[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"page:id-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-indo-liberty-textiles-dengan-serikat-pekerja-naisiona-pt-indo-liberty-textiles-2018-2020":3},{"id":4,"slug":5,"title":6,"short_title":7,"intro_text":8,"meta_description":9,"seo_title":9,"path":10,"content_type":11,"locale":12,"go_live_at":7,"first_published_at":13,"page_created_at":14,"published_at":13,"edit_url":15,"breadcrumbs":16,"seo":24,"data":32,"children":289,"content_type_view":290,"extra_breadcrumbs":291,"body":293,"body_blocks":304,"related_pages":308},3679,"perjanjian-kerja-bersama","Perjanjian Kerja Bersama",null,"\u003Cp>Beberapa pilihan Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dipublikasikan di sini. Anda dapat menemukan teks asli dari Perjanjian Kerja Bersama tersebut, membaca dan menelusuri per bab maupun pasal, menurut topik yang sedang Anda cari.\u003Cbr\u002F>\u003Cbr\u002F>Ketika Anda mengklik pada link Perjanjian Kerja Bersama, halaman akan terbuka: di kolom sebelah kiri pada halaman tersebut berisi teks asli, sedangkan di kolom sebelah kanan, Anda akan menemukan ringkasan dari ketentuan yang ada di Perjanjian Kerja Bersama tersebut.\u003Cbr\u002F>Serikat Buruh\u002FPekerja dan Asosiasi Pengusaha dari Indonesia memberikan kontribusi terhadap pengumpulan data Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fp>","","\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama","collective_agreements.collectiveagreementoverview","id_ID","2025-08-15T13:01:11.360625+00:00","2026-04-02T08:44:09.692847+00:00","\u002Fcms\u002Fpages\u002F3679\u002Fedit\u002F",[17,20,23],{"title":18,"slug":19},"Indonesia","id-id",{"title":21,"slug":22},"Bekerja di Indonesia","bekerja-di-indonesia",{"title":6,"slug":5},{"title":6,"description":9,"image":25,"canonical":26,"robots":27,"og_type":28,"twitter_card":29,"locale":19,"created_at":30,"last_modified_at":31},"https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fmedia\u002Fimages\u002FSocial_media_preview_image_-_2025.2e16d0ba.fill-1200x630.png","https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002F","index, follow","website","summary_large_image","2025-08-15T15:01:11.360625+02:00","2026-04-02T10:44:09.828831+02:00",{"cba":33,"clauses":45,"details":287,"translations":288},{"id":34,"uid":35,"url":36,"name":37,"locale":38,"override_title":9,"title":39,"browser_title":40,"browser_description":41,"text":42},"perjanjian-kerja-bersama-antara-pt-indo-liberty-textiles-dengan-serikat-pekerja-naisiona-pt-indo-liberty-textiles-2018-2020","377a6608-e158-11ea-844a-f23c91080f70","https:\u002F\u002Fcobra.wageindicator.org\u002Fcountries\u002Findonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-indo-liberty-textiles-dengan-serikat-pekerja-naisiona-pt-indo-liberty-textiles-2018-2020\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-indo-liberty-textiles-dengan-serikat-pekerja-naisiona-pt-indo-liberty-textiles-2018-2020\u002F","Perjanjian Kerja Bersama Antara PT Indo Liberty Textiles Dengan Serikat Pekerja Naisiona PT Indo Liberty Textiles  2018\u002F2020","ba_ID","IDN PT. Indo Liberty - 2018","Indonesia - IDN PT. Indo Liberty - 2018","IDN PT. Indo Liberty - 2018 - Industri\u002Fpabrik pengolahan",{"name":43,"data":44},"PT Indo Liberty Textiles.html","\u003C!--?xml version=\"1.0\" encoding=\"UTF-8\"?-->\n\n\n\n  \u003Cmeta http-equiv=\"content-type\" content=\"text\u002Fhtml; charset=UTF-8\">\n  \u003Ctitle>PT Indo Liberty Textiles\u003C\u002Ftitle>\n  \u003Cmeta name=\"generator\" content=\"Amaya, see http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002FAmaya\u002F\">\n\n\n\n\u003Ch1>PERJANJIAN KERJA BERSAMA ANTARA PT. INDO LIBERTY TEXTILES DENGAN SERIKAT\nPEKERJA NASIONAL PSP SPN PT. INDO LIBERTY TEXTILES 2018 \u002F 2020\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>MUKADIMAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Cp>Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dengan dilandasi HIP, kami Serikat Pekerja PT. Indo Liberty Textiles dan\nPengusaha membuat dan menyusun PKB ini serta disesuaikan dengan peraturan\nperundangan yang berlaku, agar kami dapat mengetahui hak-hak dan kewajiban kami\nmasing-masing dalam proses produksi dan dalam hubungan kerja yang harmonis dan\nserasi, untuk mencapai kesejahteraan bersama, tenang berusaha bagi Pengusaha\ndan tenang bagi Pekerja serta memelihara kelangsungan hidup perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kami menyadari bahwa antara pekerja dan perusahaan merupakan partner yang\ntidak dapat dipisahkan dalam proses produksi dan mempunyai tanggung jawab yang\nsama dalam menanggulangi kepentingan baik dari pihak pekerja, pengusaha maupun\npemerintah sehingga terjalin kerja sama antara pihak-pihak terkait tersebut\nperlu bahkan harus ditanamkan : rasa turut memiliki, serta turut memelihara dan\nturut bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dengan demikian antara pekerja dan pengusaha dituntut sikap pengabdian,\nloyalitas dan dedikasi yang tinggi agar dapat menyumbangkan dharma baktinya\nbagi kepentingan bangsa dan negara, demi kesejahteraan rakyat Indonesia sesuai\ndengan cita-cita yang terkandung dalam UUD 1945, Pancasila serta demi\nterwujudnya pola HIP.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB I UMUM\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 1: Istilah – Istilah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.KESEPAKATAN KERJA BERSAMA adalah perjanjian perburuhan sebagaimana yang\ntelah diatur dalam Undang-Undang No. 21 tahun 1954.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.PENGUSAHA adalah Direksi PT. Indo Liberty Textiles, serta Pejabat yang\ndiberi kuasa olehnya untuk bertindak dan atas nama PT. Indo Liberty Textiles\nsebagai pemegang saham.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.PERUSAHAAN adalah PT. Indo Liberty Textiles yang berkedudukan di Jalan\nRaya Teluk Jambe, Desa Teluk Jambe Karawang 41361.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.PABRIK adalah keseluruhan tempat kerja yang syah berada dibawah penguasaan\nPerusahaan dan digunakan untuk menunjang kegiatan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.PEKERJA adalah semua orang yang terikat secara formal dalam hubungan kerja\ndengan Pengusaha dengan menerima upah\u002Fgaji.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.SERIKAT PEKERJA adalah Serikat Pekerja Nasional (SPN) merupakan suatu\norganisasi Pekerja yang bekerja di PT. Indo Liberty Textiles sesuai Surat\nKeputusan No. Kep.Org.740-IV\u002FF.SPTSK\u002FJB\u002FVI\u002F2002.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.PENGURUS SERIKAT PEKERJA adalah anggota PSP SPN Unit Kerja PT. Indo\nLiberty Textiles yang terpilih dalam musyawarah Unit Kerja PSP SPN, untuk\nmemimpin.mengelola PSP SPN PT.Indo Liberty Textiles yang selanjutnya disebut\nPimpinan Unit Kerja(PUK), kecuali jabatan-jabatan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Staff Office Keatas\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Staff Personalia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Satuan Pengamanan (Satpam)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Pekerja dalam masa percobaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Pekerja yang masa kerjanya kurang dari 5 tahun\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Pekerja yang mendapatkan surat peringatan pada 6 (enam) bulan\nsebelumnya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Selain yang disebut di atas, pekerja yang ditunjuk dan disetujui oleh\npengusaha dan Serikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.KELUARGA PEKERJA adalah 1(satu) orang istri\u002Fsuami yang syah pekerja dan\natau anak-anak yang syah dari pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.UPAH\u002FGAJI adalah imbalan jasa yang diterima oleh pekerja berupa uang atas\npekerjaan yang telah dilakukannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.UPAH LEMBUR adalah upah yang diberikan kepada pekerja yang melakukan\npekerjaan diluar jam kerja yang telah ditentukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11.PREMI HADIR atau insentif adalah imbalan yang berupa uang yang diberikan\nkepada pekerja harian maupun bulanan yang bekerja shift atau non-shift terus\nmenerus selama periode penggajian dengan diselingi istirahat mingguan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12.TUNJANGAN HARI RAYA (THR) adalah tunjangan berupa uang yang diberikan\noleh pengusaha kepada pekerja menjelang Hari Raya Idul Fitri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13.HARI KERJA adalah hari-hari kerja yang telah ditentukan pengusaha bagi\npekerja, sesuai dengan jadwal kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>14.JAM KERJA adalah waktu kerja perusahaan berdasarkan Undang-Undang\nRepublik Indonesia No. 13 Tahun 2003 dan oleh Kantor Departemen Tenaga Kerja\nRepublik Indonesia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>15.ABSEN\u002FTIDAK HADIR adalah waktu\u002Fhari dimana pekerja tidak untuk bekerja\nkarena alasan-alasan tertentu yaitu : sakit, permisi, izin, cuti dan\ndispensasi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>16.KERJA SHIFT adalah hari kerja yang diatur secara bergantian pagi, sore\ndan malam hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>17.ISTIRAHAT MINGGUAN adalah hari istirahat pekerja setelah bekerja 6 hari\nsecara terus menerus.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>18.HARI LIBUR RESMI adalah hari-hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah\ntiap tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>19.USIA LANJUT adalah pekerja yang telah berusia 55 tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>20.UPAH EXTRA adalah uang extra yang diberikan kepada pekerja yang\ndiperintahkan melakukan tugas pekerjaan pada hari libur resmi dimana pabrik\nditutup.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 2: Pihak-Pihak Yang Membuat Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pihak-pihak yang mengadakan Perjanjian Kerja bersama (PKB) ini adalah :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Nama: PT. Indo Liberty Textiles\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Alamat: Jl. Raya Teluk Jambe, Desa Teluk Jambe, Karawang 41361\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Yang diwakili oleh:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Nama-nama\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Jabatan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1.Kapil Agrawal\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Direktur Utama\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2.Sanjeev Gupta\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>General Manager\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>3.Lambok Sidabutar, AMd.\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Personal Manager\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>2.Nama: Serikat Pekerja Nasional PT. Indo Liberty Textiles\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Alamat: Jl. Raya Teluk Jambe, Desa Teluk Jambe, Karawang 41361\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Yang diwakili oleh:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Nama-nama\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Jabatan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>1.Jauharin\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Ketua\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>2.Madsoleh\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Wakil Ketua 1\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>3.Heri Susanto\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Wakil Ketua 2\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>4.Agus Haryanto\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Wakil Ketua 3\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>5.Agus Suprianto\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Wakil Ketua 4\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>6.Sulami\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Sekretaris\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 3: Isi Kesepakatan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha dan Serikat Pekerja setuju untuk mengadakan “Perjanjian Kerja\nBersama” (PKB) yang isinya meliputi hak-hak dan kewajiban kedua belah pihak\ndalam berbagai aspek hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 4: Luasnya Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coverunion_trigger\">\u003Cp>Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ini berlaku untuk seluruh karyawan tetap yang\nbekerja di PT. Indo Liberty Textiles yang berkedudukan di JL. Raya Teluk Jambe,\nDesa Teluk Jambe, Karawang 41361.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 5: Hak Dan Kewajiban Perusahaan Dan Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pihak Perusahaan dan Serikat Pekerja berkewajiban untuk memberikan\npenerangan\u002Fpenjelasan kepada pekerja atau pihak lain yang mempunyai kepentingan\ndengan adanya Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pihak Perusahaan dan Serikat Pekerja berkewajiban untuk mentaati isi\nPerjanjian Kerja Bersama (PKB) ini dan menertibkan pekerja serta berkewajiban\nmenegur pihak lain (karyawan) apabila tidak mengindahkan isi Perjanjian Kerja\nBersama (PKB) ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pihak Perusahaan dan Pihak Serikat Pekerja didalam melaksanakan tugas dan\nkewajibannya saling hormat menghormati dengan dilandasi Hubungan Industri\nPancasila dan tidak boleh mencampuri urusan Intern masing-masing pihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 6: Pengakuan Terhadap Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha mengakui bahwa Unit Kerja PSP SPN PT. Indo Liberty Textiles\nadalah satu-satunya wadah pekerja PT. Indo Liberty Textiles.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pihak Perusahaan mengakui UK PSP SPN PT. Indo Liberty Textiles bertindak\nuntuk dan atas nama para pekerja PT. Indo Liberty Textiles.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh pekerja baik sendiri atau\nbersama-sama dalam penyampaian suatu masalah, langsung kepada pengusaha tidak\nakan ditanggapi (harus melalui Unit Kerja PSP SPN PT. Indo Liberty\nTextiles).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Serikat Pekerja wajib memberitahukan kepada Pimpinan Perusahaan bilamana\nakan mengadakan Rapat Anggota di lingkungan Perusahaan dan hasilnya dilaporkan\nkepada perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pengusaha memberikan keleluasaan bagi kegiatan dan perkembangan Serikat\nPekerja serta pembinaan anggotanya dengan syarat tidak mengganggu kelancaran\njalannya pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 7: Fasilitas Bagi Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha menyediakan ruangan untuk Serikat Pekerja dengan peralatan\nperkantoran yang layak. Serikat pekerja berkewajiban memelihara kebersihan,\nketertiban dan menggunakan ruangan beserta Fasilitas tersebut sebaik-baiknya\nsesuai dengan maksud dan tujuannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-TRADEUNLEAV_trigger\">\u003Cp>2.Pengusaha akan memberikan dispensasi kepada pengurus UK PSP SPN atau\nanggotanya yang ditunjuk dalam melaksanakan tugas-tugas organisasinya baik\nIntern atau Ekstern, setelah melalui pertimbangan Pimpinan Perusahaan sejauh\ntidak mengganggu operasi Perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Setiap anggota Serikat Pekerja PT. Indo Liberty Textile dalam meminta\npelayanan kepada Serikat Pekerja PT. Indo Liberty Textiles pada waktu jam kerja\nharus seizin atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Perusahaan akan membantu pelaksanaan pengumpulan iuran anggota Serikat\nPekerja sesuai dengan KEPMEN : No Kep.187\u002FMen\u002FX\u002F2004, tentang iuran anggota\nSerikat Pekerja secara terus-menerus sesuai UMK.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB II HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 8: Penerimaan Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Serikat Pekerja mengakui bahwa dalam penerimaan pekerja baru\n(karyawan\u002Fkaryawati) adalah sepenuhnya hak Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perusahaan berhak menerima atau menolak calon pekerja tanpa intervensi\ndari PSP SPN PT. Indo Liberty Textiles atau pihak lain dengan alasan apapun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 9: Tata Cara Penerimaan Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Tata Cara Penerimaan Pekerja Harian:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Sumber-sumber penerimaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Lamaran akan diterima bila melalui:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Melalui post secara langsung yang ditujukan kepada Personal Manager.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Melalui Departemen Tenaga Kerja Republik Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Melalui PO BOX\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Melalui tempat yang telah ditunjuk oleh perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pemindahan dari satu bagian ke bagian yang lain (transfer\u002Fmutasi)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Sekolah, Kejuruan atau akademi dan universitas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Iklan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Lain-lain sumber.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Syarat-syarat calon karyawan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pria\u002FWanita\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Telah berumur 18 tahun sampai 24 tahun\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Tinggi: minimum 155 cm berat maksimum 60 Kg\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Mempunyai Kartu Tanda Pencari Kerja dari Kantor Disnaker\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Mempunyai KTP (Kartu Identitas)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Berbadan sehat dan tidak cacat seperti dinyatakan dengan Surat Keterangan\nDokter.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Berkelakuan baik seperti dinyatakan dengan Surat Keterangan Kelakuan Baik\ndari Kepolisian.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Mempunyai surat izin dari Orang tua\u002FWali bagi pekerja Wanita\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i.Mempunyai surat izin dari Orang tua\u002FWali untuk tinggal di Asrama\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>j.Berijazah minimum Sekolah Menengah Umum\u002FAtas (SMU\u002FSMA)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>k.Memiliki pengalaman kerja untuk bagian0bagian tertentu dibuktikan dengan\nSurat Keterangan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l.Tidak dalam keadaan mengandung\u002Fhamil bagi pekerja wanita pada saat melamar\npekerjaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>m.Lulus semua test\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>n.Memberikan Pas Photo terbaru 2 (dua) buah (4x6 cm)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pelamar yang memenuhi syarat-syarat tersebut diatas akan menjalani\nbeberapa test dibawah ini:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Tes Kemampuan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Psychotest\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Tes Pengetahuan Umum\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Tes Kesehatan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pelamar akan dipilih pada tingkatan dasa apabila:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Memenuhi syarat-syarat calon karyawan (Seperti dalam point No. 2)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Telah melewati semua test\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Pelamar yang mempunyai banyak pengalaman akan diutamakan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Mendapat nilai tertinggi dalam seleksi ataupun disekolah akan\ndiutamakan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Apabila dua pelamar memiliki nilai yang sama (baik disekolah ataupun pada\nsaat test), maka penempatan akan diberikan kepada pelamar yang tinggal dekat\ndengan lingkungan PT. Indo Liberty Textiles.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Surat Bukti Keterangan akan diperiksa oleh perusahaan. Bagi Surat Bukti\nKeterangan yang tidak perlu akan dinyatakan tidak berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Keputusan ini dibuat untuk menerima calon karyawan dalam tingkatan dasar.\nKeputusan untuk penerimaan calon karyawan dilaksanakan oleh Panitia Penerimaan\ndan segala keputusan dari Management adalah Final. Perusahaan mempunyai hak\nuntuk merubah\u002Fmenambah dan mengganti keputusan ini dari waktu ke waktu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 10: Pengangkatan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrialperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrial\">\u003Cp>1.Pekerja wajib bekerja dengan melalui masa percobaan selama 3 (tiga) bulan\n(Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Dalam masa percobaan calon pekerja untuk bagian-bagian tertentu diwajibkan\nmenjalani training\u002Flatihan baik berupa teori dalam kelas atau praktek kerja\ndilapangan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Dalam masa percobaan calon pekerja mendapatkan hak makan 1 kali bila masuk\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Selama masa percobaan, baik pengusaha maupun Pekerja dapat memutuskan\nhubungan kerja seketika tanpa syarat dan atau pemberitahuan sebelumnya, apabila\nsetelah masa percobaan berdasarkan pertimbangan teknis maupun efisiensi\ndianggap belum mampu bekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Sesudah masa percobaan, calon pekerja dapat diangkat menjadi pekerja tetap\nsesuai kebutuhan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Kenaikan Pangkat atau perubahan status akan dilakukan menurut kebutuhan\ndan keputusan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Suami istri tidak bisa bersama dalam satu Perusahaan, kecuali mendapat\npersetujuan Pimpinan Perusahaan (bila tidak mendapat persetujuan tertulis dari\nPimpinan Perusahaan maka salh satu karyawan harus mengundurkan diri dalam\njangka 90 hari setelah menikah)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 11: Hak Dan Kewajiban Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pekerja berkewajiban untuk tunduk dan senantiasa mentaati peraturan dan\nketentuan yang ditetapkan perusahaan di samping secara umum mewujudkan antara\nlain sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Rasa dan tanggung jawab yang tinggi atas kualitas maupun kuantitas\nprestasi pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Usaha menekan kerugian waktu sampai batas minimal dengan menghindarkan\nkegiatan-kegiatan yang menghambat pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Tanggung jawab atas semua perlengkapan\u002Fbahan-bahan ataupun fasilitas\nlainnya yang disediakan perusahaan, baik dalam pemeliharaan maupun\npenggunaannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Usulan yang bersifat positif serta membangun kesempurnaan metode,\nefisiensi maupun kondisi kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Hak Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja berhak atas upah sebagai hasil daya kerja yang dilakukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pekerja berhak atas cuti tahunan ketika haknya tiba.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Pekerja berhak mendapatkan pelayanan dari Jamsostek.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Pekerja berhak memperoleh ganti rugi atas gangguan \u002F cacat badan yang\ndiakibatkan melakukan tugas \u002F pekerjaan, sesuai UU RI No. 24 Thn 2011 tentang\nBPJS, UU No 76 Thn 2007 tentang perubahan UU no 14\u002F1993 tentan JAMSOSTEK.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Pekerja berhak untuk mengundurkan diri, dengan berkewajiban untuk\nmemberitahukan tentang niatnya secara tertulis 1 (satu) bulan sebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Pekerja berhak untuk mengemukakan pendapat \u002F isi hati pada atasannya yang\nberhubungan dengan tugas dan pekerjaannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 12: Hak Dan Kewajiban Perusahaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan menjaga serta menjamin karyawan, antara lain untuk:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-discrimination\">\u003Cp>a.Menghilangkan setiap bentuk diskriminasi, baik berdasarkan jenis kelamin,\nsuku, agama maupun golongan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Memberikan kesempatan kepada yang telah diseleksi berdasarkan kecakapan\ndan prestasi, kesempatan untuk memperdalam pengetahuan serta keterampilan guna\nmencapai suatu tanggung jawab yang lebih baik.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Memberikan kesempatan untuk memajukan setiap hal yang menyangkut diri dan\npekerjaannya secara tertulis langsung kepada atasannya ataupun kepada yang\nberhak\u002Fberwenang untuk hal tersebut menurut hirarki perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Untuk menyelesaikan persoalan, persengketaan \u002F kesalahpahaman dengan\nmengutamakan \u002F mendahulukan supaya secara damai dengan musyawarah dengan\nberlandaskan peraturan, baik pemerintah maupun perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Hak Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Memberikan perintah dan pekerjaan yang layak kepada pekerja selama waktu\nkerja yang telah ditetapkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Meminta pekerja untuk melakukan kerja lembur dengan mengindahkan\nketetapan-ketetapan Pemerintah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Menuntut suatu prestasi kerja sesuai dengan yang telah ditetapkan\nsebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Menetapkan tata tertib \u002F peraturan kerja dengan mengindahkan ketetapan\n-ketetapan Pemerintah Departemen Tenaga Kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Untuk kepentingan kegiatan usaha perusahan dapat memutasikan pekerja\nsesuai dengan kebutuhan di Indonesia atau di luar negeri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Memutuskan Hubungan Kerja dengan memperhatikan ketentuan – ketentuan\nPerundang-undangan Ketenagakerjaan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 13: Penempatan Dan Pemindahan \u002F Mutasi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Penempatan dan atau pemindahan pekerja adalah wewenang pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 14: Penghargaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha akan memberikan Penghargaan kepada pekerja yang memenuhi\npersyaratan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Mengusulkan kepada pengusaha suatu pandangan atau cara yang berguna bagi\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja yang mempunyai prestasi kerja yang baik selama masa kerja\ntertentu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Adapun macam penghargaan adalah sepenuhnya menjadi hak Pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB III HARI KERJA DAN JAM KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 15: Waktu Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek_select\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday_select\">\u003Cp>1.Waktu kerja adalah 7 (tujuh) jam sehari dan 40 (empat puluh) jam\nseminggu.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Untuk bagian Produksi, Maintenance dan Engineering yang bekerja shift, jam\nkerja adalah sesuai dengan izin penyimpangan waktu kerja yang diberikan oleh\nKantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang, yaitu 7,5 jam sehari dan\nkelebihan setengah jam diperhitungkan sebagai kerja lembur.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-schedulesrestpw\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SCHEDULE_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek_select\">\u003Cp>3.Setiap pekerja akan diberikan setengah jam istirahat setelah bekerja 4\n(empat) jam terus menerus. Sesudah bekerja 6 (enam) hari terus menerus pekerja\nmendapat 1 (satu) hari libur.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>4.Untuk pekerja shift, libur mingguannya tidak harus jatuh pada hari\nMinggu.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 16: Jam Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Demi kelancaran proses produksi, Perusahaan mengatur Jam Kerja sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Produksi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Shift IJam 06.00 s\u002Fd 14.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Shift II Jam 14.00 s\u002Fd 22.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Shift IIIJam 22.00 s\u002Fd 06.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Shift Umum:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Hari Senin sampai dengan Jumat dari:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jam 07.00 s\u002Fd 15.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jam 08.00 s\u002Fd 16.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jam 08.30 s\u002Fd 16.30\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Hari Sabtu:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jam 07.00 s\u002Fd 12.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jam 08.00 s\u002Fd 13.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jam 08.30 s\u002Fd 13.30\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Catatan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Untuk bagian – bagian tertentu (kantor administrasi, maintenance, shift\numum, engineering) memperoleh 60 menit waktu istirahat.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Untuk pekerja shift, maintenance shift, engineering shift diberikan waktu\nistirahat setengah jam.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Waktu istirahat diatur secara bergiliran agar tidak mengganggu jalannya\nproduksi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pengusaha dapat mengubah waktu kerja dengan catatan jumlah jam kerja\ndengan peraturan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 17: Kerja Lembur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Yang dimaksud kerja lembur adalah kerja yang dilakukan melebihi dari 7\n(tujuh) jam kerja sehari dan melebihi 40 (empat puluh) jam seminggu atau kerja\nyang dilakukan pada hari libur sesuai dengan ketentuan Kepmen. No.\n102\u002FMen\u002FIV\u002F2004.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Apabila Pengusaha memerlukan, maka pekerja diharapkan bersedia bekerja\nlembur dan kemudian mengisi formulir lembur (slip overtime) yang disediakan dan\nditandatangani oleh atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Perhitungan kerja lembur sesuai dengan peraturan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 18: Tata Cara Pembayaran Upah Lembur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-OVERTIME_trigger\">\u003Cp>1.Bagi pekerja bulanan upah lemburnya dibayarkan bersamaan dengan penerimaan\ngaji pada akhir bulan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SUNDAY_trigger\">\u003Cp>2.Pembayaran upah lembur pekerja harian untuk hari biasa\u002Fhari istirahat\nmingguan dibayarkan bersamaan dengan penerimaan gaji, dan untuk Hari Libur\nResmi\u002FNasional dibayarkan kontan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Pembayaran upah lembur untuk Hari Libur Resmi \u002F Nasional, akan dibayarkan\nseperti Sistem yang saat ini sedang dijalankan. (bersamaan dengan gaji)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 19: Perjalanan Dinas\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha dapat memerintahkan pekerja untuk melakukan tugas di luar\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Apabila diperlukan, pekerja akan diberikan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Uang Transport\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Uang Makan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Uang Penginapan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Atas persetujuan Pimpinan Perusahaan untuk Pengemudi diatur Khusus sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.1Uang MakanRp 6,500 per 8 Jam Kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.2Apabila pengemudi tinggal\u002Fberada didalam perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>maka pengemudi akan mendapatkan makan yang sama\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>seperti dengan yang lainnya dan tidak mendapatkan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>uang makan dan uang penginapan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.3Uang Luar Kota (Jakarta, Bandara Soekarno Hatta,\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Bogor, Tangerang, Purwakarta, Ciater, Cipanas dan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Lembang)Rp 5,000\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.4Uang Luar Kota (Bandung dan Merak)Rp 7,500\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.5Untuk wilayah Bekasi, Karawang dan Cikampek tidak mendapatkan Uang Luar\nKota atau dalam radius 60 Km dari Karawang.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 20: Hari-Hari Libur Resmi Nasional\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-bankholidays2\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-bankholidays1\">\u003Cp>1.Pada hari-hari libur Nasional tertentu, yaitu: Hari Raya Idul Fitri, Idul\nAdha dan 17 Agustus, perusahaan ditutup dan pekerja diliburkan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Khusus mengenai hal-hal yang menyangkut kegiatan dalam menghadapi Hari\nRaya Idul Fitri, akan dibicarakan tersendiri antara Pengusaha dan Serikat\nPekerja, beberapa waktu menjelang liburan Lebaran, Pembicaraannya menyangkut\njangka waktu liburan, angkutan Lebaran, tunjangan Hari Raya, hadiah\u002Finsentif\nberupa uang dan barang dan lain sebagainya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Bilamana Perusahaan dibuka dan pekerja dipekerjakan pada hari-hari libur\nresmi selain hari libur nasional tersebut diatas pada ayat 1 maka Pengusaha\nakan memberikan upah lembur sesuai dengan peraturan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Perusahaan akan memberikan upah pokok pada pekerja yang tidak bekerja pada\nhari-hari libur resmi nasional.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Bagi pekerja yang masuk (lembur) pada tanggal 1 Januari, akan mendapat\nkesempatan memperoleh Undian Berhadiah, dengan ketentuan setiap 60 (enam puluh)\norang akan memperebutkan hadiah:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>●Hadiah ke-1 sebesar Rp 30.000,- (1 orang)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>●Hadiah ke-2 sebesar Rp 25.000,- (1 orang)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>●Hadiah ke-3 sebesar Rp 20.000,- (1 orang)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IV PEMBEBASAN DARI KEWAJIBAN UNTUK BEKERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 21: Cuti Tahunan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysweeks\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysdays\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-PAIDLEAV_trigger\">\u003Cp>1.Pekerja setelah bekerja 12 bulan secara terus menerus berhak mendapatkan\ncuti \u002F istirahat tahunan maximal selama 12 hari kerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Dalam keadaan yang mendesak pekerja dapat diberikan cuti \u002F istirahat\nselama 6 hari berturut – turut, setelah masa percobaannya selesai atas ijin \u002F\npersetujuan dari Pimpinan Perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja mendapat upah penuh selama menjalani cuti \u002F istirahat tahunan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Hak cuti \u002F istirahat tahunan dianggap batal bilamana dalam waktu 6 bulan\nsetelah hak cuti timbul dan pekerja ternyata tidak menggunakan haknya kecuali\nada izin dari Pengusaha sesuai dengan PP No. 21\u002F1954 Pasal 2 ayat 3.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 22: Cuti Hamil &amp; Gugur Kandungan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleave\">\u003Cp>1.Pekerja wanita diberikan cuti hamil selama 1,5 (satu setengah) bulan\nsebelum saatnya menurut perhitungan dan 1,5 (satu setengah) bulan setelah\nmelahirkan anak dengan melampirkan keterangan Dokter \u002F Bidan yang memeriksa,\nberhak atas upah penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternityotherclause\">\u003Cp>2.Apabila terjadi keguguran \u002F melahirkan sebelum waktunya harus menunjukkan\nsurat keterangan \u002F bukti dari Dokter \u002F Puskesmas \u002F Bidan yang memeriksanya atau\nPejabat Daerah, dan diberikan cuti selama 1,5 (satu setengah) bulan dengan\nmendapat upah penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Pekerja harus mengajukan permohonan cuti kepada personalia dengan\nmenyertakan surat keterangan Dokter \u002F Bidan disertai surat nikah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 23: Cuti Khusus Di Luar Cuti Tahunan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-menstruationleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleavepayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelatives\">\u003Cp>Pekerja diberi izin untuk tidak masuk bekerja diluar cuti tahunan dengan\ndibayar upah penuh, dalam hal:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleaveduration\">\u003Cp>1.Istri pekerja melahirkan anak, sampai dengan anak ketiga 2 (dua) hari\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Khitanan\u002FPembaptisan anak kandung pekerja 2 (dua) hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Dalam masa haid, dengan Surat Keterangan Dokter 2 (dua) hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja melangsungkan pernikahan, untuk pertama kali 3 (tiga) hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja menikahkan anak kandung 2 (dua) hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelativesleave\">\u003Cp>6.Anggota keluarga langsung yaitu: suami, istri, anak, orang tua kandung dan\nmertua meninggal dunia 2 (dua) hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Anggota keluarga di luar dari point no. 6 meninggal dunia tetapi serumah\ndan memberitahukan kepada Personalia Departemen dengan melampirkan Kartu\nKeluarga dari Pejabat terkait 1 (satu) hari\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>8.Pekerja akan diberikan cuti khusus selama waktu yang diperlukan oleh\nPengusaha bila melakukan tugas\u002Fseminar\u002Fpenataran yang diharuskan oleh\nPemerintah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Cuti khusus diluar Cuti Tahunan ini maksimum diberikan 7 (tujuh) hari\nkerja dalam 1 (satu) tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10. Pekerja akan diberikan cuti diluar tanggungan perusahaan oleh pengusaha,\nbilamana benar-benar memerlukan. Pekerja harus dapat menunjukkan keterangan \u002F\nbukti otentik sebelum mendapatkan persetujuan, dan berapa lama waktu yang\ndibutuhkan adalah wewenang pengusaha sebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11.Pekerja harus mengisi Formulir cuti yang disediakan oleh bagian\nPersonalia. Formulir harus ditandatangani oleh Kepala Bagian masing-masing dan\nKepala Bagain Personalia selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum mengambil\ncuti, kecuali ayat 1,3 dan 6 tersebut di atas.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>12.Cuti panjang tidak dapat diterapkan di perusahaan, hal tersebut sesuai\ndengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Kep.51\u002FMEN\u002FIV\u002F2004\ntertanggal 8 April 2004. Untuk pengabdian yang telah diberikan oleh pekerja,\ndisetujui sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan akan memberikan satu kali cuti tambahan selama 12 (dua belas)\nhari kepada pekerja tetap yang telah melewati 7 (tujuh) tahun masa kerja,\nberlaku untuk kelipatan 7 tahun berikutnya. (dapat diambil pada tahun ke 8\n(delapan)).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja berhak atas cuti tambahan ini apabila jumlah keseluruhan cuti\nTahunan tidak lebih dari 24 (dua puluh empat) hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Cuti tambahan akan gugur\u002Fhilang apabila dalam waktu 6 (enam) bulan setelah\nhaknya lahir dan tidak dipergunakan. Sesuai dengan keputusan dari management\njangka waktu untuk pengambilan cuti panjang dapat diperpanjang pada tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Cuti tambahan tidak dapat diuangkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja yang mengundur kan diri sebelum perjanjian ini berlaku maka tidak\nberhak atas hak cutinya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Cuti tambahan di dalam ayat ini dinyatakan tidak berlaku dan batal apabila\nada penetapan lebih lanjut dari Pemerintah cq. Menteri Tenaga Kerja dan\nTransmigrasi Republic Indonesia dan dapat diterapkan di perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 24: Izin Tidak Masuk Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pekerja yang tidak masuk kerja harus memperhatikan ketentuan-ketentuan\nsebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Apabila sakit, pekerja harus memeriksakan diri ke Dokter\u002FPerawat\nPerusahaan dengan DC dari Dokter Perusahaan, upah dibayar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bagi pekerja yang sakit dan disertai dengan surat cuti dari Dokter Umum\n(dilampiri dengan resep dan kwitansi obat), harus dilegalisir oleh Dokter\nPerusahaan \u002F Personalia, upah tetap dibayar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Dokter luar \u002F berobat di luar harus mendapatkan persetujuan \u002F rujukan dari\nKlinik yang bekerjasama dengan BPJS.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Catatan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.DC pada hari libur mingguan tidak dibayar\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Surat Keterangan dari Mantri Kesehatan yang tidak bekerjasama dengan BPJS\ntidak berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Surat Keterangan Dokter dari luar kota, apabila kepergiannya bukan karena\ncuti \u002F dinas atau izin dari perusahaan dengan jarak tempuh berkendaraan umum\ntidak mungkin bisa kembali bekerja pada keesokan harinya, dinyatakan tidak\nberlaku dan tidak dibayar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Izin tidak masuk kerja dengan alasan-alasan yang mendesak dapat diberikan\noleh perusahaan dengan tidak mendapatkan upah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pekerja tidak masuk kerja tidak disertai dengan surat keterangan yang syah\ndianggap mangkir dan upah tidak dibayar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Mangkir selama 5 (lima) hari berturut-turut tanpa keterangan yang sah \u002F\npemberitahuan lebih dahulu dan telah dilakukan pemanggilan 2 kali dengan resmi\nkepada pekerja yang bersangkutan, pekerja tidak hadir juga maka pekerja\ntersebut dianggap mengundurkan diri secara sepihak (sesuai Undang-Undang No.\n13\u002F2003 tanggal 25 Maret 2003 pasal 168 ayat 1). Dengan demikian hubungan kerja\nyang ada sebelumnya dinyatakan putus dan pekerja tersebut tidak berhak\nmendapatkan \u002Fmenuntut imbalan apapun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Mangkir selama 8 (delapan) hari kerja tidak berturut-turut dalam waktu 1\n(satu) bulan, and telah dipanggil secara resmi 2 kali tapi pekerja tidak\nhadir\u002Fhadir, namun tidak dapat mempertanggung jawabkan dengan bukti yang sah,\nmaka pekerja yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri secara sepihak.\nDengan demikian hubungan kerja yang ada sebelumnya dinyatakan putus dan pekerja\ntersebut tidak berhak mendapatkan \u002F menuntut imbalan apapun, kecuali hak-haknya\nsesuai UU No. 13 Thn 2003 Pasal 156 ayat 4.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB V SISTEM PENGUPAHAN \u002F PENGGAJIAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 25: Sistem Pengupahan \u002F Penggajian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Upah \u002F gaji yang dibayarkan kepada pekerja baik bulanan maupun harian\nadalah upah bersih (Nett Wage). Sesuai dengan Undang-Undang Perpajakan yang\nberlaku di Indonesia, Pajak Pendapatan dibayar oleh pekerja yang\nbersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003Cp>2.Sesuai Undang-Undang No. 24 Thn 2011, tentang Penyelenggaraan Program\nJaminan Sosial bahwa iuran sebesar 2% ditanggung oleh Tenaga Kerja, dan\npembayaran iuran koperasi pekerja serta potongan lainnya yang telah disetujui\noleh pekerja akan dilaksanakan pemotongannya oleh Perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-lowwageperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_trigger\">\u003Cp>3.Besarnya upah \u002F gaji minimum disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_provision\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-LOWWAGE_government\">\u003Cp>4.Upah terendah di perusahaan tidak akan lebih rendah dari UMK (Upah Minimum\nKabupaten) berdasarkan Undang – Undang Ketenagakerjaan. Apabila Perusahaan\nmembayar upah lebih rendah dari ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) harus\nada persetujuan \u002F Surat Keputusan dari Depnaker.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>5.Pembayaran gaji untuk pekerja bulanan dan staff dilaksanakan pada akhir\nbulan, perhitungannya dimulai pada setiap tanggal 26 sampai dengan tanggal 25\nbulan berikutnya, sedangkan pekerja harian dilakukan pada setiap tanggal 5-6\nbulan berikutnya, yang perhitunganya dimulai pada setiap tanggal 1 sampai\ndengan tanggal 30\u002F31 dalam bulan yang sama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Perusahaan akan mengeluarkan pedoman \u002F petunjuk pelaksanaan tentang gaji\nuntuk pekerja bulanan dan staf yang pelaksanaannya akan diatur tersendiri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 26: Kenaikan Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasefirmperformance\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-STRUCINCR_trigger\">\u003Cp>1.Kenaikan upah tahunan akan dilaksanakan pada bulan Januari apabila Target\nyang ditetapkan oleh perusahaan tercapai.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Pengusaha akan mengajak pihak Serikat Pekerja untuk berunding \u002F musyawarah\nmengenai kenaikan Upah Tahunan untuk pekerja tetap.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Kenaikan upah berdasarkan prestasi pekerja dapat diberikan kepada pekerja\nsewaktu-waktu dan penilaian prestasi kerja sepenuhnya adalah hak pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 27: Upah Selama Sakit\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila pekerja sakit harus dibuktikan dengan surat keterangan Dokter luar\nyang disetujui atau mendapat rujukan dari BPJS Kesehatan yang diketahui \u002F\ndisetujui oleh Dokter\u002FPerawat Perusahaan yang dilengkapi dengan resep \u002F\nkwitansi pembelian obat maka upahnya akan dibayar. Apabila penyakit yang\ndiderita tidak sesuai \u002F menyimpang dari pernyataan dalam isian formulir pada\nsaat penerimaan, maka Pimpinan Perusahaan berhak untuk mengeluarkan karyawan\ntersebut dengan alasan memberikan keterangan palsu saat melamar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspay\">\u003Cp>2.Dalam hal pekerja menderita sakit terus menerus dan disertai dengan surat\nketerangan resmi dari Dokter, ketentuan mengenai upahnya sesuai dengan\nUndang-Undang No. 13\u002F2003 tanggal 25 Maret 2003.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdaysnr\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdays\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknesspay\">\u003Cp>3.Apabila pekerja menderita terus menerus dan disertai surat keterangan\nresmi dari Dokter melampaui 12 bulan, maka terhadap pekerja tersebut dapat\ndilaksanakan Pemutusan Hubungan Kerja dengan memperhatikan UU No. 13\u002F2003\ntanggal 25 Maret 2003.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 28: Upah Extra\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Bagi pekerja yang menjalankan tugas pada hari libur resmi Nasional menunjuk\npasal 20 point (1) (Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha dan 17 Agustus) dimana\npabrik tutup, di samping mendapatkan upah lembur sesuai peraturan, akan\nditambah upah extra sebesar:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Hari Raya Idul Fitri = Rp 14.000,- (Empat belas ribu rupiah) per hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Idul Adha= Rp 17.000,- (Tujuh belas ribu rupiah) per hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.17 Agustus= Rp 12.000,- (Dua belas ribu rupiah) per hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 29: Tunjangan Hari Raya\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-ONCERISE_trigger\">\u003Cp>1.Tunjangan Hari Raya Keagamaan (THR) akan diberikan 1 (satu) tahun sekali\nsebelum Hari Raya Idul Fitri, atau Hari Raya Keagamaan lainnya (PP No 6 Thn\n2016 pasal 2).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype2\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonusperc1\">\u003Cp>2.Besarnya THR sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, ditetapkan sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a. Pekerja yang telah mempunyau mada kerja 12 bulan secara terus menerus\natau lebih sebesar 1 (satu) bulan upah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b. Pekerja yang telah mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus\nmenerus tetapi kurang dari 12 (dua belas) bulan diberikan tunjangan secara\nproporsional dengan masa kerja yakni dengan perhitungan: masa kerja x 1\u002F12 x 1\nbulan upah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Pajak penghasilan untuk Tunjangan Hari Raya akan dipotong dari pekerja\nyang bersangkutan sesuai dengan peraturan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pengunduran diri sebelum 30 (tiga puluh) hari tanggal penetapan THR, maka\nTHR tetap akan diberikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 6 Thn 2016\nPasal 7 ayat 1.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 30: Perangsang \u002F Insentif\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Perusahaan akan memberikan 1 (satu) kaleng susu kepada pekerja yang\nbekerja shift, apabila pekerja yang bersangkutan selalu hadi pada shift malam\ndalam waktu 6 hari kerja dan extra 3 (tiga) kaleng susu apabila dalam 3 kali\npembagian masuk terus.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pengusaha akan memberikan 1 (satu) kaleng susu kepada pekerja General\nShift \u002F Shift Umum, satu bulan satu kaleng bila hadir penuh dalam bulan itu dan\nextra 3 (tiga) kaleng susu (pada bulan Maret, Juni, September dan Desember)\napabila dalam 3 kali pembagian masuk terus. (tidak pernah mangkir)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Perusahaan akan memberikan susu kepada pekerja yang tidak masuk kerja\nkarena sakit, dan dibuktikan dengan Surat Keterangan Sakit dari Dokter yang\nbekerjasama dengan Perusahaan \u002F BPJS Kesehatan. (DC yang dibayar)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-NOCTPREM_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-shiftallowancetype\">\u003Cp>4.Pengusaha akan memberikan uang Perangsang \u002F Kerajinan kepada seluruh\npekerja hadir terus menerus (tidak pernah mangkir) dengan ketentuan sebagai\nberikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja Harian sebesar Rp 11.500,- dalam 1 periode\u002F a portnight\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-shiftallowancetype1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-shiftallowanceamount1\">\u003Cp>b.Pekerja Shift \u002F Bulanan sebesar Rp 23.000,-\u002Fbulan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VI PENGOBATAN DAN PERAWATAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 31\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccess\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurance\">\u003Cp>Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi para pekerja sesuai dengan Undang-Undang\nNo. 3 tahun 1992 tentang Jamsostek yang iurannya menjadi tanggung jawab\nPerusahaan dengan ketentuan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Semua biaya atas pemeliharaan kesehatan yang lebih dari ketetapan yang\nberlaku menjadi tanggung jawab pekerja yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Transportasi dan \u002F atau biaya lain-lain untuk menggunakan fasilitas atas\nJPK adalah menjadi tanggung jawab karyawan yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Perusahaan mempunyai hak untuk mengontrol kesehatan setiap karyawan\nmelalui ahlinya yang ditunjuk oleh perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Disetujui apabila karyawan menggunakan fasilitas tersebut diluar jam\nkerja. Bagaimanapun juga apabila fasilitas dipergunakan di dalam atau selama\njam kerja harus mendapatkan persetujuan dari perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 32\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila terjadi penyimpangan dalam ketentuan-ketentuan tersebut adalah\nmenjadi tanggung jawab pekerja yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 33\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurancerelatives\">\u003Cp>Apabila suami dan istri bekerja di PT. Indo Liberty Textiles, perusahaan\nakan memberikan fasilitas untuk keluarga dengan satu kartu keluarga.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 34\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthcareaccessrelatives\">\u003Cp>Apabila pekerja mempunyai anak lebih dari 3 (tiga) orang atau anak telah\nberumur 21 tahun \u002F lebih, telah bekerja atau telah menikah maka mereka tidak\ndiikut sertakan dalam program JPK.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VII KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 35: Keselamatan Dan Kesehatan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-code_application\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetypolicy\">\u003Cp>Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Perusahaan merupakan hal yang sangat\npenting bagi kedua belah pihak (UU No. 24 tahun 2011\u002F UU No. 1 tahun 1970).\nUntuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan maka, pekerja harus memperhatikan\nsebagai berikut:\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha berusaha untuk mengadakan suatu syarat-syarat keselamatan serta\nperlindungan kerja bagi karyawan yang bekerja di lingkungan perusahaan hal ini\nmencegah, setidak-tidaknya mengurangi adanya bahaya kecelakaan pada waktu kerja\ndan juga mencegah timbulnya penyakit menular di antara pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Setiap pekerja harus menjaga keselamatan dirinya, keselamatan umum dan\nsegera melaporkan bila ada bahaya yang mengancam atau merugikan keselamatan\nmanusia, mesin, bangunan dan lain-lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Setiap pekerja harus mentaati petunjuk-petunjuk dari panitia K3 dalam hal\npencegahan secara dini dari bahaya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja diwajibkan memakai\u002Fmemelihara dan merawat alat-alat keselamatan\ndan kesehatan kerja yang diberikan oleh Perusahaan dengan sebaik-baiknya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Setiap pekerja yang dengan sengaja tidak memakai alat-alat perlindungan\nkerja dapat mengakibatkan dikenakannya sanksi (baik berupa teguran maupun surat\nperingatan).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pengusaha membentuk panitia keselamatan kerja yang anggotanya terdiri dari\nunsur management dan seksi-seksi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Pekerja yang telah diberikan alat keselamatan kerja dan pekerja tidak\nmemakainya pada waktu dinas, maka pekerja tersebut akan dikenai sangsi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Setiap pekerja yang mendapat kecelakaan kerja \u002F luka-luka sakit di tempat\nkerja harus segera melaporkan hal itu kepada atasannya dan segera dibawa ke\nPoliklinik Perusahaan \u002F klinik yang ditunjuk oleh Jamsostek untuk mendapatkan\npertolongan pertama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Setiap pekerja yang mengetahui adanya kerusakan mesin yang dapat\nmengakibatkan bahaya, maka pekerja diwajibkan melaporkan kerusakan tersebut\nkepada atasannya (pengawas\u002Fkepala shift)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 36: Kebakaran\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Dalam hal terjadi kebakaran, pekerja harus bekerja sama untuk\nmemadamkannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Untuk penanggulangan kebakaran hanya pekerja yang sudah terlatih saja yang\nboleh menggunakan tabung \u002F pipa pemadam (Hydrant).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pekerja harus mengetahui dengan baik tempat tabung pemadam (Hydrant) \u002F\npipa pemadam.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Perusahaan menyediakan pintu-pintu darurat dan kunci box hydrant\nditempatkan di kotak di dekatnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pihak perusahaan \u002F Management mengadakan latihan pencegahan kebakaran\nkepada Security, Maintenance, Engineering dan lain0lain yang dianggap perlu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VIII KESEJAHTERAAN PEKERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 37: Pakaian Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-protectiveclothing\">\u003Cp>1.Kepada setiap calon pekerja \u002F (operator atau maintenance) yang telah\nmelewati masa Training (4 bulan) dan bagi bulanan \u002F staf yang telah melewati\nmasa percobaan, akan diberikan pakaian seragam 2 (dua) pasang pakaian kerja\n(sesuai standar perusahaan), dan sepasang sepatu setiap tahun, dan pembagiannya\ndiatur sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>a.Untuk pekerja harian bagian produksi sesuai dengan bulan masuk kerja:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>Tahap \u002F Periode\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Bulan Masuk\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Dibagikan\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>I \n\n        \u003Cp>II\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>III\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>IV\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Juli, Agustus, September \n\n        \u003Cp>Oktober, November, Desember\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Januari, Februari, Maret\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>April, Mei, Juni\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>Februari \n\n        \u003Cp>Juni\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>September\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Desember\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>b.Untuk pekerja bulanan dan staf serta pekerja harian selain yang dimaksud\ntersebut di atas (point a) dibagikan pada setiap bulan Juli.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Untuk pemberian pertama kali pekerja dikenakan uang jaminan sebesar Rp\n10.000,- (Sepuluh Ribu Rupiah) yang harus dilunasi dalam waktu 2 (dua) bulan\ndan akan dikembalikan setelah pekerja tersebut bekerja selama 6 (enam)\nbulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pakaian yang telah diberikan harus dipakai pada waktu kerja. Untuk\npelanggaran ini maka pekerja akan dikenakan sangsi denda sebesar Rp 1.000,-\n(seribu rupiah) per hari pelanggaran bila diperkenankan masuk kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 38: Makan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-mealvouchers\">\u003Cp>1.Setiap pekerja akan diberikan makan 1 (satu) kali selama jam dinas, sesuai\ndengan standar menu yang disepakati.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Untuk setiap pekerja yang melaksanakan kerja lembur 3 (tiga) jam atau\nlebih akan diberikan makan 1 (satu) kali.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pada waktu makan shift III perusahaan menyediakan teh manis di kantin.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 39: Ibadah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Pengusaha memberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah kepada seluruh\npekerja menurut kepercayaannya masing-masing.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Khusus untuk pekerja yang akan melaksanakan Shalat Jumat, maka pengusaha\nmemberikan keleluasaan 15 (lima belas) menit sebelum waktu shalat Jumat\ndimulai.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Untuk pekerja yang beragama Islam, pengusaha memberikan fasilitas\nMusholla.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Khusus untuk pekerja wanita, pengusaha menyediakan Majelis Ta’lim di\nAula Asrama Putri, bila diperlukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Untuk pekerja yang melaksanakan ibadah haji ke Mekah akan diberikan 1\n(satu) kali seumur hidup dengan upah maksimal selama 40 hari. Dimana pekerja\ntelah bekerja selama kurang lebih 5 (lima) tahun sebelum berlakunya fasilitas\nini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 40: Asrama \u002F Perumahan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Untuk pekerja wanita yang masih single \u002F tidak bersuami, perusahaan\nmenyediakan fasilitas asrama (bila memungkinkan).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Untuk jabatan-jabatan tertentu dan sesuai hasil seleksi, perusahaan\nmenyediakan perumahan di dalam lokasi pabrik (bila memungkinkan).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Penghuni Asrama Putri diberi setrika listrik dan dapur umum pada setiap\nbloknya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Pekerja diberikan fasilitas Asrama atau Perumahan secara cuma-Cuma \u002F\ngratis sedangkan pemilihan dan penentuannya adalah wewenang management \u002F\npengusaha sepenuhnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Keluarga yang diizinkan untuk tinggal bersama adalah: suami\u002Fistri, anak\ndan anggota keluarga yang diijinkan oleh perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Setiap kerusakan rumah \u002F peralatan oleh penghuni menjadi tanggung jawab\npenghuni.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Rumah dan Fasilitas harus dikembalikan kepada perusahaan dalam keadaan\nbaik\u002Fsama bila:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja tersebut berhenti bekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Diperlukan oleh perusahaan untuk tujuan yang lebih penting.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Mengundurkan diri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Force Major\u002FBencana Alam (kebakaran, gempa bumi, angina dll).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Perusahaan tidak akan memberikan kompensasi dana untuk hal tersebut di\natas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 41: Olahraga, Kesenian Dan Rekreasi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Adalah menjadi keputusan management sepenuhnya untuk memberikan atau\nmenambah fasilitas tempat dan alat-alat olahraga \u002F kesenian yang pengelolaannya\ndiserahkan kepada Serikat Pekerja\u002Fbekerja sama dengan Personalia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bagi pekerja yang bertempat tinggal di Asrama Putri disediakan 1 (satu)\nbuah televisi berwarna untuk kepentingan bersama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Pertandingan intern di dalam perusahaan diadakan 1 (satu) kali dalam 1\n(satu) tahun menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Rekreasi atau Tour diadakan 1 (satu) tahun sekali berdasarkan musyawarah\nantara Pengusaha dengan Serikat Pekerja dengan mengingat kemampuan keuangan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Rekreasi yang diberikan oleh perusahaan tersebut berlaku untuk seluruh\npekerja PT. INDO LIBERTY TEXTILES beserta keluarganya (suami\u002Fistri dan\nanak).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Guna meningkatkan kesejahteraan pekerja maka Perusahaan akan membantu\nmemperkuat administrasi Koperasi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 42: Uang Duka\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpay\">\u003Cp>1.Pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja selama jam kerja\nmendapat santunan sesuai ketentuan BPJS ditambah dengan tunjangan kedukaan dari\nPerusahaan minimal 1 (satu) kali upah bulan terakhir.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpayamount\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpaytype\">\u003Cp>2.Pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja atau diluar jam kerja\nakan mendapat santunan dari BPJS sesuai UU No. 24 tahun 2011, serta uang duka\ndari perusahaan sebesar Rp 600.000,- (Enam ratus ribu rupiah) minimal yang\ntelah bekerja selama 2 (dua) tahun.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 43: BPJS \u002F Jamsostek\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilitypay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-pensionfund\">\u003Cp>Semua pekerja diharuskan mengikuti program BPJS, sesuai dengan Undang Undang\nRI No.24 tahun 2011 (Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan\nKematian, Jaminan Pemeliharaan Kesehatan).\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Ch3>Pasal 44: Bingkisan Pernikahan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pengusaha akan memberikan bingkisan pernikahan (hadiah) kepada pekerja yang\nmenikah untuk pertama kali sebesar Rp 50.000,- (Lima puluh ribu rupiah).\nApabila suami istri adalah pekerja maka bingkisan akan diberikan hanya kepada 1\n(satu) orang saja dengan mengajukan Salinan \u002F copy surat nikah dan minimal\nbekerja selama 2 tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IX PENINGKATAN KEMAMPUAN KETERAMPILAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 45: Keterampilan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-trainingfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-trainingprogrammes\">\u003Cp>Dalam rangka meningkatkan keterampilan pekerja guna membekali masa depannya,\nakan diselenggarakan kursus-kursus di lingkungan pabrik, atas keputusan\nPimpinan Perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB X TATA TERTIB\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 46: Peraturan Umum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Setiap pekerja harus melaksana kan tugas yang telah diberikan dengan\nsebaik-baiknya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Setiap pekerja yang bekerja shift harus sudah masuk 15 (lima belas) menit\nsebelum waktu bekerja yang ditentukan untuk melakukan timbang terima dan tepat\npada waktunya baru bisa mulai kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Setiap pekerja tidak diperkenankan melakukan pekerjaan lain selain\ntugasnya yang telah ditentukan baginya tanpa seizin atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Setiap pekerja wajib mengikuti, mentaati dan mematuhi seluruh petunjuk\natau perintah yang diberikan atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Setiap pekerja diwajibkan untuk menjaga dengan baik rahasia maupun\nbarang-barang perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pekerja tidak diperkenankan masuk ke dalam lingkungan pabrik di luar jam\ninas kecuali dengan izin tertulis dari Pimpinan Perusahaan atau orang yang\ndikuasakan untuk itu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Pekerja harus melaporkan ke Personalia tentang perubahan alamat atau\nstatus pribadi (kawin, dll).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Pekerja dilarang keluar pabrik atau asrama tanpa izin atasannya\u002Fibu\nasrama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Dilarang keras merokok pada jam-jam kerja sedang berlangsung baik dalam\npabrik, Gudang, WC\u002Fkamar mandi dan atau tempat-tempat yang bertuliskan\n“DILARANG MEROKOK”.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.Seorang pekerja tidak diperkenankan bekerja di perusahaan lain (jabatan\nrangkap tanpa persetujuan tertulis dari management \u002F pengusaha).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11.Setiap pekerja harus menggunakan pakaian kerja yang telah diberikan oleh\npengusaha, kecuali pekerja wanita yang sedang hamil 4 (empat) bulan keatas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12.Pekerja tidak boleh mempermainkan atau memindahkan tabung PK (Pemadan\nKebakaran) tanpa seijin kepala bagian atau orang yang dikuasakan untuk itu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13.Pekerja tidak diperkenankan meninggalkan pekerjaan atau tempat tugas\ntanpa seijin atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>14.Setiap pekerja dilarang mengotori lingkungan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>15.Pekerja tidak diperbolehkan bermain kartu atau judi, bercanda, tidur atau\ntidur-tiduran waktu menjalankan tugas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>16.Selama bekerja pekerja dilarang \u002F tidak boleh bermalas-malasan, main \u002F\nsenda gurau dan mondar-mandir.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>17.Setiap pekerja dilarang mengadakan pertemuan-pertemuan dalam lingkungan\nperusahaan tanpa izin Pimpinan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>18.Setiap pekerja dilarang masuk dalam keadaan mabuk, membawa minuman keras,\nsenjata tajam dan barang-barang terlarang ke dalam perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 47: Peraturan Khusus\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Setiap pelanggaran atau perbuatan seperti di bawah ini dapat mengakibatkan\ndiberikannya Surat Peringatan (Warning Letter):\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Setiap pelanggaran pada pasal 46 (peraturan umum point 1 s\u002Fd 18).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Mangkir selama 2 (dua) hari berturut-turut atau 3 (tiga) hari dalam 1\n(satu) periode gaji.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Menolak perintah kerja lembur, karena keadaan mendesak pekerjaan yang\ndilemburkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Sering masuk kerja terlambat, melebihkan waktu istirahat atau keluar kerja\nsebelum waktunya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Berbuat tidak sopan, baik dengan kata-kata maupun dengan perbuatan\nterhadap teman sekerja, atasan atau sebaliknya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Masuk atau keluar pabrik dengan tidak melalui pintu yang telah\ndisediakan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Membawa makanan atau minuman dalam bentuk apapun ke dalam pabrik.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Merokok di tempat yang ada larangan untuk merokok.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i.Tidur pada waktu jam kerja dikenakan peringatan tertulis langsung ke-III\nterakhir.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Perbuatan-perbuatan yang dapat mengakibatkan pemberhentian (PHK) seketika\ndan tidak berhak mendapatkan uang Pesangon, Uang Pisah, Uang Penghargaan masa\nkerja seperti:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Kedapatan membuat keterangan palsu pada waktu melamar pekerjaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pemalsuan data-data atau laporan perusahaan pada pengusaha.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Mencuri barang-barang milik perusahaan dan atau milik teman sekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Melakukan perjudian atau permainan yang dapat diartikan perjudian di dalam\ndaerah \u002F lingkungan pabrik.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Memakai dan atau memperjualbelikan narkotika atau obat sejenisnya, mabuk\nkarena minuman keras di dalam \u002F lingkungan pabrik.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Menolak kerja yang diminta perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Melakukan ancaman baik terhadap teman sekerja, atasan atau keluarganya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-violence\">\u003Cp>h.Melakukan perbuatan atau penganiayaan yang dapat mengakibatkan bahaya bagi\nteman sekerja, atasan atau keluarganya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>i.Membawa senjata tajam atau sejenisnya ke dalam\u002F lingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>j.Memikat\u002Fmempengaruhi baik pengusaha, teman sekerja atau keluarga pengusaha\nuntuk melakukan perbuatan yang melanggar hukum.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>k.Melakukan suatu perbuatan dengan sengaja atau karena kecerobohan yang\ndapat menimbulkan kerugian atau bahaya pada diri sendiri, teman sekerja dan\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l.Melakukan perbuatan asusila di dalam \u002F lingkungan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>m.Memasukan kartu hadir teman sekerja atau menyuruh teman lain memasukkan\nkartu hadir.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>n.Merokok di tempat-tempat yang dikenakan larangan merokok di dalam pabrik\ndan atau di tempat yang berbahaya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>o.Menghasut teman sekerja untuk berbuat hal-hal yang melanggar Perjanjian\nKerja Bersama (PKB).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>p.Mogok kerja atau mematikan mesin secara tidak sah dan menghasut atau\nmengajak untuk melakukan hal yang sama.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XI PENYELESAIAN KELUH KESAH PEKERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 48: Tata Cara\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Bila terjadi adanya perbedaan pendapat antara pekerja dan pengusaha, pada\ndasarnya pengusaha dan Serikat Pekerja akan menyelesaikan secara\nkekeluargaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Keluh kesah disampaikan oleh pekerja yang bersangkutan kepada Kepala\nBagiannya dan diselesaikan paling lambat dalam jangka waktu 3 (tiga) hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Apabila dalam waktu 3 (tiga) hari keluh kesah tersebut belum dapat\ndiselesaikan, persoalan-persoalan tersebut dilimpahkan ke bagian Personalia\nbersama pengurus Serikat Pekerja untuk menyelesaikan keluh kesah tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Kepala Bagian Personalia akan memanggil pengurus Serikat Pekerja dan\npekerja yang bersangkutan untuk menyelesaikan keluh kesah tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Bila dipandang perlu, maka penyelesaiannya akan dibawa ke Pimpinan\nPerusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Apabila keluh kesah tersebut belum juga dapat diselesaikan maka kasus\ntersebut akan dibawa ke Kantor Dinas Tenaga Kerja &amp; Transmigrasi Karawang,\nsesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2004.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Apabila anjuran dari Dinas Tenaga Kerja &amp; Transmigrasi tidak dapat\nditerima oleh salah satu pihak, maka pihak yang berkeberatan dapat mengajukan\nke PPHI di Bandung.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 49: Skorsing\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Skorsing pada dasarnya akan dikenakan kepada pekerja untuk menghindari\nkemungkinan yang lebih buruk, atau pada kasus-kasus di bawah ini:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Setiap pekerja yang karena perbuatannnya tidak di perkenankan bekerja\nuntuk mencegah lebih buruknya keadaan, sambil menanti anjuran atau keputusan\ndari PPHI.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Bila terjadi seorang pekerja karena perbuatannya, baik didalam maupun\ndiluar dinas, diperlukan oleh yang berwajib, selama menanti keputusan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Selama masa skorsing, maka upah pekerja hanya dibayar 50% dari gaji\npokok.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Masa skorsing tidak boleh lebih dari 2 (dua) minggu (khususnya skorsing\nuntuk menunggu keputusan PPHI paling lama 6 (enam) bulan).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 50: Prosedur Hukum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Setiap pelanggaran tata tertib perusahaan yang dilakukan oleh pekerja\ndapat mengakibatkan diberikannya surat peringatan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Kepala bagian \u002F Supervisor mengirim Memo ke bagian Personalia yang berisi\npermohonan agar dikeluarkan surat peringatan untuk seorang pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Bagian Personalia menyimpan Surat Peringatan, kemudian memanggil pekerja\nyang bersangkutan untuk diminta menandatangani Surat Peringatan. Apabila\npekerja menolak menandatangani warning walaupun jelas-jelas melakukan\npelanggaran yang dapat dibuktikan maka warning di maksud dianggap syah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Surat Peringatan dibuat rangkap 4(empat), dan diberikan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Satu lembar kepada pekerja yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Satu lembar kepada kepala bagian.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Satu lembar untuk arsip perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Satu lembar untuk Serikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Jangka waktu berlakunya Surat Peringatan adalah sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Surat peringatan pertama berlaku untuk 4 (empat) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Surat peringatan kedua berlaku untuk 5 (lima) bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>-Surat peringatan ketiga berlaku untuk 6 (enam)bulan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Dengan dikenakan Surat Peringatan terakhir\u002Fskorsing maka pekerja yang\nbersangkutan dapat dikeluarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XII PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 51: Berakhirnya Hubungan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pemutusan Hubungan Kerja dapat terjadi karena:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Pekerja meninggal dunia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pekerja gagal dalam masa percobaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Karena alasan kesehatan dan tidak mungkin kembali bekerja dengan\npernyataan dokter spesialis yang disahkan oleh dokter perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Mencapai usia 55 tahun, kecuali pengusaha menentukan lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Mengundurkan diri dari perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pelanggaran Tata Tertib.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_dismissal_type\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay\">\u003Cp>7.Pemutusan Hubungan Kerja dikarenakan seperti tersebut diatas, maka hak-hak\npekerja berdasarkan kepada hukum yang berlaku dan sesuai dengan peraturan\ndepartemen Tenaga Kerja yang berlaku.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 52: Pemutusan Hubungan Kerja Sementara \u002F Tetap\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Apabila perusahaan mengalami musibah seperti di bawah ini dan terpaksa\nperusahaan harus ditutup serta sementara pekerja tidak bekerja, maka selama\nperusahaan ditutup pengusaha hanya membayar upah pokok saja selama maksimal 3\n(tiga) bulan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Kebakaran\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Gempa Bumi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Banjir\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Angin \u002F bencana alam lainnya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Dalam hal perusahaan mengalami kesulitan usahanya atau mungkin\nmenghentikan usaha secara menyeluruh, maka dalam Pemutus Hubungan Kerja masalah\nini Pengusaha akan mengadakan musyawarah dengan Serikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 53: Pengunduran Diri\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Dalam hal pengunduran diri, maka pekerja harus memberikan secara tertulis\nkepada pengusaha atau orang yang dikuasakan untuk itu, sekurang-kurangnya 15\n(lima belas) hari sebelumnya bagi pekerja harian dan 1 (satu) bilang sebelumnya\nbagi pekerja bulanan\u002Fstaf.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Dalam hal pengunduran diri oleh pekerja, maka pengusaha tidak memberikan\npesangon.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Kepada pekerja yang mempunyai masa kerja 5 (lima) tahun atau lebih dan\ndianggap berprestasi baik, maka atas ketentuan perusahaan dapat memberikan\nmaksimal 1 (satu) bulan gaji pokok, dan dibayarkan pada bulan berikutnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Uang pisah dapat dibayarkan kepada maksimum 3 (tiga) orang karyawan dalam\nsebulan (Non kumulatif) atas pengunduran diri dari Perusahaan. (akan\ndibicarakan dengan Serikat Pekerja)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Karyawan harus memberikan keterangan 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan\nkaryawan harus bekerja penuh pada hari tersebut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Tidak ada Surat Peringatan yang akan dibuat untuk karyawan tersebut pada\nmasa bulan mengundurkan dirinya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Uang pisah akan dibayar sesuai dengan Ketetapan dari Menteri Tenaga Kerja\nRepublik Indonesia, yang mana berlaku dari waktu ke waktu.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Pemberian Uang Pisah akan dibayar dan diutamakan berdasarkan atas jasa\nyang telah diberikan, senioritas dan lamanya bekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Pengunduran diri harus disampaikan kepada Personel Manager dan kepada\nkepala department bersangkutan dan juga telah mendapat persetujuan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.Uang pisah akan dikenakan pajak pendapatan sesuai dengan peraturan\nperpajakan Republik Indonesia dan akan dipotong dari sisa yang harus\ndibayarkan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 54: Pelanggaran Tata Tertib\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena pelanggaran tata tertib, akan\ndilaksanakan melalui prosedur peraturan perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XIII PENUTUP\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 55: Masa Berlakunya\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start\">\u003Cp>1.Kedua belah pihak setuju bahwa Perjanjian Kerja Bersama ini berlaku 2\n(dua) tahun mulai tanggal 01 Desember 2018 sampai dengan 30 November 2020 (2\ntahun) yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Dengan berlakunya Perjanjian Kerja Bersama ini maka Peraturan Perusahaan\ndinyatakan tidak berlaku lagi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Apabila salah satu pihak berkeinginan untuk menambah \u002F merubah Perjanjian\nKerja Bersama ini, maka pihak yang bersangkutan harus menyatakan secara\ntertulis satu bulan sebelum berakhirnya Perjanjian Kerja Bersama ini.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Bila saat berakhirnya Perjanjian Kerja Bersama ini tidak ada permintaan\nuntuk merubah atas Perjanjian Kerja Bersama, menambah \u002F merubah (Seperti pada\npoint 3 pasal ini), maka Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ini secara otomatis\nakan diperpanjang untuk jangka waktu satu tahun lagi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 56: Aturan Peralihan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila di kemudian hari terdapat salah satu anggota atau beberapa anggota\npengurus Serikat Pekerja dan atau dari pihak wakil pengusaha yang menadatangani\nPerjanjian Kerja Bersama ini mengundur kan diri \u002F meninggal dunia, maka\nPerjanjian Kerja Bersama ini tetap berlaki sampai batas waktu yang telah\nditentukan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 57: Pendistribusian Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Perjanjian Kerja Bersama ini dibuat 3 (tiga) rangkap, mempunyai kekuatan\nhokum yang sama dan dibagikan kepada:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pengusaha\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Serikat Pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Kantor Dinas Tenaga Kerja &amp; Transmigrasi di Karawang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Setelah Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ini disyahkan akan diperbanyak dan\ndidistribusikan kepada pekerja oleh Perusahaan melalui PSP SPN PT.ILT.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PIHAK-PIHAK YANG MENGADAKAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbamemother\">\u003Cp>PSP SPN PERUSAHAAN\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. INDO LIBERTY TEXTILES\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Jauharin\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ketua\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Madsoleh\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Wakil Ketua 1\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Heri Sutanto\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Wakil Ketua 2 \u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Agus Haryanto\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Wakil Ketua 3\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Agus Suprianto\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Wakil Ketua 4\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Sulami\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Sekretaris\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbasignsinglesignatory\">\u003Cp>PT. INDO LIBERTY TEXTILES\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1. Kapil Agrawai\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>President Director\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2. Sanjeev Gupta\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>General Manager\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3. Lambok Sidabutar, AMd\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>APersonnal Manager\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbaratified\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbaactorratified\">\u003Cp>Menyaksikan:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Kabupaten Karawang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>H A SUROTO, SE.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pembina Utama Muda\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1963061119990031004\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\n",{"cbadate_start":46,"cbadate_start_date":50,"cbadate_end":52,"cbadate_end_date":54,"cbaratified":56,"cbaactorratified":60,"cbasignsinglesignatory":62,"cbamemother":66,"trainingprogrammes":70,"trainingfund":74,"pensionfund":76,"disabilityfund":80,"contracttrial":84,"contracttrialperiod":88,"contractseverancepay":90,"contractseverancepay1":94,"severance_dismissal_type":96,"sicknesspay":98,"maxsicknesspay":102,"maxsicknesspayperc":106,"sicknessmaxdays":108,"sicknessmaxdaysnr":110,"menstruationleave":112,"disabilitypay":116,"healthcareaccess":118,"healthcareaccessrelatives":122,"healthinsurance":126,"healthinsurancerelatives":128,"healthandsafetypolicy":132,"protectiveclothing":136,"code_application":140,"funeralpay":142,"funeralpaytype":146,"funeralpayamount":150,"paidmaternityleave":152,"paidmaternityleaveduration":156,"paidmaternityleavepay":158,"paidmaternityleavepayperc":160,"maternityotherclause":162,"paidpaternityleave":166,"paidpaternityleaveduration":168,"paidpaternityleavepay":172,"paidpaternityleavepayperc":174,"deathrelatives":176,"deathrelativesleave":179,"discrimination":183,"violence":187,"hourspday_select":191,"hourspday":195,"hourspweek_select":197,"hourspweek":199,"dayspweek_select":201,"dayspweek":205,"PAIDLEAV_trigger":207,"holidaysdays":211,"holidaysweeks":213,"bankholidays1":215,"bankholidays2":219,"SCHEDULE_trigger":221,"schedulesrestpw":223,"TRADEUNLEAV_trigger":226,"LOWWAGE_trigger":230,"LOWWAGE_government":234,"LOWWAGE_provision":238,"lowwageperiod":240,"STRUCINCR_trigger":242,"wageincreasefirmperformance":246,"ONCERISE_trigger":248,"incidentalbonustype2":252,"incidentalbonusperc1":256,"NOCTPREM_trigger":259,"shiftallowancetype":263,"shiftallowanceamount1":265,"shiftallowancetype1":269,"OVERTIME_trigger":271,"SUNDAY_trigger":275,"mealvouchers":279,"coverunion_trigger":283},{"bindId":47,"name":48,"text":49},"cbadate_start","1.Kedua belah pihak setuju bahwa Perjanj","1.Kedua belah pihak setuju bahwa Perjanjian Kerja Bersama ini berlaku 2\n(dua) tahun mulai tanggal 01 Desember 2018 sampai dengan 30 November 2020 (2\ntahun) yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.",{"bindId":51,"name":48,"text":49},"cbadate_start_date",{"bindId":53,"name":48,"text":49},"cbadate_end",{"bindId":55,"name":48,"text":49},"cbadate_end_date",{"bindId":57,"name":58,"text":59},"cbaratified","Menyaksikan: Kepala Dinas Tenaga Kerja d","Menyaksikan:\n\nKepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi\n\nKabupaten Karawang\n\n\n\n\n\nH A SUROTO, SE.\n\nPembina Utama Muda\n\n1963061119990031004",{"bindId":61,"name":58,"text":59},"cbaactorratified",{"bindId":63,"name":64,"text":65},"cbasignsinglesignatory","PT. INDO LIBERTY TEXTILES 1. Kapil Agraw","PT. INDO LIBERTY TEXTILES\n\n\n\n1. Kapil Agrawai\n\nPresident Director\n\n\n\n2. Sanjeev Gupta\n\nGeneral Manager\n\n\n\n3. Lambok Sidabutar, AMd\n\nAPersonnal Manager",{"bindId":67,"name":68,"text":69},"cbamemother","PSP SPN PERUSAHAAN PT. INDO LIBERTY TEXT","PSP SPN PERUSAHAAN\n\nPT. INDO LIBERTY TEXTILES\n\n\n\n1.Jauharin\n\nKetua\n\n\n\n2.Madsoleh\n\nWakil Ketua 1\n\n\n\n3.Heri Sutanto\n\nWakil Ketua 2 \n\n\n\n4.Agus Haryanto\n\nWakil Ketua 3\n\n\n\n5.Agus Suprianto\n\nWakil Ketua 4\n\n\n\n6.Sulami\n\nSekretaris",{"bindId":71,"name":72,"text":73},"trainingprogrammes","Dalam rangka meningkatkan keterampilan p","Dalam rangka meningkatkan keterampilan pekerja guna membekali masa depannya,\nakan diselenggarakan kursus-kursus di lingkungan pabrik, atas keputusan\nPimpinan Perusahaan.",{"bindId":75,"name":72,"text":73},"trainingfund",{"bindId":77,"name":78,"text":79},"pensionfund","Semua pekerja diharuskan mengikuti progr","Semua pekerja diharuskan mengikuti program BPJS, sesuai dengan Undang Undang\nRI No.24 tahun 2011 (Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan\nKematian, Jaminan Pemeliharaan Kesehatan).",{"bindId":81,"name":82,"text":83},"disabilityfund","2.Sesuai Undang-Undang No. 24 Thn 2011, ","2.Sesuai Undang-Undang No. 24 Thn 2011, tentang Penyelenggaraan Program\nJaminan Sosial bahwa iuran sebesar 2% ditanggung oleh Tenaga Kerja, dan\npembayaran iuran koperasi pekerja serta potongan lainnya yang telah disetujui\noleh pekerja akan dilaksanakan pemotongannya oleh Perusahaan.",{"bindId":85,"name":86,"text":87},"contracttrial","1.Pekerja wajib bekerja dengan melalui m","1.Pekerja wajib bekerja dengan melalui masa percobaan selama 3 (tiga) bulan\n(Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003).",{"bindId":89,"name":86,"text":87},"contracttrialperiod",{"bindId":91,"name":92,"text":93},"contractseverancepay","7.Pemutusan Hubungan Kerja dikarenakan s","7.Pemutusan Hubungan Kerja dikarenakan seperti tersebut diatas, maka hak-hak\npekerja berdasarkan kepada hukum yang berlaku dan sesuai dengan peraturan\ndepartemen Tenaga Kerja yang berlaku.",{"bindId":95,"name":92,"text":93},"contractseverancepay1",{"bindId":97,"name":92,"text":93},"severance_dismissal_type",{"bindId":99,"name":100,"text":101},"sicknesspay","3.Apabila pekerja menderita terus meneru","3.Apabila pekerja menderita terus menerus dan disertai surat keterangan\nresmi dari Dokter melampaui 12 bulan, maka terhadap pekerja tersebut dapat\ndilaksanakan Pemutusan Hubungan Kerja dengan memperhatikan UU No. 13\u002F2003\ntanggal 25 Maret 2003.",{"bindId":103,"name":104,"text":105},"maxsicknesspay","2.Dalam hal pekerja menderita sakit teru","2.Dalam hal pekerja menderita sakit terus menerus dan disertai dengan surat\nketerangan resmi dari Dokter, ketentuan mengenai upahnya sesuai dengan\nUndang-Undang No. 13\u002F2003 tanggal 25 Maret 2003.",{"bindId":107,"name":104,"text":105},"maxsicknesspayperc",{"bindId":109,"name":100,"text":101},"sicknessmaxdays",{"bindId":111,"name":100,"text":101},"sicknessmaxdaysnr",{"bindId":113,"name":114,"text":115},"menstruationleave","Pekerja diberi izin untuk tidak masuk be","Pekerja diberi izin untuk tidak masuk bekerja diluar cuti tahunan dengan\ndibayar upah penuh, dalam hal:\n\n1.Istri pekerja melahirkan anak, sampai dengan anak ketiga 2 (dua) hari\n\n2.Khitanan\u002FPembaptisan anak kandung pekerja 2 (dua) hari\n\n3.Dalam masa haid, dengan Surat Keterangan Dokter 2 (dua) hari\n\n4.Pekerja melangsungkan pernikahan, untuk pertama kali 3 (tiga) hari\n\n5.Pekerja menikahkan anak kandung 2 (dua) hari\n\n6.Anggota keluarga langsung yaitu: suami, istri, anak, orang tua kandung dan\nmertua meninggal dunia 2 (dua) hari\n\n7.Anggota keluarga di luar dari point no. 6 meninggal dunia tetapi serumah\ndan memberitahukan kepada Personalia Departemen dengan melampirkan Kartu\nKeluarga dari Pejabat terkait 1 (satu) hari\n\n8.Pekerja akan diberikan cuti khusus selama waktu yang diperlukan oleh\nPengusaha bila melakukan tugas\u002Fseminar\u002Fpenataran yang diharuskan oleh\nPemerintah.\n\n9.Cuti khusus diluar Cuti Tahunan ini maksimum diberikan 7 (tujuh) hari\nkerja dalam 1 (satu) tahun.\n\n10. Pekerja akan diberikan cuti diluar tanggungan perusahaan oleh pengusaha,\nbilamana benar-benar memerlukan. Pekerja harus dapat menunjukkan keterangan \u002F\nbukti otentik sebelum mendapatkan persetujuan, dan berapa lama waktu yang\ndibutuhkan adalah wewenang pengusaha sebelumnya.\n\n11.Pekerja harus mengisi Formulir cuti yang disediakan oleh bagian\nPersonalia. Formulir harus ditandatangani oleh Kepala Bagian masing-masing dan\nKepala Bagain Personalia selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum mengambil\ncuti, kecuali ayat 1,3 dan 6 tersebut di atas.\n\n12.Cuti panjang tidak dapat diterapkan di perusahaan, hal tersebut sesuai\ndengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Kep.51\u002FMEN\u002FIV\u002F2004\ntertanggal 8 April 2004. Untuk pengabdian yang telah diberikan oleh pekerja,\ndisetujui sebagai berikut:\n\n1.Perusahaan akan memberikan satu kali cuti tambahan selama 12 (dua belas)\nhari kepada pekerja tetap yang telah melewati 7 (tujuh) tahun masa kerja,\nberlaku untuk kelipatan 7 tahun berikutnya. (dapat diambil pada tahun ke 8\n(delapan)).\n\n2.Pekerja berhak atas cuti tambahan ini apabila jumlah keseluruhan cuti\nTahunan tidak lebih dari 24 (dua puluh empat) hari.\n\n3.Cuti tambahan akan gugur\u002Fhilang apabila dalam waktu 6 (enam) bulan setelah\nhaknya lahir dan tidak dipergunakan. Sesuai dengan keputusan dari management\njangka waktu untuk pengambilan cuti panjang dapat diperpanjang pada tahun.\n\n4.Cuti tambahan tidak dapat diuangkan.\n\n5.Pekerja yang mengundur kan diri sebelum perjanjian ini berlaku maka tidak\nberhak atas hak cutinya.\n\nCuti tambahan di dalam ayat ini dinyatakan tidak berlaku dan batal apabila\nada penetapan lebih lanjut dari Pemerintah cq. Menteri Tenaga Kerja dan\nTransmigrasi Republic Indonesia dan dapat diterapkan di perusahaan.",{"bindId":117,"name":78,"text":79},"disabilitypay",{"bindId":119,"name":120,"text":121},"healthcareaccess","Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi para","Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi para pekerja sesuai dengan Undang-Undang\nNo. 3 tahun 1992 tentang Jamsostek yang iurannya menjadi tanggung jawab\nPerusahaan dengan ketentuan sebagai berikut:\n\na.Semua biaya atas pemeliharaan kesehatan yang lebih dari ketetapan yang\nberlaku menjadi tanggung jawab pekerja yang bersangkutan.\n\nb.Transportasi dan \u002F atau biaya lain-lain untuk menggunakan fasilitas atas\nJPK adalah menjadi tanggung jawab karyawan yang bersangkutan.\n\nc.Perusahaan mempunyai hak untuk mengontrol kesehatan setiap karyawan\nmelalui ahlinya yang ditunjuk oleh perusahaan.\n\nd.Disetujui apabila karyawan menggunakan fasilitas tersebut diluar jam\nkerja. Bagaimanapun juga apabila fasilitas dipergunakan di dalam atau selama\njam kerja harus mendapatkan persetujuan dari perusahaan.",{"bindId":123,"name":124,"text":125},"healthcareaccessrelatives","Apabila pekerja mempunyai anak lebih dar","Apabila pekerja mempunyai anak lebih dari 3 (tiga) orang atau anak telah\nberumur 21 tahun \u002F lebih, telah bekerja atau telah menikah maka mereka tidak\ndiikut sertakan dalam program JPK.",{"bindId":127,"name":120,"text":121},"healthinsurance",{"bindId":129,"name":130,"text":131},"healthinsurancerelatives","Apabila suami dan istri bekerja di PT. I","Apabila suami dan istri bekerja di PT. Indo Liberty Textiles, perusahaan\nakan memberikan fasilitas untuk keluarga dengan satu kartu keluarga.",{"bindId":133,"name":134,"text":135},"healthandsafetypolicy","Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Pe","Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Perusahaan merupakan hal yang sangat\npenting bagi kedua belah pihak (UU No. 24 tahun 2011\u002F UU No. 1 tahun 1970).\nUntuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan maka, pekerja harus memperhatikan\nsebagai berikut:",{"bindId":137,"name":138,"text":139},"protectiveclothing","1.Kepada setiap calon pekerja \u002F (operato","1.Kepada setiap calon pekerja \u002F (operator atau maintenance) yang telah\nmelewati masa Training (4 bulan) dan bagi bulanan \u002F staf yang telah melewati\nmasa percobaan, akan diberikan pakaian seragam 2 (dua) pasang pakaian kerja\n(sesuai standar perusahaan), dan sepasang sepatu setiap tahun, dan pembagiannya\ndiatur sebagai berikut:",{"bindId":141,"name":134,"text":135},"code_application",{"bindId":143,"name":144,"text":145},"funeralpay","1.Pekerja yang meninggal dunia akibat ke","1.Pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja selama jam kerja\nmendapat santunan sesuai ketentuan BPJS ditambah dengan tunjangan kedukaan dari\nPerusahaan minimal 1 (satu) kali upah bulan terakhir.",{"bindId":147,"name":148,"text":149},"funeralpaytype","2.Pekerja yang meninggal dunia akibat ke","2.Pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja atau diluar jam kerja\nakan mendapat santunan dari BPJS sesuai UU No. 24 tahun 2011, serta uang duka\ndari perusahaan sebesar Rp 600.000,- (Enam ratus ribu rupiah) minimal yang\ntelah bekerja selama 2 (dua) tahun.",{"bindId":151,"name":148,"text":149},"funeralpayamount",{"bindId":153,"name":154,"text":155},"paidmaternityleave","1.Pekerja wanita diberikan cuti hamil se","1.Pekerja wanita diberikan cuti hamil selama 1,5 (satu setengah) bulan\nsebelum saatnya menurut perhitungan dan 1,5 (satu setengah) bulan setelah\nmelahirkan anak dengan melampirkan keterangan Dokter \u002F Bidan yang memeriksa,\nberhak atas upah penuh.",{"bindId":157,"name":154,"text":155},"paidmaternityleaveduration",{"bindId":159,"name":154,"text":155},"paidmaternityleavepay",{"bindId":161,"name":154,"text":155},"paidmaternityleavepayperc",{"bindId":163,"name":164,"text":165},"maternityotherclause","2.Apabila terjadi keguguran \u002F melahirkan","2.Apabila terjadi keguguran \u002F melahirkan sebelum waktunya harus menunjukkan\nsurat keterangan \u002F bukti dari Dokter \u002F Puskesmas \u002F Bidan yang memeriksanya atau\nPejabat Daerah, dan diberikan cuti selama 1,5 (satu setengah) bulan dengan\nmendapat upah penuh.",{"bindId":167,"name":114,"text":115},"paidpaternityleave",{"bindId":169,"name":170,"text":171},"paidpaternityleaveduration","1.Istri pekerja melahirkan anak, sampai ","1.Istri pekerja melahirkan anak, sampai dengan anak ketiga 2 (dua) hari",{"bindId":173,"name":114,"text":115},"paidpaternityleavepay",{"bindId":175,"name":114,"text":115},"paidpaternityleavepayperc",{"bindId":177,"name":114,"text":178},"deathrelatives","Pekerja diberi izin untuk tidak masuk bekerja diluar cuti tahunan dengan\ndibayar upah penuh, dalam hal:\n\n1.Istri pekerja melahirkan anak, sampai dengan anak ketiga 2 (dua) hari\n\n2.Khitanan\u002FPembaptisan anak kandung pekerja 2 (dua) hari\n\n3.Dalam masa haid, dengan Surat Keterangan Dokter 2 (dua) hari\n\n4.Pekerja melangsungkan pernikahan, untuk pertama kali 3 (tiga) hari\n\n5.Pekerja menikahkan anak kandung 2 (dua) hari\n\n6.Anggota keluarga langsung yaitu: suami, istri, anak, orang tua kandung dan\nmertua meninggal dunia 2 (dua) hari\n\n7.Anggota keluarga di luar dari point no. 6 meninggal dunia tetapi serumah\ndan memberitahukan kepada Personalia Departemen dengan melampirkan Kartu\nKeluarga dari Pejabat terkait 1 (satu) hari\n\n8.Pekerja akan diberikan cuti khusus selama waktu yang diperlukan oleh\nPengusaha bila melakukan tugas\u002Fseminar\u002Fpenataran yang diharuskan oleh\nPemerintah.\n\n9.Cuti khusus diluar Cuti Tahunan ini maksimum diberikan 7 (tujuh) hari\nkerja dalam 1 (satu) tahun.\n\n10. Pekerja akan diberikan cuti diluar tanggungan perusahaan oleh pengusaha,\nbilamana benar-benar memerlukan. Pekerja harus dapat menunjukkan keterangan \u002F\nbukti otentik sebelum mendapatkan persetujuan, dan berapa lama waktu yang\ndibutuhkan adalah wewenang pengusaha sebelumnya.\n\n11.Pekerja harus mengisi Formulir cuti yang disediakan oleh bagian\nPersonalia. Formulir harus ditandatangani oleh Kepala Bagian masing-masing dan\nKepala Bagain Personalia selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum mengambil\ncuti, kecuali ayat 1,3 dan 6 tersebut di atas.",{"bindId":180,"name":181,"text":182},"deathrelativesleave","6.Anggota keluarga langsung yaitu: suami","6.Anggota keluarga langsung yaitu: suami, istri, anak, orang tua kandung dan\nmertua meninggal dunia 2 (dua) hari\n\n7.Anggota keluarga di luar dari point no. 6 meninggal dunia tetapi serumah\ndan memberitahukan kepada Personalia Departemen dengan melampirkan Kartu\nKeluarga dari Pejabat terkait 1 (satu) hari",{"bindId":184,"name":185,"text":186},"discrimination","a.Menghilangkan setiap bentuk diskrimina","a.Menghilangkan setiap bentuk diskriminasi, baik berdasarkan jenis kelamin,\nsuku, agama maupun golongan.",{"bindId":188,"name":189,"text":190},"violence","h.Melakukan perbuatan atau penganiayaan ","h.Melakukan perbuatan atau penganiayaan yang dapat mengakibatkan bahaya bagi\nteman sekerja, atasan atau keluarganya.",{"bindId":192,"name":193,"text":194},"hourspday_select","1.Waktu kerja adalah 7 (tujuh) jam sehar","1.Waktu kerja adalah 7 (tujuh) jam sehari dan 40 (empat puluh) jam\nseminggu.",{"bindId":196,"name":193,"text":194},"hourspday",{"bindId":198,"name":193,"text":194},"hourspweek_select",{"bindId":200,"name":193,"text":194},"hourspweek",{"bindId":202,"name":203,"text":204},"dayspweek_select","3.Setiap pekerja akan diberikan setengah","3.Setiap pekerja akan diberikan setengah jam istirahat setelah bekerja 4\n(empat) jam terus menerus. Sesudah bekerja 6 (enam) hari terus menerus pekerja\nmendapat 1 (satu) hari libur.",{"bindId":206,"name":203,"text":204},"dayspweek",{"bindId":208,"name":209,"text":210},"PAIDLEAV_trigger","1.Pekerja setelah bekerja 12 bulan secar","1.Pekerja setelah bekerja 12 bulan secara terus menerus berhak mendapatkan\ncuti \u002F istirahat tahunan maximal selama 12 hari kerja.",{"bindId":212,"name":209,"text":210},"holidaysdays",{"bindId":214,"name":209,"text":210},"holidaysweeks",{"bindId":216,"name":217,"text":218},"bankholidays1","1.Pada hari-hari libur Nasional tertentu","1.Pada hari-hari libur Nasional tertentu, yaitu: Hari Raya Idul Fitri, Idul\nAdha dan 17 Agustus, perusahaan ditutup dan pekerja diliburkan.",{"bindId":220,"name":217,"text":218},"bankholidays2",{"bindId":222,"name":203,"text":204},"SCHEDULE_trigger",{"bindId":224,"name":203,"text":225},"schedulesrestpw","3.Setiap pekerja akan diberikan setengah jam istirahat setelah bekerja 4\n(empat) jam terus menerus. Sesudah bekerja 6 (enam) hari terus menerus pekerja\nmendapat 1 (satu) hari libur.\n\n4.Untuk pekerja shift, libur mingguannya tidak harus jatuh pada hari\nMinggu.",{"bindId":227,"name":228,"text":229},"TRADEUNLEAV_trigger","2.Pengusaha akan memberikan dispensasi k","2.Pengusaha akan memberikan dispensasi kepada pengurus UK PSP SPN atau\nanggotanya yang ditunjuk dalam melaksanakan tugas-tugas organisasinya baik\nIntern atau Ekstern, setelah melalui pertimbangan Pimpinan Perusahaan sejauh\ntidak mengganggu operasi Perusahaan.",{"bindId":231,"name":232,"text":233},"LOWWAGE_trigger","3.Besarnya upah \u002F gaji minimum disesuaik","3.Besarnya upah \u002F gaji minimum disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah yang\nberlaku.",{"bindId":235,"name":236,"text":237},"LOWWAGE_government","4.Upah terendah di perusahaan tidak akan","4.Upah terendah di perusahaan tidak akan lebih rendah dari UMK (Upah Minimum\nKabupaten) berdasarkan Undang – Undang Ketenagakerjaan. Apabila Perusahaan\nmembayar upah lebih rendah dari ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) harus\nada persetujuan \u002F Surat Keputusan dari Depnaker.",{"bindId":239,"name":236,"text":237},"LOWWAGE_provision",{"bindId":241,"name":232,"text":233},"lowwageperiod",{"bindId":243,"name":244,"text":245},"STRUCINCR_trigger","1.Kenaikan upah tahunan akan dilaksanaka","1.Kenaikan upah tahunan akan dilaksanakan pada bulan Januari apabila Target\nyang ditetapkan oleh perusahaan tercapai.",{"bindId":247,"name":244,"text":245},"wageincreasefirmperformance",{"bindId":249,"name":250,"text":251},"ONCERISE_trigger","1.Tunjangan Hari Raya Keagamaan (THR) ak","1.Tunjangan Hari Raya Keagamaan (THR) akan diberikan 1 (satu) tahun sekali\nsebelum Hari Raya Idul Fitri, atau Hari Raya Keagamaan lainnya (PP No 6 Thn\n2016 pasal 2).",{"bindId":253,"name":254,"text":255},"incidentalbonustype2","2.Besarnya THR sebagaimana dimaksud dala","2.Besarnya THR sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, ditetapkan sebagai\nberikut:\n\na. Pekerja yang telah mempunyau mada kerja 12 bulan secara terus menerus\natau lebih sebesar 1 (satu) bulan upah.\n\nb. Pekerja yang telah mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus\nmenerus tetapi kurang dari 12 (dua belas) bulan diberikan tunjangan secara\nproporsional dengan masa kerja yakni dengan perhitungan: masa kerja x 1\u002F12 x 1\nbulan upah.",{"bindId":257,"name":254,"text":258},"incidentalbonusperc1","2.Besarnya THR sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, ditetapkan sebagai\nberikut:\n\na. Pekerja yang telah mempunyau mada kerja 12 bulan secara terus menerus\natau lebih sebesar 1 (satu) bulan upah.",{"bindId":260,"name":261,"text":262},"NOCTPREM_trigger","4.Pengusaha akan memberikan uang Perangs","4.Pengusaha akan memberikan uang Perangsang \u002F Kerajinan kepada seluruh\npekerja hadir terus menerus (tidak pernah mangkir) dengan ketentuan sebagai\nberikut :\n\na.Pekerja Harian sebesar Rp 11.500,- dalam 1 periode\u002F a portnight\n\nb.Pekerja Shift \u002F Bulanan sebesar Rp 23.000,-\u002Fbulan",{"bindId":264,"name":261,"text":262},"shiftallowancetype",{"bindId":266,"name":267,"text":268},"shiftallowanceamount1","b.Pekerja Shift \u002F Bulanan sebesar Rp 23.","b.Pekerja Shift \u002F Bulanan sebesar Rp 23.000,-\u002Fbulan",{"bindId":270,"name":267,"text":268},"shiftallowancetype1",{"bindId":272,"name":273,"text":274},"OVERTIME_trigger","1.Bagi pekerja bulanan upah lemburnya di","1.Bagi pekerja bulanan upah lemburnya dibayarkan bersamaan dengan penerimaan\ngaji pada akhir bulan.",{"bindId":276,"name":277,"text":278},"SUNDAY_trigger","2.Pembayaran upah lembur pekerja harian ","2.Pembayaran upah lembur pekerja harian untuk hari biasa\u002Fhari istirahat\nmingguan dibayarkan bersamaan dengan penerimaan gaji, dan untuk Hari Libur\nResmi\u002FNasional dibayarkan kontan.",{"bindId":280,"name":281,"text":282},"mealvouchers","1.Setiap pekerja akan diberikan makan 1 ","1.Setiap pekerja akan diberikan makan 1 (satu) kali selama jam dinas, sesuai\ndengan standar menu yang disepakati.",{"bindId":284,"name":285,"text":286},"coverunion_trigger","Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ini berla","Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ini berlaku untuk seluruh karyawan tetap yang\nbekerja di PT. Indo Liberty Textiles yang berkedudukan di JL. Raya Teluk Jambe,\nDesa Teluk Jambe, Karawang 41361.","\u003Chtml>\n\n    \u003Cdiv class=\"cobra-report\">\n\n        \u003Ch2>IDN PT. Indo Liberty - 2018\u003C\u002Fh2>\n\n        \u003Cdiv class=\"section general\">\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-start_date\">Tanggal dimulainya perjanjian: &rarr;&nbsp;2018-12-01\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-end_date\">Tanggal berakhirnya perjanjian: &rarr;&nbsp;2020-11-30\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \u003C!-- TODO: previous CBA logic -->\n            \u003C!-- TODO: status logic -->\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaratified\">Diratifikasi oleh: &rarr;&nbsp;Other\u003C\u002Fdiv>\n                \n                \n            \n\n            \u003C!-- TODO: transnational_label, includingcountries_label, national_framework_label -->\n\n            \u003Cdiv id=\"display-SECTOR1\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Industri\u002Fpabrik pengolahan\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-NACE2004\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Pabrik Manufaktur Textil\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-FIRMPRI\">\n                Sektor publik\u002Fswasta: &rarr;&nbsp;In the private sector\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv>Disimpulkan oleh:\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1\">\n\n                \n                    \n                    \u003Cdiv>\n                        Nama perusahaan: &rarr;&nbsp;\n                        Indo Liberty\n                    \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1\">\n                Nama serikat pekerja: &rarr;&nbsp;\n\n                \n                    \n                    \u003Cspan>\n                        \n                    \u003C\u002Fspan>\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-casignemployees\">\n                Nama penandatangan dari pihak pekerja &rarr;&nbsp;Jauharin, Madsoleh, Heri Sutanto, Agus Haryanto, Agus Suprianto, Sulami\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section social-security-pensions\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SOCSEC_trigger\">JAMINAN SOSIAL DAN PENSIUN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-pensionfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pensiun bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Not specified\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilityfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan cacat bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-unemploymentfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan pengangguran bagi pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section training\">\n            \u003Ch3 id=\"display-TRAINING_trigger\">PELATIHAN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingprogrammes\">Program pelatihan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprenticeships\">Magang: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-trainingfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pelatihan bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section sickness-disability\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KONDISI SAKIT DAN DISABILITAS\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-maxsicknesspayperc\">\n                Maximum cuti sakit berbayar (untuk 6 bulan): &rarr;&nbsp;92&nbsp;%\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-sicknessmaxdaysnr\">\n                Maximum hari untuk cuti sakit berbayar: &rarr;&nbsp;365 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-longtermillness\">Ketentuan mengenai kembali bekerja setelah menderita penyakit jangka panjang, seperti penyakit kanker: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-menstruationleave\">Cuti haid berbayar: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilitypay\">Pembayaran gaji apabila tidak mampu bekerja dikarenakan kecelakaan kerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n\n        \u003Cdiv class=\"section health-medical-assistence\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA BANTUAN MEDIS\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccess\">Bantuan medis disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccessrelatives\">Bantuan medis bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurance\">Kontribusi pengusaha untuk asuransi kesehatan disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurancerelatives\">Asuransi kesehatan bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetypolicy\">Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetytraining\">Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-protectiveclothing\">Pakaian\u002Falat pelindung diri disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-hivpolicy\">Pemeriksaan kesehatan secara berkala disediakan oleh pengusaha: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-monitoring\">Pengawasan permintaan musculoskeletal di tempat kerja, resiko professional dan\u002Fatau hubungan antara pekerjaan dan kesehatan: &rarr;&nbsp;The relationship between work and health, Employee involvement in the monitoring\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-funeralpay\">Bantuan duka\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-funeralpayamount\">\n                Minimum kontribusi pengusaha untuk penguburan\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;600000.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section work-family-arrangements\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKFAM_trigger\">PENGATURAN ANTARA KERJA DAN KELUARGA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleaveduration\">\n                Cuti hamil berbayar: &rarr;&nbsp;13 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleavepayperc\">\n                Cuti hamil berbayar terbatas untuk: 100 % dari gaji pokok\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-jobsecuritymothers\">Jaminan tetap dapat bekerja setelah cuti hamil: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-maternitydiscrimination\">Larangan diskriminasi terkait kehamilan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-breastfeeding_dangerouswork\">Larangan mewajibkan pekerja yang sedang hamil atau menyusui untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-riskassessment\">Penilaian resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja yang sedang hamil atau menyusui di tempat kerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-alternatives\">Ketersediaan alternatif bagi pekerja hamil atau menyusui untuk tidak melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-timeoff\">Cuti untuk melakukan pemeriksaan pranatal: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningnonstandard\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempekerjakan pekerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningpromotion\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempromosikan: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv> \n            \u003Cdiv id=\"display-nursingmothers\">Fasilitas untuk pekerja yang menyusui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcareprovision\">Pengusaha menyediakan fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcaresubsidy\">Pengusaha mensubsidi fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \u003Cdiv id=\"display-educationtuition\">Tunjangan\u002Fbantuan pendidikan bagi anak pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidpaternityleaveduration\">\n                Cuti ayah berbayar: &rarr;&nbsp;2 hari\n         \u003C\u002Fdiv>\n                        \u003Cdiv id=\"display-deathrelativesleave\">\n                Durasi cuti yang diberikan ketika ada anggota keluarga yang meninggal: &rarr;&nbsp;2 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n        \u003Cdiv class=\"section gender-equality-issues\">\n            \u003Ch3 id=\"display-GENEQ_trigger\">ISU KESETARAAN GENDER\u003C\u002Fh3>\n         \u003Cdiv id=\"display-eqpay\">Upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n         \n         \u003Cdiv id=\"display-discrimination\">Klausal mengenai diskriminasi di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-eqpromotion\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat promosi: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv> \n        \u003Cdiv id=\"display-eqtraining\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat pelatihan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>     \n        \u003Cdiv id=\"display-eqofficer\">Kesetaraan gender dalam kepengurusan serikat pekerja di tempat kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-sexualhar\">Klausal mengenai pelecehan seksual di tempat kerja &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violence\">Klausal mengenai kekerasan di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violenceleave\">Cuti khusus bagi pekerja yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-support_disabilities\">Dukungan bagi pekerja perempuan dengan disabilitas: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-equalitymonitoring\">Pengawasan kesetaraan gender: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n             \n         \u003C\u002Fdiv>\n         \n\n        \u003Cdiv class=\"section employment-contracts\">\n            \u003Ch3 id=\"display-EMPCONTR_trigger\">PERJANJIAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-contracttrialperiod\">\n                Durasi masa percobaan: &rarr;&nbsp;91 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-part_time_excluded\">Pekerja paruh waktu tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-tempagency\">Ketentuan mengenai pekerja sementara: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprentices_excluded\">Pekerja magang tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-minijobs_excluded\">Pekerja mahasiswa tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section working-hours\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKHOURS_trigger\">JAM KERJA, JADWAL DAN LIBUR\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspday\">\n                Jam kerja per hari: &rarr;&nbsp;7.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspweek\">\n                Jam kerja per minggu: &rarr;&nbsp;40.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-dayspweek\">\n                Hari kerja per minggu: &rarr;&nbsp;6.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysdays\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;12.0 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysweeks\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;2.0 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-bankholidays2\">\n                Cuti libur nasional berbayar: &rarr;&nbsp;Hari Raya Idul Fitri\u002FHari Raya Kemenangan, Hari Raya Idul Adha\u002FHari Raya Kurban\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-schedulesrestpw\"> Periode istrirahat setidaknya satu hari dalam seminggu disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-sundays_year\">\n                Jumlah maksimum hari minggu\u002Fhari libur nasional dalam setahun dimana pekerja harus\u002Fdapat bekerja: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n             \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-tradeunleavdays\">\n                Cuti berbayar untuk aktivitas serikat pekerja: &rarr;&nbsp; hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-FLEXWORK_trigger\"> Ketentuan mengenai pengaturan jadwal kerja yang fleksibel: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section wages\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WAGES_trigger\">PENGUPAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-PAYSCALES_trigger\">\n                Upah ditentukan oleh skala upah: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-LOWWAGE_government\"> \n            Ketentuan bahwa upah minimum yang ditentukan oleh pemerintah harus dihormati: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-lowwageperiod\">\n                Upah terendah disetujui per: &rarr;&nbsp;Months\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-lowwageamount\">\n                Upah terendah: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-COSTLIV_trigger\">Penyesuaian untuk kenaikan biaya kebutuhan hidup: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-STRUCINCR_trigger\">Kenaikan upah\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-ONCERISE_trigger\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali:\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-incidentalbonusperc1\">\n                    Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali: &rarr;&nbsp;100&nbsp;%\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-extrapayfirmperformance\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali dikarenakan performa perusahaan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-NOCTPREM_trigger\">Tunjangan shift untuk kerja sore atau malam\u003C\u002Fh4>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-shiftallowanceamount1\">\n                    Tunjangan shift untuk kerja sore atau malam: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;23000.0 per bulan\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \u003Cdiv id=\"display-shiftallowancetype1\">Tunjangan shift hanya untuk yang kerja malam: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-OVERTIME_trigger\">Upah lembur hari kerja\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SUNDAY_trigger\">Upah lembur hari Minggu\u002Flibur\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Ch4>Kupon makan\u003C\u002Fh4>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-mealvouchers\">\n                Kupon makan disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-MEALALL_trigger\">Tunjangan makan disediakan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-legalassistance_trigger\">\n                Bantuan hukum gratis: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n    \u003C\u002Fdiv>\n\n\u003C\u002Fhtml>\n",[],[],"collective_agreement",[292],{"title":39,"slug":34},[294],{"type":295,"data":296},"call_to_action_body_block",{"title":297,"description":298,"variant":299,"link":300},"Bandingkan Perjanjian Kerja Bersama","Bandingkan pasal-pasal dan topik dalam Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dengan Perjanjian Kerja Bersama di semua sektor kerja di Indonesia maupun negara-negara lainnya.","dark",{"title":297,"url":301,"description":297,"rel":302,"type":303},"\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fbandingkan-perjanjian-kerja-bersama","follow","internal",[305],{"type":295,"data":306},{"title":297,"description":298,"variant":299,"link":307},{"title":297,"url":301,"description":297,"rel":302,"type":303},[]]