[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"page:id-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-lezax-nesia-jaya-dengan-psp-spn-pt-lezax-nesia-jaya-periode-2024-2026":3},{"id":4,"slug":5,"title":6,"short_title":7,"intro_text":8,"meta_description":9,"seo_title":9,"path":10,"content_type":11,"locale":12,"go_live_at":7,"first_published_at":13,"page_created_at":14,"published_at":13,"edit_url":15,"breadcrumbs":16,"seo":24,"data":32,"children":289,"content_type_view":290,"extra_breadcrumbs":291,"body":293,"body_blocks":304,"related_pages":308},3679,"perjanjian-kerja-bersama","Perjanjian Kerja Bersama",null,"\u003Cp>Beberapa pilihan Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dipublikasikan di sini. Anda dapat menemukan teks asli dari Perjanjian Kerja Bersama tersebut, membaca dan menelusuri per bab maupun pasal, menurut topik yang sedang Anda cari.\u003Cbr\u002F>\u003Cbr\u002F>Ketika Anda mengklik pada link Perjanjian Kerja Bersama, halaman akan terbuka: di kolom sebelah kiri pada halaman tersebut berisi teks asli, sedangkan di kolom sebelah kanan, Anda akan menemukan ringkasan dari ketentuan yang ada di Perjanjian Kerja Bersama tersebut.\u003Cbr\u002F>Serikat Buruh\u002FPekerja dan Asosiasi Pengusaha dari Indonesia memberikan kontribusi terhadap pengumpulan data Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fp>","","\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama","collective_agreements.collectiveagreementoverview","id_ID","2025-08-15T13:01:11.360625+00:00","2026-04-02T08:44:09.692847+00:00","\u002Fcms\u002Fpages\u002F3679\u002Fedit\u002F",[17,20,23],{"title":18,"slug":19},"Indonesia","id-id",{"title":21,"slug":22},"Bekerja di Indonesia","bekerja-di-indonesia",{"title":6,"slug":5},{"title":6,"description":9,"image":25,"canonical":26,"robots":27,"og_type":28,"twitter_card":29,"locale":19,"created_at":30,"last_modified_at":31},"https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fmedia\u002Fimages\u002FSocial_media_preview_image_-_2025.2e16d0ba.fill-1200x630.png","https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002F","index, follow","website","summary_large_image","2025-08-15T15:01:11.360625+02:00","2026-04-02T10:44:09.828831+02:00",{"cba":33,"clauses":44,"details":287,"translations":288},{"id":34,"uid":35,"url":36,"name":37,"locale":12,"override_title":9,"title":38,"browser_title":39,"browser_description":40,"text":41},"perjanjian-kerja-bersama-antara-pt-lezax-nesia-jaya-dengan-psp-spn-pt-lezax-nesia-jaya-periode-2024-2026","a6ee6a8e-8b9f-11ef-babf-f23c91080f70","https:\u002F\u002Fcobra.wageindicator.org\u002Fcountries\u002Findonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-lezax-nesia-jaya-dengan-psp-spn-pt-lezax-nesia-jaya-periode-2024-2026\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-lezax-nesia-jaya-dengan-psp-spn-pt-lezax-nesia-jaya-periode-2024-2026\u002F","Perjanjian Kerja Bersama Antara PT. Lezax Nesia Jaya dengan PSP SPN PT Lezax Nesia Jaya Periode 2024 - 2026","IDN PT. Lezak Nesia Jaya - 2024","Indonesia - IDN PT. Lezak Nesia Jaya - 2024","IDN PT. Lezak Nesia Jaya - 2024 - Industri\u002Fpabrik pengolahan",{"name":42,"data":43},"PT Lezak Nesia 2024-2026 SPN.html","\n\u003C!--?xml version=\"1.0\" encoding=\"UTF-8\"?-->\n\n\n  \u003Cmeta http-equiv=\"content-type\" content=\"text\u002Fhtml; charset=UTF-8\">\n  \u003Ctitle>New6\u003C\u002Ftitle>\n  \u003Cmeta name=\"generator\" content=\"Amaya, see http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002FAmaya\u002F\">\n\n\n\n\u003Ch1>PERJANJIAN KERJA BERSAMA ANTARA PT LEZAX NESIA JAYA DENGAN PSP SERIKAT\nPEKERJA NASIONAL PERIODE 2024-2026\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>MUKADIMAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Cp>Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan\ndan ketenangan kerja serta ketentraman pengusaha yang merupakan syarat utama\nterciptanya hubungan industrial yang sehat dan bertanggung jawab, serasi,\nseimbang dan selaras, dan dalam pelaksanaannya pengusaha dan pekerja menyadari\nsepenuhnya dalam mencapai tujuan perusahaan tersebut harus ada suatu\nkesepakatan, maka kesepakatan itu dituangkan di dalam Perjanjian Kerja Bersama\n(PKB).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Disadari pula bahwa tujuan bersama antara pengusaha dan pekerja yang\nmasing-masing. mempunyai kepentingan yang saling berkaitan, untuk terpenuhinya\nkepentingan tersebut kiranya perlu adanya sifat kegotongroyongan, toleransi,\ntenggang rasa, keterbukaan, bantu-membantu yang mencerminkan persatuan dan\nkesatuan. Untuk mengembangkan dan merealisasikan hubungan industrial pekerja\nwajib berpegang teguh pada Tri Dharma dimana pekerja bisa: \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Merasa ikut memiliki (rumangsa Handarbeni)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Merasa ikut memelihara dan mempertahankan (Melu Hangrungkebi)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Terus menerus mawas diri (Mulat Saliro Hangrosowani)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Tri Dharma di atas mengandung azas dan tanggung jawab bersama untuk kebaikan\ndan pengembangan perusahaan dan kesejahteraan pekerja baik jasmani dan rohani\ndi dalam perusahaan. Hal ini sejalan dengan pembangunan bangsa dan negara\nIndonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB I \u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 1 : Istilah-istilah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah PT. LEZAX NESIA JAYA yang berkedudukan di Sleman, Daerah Istimewa\nYogyakarta.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Pengusaha\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah orang yang menjalankan usaha yang memikul tanggung jawab dan menerima\nusahanya. Atau direksi \u002F pimpinan perusahaan yang mempunyai wewenang untuk\nbertindak atas nama PT. LEZAX NESIA JAYA.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pimpinan Kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah atasan langsung maupun tidak langsung yang mempunyai wewenang\nmemberikan perintah kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah orang yang bekerja di lingkup PT. LEZAX NESIA JAYA dan menerima upah\nberdasarkan hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Pekerja Operator\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah orang yang bekerja di lingkup PT. Lezax Nesia Jaya yang melakukan\nkegiatan produksi secara langsung dan menerima upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>berdasarkan hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b. Pekerja Staff\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah orang yang bekerja di lingkup PT. Lezax Nesia Jaya yang bekerja serta\nmewakili kepentingan perusahaan, meliputi Deputy Manager, Supervisor, Chief,\nStaff Produksi, Staff Kantor, Guarantee Check.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5. Suami\u002Fisteri\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah seorang suami\u002Fisteri yang terikat dengan perkawinan sah yang\nterdaftar di perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6. Keluarga Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah seorang suami\u002Fisteri dari pekerja dan atau anak-anak pekerja yang\nmenjadi tanggungan pekerja yang terdaftar di perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7. Ahli Waris\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah keluarga atau seseorang yang ditunjuk oleh pekerja yang bersangkutan\nyang telah didaftarkan pada perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8. Kecelakaan Kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah kecelakaan yang menimpa tenaga kerja yang berhubungan dengan kerja\nterhitung sejak berangkat kerja, selama bekerja, dan pulang kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9. Serikat Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah suatu organisasi pekerja PT. Lezax Nesia Jaya, yang berada di\nlingkungan PT. Lezax Nesia Jaya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10. Pengurus Serikat Pekerja Nasional (SPN)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Adalah pekerja PT. LEZAX NESIA JAYA yang dipilih dari hasil musyawarah\nanggota yang ditetapkan dan disahkan berdasarkan undang- undang yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11. Anggota Serikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ialah pekerja PT. Lezax Nesia Jaya yang mendaftarkan diri untuk menjadi\nanggota.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB II \u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 2 : Perjanjian-Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perjanjian kerja bersama diadakan antara:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. PT. LEZAX NESIA JAYA yang berkedudukan hukum di Yogyakarta, dengan alamat\nNoyokerten RT 04, RW 38, Sendangtirto, Berbah, Sleman, diwakili oleh :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Nama : Yow Seng Leng\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jabatan : Direktur\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Selanjutnya dalam Perjanjian Kerja Bersama ini disebut Pengusaha. \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. PSP SPN PT LEZAX NESIA JAYA dengan nomor pendafataran dari Dinas Tenaga\nKerja dan Transmigrasi No. 43\u002FVI\u002F2024 yang berkedudukan hukum di Yogyakarta,\ndengan alamat Noyokerten, RT 04, RW 038, Sendangtirto, Berbah, Sleman, diwakili\noleh:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Nama : Ita Nur Khasanah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jabatan : Ketua PSP-SPN \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Nama : Maisyaroch Nuraini\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jabatan : Wakil Ketua I SPN\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Nama : Kartiningsih\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jabatan : Wakil Ketuan II SPN\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Nama : Andriyas Agus Purwoko\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jabatan : Wakil Ketua III SPN\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Selanjutnya dalam Perjanjian Kerja Berasama ini disebut Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 3 : Tujuan Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Menciptakan kepastian, ketentraman, ketenangan kerja, kegiatan kerja dan\nmeningkatkan produktifitas pekerja danperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Membina pekerja agar memiliki disiplin dan loyalitas kerja yang tinggi,\nmoral, harga diri, ketrampilan, dan kemampuan serta bertanggung jawab.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Meningkatkan pola kemitraan, sama-sama membangun kemitraan,\nmeningkatkankualitas kerjayang mampu berpotensi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Memperjelas hak dan kewajiban perusahaan dan pekerjanya dengansaling\ntimbal balik.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Menetapkan dan menggariskan syarat kerja pada pekerjanya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Hubungan yang harmoni, menghindarkan pemaksaan kehendak atau pemogokan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Bersama-sama dalam melaksanakan Undang­ Undang Ketenagakerjaan dan\nmenyepakati solusi yang terbaik dalam mengambil suatu keputusan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 4 : Luas Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha dan Serikat Pekerja menyetujui bahwa Perjanjian Kerja Bersama\n(PKB) ini pada umumnya mengatur hal-hal yang tertera dalam kesepakatan\nperjanjian kerja bersama, di samping itu perusahaan dan pekerja tetap mempunyai\nhak­ hak lainnya yang taat pada Undang-Undang atau yang dilindungi oleh\nUndang-Undang, hukum kebiasaan\u002Fyuris prodensi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Di samping adanya perjanjian kerja bersama ini, ada perjanjian\u002Fperaturan\ntambahan yang memuat persoalan-persoalan khusus yang dapat diadakan berdasarkan\nmusyawarah mufakat antara\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>pengusaha dengan serikat pekerja, dengan ketentuan bahwa perjanjian tersebut\ntidak bertentangan dengan ketentuan yang telah ada dalam perjanjian kerja\nbersama ini dan Peraturan Undang-Undang yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Apabila ada hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian kerja bersama\nini akan dibicarakan secara musyawarah antara pengusaha dengan serikat\npekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB III \u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 5 : Hak dan Kewajiban\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Pengusaha dan Serikat Pekerja berkewajiban memberikan penerangan dan\npenjelasan serta bertanggung jawab terhadap penyebarluasan perjanjian_inikepada\nanggotanya atau pihak-pihak yang mempunyai kepentingan dengan adanya perjanjian\nkerja bersama ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Kedua belah pihak berkewajiban untuk saling menegur dan mengingatkan satu\ndengan yang lainnya apabila ada yang melanggar perjanjian kerja bersama ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pengusaha dan Serikat Pekerja berkewajiban untuk melaksanakan perjanjian\nkerja bersama ini dengan kesungguhan hati guna tercapainya tujuan perusahaan\nyaitu meningkatkan kenaikan produksi dan kesejahteraan karyawan\u002Fpekerja, kedua\nbelah pihak berkewajiban menjaga, melancarkan jalannya pekerjaan\u002Fproduksi dan\nmenegakkan kedisiplinan, ketentraman serta kegairahan kerja dan loyalitas di\ndalam perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 6 : Pengakuan Organisasi, Fasilitas dan Bantuan Kepada Organisasi\nSerikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan mengakui Serikat Pekerja Nasional PT. Lezax Nesia Jaya sebagai\norganisasi pekerja yang sah berhak mewakili seluruh anggotanya dan yang\nmenandat ngani perjanjian kerja bersama ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pengusaha tidak berhak melakukan tekanan dalam bentuk apapun, baik\nlangsung maupun tidak langsung terhadap pekerja yang terpilih menjadi Pengurus\nSerikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pengusaha memberikan keleluasaan bagi kegiatan dan perkembangan serikat\npekerja untuk membina anggota-anggotanya dengan memperhatikan tata­ tertib\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-TRADEUNLEAV_trigger\">\u003Cp>4.Perusahaan dapat memberikan kemudahan dalam keadaan tertentu, memberikan\nijin kepada serikat pekerja\u002Fanggotanya, mengikuti\u002Fmenghadiri rapat­ rapat\norganisasi induknya, panggilan pemerintah tanpa mengurangi hak-haknya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>5.Setiap Pengurus Serikat Pekerja dapat masuk ke dalam wilayah\u002Fdaerah kerja\npengusaha untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban yang berkaitan dengan masalah\nketenagakerjaan secara efektif dalam pelaksanaannya selalu memperhati- ... kan\ntata-tertib.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pengusaha bisa membantu dan menyediakan ruangan\u002Fkantoryang layak termasuk\nperalatannya, perlengkapannya agar Serikat Pekerja Qisa menggunakan fasilitas\ntersebut sebagai pinjam pakai dan sesuai dengan fungsinya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Dalam keadaan yang memungkinkan serikat pekerja dapat menerima sumbangan\nyang tidak mengikat dari perusahaan secara rutin maupun insidentil.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IV \u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 7 : Kewajibn Umum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Seluruh pekerja berkewajiban mentaati semua ketentuan yang ada dalam\nPerjanjian Kerja Bersama (PKB).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pengusaha secara penuh bertanggungjawab melaksanakan ketentuan yang ada\ndalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Dalam tugasnya masing-masing, Serikat Pekerja dan Pengusaha berusaha\nmenghindarkan tindakan-tindakan yang dapat merugikan masing­ masing pihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB V \u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 8 : Hubungan Ketenagakerjaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Persyaratan Umum Penerimaan Karyawan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Warga Negara Indonesia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Calon pekerja mengajukan lamaran secara tertulis dilampiri dengan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">-Daftar Riwayat hidup\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">-Buk:ti-buk:ti surat pendidikan atau pengalaman\nkerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">-Fotocopy KTP\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Berusia minimum 18 tahun saat penerimaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Berbadan dan berjiwa sehat, dibuk:tikan dengan surat keterangan sehat dari\ndokter.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Memenuhi ketentuan persyaratan jabatan pada saat\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>penerimaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Bersedia mentaati peraturan-peraturan dan tata\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>tertib yangberlakudalamperusahaan.'\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Tidak terlibat dalam kegiatan\u002Fk.eanggotaan dari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>partai atau organisasi terlarang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Berkelakuan baik dengan surat keterangan yang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>berwenang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Tidak terikat dalam hubungan kerja formal dengan pihak\u002Fsubyek hukum\nlain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.Berpendidikan formal atau mempunyai keahlian\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>khusussaat penerimaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11.Tidak pernah diberhentikan dari perusahaan sebelumnya karena alasan\nmendesak\u002Ftindakan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>kriminal lainnya.- i\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12.Penegasan Surat Referensi termasuk Surat Pengalaman Kerja dan Surat\nBerhenti dari perusahaan terakhir bekerja (bagi yang sudah pernah bekerja).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13.Berdasarkan pertimbangan tertentu pihak perusahaan dapat mem nta untuk\nmenunjukkan beberapa dokumen asli tersebut di atas hanya untuk diperiksa oleh\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>14.Lulus dalam seleksi atau test.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 9 : Perjanjian Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Calon pekerja yang telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh\nperusahaan, diterima\u002Fdipekerjakan sebagai pekerja sesuai dengan Perjanjian\nKerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perjanjian Kerja yang dimaksud pada ayat I (satu) di atas, akan memuat\nsistem hubungan kerja sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku yang dibedakan\nmenjadi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu\nTidakTertentu (PKWTT)\u002F pekerja tetap.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Penghitungan masa kerjadiatursebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrial\">\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Bagi pekerja yang diangkat menjadi pekerja tetap\n( PKWTT ) setelah melalui masa percobaan, maka masa kerja dihitung dari awal\npenandatanganan masa percobaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Bagi pekerja yang diangkat menjadi pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">tetap ( PKWTT) setelah melalui masa PKWT maka masa\nkerja dihitung dari pekerja tersebut menerima surat keputusan pengangkatan\npekerja tetap ( PKWTT ).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Menjelang berakhimya Perjanjian Kerja akan dilakukan evaluasi untuk\nmenentukan proses selanjutnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 10 : Jabatan \u002F Golongan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Peraturan tentang jabatan \u002F golongan dan syarat pekerja merupakan wewenang\npengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Kenaikan jabatan \u002F golongan merupakan hak dan wewenang pengusaha dengan\npertimbangan pendidikan, prestasi, masa kerja, absensi dan kemampuan\npekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Kenaikan golongan dapat ditinjau 2 (dua) kali dalam setahun untuk\nmemotivasi kinerja pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja Staff : dilakukan per 6 bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pekerja Operator : dilakukan per 3 bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 11 : Penempatan dan Mutasi Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan berhak mengatur dalam penempatan dan mutasi pekerja dengan\nmemperhatikan kebutuhan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Penempatan dan mutasi pekerja dilaksanakan berdasarkan azas terbuka,\nbebas, obyektif, serta adil dan setara tanpa diskriminasi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Penempatan dan mutasi pekerja disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan\nkemampuan pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Dalam hal pekerja yang akan dimutasikan, kepada pekerja yang bersangkutan\ndiberitahukan terlebih dahulu, maksimal 1 minggu sebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Mengingat kesehatan yang tidak memungkinkan pekerja tersebut untuk bekerja\npada bagian atau jabatan yang sedang dijaiankannya, hal tersebut harus disertai\nSurat Keterangan Dokter dan golongan menyesuaikan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Proses mutasi pekerja dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku\ndiperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 12 : Kebijaksanaan Peningkatan Sumber Daya Manusia\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Potensi pekerja sangat bermanfaat bagi perkembangan perusahaan, oleh karena\nitu perusahaan perlu membina pekerjanya dalam suasana kerja yang baik dan\nberprestasi. Untuk meningkatkan potensi sumber daya manusia (pekerja) maka\nperusahaan membuat kebijaksanaan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Mempekerjakan orang yang memiliki kemampuan kerja dan ketulusan dalam\nmelaksanakannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Menentukan sistem gaji dan skemanya sesuai dengan golongan dan jabatan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Meninjau secara berkala hasil kerja masing­ masingpekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Memberikan kesempatan bagi pekerja berprestasi untuk meningkatkan golongan\natau jabatan sesuai kemampuan dan kebutuhan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Memberi waktu sebagai sarana komunikasi dan lain-lain yang waktunya akan\ndisesuaikan dengan kebutuhan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Memprioritaskan musyawarah dalam mengatasi masalah-masalah yang timbul.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>BAB VI \u003C\u002Fh3>\n\n\u003Ch3>Pasal 13 : Waktu Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Penentuan waktu kerja didasarkan kebutuhan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday_select\">\u003Cp>a.Ketentuan jam kerja ditetapkan dengan jumlah jam kerja maksimal 8\n(delapan) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5\n(lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu, menyesuaikan peraturan\nperundang-undangan yang berlaku di Pemerintah saat ini.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Segala ketentuan waktu\u002Fjam kerja harus dilakukan musyawarah untuk mufakat\nantara pengusaha dan serikat pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Dalam hal kondisi tertentu dan atau bersifat darurat, ketentuan jam kerja\nbisa mengikuti kondisi yang ada di lapangan dengan tetap mengacu pada\nUndang-Undang ataupun peraturan ketenagakerjaan yang berlaku serta atas\nkesepakatan pengllsaha dan serikat pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Sesuai dengan kesepakatan Pengusaha dan Serikat Pekerja ketentuan\nperhitungan waktu kerja sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003C\u002Ftr>\u003Ctr>\u003Ctd>Hari\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Jam Kerja\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Waktu Istirahat\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Senin s.d Kamis\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>07.30 - 16.00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>11.30 - 12.00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Jumat\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>07.30 - 16.30\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>11.30 - 12.30\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Sabtu\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Libur\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>3.Waktu kerja di perusahaan bi a disesuaikan menurut keadaan dan sifat\npekerjaan dari masing­ masing bagian.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Untuk pekerjaan yang memerlukan waktu khusus jam kerja disesuaikan dengan\nkebutuhan perusahaan, seperti pada bagian Satpam dan Pekerja Umum.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerjaan yang dilakukan lebih dari 8 (delapan) jam sehari dan 40 (empat\npuluh) jam seminggu untuk 5 (lima) hari kerja dalam seminggu, dianggap sebagai\nlembur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Perusahaan berhak mengatur harikerja diganti hari lain dengan\nmempertimbangkan faktor efisien, yang perlu diberitahukan dan dimusyawarahkan\ndengan pengurus SPN.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 14 : Kerja Lembur dan Perhitungan Upah Lembur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila perusahaan memerlukan pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan yang\ntertunda dan atau mendesak maka perusahaan dapat member lakukan waktu kerja\nlembur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Kerja lembur dilakukan dengan perintah atasan dan persetujuan pekerja yang\nbersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pengusaha\u002FDireksi wajib membayar upah lembur sesuai dengan Peraturan\nPemerintah PP 35 tahun 2021 Pasal 31 -34\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Bagi pekerja stafftidak diberlakukan upah lembur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Kerja lembur adalah kerja yang dilakukan di luar jam kerja yang telah\nditetapkan oleh perusahaan dan lamanya kerja lembur minimal 1 (satu) jam\nsebelum dan sesudahjam kerja ataupun kerja yang dilakukan pada\nliburmingguan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Lembur pada dasarnya bersifat suka rela dan atau wajib dilakukan jika\npekerjaan tersebut bersifat mendesak yang tidak dapat di_tunda atau\nditangguhkan lagi dan harus segera diselesaikan pada saat itu dan jika tidak\ndilakukan akan mengakibatkan kerugian ataupun bahaya besar bagi perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Pekerja yang dalam perjalanan dinas tidak berhak atas upah lembur atau\ntunjangan pengganti lainnya karena telah diperhitungkan dalam perjalanan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>dinas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Upah untuk perhitungan lembur adalah tiap pembayaran uang yang terdiri\ndari upah pokok dan tunjangan tetap.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype_general\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowancetype\">\u003Cp>9.Dasar perhitungan lembur sesuai dengan PP 35 tahun2021 Pasal 31-33\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Tarif upah lembur atau TUL perjam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">- Upah lemburper jam adalah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">\u003Cmath xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F1998\u002FMath\u002FMathML\">\n  \u003Cmfrac>\n    \u003Cmn>1\u003C\u002Fmn>\n    \u003Cmn>73\u003C\u002Fmn>\n  \u003C\u002Fmfrac>\n\u003C\u002Fmath>X Upah sebulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jika dalam I (satu) minggu bekerja 5 (lima hari kerja, maka upah sebulan =\nupah sehari x 21\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Lembur hari kerja biasa\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">-1 (satujampertama)= 1 ½ x TUL per jam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">-Jam kedua dan seterusnya = 2 x TUL per 'jam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Lembur hari istirahat minggu atau libur nasional\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">- 1 (satu) jam pertama s.d. jam ke-8 (delapan)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">=2xTUL perjam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">- Jam ke-9 (sembilan) = 3 x TUL per jam \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">- Jam ke-10 (sepuluh) dan ke-11(sebelas) =4xTUL\nperjam·\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VII : CUTI\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 15 : Cuti Tahunan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysweeks\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysdays\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-PAIDLEAV_trigger\">\u003Cp>1.Bagi pekerja yang telah mendapatkan cuti diberi kesempatan cuti tahunan\nselama 12 hari kerja dengan upah penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Pengambilan cuti dilakukan dengan mengajukan permohonan tertulis kepada\natasan masing-masing minimal 2 (dua) harisebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pengambilan cuti dapat dilakukan dengan menulis permohonan dengan form yang\ndisediakan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Apabila pekerja cuti dan pada hari p mgambilan cuti tersebut form cuti belum\nditerima bagian kepegawaian, maka dikategorikan sebagai cuti mendadak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pengambilan cuti ½ hari sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">-cuti pagi : jam masuk ~istirahat\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">-cuti siang : istirahat ~ jam kerja berakhir\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Perusahaan berhak mengatur hari-hari pengambilan cuti tahunan pekerja\nuntuk menjamin kelangsungan produktivitas dan target produksi sesuai dengan\nUndang-Undang dan peraturan yang berlaku. Pengaturan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">-6 hari cuti diatur Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">-6 hari cuti diatur Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Untuk cuti yang diatur oleh Perusahaan, apabila sisa maka untuk mekanisme\npengambilannya didiskusikan dengan SPN.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 16 : Cuti Hamil \u002F Keguguran \u002F lji diLuar Tanggungan Perusahaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleave\">\u003Cp>1.Pekerja perempuan berhak memperoleh istirahat selama 1,5 (satu setengah)\nbulan sebelum saatnya melahirkan dan 1,5 ( satu setengah ) bulan sesudah\nmelahirkan menurut perhitungan dokt r kandungan atau bidan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Pekerja perempuan yang melahirkan prematur, sesuai dengan surat perkiraan\nlahir -(melahirkan, tapi belum mengambil cuti melahirkan), berhak memperoleh\nistirahat selama 3 (tiga) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternityotherclause\">\u003Cp>3.Pekerja perempuan yang mengalami keguguran kandungannya berhak memperoleh\nistirahat 1,5 (satu setengah) bulan atau sesuai dengan surat keterangan\ndokterkandungan atau bidan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>4.Cuti melahirkan dapat diperpanjang dengan surat dari dokter atau bidan\nyang merawatnya, dengan memandang perlu bahwa pekerja tersebut masih harus\nberistirahat dan berlaku ketentuan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>selama sakit.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Jika terjadi cuti mendadak, perusahaan tidak berhak memotong upah dalam\nbentuk apapun, (seperti : kematian, sakit, melahirkan). Selain alasan tersebut\nmaka upah akan dipotong.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pekerja perempuan yang hamil bermasalah (sakit­ sakitan) bisa mengajukan\nijin tidak masuk kerja di luar tanggungan perusahaan, dengan disertai surat\nketerangan dari dokter.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Pekerja yang keluarganya (suami\u002Fistri\u002Fanak) dirawat di Rumah Sakit bisa\nmengajukan ijin tidak masuk ke;ja di luar tanggungan perusahaan, dengan\ndisertai surat keterangan dokter.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Dalam keadaan tertentu yang belum diatur dalam ketentuan tersebut di atas\nakan dibicarakan antara SPN dengan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VIII : KESELAMATAN &amp; KESEHATAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 17\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Setiap pekerja mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan dan keamanan\ndalam bekerja sebagaimana diatur oleh Undang-Undang tenaga kerja yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilitypay\">\u003Cp>I. Apabila pekerja mendapatkan kecelakaan kerja maka ganti kerugian dan\ntunjangan ak-an ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan peraturan\ndan ketentuan yang berlaku di BPJS Ketenagakerjaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Untuk mewujudkan produktivitas yang 9ptimal maka diselenggarakan\nkeselamatan dan kesehatan kerja untuk melindungi pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Setiap pekerja mempunyai hak untuk mendapatkan keselamatan kerja,\nke:sehatan kerja, dan perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia\nserta nilai-nilai agama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Dalam keadaan tertentu, perusahaan dapat menerapkan peraturan untuk\nkeselamatan serta kesehatan kerja, sesuai dengan peraturan. ketenagakerjaan\nyang bwerlaku, yang hams di tuhi semua pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Perusahaan membentuk P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan\nKerja) sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IX : PENGUPAHAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 18\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Setiap pekerja memperoleh hak penghasilan yang layak bagi kemanusiaan\nsebagai imbalan yang diberikan pengusaha atas kerja dan usaha bagi perusahaan\nsebagaimana diatur oleh Undang-undang dan aturan lainnya yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l. Pengusaha mengatur penentuan upah\u002Fgaji pada dasarnya sesuai\ndenganjabatan\u002Fgolongan, prestasi kerja, masa kerja, pendidikan, dan motivasi\npekerja yangbersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_government\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_trigger\">\u003Cp>2. Besarnya upah minimum sesua1 ketetapan pemerintah yangberlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3. Komponen upah terdiri dari : \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Upahpokok\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Tunjangan tetap\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-eqpay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-gender\">\u003Cp>4.Pengusaha dalam menetapkan upah tidak boleh mengadakan diskriminasi antara\npekerja laki-laki\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>dan pekerja perempuan untuk pekerjaan yang sama nilainya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>5.Perusahaan menerapkan struktur dan skala upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 19 : Waktu Pembayaran Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Perhitungan upah dimulai dari tanggal 26 bu1an sebelumnya sampai dengan\ntanggal 25 bt.ilan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>bersangkutan, dan upah dibayarkan setiapkhir bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Tanggal pembayaran upah dapat ditangguhkan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>· jika ada halangan di Iuar kemampuan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 20 : Pemotongan Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Jika pekerja tidak masuk kerja dengan alasan selain cuti atau sakit (sakit\ndisertai Surat Dokter atau surat Bidan), maka upah akan dipotong.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em\">a.Alpa: dipotongupah perhari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em\">b.Ijin 1 (satu) hari: dipotongupah perhari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em\">c.Ijin per jam dalam sebulan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">1.Maksimal 15 menit : tidak dipotong upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">2.Lebih dari 15 menit (diakumulasikan dalam 1 bulan)\nakan diberlak:ukan pemotongan upah secara proporsional (menyesuaikan jumlah\nwaktu ijin pekerja).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perhitungan upah perhari untuk 5 (lima) hari kerja dalam seminggu:\n\u003Cmath xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F1998\u002FMath\u002FMathML\">\n  \u003Cmfrac>\n    \u003Cmrow>\n      \u003Cmi>Upah\u003C\u002Fmi>\n      \u003Cmi>Sebulan\u003C\u002Fmi>\n    \u003C\u002Fmrow>\n    \u003Cmn>21\u003C\u002Fmn>\n  \u003C\u002Fmfrac>\n\u003C\u002Fmath>= Upah sehari \u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 21 : Kenaikan Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasefirmperformance\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-STRUCINCR_trigger\">\u003Cp>1. Perusahaan akan mengevaluasi kenaikan upah setiap satu tahun sekali,\ndengan pertimbangan tingkat kenaikan yang ditetapkan pemerintah (UMK), laju\ninflasi, prestasi pekerja dan kemampuan perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2. Kenaikan upah pekerja secara perorangan bisa dimungkinakn setiap waktu\nsesuai keputusssan perusahaan dan mendapat persetujuan dari Direksi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Kenaikan upah adalah sepenuhnya wewenang dan kebijaksanaan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 22 : Tunjangan Masa Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SENIOR_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowancetype2\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-longserviceallowancetype1\">\u003Cp>1.Tunjangan Masa Kerja diberikan kepada pekerja operator, yang masa kerjanya\n1 (satu) tahun atau lebih, dalam bentuk Uang Lama Kerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Besamya Uang Lama Kerja Rp 2.000,- ( dua ribu rupiah) per 1 (satu) tahun\nmasa kerja, dan dihitung sejak awal tahun.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 23 : Premi Hadir\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1. Premi Hadir diberikan kepada pekerja operator, dengan maksud agar dapat\nmenambah semangat untuk bekerja, diterapkan seabgai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Apabila tidak meninggalkan pekerjaan dalam satu bulan penuh mendapatkan\npremi hadir sebesar Rp 35.000,-\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Jika tidak hadir\u002Fmeninggalkan pekerjaa'n per hari ditetapkan sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\u003Cul>\n  \u003Cli>Alpa(A) \n    \u003Cp>premi hadir hangus\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Surat Dokter (SD), Surat Bidan (SB) : \n    \u003Cp>premi hadir hangus (SB : hanya berlaku satu hari dalam satu bulan dan\n    untuk masalah kehamilan)\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Ijin (I), Cutidiluar (CTL): \n    \u003Cp>premi hadir hangus\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Ijin ½hari: \n    \u003Cp>premi hadir dipotong Rp 17.500,-\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Cuti mendadak, ijin jam, terlambat : \n    \u003Cp>premi hadir dipotong Rp 10.000,-\u003C\u002Fp>\n  \u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Ful>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 24 : Upah Selama Sakit\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila pekerja sakit dan dapat membuktikan dengan surat keterangan dokter\ndisertai copy resep atau basil diagnosa dokter maka upah akan dibayar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Apabila pada hari pertama sakit belum dapat memberikan surat keterangan\ndokter, maka surat keterangan dokter dapatdiserahkan ke perusahaan paling\nlambat satu hari setelahnya, atau dengan memberikan informasi lagi ke\nperusahaan apabila belum bisa menyerahk.an surat keterangan dokter tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Apabila pekerja sakit dan telah menyerahkan surat keterangan dokter\ndisertai copy resep atau basil diagnosa, dan pada saat dicek tidak ada di rumah\ndengan alasan selain kepentingan pemeriksaankesehatan, maka dianggap telah\nmenyalahgunakan surat keterangan sakit dari dokter.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknesspay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspayperc\">\u003Cp>4.Apabila pekerja sakit berkepanjangan danterus menerus selama 12 (dua\nbelas) bulan, maka berpedoman pada aturan yang berlaku ( PP No 36 Pasal 41 ayat\n1), selama sakit akan diterapkan pengupahan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Jangka Waktu\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Besar Upah yang di bayar\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 Bulan Pertama\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>100% x Upah Pokok\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 Bulan Kedua\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>75% x Upah Pokok\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4 Bulan Ketiga\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>50% x Upah Pokok\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Dan Seterusnya\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003C\u002Ftbody>\u003C\u002Ftable>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\u003Ctbody>\u003Ctr>\n      \u003Ctd>25 % x Upah Pokok\u003C\u002Ftd>\u003C\u002Ftr>\u003C\u002Ftbody>\u003C\u002Ftable>\u003C\u002Fdiv>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\u003Ctbody>\u003Ctr>\u003C\u002Ftr>\u003C\u002Ftbody>\u003C\u002Ftable>\u003C\u002Fdiv>\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\u003Ctbody>\u003Ctr>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdaysnr\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdays\">\u003Cp>5.Kepada pekerja sakit terns menerus selama lebih 1 (satu) tahun dan yang\nbersangkutan tidak mampu bekerja kembali maka perusahaan dapat melakukan\npemutusan hubungan kerja yang berpedoman pada peraturan ketenagakerjaan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>6.Ketentuan ini berlaku bagi seluruh pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 25 : Ijin Meninggalkan Pekerjaan Dengan Mendapat Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepayperc\">\u003Cp>Perusahaan memberikan ijin kepada pekerja untuk meninggalkan pekerjaan\ndengan mendapat upah sesuai dengan aturan yang berlaku (PP 36 tahun 2021 Pasal\n41 ayat (3),sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-marriageleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-marriage\">\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Pemikahan pekerja sendiri : 3 hari (diambil\nsekaligus)\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Pemikahan anak pekerja : 2 hari (diambil\nsekaligus)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Khitanan : 2 hari (diambil sekaligus)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">d.Pembaptisan anak: 2 hari (diambil sekaligus)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleave\">\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">e.Isteri melahirkan \u002F keguguran: 2 hari (diambil\nsekaligus)\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelativesleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelatives\">\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">f.Suami\u002Fisteri\u002Fanak\u002Forangtua meninggal dunia :2\nhari( maksimal sampai hari ke-7)\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">g.Mertua\u002F menantu pekerja meninggal dunia : 2 hari\n( maksimal sampai hari ke-7)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">h.Anggota keluarga dalam I (satu) rumah meninggal\ndunia : 1 hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">i.Saudara kandung \u002F kakek \u002F nenek kandung meninggal\ndunia: 1 hari\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch2>BAB X : KESEJAHTERAAN KARYAWAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 26 : Jaminan Kesehatan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Semua pekerja wajib didaftarkan oleh perusahaan ke dalam program BPJS\nKesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurancerelatives\">\u003Cp>2.Program BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dilaksanakan sesuai dengan\nketentuan UU No.24 Tahun 2011 tentang BPJS, yang meliputi:\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurance\">\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.BPJS Kesehatan dengan Program Jaminan\nKesehatan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.BPJS Ketenagakerjaandengan program :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003Cp style=\"margin-left:4em\">•Program Jaminan Kecelakaan Kerja\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">•Program Jaminan Kematian\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">•Program Jaminan Hari Tua\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-pensionfund\">\u003Cp style=\"margin-left:4em\">•Program JaminanPensiun\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-unemploymentfund\">\u003Cp style=\"margin-left:4em\">•Program Jaminan KehilanganPekerjaan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 27 : Bantuan Kematian, Pernikahan, &amp; Kelahiran\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Bila pekerja meninggal dunia, maka kepada ahli warisnya akan diberikan\nuang pesangon dan uang jasa yang besamya sesuai dengan ketentuan di peraturan\nyang berlaku (PP No 35 Tahun 2021 Pasal 57 ), serta santunan Jaminan Kematian\ndari BPJS Ketenagakerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpay\">\u003Cp>2.Dalam hal anggota keluarga (anak, istri ata suami) meninggal dunia,\nperusahaan akan memberikan bantuan uang sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Suami, istri, anak meninggal dunia mendapat\nsantunan sebesar Rp 450.000,- dengan perincian sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">• Biaya penguburan sebesar Rp 250.000,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:4em\">• Uang duka sebesar Rp200.000,- .\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Ayah\u002Fibu kandung yang meninggal dunia mendapat\nsantunan sebesar Rp 200.000,'-\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpaytype\">\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c. Ayah \u002F ibu mertua meninggal dunia mendapat\nkansantunan Rp150.000,-·\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">d. Untuk point b dan c hanya berlaku untuk I (satu)\npekerja, apabila orang tua kandung pekerja juga merupakan mertua pekerja\nlainya, maka yang berhak atas santunan adalah pekerja yang merupakan anak\nkandung yang meninggal.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:0em\">3.Pekerja yang melaksanakan pernikahan akan\ndiberikan bantuan dari perusahaan sebesar Rp 300.000,- selama menjadi pekerja\n· PT. Lezax Nesia Jaya dan berlaku hanya 1 (satu) kali selama menjadi karyawan\nPT. Lezax Nesia Jaya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja\u002Fistri pekerja yang sudah menjadi anggota BPJS Kesehatan, apabila\nmelahirkan akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan peraturan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 28 : Insentif Produksi Dan Jasa Produksi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-ONCERISE2_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype2sec\">\u003Cp>1.Insentif produksi diberikan per bulan, kepada pekerja operator (PKWTT)\nsetelah masa kerja 1 tahun, sesuai dengan nilai export, divisi, nilai orang\nyang sudah diatur dalam Keputusan Bersama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Jasa produksi diberikan per tahun, kepada pekerja tetap yang masa kerjanya\nsetelah satu tahun, diberikan tahun berikutnya, sesuai kemampuan perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 29 : Tunjangan Hari Raya dan Bingkisan Hari Raya\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype2\">\u003Cp>1.Tunjangan hari raya keagamaan diberikan kepada pekerja sesuai Peraturan\nPemerintah yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bingkisan hari raya diberikan kepada pekerja sesuai dengan kemampuan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 30 : Fasilitas Kesejahteraan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-MEALALL_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight focus\" id=\"clause-mealvouchers\">\u003Cp>1. Makan siang atau uang makan akan diberikan kepada pekerja sesuai dengan\nkemampuan perusahaan, sesuai dengan yang sudah diputuskan bersama.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2. Jas hujan\u002Fpayung diberikan kepada pekerja sesuai dengan kemampuan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 31 : Seragam Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Untuk pekerja bagian satuan pengaman (satpam), seragam kerja diberikan\nsetiap 2 (dua) tahun sekali.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Selain bagian satpam, seragam kerja diberikan kepada pekerja sesuai dengan\nkemampuan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XI : TATA TERTIB KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 32 : Kewajiban Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Tumbuhnya moral kerja ditentukan oleh kesadaran seluruh pekerja akan\ntegaknya kedisiplinan. Oleh karena itu setiap pekerja wajib rnernaharni dan\nmelaksanakan tata tertib kerja dan aturan kedisiplinan yang telah ditetapkan\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-protectiveclothing\">\u003Cp>1.Setiap pekerja wajib rnengenakan pakaian rapi dan sopan, !llat pengaman\nkerja dan perlengkapan lainnya yang disediakan oleh perusahaan (pakai masker,\nwearpack, safety shoes, sarung tangan latex, pelindung rnata, danpelindung\ntelinga).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Setiap pekerja wajib minta ijin terlebih dahulu\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>kepada pirnpinan kerjanya yang punya wewenang, apabila ia akan datang\nterlarnbat kerja, meninggalkan hari kerja atau jam kerja, dan pulang sebelum\nwaktunya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Setiap pekerja wajib mencatat waktu hadirnya sendiri pada waktu datang dan\npulang kerja dengan rnesin absen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja yang tidak rnasuk karena ala.san sakit selama 1 hari atau lebih\nharus memberitahukan kepada atasannya dan menyerahkan surat keterangan sakit\nyang sah dari dokter beserta copy resep atau basil diagnosa dari dokter.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Syarat pengajuan permintaan untuk tidak masuk kerja ( ijin,cuti):\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Prinsipnya harus ada persetujuan terlebih dahulu\ndari atasan masing-masing, bukan untuk membatasi\u002Fmelarang tetapi dengan\nmempertimbangkan jadwal pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Untuk mendapat persetujuan \u002F ACC langsung dari\natasan masing-masing \u002F Deputy Managernya, karyawan bisa minta ij n \u002Fcuti\nmendadak melalui telpon perusahaan, telpon ke atasan masing-masing \u002F Deputy\nManagernya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Surat ijin atau form cuti yang sifatnya mendadak\ndisusulkan kemudian.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">d.Untuk ijin yang bisa direncanakan sebelumnya,\nsurat ijin bisa diajukan ke atasan masing-masing paling lambat 2 (dua) hari\nsebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Apabila ada, sesuatu urusan sehingga pekerja tersebut tidak masuk kerja\nmaka pekerja tersebut wajib minta ijin sebelumnya, dan jika ada kepentingan\nyang mendadak bisa melalui telpon terlebih dahulu maksimal sampaijam 10.00 WIB.\nPekerja yang pemberitahuannya melalui telpon lebih dari jam 10.00 WIB, maka hal\nini digolongkan sebagai mangkir atau alpa.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Pekerja wajib untuk melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan penuh rasa\ntanggungjawab.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Dalam waktu kerja, pekerja dilarang meninggal­ kan lingkungan kerja\nmaupun melakukan pekerjaan lain tanpaseijin pimpinan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Pekerja wajib:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh\natasannya secara sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Mematuhi perintah, petunjuk dan bimbingan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">atasannya yang berhubungan dengan tugas\npekerjaannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Bersikap serta berlaku sopan dan wajar terhadap\natasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">d.Berusaha meningkatkan efisien kerja, berperilaku\nsopan, hemat dan cermat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.Pekerja wajib memelihara peralatan kerja yang disediakan oleh perusahaan\ndan harta lain milik perusahaan sebaik-baiknya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11.Pekerja wajib menjaga kebersihan, kesehatan, ketertiban dan kerapihan\ntempat serta lingkungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12.Pekerja wajib memelihara peralatan \u002F barang milik perusahaan dengan\nsebaik-baiknya; hati-hati, hemat, dan melaporkan ke perusahaan atas kehilangan\natau kerusakan dan hal-hal yang tidak wajar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13.Pekerja wajib memberikan laporan kepada Perusahaan selambat-lambatnya l\n(satu) minggu setiap adaperubahan yang berkenaan dengan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Alamat (tempat tinggal)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Status keluarga (perkawinan, kelahiran,\nkematian)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Data-data pribadi lainnya yang pernah dilaporkan\n(pendidikan, ahli waris).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>14.Pekerja wajib membaca pengumuman­ pengumuman yang ditempel di papan\npengumuman perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>15.Pekerjayangmenjadipimpinan kerja wajib:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Bersikap dan memperlakukan bawahannya sesuai dengan tugas yang telah\nditentukan atasannya secara wajar,jujur, adil, dan sopan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Memberikan bimbingan, petunjuk, dan perintah-perintah yang jelas kepada\nbawahannya .mengenai pekerjaan yang harus dilakukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Menegur bawahannya yang menyalahi peraturan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 33 : Larangan Bagi Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pekerja dilarang membawa senjata tajam atau senjata api dan sejenisnya ke\ndalam lingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja dilarang tidur pada jam kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja dilarang berjudi, minum-minuman keras, narkoba di lingkungan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Selama jam kerja pekerja dilarang berada di luar lingkungan kerjanya tanpa\nkepentingan yangjelas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Dilarang merokok pada jam kerja dan lokasi lingkungan perusahaan kecuali\npada jam istirahat dan di tempat yang telah disediakan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pekerja dilarang berkelahi dengan sesama pekerja baik di lingkungan\nperusahaan maupun di luar perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Pekerja dilarang menyalahgunakan segala kemudahan dan fasilitas yang\ndiperoleh dari perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Pekerja dilarang membawa keluar barang-barang milik perusahaan tanpa ijin\npimpinan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Pekerja dilarang memakai, menempelkan, menyebarkan atribut yang berkaitan\ndengan politik \u002F SARA di lingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.Pekerja dilarang menghidupkan hand phone pada jam kerja, kecuali untuk\npekerja yang sudah disetujui oleh Pimpinan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11. Pekerja dilarang melakukan kekerasan dan pelecehan seksual di tempat\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12. Bagi Pekerja yang melanggar larangan tersebut di atas akan diberikan\nsanksi sesuai dengan hasil diskusi atara pengusaha dengan pengurus SPN.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 34 : Sanksi Pelanggaran Tata Tertib Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Setiap pelanggaran tata tertib kerja dan aturan yang telah ditetapkan,\nperusahaan dapat memberikan peringatan secara tertulis maupun lisan sesuai\ndengan jenis pelanggaran dari besar, kecil atau berat pelanggaran tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Sanksi akan diberikan apabila pekerja melakukan pelanggaran tata tertib\nkerja dan aturan kedisiplinan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Surat teguran\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Suratperingatan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Jangka waktu masing-masing sanksi yang berupa surat yaitu 3 (tiga) bulan\nuntuk surat teguran, dan 6 (enam) bulan untuk masing-masing surat peringatan\natau Pemutusan Hubungan Kerja sesuai dengan Undang-undang yang berlaku\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 35 : Surat Teguran\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Teguran diberikan oleh atasan langsung atau pimpinan kerja yang dicatat\ndalam personal data yang bersangkutan dan apabila terjadi peningkatan\npelanggaran dari t.eguran maka diberi sanksi surat teguran dan masa berlakunya\n3 (tiga) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Pelanggaran yang dikenakan teguran dari surat teguran:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Terlambat masuk kerja 3 (tiga) kali dalam tiga\nbulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Ijin setengah hari 3 (tiga) kali dalam tiga\nbulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Tidakmengenakan seragam\u002Fpakaian kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">d.Mengganggu ketenangan dan ketertiban dalam\nlingkungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">e.Berdagang di dalam ruangan kerja pada saat jam\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">f.Mengedarkan sokongan\u002Fsumbangan tanpa ijin.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">g.Memakai, menempelkan, menyebarkan atribut yang\nberkaitan dengan politik\u002F SARA di lingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">h.Menghidupkan hand phone pada jam kerja,\nkecualiuntuk pekerja yang sudah disetujui oleh· Pimpinan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">1. Pekerja berkeliaran dan mengajak bicara sesama\nteman tanpa kepentingan yang jelas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">J. Menyalah gunakan segala kemudahan dan fasilitas\nyang diperoleh dari perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 36 : Surat Peringatan Berurutan (SP I, SP II, SP III)\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>I. Surat peringatan diberikan untuk pekerja yang melakukan pelanggaran, atau\ntelah diberikan surat teguran secara tertulis satu kali, seperti sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Ijin sehari tidak masuk kerja sebanyak 3 (tiga)\nkali dalam tiga bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Mangkir I (satu) kali dalam sebulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Memalsukan atau menyalahgunakan atas kartu hadir\norang lain atau tidak melakukan pengisian kartu hadir pada saat pekerja masuk\natau pulang, kecuali bagi karyawan yang sedang melakukan dinas luar saat jam\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">d.Melanggar dengan sengaja pengarahan dan perintah\ndari atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">e.Tidak memenuhi standar penilaian kinerja yang\ntelah ditetapkan oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">f.Keluar dari lingk:ungan perusahaan tanpa ijin\ndari atasan dan tanpa kepentingan yangjelas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">g.Untuk pelanggaran setara dengan yang belum\ntercantum , dapat dikenai sanksi surat peringatan dengan dimusyawarahkan\nterlebih dabulu antara SPN dengan pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">h.Mengulang pelanggaran yang sama atau pelanggaran\nlain selama dalam jangka waktu berlakunya surat teguran atau mrat peringatan\nakan diberikan sanksi setingkat di atasnya atau sanksi yang setara dengan bobot\npelanggarannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Surat Peringatan diberikan secara berurutan dimulai dari yang paling\nrendah ( Surat Peringatan I \u002F SP I, Surat Peringatan II \u002F SP II, dan Surat\nPeringatan III\u002F SPIII)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja yang memperoleh surat peringatan kedua dikenakan demosi (turun\nsatu golongan) dan atau mutasi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja yang memperoleh surat peringatan ketiga dikenakan demosi (turun\ndua golongan) dan atau mutasi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 37 : Surat Peringatan Pertama dan Terakhir\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Surat peringatan pertama dan ternkhir dikeluarkan apabila pekerja melakukan\npelanggaran berat, atau mengulangi pelanggaran yang menimbulkan surat\nperingatan ketiga, seperti sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l. Tidur pada waktu jam kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Merokok tidak pada tempat dan waktu yang telah disediakan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Meninggalkaniam kerja atau pulang lebih awal tanpa ijin atasan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Menyalah gunakan surat ijin\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Bersenda gurau yang mengakibatkan kecelakaan orang lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Untuk pelanggaran setara yang belum tercantum, dapat dikenai sanksi surat\nperingatan pertama dan terakhir dengan dimusyawarahkan terlebih dahulu antara\nSPN dengan pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 38: Pemutusan Hubungan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pelanggaran yang dikenakan sanksi pemutusan hubungan kerja:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Bisa langsung dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1) Mangkir 5 (lima) hari kerja berturut-turut tanpa keterangan secara\ntertulis yang dilengkapi dengan bukti yang syah dan telah dipanggil oleh\nPengusaha 2 (dua) kali secara tertulis\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2) Pelanggaran yang bersifat mendesak seperti sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Melakukan penggelapan, pencurian, penipuan,\npemalsuan barang\u002Fuang milik perusahaan atau orang lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Memberikan keterangan palsu\u002F menipu\u002F mengelabuhi\ndan membuat keresahan di lingkungan perusahaan yang mengakibatkan kerugian\nmoral maupun material bagi pihak lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Memberikan keterangan palsu sehingga merugikan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">d.melakukan pungutan dan permintaan uang ataupun\nmenerima uang diluar prosedur resmi perusahaan atau di luar kepentingan\nperusahaan dengan alasan apapun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">e.Mabuk, minum-minuman keras, narkoba di lingkungan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">f.Berkelahi di lingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">g.Berkelahi di luar lingkungan perusahaan dengan\nmasalah yang berhubungan dengan pekerjaan ataupun perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">h.Melakukan tindakan asusila di lingkungan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">i . Melakukan tindakan kekerasan dan pelecehan\nseksual dlam bentuk kekerasan fisik, pelecehan lisan, pelecehan fisik, dan\npelecehan seksual. \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">J. Menyerang, menganiaya, mengancam, mengintimidasi\nteman kerja atau pengusaha didalam maupun di luar perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">k.Membujuk teman kerja atau pengusaha untuk\nmelakukan perbuatan yang berten tangan dengan peraturan dan\nperundang-undangan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">I.Membongkar rahasia perusahaan yang seharusnya\ndirahasiakan, kecuali untuk kepentingan negara.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">m.Dengan ceroboh\u002Fsengaja membiarkan teman kerja\natau pirnpinan kerja dalarn keadaan bahaya di tempat kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">n.Merusak barang milik perusahaan, dengan sengaja\nmaupun karena kecerobohan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">o.Merokok di area genset dan penyimpanan bahan\nbakar minyak perusahaan, baik jam kerjamaupun diluar jam kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">p.Melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan bahaya\ndan ke ·gi perusahaan maupun orang lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">q. Atau melakukan perbuatan yang mengarah pada\ntindak pidana.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Pelanggaran yang dimaksud pada pasal 38 ayat (1) poin 2 di atas, harus\ndisertai bukti yang sah, ada keterangan saksi, dan pengakuan yang sah dari\npelaku, serta hasil kesepakatan antara pekerja yang bersangkutan, SPN dan\npengusaha, bisa langsung dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja dengan alasan\nmendesak atau Pemutusan Hubungan Kerja dilakukan dengan menunggu keputusan\nhukum yang bersifat tetap.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Dasar-dasar PHK lain sesuai Peraturan Pemerintah PP No. 35 Tahun 2021\npasal 36.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 39 : Pesangon\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay\">\u003Cp>1.Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja pengusaha diwajibkan membayar\nuang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang pergantian hak yang\nseharusnya diterima, sesuai dengan ketentuan PP 35 tahun 2021 Pasal 40 sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay1\">\u003Cp>a.UangPesangon\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja kurang dari 1 th, 1 bulan upah penuh\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number_1_tenure\">\u003Cp>-Masa kerja 1 thn atau lebih, kurang dari 2 thn 2 bulan upah\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>-Masakerja2 thn atau lebih, kurang dari 3 thn 3 bulan uh\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 3 thn atau lebih, kurang dari 4 thn 4 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 4 thn atau lebih, kurang dari5 thn 5 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number\">\u003Cp>-Masa kerja 5 thn atau lebih, kurang dari 6 thn 6 bulanupah\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 6 thn atau lebih, kurang dari 7 thn 7 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 7 thn atau lebih, kurang dari 8 thn 8 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerj a 8 thn atau lebih 9 bulan upah\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Uang Penghargaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 3 thn atau lebih, kurang dari 6 thn 2 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 6 thn atau lebih, kurang dari 9 thn 3 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 9 thn atau lebih, kurang dari 12 thn 4 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 12 th atau lebih, kurang dari 15 thn 5 bulan upah Masa kerja 15\nthn atau lebih, kurang dari 18 thn 6 bulan upah Masa kerja 18 tahun atau lebih,\nkurang dari 21 thn 7 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 21 tahun atau Iebih, kurang dari 24 thn 8 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Masa kerja 24 tahun atau lebih l0 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja bagi pekerja yang melakukan\npelanggaran yang. dimaksud pasal 38 dan pasal 39 hak PHK diberikan sesuai PP 35\ntahun 2021Pasal 40 sampai dengan pasal 57.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 40 : Upah Selama Pekerja ditahan yang berwajib\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Dalam hal pekerja ditahan pihak berwajib karena diduga melakukan tindak\npidana bukan atas pengaduan pengusaha, maka perusahaan tidak wajib membayar\nupah, tetapi wajib memberikan bantuan kepada keluarga pekerja yang menjadi\ntanggungannya dengan ketentuan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-1 orang tanggungan 25% dariupah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-2 orang tanggungan 35% dari upah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-3 orang tanggungan 45% dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-4 orang tanggungan 50% dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bantuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 diberikan untuk paling lama 6\nbulan takwin sejak haripertama pekerja ditahan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja\nsetelah 6 bulan tidak dapat melakukan pekerjaan sebagaimana mestinya karena\ndalam proses tindak pidana.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Dalam hal pengadilan memutuskan perkara pidana sebelum masa 6 bulan dan\npekerja dinyatakan tidak bersalah maka pengusaha wajib\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>memperkerjakan kembali.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Dalam hal pengadilan memutuskan perkara pidana sebelurn masa 6 bulan dan\npekerja dinyatakan bersalah maka pengusaha dapat melakukan PHK\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pengusaha wajib membayar kepada pekerja yang mengalami PHK dengan ayat 3\ndan ayat 5 sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah PP 35 tahun 2021 Pasal\n54.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 41 : Mengundurkan Diri\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Bagi pekerja yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri sesuai prosedur,\nyang tugas dan fungsinya tidak mewakili kepentingan pengusaha secara Iangsung\nharus memenuhisyarat:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Mengajukan permohonan pengunduran diri secara\ntertulis selambat-lambatnya 30 hari sebelum tanggal mulai pengunduran diri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Tidak terikat dalam ikatan dinas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Tetap melaksanakan kewajibannya sampai tanggal\nmulai pengunduran diri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Bagi pekerja yang mengundurkan diri akan menerima hak sesuai peraturan\nyang berlakti ( PP 35 tahun 2021 Pasal 50)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Bagi pekerja yang mengundurkan diri secara baik­ baik, disamping akan\nmenerima hak sesuai ketentuan peraturan yang berlaku ( PP 35 tahun 2021 Pasal\n50 ), juga akan diberikan uang ucapan terimakasih yang besarnya sesuai dengan\nkebijakan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Jika pekerja mengundurkan diri, tidak memenuhi syarat pengunduran diri\ntersebut di atas, maka akan digolongkan ke dalam Pengunduran diri tidak\nmemenuhisyarat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 42 : Uang Pisah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Uang Pisah diberikan kepada pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan\nKerja ( PHK ) akibat:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a. Mengundurkan diri\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b. Putusan lembaga penyelesaian Pengadilan Hubungan\nIndustrial ( PHI)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Akibat Mangkir \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">d.Akibat Putusan Pengadilan \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">e.Akibat alasan mendesak \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Adapun besaran uang pisah yang sudah disepakati para pihak adalah sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Akibat mengundurkan diri\u003C\u002Fp>\n\u003Cul>\n  \u003Cli>Memenuhi syarat : Gaji pokok X masa kerja X 3%\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Tidak memenuhi syarat : Gaji Pokok X masa kerja X 0,5%\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Ful>\n\n\u003Cp>b. Akibat putusan lembaga penyelesaian\u003C\u002Fp>\n\u003Cul>\n  \u003Cli>Hubungan Industrial (PHI) : Gaji Pokok X masa kerja X 0,05%\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Akibat mangkir (5 hari tidak masuk berturut-turut tanpa keterangan) :\n    Gaji Pokok X masa kerja X 0,05%\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Akibat putusan Pengadilan : Gaji pokok X masa kerja x 0,05%\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>Akibat alasan medesak : Gaji pokok X masa kerja X 0,05%\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Ful>\n\n\u003Ch3>Pasal 43 : Pension\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>l.Usia pensiun pekerjaditetapkan sampai 56t ahun\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja yang telah mencapai usia 56 tahun diminta untuk meletakkan jabatan\ndan diberhentikan dengan hormat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja tersebut dapat menerima hak-haknya sesuai dengan ketentuan\npemerintah PP No. 35 Tahun 2021 pasal56 serta PP No. 45 Tahun 2015.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 44 : Penanganan Korban Kekerasan dan Pelecehan Seksual\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha dan serikat pekerja bersama-sama membentuk tim monitoring\npenanggulangan kekerasan dan pelecehan yang terdiri dari perwakilan pengusaha\ndan perwakilan serikat pekerja dengan komposisi yang seimbang antara laki-laki\ndan perempuan serta telah dilatih untuk menangani kasus-kasus kekerasan dan\npelecehan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja yang mmengalami kekerasan dan pelecehan di tempat kerja berhak\nmelaporkan kejadian tersebut danmendapatkan pendampingan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja yang mengalami kekerasan dan pelecehan di tempat kerja maupun di\nluar tempat kerja berhak mendapatkan dispensasi waktu untuk menyelesaikan\nmasalahnya hingga pemulihan trauma.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BABXII : PENYELESAIAN KELUH KESAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 45\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila pekerja merasa kurang puas atas hubungan kerja dan syarat-syarat\nkerja atau merasa mendapat perlakuan yang tidak adil dan ingin menyampaikan\nkeluh kesahnya maka penyampaian dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut :\n\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-direct_participation_trigger\">\u003Cp>1. Pekerja menyampaikan perrnasalahannya dapat melalui sms hotline, kotak\nsaran, sarasehan, compliance, bagian HR, atau kcpada pimpinan, kerja dan keluh\nkesah tersebut akan dimusyawarakan melalui meeting LKS Bipartit\u002F meeting SPN -\nManajemen untuk mendapatkan jalan penyelesaiannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Hasil kesepakatan penyelesaian keluh kesah tersebut akan diumumkan di papan\npengumuman, disampaikan ke manajemen lewat short meeting dan disampaikan oleh\nChief kepada pekerja operator saat meeting masing- masingbagian.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Permasalahan yang tidak dapat diselesaikan secara intern di perusahaan dapat\ndilaporkan dan dimintakan bantuan kepada Dinas Tenaga Kerja untuk dapat\ndiselesaikan lebih lanjut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XIII : KETENTUANPENUTUP\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 46\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Yang dimaksud \"Undang-Undang\" yang berlaku disini adalah Undang-Undang No\n13 Tahun 2003, Undang-Undang No. 2 Tahun 2004, Undang­ Undang No. 6 tahun 2003\nbeserta turunannya yaitu: Peraturan Pemerintah PP No. 34 Tahun 2021, PP No. 35\nTahun 2021, PP No. 36 Tahun 2021, dan PP No. 37 Tahun 2021.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perjanjian ke;ja bersama berlaku bagi pengusaha, serikat pekerja dan semua\npekerja PT. Lezax Nesia Jaya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start\">\u003Cp>3.Perjanjian kerja bersama ini berlaku untuk masa 2 tahun, sejak. disepakati\npara pihak mulai 05 Januari 2024 sampai·dengan 05 Januari 2026\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Dan apabila masa berlaku habis, PKB yang lama bisa diperpanjang masa\nberlakunya dengan kesepakatan para pihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Untuk hal-hal yang belum diatur dan disepakati dapat dimusyawarahkan lagi\nantara pengusaha dan serikat pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pengusaha dan serikat pekerja wajib memberitahukan isi perjanjian kerja\nbersama (PKB) atau perubahannyakepada seluruh pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Ketentuan lain yang bertentangan dengan kesepakatan ini dinyatakan tidak\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XIV: PENYEBARAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 47\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Persetujuan bersama ini dibuat dalam rangkap 3 yang isinya asli dan\ndisampaikan :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">a.Pihak Perusahaan (1 eksemplar)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">b.Pihak Serikat Pekerja (1eksemplar)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp style=\"margin-left:2em;\">c.Dinas Tenaga Kerja Sleman (1 eksemplar) \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Salinan naskah dari persetujuan bersama ini dibagikan kepada,seluruh\npekerja, untuk diketahui oleh seluruh pekerja PT. Lezax Nesia Jaya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sleman, 05 Januari 2022\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. Lezak Nesia Jaya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Yow Seng Leng\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Direktur\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Wakil Pekerja:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ita Nur Khasanah (Ketua SPN)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Maisyaroh Nuraini (Wakil Ketua I SPN)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kartiningsih (Wakil Ketua II SPN)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Andriyas Agus Purwoko (Wakil Ketua III SPN)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN TIDAK ADA DISKRIMINASI\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-discrimination\">\u003Cp>PT. LEZAX NESIA JAYA berkomitmen untuk meniadakan diskriminasi di dalam\nperusahaan seperti halnya dalam penerimaan pekerja, gaji, fasilitas, kenaikan\njabatan, rasionalisasi dan lain-lain akan memperlakukan karyawan pada fungsinya\ntanpa membedakan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Suku Bangsa dan Negara\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Agama\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Warna kulit\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Jenis kelamin\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Status perkawinan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Umur\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Cacat fisik dan bentuk tubuh\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Faktor-faktor lain yang tidak ada hubungan dengan pekerjaan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Manajemen harus menjaga kebijakan ini dan apabila ada pelanggaran terhadap\nkebijakan ini akan mendapat tindakan disiplin sesuai denga peraturan yang\nberlaku. \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan akan berusahan terus menerus untuk melaksanakan kebijakan ini\nsesuai Undang-undang dan Peraturan Pemerintah, semua perlakukan mengenai\ntindakan diskriminasi dapat dilaporkan ke manajemen dan akan\nditindaklanjuti.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kebijakan ini akan diimplementasikan pada PT LEZAX NESIA JAYA dan akan\ndipantau secara berkala oleh pihak manajeman.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Yogyakarta, 05 Januari 2024\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN TENTANG PELECEHAN DAN PERLAKUAN KASAR\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-violence\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sexualhar\">\u003Cp>PT. LEZAX NESIA JAYA berkomitmen untuk membebaskan dari segala jenis\npelecehan dan perlakuan kasar di tempat kerja seperti pelecehan dan perlakuan\nkasar secara lisan, tertulis, fisik, kejiwaan atau sex. Semua karyawan\nbertanggung jawab menjaga terciptanya kondisi tersebut di tempat kerja dan\ntidak ada pengecualian bagi setiap karyawan terhadap kebijakan ini. Chief,\nSupervisor dan Deputy Manager bertanggung jawab untuk mengambil tindakan yang\ntepat untuk mencegah atau mengakhiri perlakuan tersebut di bagiannya\nmasing-masing.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Kebijakan ini berlaku juga terhadap para supplier, customer atau siapa saja\nyang masuk dalam lingkungall kerja, demikian juga terhadap semua karyawan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pelecehan dan perlakuan kasar ini tidak dapat ditoleransikan dan jika ada\npelanggaran akan diambil tindakan perbaikan, atau sampai tindakan ke tingkat\npemutusan hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Siapa saja yang mengalami clan menyaksikan atau mendengar harus\nmelaporkannya kepada orang yang tepat di perusahaan ini. Melaporkan hal\ntersebut akan merupakan suatu kesulitan bagi yang mengalaminya akan tetapi\nuntuk membiarkan hal tersebut berlangsung tentunya akan mengakibatkan hal yang\ntidak menyenangkan. Jika ada Chief, Supervisor dan Deputy dilaporkan hal\ntersebut dan tidak ada tindakan yang diambil maka dapat dilaporkan tindakan\natau situasi tersebut kepada Direktur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Semua orang yang melaporkan kejadian tersebut akan diperlakukan secara baik\ndan permasalahan yang diselidiki harus dilakukan dengan segera, rahasia, dan\nsemaksimal mungkin untuk kebutuhan dalam pengambilan tindakan perbaikan yang\ntepat. Melaporkan suatu keluhan dengan niat yang baik atau keikutsertaan dalam\nsuatu penyelidikan tidak akan dipakai sebagai penghalang terhadap karyawan atau\njuga tidak akan mempunyai dampak yang negatif terhadap status sebagai\nkaryawan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jika pelecehan dan perlakuan kasar ditemukan benar terjadi, perusahaan akan\nmengambil tindakan yang tepat. Pernyataan kebijakan ini diimplementasikan oleh\nPT. LEZAX NESIA JAYA dan akan dipantau secara berkala oleh pihak manajemen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Yogyakarta, 05 Januari 2024\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN TIDAK ADA PEKERJA ANAK\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. LEZAX NESIA JAYA berkomitmen mengenai kebijakan tidak ada·pekerja anak\nsebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l. PT. LEZAX NESIA JAYA dengan sungguh­ sungguh berkornitmen bahwa\nperusahaan tidak akan mempekerjakan tenaga kerja yang masih berusia di bawah 18\n(delapan belas) tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.PT. LEZAX NESIA JAYA melarang dan tidak mentolerir adanya kondisi yang\nmempekerjakan. anak atau tenaga kerja yang berusia di bawah 18 (delapan belas)\ntahun dalam kegiatan perusahaan atau kegiatan produksi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.PT. LEZAX NESIA. JAYA memastikan sistem yang dijalankan dapat secara\nefektif untuk mengetahui tidak ada pekerjanya yang berusia di bawah 18 (delapan\nbelas) tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Yogyakarta, 05 Januari 2024\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN TIDAK ADA PEMBALASAN\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. LEZAX NESIA JAYA berkomitmen untuk tidak ada tindakan pembalasan yang\nberlaku untuk semua elemen pekerja yang bekerja di Pt LEZAX NESIA JAYA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Memberikan jaminan keamanan dan ketenangan kepada karyawan untuk dapat\nmemberikan saran\u002Fkeluhan terhadap manajemen dan tidak ada perlakuan negatif\nbaik dari pihak manajemen, atasan ataupun dari pekerja lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Berkomitmen untuk tidak memberikan perlakuan negatif, diskriminasi dan\nperlakuan tidak adil seperti kehilangan jabatan, kehilangan kesempatan promosi,\ndiskriminasi kerja, pengurangan bonus dan pemberian hukuman terhadap karyawan\nyang memberikan saran\u002Fkeluhan untuk perbaikan manajemen baik lewat SMS Hot\nline, kotak saran ataupun memberikan pemyataan pada saat dilakukan audit kepada\nauditor.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Menjamin kerahasiaan identitas karyawan yang memberikan keluhan, komentar\ndan saran yang diberikan karyawan lewat SMS Hot line clan kotak saran.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Yogyakarta, 05 Januari 2024\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN JAM KERJA\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. LEZAX NESIA JAYA berkomitmen mengenai jam kerja seluruh karyawan sebagai\nberikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hoursovertimemax\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-MAXHOURS_trigger\">\u003Cp>I. Perusahaan dengan sungguh-sungguh berusaha menjalankan jam kerja maksimal\n54 jam per minggu.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-schedulesrestpw\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SCHEDULE_trigger\">\u003Cp>2.Perusahaan memberlakukan sistem I hari libur untuk periode 7 hari kerja\n(one day off in seven).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Perusahaan berusaha untuk tidak mentolelir siapa saja yang melakukan\npelanggaran terhadap batasan kerja maksirnal 54 jam per minggu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Perusahaan dalam menjalankan jam kerja lembur bersifat suka rela dan bukan\npaksaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Perusahaan memberikan hak cuti karyawan sesuai peraturan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Yogyakarta; 05 Januari 2024\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN KEBEBASAN BERSERIKAT\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Komitmen PT. LEZAX NESIA JAYA mengenai kebebasan berserikat atau\nberorgan.isasi sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan dengan bersungguh-sungguh berkomitmen untuk memberikan\nkebebasan kepada seluruh karyawan untuk mengikuti atau tidak mengikuti\norganisasi atau serikat pekerja manapun yang ada di dalam perusahaan dan syah\nmenurut peraturan perundangan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan memberikan jaminant erhadap kenyamanan bekerja dari tindakan\nintimidasi atau tindakan yang tidak semestinya dari pihak-pihak yang\nberkepentingan karena berbeda organisasi atau serikat pekerja yang diikuti.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Perusahaan tidak akan mentolelir kepada siapa saja yang melakukan\npelanggaran terhadap isi kebijakan ini sesuai peraturan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Penyataan kebijakan ini diimplementasikan oleh PT LEZAX NESIA JAYA dan\nakan dipantau secara berkala oleh manajemen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN MENGENAI PENERIMAAN KARYAWAN\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Komitmen PT. LEZAX NESIA JAYAterhadap sistem penerimaan karyawan adalah\nsebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Perusahaan dengan sungguh-sungguh berusaha memberikan kesempatan yang\nsama tanpa perbedaan kepada setiap pelamar pekerjaan untuk memperoleh pekerjaan\ndi PT LEZAX NESIA JAYA . \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan dengan sangat keras melarang tidak berhubungan dengan\npersyaratan pekerjaan yang ditawarkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Perusahaan bersungguh-sungguh untuk tidak mencantumkan batasan usia,\nstatus pernikahan, dan ciri-ciri pribadi lainnya yang tidak berhubungan dengan\npersyaratan pekerjaan yang ditawarkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Perusahaan tidak akan meminta informasi yang tidak berhubungan dengan\njenis pekerjaan yang ditawarkan kepada pelamar pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Perusahaan tidak akan pernah melakukan penahanan terhadap dokumen-dokumen\nidentitas asli dari pelamar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pernyataan kebijakan irti dilaksanakan oleh PT. LEZAX NESIA JAYA, dan akan\ndipantau secara berkala oleh·manajemen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN MENGENAI UPAH DAN TUNJANGAN\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. LEZAX NESIA JAYA berkomitmen mengenai kebijakan upah dan tunjangan\nkaryawan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.PT. LEZAX NESIA JAYA dengan sungguh­ sungguh berkomitmen untuk memberikan\nupah kepada karyawan minimal sama atau lebih besar dari standar upah minimal\nyang ditetapkan oleh pemerintah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-PAYSCALES_trigger\">\u003Cp>2.PT.LEZAX NESIA JAYA menyusun struktur upah sesuai dengan level, jabatan,\nmasa kerja, pendidikan dan kompetensi karyawan, memberikan tunjangan untuk\npeningkatan produktivitas kerja dan kesejahteraan karyawan, membayar upah\nkaryawan secara tunai (atau transfer) serta memberikan informasi yang mudah\ndipahami mengenai penerimaan dan pemotongan upah yang diterima karyawan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.PT. LEZAX NESIA JAYA melakukan peninjauan· upah secara berkala dengan\nmemperhatikan kemampuan perusahaan dan produktivitas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Upah lembur karyawan dibayar sesuai dengan peraturan perundangan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pernyataan kebijakan ini dilaksanakan oleh PT.LEZAXNESIAJAYA dan akan\ndipantau secara berkala oleh manajemen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kornitmen PT. LEZAX N SIA JAYAterhadap pelatihan clan pengembangan adalah\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-trainingprogrammes\">\u003Cp>1.Perusahaan dengan sungguh-sungguh berusaha memberikan kesempatan yang sama\ntanpa perbedaan kepada setiap karyawan untuk mendapatkan kesempatan pelatihan\ndan pengembangan keahlian.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan mengembangkan sistem analisa kebutuhan pelatihan,\nmempertahankan clan menjalankan program pelatihan tersebut sesuai dengan\nkebutuhan pada masing-masing bagian (operator\u002Fstaff\u002Fmanajemen) di lingkungan\nPT. LEZAX NESIA JAYA.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-trainingfund\">\u003Cp>3.Perusahaan menanggung semua biaya pelatihan untuk setiap karyawan yang\nditunjuk untuk menghadiri program pelatihan tersebut.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>4.Perusahaan tetap membayar gaji karyawan, setama karyawan yang ditunjuk\ntersebut menghadiri pelatihan yang direkomendasikan oleh perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pernyataan kebijakan ini dilaksanakan oleh PT. LEZAX NESIA JAYA, dan akan\ndipantau secara berkala oleh manajemen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN KEBEBASAN BERPENDAPAT TANPA HUKUMAN\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Komitmen PT. LEZAX NESIA. JAYA terhadap kebebasan berpendapat tanpa hukuman\nkepada seluruh karyawan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan dengan sungguh-sungguh berusaha memberikan kesempatan kepada\nsetiap karyawan, baik secara individu maupunkelompok, untuk berkomunikasi atau\nmenyampaikan pendapat, usulan, permasalahan, saran, serta kritik yang positif\nkepada perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaanmemberikanjaminan perlindungan kepada setiap karyawan dan\nkaryawati dari hukurnan atau sanksi, intimidasi, serta perlakuan tidak adil\ndari pimpinan setempat, dalarn hal berkomunikasi atau menyampaikan pendapat,\nusulan, permasalahan, saran, serta kritik yang positif.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Perusahaan berusah menindaklanjuti serta mencari solusi terbaik terhadap\nsetiap pendapat, usulan, permasalahan, saran, serta kritik yang disampaikan\nkepada perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Perusahaan melalui system komunikasi dan penyampaian keluh kesah, berusaha\nmenciptakan suasana kerja yang harmonis dan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>demokratis.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pernyataan kebijakan ini diimplementasikan oleh PT. LEZAX NESIA JAYA dan\nakan dipantau secara berkala oleh rnanajemen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Komitmen PT. LEZAX NESIA JAYA terhadap kebijakan penilaian kinerja karyawan\nadalah sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan berkomitmen dengan sungguh­ sungguh untuk menghindari adanya\ndiskriminasi dalam sistem penilaian kinerja karyawan di lingkungan PT. LEZAX\nNESIA JAYA.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan berkomitmen dengan sungguh­ sungguh untuk menerapkan kriteria\nyang jelas dalam menilai kinerja karyawan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Perusahaan berkomitmen untuk memberikan kesempatan pengembangan karir\nkepada karyawan yang memiliki penilaian kinerja sangat baik, berdasarkan hasil\npenilaian dari atasan masing­ masing.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pemyataan kebijakan ini dilaksanakan oleh- PT. LEZAX NESIA JAYA, dan akan\ndipantau secara berkala oleh manajemen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBlJAKAN KEDISIPLINAN\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT.LEZAX NESlA JAYA berkomitmen untuk melaksanakan tindakan kediplinan\nsebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Berkomitmen untuk mematuhi semua peraturan perundangan yang berlaku dalam\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Melarang semua bentuk perlakuan kasar dan pelecehan dalam bentuk apapun\nsecara lisan, tertulis, fisik dan kejiwaan sebagai hukuman terhadap semua\npelanggaran kedisplinan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Berkomitmen untuk· melakukan tindakan terhadap pelanggaran kedisplinan\nberdasarkan aturan dan struktur yang berlaku di perusahaan meliputi teguran\nlisan, surat teguran, surat peringatan pertama, surat peringatan kedua, surat\nperingatan ketiga.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Menjamin tidak ada diskriminasi terhadap semua tindakan kedisplinan yang\nberlaku untuk semua elemen pekerja di PT. LEZAX NESIA JAYA.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. LEZAX NESIA JAYA berkomitmen dalam hal pemutusan hubungan kerja sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>I . Perusahaan mengatur secara obyektif dalam hal pemutusan hubungan kerja\nyang berlaku untuk semua level dan posisi karyawan. Serta berkomitmen terhadap\nperaturan perundangan yang berlaku di Indonesia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan akan memberikan uang pisah terhadap karyawan secara penuh yang\njumlahnya dikategorikan berdasarkan lama kerja dan level karyawan sesuai dengan\naturan yang berlaku dalam PKB.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Akan selalu melakukan komunikasi secara terbuka dengan serikat pekerja dan\nkaryawan terhadap semua ha! yang berhubungan dengan proses pemutusan hubungan\nkerja terhadap karyawan. Berkomitmen tidak ada diskriminasi dan transparansi\nterhadap semua proses pemutusan hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN TIDAK ADA PEKERJA PAKSA\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kornitmen PT. LEZAX NESIA JAYA mengenai kebijakan tidak ada pekerja paksa\njebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.PT.LEZAX NESIA JAYA dengan bersungguh-sungguh berkomitmen bahwa perusahaan\ntidak akan menggunakan tenaga kerja paksa dan sejenisnya dalam menjalankan\nkegiatan perusahaan atau produksi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.PT. LEZAX NESIA JAYA menyadari bahwa karyawan mempunyai hak untuk\nmemperoleh kehidupan, kebebasan, serta keamanan dalam\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>menjalankan kerja,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Upah dibayar dan diterirna karyawan sesuai dengan haknya atas suatu\npekerjaan yang sudah dijalankan dan tidak ada pemotongan upah untuk kepentjngan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Karyawan bebas untuk mengakses kamar mandi sesuai dengan keperluan dan\ntidak ada pembatasan untuk pengambilan air minum.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.PT. LEZAX NESIA JAYA dalam penerapan tindakan pendisiplinan karyawan,\ndilakukan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku tanpa ada\nintirnidasi, perlakuan yang tidak adil ataupun pemaksaan. Perusahaan membuka\ndiri untuk suatu usul yang sesuai dari karyawan yang bertujuan untuk memajukan\ndan memperbaiki kerja perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Penyataan ini diimplementasikan oleh PT. LEZAX NESIA JAYA dan akan\ndipantau secara berkala oleh manajemen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV\u002F\nAIDS\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hiv\">\u003Cp>Komitmen PT. Lezax Nesia Jaya terhaclap PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV\n\u002FAIDS adalah sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan dengan sungguh-sungguh berusahauntukmencegahclan menganggulangi\nHIV \u002F AIDS di tempat kerja dengan memberikan pelatihan maupun pendidikan\nterkait HIV\u002F AIDS.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan dengan sungguh-sungguh menjaga rahasia pekerja yang dideteksi\nmemiliki HIV\u002FAIDS.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Perusahaan dengan sungguh-sungguh tidak melakukan diskriminasi kepada\npekerja dengan HIV \u002F AIDS.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pernyataan kebijakan ini dilaksanakan oleh PT. Lezax Nesia Jaya, dan akan\ndipantau secara berkala oleh manajemen.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN KESEHATAN KESELAMATAN KERJA DAN LINGKUNGAN\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetypolicy\">\u003Cp>PT. LEZAX NESIA JAYA membuat komitmen ini, rmtuk melindungi kesehatan clan\nkeselarnatan kerja dan memperkecil resiko dari adanya kegiatan produksi dan\njuga untuk melindungi lingkungan sekitar\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. LEZAX NESIA JAYA khususnya akan komitmen dalam hal :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-green_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-code_application\">\u003Cp>1. Akan mentaati undang-undang yang berlaku dan menyetujui aturan-aturan\nhukum, memperbaiki tindakan-tindakan sesuai dengan yang disebutkan di\nundang-undang dimana undang­ undang tersebut dapat dijalankan dan sesuai\ndengan nilai ekonomis dan bekerjasama dengan instansi terkait dan pihak-pihak\nswasta.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2. Akan memperhatikan kesehatan,- keselamatan, dan akibat-akibat lingkungan\ndari adanya aktivitas produksi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Akan mengutamakan agar karyawan kami bisa bekerja dengan aman dan dengan\npertimbangan­ pertimbangan baik untuk kesehatan dan keselamatan semuanya juga\nuntuk lingkungan sekitar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Akan bermaksud meneruskan perbaikan­ perbaikan clalam hal kesehatan clan\npengaturan lingk:ungan sehingga kecelakaan kerja bisa dikurangi clan efek\nlingk:ungan, limbah, clan pemakaian energi akan bisa diturunkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Akan menyelidiki kecelakaan dan kejadian untuk membangun suatu tindakan,\nprosedur dan atau latihan secara aman untuk mencegah terulangnya kecelakaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Akan mendorong pemahaman akan pentingnya kesehatan, keamanan dan tentang\nlingkungan yang berhubungan dengan bisnis perusahaan diantara karyawan,\nsupplier, pelanggan, dan masyarakat sekitar kepada proses produksi kami clan\nakan mencoba untuk memahami kebutuhan­ kebutuhan mereka.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>7.Akan memakai konsultan atau penasehat yang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>akan menjdaskan standarisasi kesehatan, keamanan juga lingk:ungan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetytraining\">\u003Cp>8.Perusahaan akan menyediakan pelatihan apa saja dan pengawasan seperlunya\nuntuk mencapai komitmen kami.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>9.Akan melaporkan dengan terbuka dalam hal keamanan, dan tindakan\nlingkungan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kebijakan kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan ini dipakai sebagai\ndasar perusahaan dalam beroperasi.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN ANTI SUAP DAN KORUPSI\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. Lezax Nesia Jaya berkomitmen mengenai anti suap dan korupsi terhadap\nseluruh karyawan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l. Perusahaan dengan sungguh-sungguh berusaha menjalankan operasional\nperusahaan.dengan tanpa adasuap dantidak adakorupsi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan melarang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang ada pada karyawan\nkarena jabatan dan atau kedudukannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Memberi, menerima, dan atau menjanjikan sesuatu kepada orang lain atau\nmitra kerja, baik internal maupun eksternal, dengan maksud untuk melakukan\nscsuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Perusahaan berusaha untuk tidak mentolerir siapa saja yang melakukan\npelanggaran terhadap aturan anti suap dan anti korupsi tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Siapa saja yang mengetahui, melihat, maupun menyaksikan adanya suapdan\nkorupsi diperusahaan, harus melaporkan kepada orang yang tepat di perusahaan\nini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Jika terbukti ada yang melakukan pelanggaran terhadap kebijakan tersebut,\nmaka akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003Cstrong>KEBIJAKAN TENTANG WARTAWAN DAN MEDIA MASSA\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Komitmen PT. LEZAX NESIA JAYA. terhadap wartawan dan media massa adalah\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menghubungi terlebih\ndahulu SEA Adidas Group, jika sewaktu-waktu ada wartawan yang telpon ataupun\ndatang ke perusahaan untuk menanyakan perihal kondisi tenaga kerja dankondisi\nkesehatan dan keselamatan kerja di PT. LEZAX NESIA JAYA.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan dengan sungguh-sungguh akan mentaati semua aturan dari Adidas\nGroup tentang cara penanganan jika ada wartawan ataupun media massa yang telpon\natau berk:unjung di PT. LEZAX NESIA JAYA.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pernyataan kebijakan ini dilaksanakan oleh PT.LEZAX NESIA JAYA, dan akan\ndipantau secara berkala oleh manajemen.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\n",{"cbadate_start":45,"cbadate_end":49,"cbadate_start_date":51,"cbadate_end_date":53,"trainingprogrammes":55,"trainingfund":59,"pensionfund":63,"disabilityfund":66,"unemploymentfund":69,"contracttrial":72,"contractseverancepay":76,"contractseverancepay1":80,"severance_number":84,"severance_number_1_tenure":88,"sicknesspay":92,"maxsicknesspayperc":96,"sicknessmaxdays":98,"sicknessmaxdaysnr":102,"disabilitypay":104,"healthinsurance":108,"healthinsurancerelatives":112,"protectiveclothing":116,"healthandsafetytraining":120,"code_application":124,"hiv":128,"healthandsafetypolicy":132,"funeralpay":136,"funeralpaytype":140,"paidmaternityleave":144,"paidmaternityleaveduration":148,"maternityotherclause":150,"paidpaternityleave":154,"paidpaternityleaveduration":158,"paidpaternityleavepayperc":160,"deathrelatives":164,"deathrelativesleave":168,"marriage":170,"marriageleave":174,"eqpay":176,"gender":180,"discrimination":182,"hourspday_select":186,"hourspday":190,"hourspweek_select":192,"hourspweek":194,"dayspweek_select":196,"dayspweek":198,"PAIDLEAV_trigger":200,"holidaysdays":204,"holidaysweeks":206,"MAXHOURS_trigger":208,"hoursovertimemax":212,"SCHEDULE_trigger":214,"schedulesrestpw":218,"TRADEUNLEAV_trigger":220,"sexualhar":224,"violence":227,"PAYSCALES_trigger":229,"LOWWAGE_trigger":233,"LOWWAGE_government":237,"STRUCINCR_trigger":239,"wageincreasefirmperformance":243,"incidentalbonustype2":245,"ONCERISE2_trigger":249,"incidentalbonustype2sec":253,"overtimeallowancetype_general":255,"overtimeallowancetype":259,"sundayallowancetype":261,"SENIOR_trigger":263,"longserviceallowancetype":267,"longserviceallowancetype1":269,"longserviceallowancetype2":272,"mealvouchers":274,"MEALALL_trigger":278,"direct_participation_trigger":280,"green_trigger":284},{"bindId":46,"name":47,"text":48},"cbadate_start","3.Perjanjian kerja bersama ini berlaku u","3.Perjanjian kerja bersama ini berlaku untuk masa 2 tahun, sejak. disepakati\npara pihak mulai 05 Januari 2024 sampai·dengan 05 Januari 2026",{"bindId":50,"name":47,"text":48},"cbadate_end",{"bindId":52,"name":47,"text":48},"cbadate_start_date",{"bindId":54,"name":47,"text":48},"cbadate_end_date",{"bindId":56,"name":57,"text":58},"trainingprogrammes","1.Perusahaan dengan sungguh-sungguh beru","1.Perusahaan dengan sungguh-sungguh berusaha memberikan kesempatan yang sama\ntanpa perbedaan kepada setiap karyawan untuk mendapatkan kesempatan pelatihan\ndan pengembangan keahlian.",{"bindId":60,"name":61,"text":62},"trainingfund","3.Perusahaan menanggung semua biaya pela","3.Perusahaan menanggung semua biaya pelatihan untuk setiap karyawan yang\nditunjuk untuk menghadiri program pelatihan tersebut.",{"bindId":64,"name":65,"text":65},"pensionfund","•Program JaminanPensiun",{"bindId":67,"name":68,"text":68},"disabilityfund","•Program Jaminan Kecelakaan Kerja",{"bindId":70,"name":71,"text":71},"unemploymentfund","•Program Jaminan KehilanganPekerjaan",{"bindId":73,"name":74,"text":75},"contracttrial","a.Bagi pekerja yang diangkat menjadi pek","a.Bagi pekerja yang diangkat menjadi pekerja tetap\n( PKWTT ) setelah melalui masa percobaan, maka masa kerja dihitung dari awal\npenandatanganan masa percobaan.",{"bindId":77,"name":78,"text":79},"contractseverancepay","1.Dalam hal terjadi pemutusan hubungan k","1.Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja pengusaha diwajibkan membayar\nuang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang pergantian hak yang\nseharusnya diterima, sesuai dengan ketentuan PP 35 tahun 2021 Pasal 40 sebagai\nberikut:",{"bindId":81,"name":82,"text":83},"contractseverancepay1","a.UangPesangon -Masa kerja kurang dari 1","a.UangPesangon\n\n-Masa kerja kurang dari 1 th, 1 bulan upah penuh\n\n-Masa kerja 1 thn atau lebih, kurang dari 2 thn 2 bulan upah\n\n-Masakerja2 thn atau lebih, kurang dari 3 thn 3 bulan uh\n\n-Masa kerja 3 thn atau lebih, kurang dari 4 thn 4 bulan upah\n\n-Masa kerja 4 thn atau lebih, kurang dari5 thn 5 bulan upah\n\n-Masa kerja 5 thn atau lebih, kurang dari 6 thn 6 bulanupah\n\n-Masa kerja 6 thn atau lebih, kurang dari 7 thn 7 bulan upah\n\n-Masa kerja 7 thn atau lebih, kurang dari 8 thn 8 bulan upah\n\n-Masa kerj a 8 thn atau lebih 9 bulan upah",{"bindId":85,"name":86,"text":87},"severance_number","-Masa kerja 5 thn atau lebih, kurang dar","-Masa kerja 5 thn atau lebih, kurang dari 6 thn 6 bulanupah",{"bindId":89,"name":90,"text":91},"severance_number_1_tenure","-Masa kerja 1 thn atau lebih, kurang dar","-Masa kerja 1 thn atau lebih, kurang dari 2 thn 2 bulan upah",{"bindId":93,"name":94,"text":95},"sicknesspay","4.Apabila pekerja sakit berkepanjangan d","4.Apabila pekerja sakit berkepanjangan danterus menerus selama 12 (dua\nbelas) bulan, maka berpedoman pada aturan yang berlaku ( PP No 36 Pasal 41 ayat\n1), selama sakit akan diterapkan pengupahan sebagai berikut :\n\n\n  \n  \n  \n    \n      Jangka Waktu\n      Besar Upah yang di bayar\n    \n    \n      4 Bulan Pertama\n      100% x Upah Pokok\n    \n    \n      4 Bulan Kedua\n      75% x Upah Pokok\n    \n    \n      4 Bulan Ketiga\n      50% x Upah Pokok\n    \n    \n      Dan Seterusnya\n      25 % x Upah Pokok",{"bindId":97,"name":94,"text":95},"maxsicknesspayperc",{"bindId":99,"name":100,"text":101},"sicknessmaxdays","5.Kepada pekerja sakit terns menerus sel","5.Kepada pekerja sakit terns menerus selama lebih 1 (satu) tahun dan yang\nbersangkutan tidak mampu bekerja kembali maka perusahaan dapat melakukan\npemutusan hubungan kerja yang berpedoman pada peraturan ketenagakerjaan yang\nberlaku.",{"bindId":103,"name":100,"text":101},"sicknessmaxdaysnr",{"bindId":105,"name":106,"text":107},"disabilitypay","I. Apabila pekerja mendapatkan kecelakaa","I. Apabila pekerja mendapatkan kecelakaan kerja maka ganti kerugian dan\ntunjangan ak-an ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan peraturan\ndan ketentuan yang berlaku di BPJS Ketenagakerjaan.",{"bindId":109,"name":110,"text":111},"healthinsurance","a.BPJS Kesehatan dengan Program Jaminan ","a.BPJS Kesehatan dengan Program Jaminan\nKesehatan.",{"bindId":113,"name":114,"text":115},"healthinsurancerelatives","2.Program BPJS Kesehatan dan Ketenagaker","2.Program BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dilaksanakan sesuai dengan\nketentuan UU No.24 Tahun 2011 tentang BPJS, yang meliputi:",{"bindId":117,"name":118,"text":119},"protectiveclothing","1.Setiap pekerja wajib rnengenakan pakai","1.Setiap pekerja wajib rnengenakan pakaian rapi dan sopan, !llat pengaman\nkerja dan perlengkapan lainnya yang disediakan oleh perusahaan (pakai masker,\nwearpack, safety shoes, sarung tangan latex, pelindung rnata, danpelindung\ntelinga).",{"bindId":121,"name":122,"text":123},"healthandsafetytraining","8.Perusahaan akan menyediakan pelatihan ","8.Perusahaan akan menyediakan pelatihan apa saja dan pengawasan seperlunya\nuntuk mencapai komitmen kami.",{"bindId":125,"name":126,"text":127},"code_application","1. Akan mentaati undang-undang yang berl","1. Akan mentaati undang-undang yang berlaku dan menyetujui aturan-aturan\nhukum, memperbaiki tindakan-tindakan sesuai dengan yang disebutkan di\nundang-undang dimana undang­ undang tersebut dapat dijalankan dan sesuai\ndengan nilai ekonomis dan bekerjasama dengan instansi terkait dan pihak-pihak\nswasta.",{"bindId":129,"name":130,"text":131},"hiv","Komitmen PT. Lezax Nesia Jaya terhaclap ","Komitmen PT. Lezax Nesia Jaya terhaclap PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV\n\u002FAIDS adalah sebagai berikut:\n\n1.Perusahaan dengan sungguh-sungguh berusahauntukmencegahclan menganggulangi\nHIV \u002F AIDS di tempat kerja dengan memberikan pelatihan maupun pendidikan\nterkait HIV\u002F AIDS.\n\n2.Perusahaan dengan sungguh-sungguh menjaga rahasia pekerja yang dideteksi\nmemiliki HIV\u002FAIDS.\n\n3.Perusahaan dengan sungguh-sungguh tidak melakukan diskriminasi kepada\npekerja dengan HIV \u002F AIDS.\n\n4.Pernyataan kebijakan ini dilaksanakan oleh PT. Lezax Nesia Jaya, dan akan\ndipantau secara berkala oleh manajemen.",{"bindId":133,"name":134,"text":135},"healthandsafetypolicy","PT. LEZAX NESIA JAYA membuat komitmen in","PT. LEZAX NESIA JAYA membuat komitmen ini, rmtuk melindungi kesehatan clan\nkeselarnatan kerja dan memperkecil resiko dari adanya kegiatan produksi dan\njuga untuk melindungi lingkungan sekitar\n\nPT. LEZAX NESIA JAYA khususnya akan komitmen dalam hal :\n\n1. Akan mentaati undang-undang yang berlaku dan menyetujui aturan-aturan\nhukum, memperbaiki tindakan-tindakan sesuai dengan yang disebutkan di\nundang-undang dimana undang­ undang tersebut dapat dijalankan dan sesuai\ndengan nilai ekonomis dan bekerjasama dengan instansi terkait dan pihak-pihak\nswasta.\n\n2. Akan memperhatikan kesehatan,- keselamatan, dan akibat-akibat lingkungan\ndari adanya aktivitas produksi.\n\n3. Akan mengutamakan agar karyawan kami bisa bekerja dengan aman dan dengan\npertimbangan­ pertimbangan baik untuk kesehatan dan keselamatan semuanya juga\nuntuk lingkungan sekitar.\n\n4.Akan bermaksud meneruskan perbaikan­ perbaikan clalam hal kesehatan clan\npengaturan lingk:ungan sehingga kecelakaan kerja bisa dikurangi clan efek\nlingk:ungan, limbah, clan pemakaian energi akan bisa diturunkan.\n\n5.Akan menyelidiki kecelakaan dan kejadian untuk membangun suatu tindakan,\nprosedur dan atau latihan secara aman untuk mencegah terulangnya kecelakaan.\n\n6.Akan mendorong pemahaman akan pentingnya kesehatan, keamanan dan tentang\nlingkungan yang berhubungan dengan bisnis perusahaan diantara karyawan,\nsupplier, pelanggan, dan masyarakat sekitar kepada proses produksi kami clan\nakan mencoba untuk memahami kebutuhan­ kebutuhan mereka.\n\n7.Akan memakai konsultan atau penasehat yang\n\nakan menjdaskan standarisasi kesehatan, keamanan juga lingk:ungan.\n\n8.Perusahaan akan menyediakan pelatihan apa saja dan pengawasan seperlunya\nuntuk mencapai komitmen kami.\n\n9.Akan melaporkan dengan terbuka dalam hal keamanan, dan tindakan\nlingkungan.\n\nKebijakan kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan ini dipakai sebagai\ndasar perusahaan dalam beroperasi.",{"bindId":137,"name":138,"text":139},"funeralpay","2.Dalam hal anggota keluarga (anak, istr","2.Dalam hal anggota keluarga (anak, istri ata suami) meninggal dunia,\nperusahaan akan memberikan bantuan uang sebagai berikut:\n\na.Suami, istri, anak meninggal dunia mendapat\nsantunan sebesar Rp 450.000,- dengan perincian sebagai berikut :\n\n• Biaya penguburan sebesar Rp 250.000,\n\n• Uang duka sebesar Rp200.000,- .\n\nb.Ayah\u002Fibu kandung yang meninggal dunia mendapat\nsantunan sebesar Rp 200.000,'-\n\nc. Ayah \u002F ibu mertua meninggal dunia mendapat\nkansantunan Rp150.000,-·\n\nd. Untuk point b dan c hanya berlaku untuk I (satu)\npekerja, apabila orang tua kandung pekerja juga merupakan mertua pekerja\nlainya, maka yang berhak atas santunan adalah pekerja yang merupakan anak\nkandung yang meninggal.",{"bindId":141,"name":142,"text":143},"funeralpaytype","c. Ayah \u002F ibu mertua meninggal dunia men","c. Ayah \u002F ibu mertua meninggal dunia mendapat\nkansantunan Rp150.000,-·",{"bindId":145,"name":146,"text":147},"paidmaternityleave","1.Pekerja perempuan berhak memperoleh is","1.Pekerja perempuan berhak memperoleh istirahat selama 1,5 (satu setengah)\nbulan sebelum saatnya melahirkan dan 1,5 ( satu setengah ) bulan sesudah\nmelahirkan menurut perhitungan dokt r kandungan atau bidan.",{"bindId":149,"name":146,"text":147},"paidmaternityleaveduration",{"bindId":151,"name":152,"text":153},"maternityotherclause","3.Pekerja perempuan yang mengalami kegug","3.Pekerja perempuan yang mengalami keguguran kandungannya berhak memperoleh\nistirahat 1,5 (satu setengah) bulan atau sesuai dengan surat keterangan\ndokterkandungan atau bidan.",{"bindId":155,"name":156,"text":157},"paidpaternityleave","e.Isteri melahirkan \u002F keguguran: 2 hari ","e.Isteri melahirkan \u002F keguguran: 2 hari (diambil\nsekaligus)",{"bindId":159,"name":156,"text":157},"paidpaternityleaveduration",{"bindId":161,"name":162,"text":163},"paidpaternityleavepayperc","Perusahaan memberikan ijin kepada pekerj","Perusahaan memberikan ijin kepada pekerja untuk meninggalkan pekerjaan\ndengan mendapat upah sesuai dengan aturan yang berlaku (PP 36 tahun 2021 Pasal\n41 ayat (3),sebagai berikut:\n\na.Pemikahan pekerja sendiri : 3 hari (diambil\nsekaligus)\n\nb.Pemikahan anak pekerja : 2 hari (diambil\nsekaligus)\n\nc.Khitanan : 2 hari (diambil sekaligus)\n\nd.Pembaptisan anak: 2 hari (diambil sekaligus)\n\ne.Isteri melahirkan \u002F keguguran: 2 hari (diambil\nsekaligus)\n\nf.Suami\u002Fisteri\u002Fanak\u002Forangtua meninggal dunia :2\nhari( maksimal sampai hari ke-7)\n\ng.Mertua\u002F menantu pekerja meninggal dunia : 2 hari\n( maksimal sampai hari ke-7)\n\nh.Anggota keluarga dalam I (satu) rumah meninggal\ndunia : 1 hari.\n\ni.Saudara kandung \u002F kakek \u002F nenek kandung meninggal\ndunia: 1 hari",{"bindId":165,"name":166,"text":167},"deathrelatives","f.Suami\u002Fisteri\u002Fanak\u002Forangtua meninggal d","f.Suami\u002Fisteri\u002Fanak\u002Forangtua meninggal dunia :2\nhari( maksimal sampai hari ke-7)",{"bindId":169,"name":166,"text":167},"deathrelativesleave",{"bindId":171,"name":172,"text":173},"marriage","a.Pemikahan pekerja sendiri : 3 hari (di","a.Pemikahan pekerja sendiri : 3 hari (diambil\nsekaligus)",{"bindId":175,"name":172,"text":173},"marriageleave",{"bindId":177,"name":178,"text":179},"eqpay","4.Pengusaha dalam menetapkan upah tidak ","4.Pengusaha dalam menetapkan upah tidak boleh mengadakan diskriminasi antara\npekerja laki-laki\n\ndan pekerja perempuan untuk pekerjaan yang sama nilainya.",{"bindId":181,"name":178,"text":179},"gender",{"bindId":183,"name":184,"text":185},"discrimination","PT. LEZAX NESIA JAYA berkomitmen untuk m","PT. LEZAX NESIA JAYA berkomitmen untuk meniadakan diskriminasi di dalam\nperusahaan seperti halnya dalam penerimaan pekerja, gaji, fasilitas, kenaikan\njabatan, rasionalisasi dan lain-lain akan memperlakukan karyawan pada fungsinya\ntanpa membedakan\n\n1.Suku Bangsa dan Negara\n\n2.Agama\n\n3.Warna kulit\n\n4.Jenis kelamin\n\n5.Status perkawinan\n\n6.Umur\n\n7.Cacat fisik dan bentuk tubuh\n\n8.Faktor-faktor lain yang tidak ada hubungan dengan pekerjaan",{"bindId":187,"name":188,"text":189},"hourspday_select","a.Ketentuan jam kerja ditetapkan dengan ","a.Ketentuan jam kerja ditetapkan dengan jumlah jam kerja maksimal 8\n(delapan) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5\n(lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu, menyesuaikan peraturan\nperundang-undangan yang berlaku di Pemerintah saat ini.",{"bindId":191,"name":188,"text":189},"hourspday",{"bindId":193,"name":188,"text":189},"hourspweek_select",{"bindId":195,"name":188,"text":189},"hourspweek",{"bindId":197,"name":188,"text":189},"dayspweek_select",{"bindId":199,"name":188,"text":189},"dayspweek",{"bindId":201,"name":202,"text":203},"PAIDLEAV_trigger","1.Bagi pekerja yang telah mendapatkan cu","1.Bagi pekerja yang telah mendapatkan cuti diberi kesempatan cuti tahunan\nselama 12 hari kerja dengan upah penuh.",{"bindId":205,"name":202,"text":203},"holidaysdays",{"bindId":207,"name":202,"text":203},"holidaysweeks",{"bindId":209,"name":210,"text":211},"MAXHOURS_trigger","I. Perusahaan dengan sungguh-sungguh ber","I. Perusahaan dengan sungguh-sungguh berusaha menjalankan jam kerja maksimal\n54 jam per minggu.",{"bindId":213,"name":210,"text":211},"hoursovertimemax",{"bindId":215,"name":216,"text":217},"SCHEDULE_trigger","2.Perusahaan memberlakukan sistem I hari","2.Perusahaan memberlakukan sistem I hari libur untuk periode 7 hari kerja\n(one day off in seven).",{"bindId":219,"name":216,"text":217},"schedulesrestpw",{"bindId":221,"name":222,"text":223},"TRADEUNLEAV_trigger","4.Perusahaan dapat memberikan kemudahan ","4.Perusahaan dapat memberikan kemudahan dalam keadaan tertentu, memberikan\nijin kepada serikat pekerja\u002Fanggotanya, mengikuti\u002Fmenghadiri rapat­ rapat\norganisasi induknya, panggilan pemerintah tanpa mengurangi hak-haknya.",{"bindId":225,"name":184,"text":226},"sexualhar","PT. LEZAX NESIA JAYA berkomitmen untuk membebaskan dari segala jenis\npelecehan dan perlakuan kasar di tempat kerja seperti pelecehan dan perlakuan\nkasar secara lisan, tertulis, fisik, kejiwaan atau sex. Semua karyawan\nbertanggung jawab menjaga terciptanya kondisi tersebut di tempat kerja dan\ntidak ada pengecualian bagi setiap karyawan terhadap kebijakan ini. Chief,\nSupervisor dan Deputy Manager bertanggung jawab untuk mengambil tindakan yang\ntepat untuk mencegah atau mengakhiri perlakuan tersebut di bagiannya\nmasing-masing.",{"bindId":228,"name":184,"text":226},"violence",{"bindId":230,"name":231,"text":232},"PAYSCALES_trigger","2.PT.LEZAX NESIA JAYA menyusun struktur ","2.PT.LEZAX NESIA JAYA menyusun struktur upah sesuai dengan level, jabatan,\nmasa kerja, pendidikan dan kompetensi karyawan, memberikan tunjangan untuk\npeningkatan produktivitas kerja dan kesejahteraan karyawan, membayar upah\nkaryawan secara tunai (atau transfer) serta memberikan informasi yang mudah\ndipahami mengenai penerimaan dan pemotongan upah yang diterima karyawan.",{"bindId":234,"name":235,"text":236},"LOWWAGE_trigger","2. Besarnya upah minimum sesua1 ketetapa","2. Besarnya upah minimum sesua1 ketetapan pemerintah yangberlaku.",{"bindId":238,"name":235,"text":236},"LOWWAGE_government",{"bindId":240,"name":241,"text":242},"STRUCINCR_trigger","1. Perusahaan akan mengevaluasi kenaikan","1. Perusahaan akan mengevaluasi kenaikan upah setiap satu tahun sekali,\ndengan pertimbangan tingkat kenaikan yang ditetapkan pemerintah (UMK), laju\ninflasi, prestasi pekerja dan kemampuan perusahaan.",{"bindId":244,"name":241,"text":242},"wageincreasefirmperformance",{"bindId":246,"name":247,"text":248},"incidentalbonustype2","1.Tunjangan hari raya keagamaan diberika","1.Tunjangan hari raya keagamaan diberikan kepada pekerja sesuai Peraturan\nPemerintah yang berlaku.\n\n2.Bingkisan hari raya diberikan kepada pekerja sesuai dengan kemampuan\nperusahaan.",{"bindId":250,"name":251,"text":252},"ONCERISE2_trigger","1.Insentif produksi diberikan per bulan,","1.Insentif produksi diberikan per bulan, kepada pekerja operator (PKWTT)\nsetelah masa kerja 1 tahun, sesuai dengan nilai export, divisi, nilai orang\nyang sudah diatur dalam Keputusan Bersama.\n\n2.Jasa produksi diberikan per tahun, kepada pekerja tetap yang masa kerjanya\nsetelah satu tahun, diberikan tahun berikutnya, sesuai kemampuan perusahaan.",{"bindId":254,"name":251,"text":252},"incidentalbonustype2sec",{"bindId":256,"name":257,"text":258},"overtimeallowancetype_general","9.Dasar perhitungan lembur sesuai dengan","9.Dasar perhitungan lembur sesuai dengan PP 35 tahun2021 Pasal 31-33\n\na.Tarif upah lembur atau TUL perjam\n\n- Upah lemburper jam adalah\n\n\n  \n    1\n    73\n  \nX Upah sebulan\n\nJika dalam I (satu) minggu bekerja 5 (lima hari kerja, maka upah sebulan =\nupah sehari x 21\n\nb.Lembur hari kerja biasa\n\n-1 (satujampertama)= 1 ½ x TUL per jam\n\n-Jam kedua dan seterusnya = 2 x TUL per 'jam\n\nc.Lembur hari istirahat minggu atau libur nasional\n\n- 1 (satu) jam pertama s.d. jam ke-8 (delapan)\n\n=2xTUL perjam\n\n- Jam ke-9 (sembilan) = 3 x TUL per jam \n\n- Jam ke-10 (sepuluh) dan ke-11(sebelas) =4xTUL\nperjam·",{"bindId":260,"name":257,"text":258},"overtimeallowancetype",{"bindId":262,"name":257,"text":258},"sundayallowancetype",{"bindId":264,"name":265,"text":266},"SENIOR_trigger","1.Tunjangan Masa Kerja diberikan kepada ","1.Tunjangan Masa Kerja diberikan kepada pekerja operator, yang masa kerjanya\n1 (satu) tahun atau lebih, dalam bentuk Uang Lama Kerja.\n\n2.Besamya Uang Lama Kerja Rp 2.000,- ( dua ribu rupiah) per 1 (satu) tahun\nmasa kerja, dan dihitung sejak awal tahun.",{"bindId":268,"name":265,"text":266},"longserviceallowancetype",{"bindId":270,"name":265,"text":271},"longserviceallowancetype1","1.Tunjangan Masa Kerja diberikan kepada pekerja operator, yang masa kerjanya\n1 (satu) tahun atau lebih, dalam bentuk Uang Lama Kerja.",{"bindId":273,"name":265,"text":271},"longserviceallowancetype2",{"bindId":275,"name":276,"text":277},"mealvouchers","1. Makan siang atau uang makan akan dibe","1. Makan siang atau uang makan akan diberikan kepada pekerja sesuai dengan\nkemampuan perusahaan, sesuai dengan yang sudah diputuskan bersama.",{"bindId":279,"name":276,"text":277},"MEALALL_trigger",{"bindId":281,"name":282,"text":283},"direct_participation_trigger","1. Pekerja menyampaikan perrnasalahannya","1. Pekerja menyampaikan perrnasalahannya dapat melalui sms hotline, kotak\nsaran, sarasehan, compliance, bagian HR, atau kcpada pimpinan, kerja dan keluh\nkesah tersebut akan dimusyawarakan melalui meeting LKS Bipartit\u002F meeting SPN -\nManajemen untuk mendapatkan jalan penyelesaiannya.\n\nHasil kesepakatan penyelesaian keluh kesah tersebut akan diumumkan di papan\npengumuman, disampaikan ke manajemen lewat short meeting dan disampaikan oleh\nChief kepada pekerja operator saat meeting masing- masingbagian.",{"bindId":285,"name":126,"text":286},"green_trigger","1. Akan mentaati undang-undang yang berlaku dan menyetujui aturan-aturan\nhukum, memperbaiki tindakan-tindakan sesuai dengan yang disebutkan di\nundang-undang dimana undang­ undang tersebut dapat dijalankan dan sesuai\ndengan nilai ekonomis dan bekerjasama dengan instansi terkait dan pihak-pihak\nswasta.\n\n2. Akan memperhatikan kesehatan,- keselamatan, dan akibat-akibat lingkungan\ndari adanya aktivitas produksi.\n\n3. Akan mengutamakan agar karyawan kami bisa bekerja dengan aman dan dengan\npertimbangan­ pertimbangan baik untuk kesehatan dan keselamatan semuanya juga\nuntuk lingkungan sekitar.\n\n4.Akan bermaksud meneruskan perbaikan­ perbaikan clalam hal kesehatan clan\npengaturan lingk:ungan sehingga kecelakaan kerja bisa dikurangi clan efek\nlingk:ungan, limbah, clan pemakaian energi akan bisa diturunkan.\n\n5.Akan menyelidiki kecelakaan dan kejadian untuk membangun suatu tindakan,\nprosedur dan atau latihan secara aman untuk mencegah terulangnya kecelakaan.\n\n6.Akan mendorong pemahaman akan pentingnya kesehatan, keamanan dan tentang\nlingkungan yang berhubungan dengan bisnis perusahaan diantara karyawan,\nsupplier, pelanggan, dan masyarakat sekitar kepada proses produksi kami clan\nakan mencoba untuk memahami kebutuhan­ kebutuhan mereka.","\u003Chtml>\n\n    \u003Cdiv class=\"cobra-report\">\n\n        \u003Ch2>IDN PT. Lezak Nesia Jaya - 2024\u003C\u002Fh2>\n\n        \u003Cdiv class=\"section general\">\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-start_date\">Tanggal dimulainya perjanjian: &rarr;&nbsp;2024-01-05\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-end_date\">Tanggal berakhirnya perjanjian: &rarr;&nbsp;2026-12-05\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \u003C!-- TODO: previous CBA logic -->\n            \u003C!-- TODO: status logic -->\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaratified\">Diratifikasi oleh: &rarr;&nbsp;Other\u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaactorratified\">\n                    Diratifikasi pada: &rarr;&nbsp;2024-02-07\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \n\n            \u003C!-- TODO: transnational_label, includingcountries_label, national_framework_label -->\n\n            \u003Cdiv id=\"display-SECTOR1\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Industri\u002Fpabrik pengolahan\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-NACE2004\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Pabrik Manufaktur Sepatu, Produk Kulit dan Karet\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-FIRMPRI\">\n                Sektor publik\u002Fswasta: &rarr;&nbsp;In the private sector\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv>Disimpulkan oleh:\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1\">\n\n                \n                    \n                    \u003Cdiv>\n                        Nama perusahaan: &rarr;&nbsp;\n                        Lezak Nesia Jaya\n                    \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1\">\n                Nama serikat pekerja: &rarr;&nbsp;\n\n                \n                    \n                    \u003Cspan>\n                        SPN - Serikat Pekerja Nasional\n                    \u003C\u002Fspan>\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-casignemployees\">\n                Nama penandatangan dari pihak pekerja &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section social-security-pensions\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SOCSEC_trigger\">JAMINAN SOSIAL DAN PENSIUN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-pensionfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pensiun bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilityfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan cacat bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-unemploymentfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan pengangguran bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section training\">\n            \u003Ch3 id=\"display-TRAINING_trigger\">PELATIHAN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingprogrammes\">Program pelatihan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprenticeships\">Magang: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pelatihan bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section sickness-disability\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KONDISI SAKIT DAN DISABILITAS\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-maxsicknesspayperc\">\n                Maximum cuti sakit berbayar (untuk 6 bulan): &rarr;&nbsp;92&nbsp;%\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-sicknessmaxdaysnr\">\n                Maximum hari untuk cuti sakit berbayar: &rarr;&nbsp;365 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-longtermillness\">Ketentuan mengenai kembali bekerja setelah menderita penyakit jangka panjang, seperti penyakit kanker: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-menstruationleave\">Cuti haid berbayar: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilitypay\">Pembayaran gaji apabila tidak mampu bekerja dikarenakan kecelakaan kerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n\n        \u003Cdiv class=\"section health-medical-assistence\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA BANTUAN MEDIS\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccess\">Bantuan medis disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccessrelatives\">Bantuan medis bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurance\">Kontribusi pengusaha untuk asuransi kesehatan disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurancerelatives\">Asuransi kesehatan bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetypolicy\">Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetytraining\">Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-protectiveclothing\">Pakaian\u002Falat pelindung diri disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-hivpolicy\">Pemeriksaan kesehatan secara berkala disediakan oleh pengusaha: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-monitoring\">Pengawasan permintaan musculoskeletal di tempat kerja, resiko professional dan\u002Fatau hubungan antara pekerjaan dan kesehatan: &rarr;&nbsp;The relationship between work and health, Employee involvement in the monitoring\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-funeralpay\">Bantuan duka\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-funeralpayamount\">\n                Minimum kontribusi pengusaha untuk penguburan\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;150000.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section work-family-arrangements\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKFAM_trigger\">PENGATURAN ANTARA KERJA DAN KELUARGA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleaveduration\">\n                Cuti hamil berbayar: &rarr;&nbsp;13 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-jobsecuritymothers\">Jaminan tetap dapat bekerja setelah cuti hamil: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-maternitydiscrimination\">Larangan diskriminasi terkait kehamilan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-breastfeeding_dangerouswork\">Larangan mewajibkan pekerja yang sedang hamil atau menyusui untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-riskassessment\">Penilaian resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja yang sedang hamil atau menyusui di tempat kerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-alternatives\">Ketersediaan alternatif bagi pekerja hamil atau menyusui untuk tidak melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-timeoff\">Cuti untuk melakukan pemeriksaan pranatal: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningnonstandard\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempekerjakan pekerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningpromotion\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempromosikan: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv> \n            \u003Cdiv id=\"display-nursingmothers\">Fasilitas untuk pekerja yang menyusui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcareprovision\">Pengusaha menyediakan fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcaresubsidy\">Pengusaha mensubsidi fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \u003Cdiv id=\"display-educationtuition\">Tunjangan\u002Fbantuan pendidikan bagi anak pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidpaternityleaveduration\">\n                Cuti ayah berbayar: &rarr;&nbsp;2 hari\n         \u003C\u002Fdiv>\n                        \u003Cdiv id=\"display-deathrelativesleave\">\n                Durasi cuti yang diberikan ketika ada anggota keluarga yang meninggal: &rarr;&nbsp;2 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n        \u003Cdiv class=\"section gender-equality-issues\">\n            \u003Ch3 id=\"display-GENEQ_trigger\">ISU KESETARAAN GENDER\u003C\u002Fh3>\n         \u003Cdiv id=\"display-eqpay\">Upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n         \u003Cdiv id=\"display-gender\">\n                Referensi khusus untuk gender dalam kesetaraan upah: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n         \u003Cdiv id=\"display-discrimination\">Klausal mengenai diskriminasi di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-eqpromotion\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat promosi: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv> \n        \u003Cdiv id=\"display-eqtraining\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat pelatihan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>     \n        \u003Cdiv id=\"display-eqofficer\">Kesetaraan gender dalam kepengurusan serikat pekerja di tempat kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-sexualhar\">Klausal mengenai pelecehan seksual di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violence\">Klausal mengenai kekerasan di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violenceleave\">Cuti khusus bagi pekerja yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-support_disabilities\">Dukungan bagi pekerja perempuan dengan disabilitas: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-equalitymonitoring\">Pengawasan kesetaraan gender: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n             \n         \u003C\u002Fdiv>\n         \n\n        \u003Cdiv class=\"section employment-contracts\">\n            \u003Ch3 id=\"display-EMPCONTR_trigger\">PERJANJIAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-contracttrialperiod\">\n                Durasi masa percobaan: &rarr;&nbsp; hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\u003Cdiv id=\"display-severance_number\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;180&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-severance_number_1_tenure\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;60&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-part_time_excluded\">Pekerja paruh waktu tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-tempagency\">Ketentuan mengenai pekerja sementara: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprentices_excluded\">Pekerja magang tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-minijobs_excluded\">Pekerja mahasiswa tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section working-hours\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKHOURS_trigger\">JAM KERJA, JADWAL DAN LIBUR\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspday\">\n                Jam kerja per hari: &rarr;&nbsp;8.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspweek\">\n                Jam kerja per minggu: &rarr;&nbsp;40.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-dayspweek\">\n                Hari kerja per minggu: &rarr;&nbsp;5.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hoursovertimemax\">\n                Waktu lembur maksimum: &rarr;&nbsp;14.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysdays\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;12.0 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysweeks\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;2.0 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-schedulesrestpw\"> Periode istrirahat setidaknya satu hari dalam seminggu disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-sundays_year\">\n                Jumlah maksimum hari minggu\u002Fhari libur nasional dalam setahun dimana pekerja harus\u002Fdapat bekerja: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n             \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-tradeunleavdays\">\n                Cuti berbayar untuk aktivitas serikat pekerja: &rarr;&nbsp; hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-FLEXWORK_trigger\"> Ketentuan mengenai pengaturan jadwal kerja yang fleksibel: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section wages\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WAGES_trigger\">PENGUPAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-PAYSCALES_trigger\">\n                Upah ditentukan oleh skala upah: &rarr;&nbsp;Yes, but there are only indices (no wages)\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-LOWWAGE_government\"> \n            Ketentuan bahwa upah minimum yang ditentukan oleh pemerintah harus dihormati: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-COSTLIV_trigger\">Penyesuaian untuk kenaikan biaya kebutuhan hidup: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-STRUCINCR_trigger\">Kenaikan upah\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-ONCERISE_trigger\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali:\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \u003Cdiv id=\"display-extrapayfirmperformance\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali dikarenakan performa perusahaan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \n\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-OVERTIME_trigger\">Upah lembur hari kerja\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SUNDAY_trigger\">Upah lembur hari Minggu\u002Flibur\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SENIOR_trigger\">Tunjangan masa kerja\u003C\u002Fh4>\n\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-longserviceallowanceamount1\">\n                    Tunjangan masa kerja: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp; per bulan\n                \u003C\u002Fdiv>\n\n                \u003Cdiv id=\"display-longserviceallowancetype2\">\n                    Tunjangan masa kerja setelah: &rarr;&nbsp;1 masa kerja\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Ch4>Kupon makan\u003C\u002Fh4>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-mealvouchers\">\n                Kupon makan disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-MEALALL_trigger\">Tunjangan makan disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-mealvouchersamount\">\n                 &rarr;&nbsp; per makan\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-legalassistance_trigger\">\n                Bantuan hukum gratis: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n    \u003C\u002Fdiv>\n\n\u003C\u002Fhtml>\n",[],[],"collective_agreement",[292],{"title":38,"slug":34},[294],{"type":295,"data":296},"call_to_action_body_block",{"title":297,"description":298,"variant":299,"link":300},"Bandingkan Perjanjian Kerja Bersama","Bandingkan pasal-pasal dan topik dalam Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dengan Perjanjian Kerja Bersama di semua sektor kerja di Indonesia maupun negara-negara lainnya.","dark",{"title":297,"url":301,"description":297,"rel":302,"type":303},"\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fbandingkan-perjanjian-kerja-bersama","follow","internal",[305],{"type":295,"data":306},{"title":297,"description":298,"variant":299,"link":307},{"title":297,"url":301,"description":297,"rel":302,"type":303},[]]