30\u003C\u002Fli>\n        \u003C\u002Ful>\n      \u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Hari Sabtu\u002FMinggu \n        \u003Cul>\n          \u003Cli>Tutup (hari istirahat mingguan)\u003C\u002Fli>\n        \u003C\u002Ful>\n        \u003Cp>Hal ini tidak berlaku untuk pekerja yang bekerja secara shift \u002F4\n        group\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\u003Cli>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\u003Cli>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\u003Cli>\n      \u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang harus bekerja dan berhenti melakukan tugasnya sesuai dengan\n    ketentuan jam kerja yang diatur dalam ayat 2a dan 2b pasal ini.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Waktu kerja bagi shift \u002F aplusan. \n    \u003Col>\n      \u003Cli>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek\">Jam dan waktu kerja bagi pekerja aplusan adalah 40 (empat puluh) jam\n        seminggu dan sudah termasuk istirahat 30 menit per shift. \n        \u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\n          \u003Cli>Kebijakan 2 Shift \n            \u003Cul>\n              \u003Cli>Shift 1 : Jam 06.00 14.00 (istirahat 09.30 – 10.00)\u003C\u002Fli>\n              \u003Cli>Shift 2 : Jam 14.00 – 22.00 (istirahat 17.30 – 18.00)\u003C\u002Fli>\n            \u003C\u002Ful>\n          \u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>Kebijakan 3 shift \n            \u003Cul>\n              \u003Cli>Shift 1 : Jam 06.00 – 14.00 (istirahat 09.30 – 10.00)\u003C\u002Fli>\n              \u003Cli>Shift 2 : Jam 14.00 – 22.00 (istirahat 17.30 – 18.00)\u003C\u002Fli>\n              \u003Cli>Shift 3 : Jam 22.00 – 06.00 (istirahat 04.00 – 04.30)\u003C\u002Fli>\n            \u003C\u002Ful>\n          \u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>Khusus untuk Pekerja Mould Adjuster diwajibkan masuk 1 (satu) jam\n            lebih awal dari jadwal kerja yang ditetapkan.\u003C\u002Fli>\n        \u003C\u002Ful>\n      \u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Pekerja yang bekerja palusan tidak akan meninggalkan pekerjaannya\n        sebelum menyerahkan pekerjaan, atau tugasnya, kepada penggantinya.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Fol>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengaturan jadwal kerja : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Dalam keadaan darurat, yaitu pada waktu kebakaran, bencana banjir,\n        ataupun bencana alam lainnya, atau gangguan listrik dan sebagainya yang\n        terjadi di luar tanggung jawan pengusaha, pengaturan atau penyesuaian\n        jam\u002Fwaktu kerja dimusyawarahkan dengan serikat pekerja atau berpedoman\n        pada syarat-syarat yang telah \u002Fakan diatur oleh Pemerintah.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Bila ada keterlambatan komponen\u002Fmaterial penunjang produksi diluar\n        dari rencana yang sudah disepakati dengan supplier, maka pengaturan\n        jadwal kerja akan dimusyawarahkan dengan Serikat pekerja.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setiap pekerja akan diregistrasi dan berkewajiban untuk melakukan finger\n    print. \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>\u003Cp>Seluruh pekerja harus melakukan proses finger print pada mesin\n        yang menandai yang disediakan oleh Perusahaan pada waktu masuk kerja,\n        pada waktu masuk bekerja setelah istirahat dan pada waktu pulang\n        kerja.\u003C\u002Fp>\n        \u003Cp>Tidak melakukan finger print dianggap sebagai mangkir dan tidak\n        mendapat upah, kecuali mangkir dan tidak mendapat upah, kecuali apabila\n        dapat dibuktikan oleh Pimpinan Bagian bahwa Pekerja tersebut masuk\n        bekerja. Dan apabila pekerja telah melakukan finger print tetapi tidak\n        berada ditempat kerja maka dianggap mangkir\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Semua pekerja diperbolehkan masuk dan\u002Fatau keluar pabrik melalui pintu\n    depan (pos keamanan). Setiap pekerja bersedia diperiksa pada waktu\n    masuk\u002Fkeluar pabrik oleh petugas keamanan atau yang ditunjuk oleh\n    Perusahaan dengan penuh kesopanan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 22 : Kerja Lembur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Umumnya bagi pekerja, kerja lembur dilakukan atas dasar surela dan bersifat\ninsidentil, kecuali :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Dalam hal darurat dan apabila ada pekerjaan yang jika tidak segera\n    diselesaikan akan membahayakan kesehatan dan keselamatan orang.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Dalam hal pekerjaan yang apabila tidak diselesaikan akan menimbulkan\n    kerugian Perusahaan atau dapat mengganggu lancarnya produksi.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Dalam hal ada pekerjaan yang harus diselesaikan dengan segera.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengajuan tertulis lembur dilakukan 1 (satu) hari sebelum pelaksanaannya\n    dan ditandatangani oleh pekerja yang bersangkutan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 23 : Perhitungan Kerja Lembur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Bahwa dalam memperhitungkan upah lembur dipergunakan beberapa komponen\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Untuk pekerja : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Upah tetap\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Penggantian uang makan\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Pengganti uang transport\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1_general\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype_general\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-OVERTIME_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype1\">Yang dimaksud dengan upah sejam adalah : Upah tetap sebulan ditambah\n    dengan komponen upah seperti tersebut diatas dibagi dengan 173 (seratus\n    tujuh puluh tiga) jam. Pembayaran upah lembur dilakukan dengan merujuk\n    sepenuhnya pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan\n    pasal 78 ayat (2), (4) dan pasal 85, serta lebih lengkapnya merujuk pada\n    Kepmenakertrans No. 102\u002FMEN\u002FVI\u002F2004 mengenai waktu dan upah kerja lembur.\n    Perhitungan Upah Lembur didasarkan upah bulanan dengan menghitung upah\n    sejam adalam 1\u002F173 upah sebulan. Berdasarkan ketentuan yang tertuang dalam\n    Kepmenakertrans No. 102\u002FMEN\u002FVI\u002F2004 . \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Perhitungan Upah Lembur pada Hari kerja : \n\n        \u003Ctable border=\"1\" style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\n          \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n          \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n          \u003Ccol>\n          \u003Ccol>\n          \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n            \u003Ctr>\n              \u003Ctd>\u003Cstrong>Jam Lembur\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>\u003Cstrong>Rumus\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>\u003Cstrong>Keterangan\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n            \u003C\u002Ftr>\n            \u003Ctr>\n              \u003Ctd>Jam Pertama \u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>1,5 x 1\u002F173 x Upah Sebulan\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>Upah Sebulan adalah 100% Upah bila yang berlaku di perusahaan\n                terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap\u003C\u002Ftd>\n            \u003C\u002Ftr>\n            \u003Ctr>\n              \u003Ctd>Jam Ke-2 &amp; 3 \u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>2 x 1\u002F173 x Upah sebulan \u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>Atau 75% upah bila upah yang berlaku di perusahaan terdiri\n                dari upah pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap.\n                Dengan ketentuan upah sebulan tidak boleh lebih rendah dari\n                upah minimum.\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003C\u002Ftbody>\u003C\u002Ftable>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\u003Cli>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\u003Cli>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\u003Cli>\u003Ctable border=\"1\" style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Ctbody>\u003Ctr>\n            \u003C\u002Ftr>\n          \u003C\u002Ftbody>\n        \u003C\u002Ftable>\n      \u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowanceperc1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SUNDAY_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowancetype1\">Perhitungan Upah lembur pada hari libur\u002Fistirahat \n\n        \u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n          \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n          \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n          \u003Ccol>\n          \u003Ccol>\n          \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n            \u003Ctr>\n              \u003Ctd>\u003Cstrong>Jam Lembur 5 hari kerja per minggu \u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>\u003Cstrong>Ketentuan Upah Lembur (40 jam\u002Fminggu)\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>\u003Cstrong>Rumus\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n            \u003C\u002Ftr>\n            \u003Ctr>\n              \u003Ctd>8 jam pertama\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>2 kali upah\u002Fjam\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>8 jam x 2 x 1\u002F173 x upah sebulan\u003C\u002Ftd>\n            \u003C\u002Ftr>\n            \u003Ctr>\n              \u003Ctd>Jam ke 9\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>3 kali upah\u002Fjam\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>1 jam x 3 x 1\u002F173 x upah sebulan\u003C\u002Ftd>\n            \u003C\u002Ftr>\n            \u003Ctr>\n              \u003Ctd>Jam ke 10 s\u002Fd jam 11\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>4 kali upah\u002Fjam\u003C\u002Ftd>\n              \u003Ctd>1 jam x 4 x 1\u002F173 x upah sebulan\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003C\u002Ftbody>\u003C\u002Ftable>\u003C\u002Fdiv>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\u003Ctbody>\u003Ctr>\u003C\u002Ftr>\u003C\u002Ftbody>\u003C\u002Ftable>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\u003Ctbody>\u003Ctr>\n            \u003C\u002Ftr>\n          \u003C\u002Ftbody>\n        \u003C\u002Ftable>\n      \u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VII : SYARAT-SYARAT KEAMANAN\u002FKESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 24 : Umum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetypolicy\">\u003Cp>Adalah menjadi tujuan perusahaan untuk mengadakan syarat-syarat keamanan,\nkesehatan dan perlindungan kerja di seluruh lingkungan kerjanya untuk mencegah\nterjadinya kecelakaan dan penyakit diantara para pekerja dan keluarganya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 25 : Penggunaan Peralatan\u002FPerlengkapan Keselamatan dan Kesehatan\nKerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-protectiveclothing\">\u003Cp>Perusahaan menyediakan peralatan\u002Fperlengkapan keselamatan dan kesehatan\nkerja atas petunjuk petugas perusahaan\u002Fpanitia Keselamatan dan Kesehatan Kerja\n(K3) dan atas saran Disnaker Sostrans Purwakarta.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk maksud tersebut diatas maka :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pekerja yang karena sifat pekerjaannya wajib memakai\n    peralatan\u002Fperlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja yang sudah\n  disediakan\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang antara lain adalah pekerja \u003Cem>Forklift, Mould Adjuster,\n    Engineer, Dry Blend\u003C\u002Fem> akan diberikan sepatu keselamatan.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\u003Cli>\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja bersama-sama petugas K3 melakukan pengamatan dan analisa atas\n    tempat kerja dan peralatan yang perlu diberikan pengawasan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang tidak memakai\u002Fmelalaikan peralatan\u002Fperlengkapan tersebut\n    akan diambil tindakan disiplin.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 26 : Alat-Alat Kerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Perushaaan berkewajiban menyediakan alat-alat kerja untuk seluruh pekerja\n    yang memerlukan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila alat tersebut rusak, maka pekerja yang bersangkutan diwajibkan\n    dengan segera memberitahukan kepada pimpinan perusahaan dengan menunjukkan\n    alat-alat yang rusak tersebut untuk diperbaiki atau diganti dengan yang\n    baru.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila oleh sebab kelalaian pekerja sesuatu alat kerja menjadi\n    rusak\u002Fhilang, kepada pekerja yang bersangkutan dapat diajukan ganti\n    kerugian seharga 50% dari harga alat tersebut.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 27 : Pakaian dan Sepatu Kerja\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pekerja yang telah bekerja paling sedikit 3 (tiga) bulan diberikan : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Seragam kerja sebanyak 2 (dua) potong polo shirt (bahan yang layak)\n        setiap tahun, diberikan pada bulan Janjuari dan Juli.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>2 (dua) pasang sepatu kerja diberikan pada bulan Januari dan\n      Juli.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Untuk pekerja Casual diberikan 1 (satu) potong polo shirt (bahannya\n        yang layak).\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n    \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch2>BAB VIII : PRODUKTIVITAS\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 28 : Produktivitas\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Peningkatan produktivitas dapat diwujudkan melalui perbaikan dan\n    pengawasan mutu secara ketat dengan melakukan program perbaikan yang\n    berkesinambungan (Continuous Improvement\u002FKAIZEN) serta peningkatan moral\n    pekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Baik pengusaha maupun Pekerja wajib mengupayakan tercapainya\n    produktivitas yang tinggi tanpa mengabaikan masalah mutu yang dimaksud atau\n    bekerja tidak sesuai dengan standard kerja yang sudah ditentukan sehingga\n    menimbulkan kerugian, antara lain: \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Waktu\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Barang rusak\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Pekerjaan diulangi \u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n    \u003Cp>Maka pengusaha berhak melakukan tindakan disiplin\u002Ftindakan skorsing.\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IX : PENGUPAHAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 29 : Umum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pekerja PT. Sepatu Bata Tbk, dalam hal pengupahan dibagi dalam 3 (tiga)\nkelompok yaitu :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pekerja permanen.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja kontrak.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja harian lepas\u002Fcasual.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>Pengusaha maupun Serikat Pekerja menyepakati bahwa sasaran mendatang, dalam\nrangka peningkatan produktifitas menuju pada suatu system pengupahan yang\nadil.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 30 : Pengupahan Pekerja Penetapan Upah Pokok Minimum Bagi Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_government\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_trigger\">\u003Cp>Kenaikan upah pokok tahunan bagi pekerja yang bekerja dibawah 1 tahun akan\nmengikuti Upah Minimum yang ditetapkan oleh Pemerintah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 31 : Upah Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Upah Pekerja merujuk pada Upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintah\ndengan mempertimbangkan masa kerja, jabatan, uang makan dan uang transport yang\nbesarannya sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Tunjangan Tetap \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Tunjangan Foreman \u002F Forelady sebesar Rp. 200.000\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SENIOR_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowancetype2\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowancetype1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowanceamount1\">Tunjangan masa kerja : \n        \u003Cul>\n          \u003Cli>0-1 tahun Rp 0\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>1-3 tahunRp. 5.000\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>3-5 tahun Rp. 10.000\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>5-7 tahun Rp. 15.000\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>7-9 tahun Rp. 20.000\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>Diatas 9 tahunRp. 25.000\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\n        \u003C\u002Ful>\n      \u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-commutingallowanceamount1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-commutingallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-COMMUTE_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-MEALALL_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-mealvouchersamount\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-commutingallowancetype1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-mealvoucherstype1\">Tunjangan Tidak Tetap \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Tunjangan makan sebesar Rp. 101.000\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Tunjangan transport sebesar Rp. 136.000\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 32 : Penyesuaian\u002FKenaikan Upah\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-PAYSCALES_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasetype2\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-STRUCINCR_trigger\">\u003Cli>Penyesuaian\u002Fkenaikan upah dilakukan dengan merujuk pada upah minimum yang\n    ditetapkan pemerintah dengan memasukkan struktur atau skala upah yang\n    dimusyawarahkan antara Pengusaha dan Serikat Pekerja.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Apabila salah satu pihak mengajukan permohonan evaluasi pengupahan diluar\n    skala upah yang ada, maka pengusaha dan serikat pekerja dapat membentuk tim\n    perunding untuk melakukan evaluasi dan membahas hal-hal yang terkait dengan\n    pengupahan tersebut setiap 6 bulan sekali yang disesuaikan dengan kondisi\n    perusahaan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB X : JAMINAN SOSIAL\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 33 : Jaminan Sosial\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SOCSEC_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-pensionfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilitypay\">\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurance\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SOCSEC_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-pensionfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilitypay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpay\">\u003Cp>Sebagai bentuk tanggung jawab social pengusaha maka pengusaha mengikut\nsertakan pekerja dalam program Badan Pengelolalaan Jaminan Sosial (BPJS) yang\nmeliputi :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>BPJS Ketenagakerjaan \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Jaminan Hari Tua\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Jaminan Kecelakaan Kerja\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Jaminan Kematian\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Jaminan Pensiun\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\u003Cli>\u003Cul>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\u003Cli>\u003Cul>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\u003Cli>\u003Cul>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>BPJS Kesehatan\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003C\u002Fdiv>\u003Col>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 34 : Tunjangan Uang Pemakaman\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpayamount\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpaytype\">\u003Cp>Pengusaha memberikan bantuan dalam bentuk tunjangan pemakaman sebesar Rp.\n2.000.000 untuk pekerja dan\u002Fatau keluarganya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 35 : Pembelian Sepatu\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Fasilitas pembelian sepatu diberikan kepada pekerja berupa kartu diskon yang\ndiberikan oleh pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 36 : Tempat Ibadah\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha menyediakan tempat ibadah yang memenuhi syarat-syarat\n    peribadatan\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Di dalam melaksanakan ibadahnya harus dilaksanakan hanya pada tempat\n    ibadah tersebut dan tidak mengganggu proses produksi.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setiap pekerja berkewajiban menjaga ketertiban ibadah sehingga bagi\n    mereka yang tidak melaksanakan ibadanya sesuai dengan ayat (2) tersebut\n    diatas, Pengurus Peribadahan dapat mengusulkan, atau pengusaha secara\n    langsung mengambil tindakan tegas berupa peringatan lisan maupun\n  tulisan.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 37 : Perumahan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha bersedia membantu memberikan referensi\u002Fsurat keterangan kerja pada\nPekerja untuk mendapatkan fasilitas kredit perumahan dari pihak ketiga yang\ndiatur oleh pemerintah atau lembaga lainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 38 : Rekreasi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha melalui Bagian HRD bersama serikat Pekerja Unit PT. Sepatu Bata\nTbk, Purwakarta akan membantu, mengkoordinir dan ikut serta dalam\nkegiatan-kegiatan di bidang olahraga, kesenian dan rekreasi lainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XI : PERATURAN PENGOBATAN\u002FPERAWATAN KESEHATAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 39 : Pengadaan Poliklinik dan Obat-Obatan\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccess\">\u003Cli>Semua Pekerja mendapatkan perawatan\u002Fpengobatan dengan Cuma-Cuma di\n    Poliklinik Perusahaan.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Poliklinik perusahaan hanya diperuntukkan bagi kegiatan pertolongan\n    pertama.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Perusahaan memberikan pelayanan evakuasi medis atas kecelakaan kerja yang\n    menimpa pekerja dalam lingkungan pabrik yang diatur oleh HRD.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Perusahaan menyediakan kota P3K lengkap beserta dengan isinya.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 40 : Pembayaran Upah Selama Sakit\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SICDIS_trigger\">\u003Cli>Pekerja yang menderita sakit karena kecelakaan kerja maka selama sakit\n    tersebut kepadanya tetap diberikan upah sesuai perundangan yang\n  berlaku.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspaytype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknesspay\">Pekerja atau pekerja yang menderita sakit bukan karena kecelakaan kerja\n    dan memerlukan perawatan yang lama atas petunjuk Dokter Perusahaan mendapat\n    cuti sakit dan selama cuti sakit tersebut mendapat pembayaran upah menurut\n    ketentuan-ketentuan sebagai berikut : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Untuk empat bulan pertama dibayar 100% (seratus persen) dari\n      upah.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Untuk empat bulan kedua dibayar 75% (tujuh puluh lima persen ) dari\n        upah.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Untuk empat bulan ketiga dibayar 50% (lima puluh persen) dari\n      upah.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Untuk bulan selanjutnya dibayar 25% (dua puluh lima persen) dari upah\n        sebelum dilakukan PHK oleh Pengusaha.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Masa sakit yang dimulai dalam 1 (satu) bulan setelah suatu massa sakit\n    yang terdahulu berakhir dalam hal sakit yang sama, dianggap bersambungan\n    dengan masa sakit yang terdahulu.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdaysnr\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdays\">\u003Cli>Apabila setelah 12 (dua belas) bulan pekerja tersebut masih belum sembuh\n    kembali dan belum dapat menjalankan tugasnya, maka berdasarkan pertimbangan\n    Dokter, Pekerja tersebut dapat dinyatakan tidak mampu bekerja lagi karena\n    tidak memenuhi syarat-syarat kesehatan dan hubungan kerjanya dapat\n    diputuskan menurut ketentuan Undang-Undang dan peraturan yang berlaku.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Apabila pekerja sakit dengan diketahui oleh pengusaha dan tidak dapat\n    menjalankan tugas pekerjaannya, maka ia mendapat gaji menurut ketentuan\n    yang berlaku, sesudah memperlihatkan surat keterangan dokter.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XII : HARI-HARI LIBUR DAN CUTI TAHUNAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 41 : Hari-Hari Besar Resmi Dan Istirahat Mingguan Serta Perhitungan\nUpahnya\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-schedulesrestpw\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SCHEDULE_trigger\">\u003Cli>Pekerja mendapat istirahat mingguan sesuai dengan undang-undang No. 13\n    tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 79 ayat (2) sub b yang berbunyi\n    “istirahat mingguan 1 (satu) hari untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1\n    (satu) minggu atau 2 (dua) hari untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu)\n    minggu”. Istirahat mingguan tersebut untuk PT. Sepatu Bata Tbk ditetapkan\n    jatuh pada hari-hari Sabtu dan Minggu.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Berdasarkan mufakat antara pengusaha dan serikat pekerja, hari istirahat\n    mingguan yang ditetapkan pada pasal 41 ayat 1 tersebut diatas dapat diubah\n    dan diganti dengan hari-hari lainnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-bankholidays1\">\u003Cli>Pekerja mendapat istirahat pada hari-hari besar resmi yang ditetapkan\n    oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan mendapatkan upah penuh.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Apabila hari-hari libur tersebut pada pasal 41 ayat 3 jatuh pada\n    hari-hari Sabtu dan Minggu maka pekerja mendapat pembayaran upah penuh\n    untuk hari-hari tersebut.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 42 : Cuti Untuk Menunaikan Ibadah Agama\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pengusaha memberikan kesempatan kepada pekerja yang beragama islam untuk\n    menunaikan ibadah haji selama maksimum 40 (empat puluh) hari dengan\n    ketentuan yang dikeluarkan oleh Departemen Agama RI dengan mendapat upah\n    penuh.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengusaha memberikan kesempatan kepada pekerja yang beragama non-Islam\n    untuk menunaikan ibadahnya dengan memberikan cuti sesuai dengan kebutuhan\n    ibadah agamanya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Berkaitan dengan nomor 1 dan 2, jika dikaitkan dengan tour perjalanan\n    lain, maka pengusaha hanya memberikan cuti sesuai dengan kebutuhan\n    ibadahnya saja.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 43 : Penempatan Pekerja Setelah Kembali Dari Cuti\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Pekerja yang kembali dari cuti yang diberikan kepadanya, ditempatkan\n    kembali pada tempat dan tugas pekerjaannya semula.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila pekerja tersebut dalam masa cutinya terjadi suatu perubahan di\n    tempat kerjanya, maka kepadanya ditawarkan pekerjaan lain dengan tidak\n    mengurangi hak-hak yang sudah diterima sebelumnya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja yang tidak memberikan alas an jelas kepada pengusaha atas\n    ketidakhadirannya bekerja setelah cuti akan diberikan peringatan\n  tertulis.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 44 : Cuti Haid dan Cuti Hamil\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-menstruationleave\">\u003Cli>Pekerja perempuan diberikan cuti haid yaitu pada hari pertama dan hari\n    kedua waktu haid.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveall\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleave\">\u003Cli>Pekerja perempuan diberi cuti selama 1,5 (satu setengah) bulan sebelum\n    saatnya menurut perhitungan melahirkan anak 1,5 (satu setengah) bulan\n    setelah melahirkan.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternityotherclause\">\u003Cli>Pekerja perempuan yang mengalami keguguran kandungan berhak memperoleh\n    istirahat 1,5 (satu setengah) bulan dan atau sesuai dengan surat keterangan\n    dokter kandungan atau bidan.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Waktu istirahat sebelum saat bekerja menurut perhitungan akan melahirkan\n    anak, dapat diperpanjang sampai selama-lamanya 3 (tiga) bulan jikalau\n    didalam surat keterangan dokter dinyatakan bahwa hal itu perlu untuk\n    menjaga kesehatannya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepay\">\u003Cli>Pekerja perempuan yang mendapat cuti termaksud dalam pasal 44 ayat 1, 2,\n    3 dan 4 tersebut diatas diberikan upah penuh dan hak-hak lainnya oleh\n    Pengusaha.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 45 : Cuti Tahunan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysweeks\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysdays\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-PAIDLEAV_trigger\">\u003Cp>Pekerja mendapat cuti tahunan selama 12 (dua belas) hari kerja setiap tahun\ndengan pengertian bahwa hari-hari raya tidak diperhitungkan sebagai cuti\ntahunan. Waktu untuk cuti tahunan, hari-hari istirahat dan hari-hari pengganti\nkerja ditetapkan sesuai dengan kalender kerja perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XIII : IJIN MENINGGALKAN PEKERJAAN DENGAN MENDAPAT UPAH PENUH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 46 : Ijin Meninggalkan Pekerjaan Dengan Mendapat Upah Penuh.\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleave\">\u003Cp>Dalam keadaan memaksa pekerja atas permintaannya dapat diijinkan\nmeninggalkan pekerja dengan mendapat upah penuh menurut ketentuan tersebut\ndibawah ini :\u003C\u002Fp>\n\u003Cul>\n  \u003Cli>2 (dua) hari bila istri melahirkan.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelativesleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelatives\">\u003Cli>2 (dua) hari bila keluarga meninggal dunia (keluarga adalah: istri, anak,\n    ibu, bapak, mertua, saudara kandung, nenek dan kakek dari pekerja).\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>3 (tiga) hari bagi keluarga meninggal diluar kota (keluarga adalah:\n    istri, anak, ibu, bapak, mertua, saudara kandung, nenek dan kakek dari\n    pekerja).\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>2 (dua) hari bila membabtis anaknya (sebelumnya harus memberitahukan\n    kepada pengusaha).\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>2 (dua) hari bila mengkhitankan anaknya. (sebelumnya harus memberitahukan\n    kepada pengusaha).\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>2 (dua) hari bila mengawinkan anaknya. (sebelumnya harus memberitahukan\n    kepada pengusaha).\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>3 (tiga) hari bila menikah. (sebelumnya harus memberitahukan kepada\n    pengusaha).\u003C\u002Fli>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-childcareleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-childcare\">\u003Cli>1 (satu) hari bila melawat keluarga sedarah yang sakit keras dengan\n    menunjukkan surat keterangan dokter ketika kembali bekerja. (sebelumnya\n    haru memberitahukan kepada pengusaha).\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>2 (dua) hari bila akan melawat keluarga yang sedang sakit kerjas di luar\n    kota dengan menunjukkan surat keterangan dokter ketika kembali bekerja.\n    (sebelumnya harus memberitahukan kepada pengusaha).\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>1 (satu) hari bila sedang memenuhi panggilan instansi pemerintah.\n    (sebelum dan sesudahnya harus memberitahukan\u002Fmenunjukkan surat keterangan\n    yang sah dari instansi yang bersangkutan). Apabila karena panggilan\n    instansi pemerintah, ternyata diperlukan lebih daripada yang diatur, maka\n    ketentuannya diatur tersendiri.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>1 (satu) hari bila mendapat musibah kebakaran dengan menunjukkan surat\n    keterangan dari instansi terkait pada saat kembali bekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>1 (satu) hari bial mendapat musibah kebanjiran dengan menunjukkan surat\n    keterangan dari instansi terkait pada saat kembali bekerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>1 (satu) hari bila mendapat musibah kena gusuran dengan menunjukkan surat\n    keterangan dari instansi terkait pada saat kembali bekerja.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Ful>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XIV : TUNJANGAN HARI RAYA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 47 : Tunjangan Hari Raya\u002FLebaran\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-extrapayfirmperformance\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusdays1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype2\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-ONCERISE_trigger\">\u003Cli>Pengusaha memberikan tunjangan Hari Raya\u002FLebaran kepada pekerja yang\n    masih bekerja 1 (satu) bulan menjelang Hari Raya\u002FLebaran.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusdate\">\u003Cli>Pembayaran Tunjangan hari Raya selambat-lambatnya 2 (dua) minggu\n    menjelang libur Lebaran\u002FHari Raya.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XV : PENDIDIKAN DAN LATIHAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 48 : Pendidikan dan Latihan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-trainingprogrammes\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-TRAINING_trigger\">\u003Cp>Pengusaha melaksanakan program pendidikan dan pelatihan kerja menurut\nkebutuhan yang dipandang perlu untuk meningkatkan kompetensi Pekerja dan\npengembangan Perusahaan serta pelaksanaannya diatur oleh HRD.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XVI : PENYELESAIAN KELUH KESAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 49 : Umum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila seorang pekerja menganggap bahwa perlakuan terhadap dirinya tidak\nadil dan tidak wajar serta bertentangan dengan Perjanjian Kerja Bersama, maka\nPekerja dapat menyampaikan pengaduan atau keluh kesahnya untuk segera\ndiselesaikan melalu tata cara penyelesaian keluh kesah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 50 : Tata Cara Penyelesaian Keluh Kesah\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Apabila seorang pekerja hendak menyampaikan pengaduan atau keluh\n    kesahnya, maka terlebih dahulu ia akan membicarakan persoalannya dengan\n    Pimpinan\u002FForemannya sendiri.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Apabila Pimpinan\u002Fforemannya tidak dapat menyelesaikan persoalan itu dalam\n    waktu 1 (satu) minggu, maka pengaduan itu dianggap Keluh Kesah selanjutnya\n    diselesaikan sebagai berikut : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Keluh kesah seorang pekerja harus dilakukan secara tertulis oleh\n        pekerja yang bersangkutan dan diteruskan ke Bagian HRD dengan tembusan\n        kepada Serikat Pekerja dalam waktu 3 (tiga) hari, setelah\n        Pimpinan\u002FForemannya tidak dapat menyelesaikan permasalahannya.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Setelah menerima keluh kesah itu Bagian HRD akan membicarakan\n        persoalan tersebut dengan pekerja beserta Pimpinan Bagiannya kemudian\n        menyampaikan keputusan penyelesaiannya dalam waktu selambat-lambatnya 1\n        (satu) minggu setelah terjadi keluh kesah itu.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Apabila keputusan itu tidak memuaskan pekerja yang bersangkutan, maka\n        setelah menerima keputusan tersebut, Pimpinan Serikat Pekerja dapat\n        membicarakan persoalannya dengan bagian HRD untuk penyelesaiannya.\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Apabila setiap usaha dari bagian HRD dan Serikat Pekerja tidak\n        mencapai penyelesaian yang dimaksud pada sub (c) dalam waktu 1 (satu)\n        bulan maka salah satu pihak dapat mengajukan persoalan tersebut kepada\n        pihak dapat mengajukan persoalan tersebut kepada pihak ketiga sesuai\n        Undang-undang No. 02 tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan\n        Hubungan Industrial.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 51 : Pembayaran Upah\u002FGaji Selama Pekerja Ditahan Oleh Pihak Yang\nBerwajib\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Dalam hal pekerja ditahan oleh Pihak yang berwajib bukan atas pengaduan\nPengusaha, Pengusaha tidak wajib membayar upah, tetapi wajib memberikan bantuan\nkepada keluarganya yang menjadi tanggungannya untuk paling lama 6 (enam) bulan\ntakwim sejak hari pertama pekerja ditahan yang berwajib, dengan ketentuan\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Untuk 1 orang tanggungan : 25% dari upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Untuk 2 orang tanggungan : 35% dari upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Untuk 3 orang tanggungan : 45% dari upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Untuk 4 orang tanggungan atau lebih : 50% dari upah\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XVII : PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 52 : Pemutusan Hubungan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pemutusan hubungan kerja dilakukan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang\ntelah diatur dalam undang-undang No. 13 tahun 2003 dan Undang-undang No. 02\ntahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial serta\nperaturan perundangan yang lainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 53 : Pengunduran Diri\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pekerja yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri dengan mengajukan surat\npermohonan pengunduran diri selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender\nsebelum tanggal mulai pengunduran diri, memperoleh uang pisah yang besarnya\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Masa kerja kurang dari 3 (tiga) tahun tidak mendapatkan uang pisah.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 5 (lima) tahun :\n    0,5 (setengah) bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Masa kerja 5 (lima) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 7 (tujuh) tahun\n    : 1 (satu) bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Masa kerja 7 (tujuh) tahun atau lebih : 1,5 (satu setengah) bulan\n  upah\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 54 : Pesangon\u002FUang Jasa\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pekerja yang diberhentikan akan mendapatkan hak-haknya (pesangon dan atau\nuang jasa\u002Fpenghargaan masa kerja dan ganti kerugian) sesuai dengan yang diatur\ndalam UU.No.13\u002F2003 :\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja, pengusaha diwajibkan membayar\n    uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak\n    yang seharusnya diterima.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight focus\" id=\"clause-severance\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay\">Perhitungan uang pesangon sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling\n    sedikit sebagai berikut: \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun, 1 (satu) bulan upah\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 (dua) tahun\n        , 2 (dua) bulan upah;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 2 (dua) tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 (tiga)\n        tahun, 3 (tiga) bulan upah\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 (empat)\n        tahun, 4 (empat) bulan upah;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 4 (empat) tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 (lima)\n        tahun, 5 (lima) bulan upah;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 5 (lima) tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 (enam)\n        tahun, 6 (enam) bulan upah;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 6 (enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 (tujuh)\n        tahun, 7 (tujuh) bulan upah;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 7 (tujuh) tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 (delapan)\n        tahun, 8 (delapan) bulan upah;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 8 (delapan) tahun atau lebih, 9 (sembilan) bulan upah.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cul>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Perhitungan uang penghargaan masa kerja sebagaimana dimaksud pada ayat\n    (1) ditetapkan sebagai berikut : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 (enam)\n        tahun, 2 (dua) bulan upah;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 6 (enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 (sembilan)\n        tahun, 3 (tiga) bulan upah;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 9 (sembilan) tahun atau lebih tetapi kurang dari 12 (dua\n        belas) tahun, 4 (empat) bulan upah;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 12 (dua belas) tahun atau lebih tetapi kurang dari 15\n        (lima belas) tahun, 5 (lima) bulan upah\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 15 (lima belas) tahun atau lebih tetapi kurang dari 18\n        (delapan belas) tahun, 6 bulan upah\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 18 (delapan belas) tahun atau lebih tetapi kurang dari 21\n        (dua puluh satu) tahun, 7 bulan upah\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih tetapi kurang dari 24\n        (dua puluh empat) tahun, 8 (delapan) bulan upah\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Masa kerja 24 (dua puluh empat) tahun atau lebih, 10 (sepuluh) bulan\n        upah.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Uang penggantian hak seharusnya diterima sebgaimana dimaksud pada ayat\n    (1) meliputi : \n    \u003Cul>\n      \u003Cli>Cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Biaya atau ongkos pulang untuk pekerja\u002Fburuh dan keluarganya ketempat\n        dimana pekerja\u002Fburuh diterima bekerja;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan 15%\n        (lima belas perseratus) dari uang pesangon dan atau uang penghargaan\n        masa kerja bagi yang memenuhi syarat;\u003C\u002Fli>\n      \u003Cli>Hal-hal lain yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan\n        perusahaan atau perjanjian kerja bersama.\u003C\u002Fli>\n    \u003C\u002Ful>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Perubahan perhitungan uang pesangon, perhitungan uang penghargaan masa\n    kerja, dan uang penggantian hak sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ayat\n    (3), dan ayat (4) ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>XVIII: PERTEMUAN BERKALA (PERIODIK)\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 55 : Pertemuan Berkala (Periodik)\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Wakil Pengusaha dan wakil serikat pekerja mengadakan pertemuan didalam\n    kelembagaan BIPARTIT.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pertemuan berkala antara wakil pengusaha dan wakil serikat pekerja\n    diadakan sekali sebulan pada hari Kamis ke-dua (apabila hari tersebut jatuh\n    pada hari besar maka pertemuan tersebut diundurkan sampai hari Kamis\n    berikutnya).\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Ch3>Pasal 56 : Acara Pertemuan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Persoalan-persoalan yang dibahas pada pertemuan tersebut adalah mengenai\nhal-hal yang menyangkut kepentingan bersama, antara lain:\u003C\u002Fp>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Ikhtiar untuk meningkatkan kemajuan yang menguntungkan kedua belah\n  pihak.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pembinaan daya kerja dan disiplin kerja.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Memelihara kerjasama dan hubungan baik antara Pimpinan dan pekerja. Acara\n    pertemuan supaya disusun bersama sebelumnya.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XIX : PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 57 : Dasar Hukum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perjanjian kerja ini dibuat berdasarkan undang-undang dan peraturan yang\nterkait dengan permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 58 : Pembagian dan Pemahaman Buku Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cli>Buku Perjanjian Kerja Bersama dibagikan kepada Serikat Pekerja dan\n    anggotanya.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Buku Perjanjian Kerja Bersama harus dikembalikan kepada serikat pekerja\n    apabila pekerja tersebut sudah tidak menjadi anggota Serikat pekerja dan\n    tidak bekerja lagi pada PT. Sepatu Bata Tbk Purwakarta.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengusaha tidak berkewajiban untuk mengganti Buku Perjanjian Kerja\n    Bersama yang hilang atau rusak.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pekerja wajib menjaga, membaca, memahami dan mematuhi isi dari Perjanjian\n    Kerja Bersama ini.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Pengusaha dan serikat pekerja secara bersama-sama berkewajiban\n    mensosialisasikan isi dari Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XX: PENUTUP\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 59 : Waktu Berlakunya Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fh3>\n\u003Col>\n  \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start\">\u003Cli>Perjanjian Kerja Bersama ini berlaku untuk 2 (dua) tahun terhitung dari\n    tanggal 17 Desember 2015 sampai dengan 17 Desember 2017. Apabila tidak ada\n    permintaan dari salah satu pihak untuk membuka perundingan kembali harus\n    disampaikan secara tertulis kepada pihak lainnya paling sedikit 90\n    (sembilan puluh) hari sebelum berakhirnya masa Perjanjian Kerja Bersama\n  ini.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003Cli>Selama belum ada Perjanjian Kerja Bersama yang baru oleh karenanya\n    berakhirnya Perjanjian Kerja Bersama ini maka ketentuan-ketentuan dalam\n    Perjanjian Kerja Bersama ini tetap berlaku sampai tercapainya Perjanjian\n    Kerja Bersama yang baru.\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Setelah perjanjian Kerja Bersama ini diberlakukan maka Peraturan\n    Perusahaan yang berlaku untuk PT. Sepatu Bata Tbk Purwakarta tidak\n    diberlakukan lagi. \n    \u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbaratificationdate\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbaactorratified\">\u003Cp>Perjanjian Kerja Bersama ini telah disetujui dan ditandatangani bersama\n    pada hari kamis tanggal 17 Desember 2015 oleh Tim Perunding PT. Sepatu Bata\n    Tbk Purwakarta dengan Tim Perunding PUK SPAI FSPMI dan PUK SP-TSK SPSI PT.\n    Sepatu Bata Tbk Purwakarta.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Fol>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Cstrong>Pihak-Pihak\nYang\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Cstrong>Menandatangani\nPerjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Cstrong>Periode\n2015-2017\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd style=\"text-align:left;margin-left:0;margin-right:auto;\">Pimpinan\n        Serikat Pekerja Pengusaha \n\n        \u003Cp>PT. Sepatu Bata Tbk Purwakarta\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd style=\"text-align:left;margin-left:0;margin-right:auto;\">Pengusaha\n        PT. Sepatu Bata Tbk \n\n        \u003Cp>PT. Sepatu Bata Tbk\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>HENDRA AZAM S.T.K \u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Ketua PUK SPAI FSPMI\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>CARLOS E. GARCES R \u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Presiden Direktur\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>DHANY \u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Ketua PUK SP-TSK SPSI \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>RICARDO LUMALESSIL \u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Human Resources Direktur\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Cstrong>TIM\nPERUNDING PERJANJIAN KERJA BERSAMA 2015-2017\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"text-align:center;margin-left:auto;margin-right:auto;\">\u003Cstrong>PT.\nSEPATU BATA TBK PURWAKARTA\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003Cstrong>\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Untuk dan atas nama PUK SPAI FSPMI\u002FPUK SP-TSK SPSI\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Untuk dan atas nama Pengusaha PT. Sepatu Bata Tbk\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>ALIN KOSASIH\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Ketua\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>RICARDO LUMALESSIL\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Ketua\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>DHANY \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>AHMAD DANIAL \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>HENDRA AZAM. S.T \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>KAMELIA NOOR SAVITRI \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>ANJAR FAJRIAN \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>HIDAYAT E. SUSANTO \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>MEIZAL RAMADHANI \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>DENY WAHYUDI \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>ARGA ARDITIA \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>ELIAS NGONGO KAKA N.I\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>RENO SUSENO EKO \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>HATTA TATUKO\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>ATANG ROHANA\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>LILIK BUDI S\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cp>TEGUH RIYANTO\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cp>RONNY PURBAYA \u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\n\n            \n            ",{"contracttrialperiod":46,"extrapayfirmperformance":50,"deathrelativesleave":54,"dayspweek":58,"funeralpay":62,"incidentalbonusdays1":66,"incidentalbonusdate":68,"longserviceallowancetype":72,"maxsicknesspayperc":76,"wageincreasetype":80,"severance_number_1_tenure":84,"holidaysweeks":88,"funeralpaytype":92,"schedulesrestpw":96,"sundayallowancetype1":100,"longserviceallowancetype1":104,"longserviceallowancetype2":106,"paidmaternityleaveall":108,"incidentalbonustype2":112,"funeralpayamount":114,"menstruationleave":116,"contractseverancepay1":120,"cbaratificationdate":122,"coverunion_trigger":126,"hourspday_select":130,"maxsicknesspay":132,"ONCERISE_trigger":134,"longserviceallowanceamount1":136,"paidpaternityleavepayperc":138,"STRUCINCR_trigger":142,"severance":144,"pensionfund":146,"mealvouchersamount":148,"TRAINING_trigger":152,"paidmaternityleavepay":156,"cbaactorratified":160,"WORKHOURS_trigger":162,"LOWWAGE_government":166,"hourspweek":170,"TRADEUNLEAV_trigger":174,"SICDIS_trigger":178,"violence":182,"trainingprogrammes":186,"contractseverancepay":188,"paidmaternityleavepayperc":190,"paidmaternityleaveduration":192,"childcareleave":194,"overtimeallowanceperc1_general":198,"mealvoucherstype1":202,"cbadate_start":204,"commutingallowancetype":208,"holidaysdays":210,"maxsicknesspaytype":212,"healthinsurance":214,"COMMUTE_trigger":217,"sundayallowancetype":219,"protectiveclothing":221,"healthandsafetypolicy":225,"overtimeallowancetype1":229,"contracttrial":231,"sicknesspay":233,"incidentalbonustype":235,"dayspweek_select":237,"paidpaternityleave":239,"cbadate_start_date":241,"sicknessmaxdaysnr":243,"overtimeallowancetype_general":247,"sundayallowanceperc1":249,"LOWWAGE_trigger":251,"PAYSCALES_trigger":253,"overtimeallowancetype":255,"SENIOR_trigger":257,"disabilityfund":259,"paidpaternityleaveduration":261,"disabilitypay":263,"cbadate_end":265,"severance_number":267,"hourspweek_select":269,"childcare":271,"wageincreasetype2":273,"tradeunleavdays":275,"hourspday":277,"commutingallowanceamount1":279,"MEALALL_trigger":281,"cbadate_end_date":283,"maternityotherclause":285,"OVERTIME_trigger":289,"SOCSEC_trigger":291,"healthcareaccess":293,"SUNDAY_trigger":297,"sicknessmaxdays":299,"coverunionsign":301,"overtimeallowanceperc1":303,"commutingallowancetype1":305,"paidpaternityleavepay":307,"SCHEDULE_trigger":309,"bankholidays1":311,"paidmaternityleave":315,"PAIDLEAV_trigger":317,"deathrelatives":319},{"bindId":47,"name":48,"text":49},"contracttrialperiod","Pekerja baru diterima melalui masa perco","Pekerja baru diterima melalui masa percobaan paling lama 3 (tiga)\n  bulan.\n  Selama dalam masa percobaan 3 (tiga) bulan dapat diberhentika\u002Fdiputuskan\n    hubungan kerjanya sewaktu-waktu oleh Pengusaha.",{"bindId":51,"name":52,"text":53},"extrapayfirmperformance","Pengusaha memberikan tunjangan Hari Raya","Pengusaha memberikan tunjangan Hari Raya\u002FLebaran kepada pekerja yang\n    masih bekerja 1 (satu) bulan menjelang Hari Raya\u002FLebaran.",{"bindId":55,"name":56,"text":57},"deathrelativesleave","2 (dua) hari bila keluarga meninggal dun","2 (dua) hari bila keluarga meninggal dunia (keluarga adalah: istri, anak,\n    ibu, bapak, mertua, saudara kandung, nenek dan kakek dari pekerja).\n  3 (tiga) hari bagi keluarga meninggal diluar kota (keluarga adalah:\n    istri, anak, ibu, bapak, mertua, saudara kandung, nenek dan kakek dari\n    pekerja).",{"bindId":59,"name":60,"text":61},"dayspweek","Waktu jam kerja adalah waktu Indonesia b","Waktu jam kerja adalah waktu Indonesia bagian Barat (WIB) diatur sebagai\n    berikut: \n    \n      Hari Senin – Kamis \n        \n          Jam 07.30 – 12.00 (istirahat 12.00-13.00)\n          Jam 13.00 – 16.45\n        \n      \n      Hari Jum’at \n        \n          Jam 07.30 – 11.15 (istirahat 11.15 – 13.15)\n          Jam 13.15 – 16.30\n        \n      \n      Hari Sabtu\u002FMinggu \n        \n          Tutup (hari istirahat mingguan)\n        \n        Hal ini tidak berlaku untuk pekerja yang bekerja secara shift \u002F4\n        group",{"bindId":63,"name":64,"text":65},"funeralpay","Sebagai bentuk tanggung jawab social pen","Sebagai bentuk tanggung jawab social pengusaha maka pengusaha mengikut\nsertakan pekerja dalam program Badan Pengelolalaan Jaminan Sosial (BPJS) yang\nmeliputi :\n\n  BPJS Ketenagakerjaan \n    \n      Jaminan Hari Tua\n      Jaminan Kecelakaan Kerja\n      Jaminan Kematian\n      Jaminan Pensiun",{"bindId":67,"name":52,"text":53},"incidentalbonusdays1",{"bindId":69,"name":70,"text":71},"incidentalbonusdate","Pembayaran Tunjangan hari Raya selambat-","Pembayaran Tunjangan hari Raya selambat-lambatnya 2 (dua) minggu\n    menjelang libur Lebaran\u002FHari Raya.",{"bindId":73,"name":74,"text":75},"longserviceallowancetype","Tunjangan masa kerja : 0-1 tahun Rp 0 1-","Tunjangan masa kerja : \n        \n          0-1 tahun Rp 0\n          1-3 tahunRp. 5.000\n          3-5 tahun Rp. 10.000\n          5-7 tahun Rp. 15.000\n          7-9 tahun Rp. 20.000\n          Diatas 9 tahunRp. 25.000",{"bindId":77,"name":78,"text":79},"maxsicknesspayperc","Pekerja atau pekerja yang menderita saki","Pekerja atau pekerja yang menderita sakit bukan karena kecelakaan kerja\n    dan memerlukan perawatan yang lama atas petunjuk Dokter Perusahaan mendapat\n    cuti sakit dan selama cuti sakit tersebut mendapat pembayaran upah menurut\n    ketentuan-ketentuan sebagai berikut : \n    \n      Untuk empat bulan pertama dibayar 100% (seratus persen) dari\n      upah.\n      Untuk empat bulan kedua dibayar 75% (tujuh puluh lima persen ) dari\n        upah.\n      Untuk empat bulan ketiga dibayar 50% (lima puluh persen) dari\n      upah.\n      Untuk bulan selanjutnya dibayar 25% (dua puluh lima persen) dari upah\n        sebelum dilakukan PHK oleh Pengusaha.",{"bindId":81,"name":82,"text":83},"wageincreasetype","Penyesuaian\u002Fkenaikan upah dilakukan deng","Penyesuaian\u002Fkenaikan upah dilakukan dengan merujuk pada upah minimum yang\n    ditetapkan pemerintah dengan memasukkan struktur atau skala upah yang\n    dimusyawarahkan antara Pengusaha dan Serikat Pekerja.",{"bindId":85,"name":86,"text":87},"severance_number_1_tenure","Perhitungan uang pesangon sebagaimana di","Perhitungan uang pesangon sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling\n    sedikit sebagai berikut: \n    \n      Masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun, 1 (satu) bulan upah\n      Masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 (dua) tahun\n        , 2 (dua) bulan upah;\n      Masa kerja 2 (dua) tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 (tiga)\n        tahun, 3 (tiga) bulan upah\n      Masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 (empat)\n        tahun, 4 (empat) bulan upah;\n      Masa kerja 4 (empat) tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 (lima)\n        tahun, 5 (lima) bulan upah;\n      Masa kerja 5 (lima) tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 (enam)\n        tahun, 6 (enam) bulan upah;\n      Masa kerja 6 (enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 (tujuh)\n        tahun, 7 (tujuh) bulan upah;\n      Masa kerja 7 (tujuh) tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 (delapan)\n        tahun, 8 (delapan) bulan upah;\n      Masa kerja 8 (delapan) tahun atau lebih, 9 (sembilan) bulan upah.",{"bindId":89,"name":90,"text":91},"holidaysweeks","Pekerja mendapat cuti tahunan selama 12 ","Pekerja mendapat cuti tahunan selama 12 (dua belas) hari kerja setiap tahun\ndengan pengertian bahwa hari-hari raya tidak diperhitungkan sebagai cuti\ntahunan. Waktu untuk cuti tahunan, hari-hari istirahat dan hari-hari pengganti\nkerja ditetapkan sesuai dengan kalender kerja perusahaan.",{"bindId":93,"name":94,"text":95},"funeralpaytype","Pengusaha memberikan bantuan dalam bentu","Pengusaha memberikan bantuan dalam bentuk tunjangan pemakaman sebesar Rp.\n2.000.000 untuk pekerja dan\u002Fatau keluarganya.",{"bindId":97,"name":98,"text":99},"schedulesrestpw","Pekerja mendapat istirahat mingguan sesu","Pekerja mendapat istirahat mingguan sesuai dengan undang-undang No. 13\n    tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 79 ayat (2) sub b yang berbunyi\n    “istirahat mingguan 1 (satu) hari untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1\n    (satu) minggu atau 2 (dua) hari untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu)\n    minggu”. Istirahat mingguan tersebut untuk PT. Sepatu Bata Tbk ditetapkan\n    jatuh pada hari-hari Sabtu dan Minggu.",{"bindId":101,"name":102,"text":103},"sundayallowancetype1","Perhitungan Upah lembur pada hari libur\u002F","Perhitungan Upah lembur pada hari libur\u002Fistirahat \n\n        \n          \n          \n          \n          \n          \n            \n              Jam Lembur 5 hari kerja per minggu \n              Ketentuan Upah Lembur (40 jam\u002Fminggu)\n              Rumus\n            \n            \n              8 jam pertama\n              2 kali upah\u002Fjam\n              8 jam x 2 x 1\u002F173 x upah sebulan\n            \n            \n              Jam ke 9\n              3 kali upah\u002Fjam\n              1 jam x 3 x 1\u002F173 x upah sebulan\n            \n            \n              Jam ke 10 s\u002Fd jam 11\n              4 kali upah\u002Fjam\n              1 jam x 4 x 1\u002F173 x upah sebulan",{"bindId":105,"name":74,"text":75},"longserviceallowancetype1",{"bindId":107,"name":74,"text":75},"longserviceallowancetype2",{"bindId":109,"name":110,"text":111},"paidmaternityleaveall","Pekerja perempuan diberi cuti selama 1,5","Pekerja perempuan diberi cuti selama 1,5 (satu setengah) bulan sebelum\n    saatnya menurut perhitungan melahirkan anak 1,5 (satu setengah) bulan\n    setelah melahirkan.",{"bindId":113,"name":52,"text":53},"incidentalbonustype2",{"bindId":115,"name":94,"text":95},"funeralpayamount",{"bindId":117,"name":118,"text":119},"menstruationleave","Pekerja perempuan diberikan cuti haid ya","Pekerja perempuan diberikan cuti haid yaitu pada hari pertama dan hari\n    kedua waktu haid.",{"bindId":121,"name":86,"text":87},"contractseverancepay1",{"bindId":123,"name":124,"text":125},"cbaratificationdate","Perjanjian Kerja Bersama ini telah diset","Perjanjian Kerja Bersama ini telah disetujui dan ditandatangani bersama\n    pada hari kamis tanggal 17 Desember 2015 oleh Tim Perunding PT. Sepatu Bata\n    Tbk Purwakarta dengan Tim Perunding PUK SPAI FSPMI dan PUK SP-TSK SPSI PT.\n    Sepatu Bata Tbk Purwakarta.",{"bindId":127,"name":128,"text":129},"coverunion_trigger","Luasnya Perjanjian Kerja Bersama berlaku","Luasnya Perjanjian Kerja Bersama berlaku untuk :\n\n  Hal-hal umum.\n  Serikat pekerja dan para anggotanya.",{"bindId":131,"name":60,"text":61},"hourspday_select",{"bindId":133,"name":78,"text":79},"maxsicknesspay",{"bindId":135,"name":52,"text":53},"ONCERISE_trigger",{"bindId":137,"name":74,"text":75},"longserviceallowanceamount1",{"bindId":139,"name":140,"text":141},"paidpaternityleavepayperc","Dalam keadaan memaksa pekerja atas permi","Dalam keadaan memaksa pekerja atas permintaannya dapat diijinkan\nmeninggalkan pekerja dengan mendapat upah penuh menurut ketentuan tersebut\ndibawah ini :\n\n  2 (dua) hari bila istri melahirkan.",{"bindId":143,"name":82,"text":83},"STRUCINCR_trigger",{"bindId":145,"name":86,"text":87},"severance",{"bindId":147,"name":64,"text":65},"pensionfund",{"bindId":149,"name":150,"text":151},"mealvouchersamount","Tunjangan Tidak Tetap Tunjangan makan se","Tunjangan Tidak Tetap \n    \n      Tunjangan makan sebesar Rp. 101.000\n      Tunjangan transport sebesar Rp. 136.000",{"bindId":153,"name":154,"text":155},"TRAINING_trigger","Pengusaha melaksanakan program pendidika","Pengusaha melaksanakan program pendidikan dan pelatihan kerja menurut\nkebutuhan yang dipandang perlu untuk meningkatkan kompetensi Pekerja dan\npengembangan Perusahaan serta pelaksanaannya diatur oleh HRD.",{"bindId":157,"name":158,"text":159},"paidmaternityleavepay","Pekerja perempuan yang mendapat cuti ter","Pekerja perempuan yang mendapat cuti termaksud dalam pasal 44 ayat 1, 2,\n    3 dan 4 tersebut diatas diberikan upah penuh dan hak-hak lainnya oleh\n    Pengusaha.",{"bindId":161,"name":124,"text":125},"cbaactorratified",{"bindId":163,"name":164,"text":165},"WORKHOURS_trigger","Pengusaha melaksanakan jam kerja menurut","Pengusaha melaksanakan jam kerja menurut ketentuan-ketentuan yang telah\n    ditetapkan dalam peraturan Pemerintah Republik Indonesia. Penyimpangan jam\n    kerja dan waktu kerja hanya dapat dilaksanakan dengan ijin Disnaker\n    Sostrans Purwakarta.",{"bindId":167,"name":168,"text":169},"LOWWAGE_government","Kenaikan upah pokok tahunan bagi pekerja","Kenaikan upah pokok tahunan bagi pekerja yang bekerja dibawah 1 tahun akan\nmengikuti Upah Minimum yang ditetapkan oleh Pemerintah.",{"bindId":171,"name":172,"text":173},"hourspweek","Jam dan waktu kerja bagi pekerja aplusan","Jam dan waktu kerja bagi pekerja aplusan adalah 40 (empat puluh) jam\n        seminggu dan sudah termasuk istirahat 30 menit per shift. \n        ",{"bindId":175,"name":176,"text":177},"TRADEUNLEAV_trigger","Pengusaha memberikan kelonggaran (dispen","Pengusaha memberikan kelonggaran (dispensasi) pada ketua dan Wakil ketua\n    serikat pekerja untuk menjalankan tugas serikat pekerja sebanyak 5 (lima)\n    hari kerja dalam 1 (satu) bulan dengan mendapatkan upah dan jaminan sosial\n    penuh, dengan selambat-lambatnya 2 (2) hari kerja sebelumnya harus\n    menyampaikan surat pemberitahuan secara resmi dari Serikat Pekerja kepada\n    Pengusaha kecuali dalam hal-hal mendadak.",{"bindId":179,"name":180,"text":181},"SICDIS_trigger","Pekerja yang menderita sakit karena kece","Pekerja yang menderita sakit karena kecelakaan kerja maka selama sakit\n    tersebut kepadanya tetap diberikan upah sesuai perundangan yang\n  berlaku.",{"bindId":183,"name":184,"text":185},"violence","Peringatan yang diberikan berupa peringa","Peringatan yang diberikan berupa peringatan pertama atau peringatan kedua\n    dapat dianggap sebagai peringatan terakhir tergantung berat ringannya\n    kesalahan menurut pertimbangan yang wajar oleh Pengusaha.\n    Peringatan-peringatan tersebut akan gugur setelah masa yang telah\n    ditentukan di atas dan apabila selama masa tersebut pekerja yang\n    bersangkutan tidak melakukan pelanggaran lain. Disamping itu perlu\n    ditegaskan bahwa hal-hal yang dapat mengakibatkan pemutusan hubungan kerja\n    (PHK) sesuai dengan peraturan\u002Fperundangan yang berlaku. \n    \n      Penipuan, pencurian dan penggelapan barang\u002Fuang milik Pengusaha, atau\n        milik teman sekerja untuk milik teman pengusaha.\n      Memberikan keterangan palsu atau yang dipalsukan sehingga merugikan\n        perusahaan atau kepentingan Negara.\n      Mabuk, minum-minuman keras yang memabukkan, madat, memakai obat bius\n        atau menyalahgunakan obat-obatan perangsang lainnya di tempat kerja\n        yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan.\n      Melakukan perbuatan asusila atau melakukan perjudian di tempat\n      kerja.\n      Melakukan tindak kejahatan misalnya menyerang, mengintimidasi atau\n        menipu Pengusaha atau teman sekerja dan memperdagangkan barang\n        terlarang baik dalam lingkungan Perusahaan maupun diluar lingkungan\n        Perusahaan.\n      Menganiaya, mengancam secara fisik atau mental, menghina secara kasar\n        Pengusaha atau keluarga Pengusaha atau teman sekerja.",{"bindId":187,"name":154,"text":155},"trainingprogrammes",{"bindId":189,"name":86,"text":87},"contractseverancepay",{"bindId":191,"name":158,"text":159},"paidmaternityleavepayperc",{"bindId":193,"name":110,"text":111},"paidmaternityleaveduration",{"bindId":195,"name":196,"text":197},"childcareleave","1 (satu) hari bila melawat keluarga seda","1 (satu) hari bila melawat keluarga sedarah yang sakit keras dengan\n    menunjukkan surat keterangan dokter ketika kembali bekerja. (sebelumnya\n    haru memberitahukan kepada pengusaha).\n  2 (dua) hari bila akan melawat keluarga yang sedang sakit kerjas di luar\n    kota dengan menunjukkan surat keterangan dokter ketika kembali bekerja.\n    (sebelumnya harus memberitahukan kepada pengusaha).",{"bindId":199,"name":200,"text":201},"overtimeallowanceperc1_general","Yang dimaksud dengan upah sejam adalah :","Yang dimaksud dengan upah sejam adalah : Upah tetap sebulan ditambah\n    dengan komponen upah seperti tersebut diatas dibagi dengan 173 (seratus\n    tujuh puluh tiga) jam. Pembayaran upah lembur dilakukan dengan merujuk\n    sepenuhnya pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan\n    pasal 78 ayat (2), (4) dan pasal 85, serta lebih lengkapnya merujuk pada\n    Kepmenakertrans No. 102\u002FMEN\u002FVI\u002F2004 mengenai waktu dan upah kerja lembur.\n    Perhitungan Upah Lembur didasarkan upah bulanan dengan menghitung upah\n    sejam adalam 1\u002F173 upah sebulan. Berdasarkan ketentuan yang tertuang dalam\n    Kepmenakertrans No. 102\u002FMEN\u002FVI\u002F2004 . \n    \n      Perhitungan Upah Lembur pada Hari kerja : \n\n        \n          \n          \n          \n          \n          \n            \n              Jam Lembur\n              Rumus\n              Keterangan\n            \n            \n              Jam Pertama \n              1,5 x 1\u002F173 x Upah Sebulan\n              Upah Sebulan adalah 100% Upah bila yang berlaku di perusahaan\n                terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap\n            \n            \n              Jam Ke-2 & 3 \n              2 x 1\u002F173 x Upah sebulan \n              Atau 75% upah bila upah yang berlaku di perusahaan terdiri\n                dari upah pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap.\n                Dengan ketentuan upah sebulan tidak boleh lebih rendah dari\n                upah minimum.",{"bindId":203,"name":150,"text":151},"mealvoucherstype1",{"bindId":205,"name":206,"text":207},"cbadate_start","Perjanjian Kerja Bersama ini berlaku unt","Perjanjian Kerja Bersama ini berlaku untuk 2 (dua) tahun terhitung dari\n    tanggal 17 Desember 2015 sampai dengan 17 Desember 2017. Apabila tidak ada\n    permintaan dari salah satu pihak untuk membuka perundingan kembali harus\n    disampaikan secara tertulis kepada pihak lainnya paling sedikit 90\n    (sembilan puluh) hari sebelum berakhirnya masa Perjanjian Kerja Bersama\n  ini.",{"bindId":209,"name":150,"text":151},"commutingallowancetype",{"bindId":211,"name":90,"text":91},"holidaysdays",{"bindId":213,"name":78,"text":79},"maxsicknesspaytype",{"bindId":215,"name":64,"text":216},"healthinsurance","Sebagai bentuk tanggung jawab social pengusaha maka pengusaha mengikut\nsertakan pekerja dalam program Badan Pengelolalaan Jaminan Sosial (BPJS) yang\nmeliputi :\n\n  BPJS Ketenagakerjaan \n    \n      Jaminan Hari Tua\n      Jaminan Kecelakaan Kerja\n      Jaminan Kematian\n      Jaminan Pensiun\n    \n  \n  BPJS Kesehatan",{"bindId":218,"name":150,"text":151},"COMMUTE_trigger",{"bindId":220,"name":102,"text":103},"sundayallowancetype",{"bindId":222,"name":223,"text":224},"protectiveclothing","Perusahaan menyediakan peralatan\u002Fperleng","Perusahaan menyediakan peralatan\u002Fperlengkapan keselamatan dan kesehatan\nkerja atas petunjuk petugas perusahaan\u002Fpanitia Keselamatan dan Kesehatan Kerja\n(K3) dan atas saran Disnaker Sostrans Purwakarta.\n\nUntuk maksud tersebut diatas maka :\n\n  Pekerja yang karena sifat pekerjaannya wajib memakai\n    peralatan\u002Fperlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja yang sudah\n  disediakan\n  Pekerja yang antara lain adalah pekerja Forklift, Mould Adjuster,\n    Engineer, Dry Blend akan diberikan sepatu keselamatan.",{"bindId":226,"name":227,"text":228},"healthandsafetypolicy","Adalah menjadi tujuan perusahaan untuk m","Adalah menjadi tujuan perusahaan untuk mengadakan syarat-syarat keamanan,\nkesehatan dan perlindungan kerja di seluruh lingkungan kerjanya untuk mencegah\nterjadinya kecelakaan dan penyakit diantara para pekerja dan keluarganya.",{"bindId":230,"name":200,"text":201},"overtimeallowancetype1",{"bindId":232,"name":48,"text":49},"contracttrial",{"bindId":234,"name":78,"text":79},"sicknesspay",{"bindId":236,"name":52,"text":53},"incidentalbonustype",{"bindId":238,"name":60,"text":61},"dayspweek_select",{"bindId":240,"name":140,"text":141},"paidpaternityleave",{"bindId":242,"name":206,"text":207},"cbadate_start_date",{"bindId":244,"name":245,"text":246},"sicknessmaxdaysnr","Apabila setelah 12 (dua belas) bulan pek","Apabila setelah 12 (dua belas) bulan pekerja tersebut masih belum sembuh\n    kembali dan belum dapat menjalankan tugasnya, maka berdasarkan pertimbangan\n    Dokter, Pekerja tersebut dapat dinyatakan tidak mampu bekerja lagi karena\n    tidak memenuhi syarat-syarat kesehatan dan hubungan kerjanya dapat\n    diputuskan menurut ketentuan Undang-Undang dan peraturan yang berlaku.",{"bindId":248,"name":200,"text":201},"overtimeallowancetype_general",{"bindId":250,"name":102,"text":103},"sundayallowanceperc1",{"bindId":252,"name":168,"text":169},"LOWWAGE_trigger",{"bindId":254,"name":82,"text":83},"PAYSCALES_trigger",{"bindId":256,"name":200,"text":201},"overtimeallowancetype",{"bindId":258,"name":74,"text":75},"SENIOR_trigger",{"bindId":260,"name":64,"text":65},"disabilityfund",{"bindId":262,"name":140,"text":141},"paidpaternityleaveduration",{"bindId":264,"name":64,"text":65},"disabilitypay",{"bindId":266,"name":206,"text":207},"cbadate_end",{"bindId":268,"name":86,"text":87},"severance_number",{"bindId":270,"name":172,"text":173},"hourspweek_select",{"bindId":272,"name":196,"text":197},"childcare",{"bindId":274,"name":82,"text":83},"wageincreasetype2",{"bindId":276,"name":176,"text":177},"tradeunleavdays",{"bindId":278,"name":60,"text":61},"hourspday",{"bindId":280,"name":150,"text":151},"commutingallowanceamount1",{"bindId":282,"name":150,"text":151},"MEALALL_trigger",{"bindId":284,"name":206,"text":207},"cbadate_end_date",{"bindId":286,"name":287,"text":288},"maternityotherclause","Pekerja perempuan yang mengalami kegugur","Pekerja perempuan yang mengalami keguguran kandungan berhak memperoleh\n    istirahat 1,5 (satu setengah) bulan dan atau sesuai dengan surat keterangan\n    dokter kandungan atau bidan.",{"bindId":290,"name":200,"text":201},"OVERTIME_trigger",{"bindId":292,"name":64,"text":65},"SOCSEC_trigger",{"bindId":294,"name":295,"text":296},"healthcareaccess","Semua Pekerja mendapatkan perawatan\u002Fpeng","Semua Pekerja mendapatkan perawatan\u002Fpengobatan dengan Cuma-Cuma di\n    Poliklinik Perusahaan.\n  Poliklinik perusahaan hanya diperuntukkan bagi kegiatan pertolongan\n    pertama.\n  Perusahaan memberikan pelayanan evakuasi medis atas kecelakaan kerja yang\n    menimpa pekerja dalam lingkungan pabrik yang diatur oleh HRD.\n  Perusahaan menyediakan kota P3K lengkap beserta dengan isinya.",{"bindId":298,"name":102,"text":103},"SUNDAY_trigger",{"bindId":300,"name":245,"text":246},"sicknessmaxdays",{"bindId":302,"name":128,"text":129},"coverunionsign",{"bindId":304,"name":200,"text":201},"overtimeallowanceperc1",{"bindId":306,"name":150,"text":151},"commutingallowancetype1",{"bindId":308,"name":140,"text":141},"paidpaternityleavepay",{"bindId":310,"name":98,"text":99},"SCHEDULE_trigger",{"bindId":312,"name":313,"text":314},"bankholidays1","Pekerja mendapat istirahat pada hari-har","Pekerja mendapat istirahat pada hari-hari besar resmi yang ditetapkan\n    oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan mendapatkan upah penuh.",{"bindId":316,"name":110,"text":111},"paidmaternityleave",{"bindId":318,"name":90,"text":91},"PAIDLEAV_trigger",{"bindId":320,"name":56,"text":57},"deathrelatives","\u003Chtml>\n\n    \u003Cdiv class=\"cobra-report\">\n\n        \u003Ch2>IDN PT. Sepatu Bata Tbk - 2015\u003C\u002Fh2>\n\n        \u003Cdiv class=\"section general\">\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-start_date\">Tanggal dimulainya perjanjian: &rarr;&nbsp;2015-12-17\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-end_date\">Tanggal berakhirnya perjanjian: &rarr;&nbsp;2017-12-17\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \u003C!-- TODO: previous CBA logic -->\n            \u003C!-- TODO: status logic -->\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaratified\">Diratifikasi oleh: &rarr;&nbsp;Other\u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaactorratified\">\n                    Diratifikasi pada: &rarr;&nbsp;2015-12-17\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \n\n            \u003C!-- TODO: transnational_label, includingcountries_label, national_framework_label -->\n\n            \u003Cdiv id=\"display-SECTOR1\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Industri\u002Fpabrik pengolahan\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-NACE2004\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Pabrik Manufaktur Garmen (garmen, pakaian jadi)\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-FIRMPRI\">\n                Sektor publik\u002Fswasta: &rarr;&nbsp;In the private sector\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv>Disimpulkan oleh:\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1\">\n\n                \n                    \n                    \u003Cdiv>\n                        Nama perusahaan: &rarr;&nbsp;\n                        IDN PT. Sepatu Bata Tbk\n                    \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1\">\n                Nama serikat pekerja: &rarr;&nbsp;\n\n                \n                    \n                    \u003Cspan>\n                        \n                    \u003C\u002Fspan>\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-casignemployees\">\n                Nama penandatangan dari pihak pekerja &rarr;&nbsp;HENDRA AZAM S.T.K, DHANY\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section social-security-pensions\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SOCSEC_trigger\">JAMINAN SOSIAL DAN PENSIUN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-pensionfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pensiun bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilityfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan cacat bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-unemploymentfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan pengangguran bagi pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section training\">\n            \u003Ch3 id=\"display-TRAINING_trigger\">PELATIHAN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingprogrammes\">Program pelatihan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprenticeships\">Magang: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pelatihan bagi pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section sickness-disability\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KONDISI SAKIT DAN DISABILITAS\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-maxsicknesspayperc\">\n                Maximum cuti sakit berbayar (untuk 6 bulan): &rarr;&nbsp;92&nbsp;%\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-sicknessmaxdaysnr\">\n                Maximum hari untuk cuti sakit berbayar: &rarr;&nbsp;365 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-longtermillness\">Ketentuan mengenai kembali bekerja setelah menderita penyakit jangka panjang, seperti penyakit kanker: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-menstruationleave\">Cuti haid berbayar: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilitypay\">Pembayaran gaji apabila tidak mampu bekerja dikarenakan kecelakaan kerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n\n        \u003Cdiv class=\"section health-medical-assistence\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA BANTUAN MEDIS\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccess\">Bantuan medis disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccessrelatives\">Bantuan medis bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurance\">Kontribusi pengusaha untuk asuransi kesehatan disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurancerelatives\">Asuransi kesehatan bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetypolicy\">Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetytraining\">Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-protectiveclothing\">Pakaian\u002Falat pelindung diri disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-hivpolicy\">Pemeriksaan kesehatan secara berkala disediakan oleh pengusaha: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-monitoring\">Pengawasan permintaan musculoskeletal di tempat kerja, resiko professional dan\u002Fatau hubungan antara pekerjaan dan kesehatan: &rarr;&nbsp;The relationship between work and health, Employee involvement in the monitoring\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-funeralpay\">Bantuan duka\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-funeralpayamount\">\n                Minimum kontribusi pengusaha untuk penguburan\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;2000000.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section work-family-arrangements\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKFAM_trigger\">PENGATURAN ANTARA KERJA DAN KELUARGA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleaveduration\">\n                Cuti hamil berbayar: &rarr;&nbsp;13 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleavepayperc\">\n                Cuti hamil berbayar terbatas untuk: 100 % dari gaji pokok\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-jobsecuritymothers\">Jaminan tetap dapat bekerja setelah cuti hamil: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-maternitydiscrimination\">Larangan diskriminasi terkait kehamilan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-breastfeeding_dangerouswork\">Larangan mewajibkan pekerja yang sedang hamil atau menyusui untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-riskassessment\">Penilaian resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja yang sedang hamil atau menyusui di tempat kerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-alternatives\">Ketersediaan alternatif bagi pekerja hamil atau menyusui untuk tidak melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-timeoff\">Cuti untuk melakukan pemeriksaan pranatal: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningnonstandard\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempekerjakan pekerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningpromotion\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempromosikan: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv> \n            \u003Cdiv id=\"display-nursingmothers\">Fasilitas untuk pekerja yang menyusui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcareprovision\">Pengusaha menyediakan fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcaresubsidy\">Pengusaha mensubsidi fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \u003Cdiv id=\"display-educationtuition\">Tunjangan\u002Fbantuan pendidikan bagi anak pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \n            \u003Cdiv id=\"display-childcareleave\">\n                Cuti berbayar tiap tahun yang diberikan untuk merawat anggota keluarga: &rarr;&nbsp;1 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidpaternityleaveduration\">\n                Cuti ayah berbayar: &rarr;&nbsp;2 hari\n         \u003C\u002Fdiv>\n                        \u003Cdiv id=\"display-deathrelativesleave\">\n                Durasi cuti yang diberikan ketika ada anggota keluarga yang meninggal: &rarr;&nbsp;2 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n        \u003Cdiv class=\"section gender-equality-issues\">\n            \u003Ch3 id=\"display-GENEQ_trigger\">ISU KESETARAAN GENDER\u003C\u002Fh3>\n         \u003Cdiv id=\"display-eqpay\">Upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n         \n         \u003Cdiv id=\"display-discrimination\">Klausal mengenai diskriminasi di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-eqpromotion\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat promosi: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv> \n        \u003Cdiv id=\"display-eqtraining\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat pelatihan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>     \n        \u003Cdiv id=\"display-eqofficer\">Kesetaraan gender dalam kepengurusan serikat pekerja di tempat kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-sexualhar\">Klausal mengenai pelecehan seksual di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violence\">Klausal mengenai kekerasan di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violenceleave\">Cuti khusus bagi pekerja yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-support_disabilities\">Dukungan bagi pekerja perempuan dengan disabilitas: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-equalitymonitoring\">Pengawasan kesetaraan gender: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n             \n         \u003C\u002Fdiv>\n         \n\n        \u003Cdiv class=\"section employment-contracts\">\n            \u003Ch3 id=\"display-EMPCONTR_trigger\">PERJANJIAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-contracttrialperiod\">\n                Durasi masa percobaan: &rarr;&nbsp;90 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\u003Cdiv id=\"display-severance_number\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;180&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-severance_number_1_tenure\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;60&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-part_time_excluded\">Pekerja paruh waktu tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-tempagency\">Ketentuan mengenai pekerja sementara: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprentices_excluded\">Pekerja magang tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-minijobs_excluded\">Pekerja mahasiswa tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section working-hours\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKHOURS_trigger\">JAM KERJA, JADWAL DAN LIBUR\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspday\">\n                Jam kerja per hari: &rarr;&nbsp;8.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspweek\">\n                Jam kerja per minggu: &rarr;&nbsp;40.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-dayspweek\">\n                Hari kerja per minggu: &rarr;&nbsp;5.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysdays\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;12.0 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysweeks\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;2.0 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-schedulesrestpw\"> Periode istrirahat setidaknya satu hari dalam seminggu disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-sundays_year\">\n                Jumlah maksimum hari minggu\u002Fhari libur nasional dalam setahun dimana pekerja harus\u002Fdapat bekerja: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n             \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-tradeunleavdays\">\n                Cuti berbayar untuk aktivitas serikat pekerja: &rarr;&nbsp;60.0 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-FLEXWORK_trigger\"> Ketentuan mengenai pengaturan jadwal kerja yang fleksibel: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section wages\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WAGES_trigger\">PENGUPAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-PAYSCALES_trigger\">\n                Upah ditentukan oleh skala upah: &rarr;&nbsp;Yes, but there are only indices (no wages)\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-LOWWAGE_government\"> \n            Ketentuan bahwa upah minimum yang ditentukan oleh pemerintah harus dihormati: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-COSTLIV_trigger\">Penyesuaian untuk kenaikan biaya kebutuhan hidup: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-STRUCINCR_trigger\">Kenaikan upah\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-ONCERISE_trigger\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali:\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \u003Cdiv id=\"display-extrapayfirmperformance\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali dikarenakan performa perusahaan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \n\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-OVERTIME_trigger\">Upah lembur hari kerja\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-overtimeallowanceperc1\">\n                    Upah lembur hari kerja: &rarr;&nbsp;200 % dari gaji pokok\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SUNDAY_trigger\">Upah lembur hari Minggu\u002Flibur\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-sundayallowanceperc1\">\n                    Upah lembur hari Minggu\u002Flibur: &rarr;&nbsp;100&nbsp;%\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-COMMUTE_trigger\">Tunjangan transportasi\u003C\u002Fh4>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-commutingallowanceamount1\">\n                    Tunjangan transportasi: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;136000.0 per bulan\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SENIOR_trigger\">Tunjangan masa kerja\u003C\u002Fh4>\n\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-longserviceallowanceamount1\">\n                    Tunjangan masa kerja: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;5000.0 per bulan\n                \u003C\u002Fdiv>\n\n                \u003Cdiv id=\"display-longserviceallowancetype2\">\n                    Tunjangan masa kerja setelah: &rarr;&nbsp;1 masa kerja\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Ch4>Kupon makan\u003C\u002Fh4>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-MEALALL_trigger\">Tunjangan makan disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-mealvouchersamount\">\n                 &rarr;&nbsp;101000.0 per makan\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-legalassistance_trigger\">\n                Bantuan hukum gratis: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n    \u003C\u002Fdiv>\n\n\u003C\u002Fhtml>\n",[],[],"collective_agreement",[326],{"title":39,"slug":34},[328],{"type":329,"data":330},"call_to_action_body_block",{"title":331,"description":332,"variant":333,"link":334},"Bandingkan Perjanjian Kerja Bersama","Bandingkan pasal-pasal dan topik dalam Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dengan Perjanjian Kerja Bersama di semua sektor kerja di Indonesia maupun negara-negara lainnya.","dark",{"title":331,"url":335,"description":331,"rel":336,"type":337},"\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fbandingkan-perjanjian-kerja-bersama","follow","internal",[339],{"type":329,"data":340},{"title":331,"description":332,"variant":333,"link":341},{"title":331,"url":335,"description":331,"rel":336,"type":337},[]]