[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"page:id-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-lucky-print-abadi-dengan-pimpinan-serikat-pekerja-nasional-psp-spn-pt-lucky-print-abadi-2018-2020":3},{"id":4,"slug":5,"title":6,"short_title":7,"intro_text":8,"meta_description":9,"seo_title":9,"path":10,"content_type":11,"locale":12,"go_live_at":7,"first_published_at":13,"page_created_at":14,"published_at":13,"edit_url":15,"breadcrumbs":16,"seo":24,"data":32,"children":295,"content_type_view":296,"extra_breadcrumbs":297,"body":299,"body_blocks":310,"related_pages":314},3679,"perjanjian-kerja-bersama","Perjanjian Kerja Bersama",null,"\u003Cp>Beberapa pilihan Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dipublikasikan di sini. Anda dapat menemukan teks asli dari Perjanjian Kerja Bersama tersebut, membaca dan menelusuri per bab maupun pasal, menurut topik yang sedang Anda cari.\u003Cbr\u002F>\u003Cbr\u002F>Ketika Anda mengklik pada link Perjanjian Kerja Bersama, halaman akan terbuka: di kolom sebelah kiri pada halaman tersebut berisi teks asli, sedangkan di kolom sebelah kanan, Anda akan menemukan ringkasan dari ketentuan yang ada di Perjanjian Kerja Bersama tersebut.\u003Cbr\u002F>Serikat Buruh\u002FPekerja dan Asosiasi Pengusaha dari Indonesia memberikan kontribusi terhadap pengumpulan data Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fp>","","\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama","collective_agreements.collectiveagreementoverview","id_ID","2025-08-15T13:01:11.360625+00:00","2026-04-02T08:44:09.692847+00:00","\u002Fcms\u002Fpages\u002F3679\u002Fedit\u002F",[17,20,23],{"title":18,"slug":19},"Indonesia","id-id",{"title":21,"slug":22},"Bekerja di Indonesia","bekerja-di-indonesia",{"title":6,"slug":5},{"title":6,"description":9,"image":25,"canonical":26,"robots":27,"og_type":28,"twitter_card":29,"locale":19,"created_at":30,"last_modified_at":31},"https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fmedia\u002Fimages\u002FSocial_media_preview_image_-_2025.2e16d0ba.fill-1200x630.png","https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002F","index, follow","website","summary_large_image","2025-08-15T15:01:11.360625+02:00","2026-04-02T10:44:09.828831+02:00",{"cba":33,"clauses":45,"details":293,"translations":294},{"id":34,"uid":35,"url":36,"name":37,"locale":38,"override_title":9,"title":39,"browser_title":40,"browser_description":41,"text":42},"perjanjian-kerja-bersama-antara-pt-lucky-print-abadi-dengan-pimpinan-serikat-pekerja-nasional-psp-spn-pt-lucky-print-abadi-2018-2020","c74e5878-e551-11ea-bbee-f23c91080f70","https:\u002F\u002Fcobra.wageindicator.org\u002Fcountries\u002Findonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-lucky-print-abadi-dengan-pimpinan-serikat-pekerja-nasional-psp-spn-pt-lucky-print-abadi-2018-2020\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-lucky-print-abadi-dengan-pimpinan-serikat-pekerja-nasional-psp-spn-pt-lucky-print-abadi-2018-2020\u002F","Perjanjian Kerja Bersama Antara PT. Lucky Print Abadi Dengan Pimpinan Serikat Pekerja Nasional (PSP-SPN) PT. Lucky Print Abadi 2018\u002F2020","ba_ID","IDN PT. Lucky Print Abadi Textile Factory - 2018","Indonesia - IDN PT. Lucky Print Abadi Textile Factory - 2018","IDN PT. Lucky Print Abadi Textile Factory - 2018 - Industri\u002Fpabrik pengolahan",{"name":43,"data":44},"PT Lucky Print Abadi.html","\u003C!--?xml version=\"1.0\" encoding=\"UTF-8\"?-->\n\n\n\n  \u003Cmeta http-equiv=\"content-type\" content=\"text\u002Fhtml; charset=UTF-8\">\n  \u003Ctitle>PT Lucky Print Abadi\u003C\u002Ftitle>\n  \u003Cmeta name=\"generator\" content=\"Amaya, see http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002FAmaya\u002F\">\n\n\n\n\u003Ch1>Perjanjian Kerja Bersama Antara PT. Lucky Print Abadi Dengan Pimpinan\nSerikat Pekerja Nasional (PSP-SPN) PT. Lucky Print Abadi 2018 – 2020\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>MUKADIMAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Cp>Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami Pengusaha PT. Lucky Print Abadi\nbersama dengan Pimpinan Serikat Pekerja Serikat Pekerja Nasional (PSP-SPN) PT.\nLucky Print Abadi membuat Perjanjian Kerja bersama, karena kami menyadari bahwa\nPerjanjian Kerja Bersama merupakan sarana penting dalam usaha mewujudkan\nHubungan Industriall berdasarkan Falsafah Pancasila dan Undang-Undang Dasar\n1945 ke dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan perusahaan, yang ditandai\ndengan adanya itikad baik, sadar serta saling menghargai akan tanggung jawab,\ntugas dan kewajiban masing-masing pihak dalam mencapai tujuan bersama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perjanjian Kerja Bersama ini mengatur syarat-syarat kerja dan hubungan kerja\nantara Pekerja dengan Pengusaha, serta mencerminkan tujuan bersama, yaitu dalam\nrangka mewujudkan Grand Visi kita “Always Lucky” serta ikut mensukseskan\nprogram Pembangunan Bangsa Indonesia melalui terciptanya ketenangan,\nketentraman, ketertiban, dan kelancaran usaha bersama untuk meningkatkan\nproduktivitas, mutu dan efisiensi kerja secara berkesinambungan yang pada\nakhirnya ikut meningkatkan kesejahteraan bagi Pekerja dan Pengusaha sesuai\ndengan harkat martabat manusia seutuhnya berdasarkan prinsip saling\nmenguntungkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk mencapai tujuan bersama tersebut disadari, diakui, dan disetuju\nbersama bahwa :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Mengatur jalannya Perusahaan dan Pekerja adalah wewenang Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Fungsi dan kewajiban Serikat Pekerja adalah mewakili segenap anggotanya\nyang menjadi Pekerja pada Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Pengusaha dan Serikat Pekerja wajib menjunjung tinggi isi Perjanjian Kerja\nBersama ini dan melaksanakan secara taat azas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Berlandaskan pokok-pokok pikiran tersebut di atas, maka dengan ini Pengusaha\ndan Serikat Pekerja Nasional PT. Lucky Print Abadi membuat Perjanjian Kerja\nBersama sebagaimana yang tercantum dalam pasa-pasal di bawah ini :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB I\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 1 : Pihak – Pihak Yang Mengadakan Perjanjian Kerja Bersama Ini\nAdalah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>PT. Lucky Print Abadi yang didirikan tanggal 4 Agustus 1998 dengan Akta\nNotaris Ny. M. L. INDRIANI SOEPOJO S.H. Nomor 2 dan Surat Keputusan Menteri\nKehakiman Republik Indonesia Nomor : C2 – 16590 HT 01. 04 THN 1998 tentang\nperubahan Nama Perusahaan. Dan Surat Izin Usaha Industri Dari Ketua BKPM Nomor.\n141\u002FT\u002FIndustri\u002F1992 Tanggal 8 Mei 1992 Anggota APINDO No.B.2.77.921 Tanggal 2\nApril 1991 yang diperbarui tanggal 30 Juni 2000, berkedudukan di Jl. Warung\nBongkok, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi yang\nselanjutnya disebut “PENGUSAHA”.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dengan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pimpinan Serikat Pekerja Nasional (PSP-SPN) PT. Lucky Print Abadi, yang\nberkedudukan di Jl. Warung Bongkok, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat,\nKabupaten Bekasi yang telah dicatatkan pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi\nNomor : 620\u002FCTT.250\u002FVIII\u002F2006 Tanggal 03 Agustus 2006 dan telah disahkan oleh\nDPC SPN Kab. Bekasi No. Kep Org. 663\u002FB-DPC SPN-Kab Bekasi\u002FI\u002F2015 tanggal 28\nJanuari 2015 yang selanjutnya disebut SERIKAT PEKERJA.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB II : UMUM\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 2 : Pengertian Istilah – Istilah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Istilah – istilah dalam perjanjian Kerja Bersama ini mempunyai arti\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah Badan Hukum PT. Lucky Print Abadi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pengusaha :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah Direktur Utama PT. Lucky Print Abadi atau pejabat yang diberi kuasa\nuntuk bertindak atas nama PT. Lucky Print Abadi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Serikat Pekerja :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah Serikat Pekerja Nasional PT. Lucky Print Abadi yang disingkat SPN,\nmerupakan satu-satunya organisasi Pekerja di lingkungan perusahaan yang diakui\noleh Pengusaha dan yang disahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk\nmewakili dan bertindak atas nama seluruh anggotanya pada Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pengurus Serikat Pekerja :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah Anggota Serikat Pekerja yang dipilih atau ditunjuk oleh anggota untuk\nmemimpin Serikat Pekerja sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga\nOrganisasi yang telah disahkan dengan Surat Keputusan oleh Pejabat\nberwenang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah orang yang mengadakan hubungan kerja dengan Pengusaha dan menerima\nupah dari Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Perjanjian Kerja Bersama :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah Perjanjian Kerja yang dibuat oleh Pengusaha dengan Serikat Pekerja\nmengenai syarat – syarat kerja dan kondisi kerja, selanjutnya disingkat\nPKB.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Pemerintah :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Keluarga Pekerja :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah seorang istri atau suami dan anak – anak sah yang menjadi\ntanggungan Pekerja dan terdaftar pada Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Ahli Waris :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah keluarga atau orang yang telah ditunjuk secara sah oleh Pekerja untuk\nmenerima hak waris, apabila tidak ada yang ditunjuk makan akan diatur menurut\nPeraturan perundang – undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.Atasan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah Pekerja lain yang pangkat atau jabatannya lebih tinggi dari Pekerja\nyang bersangkutan sesuai dengan struktur organisasi Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11.Atasan Langsung :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah atasan yang secara hierarki (secara bertingkat) membawahi langsung\nPekerja dan mempunyai wewenang memberi perintah, sanksi dan menanggapi usulan\nPekerja tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12.Dokter Perusahaan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah Dokter yang ditunjuk oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13.Hari istirahat mingguan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah hari istirahat Pekerja dalam satu minggu berdasarkan Undang –\nUndang ketenagakerjaan dan diatur oleh Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>14.Hari libur resmi :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah hari libur yang ditetapkan oleh Pemerintah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>15.Datang lambat :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah masuk bekerja terlambat dari jam kerja yang telah ditentukan oleh\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>16.Pulang cepat :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah pulang lebih awal dari jam pulang yang telah ditentukan oleh\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 3 : Luas Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Telah disepakati bersama antara Pengusaha dengan Serikat Pekerja bahwa\nmenyetujui PKB ini mengikat kedua belah pihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pengusaha dan Serikat Pekerja bersepakat bahwa PKB ini hanya mengatur\nhal-hal yang tercantum pada isi PKB ini, Pengusaha dan Serikat Pekerja tetap\nmempunyai hak lainnya yang tunduk kepada Peraturan Perundang – undangan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coverunion_trigger\">\u003Cp>3.PKB ini berlaku bagi seluruh Pekerja PT. Lucky Print Abadi.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>4.Apabila Pengusaha mengadakan perubahan nama atau penggabungan nama\nperusahaan dalam bentuk apapun, maka PKB ibi tetap berlaku bagi kedua belah\npihak sampai dengan tanggal berakhirnya PKB ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 4 : Isi Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha dan Serikat Pekerja telah sepakat mengadakan atau membuat PKB\nini yang isinya meliputi syarat – syarat dan kondisi kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pengusaha dan Serikat Pekerja sepakat untuk tidak mencampuri urusan intern\nmasing – masing organisasi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 5 : Kewajiban Masing – Masing Pihak\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.a.Pengusaha dan Serikat Pekerja bertanggung jawab dan wajibmenyebarluaskan\ndan menjelaskan isi PKB ini kepada Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pengusaha dan Serikat Pekerja wajib menjunjung tinggi isi PKB ini\ndanmelaksanakannya dengan taat asas (konsekuen).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Fungsi dan kewajiban Serikat Pekerja adalah mewakili segenap anggotanya\nyang menjadi Pekerja pada Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Serikat Pekerja bersama seluruh anggotanya wajib menjaga nama baik\nPerusahaan, memelihara ketenangan, ketertiban serta kelancaran usaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 6 : Hak – Hak Pengusaha Dan Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha berhak mengatur dan menata sistem yang diperlukan untuk\nmenjalankan Perusahaan, termasuk penerimaan, penempatan, Mutasi dan Promosi\natau Demosi Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.a.Serikat Pekerja berhak mengadakan pertemuan dengan para anggotanyadengan\nmemberitahukan terlebih dahulu kepada Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-TRADEUNLEAV_trigger\">\u003Cp>b.Pengusaha memberikan izin kepada pengurus serikat pekerja\nuntukmeninggalkan pekerjaan dalam rangka tugas organisasi serikat pekerjaatau\nmemenuhi panggilan pemerintah guna kepentingan organisasi ataukepentingan\npemerintah dengan tetap mendapat upah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.a.pengusaha menyediakan fasilitas ruangan kantor beserta\nperlengkapannyasesuai dengan kemampuan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Perusahaan bersedia membantu melakukan pemotongan iuran anggotaSerikat\nPekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB III\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 7 : Hubungan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Penerimaan Pekerja adalah hak Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Penerimaan Pekerja diatur sesuai dengan syara – syarat yang ditentukan\noleh Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrialperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrial\">\u003Cp>3.a.Pekerja yang memenuhi syarat diterima dengan masa percobaan 3\n(tiga)bulan kecuali diatur lain.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Dalam masa percobaan kedua belah pihak setiap saat dapat\nmemutuskanhubungan kerja tanpa syarat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Apabila dinyatakan lulus masa percobaan maka Pekerja dapat diangkatsebagai\nkaryawan tetap.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Bila ada Pekerja dengan status kerja lain, maka diatur tersendiri sesuai\nPeraturan perundang – undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IV\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 8 : Hari Kerja Dan Jam Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday_select\">\u003Cp>1.Hari kerja dalam satu minggu adalah 6 hari kerja dengan 7 (tujuh) jam\nkerja sehari dan atau 40 jam perminggu dan istirahat mingguan diatur secara\nbergilir, apabila ada perubahan hari kerja akan disampaikan kepada karyawan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Dengan izin penyimpangan waktu kerja dari Pemerintah makan jam kerja\npelaksanaannya diatur sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Non Shift: Pkl 08.00 s\u002Fd 16.00 dengan istirahat 1 jam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Shift Pertama (pagi): Pkl 07.00 s\u002Fd 15.00 dengan istirahat 1 jam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Shift Kedua (sore): Pkl 15.00 s\u002Fd 23.00 dengan istirahat 1 jam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Shift Ketiga (malam): Pkl 23.00 s\u002Fd 07.00 dengan istirahat 1 jam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Waktu istirahat dipergunakan untuk makan dan sholat bagi yang beragama\nislam. Ruang makan dan minum tiap shift diatur oleh Pengusaha sesuai dengan\nkebutuhan dan kemampuan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Penggantian\u002Fgiliran shifta produksi diatur dalam 1 (satu) minggu\nsekali.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Setiap 3 (tiga) minggu sekali jatuh pada shift pertama (pagi) dil uar jam\nkerja (pada waktu pulang kerja) diadakan training \u002F penyuluhan selama 1 (satu)\njam atau sesuai kebutuhan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pengusaha dapat mengubah hari kerja dan waktu kerja sesuai dengan kondisi\nPerusahaan dan diberitahukan kepada Pengurus SPN.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Bagi karyawan yang masuk kerja 5 hari kerja dalam satu minggu diatur\ntersendiri sesuai peraturan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 9 : Kerja Lembur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pada prinsipnya kerja lembur adalah sukarela, namun demikian untuk\nkelancaran Perusahaan, Pekerja diminta ketersediaannya bila Perusahaan\nmemerlukan untuk bekerja lembur pada hari kerja atau pada hari – hari\nistirahat mingguannya atau hari libur resmi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bekerja lembur adalah bekerja di luar jam kerja normal sesuai shift kerja\natau bekerja lebih dari 40 jam seminggu dan tidak dapat diganti dengan\npembebasan jam kerja pada hari berikutnya, kecuali diizinkan oleh Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Semua kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan atau training yang\ndilaksanakan di luar jam kerja tidak termasuk kerja lembur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-OVERTIME_trigger\">\u003Cp>4.Upah lembur dihitung sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang berlaku :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype_general\">\u003Cp>a.Pada hari kerja biasa :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight focus\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1_general\">\u003Cp>Untuk satu jam lembur pertama dibayar 1 ½ kali upah biasa sejam, untuk\nsetiap jam kerja lembur selebihnya dibayar 2 kali upah biasa sejam.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SUNDAY_trigger\">\u003Cp>b.Untuk hari istirahat mingguan dan hari libur resmi :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowanceperc1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowancetype\">\u003Cp>Untuk setiap jam dalam batas 7 jam atau 5 jam bila hari libur tersebut jatuh\npada hari kerja terpendek pada salah satu hari dalam 6 hari seminggu dibayar 2\nkali upah sejam.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Untuk selebihnya dari 7 jam atau 5 jam :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Jam pertama dibayar 3 kali upah biasa sejam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Jam kedua dan jam selanjutnya dibayar 4 kali upah biasa sejam.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Perhitungan upah biasa sejam :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Upah karyawan tetap : 1\u002F173 × Upah sebulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Upah borongan : 1\u002F7 × Upah rata – rata sehari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Bagi karyawan yang masuk 5 hari kerja dalam satu minggu, upah lembur akan\ndihitung sesuai dengan peraturan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB V : ISTIRAHAT, CUTI DAN IZIN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 10 : Istirahat Mingguan Dan Hari Libur Resmi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-schedulesrestpw\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SCHEDULE_trigger\">\u003Cp>1.Setelah pekerja bekerja 6 hari berturut – turut, pekerja diberikan\nistirahat mingguan 1 (satu) hari.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-bankholidays1\">\u003Cp>2.Pada hari libur resmi, Pekerja tetap mendapat upah walaupun jatuh pada\nistirahat mingguannya dan Pekerja yang masuk bekerja dihitung bekerja\nlembur.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Pekerja dapat menukar hari istirahat mingguannya dengan hari lain, satu\nkali dalam sebulan setelah mendapat izin dari atasannya dengan catatan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Penggantian hari libur dilaksanakan dalam bulan yang bersangkutan yang\npermohonannya diajukan sekurang – kurangnya 3 hari sebelum waktunya, kecuali\nkarena hal yang sangat penting dan mendadak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Sebelum Hari Raya Idul Fitri hak cuti tahunanya paling sedikit tinggal 6\nhari dan sesudah Lebaran hak cuti tahunannya habis.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 11 : Cuti Tahunan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysweeks\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysdays\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-PAIDLEAV_trigger\">\u003Cp>1.Pekerja berhak atas cuti tahunan tiap-tiap setelah Pekerja mempunyai masa\nkerja 12 bulan berturut – turut sebanyak 12 hari kerja dengan mendapat\nupah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Pengusaha akan memberitahukan kepada Pekerja apabila ha katas cuti\ntahunannya sudah dapat diambil.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja yang akan menggunakan cuti tahunan harus terlebih dahulu\nmengajukan permohonan tertulis sekurang – kurangnya 3 hari sebelumnya kepada\natasannya, kecuali untuk hal – hal yang penting dan mendesak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pengusaha berhak menunda dan mengatur cuti tahunan Pekerja menjadi\nbeberapa bagian asalkan ada satu bagian sekurang – kurangnya 6 hari kerja\nberturut – turut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja wanita yang kebetulan hak cuti tahunannya bersamaan dengan\npengambilan hak cuti melahirkan, maka hak cuti tahunannya menambah jumlah hari\nhak cuti melahirkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Bila Pekerja mengambil cuti tahunan ternyata melebihi yang sudah disetujui\noleh atasannya, kelebihab cuti tersebut mengurangi sisa cutinya bila ada alasan\ndan bukti yang sah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Hak atas cuti tahunan seperti pada ayat (1) gugur bilamana sampai dengan\nhak atas cuti tahunan yang baru sudah timbul ternyata Pekerja tidak\nmempergunakan haknya bukan karena alasan – alasan yang diberikan oleh pihak\npengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 12 : Cuti Istimewa\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pekerja yang masa kerjanya 10 tahun penuh terus menerus mendapat cuti\nistimewa 6 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja yang masa kerjanya 15 tahun penuh terus menerus mendapat cuti\nistimewa 10 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja yang masa kerjanya 20 tahun penuh terus menerus mendapat cuti\nistimewa 14 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja yang masa kerjanya 25 tahun penuh terus menerus mendapat cuti\nistimewa 16 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja yang masa kerjanya 30 tahun penuh terus menerus mendapat cuti\nistimewa 17 hari kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Bila dalam waktu 2 (dua) tahun setelah hak cuti istimewanya timbul yang\nbersangkutan belum mengajukan\u002Fbelum mengambil, dianggap gugur kecuali bila ada\nkeperluan khusus yang akan dilakukan pada tahun berikutnya atas persetujuan\nPimpinan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 13 : Cuti Hamil \u002F Keguguran\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleave\">\u003Cp>1.Pekerja wanita yang akan melahirkan berhak cuti hamil 1½ bulan sebelum\ndan 1½ setelah melahirkan atau gugur kandungan dengan mendapat upah pokok\nditambah tunjangan tetap lainnya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Pekerja wanita yang akan cuti hamil sesuai dengan ketentuan ayat 1 harus\nmengajukan permohonan terlebih dahulu kepada atasannya disertai dengan Surat\nKeterangan Dokter atau Bidan yang merawatnya dan disahkan oleh Dokter\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternityotherclause\">\u003Cp>3.Pekerja wanita yang gugur kandungan harus memberi laporan kepada atasannya\nselambat – lambatnya 7 hari disertai Surat Keterangan Dokter atau Bidan yang\nmerawatnya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>4.Pekerja wanita yang akan mengambil cuti hamil atau gugur kandungan harus\nmenunjukkan Surat Nikah asli dan menyerahkan foto copynya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pengusaha memberi izin tambahan tanpa upah kepada Pekerja wanita yang\nbelum dapat bekerja karena waktu melahirkan terlambat dari perkiraan\nDokter\u002FBidan yang merawatnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pengusaha memberi izin tambahan kepada Pekerja diluat tanggungan\nPerusahaan akibat kehamilannya sesuai PMTK No.Per-03\u002FMEN\u002F1989.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Pekerja dan keluarganya dianjurkan mengikuti\u002Fmenjadi peserta Keluarga\nBerencana sesuai dengan Program Pemerintah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 14 : Haid\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-menstruationleave\">\u003Cp>Pekerja wanita diizinkan menggunakan haknya tidak bekerja pada hari pertama\ndan kedua waktu haid, dengan memberi laporan kepada atasannya setelah melalui\npemeriksaan Poliklinik yang dirujuk\u002F Suster Perusahaan dengan mendapat upah\npokok dan tunjangan tetap lainnya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 15 : Izin Dengan Mendapat Upah Dan Izin Tanpa Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepay\">\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelatives\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepay\">\u003Cp>1.Izin dengan mendapat upah :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pernikahan Pekerja yang sah3 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pernikahan anak Pekerja2 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleaveduration\">\u003Cp>c.Istri Pekerja melahirkan\u002Fgugur kandungan2 hari\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>d.Khitanan\u002FPembaptisan anak Pekerja2 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelativesleave\">\u003Cp>e.Orang tua kandung\u002FIstri\u002FSuami\u002FAnak3 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pekerja meninggal dunia\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>f.Mertua kandung\u002FMenantu Pekerja2 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>meninggal dunia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Anggota keluarga dalam 1 rumah1 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>meninggal dunia\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>h.Memenuhi panggilan Pemerintah untuksecukupnya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Menjalankan tugas\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i.Adanya wabah penyakit menular sesuai ketentuan pemerintah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>j.Melakukan kewajiban ibadah menurut agamanya selama waktu yang diperlukan\npaling lama 2 bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Izin diajukan terlebih dahulu kepada atasannya 7 hari sebelumnya kecuali\nmendadak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Izin tanpa upah diberikan oleh Pengusaha dengan pertimbangan dan\nmemperhatikan kepentingan kedua belah pihak kepada Pekerja yang :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Belum berhak cuti tahunan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Cuti tahunan nya habis.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VI : UPAH PEKERJA YANG DITAHAN PIHAK BERWAJIB\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 16 : Atas Pengaduan Orang Lain\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Upah Pekerja yang ditahan pihak berwajib bukan karena pengaduan pengusaha,\npengusaha tidak wajib memberikan upah tetapi pengusaha wajib memberikan bantuan\nkepada keluarga yang menjadi tanggungannya, dengan ketentuan sebagai berikut\n:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Untuk 1 orang tanggungan: 25% dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Untuk 2 orang tanggungan: 35% dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Untuk 3 orang tanggungan: 45% dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Untuk 4 orang tanggungan atau lebih: 50% dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bantuan sebagaimana di maksud dalam ayat (1) diberikan untuk paling lama 6\n(enam) bulan takzim terhitung sejak hari pertama pekerja ditahan yang\nberwajib.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Proses hukum bagi pekerja yang ditahan pihak berwajib bukan karena\npengaduan pengusaha dilakukan sesuai Pasal 160 ayat 1 s\u002Fd UU No.13 Tahun\n2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 17 : Atas Pengaduan Pengusaha\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Upah Pekerja yang dithaan pihak yang berwajib karena pengaduan pengusaha\ndibayarkan sebesar 50% (lima puluh persen) dari upah pokok dan berlaku paling\nlama 30 hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bila Pekerja terbukti tidak bersalah dapat dipekerjakan kembali dengan\nstatus yang sama, penempatannya ditentukan oleh Pengusaha dan kekurangan upah\nselama ditahan dibayar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Bila hasil pengusutan pihak berwajib Pekerja dinyatakan bersalah, maka\nPekerja diputuskan hubungan kerjanya sesuai perundang – undangan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VII\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 18 : Pengupahan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Upah adalah uang yang dibayarkan kepada Pekerja sebagai imbalan dari\npekerjaannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Jenis dan komponen upah :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Upah Pekerja level 8 s\u002Fd 1 terdiri dari upah pokok, tunjangan tetap dan\natau tunjangan tidak tetap.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Tunjangan tetap diberikan kepada karyawan tanpa didasarkan pada\nkehadiran.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Tunjangan tidak tetap diberikan kepada karyawan yang didasarkan pada\nkehadiran,dan pemberiannya diatur oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-shiftallowancetype1\">\u003Cp>d.Premi Shift adalah Tunjangan Tidak Tetap yang diberikan kepada karyawan\nyang bekerja pada Shift Sore atau Malam dan diatur oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Cara perhitungan dan waktu pembayaran upah :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Upah Pekerja level 6, 5, 4, 3, 2, dan 1 dibayarkan sebulan sekali setiap\ntanggal 1 (satu) bulan berikutnya (sebulan dihitung 30 hari).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Upah Pekerja level 8 dan 7 diperhitungkan 30 hari sebulan dan dibayarkan\nsetiap setengah bulan sekali yaitu :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Periode tanggal 1 – 15 dibayarkan pada tanggal 25 pada bulan yang\nsama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Periode tanggal 16 – akhir bulan dibayarkan pada tanggal 10 bulan\nberikutnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Bila waktu pembayaran jatuh pada hari libur, maka pembayarannya dimajukan\n\u002F dimundurkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Upah ditetapkan oleh Pengusaha berdasarkan keahlian, kecakapan, prestasi,\nkondite, jabatan dan masa kerja Pekerja yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-lowwagetxt\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-lowwageperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_provision\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_government\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_trigger\">\u003Cp>5.Besarnya upah minimum berpedoman pada keputusan pemerintah dalam hal ini\nSurat Keputusan Gubernur.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>6.Apabila pekerja tidak masuk kerja selain yang telah diatur dalam Pasal 14\nayat (1) maka upah akan dipotong dengan ketentuan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Setiap tidak masuk kerja selain pasal 15 ayat 1, pasal 16, pasal 17, pasal\n23 ayat 1 dan ayat 2, upah akan dipotong per hari sebesar upah pokok dibagi\n30.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Tata cara dan administrasi pembayaran upah diatur oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 19 : Penyesuaian \u002F Kenaikan Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-STRUCINCR_trigger\">\u003Cp>1.Apabila ada Surat Keputusan tentang kenaikan Upah Minimum, maka Perusahaan\nakan mengadakan penyesuaian upah Pekerja yang bersangkutan dengan melihat\nkemampuan perusahaan yang mengacu kepada undang- undang yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasefirmperformance\">\u003Cp>2.Apabila tidak ada Surat Keputusan tentang kenaikan Upah Minimum, Pengusaha\nakan meninjau upah Pekerja dan memberikan kenaikan setiap tahun 1 (satu) kali\nyang didasarkan pada :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Kemampuan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Penilaian karya (keahlian, prestasi kerja, kondite, jabatan, masa kerja\ndan lain-lain).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Keputusan kenaikan upah akan diberitahu kan kepada pengurus Serikat\nPekerja sebelum keputusan tersebut berlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 20 : Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusdate\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-ONCERISE_trigger\">\u003Cp>1.Pengusaha memberikan Tunjangan Hari Raya Keagamaan kepada Pekerja selambat\n– lambatnya 7 hari sebelumnya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype2\">\u003Cp>2.Besarnya THT adalah sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusperc1\">\u003Cp>a.Masa kerja 1 tahun ke atas diberikan 1 bulan upah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Masa kerja kurang dari 1 tahun tetapi telah lebih dari 1 (satu) bulan\nmendapat THR sebesar masa kerja (dihitung bulan) dibagi 12 dikalikan 1 bulan\nupah yang mengacu kepada peraturan perundang – undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Yang dimaksud 1 bulan upah pada ayat tersebut di atas :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Upah pokok (bagi yang tidak punya tunjangan tetap).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Upah pokok ditambah Tunjangan Tetap (Tunjangan Jabatan) bagi pekerja yang\nmendapat tunjangan jabatan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja yang masa kerjanya kurang dari 1 (satu) bulan tidak mendapat THR\nsesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Semua pekerja diberikan bingkisan kain yang ditentukan oleh pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 21 : Perangsang Dan Premi Shift\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha akan memberikan tunjangan tidak tetap berupa perangsang dan premi\nshift kepada Pekerja untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja\ndengan ketentuan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>I.Perangsang Tahunan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Diberikan kepada Pekerja level 6 yang dalam 1 tahun takwim (1 Januari –\n31 Desember) yang :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Tidak pernah tidak masuk kerja kecuali sesuai ketetapan pasal 15 ayat (1)\nsebesar 55% upah pokok sebulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Tidak masuk kerja 1 hari atau dating lambat \u002F pulang cepat 4 kali sebesar\n27.5% upah pokok sebulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Tidak diberikan kepada Pekerja yang sudah izin, absen \u002F mangkir 2 hari\natau dating lambat\u002Fpulang cepat 8 kali. Tidak mempengaruhi perangsang tahunan\nadalah pada hari libur resmi, hari istirahat mingguan, cuti tahunan, cuti\nistimewa dan izi yang dimaksud Pasal 15 ayat 1.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-NOCTPREM_trigger\">\u003Cp>II.Perusahaan memberikan Premi Shift sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-shiftallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-shiftallowanceamount1\">\u003Cp>a.Untuk Pekerja level 7 dan level 8 yang masuk kerja :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Shift Sore sebesar Rp. 1.000,- per hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Shift Malam sebesar Rp. 2.000,- per hari.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Untuk Pekerja Level 6, 5, dan 4 :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pekerja Level 6, 5, dan 4 yang masuk kerja shift sore atau shift malam\ndiberikan premi yang besarnya ditentukan oleh Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Premi tersebut diberikan kepada :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Pekerja yang sedikitnya telah bekerja 5 jam sehari dalam shift tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Pekerja yang bekerja atas panggilan sedikitnya telah bekerja 1 jam\nkerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch2>BAB VIII\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 22 : Perawatan Dan Pengobatan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurancerelatives\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccess\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurance\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccessrelatives\">\u003Cp>Pekerja dan keluarganya mendapatkan fasilitas kesehatan sesuai dengan aturan\nBPJS Kesehatan atau dengan undang – undang yang berlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 23 : Upah Selama Sakit\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pekerja yang sakit bukan karena kesalahan sendiri dan dapat dibuktikan\ndengan Surat Keterangan Dokter yang disahkan oleh Pimpinan Perusahaan, maka\nupahnya dibayar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknesspay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspayperc\">\u003Cp>2.Pekerja yang sakit dalam jangka waktu lama yang dapat dibuktikan dengan\nSurat Keterangan Dokter yang disahkan oleh Pimpinan Perusahaan, maka upahnya\ndibayar sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Untuk 4 bulan pertama dibayar 100%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Untuk 4 bulan kedua dibayar 75%\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Untuk 4 bulan ketiga dibayar 50%\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdaysnr\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdays\">\u003Cp>Setelah melampaui 1 (satu) tahun ternyata Pekerja yang bersangkutan belum\nmampu bekerja kembali, maka Pengusaha dapat memutuskan hubungan kerjanya dengan\nmendapat pesangon sesuai UU No. 13 Tahun 2003.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch2>BAB IX : KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA PERLENGKAPAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 24 : Keselamatan Kerja Dan Kesehatan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-code_application\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetypolicy\">\u003Cp>1.Pekerja wajib menjaga keselamatan kerja dirinya dan Pekerja lain serta\nwajib memakai alat – alat keselamatan kerja yang telah disediakan oleh\nPerusahaan sesuai Undang – Undang No. 1 Tahun 1970.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Bila Pekerja menemui hal – hal yang dapat membahayakan terhadap\nkeselamatan Pekerja dan Perusahaan harus segera melaporkan kepada atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja diharuskan menjadi anggota regu pemadam kebakaran dan\nmenyelamatkan Perusahaan dari bahaya kebakaran, bencana alam dan lain –\nlain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Menaati segala ketentuan Perusahaan tentang keselamatan dan kesehatan\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 25 : Perlengkapan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-protectiveclothing\">\u003Cp>1.Kewajiban Pengusaha :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Menyediakan perlengkapan kerja untuk menjaga keselamatan dan kesehatan\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Perlengkapan kerja hanya disediakan bagi Pekerja yang membutuhkan sesuai\ndengan sifat dan jenis pekerjaannya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>c.Memberikan penerangan melalui poster \u002F pengumuman untuk mencegah timbulnya\nkecelakaan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Menyediakan perlengkapan kerja kepada Pekerja yang minta ganti karena\nrusak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Kewajiban Pekerja :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Menjaga dan memlihata perlengkapan kerja yang disediakan oleh\nPengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Mengembalikan perlengkapan kerja bila tidak digunakan dan atau menyerahkan\nkembali kepada pihak Pengusaha bila Pekerja berhenti.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Menganti atas kehilangan\u002Fkerusakan yang disebabkan kelalaian atau\nkesengajaan yang nilainya disesuaikan dengan sisa masa penggunaan dari\nperlengkapan kerja tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pakaian Kerja :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja yang masa kerjanya kurang dari 6 (enam) bulan, pakaian kerja bajut\nputih, rok\u002Fcelana hitam, dan harus disediakan sendiri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pekerja yang masa kerjanya di atas 6 (enam) bulan, setiap tahun diberikan\npakaian 2 (dua) stel.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Model, warna, bahan dan waktu pembagian ditentukan oleh Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB X : JAMINAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN TENAGA KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 26 : Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilitypay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-pensionfund\">\u003Cp>1.Pengusaha mengikut sertakan Pekerja sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan\nsesuai dengan Undang – Undang yang berlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Pekerja yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, apabila mengalami\nkecelakaan kerja diberlakukan ketentuan Undang – Undang dan peraturan lainnya\nyang terkait.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 27 : Menjalankan Ibadah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha menyediakan tempat ibadah dan peralatannya sesuai dengan\nkemampuan dan kondisi Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pengusaha mengizinkan Pekerja melaksanakan ibadah yang diwajibkan menurut\nagamanya dengan tetap mendapat upah (PP Nomor 8 Tahun 1981).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 28 : Koperasi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha membantu kegiatan Koperasi karyawan, sesuai dengan kemampuan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 29 : Tunjangan Hari Tua\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila Pekerja telah memasuki usia pensiun maka kepada yang bersangkutan\ndiberhentikan dengan hormat (diputus hubungan kerjanya) dengan mendapatkan Uang\nPesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja dan Uang Penggantian Hak sesuai peraturan\nPerundang – undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 30 : Tunjangan Kematian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Bila Pekerja meninggal dunia maka kepada ahli warisnya berlaku ketentuan\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Diberikan upah yang sedang berjalan dalam periode pembayaran.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Diberikan uang bantuan angkutan dan penguburan sebesar 3 bulan gaji pokok\nbagi karyawan\u002Fwati yang sudah lepas masa percobaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpay\">\u003Cp>3.a.Pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan mendapat uang Jaminan Kematiandan\nTunjangan Hari Tua\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Pekerja yang tidak menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,\nPengusahamemberikan uang duka sesuai dengan uang jaminan kematian.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>4. diberikan uang pesangon, Uang Penghargaan Masa kerja dan Uang Penggantian\nHak sesuai UU No. 12 Tahun 2003.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 31 : Bantuan Suka Cita\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pekerja yang masa kerjanya sudah 1 tahun atau lebih menikah pertama\ndiberikan sumbangan sebesar Rp. 200.000,-\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 32 : Bantuan Duka Cita\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpayamount\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpaytype\">\u003Cp>1.Bila keluarga Pekerja meninggal dunia, Perusahaan memberikan sumbangan\nuntuk suami\u002Fistri\u002Fanak meninggal Rp. 400.000,- dan orang tua meninggal Rp.\n350.000,-\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Dalam hal ini yang dimaksud keluarga Pekerja ialah : suami \u002F istri menikah\nsah, anak sah dan orang tua kandung.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 33 : Fasilitas Olahraga, Hiburan, Tempat Istirahat Dan Kantin\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha menyediakan fasilitas olahraga, hiburan, tempat istirahat dan\nkantin sesuai dengan kemampuan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-mealvouchers\">\u003Cp>2.Pengusaha memberi fasilitas makan kepada Pekerja yang masuk kerja 1 (satu)\nkali per hari sesuai kemampuan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Ruang makan atau kantin diatur sesuai dengan kebijaksanaan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Perusahaan akan memberikan izin dan bantuan uang sebesar Rp. 30.000,-\nkepada Pekerja yang akan berdarmawisata secara bersama – sama dengan tidak\nmengganggu produksi setahun sekali.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XI\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 34 : Program Peningkatan Keterampilan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-trainingprogrammes\">\u003Cp>1.Pengusaha memberikan pendidikan dan latihan kepada Pekerja di dalam dan di\nluar Perusahaan sesuai kebutuhan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Pendidikan dan latihan yang diadakan di luar jam kerja tidak dihitung\nbekerja lembur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XII : TATA TERTIB KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 35 : Kewajiban Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pekerja wajib memahami &amp; menjalankan nilai – nilai perusahaan di\nlingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja yang masuk kerja wajib memakai pakaian kerja, Kartu Tanda Pengenal\nyang ditentukan oleh Perusahaan, dan bersepatu dengan rapi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja wajib melakukan absensi pada alat pencatat waktu yang telah\ndisediakan oleh Perusahaan pada waktu masuk kerja\u002F pulang kerja dan keluar\nistirahat\u002F masuk setelah istirahat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Untuk mencegah tindak pidana dan menjaga ketertiban, Pekerja harus\nbersedia dan patuh diperiksa pada waktu masuk dan pulang kerja atau keluar\nmasuk pabrik yang dilakukan oleh petugas keamanan atau petugas lain yang\nditunjuk.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja harus berada di tempat tugasnya masing – masing, tepat pada\nwaktu yang telah ditetapkan, demikian pula pada waktu pulang meninggalkan\npekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pekerja wajib memeriksa dan mengatur perlengkapan kerja, mesin – mesin\ndan sebagainya sebelum mulai bekerja atau meninggalkan pekerjaan sehingga tidak\nmenimbulkan kerusakan \u002F bahaya yang mengganggu pekerjaan dan memperlancar serah\nterima pergantian shift.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Pekerja wajib menggunakan atau memakai alat pelindung diri (APD) dan\nperlengkapan alat kerja lainnya agar aman dan terhindar dari resiko kecelakaan\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Pekerja wajib mengikuti dan mematuhi seluruh peraturan\u002F petunjuk\u002F\ninstruksi yang diberikan oleh atasannya dalam hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Pekerja wajib menjaga dan memelihara dengan baik semua milik Perusahaan\ndan segera melapor kepada atasannya bila mengetahui hal – hal yang dapat\nmenimbulkan bahaya atau kerugian bagi Pekerja dan atau Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.Pekerja wajib menjaga kebersihan ruang kerja (dilarang meludah, membuang\nsampah, dan lain – lain pada sembarang tempat).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11.Pekerja wajib memperhatikan kepentingan Perusahaan dengan sebaik –\nbaiknya, walaupun tidak diperintahkan secara tugas oleh atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12.Pekerja wajib memelihara dan memegang teguh rahasia Perusahaan terhadap\nsiapapun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13.Pekerja wajib melaporkan kepada atasannya bila ada perubahan status diri,\nsusunan keluarga, alamat dan sebagainya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>14.Pekerja wajib memberikan keterangan yang sebenarnya, baik pribadi maupun\npekerjaan kepada Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>15.Pekerja wajib menjaga kesopanan dan kesusilaan serta norma – norma\npergaulan yang berlaku dalam lingkungan masyarakat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>16.Pekerja wajib menghormati Pengusaha \u002F atasannya dan sesama Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 36 : Larangan – Larangan Bagi Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pekerja dilarang melakukan tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di\nlingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja dilarang bekerja sama dengan pihak ketiga di lingkungan perusahaan\ndalam bentuk bisnis, baik permanen maupun proyek.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja dilarang memiliki pekerjaan sampingan, bisnis, investasi atau\nkegiatan yang diluar yang dapat menimbulkan konflik pribadi atau benturan\ndengan kepentingan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja maupun keluarga pekerja dilarang menikmati keuntungan pribadi,\nbaik secara langsung maupun tidak langsung, dari bisnis atau lembaga yang\nberkompetisi dengan perusahaan atau dari siapa perusahan membeli suatu barang\natau jasa.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja dilarang meminta dan menerima segala macam pemberian, baik dalam\nbentuk barang maupun uang, dari pihak ketiga yang berkompetisi atau berhubungan\ndengan perusahaan dalam bentuk jual beli barang atau jasa.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pekerja dilarang mengadakan hubungan kerja dengan pihak ketiga untuk\nkepentingan pribadi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Pekerja dilarang melakukan pekerjaan yang bukan tugasnya dan tidak\ndiperkenankan memasuki ruang lain yang bukan bagiannya kecuali atas perintah \u002F\nizin atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Pekerja dilarang membawa barang – barang yang tidak ada hubungannya\ndengan pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Pekerja dilarang memperjual belikan barang – barang apapun di lingkungan\nperusahaan, kecuali dititipkan pada Koperasi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.Pekerja dilarang mengedarkan daftar sumbangan, menempelkan atau\nmengedarkan poster yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan di lingkungan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11.Pekerja dilarang bergurau \u002F mengganggu pekerjaan orang lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12.Pekerja dilarang mengambil \u002F menggunakan barang perlengkapan kerja milik\nPerusahaan untuk kepentingan pribadi tanpa seizing Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13.Pekerja dilarang meninggalkan tempat kerjanya \u002F keluar Pabrik tanpa izin\natasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>14.Pekerja dilarang merokok di lingkungan perusahaan (mulai Pintu Gerbang\nPos I s\u002Fd Pos VII) kecuali di tempat – tempat yang telah ditentukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>15.Pekerja dilarang mengantuk atau tidur pada waktu kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>16.Pekerja dilarang menghilangkan \u002F merusak barang milik Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>17.Pekerja dilarang minum minuman keras, mabuk di lingkungan pabrik, membawa\n\u002F menyimpan \u002F menggunakan narkotika dan obat – obat berbahaya (narkoba).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>18.Pekerja dilarang berjudi di lingkungan Perusahaan, bertengkar \u002F berkelahi\ndan melawan atasan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>19.Pekerja dilarang membawa senjata api \u002F tajam ke dalam lingkungan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>20.Pekerja dilarang melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan kesusilaan\nserta melanggar norma – norma agama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>21.Pekerja dilarang mengadakan kegiatan yang dapat menimbulkan kegelisahan,\nkekacauan dan pemogokan liar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>22.Pekerja dilarang mengadakan rapat gelap yang merugikan Perusahaan atau\npihak lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>23.Pekerja dilarang menjual, menghilangkan, menggunakan pakaian kerja untuk\nbekerja ditempat lain dan memberikan kepada orang lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>24.Pekerja dilarang mencoret – coret mesin, tembok, pakaian seragam dan\nbenda – benda lain milik Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>25.Pekerja dilarang melakukan absen untuk pekerja lainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>26.Pekerja pria dilarang berambut panjang (gondrong).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>27.Pekerja dilarang menggunakan alat komunikasi (HP) di area produksi saat\njam kerja kecuali unsur pimpinan dan pejabat tertentu yang ditetapkan oleh\nManagement PT. Lucky Print Abadi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>28.Pekerja dilarang beraktivitas di dunia maya melalui media sosial (medsos)\ndan browsing internet yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan pada saat jam\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>29.Pekerja dilarang membuang sampah (bekas makanan, minuman, rokok dan\nsampah lainnya) di seluruh area pabrik.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 37 : Sanksi Atas Pelanggaran Kewajiban Dan Larangan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Setiap perbuatan berupa pelanggaran terhadap kewajiban dan larangan –\nlarangan akan diambil tindakan disiplin.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Sesuai dengan sifat dan bentuk pelanggaran atas larangan – larangan dan\nkewajiban, maka tindakan yang akan dikenakan dapat berupa :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Peringatan lisan atau teguran.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Peringatan tertulis.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Peninjauan jabatan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Penundaan kenaikkan upah untuk waktu tertentu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Pemberhentian \u002F Pembebasan tugas sementara (skorsing)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Pemutusan Hubungan Kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Denda uang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 38 : Pelanggaran Tata Tertib Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pelanggaran Berat :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Melakukan pencurian, penggelapan milik pengusaha, sesama pekerja,\norganisasi pekerja, dan kejahatan sejenis lainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-violence\">\u003Cp>b.Melakukan penganiayaan terhadap Pengusaha, atasan, sesama Pekerja atau\nkeluarganya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sexualhar\">\u003Cp>c.Melakukan pelecehan seksual, memikat atau melakukan \u002F berbuat sesuatu yang\nmelanggar hukum atau kesusilaan terhadap Pengusaha\u002F atasan, sesama Pekerja atau\nkeluarganya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>d.Merusak milik Perusahaan dengan sengaja atau kecerobohan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Memberikan keterangan palsu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Mabuk\u002Fminum- minuman keras, menggunakan narkoba atau berkelahi di\nlingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Menghina secara kasar atau mengancam Pengusaha, atasan, sesama Pekerja\natau keluarganya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Membongkar rahasia Perusahaan atau rumah tangga Pengusaha atau\natasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i.Berjudi di lingkungan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>j.Membuat, membawa, menyimpan senjata tajam\u002Fapi atau bahan yang mudah\nmeledak\u002Fterbakar di lingkungan Perusahaan, kecuali merupakan perlengkapan kerja\ndan seizin atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>k.Merokok tidak pada tempat yang telah ditentukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l.Mengedarkan, menempelkan poster\u002Fpamflet atau membuat tulisan – tulisan\nyang dapat menimbulkan kegaduhan \u002F keresahan pekerja maupun pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>m.Dengan itikad tidak baik merobek, mencoret – coret pengumuman resmi\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>n.Dan perbuatan lain yang melanggar hukum atau perbuatan yang nyata –\nnyata merugikan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>o.Tidur pada saat jam kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>p.Terbukti melakukan kesalahan kerja yang menyebabkan kerugian perusahaan,\nbaik kerugian materiil maupun immateriil.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pelanggaran Sedang :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Datang lambat atau pulang cepat lebih dari 3 kali dalam sebulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Menolak perintah yang layak, tidak mematuhi petunjuk – petunjuk\natasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Tidak mematuhi aturan kerja dan keselamatan kerja yang ditentukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Melakukan pekerjaan secara ceroboh.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Mangkir \u002F Alpa 2 kali atau lebih dalam sebulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Dengan sengaja mencatatkan \u002F menggesekkan kartu absen Pekerja lain atau\nmenyuruh Pekerja lain untuk mencatatkan \u002F menggesekkan kartu absennya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Meninggalkan tempat kerja, keluar pabrik tanpa seizin atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Mengerjakan Pekerjaan untuk kepentingan pribadi dengan atau pihak ketiga\ndi lingkungan perusahaan pada jam kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i.Dan lain – lain pelanggaran yang termasuk Bab XII Pasal 35 ayat 4, 5, 7,\n8 dan Pasal 36.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pelanggaran ringan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Melalaikan kewajiban yang telah ditentukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Tidak cakap melakukan pekerjaan walaupun sudah dicoba di bidang tugas yang\nada.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Dan lain-lain pelanggaran yang telah ditetapkan dalam larangan-larangan\nbagi pekerja yang tidak termasuk dalam pelanggaran berat dan sedang yang\nsifatnya ringan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Dating lambat atau pulang cepat, kurang atau sama dengan 3 kali dalam satu\nbulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 39 : Sanksi – Sanksi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pekerja yang tidak mematuhi tata tertib, aturan – aturan serta melanggar\nlarangan – larangan yang telah ditetapkan oleh kedua belah pihak dalam\nPerjanjian Kerja Bersama ini akan diberikan sanksi – sanksi menurut tingkat\npelanggarannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Sanksi terhadap pelanggaran berat :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pekerja yang melakukan pelanggaran berat dapat diputuskan hubungan\nkerjanya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Sanksi terhadap pelanggaran sedang :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pekerja yang melakukan pelanggaran sedang akan diberikan Surat Peringatan\ntertulis oleh Pengusaha yaitu :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Surat peringatan pertama masa berlaku 6 bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Surat peringatan kedua masa berlaku 6 bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Surat peringatan ketiga masa berlaku 6 bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bila yang bersangkutan masih melakukan pelanggaran, Pengusaha dapat memberi\nperingatan lagi sampai tingkat terakhir atau diadakan skorsing. Masa skorsing\nberlaku 6 (enam) bulan dan dapat juga diadakan pemutusan hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja yang mangkir\u002Falpa dalam waktu sedikitnya 5 hari kerja terus\nmenerus atau sedikitnya 10 hari kerja tidak terus menerus dalam 1 bulan tanpa\nSurat Keterangan yang sah dinyatakan mengundurkan diri sepihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Sanksi terhadap pelanggaran ringan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja yang melakukan pelanggaran ringan diberikan peringatan lisan, bila\ndipandang perlu dapat diberikan peringatan tertulis.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Masa berlakunya peringatan 6 bulan, bila Pekerja melakukan pelanggaran\nlebih dari 3 kali masih dalam masa berlakunya peringatan sebelumnya, maka\nPengusaha dapat memberikan skorsing.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Bila Pekerja tidak lagi mau mengindahkan \u002F memperbaiki kesalahannya dapat\ndiputuskan hubungan kerjanya sesuai dengan peraturan Undang – Undang\nKetenagakerjaan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Bila pelanggaran sedang atau ringan ternyata merupakan perbuatan yang\ndisengaja atau itikad buruk dengan maksud agar Pekerja tersebut mendapat uang\npesangon dan lain – lain, maka pelanggaran tersebut digolongkan pelanggaran\nberat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 40 : Skorsing \u002F Pembebasan Tugas Sementara\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Skorsing \u002F pembebasan tugas sementara dapat dikenakan kepada Pekerja yang\nmelakukan pelanggaran berat, sedang dan ringan serta tindakan lainnya yang\nmerugikan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Jangka waktu skorsing paling lama 30 hari, hingga keputusan Pemutusan\nHubungan Kerja ditetapkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Selama skorsing upah dibayarkan yang besarnya sesuai dengan kesepakatan\nantara Pengusaha &amp; PSP – SPN PT. Lucky Print Abadi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 41 : Denda Dan Ganti Rugi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Bila Pekerja merusak \u002F menghilangkan barang – barang milik Perusahaan\nkarena kecerobohan atau mengerjakan pekerjaan yang menyalahi ketentuan\nPerusahaan dikenakan denda.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Besarnya potongan denda tidak boleh lebih dari upahnya sehari dalam\nseminggu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Uang denda dihimpun dan dipergunakan untuk kesejahteraan Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Hal – hal lain mengenai denda dan ganti rugi yang belum diatur dalam\nPerjanjian Kerja Bersama ini akan diatur lebih lanjut antara Pengusaha dengan\nSerikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XIII : KETENTUAN TENTANG PENGHARGAAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 42 : Jasa Besar Dan Jasa Kecil\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Jasa Kecil :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Memberi contoh sebagai Pekerja teladan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Hasil kerja yang memuaskan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Betul betul rajin bekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Jasa Besar :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Menemukan substitusi spare part mesin dan secara kualitas tidak kalah\ndengan aslinya dan atau secara kreatif menyempurnakan alat – alat mesin.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Menemukan suatu sistem \u002F resep yang dapat menghemat biaya, tanpa\nmengurangi kualitas produksi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Menemukan suatu sistem yang dapat mempertinggi mutu hasil kerja \u002F mutu\nproduksi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Melaporkan peristiwa korupsi, pencurian, pengrusakan mesin – mesin atau\nalat – alat milik Perusahaan yang benar – benar dapat dibuktikan dengan\nfakta.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Mengemukakan saran – saran dan pendapat – pendapat dan berhasil\nmemperbaiki hubungan Pekerja dengan Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.a.Membuat jasa kecil atau jasa besar diberi hadiah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Membuat 3 kali jasa kecil dianggap satu kali jasa besar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Membuat 3 kali jasa besar mendapat kenaikan golongan \u002F upah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Pekerja yang aktif menyelamatkan harta Perusahaan dan jiwa manusia pada\nsaat terjadi bahaya mendapatkan hadiah atau penghargaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja yang melakukan pelanggaran sedang atau ringan yang mendapat Surat\nPeringatan dapat dihapus dengan jasa – jasanya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 43 : Penyelesaian Keluh Kesah Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Bila Pekerja ada keluh kesah\u002Fkurang puas tentang keadaan tertentu, maka\ndiselesaikan secara musyawarah dengan tertib dan disampaikan\u002Fdibicarakan\nmelalui atasan langsungnya baik lisan atau pun tertulis. Atasan langsungnya\nmenanggapi keluhan tersebut paling lama 7 hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bila belum dapat diselesaikan atasan langsungnya diteruskan kepada atasan\nyang lebih tinggi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Bila tidak dapat diselesaikan oleh atasan yang lebih tinggi, maka\ndilanjutkan melalui SPN untuk dimusyawarahkan dengan Pengusaha (Perundingan\nBipartit).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Bila ternyata tidak dapat diselesaikan secara intern, baru minta bantuan\nKantor Dinas Tenaga Kerja setempat untuk diselesaikan lebih lanjut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Semua keluh kesah atau perbedaan pendapat antara Pekerja dengan Pengusaha\ndiselesaikan dengan musyawarah untuk mufakat, Pekerja tidak dibenarkan\nmelakukan pemogokkan (Striking), Pengusaha tidak dibenarkan melakukan penutupan\nPerusahaan (Lock Out).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 44 : Pemutusan Hubungan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pemutusan Hubungan Kerja dapat terjadi karena :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Keinginan Pengusaha dengan alasan mendesak :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja melakukan pelanggaran berat diputuskan hubungan kerja tanpa uang\npesangon, uang jasa dan penggantian hak lainnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pekerja melakukan pelanggaran sedang dan sudah diperingatkan secara\ntertulis masih melakukan pelanggaran, akan ditingkatkan menjadi pelanggaran\nberat dan akan diputuskan hubungan kerja seperti ayat 1a.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Pekerja melakukan pelanggaran ringan dan sudah diperingatkan lebih dari 3\nkali tetapi tetap tidak menghiraukan akan ditingkatkan menjadi pelanggaran\nberat dan akan diputuskan hubungan kerja eperti ayat 1a.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay\">\u003Cp>d.Pemutusan Hubungan Kerja (a, b, c) di atas melalui prosedur Peraturan\nPerundang – undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Keinginan Pekerja :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja level 7 – 8 mengundurkan diri harus mengajukan permohonan\ntertulis kepada Pengusaha sekurang – kurangnya 10 hari sebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pekerja level 5 – 6 mengundurkan diri harus mengajukan permohonan\ntertulis kepada Pengusaha sekurang – kurangnya 20 hari sebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Pekerja level 4 dan ke atas mengundurkan diri harus mengajukan permohonan\ntertulis kepada Pengusaha sekurang – kurangnya 30 hari sebelumnya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Pekerja yang mengundurkan diri dan memenuhi persyaratan seperti tersebut\nayat 2 a, b ,c di atas akan mendapat uang pisah dan penggantian hak sesuai\nLampiran I.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Tidak lulus dalam masa percobaan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pekerja yang tidak lulus dalam masa percobaan, diputuskan hubungan kerja\ntanpa syarat dan tidak mendapat apapun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Usia Lanjut (Usia Pensiun) :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja yang berusia 55 tahun (usia pensiun) diputuskan hubungan kerja\noleh perusahaan diberikan uang pesangon sesuai Peraturan Perundang – undangan\nyang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pekerja yang berusia 55 tahun tetapi masih diperlukan dan kesehatannya\nmemungkinkan, masa kerja diperpanjang berdasarkan perjanjian kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja Meninggal Dunia :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Karena kecelakaan kerja dalam hubungan kerja :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Mendapat uang pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak sesuai\nketentuan perundang – undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Mendapat tunjangan kematian, JHT, tambahan santunan dan biaya kubur bagi\npeserta BPJS Ketenagakerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Uang bantuan angkutan dan penguburan sebesar 3 bulan upah pokok dari\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Karena sakit atau sebab lain berlaku ketentuan Pasal 30.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Karena melakukan kejahatan hanya mendapat uang Jaminan Kematian dan JHT\ndari BPJS Ketenagakerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pekerja dihukum karena melakukan tindak pidana baik di dalam maupun di\nluar Perusahaan dibeirkan haknya sesuai ketentuan perundang – undangan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Penutupan usaha, pengurangan Pekerja serta keadaan darurat dilaksanakan\nsesuai Peraturan Pemerintah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XIV : PERATURAN PERALIHAN \u002F ATURAN TAMBAHAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 45 : Perubahan Status \u002F Kepemilikan Perusahaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila dalam masa berlakunya PKB V ini terjadi pengalihan manajemen \u002F\npengalihan saham \u002F penggabungan perusahaan \u002F pemisahan perusahaan, baik\nsebagian atau keseluruhan maka PKB V ini masih terus berlaku sampai dengan\ntanggal berakhir masa berlaku seperti yang ditetapkan pada pasal 47.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Apabila akibat pengalihan manajemen \u002F pengalihan saham baik sebagian\nmaupun keseluruhan \u002F penggabungan perusahaan \u002F pemisahan perusahaan sehingga\nmenyangkut ketenagakerjaan, maka ditempuh sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja terus \u002F bersedia melanjutkan hubungan kerja pada perusahaan, maka\nmasa kerja dan syarat – syarat kerja yang biasa berlaku tetap berjalan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Apabila salah satu pihak tidak menghendaki melanjutkan hubungan kerja,\nmaka diperlakukan menurut Peraturan Perundang – undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 46 : Aturan Tambahan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila dalam masa berlakunya Perjanjian Kerja Bersama terjadi hal – hal\nyang belum tercantum dalam PKB ini maka untuk selanjutnya akan diatur sebagai\nberikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Untuk hal – hal yang merupakan kebiasaan, maka Pengusaha akan\nmenjalankan sebagaimana biasanya, kecuali disepakati untuk ditiadakan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Untuk hal – hal yang belum ada akan dirundingkan antara Pengusaha dengan\nSerikat Pekerja secara musyawarah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Pengusaha dan Serikat Pekerja bersedia membentuk Lembaga Kerjasama\nBipartit sebagai Sarana Forum komunikasi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Biaya penyebaran \u002F pembagian PKB ini ditanggung oleh Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XV : MASA BERLAKU, PERUBAHAN DAN PERPANJANGAN PERJANJIAN KERJA\nBERSAMA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 47 : Masa Berlaku PKB\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start\">\u003Cp>Perjanjian Kerja Bersama ini berlaku sejak ditandatangani antara Pengusaha\nPT. LPA dan PSP SPN PT. LPA tanggal 18 Juli 2018 sampai dengan tanggal 17 Juli\n2020.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 48 : Perubahan Dan Perpanjangan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila salah satu pihak mengadakan perubahan atau perpanjangan PKB ini,\nmaka harus mendapat persetujuan dari pihak lainnya dan selanjutnya\ndiberitahukan ke Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Segala sesuatu yang berhubungan dengan perubahan dan perpanjangan PKB ini\ndisesuaikan dengan Peraturan Perundang – Undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Apabila selama berlakunya PKB ini terdapat perbedaan penafsiran, maka akan\ndiselesaikan secara musyawarah untuk mufakat dan apabila tidak tercapai\nkesepakatan maka akan diselesaikan sesuai Peraturan Perundang – Undangan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PIHAK – PIHAK YANG MENGADAKAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbamemother\">\u003Cp>Pihak Serikat Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Kuswanto\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Untung Sugianto\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbasignsinglesignatory\">\u003Cp>Pihak Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Saubi Sayoeti\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Binanga Sinanga\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\n",{"cbadate_start":46,"cbadate_end":50,"cbadate_start_date":52,"cbadate_end_date":54,"cbasignsinglesignatory":56,"cbamemother":60,"trainingprogrammes":64,"pensionfund":68,"disabilityfund":72,"contracttrial":74,"contracttrialperiod":78,"contractseverancepay":80,"contractseverancepay1":84,"sicknesspay":86,"maxsicknesspay":90,"maxsicknesspayperc":92,"sicknessmaxdays":94,"sicknessmaxdaysnr":98,"menstruationleave":100,"disabilitypay":104,"healthcareaccessrelatives":106,"healthinsurance":110,"healthcareaccess":112,"healthinsurancerelatives":114,"healthandsafetypolicy":116,"protectiveclothing":120,"code_application":124,"funeralpay":126,"funeralpaytype":130,"funeralpayamount":134,"paidmaternityleave":136,"paidmaternityleaveduration":140,"paidmaternityleavepay":142,"paidmaternityleavepayperc":144,"maternityotherclause":146,"paidpaternityleave":150,"paidpaternityleaveduration":154,"paidpaternityleavepay":158,"deathrelatives":160,"deathrelativesleave":163,"sexualhar":167,"violence":171,"hourspday_select":175,"hourspday":179,"hourspweek_select":181,"hourspweek":183,"dayspweek_select":185,"dayspweek":187,"PAIDLEAV_trigger":189,"holidaysdays":193,"holidaysweeks":195,"bankholidays1":197,"SCHEDULE_trigger":201,"schedulesrestpw":205,"TRADEUNLEAV_trigger":207,"LOWWAGE_trigger":211,"LOWWAGE_government":215,"LOWWAGE_provision":217,"lowwageperiod":219,"lowwagetxt":221,"STRUCINCR_trigger":223,"wageincreasefirmperformance":227,"ONCERISE_trigger":231,"incidentalbonustype2":235,"incidentalbonusperc1":239,"incidentalbonusdate":243,"shiftallowancetype1":245,"OVERTIME_trigger":249,"overtimeallowancetype_general":253,"overtimeallowanceperc1_general":257,"overtimeallowancetype":261,"overtimeallowanceperc1":263,"SUNDAY_trigger":265,"sundayallowancetype":269,"sundayallowanceperc1":273,"NOCTPREM_trigger":275,"shiftallowancetype":279,"shiftallowanceamount1":283,"mealvouchers":285,"coverunion_trigger":289},{"bindId":47,"name":48,"text":49},"cbadate_start","Perjanjian Kerja Bersama ini berlaku sej","Perjanjian Kerja Bersama ini berlaku sejak ditandatangani antara Pengusaha\nPT. LPA dan PSP SPN PT. LPA tanggal 18 Juli 2018 sampai dengan tanggal 17 Juli\n2020.",{"bindId":51,"name":48,"text":49},"cbadate_end",{"bindId":53,"name":48,"text":49},"cbadate_start_date",{"bindId":55,"name":48,"text":49},"cbadate_end_date",{"bindId":57,"name":58,"text":59},"cbasignsinglesignatory","Pihak Perusahaan 1. Saubi Sayoeti 2. Bin","Pihak Perusahaan\n\n\n\n1. Saubi Sayoeti\n\n2. Binanga Sinanga",{"bindId":61,"name":62,"text":63},"cbamemother","Pihak Serikat Pekerja 1. Kuswanto 2. Unt","Pihak Serikat Pekerja\n\n\n\n1. Kuswanto\n\n2. Untung Sugianto",{"bindId":65,"name":66,"text":67},"trainingprogrammes","1.Pengusaha memberikan pendidikan dan la","1.Pengusaha memberikan pendidikan dan latihan kepada Pekerja di dalam dan di\nluar Perusahaan sesuai kebutuhan.",{"bindId":69,"name":70,"text":71},"pensionfund","1.Pengusaha mengikut sertakan Pekerja se","1.Pengusaha mengikut sertakan Pekerja sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan\nsesuai dengan Undang – Undang yang berlaku.",{"bindId":73,"name":70,"text":71},"disabilityfund",{"bindId":75,"name":76,"text":77},"contracttrial","3.a.Pekerja yang memenuhi syarat diterim","3.a.Pekerja yang memenuhi syarat diterima dengan masa percobaan 3\n(tiga)bulan kecuali diatur lain.",{"bindId":79,"name":76,"text":77},"contracttrialperiod",{"bindId":81,"name":82,"text":83},"contractseverancepay","d.Pemutusan Hubungan Kerja (a, b, c) di ","d.Pemutusan Hubungan Kerja (a, b, c) di atas melalui prosedur Peraturan\nPerundang – undangan yang berlaku.",{"bindId":85,"name":82,"text":83},"contractseverancepay1",{"bindId":87,"name":88,"text":89},"sicknesspay","2.Pekerja yang sakit dalam jangka waktu ","2.Pekerja yang sakit dalam jangka waktu lama yang dapat dibuktikan dengan\nSurat Keterangan Dokter yang disahkan oleh Pimpinan Perusahaan, maka upahnya\ndibayar sebagai berikut :\n\na.Untuk 4 bulan pertama dibayar 100%\n\nb.Untuk 4 bulan kedua dibayar 75%\n\nc.Untuk 4 bulan ketiga dibayar 50%",{"bindId":91,"name":88,"text":89},"maxsicknesspay",{"bindId":93,"name":88,"text":89},"maxsicknesspayperc",{"bindId":95,"name":96,"text":97},"sicknessmaxdays","Setelah melampaui 1 (satu) tahun ternyat","Setelah melampaui 1 (satu) tahun ternyata Pekerja yang bersangkutan belum\nmampu bekerja kembali, maka Pengusaha dapat memutuskan hubungan kerjanya dengan\nmendapat pesangon sesuai UU No. 13 Tahun 2003.",{"bindId":99,"name":96,"text":97},"sicknessmaxdaysnr",{"bindId":101,"name":102,"text":103},"menstruationleave","Pekerja wanita diizinkan menggunakan hak","Pekerja wanita diizinkan menggunakan haknya tidak bekerja pada hari pertama\ndan kedua waktu haid, dengan memberi laporan kepada atasannya setelah melalui\npemeriksaan Poliklinik yang dirujuk\u002F Suster Perusahaan dengan mendapat upah\npokok dan tunjangan tetap lainnya.",{"bindId":105,"name":70,"text":71},"disabilitypay",{"bindId":107,"name":108,"text":109},"healthcareaccessrelatives","Pekerja dan keluarganya mendapatkan fasi","Pekerja dan keluarganya mendapatkan fasilitas kesehatan sesuai dengan aturan\nBPJS Kesehatan atau dengan undang – undang yang berlaku.",{"bindId":111,"name":108,"text":109},"healthinsurance",{"bindId":113,"name":108,"text":109},"healthcareaccess",{"bindId":115,"name":108,"text":109},"healthinsurancerelatives",{"bindId":117,"name":118,"text":119},"healthandsafetypolicy","1.Pekerja wajib menjaga keselamatan kerj","1.Pekerja wajib menjaga keselamatan kerja dirinya dan Pekerja lain serta\nwajib memakai alat – alat keselamatan kerja yang telah disediakan oleh\nPerusahaan sesuai Undang – Undang No. 1 Tahun 1970.",{"bindId":121,"name":122,"text":123},"protectiveclothing","1.Kewajiban Pengusaha : a.Menyediakan pe","1.Kewajiban Pengusaha :\n\na.Menyediakan perlengkapan kerja untuk menjaga keselamatan dan kesehatan\nkerja.\n\nb.Perlengkapan kerja hanya disediakan bagi Pekerja yang membutuhkan sesuai\ndengan sifat dan jenis pekerjaannya.",{"bindId":125,"name":118,"text":119},"code_application",{"bindId":127,"name":128,"text":129},"funeralpay","3.a.Pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan","3.a.Pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan mendapat uang Jaminan Kematiandan\nTunjangan Hari Tua\n\nb. Pekerja yang tidak menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,\nPengusahamemberikan uang duka sesuai dengan uang jaminan kematian.",{"bindId":131,"name":132,"text":133},"funeralpaytype","1.Bila keluarga Pekerja meninggal dunia,","1.Bila keluarga Pekerja meninggal dunia, Perusahaan memberikan sumbangan\nuntuk suami\u002Fistri\u002Fanak meninggal Rp. 400.000,- dan orang tua meninggal Rp.\n350.000,-",{"bindId":135,"name":132,"text":133},"funeralpayamount",{"bindId":137,"name":138,"text":139},"paidmaternityleave","1.Pekerja wanita yang akan melahirkan be","1.Pekerja wanita yang akan melahirkan berhak cuti hamil 1½ bulan sebelum\ndan 1½ setelah melahirkan atau gugur kandungan dengan mendapat upah pokok\nditambah tunjangan tetap lainnya.",{"bindId":141,"name":138,"text":139},"paidmaternityleaveduration",{"bindId":143,"name":138,"text":139},"paidmaternityleavepay",{"bindId":145,"name":138,"text":139},"paidmaternityleavepayperc",{"bindId":147,"name":148,"text":149},"maternityotherclause","3.Pekerja wanita yang gugur kandungan ha","3.Pekerja wanita yang gugur kandungan harus memberi laporan kepada atasannya\nselambat – lambatnya 7 hari disertai Surat Keterangan Dokter atau Bidan yang\nmerawatnya.",{"bindId":151,"name":152,"text":153},"paidpaternityleave","1.Izin dengan mendapat upah : a.Pernikah","1.Izin dengan mendapat upah :\n\na.Pernikahan Pekerja yang sah3 hari\n\nb.Pernikahan anak Pekerja2 hari\n\nc.Istri Pekerja melahirkan\u002Fgugur kandungan2 hari",{"bindId":155,"name":156,"text":157},"paidpaternityleaveduration","c.Istri Pekerja melahirkan\u002Fgugur kandung","c.Istri Pekerja melahirkan\u002Fgugur kandungan2 hari",{"bindId":159,"name":152,"text":153},"paidpaternityleavepay",{"bindId":161,"name":152,"text":162},"deathrelatives","1.Izin dengan mendapat upah :\n\na.Pernikahan Pekerja yang sah3 hari\n\nb.Pernikahan anak Pekerja2 hari\n\nc.Istri Pekerja melahirkan\u002Fgugur kandungan2 hari\n\nd.Khitanan\u002FPembaptisan anak Pekerja2 hari\n\ne.Orang tua kandung\u002FIstri\u002FSuami\u002FAnak3 hari\n\nPekerja meninggal dunia\n\nf.Mertua kandung\u002FMenantu Pekerja2 hari\n\nmeninggal dunia\n\ng.Anggota keluarga dalam 1 rumah1 hari\n\nmeninggal dunia",{"bindId":164,"name":165,"text":166},"deathrelativesleave","e.Orang tua kandung\u002FIstri\u002FSuami\u002FAnak3 ha","e.Orang tua kandung\u002FIstri\u002FSuami\u002FAnak3 hari\n\nPekerja meninggal dunia",{"bindId":168,"name":169,"text":170},"sexualhar","c.Melakukan pelecehan seksual, memikat a","c.Melakukan pelecehan seksual, memikat atau melakukan \u002F berbuat sesuatu yang\nmelanggar hukum atau kesusilaan terhadap Pengusaha\u002F atasan, sesama Pekerja atau\nkeluarganya.",{"bindId":172,"name":173,"text":174},"violence","b.Melakukan penganiayaan terhadap Pengus","b.Melakukan penganiayaan terhadap Pengusaha, atasan, sesama Pekerja atau\nkeluarganya.",{"bindId":176,"name":177,"text":178},"hourspday_select","1.Hari kerja dalam satu minggu adalah 6 ","1.Hari kerja dalam satu minggu adalah 6 hari kerja dengan 7 (tujuh) jam\nkerja sehari dan atau 40 jam perminggu dan istirahat mingguan diatur secara\nbergilir, apabila ada perubahan hari kerja akan disampaikan kepada karyawan.",{"bindId":180,"name":177,"text":178},"hourspday",{"bindId":182,"name":177,"text":178},"hourspweek_select",{"bindId":184,"name":177,"text":178},"hourspweek",{"bindId":186,"name":177,"text":178},"dayspweek_select",{"bindId":188,"name":177,"text":178},"dayspweek",{"bindId":190,"name":191,"text":192},"PAIDLEAV_trigger","1.Pekerja berhak atas cuti tahunan tiap-","1.Pekerja berhak atas cuti tahunan tiap-tiap setelah Pekerja mempunyai masa\nkerja 12 bulan berturut – turut sebanyak 12 hari kerja dengan mendapat\nupah.",{"bindId":194,"name":191,"text":192},"holidaysdays",{"bindId":196,"name":191,"text":192},"holidaysweeks",{"bindId":198,"name":199,"text":200},"bankholidays1","2.Pada hari libur resmi, Pekerja tetap m","2.Pada hari libur resmi, Pekerja tetap mendapat upah walaupun jatuh pada\nistirahat mingguannya dan Pekerja yang masuk bekerja dihitung bekerja\nlembur.",{"bindId":202,"name":203,"text":204},"SCHEDULE_trigger","1.Setelah pekerja bekerja 6 hari berturu","1.Setelah pekerja bekerja 6 hari berturut – turut, pekerja diberikan\nistirahat mingguan 1 (satu) hari.",{"bindId":206,"name":203,"text":204},"schedulesrestpw",{"bindId":208,"name":209,"text":210},"TRADEUNLEAV_trigger","b.Pengusaha memberikan izin kepada pengu","b.Pengusaha memberikan izin kepada pengurus serikat pekerja\nuntukmeninggalkan pekerjaan dalam rangka tugas organisasi serikat pekerjaatau\nmemenuhi panggilan pemerintah guna kepentingan organisasi ataukepentingan\npemerintah dengan tetap mendapat upah.",{"bindId":212,"name":213,"text":214},"LOWWAGE_trigger","5.Besarnya upah minimum berpedoman pada ","5.Besarnya upah minimum berpedoman pada keputusan pemerintah dalam hal ini\nSurat Keputusan Gubernur.",{"bindId":216,"name":213,"text":214},"LOWWAGE_government",{"bindId":218,"name":213,"text":214},"LOWWAGE_provision",{"bindId":220,"name":213,"text":214},"lowwageperiod",{"bindId":222,"name":213,"text":214},"lowwagetxt",{"bindId":224,"name":225,"text":226},"STRUCINCR_trigger","1.Apabila ada Surat Keputusan tentang ke","1.Apabila ada Surat Keputusan tentang kenaikan Upah Minimum, maka Perusahaan\nakan mengadakan penyesuaian upah Pekerja yang bersangkutan dengan melihat\nkemampuan perusahaan yang mengacu kepada undang- undang yang berlaku.\n\n2.Apabila tidak ada Surat Keputusan tentang kenaikan Upah Minimum, Pengusaha\nakan meninjau upah Pekerja dan memberikan kenaikan setiap tahun 1 (satu) kali\nyang didasarkan pada :\n\na.Kemampuan Perusahaan.\n\nb.Penilaian karya (keahlian, prestasi kerja, kondite, jabatan, masa kerja\ndan lain-lain).\n\n3.Keputusan kenaikan upah akan diberitahu kan kepada pengurus Serikat\nPekerja sebelum keputusan tersebut berlaku.",{"bindId":228,"name":229,"text":230},"wageincreasefirmperformance","2.Apabila tidak ada Surat Keputusan tent","2.Apabila tidak ada Surat Keputusan tentang kenaikan Upah Minimum, Pengusaha\nakan meninjau upah Pekerja dan memberikan kenaikan setiap tahun 1 (satu) kali\nyang didasarkan pada :\n\na.Kemampuan Perusahaan.\n\nb.Penilaian karya (keahlian, prestasi kerja, kondite, jabatan, masa kerja\ndan lain-lain).",{"bindId":232,"name":233,"text":234},"ONCERISE_trigger","1.Pengusaha memberikan Tunjangan Hari Ra","1.Pengusaha memberikan Tunjangan Hari Raya Keagamaan kepada Pekerja selambat\n– lambatnya 7 hari sebelumnya.",{"bindId":236,"name":237,"text":238},"incidentalbonustype2","2.Besarnya THT adalah sebagai berikut : ","2.Besarnya THT adalah sebagai berikut :\n\na.Masa kerja 1 tahun ke atas diberikan 1 bulan upah.\n\nb.Masa kerja kurang dari 1 tahun tetapi telah lebih dari 1 (satu) bulan\nmendapat THR sebesar masa kerja (dihitung bulan) dibagi 12 dikalikan 1 bulan\nupah yang mengacu kepada peraturan perundang – undangan yang berlaku.",{"bindId":240,"name":241,"text":242},"incidentalbonusperc1","a.Masa kerja 1 tahun ke atas diberikan 1","a.Masa kerja 1 tahun ke atas diberikan 1 bulan upah.",{"bindId":244,"name":233,"text":234},"incidentalbonusdate",{"bindId":246,"name":247,"text":248},"shiftallowancetype1","d.Premi Shift adalah Tunjangan Tidak Tet","d.Premi Shift adalah Tunjangan Tidak Tetap yang diberikan kepada karyawan\nyang bekerja pada Shift Sore atau Malam dan diatur oleh Perusahaan.",{"bindId":250,"name":251,"text":252},"OVERTIME_trigger","4.Upah lembur dihitung sesuai dengan Per","4.Upah lembur dihitung sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang berlaku :\n\na.Pada hari kerja biasa :\n\nUntuk satu jam lembur pertama dibayar 1 ½ kali upah biasa sejam, untuk\nsetiap jam kerja lembur selebihnya dibayar 2 kali upah biasa sejam.",{"bindId":254,"name":255,"text":256},"overtimeallowancetype_general","a.Pada hari kerja biasa : Untuk satu jam","a.Pada hari kerja biasa :\n\nUntuk satu jam lembur pertama dibayar 1 ½ kali upah biasa sejam, untuk\nsetiap jam kerja lembur selebihnya dibayar 2 kali upah biasa sejam.",{"bindId":258,"name":259,"text":260},"overtimeallowanceperc1_general","Untuk satu jam lembur pertama dibayar 1 ","Untuk satu jam lembur pertama dibayar 1 ½ kali upah biasa sejam, untuk\nsetiap jam kerja lembur selebihnya dibayar 2 kali upah biasa sejam.",{"bindId":262,"name":259,"text":260},"overtimeallowancetype",{"bindId":264,"name":259,"text":260},"overtimeallowanceperc1",{"bindId":266,"name":267,"text":268},"SUNDAY_trigger","b.Untuk hari istirahat mingguan dan hari","b.Untuk hari istirahat mingguan dan hari libur resmi :\n\nUntuk setiap jam dalam batas 7 jam atau 5 jam bila hari libur tersebut jatuh\npada hari kerja terpendek pada salah satu hari dalam 6 hari seminggu dibayar 2\nkali upah sejam.",{"bindId":270,"name":271,"text":272},"sundayallowancetype","Untuk setiap jam dalam batas 7 jam atau ","Untuk setiap jam dalam batas 7 jam atau 5 jam bila hari libur tersebut jatuh\npada hari kerja terpendek pada salah satu hari dalam 6 hari seminggu dibayar 2\nkali upah sejam.",{"bindId":274,"name":271,"text":272},"sundayallowanceperc1",{"bindId":276,"name":277,"text":278},"NOCTPREM_trigger","II.Perusahaan memberikan Premi Shift seb","II.Perusahaan memberikan Premi Shift sebagai berikut :\n\na.Untuk Pekerja level 7 dan level 8 yang masuk kerja :\n\n-Shift Sore sebesar Rp. 1.000,- per hari.\n\n-Shift Malam sebesar Rp. 2.000,- per hari.\n\nb.Untuk Pekerja Level 6, 5, dan 4 :\n\nPekerja Level 6, 5, dan 4 yang masuk kerja shift sore atau shift malam\ndiberikan premi yang besarnya ditentukan oleh Pengusaha.\n\nc.Premi tersebut diberikan kepada :\n\n-Pekerja yang sedikitnya telah bekerja 5 jam sehari dalam shift tersebut.\n\n-Pekerja yang bekerja atas panggilan sedikitnya telah bekerja 1 jam\nkerja.",{"bindId":280,"name":281,"text":282},"shiftallowancetype","a.Untuk Pekerja level 7 dan level 8 yang","a.Untuk Pekerja level 7 dan level 8 yang masuk kerja :\n\n-Shift Sore sebesar Rp. 1.000,- per hari.\n\n-Shift Malam sebesar Rp. 2.000,- per hari.",{"bindId":284,"name":281,"text":282},"shiftallowanceamount1",{"bindId":286,"name":287,"text":288},"mealvouchers","2.Pengusaha memberi fasilitas makan kepa","2.Pengusaha memberi fasilitas makan kepada Pekerja yang masuk kerja 1 (satu)\nkali per hari sesuai kemampuan Perusahaan.",{"bindId":290,"name":291,"text":292},"coverunion_trigger","3.PKB ini berlaku bagi seluruh Pekerja P","3.PKB ini berlaku bagi seluruh Pekerja PT. Lucky Print Abadi.","\u003Chtml>\n\n    \u003Cdiv class=\"cobra-report\">\n\n        \u003Ch2>IDN PT. Lucky Print Abadi Textile Factory - 2018\u003C\u002Fh2>\n\n        \u003Cdiv class=\"section general\">\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-start_date\">Tanggal dimulainya perjanjian: &rarr;&nbsp;2018-07-18\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-end_date\">Tanggal berakhirnya perjanjian: &rarr;&nbsp;2020-07-17\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \u003C!-- TODO: previous CBA logic -->\n            \u003C!-- TODO: status logic -->\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaratified\">Diratifikasi oleh: &rarr;&nbsp;Other\u003C\u002Fdiv>\n                \u003Cdiv id=\"display-cbaactorratified\">\n                    Diratifikasi pada: &rarr;&nbsp;Belum diratifikasi\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \n\n            \u003C!-- TODO: transnational_label, includingcountries_label, national_framework_label -->\n\n            \u003Cdiv id=\"display-SECTOR1\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Industri\u002Fpabrik pengolahan\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-NACE2004\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Pabrik Manufaktur Textil\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-FIRMPRI\">\n                Sektor publik\u002Fswasta: &rarr;&nbsp;In the private sector\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv>Disimpulkan oleh:\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1\">\n\n                \n                    \n                    \u003Cdiv>\n                        Nama perusahaan: &rarr;&nbsp;\n                        Lucky Print Abadi Textile Factory\n                    \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1\">\n                Nama serikat pekerja: &rarr;&nbsp;\n\n                \n                    \n                    \u003Cspan>\n                        \n                    \u003C\u002Fspan>\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-casignemployees\">\n                Nama penandatangan dari pihak pekerja &rarr;&nbsp;Kuswanto, Untung Sugianto\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section social-security-pensions\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SOCSEC_trigger\">JAMINAN SOSIAL DAN PENSIUN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-pensionfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pensiun bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Not specified\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilityfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan cacat bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-unemploymentfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan pengangguran bagi pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section training\">\n            \u003Ch3 id=\"display-TRAINING_trigger\">PELATIHAN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingprogrammes\">Program pelatihan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprenticeships\">Magang: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pelatihan bagi pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section sickness-disability\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KONDISI SAKIT DAN DISABILITAS\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-maxsicknesspayperc\">\n                Maximum cuti sakit berbayar (untuk 6 bulan): &rarr;&nbsp;92&nbsp;%\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-sicknessmaxdaysnr\">\n                Maximum hari untuk cuti sakit berbayar: &rarr;&nbsp;365 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-longtermillness\">Ketentuan mengenai kembali bekerja setelah menderita penyakit jangka panjang, seperti penyakit kanker: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-menstruationleave\">Cuti haid berbayar: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilitypay\">Pembayaran gaji apabila tidak mampu bekerja dikarenakan kecelakaan kerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n\n        \u003Cdiv class=\"section health-medical-assistence\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA BANTUAN MEDIS\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccess\">Bantuan medis disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccessrelatives\">Bantuan medis bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurance\">Kontribusi pengusaha untuk asuransi kesehatan disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurancerelatives\">Asuransi kesehatan bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetypolicy\">Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetytraining\">Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-protectiveclothing\">Pakaian\u002Falat pelindung diri disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-hivpolicy\">Pemeriksaan kesehatan secara berkala disediakan oleh pengusaha: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-monitoring\">Pengawasan permintaan musculoskeletal di tempat kerja, resiko professional dan\u002Fatau hubungan antara pekerjaan dan kesehatan: &rarr;&nbsp;The relationship between work and health\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-funeralpay\">Bantuan duka\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-funeralpayamount\">\n                Minimum kontribusi pengusaha untuk penguburan\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;350000.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section work-family-arrangements\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKFAM_trigger\">PENGATURAN ANTARA KERJA DAN KELUARGA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleaveduration\">\n                Cuti hamil berbayar: &rarr;&nbsp;13 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleavepayperc\">\n                Cuti hamil berbayar terbatas untuk: 100 % dari gaji pokok\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-jobsecuritymothers\">Jaminan tetap dapat bekerja setelah cuti hamil: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-maternitydiscrimination\">Larangan diskriminasi terkait kehamilan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-breastfeeding_dangerouswork\">Larangan mewajibkan pekerja yang sedang hamil atau menyusui untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-riskassessment\">Penilaian resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja yang sedang hamil atau menyusui di tempat kerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-alternatives\">Ketersediaan alternatif bagi pekerja hamil atau menyusui untuk tidak melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-timeoff\">Cuti untuk melakukan pemeriksaan pranatal: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningnonstandard\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempekerjakan pekerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningpromotion\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempromosikan: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv> \n            \u003Cdiv id=\"display-nursingmothers\">Fasilitas untuk pekerja yang menyusui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcareprovision\">Pengusaha menyediakan fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcaresubsidy\">Pengusaha mensubsidi fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \u003Cdiv id=\"display-educationtuition\">Tunjangan\u002Fbantuan pendidikan bagi anak pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidpaternityleaveduration\">\n                Cuti ayah berbayar: &rarr;&nbsp;2 hari\n         \u003C\u002Fdiv>\n                        \u003Cdiv id=\"display-deathrelativesleave\">\n                Durasi cuti yang diberikan ketika ada anggota keluarga yang meninggal: &rarr;&nbsp;3 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n        \u003Cdiv class=\"section gender-equality-issues\">\n            \u003Ch3 id=\"display-GENEQ_trigger\">ISU KESETARAAN GENDER\u003C\u002Fh3>\n         \u003Cdiv id=\"display-eqpay\">Upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n         \n         \u003Cdiv id=\"display-discrimination\">Klausal mengenai diskriminasi di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-eqpromotion\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat promosi: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv> \n        \u003Cdiv id=\"display-eqtraining\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat pelatihan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>     \n        \u003Cdiv id=\"display-eqofficer\">Kesetaraan gender dalam kepengurusan serikat pekerja di tempat kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-sexualhar\">Klausal mengenai pelecehan seksual di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violence\">Klausal mengenai kekerasan di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violenceleave\">Cuti khusus bagi pekerja yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-support_disabilities\">Dukungan bagi pekerja perempuan dengan disabilitas: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-equalitymonitoring\">Pengawasan kesetaraan gender: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n             \n         \u003C\u002Fdiv>\n         \n\n        \u003Cdiv class=\"section employment-contracts\">\n            \u003Ch3 id=\"display-EMPCONTR_trigger\">PERJANJIAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-contracttrialperiod\">\n                Durasi masa percobaan: &rarr;&nbsp;91 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-part_time_excluded\">Pekerja paruh waktu tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-tempagency\">Ketentuan mengenai pekerja sementara: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprentices_excluded\">Pekerja magang tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-minijobs_excluded\">Pekerja mahasiswa tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section working-hours\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKHOURS_trigger\">JAM KERJA, JADWAL DAN LIBUR\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspday\">\n                Jam kerja per hari: &rarr;&nbsp;7.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspweek\">\n                Jam kerja per minggu: &rarr;&nbsp;40.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-dayspweek\">\n                Hari kerja per minggu: &rarr;&nbsp;6.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysdays\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;12.0 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysweeks\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;2.0 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-schedulesrestpw\"> Periode istrirahat setidaknya satu hari dalam seminggu disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-sundays_year\">\n                Jumlah maksimum hari minggu\u002Fhari libur nasional dalam setahun dimana pekerja harus\u002Fdapat bekerja: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n             \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-tradeunleavdays\">\n                Cuti berbayar untuk aktivitas serikat pekerja: &rarr;&nbsp; hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-FLEXWORK_trigger\"> Ketentuan mengenai pengaturan jadwal kerja yang fleksibel: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section wages\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WAGES_trigger\">PENGUPAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-PAYSCALES_trigger\">\n                Upah ditentukan oleh skala upah: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-LOWWAGE_government\"> \n            Ketentuan bahwa upah minimum yang ditentukan oleh pemerintah harus dihormati: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-lowwageperiod\">\n                Upah terendah disetujui per: &rarr;&nbsp;Months\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-lowwageamount\">\n                Upah terendah: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-COSTLIV_trigger\">Penyesuaian untuk kenaikan biaya kebutuhan hidup: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-STRUCINCR_trigger\">Kenaikan upah\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-ONCERISE_trigger\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali:\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-incidentalbonusperc1\">\n                    Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali: &rarr;&nbsp;100&nbsp;%\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-extrapayfirmperformance\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali dikarenakan performa perusahaan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-NOCTPREM_trigger\">Tunjangan shift untuk kerja sore atau malam\u003C\u002Fh4>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-shiftallowanceamount1\">\n                    Tunjangan shift untuk kerja sore atau malam: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;21000.0 per bulan\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \u003Cdiv id=\"display-shiftallowancetype1\">Tunjangan shift hanya untuk yang kerja malam: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-OVERTIME_trigger\">Upah lembur hari kerja\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-overtimeallowanceperc1\">\n                    Upah lembur hari kerja: &rarr;&nbsp;200 % dari gaji pokok\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SUNDAY_trigger\">Upah lembur hari Minggu\u002Flibur\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-sundayallowanceperc1\">\n                    Upah lembur hari Minggu\u002Flibur: &rarr;&nbsp;100&nbsp;%\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Ch4>Kupon makan\u003C\u002Fh4>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-mealvouchers\">\n                Kupon makan disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-MEALALL_trigger\">Tunjangan makan disediakan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-legalassistance_trigger\">\n                Bantuan hukum gratis: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n    \u003C\u002Fdiv>\n\n\u003C\u002Fhtml>\n",[],[],"collective_agreement",[298],{"title":39,"slug":34},[300],{"type":301,"data":302},"call_to_action_body_block",{"title":303,"description":304,"variant":305,"link":306},"Bandingkan Perjanjian Kerja Bersama","Bandingkan pasal-pasal dan topik dalam Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dengan Perjanjian Kerja Bersama di semua sektor kerja di Indonesia maupun negara-negara lainnya.","dark",{"title":303,"url":307,"description":303,"rel":308,"type":309},"\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fbandingkan-perjanjian-kerja-bersama","follow","internal",[311],{"type":301,"data":312},{"title":303,"description":304,"variant":305,"link":313},{"title":303,"url":307,"description":303,"rel":308,"type":309},[]]