[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"page:id-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-pacific-removindo-dengan-serikat-pekerja-tingkat-perusahaan-pt-pacific-removindo":3},{"id":4,"slug":5,"title":6,"short_title":7,"intro_text":8,"meta_description":9,"seo_title":9,"path":10,"content_type":11,"locale":12,"go_live_at":7,"first_published_at":13,"page_created_at":14,"published_at":13,"edit_url":15,"breadcrumbs":16,"seo":24,"data":32,"children":204,"content_type_view":205,"extra_breadcrumbs":206,"body":208,"body_blocks":219,"related_pages":223},3679,"perjanjian-kerja-bersama","Perjanjian Kerja Bersama",null,"\u003Cp>Beberapa pilihan Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dipublikasikan di sini. Anda dapat menemukan teks asli dari Perjanjian Kerja Bersama tersebut, membaca dan menelusuri per bab maupun pasal, menurut topik yang sedang Anda cari.\u003Cbr\u002F>\u003Cbr\u002F>Ketika Anda mengklik pada link Perjanjian Kerja Bersama, halaman akan terbuka: di kolom sebelah kiri pada halaman tersebut berisi teks asli, sedangkan di kolom sebelah kanan, Anda akan menemukan ringkasan dari ketentuan yang ada di Perjanjian Kerja Bersama tersebut.\u003Cbr\u002F>Serikat Buruh\u002FPekerja dan Asosiasi Pengusaha dari Indonesia memberikan kontribusi terhadap pengumpulan data Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fp>","","\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama","collective_agreements.collectiveagreementoverview","id_ID","2025-08-15T13:01:11.360625+00:00","2026-04-02T08:44:09.692847+00:00","\u002Fcms\u002Fpages\u002F3679\u002Fedit\u002F",[17,20,23],{"title":18,"slug":19},"Indonesia","id-id",{"title":21,"slug":22},"Bekerja di Indonesia","bekerja-di-indonesia",{"title":6,"slug":5},{"title":6,"description":9,"image":25,"canonical":26,"robots":27,"og_type":28,"twitter_card":29,"locale":19,"created_at":30,"last_modified_at":31},"https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fmedia\u002Fimages\u002FSocial_media_preview_image_-_2025.2e16d0ba.fill-1200x630.png","https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002F","index, follow","website","summary_large_image","2025-08-15T15:01:11.360625+02:00","2026-04-02T10:44:09.828831+02:00",{"cba":33,"clauses":45,"details":202,"translations":203},{"id":34,"uid":35,"url":36,"name":37,"locale":38,"override_title":9,"title":39,"browser_title":40,"browser_description":41,"text":42},"perjanjian-kerja-bersama-antara-pt-pacific-removindo-dengan-serikat-pekerja-tingkat-perusahaan-pt-pacific-removindo","b42ec698-81c4-11e4-85d1-001e0bbf9952","https:\u002F\u002Fcobra.wageindicator.org\u002Fcountries\u002Findonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-pacific-removindo-dengan-serikat-pekerja-tingkat-perusahaan-pt-pacific-removindo\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-pacific-removindo-dengan-serikat-pekerja-tingkat-perusahaan-pt-pacific-removindo\u002F","Perjanjian Kerja Bersama Antara PT. Pacific Removindo Dengan Serikat Pekerja Tingkat Perusahaan PT.Pacific Removindo 2010 - 2012","ba_ID","IDN PT. Pacific Removindo - 2010","Indonesia - IDN PT. Pacific Removindo - 2010","IDN PT. Pacific Removindo - 2010 - Angkutan, logistik, komunikasi",{"name":43,"data":44},"55 - PKB PT. Pacific  Removindo - KSBSI.html","\n              \n              \n              \n              \n              \n              \n\n\n  \u003Cmeta http-equiv=\"content-type\" content=\"text\u002Fhtml; charset=UTF-8\">\n  \u003Ctitle>PT. Pacifik Removindo\u003C\u002Ftitle>\n  \u003Cmeta name=\"generator\" content=\"Amaya, see http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002FAmaya\u002F\">\n\n\n\n\u003Ch1>KESEPAKATAN KERJA BERSAMA ANTARA PT. PACIFIC REMOVINDO dan SERIKAT PEKERJA\nPT. PACIFIK REMOVINDO\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB I : UMUM\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 1 : PIHAK PIHAK YANG MENGADAKAN KESEPAKATAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pihak yang mengadakan Kesepakatan kerja bersama ini adalah antara Iain PT.\nPACIFIC REMOVINDO untuk selanjutnya dalam Kesepakatan kerja ini disebut\nPerusahaan dengan Serikat Pekerja Tingkat Perusahaan - PT PACIFIC REMOVINDO\nYang bertindak mewaliki untuk dan atas nama para anggota\u002FPekerja dan\nselanjutnya dalam kesepakatan ini disebut : SERIKAT PEKERJA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 2 : LUASNYA KESEPAKATAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pada dasarya Kesepakatan Kerja bersama ini hanya mengatur tentang hal-hal\npokok yang bersifat umum.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan dan Serikat pekerja menyadari bahwa apabila dalam pelaksanaan\npenerapan kesepakatan ini, maupun dalam pertumbuhan dan perkembangan sesuai\ndengan situasi dan kondisi perlu adanya penyempurnaan, maka kedua belah pihak\nbersepakat untuk selalu mengadakan penyesuaian secara musyawarah untuk\nmufakat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 3 : PENGAKUAN HAK-HAK PERUSAHAAN DAN SERIKAT KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Untuk menghindari kesimpang siuaran maka perlu ditegaskan bahwa mengatur\njalannya Perusahaan dan para pekerja adalah fungsi dan tanggung\njawabPerusahaan. Dalam menjalankan usaha, Perusahaan akan tetap mentaati\nsyarat-syarat kerja yang tercantum dalam KKB (Kesepakatan Kerja Bersama) ini\ndan Peraturan Perundangan Iainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Di lain pihak telah pula diakui fungsi Serikat Pekerja adalah mewakili\nanggota-anggotanya yang menjadi pekerja di Perusahaan, baik secara individu\nmaupun kolektif dalam bidang-bidang Perusahaan, soal-soal mengenai hubungan\nkerja dan syarat-syarat kerja bagi para pekerja. Pengakuan terhadap pihak-pihak\nperkerja tidaklah harus diartikan sebagai pengurangan hak serta kewajiban\nPerusahaan terhadap para pekerja secara perorangan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB II : PENGAKUAN TERHADAP SERIKAT PEKERJA FASILITAS BAGI SERIKAT\nPEKERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 4 : PENGAKUAN TERHADAP SERIKAT PEKERJA.\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perusahaan mengakui Serikat Pekerja yang menandatangani Kesepakatan Kerja\nBersama ini sebagai Organisasi\u002FPekerja yang mewakili anggotanya yang bekerja\npada Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 5 : FASILITAS BAGI SERIKAT PEKERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan tidak menghalangi-halangi kegiatan dan perkembangan Serikat\nPekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan menjalankan kegiatan untuk mengurus Serikat Pekerja dan\nanggotanya kepada Pekerja yang ditunjuk menjadi Ketua Serikat Perkerja\ndiberikan Kesepakatan sepantasnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 6 : BANTUAN PERUSAHAAN UNTUK SERIKAT PEKERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pungutan iuran\u002Fdana untuk Serikat Pekerja Perusahaan akan membantu Serikat\npekerja dalam melaksanaan pemungutan iuran\u002Fdana\u002Fsumbangan tersebut dilakukan\ndengan pengisian formulir yang memberikan kuasa kepada Serikat Pekerja untuk\nmemotong upahnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan akan menyediakan papan pengumuman bagi Serikat Pekerja untuk\nmenempelkan pengumuman, buletin-buletin dan tanpa mengurangi hak dan wewenang\nmaka menempelkan tersebut dianggap perlu untuk memberitahukan terlebih dahulu\nkepada Perusahaan maksud pemberitahuan tersebut semata-mata untuk menjalin\nHubungan Industrial Pancasila.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 7 : HUBUNGAN KERJA DAN MASA PERCOBAAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Penerimaan karyawan baru di perusahaan disesuaikan dengan kebutuhan\nPerusahaan, dan untuk dapat diterima menjadi karyawan harus memenuhi\nsyarat-syarat yang telah ditetapkan oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrialperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrial\">\u003Cp>2.Disamping tersebut diatas, calon karyawan harus lulus dalam ujian\u002Ftest\nyang diselenggarakan oleh Perusahaan. Calon yang telah memenuhi persyaratan\nyang telah ditetapkan oleh Perusahaan diterima sebagai karyawan dengan masa\npercobaan paling Iama 3 (tiga) bulan terhitung sejak karyawan yang bersangkutan\nmulai bekerja di Perusahaan dan adanya masa percobaan harus diberitahukan\nkepada calon karyawan yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Selama dalam masa percobaan masing-masing pihak dapat memutuskan hubungan\nkerja setiap saat tanpa syarat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Seorang karyawan yang telah menyelesaikan masa percobaan dengan baik,\ndiangkat sebagai karyawan tetap sesuai dengan golongan yang ditetapkan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 8 : HARI KERJA DAN WAKTU KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek\">\u003Cp>1.Dengan memperhatikan ketentuan perundangan yang berlaku, hari kerja\ndiperusahaan adalah 5(lima) hari dalam seminggu.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday\">\u003Cp>2.Jam kerja diperusahaan adalah 8 (delapan) jam sehari dan 40 jam seminggu\ndengan ketentuan bahwa perusahaan memerlukan kerja lembur, maka karyawan harus\nbersedia melaksanakan waktu kerja tersebut dengan se izin Sudin Nakertrans.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Waktu kerja di Perusahaan diatur sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Bagian Operasional : jam 07.30 s\u002Fd 16.30 wib.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Istirahat : jam 12.00 s\u002Fd 13.00 wib.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Bagian Staff : jam 08.00 s\u002Fd 17.00 wib.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Istirahat : jam 12.00 s\u002Fd 13.00 Wib.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Sabtu &amp; Minggu libur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja yang dilakukan lebih dari 8 jam sehari dan 40 jam seminggu, adalah\nsebagai kerja lembur untuk mengembangkan waktu kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 9 : KERJA LEMBUR\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila perusahaan memerlukan maka karyawan bersedia untuk melakukan kerja\nIembur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-OVERTIME_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype\">\u003Cp>2.Perhitungan upah lembur dihitung sesuai dengan ketentuan sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Apabila kerja Iembur dilakukan pada hari kerja biasa.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Gaji Pokok\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-------------- x 1,1\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>160\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SUNDAY_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowanceperc1\">\u003Cp>b.Apabila kerja Iembur dilakukan pada istirahat Sabtu &amp; Minggu atau\nHariRaya Resmi :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Gaji Pokok\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-------------- X 1,35\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>160\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Perhitungan upah biasa\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Upah bulanan = 1\u002F160 x upah sebulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 10 : PENGUPAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-WAGES_trigger\">\u003Cp>1.Sistim pengupahan diatur menurut status karyawan yaitu harian, borongan\ndan bulanan dengan susunan upah sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Upah pokok.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Tunjangan-tunjangan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-jobwagegroups\">\u003Cp>2.Penetapan upah pada dasarnya ditetapkan berdasarkan jabatan, keahlian,\nkecakapan, prestasi kerja, konduite, dan lain sebagainya dari karyawan yang\nbersangkutan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Pajak atas upah adalah tanggung jawab karyawan dibayar melalui\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause\" id=\"clause-COSTLIV_trigger\">\u003Cp>4.Peninjauan upah perorangan tidak dilaksanakan secara otomatis, tetapi\nberdasarkan pertimbangan-pertimbangan atas dasar prestasi dan konduite kerja\nmasing-masing karyawan serta kemampuan Perushaan. Dan hal ini akan dilakukan\npeninjauan upah setiap tahun sekali.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_government\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_trigger\">\u003Cp>5.Pembayaran upah terendah tidak akan kurang dari ketentuan upah minimum\nyang ditetapkan oleh pemeritah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>6.Pelaksanaan pembayaran upah bagi karyawan harian-borongan dilakukan pada\nsetiap akhir minggu dan untuk pekerja bulanan dilakukan pada tiap-tiap akhir\nbulan, atau pada hari lain yang ditentukan oleh Pimpinan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 11 : KOPERASI KARYAWAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas kerja ditunjang adanya\npeningkatan kesejahteraan karyawan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bahwa salah satu sarana penunjang kearah penjngkatan kesejahteraan\ntersebut tidak saja tergantung pada keadaan upah, namun dengan sebagian upah\nmasing-masing karyawan dapat dikembangkan untuk usaha bersama melalui\npembentukan koperasi karyawan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Perusahaan sesuai dengan kemampuan yang ada akan ikut mendorong dan\nmembantu kearah tumbuh kembangnya Koperasi karyawan di Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 12 : TUNJANGAN HARI RAYA KEAGAMAAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-ONCERISE_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype2\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusdays1\">\u003Cp>Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No per\u002F04\u002FMen\u002F1994 Perusahaan\nberkewajiban memberikan Tunjangan Hari Raya kepada karyawan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Karyawan yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus\natau lebih, sebesar 1 (satu)bulan upah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Karyawan telah mempunyai masa kerja 3 (tiga) bulan secara terus menerus\ntapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional dengan masa kerja\nyakni dengan perhitungan : masa kerja x 1 bulan upah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bahwa upah yang dimaksud sebagai mana dalam pasal ini adalah upah pokok\nditambah tunjangan-tunjangan tetap.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 13 : PERAWATAN DAN PENGOBATAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccessrelatives\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccess\">\u003Cp>Guna memelihara kesehatan para karwayan,dan keluarganya, Perusahaan\nmenyediakan fasilitas pengobatan yang ditentukan oleh Perusahaan atau\npenggatian biaya pengobatan akan ditanggung Perusahaan dengan perhitungan\ngradasi antara 25% s\u002Fd 75% (minimal berpedoman pada ketentuan UU No.3\u002F1992).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Bagi karyawan yang akan menggunakan fasilitas tersebut harus terlebih dahulu\nminta izin kepada Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bagi karwayan yang dalam keadaan mendesak memerlukan perawatan dan\npengobatan diluar ketentuan yang telah ditetapkan Perusahaan, Perusahaan\nakanmemberikan bantuan sesuai dengan kebijaksanaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 14 : PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DI PERUSAHAAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Program Keluarga Berencana adalah merupakan Salah satu bagian untuk\nmenunjang peningkatan kesejahteraan karwayan, untuk itu perlu adanya peran\nserta secara aktif dari pihak karyawan maupun Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bahwa untuk pelaksanaan program Keluarga Berencana di Perusahaan perlu\nadanya unit\u002FPersonal yang menanganinya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Untuk kelancaran program tersebut akan membantu sesuai dengan kemampuan\nyang ada.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 15 : TUNJANGAN SAKIT TIDAK MASUK KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila karyawan sakit dan dapat dibuktikan dengan surat keterangan\ndokter, maka upahnya akan dibayar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspaytype\">\u003Cp>2.Apabila pekerja sakit dalan jangka waktu Iama yang dapat dibuktikan dengan\nsurat keterangan dokter yang ditentukan oleh Perusahaan, maka upahnya dibayar\nsesuai dengan ketentuan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3 (tiga)bulan pertama dibayar sebesar : 100 %\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3 (tiga) bulan kedua dibayar sebesar : 75 %\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3 (tiga)bulan ketiga dibayar sebesar : 50 %\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3 (tiga) bulan selanjutnya di bayar sebesar : 25 %\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>sebelum PHK dilakukan oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdaysnr\">\u003Cp>3.Dan apabila telah lewat dari 12 bulan ternyata karyawan yang bersangkutan\nbelum mampu bekerja kembali, maka Perusahaan dapat memutuskan hubungan kerja\ndan dilaksanakan sesuai dengan prosedur UU. No 13 \u002F 2003.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 16 : TUNJANGAN KECELAKAAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilitypay\">\u003Cp>1.Apabila karyawan mendapat kecelakaan sesuai yang dimaksud dalam\nundang-undang Jamsostek maka Perusahaan memberi ganti kerugian sebagai mana\ndiatur dalan undang-undang No.3 tahun 1992. (j.o PP No 14\u002F 193) yang diatur\ndalam pelaksanaannya dilakukan melaui Program JAMSOSTEK.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Macamnya ganti kerugian yang dimaksud dalam ayat 1 (satu) tersebut diatas\nberupa :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Biaya pengangkutan karyawan dari tempat kecelakaan kerumah atau kerumah\nsakit.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Biaya perawatan dan pengobatan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Biaya pemakaman.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Tunjangan kecelakaan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Seluruh karyawan juga diikut-sertakan dalam program Asuransi Kecelekaan\nDiri Diluar Jam Kerja dan Hubungan Kerja (JKDK) sesuai dengan PERDA No. 6 tahun\n2004.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 17 : TUNJANGAN KEMATIAN BUKAN OLEH KARENA KECELAKAAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpay\">\u003Cp>1.Apabila karyawan meninggal dunia bukan oleh karena kecelakaan kerja, maka\nPerusahaan akan memberikan sumbangan kepada ahli warisnya dengan ketentuan\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Upah dalam bulan yang sedang berjalan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Sumbangan biaya pemakaman.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Uang duka atau uang pengabdian yang besarnya serendah-rendahnya sesuai\ndengan ketentuan Pasal 156 UU No 13\u002F2003.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>-Santunan dari PT JAMSOSTEK sesuai ketentuan UU No 3\u002F1992 j.o. PP No.14\u002F\n1993.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Apabila kekuarga karyawan yang meninggal dunia, Perusahaan akan memberikan\nsumbangan sesuai dengan kebijaksaan dari Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 18 : ISTIRAHAT MINGGU DAN HARI LIBUR\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-schedulesrestpw\">\u003Cp>1.Setelah berkerja 5 hari berturut-turut,kepada karyawan diberikan istirahat\nmingguan selama 2 (dua) hari.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Pada hari-hari libur resmi\u002Fhari raya yang ditetapkan oleh Pemerintah,\nkaryawan di bebaskan untuk bekerja dengan mendapat upah penuh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 19 : ISTIRAHAT TAHUNAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysweeks\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysdays\">\u003Cp>1.Setiap karyawan yang telah bekerja selama 12 bulan berturut-turut berhak\natas istirahat tahunan selama 12 hari kerja dengan mendapat upah penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan dapat menunda permohonan istirahat paling lama 6 bulan\nterhitung sejak lahirnya hak istirahat tahunan istirahat tahunan dapat dibagi\ndalam beberapa bagian asalkan satu bagian terdapat sekurang-kurangnya 6 hari\nkerja terus menerus.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Bagi karyawan yang akan menggunakan istirahat tahunannya, karyawan harus\nseminggu sebelumnya telah mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada Pimpinan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Perusahaan akan memberitahukan kepada karyawan apabila hak atas istirahat\ntahunan timbul.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Hak istirahat tahunan gugur apabila 6 bulan sejak lahirnya hak tersebut\nkaryawan ternyata tidak mempergunakan haknya bukan karena alasan-alasan yang\ndiberikan oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 20 : CUTI HAMIL\u002FKEGUGURAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveall\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleave\">\u003Cp>1.Bagi karyawan wanitayang akanmelahirkan berhak atas cuti hamil Selama 1.5\nbulan sebelum dan 1.5 bulan sesudah melahirkan atau gugur kandungan dengan\nmendapat upah penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternityotherclause\">\u003Cp>2.Bagi karyawan yang akan menggunakan hak cuti hamil tersebut harus\nmengajukan permohonan terlebih dahulu kepada Pimpinan Perusahaan dengan\ndisertai surat keterangan dokter atau bidan yang merawatnya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 21 : IJIN MENINGGAL PEKERJAAN DENGAN MENDAPAT UPAH \u002F TANPA UPAH\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleave\">\u003Cp>1.Perusahaan dapat memberikan ijin karyawan meninggalkan pekerjaan dengan\nupah apabila :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pernikahan karyawan sendiri ............. ....... 3 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pernikahan anak karyawan .................. ...... 2 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Khitanan\u002FPembaptisan anak karyawan ......................... 2 hari\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleaveduration\">\u003Cp>Istri karyawan melahirkan ......................................... 2 hari\nkerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Suami\u002FIstri\u002FAnak\u002FOrang tua\u002Fmertua Karyawan meninggal dunia ............... 2\nhari kerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Ijin meninggalkan pekerjaan tersebut harus diperoleh terlebih dahulu dari\nPerusahaan. Kecuali dalam keadaan mendesak bukti-bukti tersebut dapat diajukan\nkemudian.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Atas pertimbangan-pertimbangan Perusahaan, ijin meninggalkan pekerjaan\ndiluar ketentuan tersebut diatas dapat diberikan upah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Setiap karyawan yang meninggalkan pekerjaan tanpa ijin Perusahaan atau\nsurat-surat keterangan\u002Falasan yang tidak dapat diterima oleh Perusahaan\ndianggap mangkir.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 22 : BANTUAN UNTUK KELUARGA KARYAWAN YANG DITAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Karyawan yang ditahan oleh yang berwajib bukan oleh karena pengaduan dari\nPerusahaan tidak mendapat upah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pihak keluarga yang ditinggalkan diberi tunjangan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk 1 (satu) orang tanggungan .................... 25 %\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk 2 (dua) orang tanggungan ................... 35%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk 3 (tiga) orang tanggungan ....... ...... 45%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk 4 (empat) orang tanggungan ....... ..... 50%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Lama pembayaran bantuan 6 (enam) bulan, setelah lewat enam bulan hubungan\nkerja karyawan bersangkutan diputuskan menurut undang-undang No. 12 Th 1994 Jo.\nNo 13\u002F2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Tunjangan uang pengabdian\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pegawai yang berhak atas uang pengabdian adalah :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Telah mencapai usia 55 th (lima puluh lima tahun).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Telah bekerja Selama 15 th lebih.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pegawai yang meninggal dunia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-pensionfund\">\u003Cp>b.Besarnya Tunjangan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Besarnya tunjangan pensiun adalah sekurang-kurangnya sesuai UU\nNo.13\u002F2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pegawai meninggal dunia berhak atas tunjangan uang pengabdian penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 23 : KESELAMATAN KERJA DAN PERLENGKAPAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetypolicy\">\u003Cp>1.Setiap karyawan wajib menjaga keselamatan dirinya dan karyawan lainnya dan\nwajib memakai alat-alat keselamatan kerja yang disediakan oleh Perusahaan serta\nmengikuti\u002Fmematuhi ketentuan-ketentuan mengenai keselamatan kerja dan\nperlindungan kerja yang berlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Apabila karyawan menemui hal-hal yang dapat membahayakan terhadap\nkeselamatan karyawan dan Perusahaan harus segera melapor kepada Pimpinan\n(atasan).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Diluar waktu kerja yang telah ditentukan oleh Perusahaan setiap karyawan\ntidak diperbolehkan memakai\u002Fmenggunakan perlangkapan kerja milik Perusahaan\nuntuk keperluan pribadi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Setiap karyawan wajib memelihara alat-alat\u002Fperlengkapan kerja dengan baik\ndan teliti.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 24 : TATA TERTIB KERJA PERUSAHAAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN\nKARYAWAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Setiap karyawan harus telah berada\u002Fhadir ditempat tugas masing-masing\ntepat pada waktu yang telah ditetapkan, dan demikian pula pada waktu pulang\nmeninggalkan pekerjaan harus tepat pada waktunya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Setiap karyawan wajib mengisi daftar absensi\u002Fmenyerahkan kartu kerja\npadatempat yang telah ditetapkan baik pada waktu masuk\u002Fpulang kerja dan harus\ndiserahkan\u002Fdiisi oleh karyawan sendiri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Setiap karyawan wajib mengkuti dan mematuhi seluruh petunjuk-petunjuk atau\ninstruksi-instruksi yang diberikan oleh atasnya atau Pimpinan Perusahaan\nyangberwenang memberi petunjuk atau instruksi tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Setiap karyawan wajib melaksanakan tugas pekerjaan yang telah ditentukan\noleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Setiap karyawan wajib menjaga serta memelihara dengan baik semua milik\nPerusahaan dan segera melaporkan pimpinan Perusahaan\u002Fatasannya apabila\nmegetahui hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya atau kerugian Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Setiap karyawan wajib memelihara dan memegang teguh rahasia Perusahaan\nterhadap siapapun mengenai segala hal yang diketahui mengenai Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Setiap karyawan wajib melapor kepada pimpinan Perusahaan apabila ada\nperubahan-perubahan atas status dirinya, susunan keluarga, perubahan alamat dan\nsegalanya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Setiap karyawan wajib memeriksa semua alat-alat kerja masing-masing\nsebelum mulai bekerja atau meningglkan pekerjaan sehingga benar-benar tidak\nakan menimbulkan kerusakan\u002Fbahaya yang akan mengganggu pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 25 : LARANGAN-LARANGAN BAGI KARYAWAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Setiap karyawan dilarang membawa\u002Fmenggunakan barang-barang\u002Falat-alat milik\nPerusahaan keluar dari Iingkungan Perusahaan tanpa ijin dari pimpinan\nPerusahaan atau yang berwenang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Setiap karyawan dilarang melakukan pekerjaan yang bukan tugasnya\ndantidakdiperkenankan memasuki ruangan lain yang bukan bagiannya kecuali atas\nperintah\u002Fijin atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Setiap karyawan dilarang menjual\u002Fmemperdagangkan barang-barang berupa\napapun atau pengedarkan daftar sokongan menempelkan atau mengedarkan poster\nyang tidak ada hubungan dengan pekerjaan tanpa ijin dari pimpinan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Setiap karyawan dilarang keras, mabuk ditempat kerja,membawa, menyimpan,\nmenyalahgunakan obat-obat terlarang\u002Fnarkotika dan sejenis,melakukan segala\nmacam perjudian dan bertengkar atau berkelahi dengan sesama karyawan\u002FPimpinan\ndi dalam lingkungan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Setiap karyawan dilarang membawa senjata api\u002Ftajam kedalam lingkungan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Setiap karyawan dilarang melakukan tindakan asusila didalam lingkungan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 26 : PELANGGARAN TATA TERTIB YANG DAPAT MENGAKIBATKAN PEMUTUSAN\nHUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-violence\">\u003Cp>Setiap karyawan yang melakukan pelanggaran terhadap tata tertib Perusahaan\npelanggaran hukum atau yang merugikan Perusahaan dapat dikenakan sangsi\npemutusan hubungan kerja (PHK) dan dilaksanakan sesuai denga prosedur UU\n13\u002F2003 No 12\u002F 1964,antara lain yang termasuk pelanggaran berat adalah sebagai\nberikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Melakukan pencurian\u002Fpenggelapan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Melakukan penganiayaan terhadap, pengusaha atau sesama karaywan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Memikat pengusaha\u002Fkeluarga pengusaha atau teman sekerja untuk\nmelakukan\u002Fberbuat sesuatu yang melanggar hukum atau melakukan tindakan\nkejahatan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Merusak dengan sengaja atau karena kecerobohan milik Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Mamberi keterangan palsu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Mabuk,berjudi dan berkelahi ditempat kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Menghina secara kasar atau mengancam pengusaha, keluarga pengusaha atau\nteman kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Membongkar rahasia Perusahaan atau rahasia rumah tangga Perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 27 : PEMBERIAN SURAT PERINGATAN\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan dapat memberikan surat peringatantertulis kepada setiap\nkaryawan yang tidak melakukan tata tertib kerja Perusahaan antara lain sebagai\nberikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Datang terlambat atau pulang mendahului waktu yang telah ditentukan, dan\nkedua hal tersebut terjadi 3 x berturut-turut atau 6 x tidak berturut-turut\ndalam 1 bulan, kecuali bilamana hal tersebut diatas sepengetahuan pimpinan\nlangsung.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Tidak mematuhi ketentuan-ketentuan keselamatan kerja, petunjuk atasan dan\nsebagainya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Menolak perintah layak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Melalaikan kewajiban secara serampangan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Tidak cakap melakukan pekerjaan walaupun telah dicoba dimana-mana.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Kepada karyawan yang melakukan pelanggaran tata tertib Perusahaan akan\ndiberikan surat peringatan secara tertulis oleh atasannya langsung atau pejabat\nyang ditunjuk Perusahaan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Surat peringatan I\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Surat peringatan II\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Surat peringatan III\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Surat peringatan tidak perlu diberikan menurut urutan-urutannya, tetapi\ndapat dinilai dari besar kecilnya kesalahan yang dilakukan oleh karyawan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Masing-masing surat peringatan mempunyai masa berlaku selama 6 (enam)\nbulan dan apa bila ternyata yang bersangkutan masih melakukan pelanggaran lagi\nmaka Perusahaan dapat memutuskan hubungan kerjanya dan dilaksanakan sesuai\ndengan prosedur UU. No 12\u002F1964 Yo. UU No 13\u002F2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 28 : MANGKIR\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila karyawan tidak masuk kerja tanpa alasan yang dapat diterima oleh\nPerusahaan,maka karyawan tersebut dianggap mangkir.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Apabila karyawan mangkir 5 (lima) hari kerja berturut-turut tanpa alasan\nyang jelas atau pemberitahuan jelas maka karyawan tersebut dianggap telah\nmengundurkan diri dan akan diproses sesuai dengan prosedur UU No.12\u002F 1964 Yo\nUU. No 13\u002F2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 29 : SCHORSING\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Schorsing dapat dikenakan pada setiap karyawan yang melakukan pelanggaran\nterhadap tata tertib kerja atau tidak menjalankan kewajiban sebagaimana\nmestinya atau tindakan yang merugikan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Jangka waktu schorsing paling Iama 1 bulan, kecuali menunggu keputusan\ndari P4 daerah\u002FPusat lembaga PPHI dan selama ijin(PHK) belum diberikan maka\nschorsing dapat diperpanjang paling lama 6 (enam) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Selama dalam schorsing upah dibayar sebesar 50 % dari gaji.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 30 : PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Bagi karyawan yang telah melakukan pelanggaran berat atau telah diberikan\nsurat peringatan ke tiga\u002Fterakhir masih melakukan pelanggaran lagi, maka\nPerusahaan dapat memutuskan hubungan kerjanya dan dilaksanakan sesuai dengan\nprosedure UU No 12\u002F1994 atau UU No. 13\u002F2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bagi karyawan yang akan mengundurkan diri dari Perusahaan harus mengajukan\npermohonan secara resmi sekurang-kurangnya 1 (satu) bulan sebelumnya kepada\nPimpinan Perusahaan. Dalam hal yang demikian prinsipnya Perusahaan tidak ada\nkewajiban untuk memberikan uang pesangon dan jasa, namun demikian Perusahaan\nwajib mempertimbangkan dan menghargai mengabdian karyawan yang telah bekerja\ndengan prestasi dan konduite baik sekurang-kurangnya 5tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Untuk diberikan uang pisah atau uang Penghargaan Masa Kerja (PMK) yang\nbesarnya diatur sesuai dengan Pasal 156 ayat 3, UU No. 13\u002F2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Ketentuan memberikan uang Pesangon dan uang PMK sesuai dengan Pasal 156\nayat 2, UU No 13\u002F2003 adalah sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number_1_tenure\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight focus\" id=\"clause-severance_number\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_dismissal_type\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance\">\u003Cp>a.Besarnya uang Pesangon ditetapkan sekurang-kurangnya sbb :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja kurang dari 1 tahun 1 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun 2 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun 3 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun 4 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 4 tahun atau lebuh tetapi kurang dari 5 tahun 5 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 5 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun 6 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun 7 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun 8 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 8 tahun atau lebih 9 bulan upah\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Besarnya uang PMK ditetapkan sesuai pasai 156 ayat 3 UU No 13\u002F2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Upah sebulan adalah sama dengan upah 25 x upah sehari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 31 : PENYELESAIAN KELUH KESAH PEKERJA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila terjadi keluh kesah\u002Fkekurangan puasan dari karyawan atas hubungan\nkerja syarat-syarat kerja dan keadaan perburuhan akan diselesaikan secara\nmusyawarah dengan atasannya langsung. Dan apabila belum dapat diselesaikan maka\nditeruskan pada Pimpinan yang lebih tinggi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Apabila tidak dapat di selesaikan sendiri,maka persoalan diselesaikan\nmelalui musyawarah antara Pimpinan Serikat Pekerja dengan Pimpinan Perusahaan\ndan apabila benar-benar tidak dapat diselesaikan secara interen di Perusahaan,\nbaru diminta bantuan ke Dinas\u002FSudin Nakertrans untuk dapat diselesaikan lebih\nlanjut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>PENUTUP\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 32 : JANGKA WAKTU BERLAKUNYA KESEPAKATAN KERJA BERSAMA\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start\">\u003Cp>1.Kesepakatan ini mulai berlaku tanggal 01 Mei 2010 untuk selama 2 (dua)\ntahun dan berakhir pada tanggal 30 April 2012.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Setelah masa tersebut Kesepakatan ini dianmggap diperpanjang jangka\nwaktunya 1 (satu) tahun, kecuali jika salah satu pihak memberitahukan secara\ntertulis tentang keinginan untuk membuka perundingan baru.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbaratificationdate\">\u003Cp>3.Pemberitahuan ini harus disampaikan paling lambat 3 (tiga) hari sebelum\nberakhirnya Kesepakatan ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kesepakatan kerja bersama ini telah disetujui dan ditandatangani pada\ntanggal\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\n\n            \n            \n            \n            \n            \n            ",{"disabilitypay":46,"maxsicknesspayperc":50,"contracttrialperiod":54,"maxsicknesspay":58,"severance_number_1_tenure":60,"severance_number":64,"ONCERISE_trigger":66,"dayspweek":70,"severance_dismissal_type":74,"hourspday":76,"funeralpay":80,"incidentalbonusdays1":84,"pensionfund":86,"paidmaternityleaveduration":90,"maternityotherclause":94,"severance":98,"paidmaternityleavepayperc":100,"cbadate_start":102,"OVERTIME_trigger":106,"holidaysdays":110,"maxsicknesspaytype":114,"COSTLIV_trigger":116,"cbadate_end":120,"jobwagegroups":122,"holidaysweeks":126,"SUNDAY_trigger":128,"sundayallowancetype":132,"healthandsafetypolicy":134,"LOWWAGE_government":138,"overtimeallowanceperc1":142,"healthcareaccess":144,"hourspweek":148,"contracttrial":150,"schedulesrestpw":152,"paidmaternityleaveall":156,"paidpaternityleave":158,"incidentalbonustype2":162,"sicknessmaxdaysnr":164,"healthcareaccessrelatives":168,"LOWWAGE_trigger":170,"sundayallowanceperc1":172,"contractseverancepay1":174,"overtimeallowancetype":176,"cbaratificationdate":178,"paidmaternityleavepay":182,"disabilityfund":184,"paidmaternityleave":186,"WAGES_trigger":188,"contractseverancepay":192,"paidpaternityleaveduration":194,"violence":198},{"bindId":47,"name":48,"text":49},"disabilitypay","1.Apabila karyawan mendapat kecelakaan s","1.Apabila karyawan mendapat kecelakaan sesuai yang dimaksud dalam\nundang-undang Jamsostek maka Perusahaan memberi ganti kerugian sebagai mana\ndiatur dalan undang-undang No.3 tahun 1992. (j.o PP No 14\u002F 193) yang diatur\ndalam pelaksanaannya dilakukan melaui Program JAMSOSTEK.",{"bindId":51,"name":52,"text":53},"maxsicknesspayperc","2.Apabila pekerja sakit dalan jangka wak","2.Apabila pekerja sakit dalan jangka waktu Iama yang dapat dibuktikan dengan\nsurat keterangan dokter yang ditentukan oleh Perusahaan, maka upahnya dibayar\nsesuai dengan ketentuan sebagai berikut :\n\n3 (tiga)bulan pertama dibayar sebesar : 100 %\n\n3 (tiga) bulan kedua dibayar sebesar : 75 %\n\n3 (tiga)bulan ketiga dibayar sebesar : 50 %\n\n3 (tiga) bulan selanjutnya di bayar sebesar : 25 %\n\nsebelum PHK dilakukan oleh Perusahaan.",{"bindId":55,"name":56,"text":57},"contracttrialperiod","2.Disamping tersebut diatas, calon karya","2.Disamping tersebut diatas, calon karyawan harus lulus dalam ujian\u002Ftest\nyang diselenggarakan oleh Perusahaan. Calon yang telah memenuhi persyaratan\nyang telah ditetapkan oleh Perusahaan diterima sebagai karyawan dengan masa\npercobaan paling Iama 3 (tiga) bulan terhitung sejak karyawan yang bersangkutan\nmulai bekerja di Perusahaan dan adanya masa percobaan harus diberitahukan\nkepada calon karyawan yang bersangkutan.",{"bindId":59,"name":52,"text":53},"maxsicknesspay",{"bindId":61,"name":62,"text":63},"severance_number_1_tenure","a.Besarnya uang Pesangon ditetapkan seku","a.Besarnya uang Pesangon ditetapkan sekurang-kurangnya sbb :\n\n-Masa kerja kurang dari 1 tahun 1 bulan upah\n\n-Masa kerja 1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun 2 bulan upah\n\n-Masa kerja 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun 3 bulan upah\n\n-Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun 4 bulan upah\n\n-Masa kerja 4 tahun atau lebuh tetapi kurang dari 5 tahun 5 bulan upah\n\n-Masa kerja 5 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun 6 bulan upah\n\n-Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun 7 bulan upah\n\n-Masa kerja 7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun 8 bulan upah\n\n-Masa kerja 8 tahun atau lebih 9 bulan upah",{"bindId":65,"name":62,"text":63},"severance_number",{"bindId":67,"name":68,"text":69},"ONCERISE_trigger","Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Ker","Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No per\u002F04\u002FMen\u002F1994 Perusahaan\nberkewajiban memberikan Tunjangan Hari Raya kepada karyawan sebagai berikut:\n\na.Karyawan yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus\natau lebih, sebesar 1 (satu)bulan upah.",{"bindId":71,"name":72,"text":73},"dayspweek","1.Dengan memperhatikan ketentuan perunda","1.Dengan memperhatikan ketentuan perundangan yang berlaku, hari kerja\ndiperusahaan adalah 5(lima) hari dalam seminggu.",{"bindId":75,"name":62,"text":63},"severance_dismissal_type",{"bindId":77,"name":78,"text":79},"hourspday","2.Jam kerja diperusahaan adalah 8 (delap","2.Jam kerja diperusahaan adalah 8 (delapan) jam sehari dan 40 jam seminggu\ndengan ketentuan bahwa perusahaan memerlukan kerja lembur, maka karyawan harus\nbersedia melaksanakan waktu kerja tersebut dengan se izin Sudin Nakertrans.",{"bindId":81,"name":82,"text":83},"funeralpay","1.Apabila karyawan meninggal dunia bukan","1.Apabila karyawan meninggal dunia bukan oleh karena kecelakaan kerja, maka\nPerusahaan akan memberikan sumbangan kepada ahli warisnya dengan ketentuan\nsebagai berikut :\n\n-Upah dalam bulan yang sedang berjalan.\n\n-Sumbangan biaya pemakaman.\n\n-Uang duka atau uang pengabdian yang besarnya serendah-rendahnya sesuai\ndengan ketentuan Pasal 156 UU No 13\u002F2003.",{"bindId":85,"name":68,"text":69},"incidentalbonusdays1",{"bindId":87,"name":88,"text":89},"pensionfund","b.Besarnya Tunjangan 5.Besarnya tunjanga","b.Besarnya Tunjangan\n\n5.Besarnya tunjangan pensiun adalah sekurang-kurangnya sesuai UU\nNo.13\u002F2003.\n\n6.Pegawai meninggal dunia berhak atas tunjangan uang pengabdian penuh.",{"bindId":91,"name":92,"text":93},"paidmaternityleaveduration","1.Bagi karyawan wanitayang akanmelahirka","1.Bagi karyawan wanitayang akanmelahirkan berhak atas cuti hamil Selama 1.5\nbulan sebelum dan 1.5 bulan sesudah melahirkan atau gugur kandungan dengan\nmendapat upah penuh.",{"bindId":95,"name":96,"text":97},"maternityotherclause","2.Bagi karyawan yang akan menggunakan ha","2.Bagi karyawan yang akan menggunakan hak cuti hamil tersebut harus\nmengajukan permohonan terlebih dahulu kepada Pimpinan Perusahaan dengan\ndisertai surat keterangan dokter atau bidan yang merawatnya.",{"bindId":99,"name":62,"text":63},"severance",{"bindId":101,"name":92,"text":93},"paidmaternityleavepayperc",{"bindId":103,"name":104,"text":105},"cbadate_start","1.Kesepakatan ini mulai berlaku tanggal ","1.Kesepakatan ini mulai berlaku tanggal 01 Mei 2010 untuk selama 2 (dua)\ntahun dan berakhir pada tanggal 30 April 2012.",{"bindId":107,"name":108,"text":109},"OVERTIME_trigger","2.Perhitungan upah lembur dihitung sesua","2.Perhitungan upah lembur dihitung sesuai dengan ketentuan sebagai\nberikut:\n\na.Apabila kerja Iembur dilakukan pada hari kerja biasa.\n\nGaji Pokok\n\n-------------- x 1,1\n\n160",{"bindId":111,"name":112,"text":113},"holidaysdays","1.Setiap karyawan yang telah bekerja sel","1.Setiap karyawan yang telah bekerja selama 12 bulan berturut-turut berhak\natas istirahat tahunan selama 12 hari kerja dengan mendapat upah penuh.",{"bindId":115,"name":52,"text":53},"maxsicknesspaytype",{"bindId":117,"name":118,"text":119},"COSTLIV_trigger","4.Peninjauan upah perorangan tidak dilak","4.Peninjauan upah perorangan tidak dilaksanakan secara otomatis, tetapi\nberdasarkan pertimbangan-pertimbangan atas dasar prestasi dan konduite kerja\nmasing-masing karyawan serta kemampuan Perushaan. Dan hal ini akan dilakukan\npeninjauan upah setiap tahun sekali.",{"bindId":121,"name":104,"text":105},"cbadate_end",{"bindId":123,"name":124,"text":125},"jobwagegroups","2.Penetapan upah pada dasarnya ditetapka","2.Penetapan upah pada dasarnya ditetapkan berdasarkan jabatan, keahlian,\nkecakapan, prestasi kerja, konduite, dan lain sebagainya dari karyawan yang\nbersangkutan.",{"bindId":127,"name":112,"text":113},"holidaysweeks",{"bindId":129,"name":130,"text":131},"SUNDAY_trigger","b.Apabila kerja Iembur dilakukan pada is","b.Apabila kerja Iembur dilakukan pada istirahat Sabtu & Minggu atau\nHariRaya Resmi :\n\n\n\nGaji Pokok\n\n-------------- X 1,35\n\n160",{"bindId":133,"name":130,"text":131},"sundayallowancetype",{"bindId":135,"name":136,"text":137},"healthandsafetypolicy","1.Setiap karyawan wajib menjaga keselama","1.Setiap karyawan wajib menjaga keselamatan dirinya dan karyawan lainnya dan\nwajib memakai alat-alat keselamatan kerja yang disediakan oleh Perusahaan serta\nmengikuti\u002Fmematuhi ketentuan-ketentuan mengenai keselamatan kerja dan\nperlindungan kerja yang berlaku.",{"bindId":139,"name":140,"text":141},"LOWWAGE_government","5.Pembayaran upah terendah tidak akan ku","5.Pembayaran upah terendah tidak akan kurang dari ketentuan upah minimum\nyang ditetapkan oleh pemeritah.",{"bindId":143,"name":108,"text":109},"overtimeallowanceperc1",{"bindId":145,"name":146,"text":147},"healthcareaccess","Guna memelihara kesehatan para karwayan,","Guna memelihara kesehatan para karwayan,dan keluarganya, Perusahaan\nmenyediakan fasilitas pengobatan yang ditentukan oleh Perusahaan atau\npenggatian biaya pengobatan akan ditanggung Perusahaan dengan perhitungan\ngradasi antara 25% s\u002Fd 75% (minimal berpedoman pada ketentuan UU No.3\u002F1992).",{"bindId":149,"name":78,"text":79},"hourspweek",{"bindId":151,"name":56,"text":57},"contracttrial",{"bindId":153,"name":154,"text":155},"schedulesrestpw","1.Setelah berkerja 5 hari berturut-turut","1.Setelah berkerja 5 hari berturut-turut,kepada karyawan diberikan istirahat\nmingguan selama 2 (dua) hari.",{"bindId":157,"name":92,"text":93},"paidmaternityleaveall",{"bindId":159,"name":160,"text":161},"paidpaternityleave","1.Perusahaan dapat memberikan ijin karya","1.Perusahaan dapat memberikan ijin karyawan meninggalkan pekerjaan dengan\nupah apabila :\n\nPernikahan karyawan sendiri ............. ....... 3 hari kerja.\n\nPernikahan anak karyawan .................. ...... 2 hari kerja.\n\nKhitanan\u002FPembaptisan anak karyawan ......................... 2 hari\nkerja.\n\nIstri karyawan melahirkan ......................................... 2 hari\nkerja.\n\nSuami\u002FIstri\u002FAnak\u002FOrang tua\u002Fmertua Karyawan meninggal dunia ............... 2\nhari kerja.",{"bindId":163,"name":68,"text":69},"incidentalbonustype2",{"bindId":165,"name":166,"text":167},"sicknessmaxdaysnr","3.Dan apabila telah lewat dari 12 bulan ","3.Dan apabila telah lewat dari 12 bulan ternyata karyawan yang bersangkutan\nbelum mampu bekerja kembali, maka Perusahaan dapat memutuskan hubungan kerja\ndan dilaksanakan sesuai dengan prosedur UU. No 13 \u002F 2003.",{"bindId":169,"name":146,"text":147},"healthcareaccessrelatives",{"bindId":171,"name":140,"text":141},"LOWWAGE_trigger",{"bindId":173,"name":130,"text":131},"sundayallowanceperc1",{"bindId":175,"name":62,"text":63},"contractseverancepay1",{"bindId":177,"name":108,"text":109},"overtimeallowancetype",{"bindId":179,"name":180,"text":181},"cbaratificationdate","3.Pemberitahuan ini harus disampaikan pa","3.Pemberitahuan ini harus disampaikan paling lambat 3 (tiga) hari sebelum\nberakhirnya Kesepakatan ini.\n\nKesepakatan kerja bersama ini telah disetujui dan ditandatangani pada\ntanggal",{"bindId":183,"name":92,"text":93},"paidmaternityleavepay",{"bindId":185,"name":48,"text":49},"disabilityfund",{"bindId":187,"name":92,"text":93},"paidmaternityleave",{"bindId":189,"name":190,"text":191},"WAGES_trigger","1.Sistim pengupahan diatur menurut statu","1.Sistim pengupahan diatur menurut status karyawan yaitu harian, borongan\ndan bulanan dengan susunan upah sebagai berikut:\n\n-Upah pokok.\n\n-Tunjangan-tunjangan.",{"bindId":193,"name":62,"text":63},"contractseverancepay",{"bindId":195,"name":196,"text":197},"paidpaternityleaveduration","Istri karyawan melahirkan ..............","Istri karyawan melahirkan ......................................... 2 hari\nkerja.",{"bindId":199,"name":200,"text":201},"violence","Setiap karyawan yang melakukan pelanggar","Setiap karyawan yang melakukan pelanggaran terhadap tata tertib Perusahaan\npelanggaran hukum atau yang merugikan Perusahaan dapat dikenakan sangsi\npemutusan hubungan kerja (PHK) dan dilaksanakan sesuai denga prosedur UU\n13\u002F2003 No 12\u002F 1964,antara lain yang termasuk pelanggaran berat adalah sebagai\nberikut :\n\na.Melakukan pencurian\u002Fpenggelapan.\n\nb.Melakukan penganiayaan terhadap, pengusaha atau sesama karaywan.\n\nc.Memikat pengusaha\u002Fkeluarga pengusaha atau teman sekerja untuk\nmelakukan\u002Fberbuat sesuatu yang melanggar hukum atau melakukan tindakan\nkejahatan.\n\nd.Merusak dengan sengaja atau karena kecerobohan milik Perusahaan.\n\ne.Mamberi keterangan palsu.\n\nf.Mabuk,berjudi dan berkelahi ditempat kerja.\n\ng.Menghina secara kasar atau mengancam pengusaha, keluarga pengusaha atau\nteman kerja.\n\nh.Membongkar rahasia Perusahaan atau rahasia rumah tangga Perusahaan.","\u003Chtml>\n\n    \u003Cdiv class=\"cobra-report\">\n\n        \u003Ch2>IDN PT. Pacific Removindo - 2010\u003C\u002Fh2>\n\n        \u003Cdiv class=\"section general\">\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-start_date\">Tanggal dimulainya perjanjian: &rarr;&nbsp;2010-05-01\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-end_date\">Tanggal berakhirnya perjanjian: &rarr;&nbsp;2012-04-30\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \u003C!-- TODO: previous CBA logic -->\n            \u003C!-- TODO: status logic -->\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaratified\">Diratifikasi oleh: &rarr;&nbsp;Other\u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaactorratified\">\n                    Diratifikasi pada: &rarr;&nbsp;2010-05-01\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \n\n            \u003C!-- TODO: transnational_label, includingcountries_label, national_framework_label -->\n\n            \u003Cdiv id=\"display-SECTOR1\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Angkutan, logistik, komunikasi\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-NACE2004\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Pelayanan pos atau kurir lainnya\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-FIRMPRI\">\n                Sektor publik\u002Fswasta: &rarr;&nbsp;In the private sector\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv>Disimpulkan oleh:\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1\">\n\n                \n                    \n                    \u003Cdiv>\n                        Nama perusahaan: &rarr;&nbsp;\n                        Pacific Removindo\n                    \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1\">\n                Nama serikat pekerja: &rarr;&nbsp;\n\n                \n                    \n                    \u003Cspan>\n                        Serikat Pekerja Tingkat Perusahaan PT.Pacific Removindo\n                    \u003C\u002Fspan>\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-casignemployees\">\n                Nama penandatangan dari pihak pekerja &rarr;&nbsp;Toto Purwanto\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section social-security-pensions\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SOCSEC_trigger\">JAMINAN SOSIAL DAN PENSIUN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-pensionfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pensiun bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilityfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan cacat bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-unemploymentfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan pengangguran bagi pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section sickness-disability\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KONDISI SAKIT DAN DISABILITAS\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-maxsicknesspayperc\">\n                Maximum cuti sakit berbayar (untuk 6 bulan): &rarr;&nbsp;92&nbsp;%\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-sicknessmaxdaysnr\">\n                Maximum hari untuk cuti sakit berbayar: &rarr;&nbsp;365 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-longtermillness\">Ketentuan mengenai kembali bekerja setelah menderita penyakit jangka panjang, seperti penyakit kanker: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-menstruationleave\">Cuti haid berbayar: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilitypay\">Pembayaran gaji apabila tidak mampu bekerja dikarenakan kecelakaan kerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n\n        \u003Cdiv class=\"section health-medical-assistence\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA BANTUAN MEDIS\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccess\">Bantuan medis disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccessrelatives\">Bantuan medis bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurance\">Kontribusi pengusaha untuk asuransi kesehatan disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurancerelatives\">Asuransi kesehatan bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetypolicy\">Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetytraining\">Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-protectiveclothing\">Pakaian\u002Falat pelindung diri disediakan: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-hivpolicy\">Pemeriksaan kesehatan secara berkala disediakan oleh pengusaha: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-monitoring\">Pengawasan permintaan musculoskeletal di tempat kerja, resiko professional dan\u002Fatau hubungan antara pekerjaan dan kesehatan: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-funeralpay\">Bantuan duka\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section work-family-arrangements\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKFAM_trigger\">PENGATURAN ANTARA KERJA DAN KELUARGA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleaveduration\">\n                Cuti hamil berbayar: &rarr;&nbsp;13 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleavepayperc\">\n                Cuti hamil berbayar terbatas untuk: 100 % dari gaji pokok\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-jobsecuritymothers\">Jaminan tetap dapat bekerja setelah cuti hamil: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-maternitydiscrimination\">Larangan diskriminasi terkait kehamilan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-breastfeeding_dangerouswork\">Larangan mewajibkan pekerja yang sedang hamil atau menyusui untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-riskassessment\">Penilaian resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja yang sedang hamil atau menyusui di tempat kerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-alternatives\">Ketersediaan alternatif bagi pekerja hamil atau menyusui untuk tidak melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-timeoff\">Cuti untuk melakukan pemeriksaan pranatal: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningnonstandard\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempekerjakan pekerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningpromotion\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempromosikan: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv> \n            \u003Cdiv id=\"display-nursingmothers\">Fasilitas untuk pekerja yang menyusui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcareprovision\">Pengusaha menyediakan fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcaresubsidy\">Pengusaha mensubsidi fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \u003Cdiv id=\"display-educationtuition\">Tunjangan\u002Fbantuan pendidikan bagi anak pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidpaternityleaveduration\">\n                Cuti ayah berbayar: &rarr;&nbsp;2 hari\n         \u003C\u002Fdiv>\n                        \n\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n        \u003Cdiv class=\"section gender-equality-issues\">\n            \u003Ch3 id=\"display-GENEQ_trigger\">ISU KESETARAAN GENDER\u003C\u002Fh3>\n         \u003Cdiv id=\"display-eqpay\">Upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n         \n         \u003Cdiv id=\"display-discrimination\">Klausal mengenai diskriminasi di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-eqpromotion\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat promosi: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv> \n        \u003Cdiv id=\"display-eqtraining\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat pelatihan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>     \n        \u003Cdiv id=\"display-eqofficer\">Kesetaraan gender dalam kepengurusan serikat pekerja di tempat kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-sexualhar\">Klausal mengenai pelecehan seksual di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violence\">Klausal mengenai kekerasan di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violenceleave\">Cuti khusus bagi pekerja yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-support_disabilities\">Dukungan bagi pekerja perempuan dengan disabilitas: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-equalitymonitoring\">Pengawasan kesetaraan gender: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n             \n         \u003C\u002Fdiv>\n         \n\n        \u003Cdiv class=\"section employment-contracts\">\n            \u003Ch3 id=\"display-EMPCONTR_trigger\">PERJANJIAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-contracttrialperiod\">\n                Durasi masa percobaan: &rarr;&nbsp;91 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\u003Cdiv id=\"display-severance_number\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;182&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-severance_number_1_tenure\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;60&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-part_time_excluded\">Pekerja paruh waktu tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-tempagency\">Ketentuan mengenai pekerja sementara: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprentices_excluded\">Pekerja magang tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-minijobs_excluded\">Pekerja mahasiswa tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section working-hours\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKHOURS_trigger\">JAM KERJA, JADWAL DAN LIBUR\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspday\">\n                Jam kerja per hari: &rarr;&nbsp;8.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspweek\">\n                Jam kerja per minggu: &rarr;&nbsp;40.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-dayspweek\">\n                Hari kerja per minggu: &rarr;&nbsp;5.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysdays\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;12.0 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysweeks\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;2.0 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-bankholidays2\">\n                Cuti libur nasional berbayar: &rarr;&nbsp;Hari Raya Natal, Hari Raya Idul Fitri\u002FHari Raya Kemenangan, Army Day \u002F Feast of the Sacred Heart\u002F St. Peter &amp; Paul’s Day (30th June), Rwandan Liberation Day (4th July), Umuganura Day (first Friday of August)\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-schedulesrestpw\"> Periode istrirahat setidaknya satu hari dalam seminggu disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-sundays_year\">\n                Jumlah maksimum hari minggu\u002Fhari libur nasional dalam setahun dimana pekerja harus\u002Fdapat bekerja: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n             \n            \n            \n            \n            \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-FLEXWORK_trigger\"> Ketentuan mengenai pengaturan jadwal kerja yang fleksibel: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section wages\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WAGES_trigger\">PENGUPAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-PAYSCALES_trigger\">\n                Upah ditentukan oleh skala upah: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-LOWWAGE_government\"> \n            Ketentuan bahwa upah minimum yang ditentukan oleh pemerintah harus dihormati: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-COSTLIV_trigger\">Penyesuaian untuk kenaikan biaya kebutuhan hidup: &rarr;&nbsp;1\u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-ONCERISE_trigger\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali:\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \u003Cdiv id=\"display-extrapayfirmperformance\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali dikarenakan performa perusahaan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \n\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-OVERTIME_trigger\">Upah lembur hari kerja\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-overtimeallowanceperc1\">\n                    Upah lembur hari kerja: &rarr;&nbsp;110 % dari gaji pokok\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SUNDAY_trigger\">Upah lembur hari Minggu\u002Flibur\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-sundayallowanceperc1\">\n                    Upah lembur hari Minggu\u002Flibur: &rarr;&nbsp;35&nbsp;%\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Ch4>Kupon makan\u003C\u002Fh4>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-MEALALL_trigger\">Tunjangan makan disediakan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-legalassistance_trigger\">\n                Bantuan hukum gratis: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n    \u003C\u002Fdiv>\n\n\u003C\u002Fhtml>\n",[],[],"collective_agreement",[207],{"title":39,"slug":34},[209],{"type":210,"data":211},"call_to_action_body_block",{"title":212,"description":213,"variant":214,"link":215},"Bandingkan Perjanjian Kerja Bersama","Bandingkan pasal-pasal dan topik dalam Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dengan Perjanjian Kerja Bersama di semua sektor kerja di Indonesia maupun negara-negara lainnya.","dark",{"title":212,"url":216,"description":212,"rel":217,"type":218},"\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fbandingkan-perjanjian-kerja-bersama","follow","internal",[220],{"type":210,"data":221},{"title":212,"description":213,"variant":214,"link":222},{"title":212,"url":216,"description":212,"rel":217,"type":218},[]]