[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"page:id-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-budi-muaratex-dengan-spn-pt-budi-muaratex":3},{"id":4,"slug":5,"title":6,"short_title":7,"intro_text":8,"meta_description":9,"seo_title":9,"path":10,"content_type":11,"locale":12,"go_live_at":7,"first_published_at":13,"page_created_at":14,"published_at":13,"edit_url":15,"breadcrumbs":16,"seo":24,"data":32,"children":272,"content_type_view":273,"extra_breadcrumbs":274,"body":276,"body_blocks":287,"related_pages":291},3679,"perjanjian-kerja-bersama","Perjanjian Kerja Bersama",null,"\u003Cp>Beberapa pilihan Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dipublikasikan di sini. Anda dapat menemukan teks asli dari Perjanjian Kerja Bersama tersebut, membaca dan menelusuri per bab maupun pasal, menurut topik yang sedang Anda cari.\u003Cbr\u002F>\u003Cbr\u002F>Ketika Anda mengklik pada link Perjanjian Kerja Bersama, halaman akan terbuka: di kolom sebelah kiri pada halaman tersebut berisi teks asli, sedangkan di kolom sebelah kanan, Anda akan menemukan ringkasan dari ketentuan yang ada di Perjanjian Kerja Bersama tersebut.\u003Cbr\u002F>Serikat Buruh\u002FPekerja dan Asosiasi Pengusaha dari Indonesia memberikan kontribusi terhadap pengumpulan data Perjanjian Kerja Bersama.\u003C\u002Fp>","","\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama","collective_agreements.collectiveagreementoverview","id_ID","2025-08-15T13:01:11.360625+00:00","2026-04-02T08:44:09.692847+00:00","\u002Fcms\u002Fpages\u002F3679\u002Fedit\u002F",[17,20,23],{"title":18,"slug":19},"Indonesia","id-id",{"title":21,"slug":22},"Bekerja di Indonesia","bekerja-di-indonesia",{"title":6,"slug":5},{"title":6,"description":9,"image":25,"canonical":26,"robots":27,"og_type":28,"twitter_card":29,"locale":19,"created_at":30,"last_modified_at":31},"https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fmedia\u002Fimages\u002FSocial_media_preview_image_-_2025.2e16d0ba.fill-1200x630.png","https:\u002F\u002Fwageindicator.org\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002F","index, follow","website","summary_large_image","2025-08-15T15:01:11.360625+02:00","2026-04-02T10:44:09.828831+02:00",{"cba":33,"clauses":45,"details":270,"translations":271},{"id":34,"uid":35,"url":36,"name":37,"locale":38,"override_title":9,"title":39,"browser_title":40,"browser_description":41,"text":42},"perjanjian-kerja-bersama-antara-pt-budi-muaratex-dengan-spn-pt-budi-muaratex","d9384840-6749-11e5-be3a-001e0bbf9952","https:\u002F\u002Fcobra.wageindicator.org\u002Fcountries\u002Findonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-budi-muaratex-dengan-spn-pt-budi-muaratex\u002Fperjanjian-kerja-bersama-antara-pt-budi-muaratex-dengan-spn-pt-budi-muaratex\u002F","Perjanjian Kerja Bersama Antara PT. Budi Muaratex Dengan SPN PT. Budi Muaratex - 2011 - 2013","ba_ID","PT. Budi Muaratex - 2011","Indonesia - PT. Budi Muaratex - 2011","PT. Budi Muaratex - 2011 - Industri\u002Fpabrik pengolahan",{"name":43,"data":44},"84 - PT. MuaraTex 2011 - 2013.html","\n              \n              \n              \n              \n              \n              \u003C!--?xml version=\"1.0\" encoding=\"UTF-8\"?-->\n\n\n\n  \u003Cmeta http-equiv=\"content-type\" content=\"text\u002Fhtml; charset=UTF-8\">\n  \u003Ctitle>New2\u003C\u002Ftitle>\n  \u003Cmeta name=\"generator\" content=\"Amaya, see http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002FAmaya\u002F\">\n\n\n\n\u003Ch1>PERJANJIAN KERJA BERSAMA ANTARA PT. BUDI MUARATEX DENGAN SERIKAT PEKERJA\nNASIONAL (SPN) PT. BUDI MUARATEX\u003C\u002Fh1>\n\n\u003Ch2>\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch2>BAB I : UMUM\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 1 : Pihak-Pihak Yang Melakukan Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perjanjian Kerja Bersama ini adalah antara :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PT. Budi Muaratex yang beralamat di Jalan Kapuk Kamal No.4 Jakarta utara\nijin industry No.214\u002FII\u002FBM\u002F1990 yang selanjutnya dalam Perjanjian Kerja Bersama\nini disebut Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Dengan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pimpinan Serikat Pekerja-Serikat Pekerja Nasional PT. Budi Muaratex yang\nberkedudukan di Jalan Kapuk Kamal No.4 Jakarta Utara, dan telah terdaftar pada\nSUDINAKERTRANS kota Administrasi Jakarta Utara, dengan nomor pencatatan\n173\u002FIII\u002FP\u002FVIII\u002F2001 yang selanjutnya dalam Perjanjian Kerja Bersama ini disebut\nSerikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 2 : Luasnya Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Perjanjian Kerja Bersama ini hanya mengatur tentang hal-hal pokok yang\nbersifat umum sebagaimana yang termuat dalam isi Perjanjian Kerja Bersama ini.\nDisamping itu, baik Perusahaan maupun Serikat Pekerja mempunyai hak-hak lain\nyang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-equalitydifferenttrigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-coverunion_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-equalityexcludedtrigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternityexcludedtrigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternitydifferenttrigger\">\u003Cp>b.Perjanjian Kerja bersama berlaku untuk seluruh pekerja PT. Budi Muaratex\nterkecuali bagi pekerja yang mempunyai perjanjian khusus dengan perusahaan\ndengan kesepakatan Serikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>c.Peraturan tambahan dapat dibuat oleh perusahaan dengan terlebih dulu\nmengadakan konsultasi dan musyawarah dengan Serikat Pekerja dan isinya tidak\nbertentangan dengan Perjanjian Kerja Bersama ini.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 3 : Hak dan Kewajiban Pihak-Pihak yang Mengadakan Perjanjian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Antara Perusahaan dengan Serikat Pekerja telah terdapat saling pengertian\ndan persetujuan antara lain:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Adalah menjadi fungsi perusahaan untuk memimpin dan menjalankan usahanya\nsesuai dengan policy Perusahaan, dengan mentaati syarat-syarat kerja seperti\ntercantum di dalam Perjanjian Kerja Bersama ini dan peraturan undang-undang\nyang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Adalah menjadi fungsi dan tanggung jawab serikat pekerja untuk mewakili\npara Anggota baik secara individual maupun secara kolektif dalam menyampaikan\naspirasi anggota dan penanganan masalah-masalah yang menyangkut hubungan dan\npersyaratan kerja sesuai kondisi Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Dalam melaksanakan fungsing masing-masing kedua belah pihak saling\nmenghormati melalui musyawarah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB II : PENGAKUAN DAN FASILITAS BAGI SERIKAT BURUH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 4 : Pengakuan Terhadap Serikat Buruh\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Perusahaan mengakui Pimpinan Serikat Pekerja-Serikat Pekerja Nasional PT.\nBudi Muaratex sebagai Organisasi Pekerja yang syah yang mewakili dan bertindak\nuntuk para Pekerja diperusahaan yang menjadi anggotanya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Perusahaan mengakui fungsi dan tanggung jawab serikat pekerja seperti\ntermaktub dan termasuk dalam pasal 3 (b,c) diatas.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 5 : Fasilitas Bagi Serikat Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Berdasarkan Surat Kuasa dari PSP-SPN PT.Budi Muaratex Perusahaan membantu\ndalam melaksanakan pungutan iuran anggota dengan memotong langsung dari upah\npekerja, sesuai dengan ketentuan yang berlaku (kesepakatan)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Perusahaan menyediakan Kantor Sekretariat dan perlengkapan Inventaris\nuntuk keperluan tugas dan fungsinya, seperti: Seperangkat Computer dan\nPrinternya, Meja Tulis, Almari dan sebagainya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Perusahaan menyediakan papan pengumuman serta memberikan hak dan wewenang\nkepada PSP-SPN PT. Budi Muaratex untuk mempergunakannya guna menempel\npengumuman Organisasi dengan maksud untuk kepentingan dan kebaikan bersama\nantara Perusahaan dengan Serikat Pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-TRADEUNLEAV_trigger\">\u003Cp>d.Perusahaan memberi dispensasi kepada pengurus serikat pekerja untuk\nmeninggalkan pekerjaan tanpa mengurangi hak-haknya sebagai pekerja guna\nmengikuti kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh perangkat organisasi PSP-SPN PT.\nBudi Muaratex, memenuhi panggilan instalasi pemerintah dengan memberitahukan\nkepada perusahaan atau kepada atasannya dilapangan termasuk pada waktu\nperundingan serikat pekerja dengan perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>e.Perusahaan memberikan fasilitas non shift bagi ketua, sekretaris dan wakil\nketua bidang keuangan dalam rangka menjalankan roda organisasi selama menjadi\npengurus.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB III : HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 6 : Prosedur Penerimaan Pekerja Baru\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Calon pekerja baru mengajukan surat lamaran kepada Perusahaan dengan\nmelampirkan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Photo copy ijazah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Daftar Riwayat Hidup\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) dari Kepolisian\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Photo copy KTP atau Surat Keterangan Domisili\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Pas Photo dengan ukuran 3x4 = 3 lembar, 2x3 = 2 lembar\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Calon Pekerja yang telah memenuhi persyaratan administrasi tersebut pada\npoin (a) diatas harus mengikuti ujian\u002Fseleksi yang diselenggarakan oleh\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Calon Pekerja yang telah memenuhi syarat pada poin (a) dan (b) diatas\nharus menjalani pemeriksaan dokter Perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 7 : Surat Keterangan Dan Perjanjian Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Calon pekerja termaksud dalam pasal 6 diatas yang telah dinyatakan lulus dan\ndapat diterima bekerja di perusahaan, diberikan surat keputusan resmi diangkat\nmenjadi pekerja, serta ditanda tangani oleh kedua belah pihak, berlaku sebagai\nsurat perjanjian kerja dengan perusahaan sebagai dasar adanya hubungan\nkerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 8 : Masa Percobaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrialperiod\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contracttrial\">\u003Cp>Sesuai dengan undang-undang No.13 tahun 2003, masa percobaan pekerja\nditetapkan selama 3 (tiga) bulan. Dalam masa percobaan itu kedua belah pihak\ndapat memutuskan hubungan kerja tanpa ganti rugi.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IV : KEWAJIBAN-KEWAJIBAN UMUM\u002FTATA TERTIB KERJA\u002FMEMEGANG\nRAHASIA\u002FLARANGAN-LARANGAN DAN SANKSI ATAS PELANGGARAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 9 : Kewajiban-Kewajiban Umum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Semua pekerja berkewajiban untuk :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Menjalankan tugas kerja dengan sebaik-baiknya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Mentaati dan mematuhi waktu\u002Fjam kerja yang telah ditentukan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Mematuhi dan mentaati tata cara absensi dan tata cara kerja yang\ndiatur\u002Fdilaksanakan oleh perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Memperhatikan secara layak dan mentaati semua perintah perusahaan atau\natasan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Dalam pergaulan kerja senantiasa bersikap sopan dan saling menghormati\nbaik kepada atasan, sesama pekerja maupun bawahan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Memelihara dan menjaga segala barang milik perusahaan atau barang milik\nrelasi perusahaan serta menjaga kebersihan lingkungan dan tempat kerja\nsehari-hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Bersedia dipindahkan\u002Fmutasi ke jabatan atau ke tempat dan jenis kerja lain\nsetiap saat, bila hal ini dianggap perlu oleh perusahaan demi untuk\nmeningkatkan produktifitas kerja serta efisiensi kerja dengan tidak mengurangi\nupah yang biasa diterima oleh pekerja yang bersangkutan di luar\nkebijaksanaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Setiap pekerja diharuskan untuk segera melapor kepada perusahaan dalam hal\nterjadinya perubahan atas dirinya (Bujang, Nikah, cerai, bertambah anggota\nkeluarga, perpindahan alamat, dan lain-lain).\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i.Setiap pekerja diharuskan membaca pengumuman ditempat yang telah\ndisediakan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>j.Setiap pekerja dilarang mencoret-coret\u002Fmerusak pengumuman perusahaan\ndengan sembarangan tanpa ijin\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>k.Setiap pekerja tidak mempunyai hubungan kerja dengan perusahaan lain yang\nsejenis.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l.Setiap pekerja tidak diperbolehkan berlaku\u002Fbertindak sewenang-wenang\nterhadap atasan, bawahan dan sesame pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 10 : Memegang Rahasia\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Setiap pekerja diwajibkan untuk memegang rahasia perusahaan terhadap\nsiapapun yang tidak berwenang untuk mengetahuinya dan dengan cara apapun\nmengenai produksi, mesin-mesin, cara kerja, penemuan-penemuan baru, system\nkerja mesin, gambar-gambar, model-model, kontrak-kontrak, urusan keuangan,\ntransaksi keuangan, transaksi perusahaan dengan pihak lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 11 : Tata Tertib Disiplin Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Permulaan waktu kerja adalah saat dimana pekerja wajib memulai aktifitas\nkerja sesuai dengan jadwal yang berlaku pada dirinya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Penghabisan waktu kerja adalah saat dimana pekerja dapat menghentikan\nkegiatan kerja setealah memenuhi jam-jam yang sesuai dengan jadwal yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Pekerja sudah hadir di perusahaan 5 (lima) menit sebelum permulaan waktu\nkerja di tempat tugas masing-masing.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Setiap pekerja diwajibkan untuk mengisi daftar hadir\u002Fabsensi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Setiap pekerja tidak diperkenankan mewakilkan atau mewakili rekanya dalam\nmengisi\u002Fmengetok daptar absensi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Segala akibat dari kelalaian, kealpaan dan kesengajaan dalam mematuhi\nkewajiban absensi merupakan tanggung jawab pekerja sendiri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Pada waktu jam kerja, pekerja tidak dibenarkan untuk meninggalkan ruangan\ntempat kerjanya tanpa seijin atasannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Pekerja tidak dibenarkan mengerjakan suatu pekerjaan dilingkungan\nperusahaan yang tidak ada sangkut pautnya dengan tugas pekerja itu sendiri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i.Pekerja tidak dibenarkan untuk memakai\u002Fmempergunakan\nalat-alat\u002Fperlengkapan milih perusahaan untuk keperluan pribadi atau orang lain\nyang tidak ada hubungan dengan kepentingan perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>j.Pekerja tidak dibenarkan dan dilarang untuk mengambil peralatan kerja\nataupun barang lainnya milik perusahaan tanpa ijin perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>k.Pekerja dilarang membawa barang keluar tanpa ijin yang syah dari tempat\nkerja atau lingkungan perusahaan, barang-barang milik perusahaan, atau milik\npihak ketiga yang dipercayakan kepada perusahaan. Barang-barang milik\nperusahaan yang dimaksud berikut surat ijinnya tanpa diminta terlebih dahulu\ndan atas kemauan sendiri harus diperlihatkan kepada petugas jaga pintu\nkeluar.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>l.Semua pekerja berikut barang-barangnya bersedia diperiksa oleh petugas\njaga.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>m.Di dalam daerah lingkungan perusahaan, setiap pekerja dilarang menyimpan,\nmenjual atau memperdagangkan barang apapun, mengedarkan daftar sokongan dan\nmenempelkan poster-poster tanpa ijin dari pihak perusahaan dan serikat\npekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>n.Pada jam istirahat atau selama jam kerja pekerja dilarang keras mengambil\nistirahat untuk tidur didalam ruangan kerja dan lingkungan perusahaan kecuali\ndikantin.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>o.Pekerja diwajibkan memakai pakaian kerja yang sudah disediakan perusahaan\ndan tidak diperbolehkan memakai pakaian diluar seragam kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>p.Pekerja yang tidak masuk kerja tanpa kabar dan alasan syah, dianggap\nmangkir dan upahnya tidak dibayar serta diberikan sanksi oleh perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>q.Apabila pekerja mangkir\u002Ftidak masuk kerja tanpa surat keterangan yang\nsyah\u002Fditerima oleh perusahaan selama 5 (lima) hari berturut-turut, atau 10\n(sepuluh) hari dalam satu bulan dianggap mengundurkan diri, maka perusahaan\nmemberikan uang kebijaksanaan sebesar 50% (lima puluh persen) pesangon dan uang\npenghargaan dari masa kerja si pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 12 : Larangan-Larangan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sexualhar\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-violence\">\u003Cp>a.Larangan-larangan yang termasuk kesalahan berat yang mengakibatkan\npemutusan hubungan kerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Seluruh pekerja dilarang :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Melakukan pencurian, penggelapan, penipuan, dan lain-lain kejahatan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Melakukan penganiayaan, penghinaan di luar batas kesopanan atau mengancam\npimpinan perusahaan, keluarga pimpinan perusahaan dan terhadap sesama\npekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Memikat pimpinan perusahaan, keluarga pimpinan perusahaan, kawan sekerja\nuntuk berbuat sesuatu yang melanggar hukum atas kesusilaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>4.Merusak dengan sengaja atau karena kecerobohannya merusak barang milik\nperusahaan atau milik sesame pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Memberikan keterangan palsu atau dipalsukan sehingga merugikan pengusaha\natau kepentingan Negara.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Mabuk ditempat kerja atau minum-minuman keras, berjudi pada waktu jam\nkerja atau istirahat kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Membuka rahasia pimpinan perusahaan atau keluarganya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Sengaja melakukan kesalahan kerja dengan tujuan agar di PHK oleh\nperusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Melakukan tindakan atau perbuatan yang mencemarkan nama baik\nperusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.Dengan sengaja atau dengan tidak berhati-hati menempatkan diri atau orang\nlain dalam keadaan yang amat berbahaya\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11.Melalaikan kewajiban atau menolak perintah atasan atau pimpinan\nperusahaan yang layak\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pemutusan hubungan kerja sebagaimana tersebut pada poin (a) akan diproses\nsesuai aturan perundangan yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 13 : Tindakan\u002FSanksi Atas Pelanggaran\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Setiap pekerja yang melanggar ketentuan dalam pasal 9, 10, 11 dan 12 dari\nPerjanjian Kerja Bersama ini dikenakan tindakan\u002Fsanksi oleh perusahaan dalam\nbentuk sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Peringatan lisan\u002Fteguran\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Surat peringatan pertama\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Surat peringatan kedua\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Surat peringatan ketiga\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Skorsing\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Masing masing surat peringatan berlaku selama 5 (lima) bulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Bentuk tindakan yang dikenakan oleh perusahaan terhadap pekerja yang\nbersangkutan didasarkan kepada berat ringannya pelanggaran yang dilakukan\npekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Dalam seorang pekerja telah diperingatkan secara tertulis hingga 3 (tiga)\nkali berturut-turut dan surat peringatan ketiganya masih dalam keadaan berlaku,\ntetapi pekerja yang bersangkutan masih melakukan pelanggaran maka perusahaan\nmemutuskan hubungan kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Dalam seorang pekerja dikenakan skorsing, lamanya waktu dan besar upah\nskorsing dilaksanakan sesuai ketentuan pemerintah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB V : HARI KERJA\u002FJAM KERJA\u002FISTIRAHAT MINGGUAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 14 : Surat Keterangan dan Perjanjian Kerja Hari Kerja\u002FJam\nKerja\u002FIstirahat Mingguan\u002FPembagian Shift Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Hari kerja biasa adalah hari Senin sampai dengan hari Minggu\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SCHEDULE_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-schedulesrestpw\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-dayspweek\">\u003Cp>b.Istirahat mingguan tidak ditentukan pada hari Minggu dan diberikan 1\n(satu) hari dalam 1 (satu) Minggu\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>c.Jam kerja dan jam istirahat ditentukan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspday\">\u003Cp>1.Jam kerja day shift\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cstrong>Jam kerja ke I\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cstrong>Istirahat\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cstrong>Jam kerja ke II\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>08.00 s\u002Fd 12.00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>12.00 s\u002Fd 13.00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>13.00 s\u002Fd 16.00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>Khusus hari Jum’at :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>• Bagi yang beribadah sholat Jum’at istirahat jam 11.30 s\u002Fd 13.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>• Bagi yang tidak sholat Jum’at istirahat jam 11.30 s\u002Fd 12.30\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>2.Jam kerja pendek\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-hourspweek\">\u003Cp>Untuk memenuhi 40 jam\u002Fminggu setiap pekerja diberikan hak 5 (lima) jam kerja\n1 (satu) hari dalam 1 (satu) minggu, apabila dibutuhkan maka dihitung\nlembur.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Jam kerja shift\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Jam kerja shift diatur bergilir sesuai dengan jam kerja dimasing-masing\ndepartment tetapi pada dasarnya sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ctable border=\"1\" style=\"width: 100%\">\n  \u003Ccaption>\u003C\u002Fcaption>\n  \u003Ccolgroup>\u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003Ccol>\n  \u003C\u002Fcolgroup>\u003Ctbody>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>\u003Cstrong>Jam kerja shift I\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cstrong>Jam kerja shift II\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>\u003Cstrong>Jam kerja shift III\u003C\u002Fstrong>\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n    \u003Ctr>\n      \u003Ctd>07.00 s\u002Fd 15.00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>15.00 s\u002Fd 23.00\u003C\u002Ftd>\n      \u003Ctd>15.00 s\u002Fd 23.00\u003C\u002Ftd>\n    \u003C\u002Ftr>\n  \u003C\u002Ftbody>\n\u003C\u002Ftable>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4. Jam istirahat shift\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>* Shift I (pagi) : Jam 11.30 s\u002Fd 12.30\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>* Shift II (sore) : Jam 18.00 s\u002Fd 19.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>* Shift III (malam) : Jam 03.00 s\u002Fd 04.00\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 15 : Kerja Lembur\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Apabila perusahaan memerlukan lembur hari biasa\u002Fistirahat Mingguan dan\npekerja bersedia untuk melakukan pekerjaan lembur (pekerjaan yang dilakukan\nmelebihi 7 (tujuh) jam kerja sehari atau 40 (empat puluh) jam seminggu\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-OVERTIME_trigger\">\u003Cp>b.Bagi pekerja yang bekerja lebih dari 40 (empat puluh) jam dalam seminggu,\nmaka perusahaan memperhitungkan lembur, kecuali bagi pekerja yang dilakukan\ndengan perjanjian khusus.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>c.Perhitungan upah lembur dilaksanakan sesuai dengan ketentuan surat\nkeputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 102\u002FMEN\u002FVI\u002F2004, yaitu\nsebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype_general\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowanceperc1_general\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-overtimeallowancetype1\">\u003Cp>1.Pada Hari Kerja Biasa\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Untuk satu jam lembur pertama dibayar 1,5 x upah satu jam kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Upah jam kerja berikutnya dibayar 2 x Upah satu jam kerja\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-SUNDAY_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowanceperc1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowancetype\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sundayallowancetype1\">\u003Cp>2.Pada hari Istirahat Minggu\u002FHari Libur Resmi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Untuk setiap jam lembur sampai batas 7 jam atau 5 jam dibayar 2 x Upah\nsatu jam kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Untuk jam lembur ke 8 atau jam ke 6 bila lembur jatuh pada hari kerja\npendek dibayar 3 x upah satu jam kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Untuk jam lembur ke 9 atau jam ke 7 bila lembur jatuh pada hari kerja\npendek dibayar 4 x upah satu jam kerja\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>3.Cara Perhitungan Upah Satu Jam Kerja adalah 1\u002F173 X Upah sebulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Kerja lembur baru dianggap syah jika di perintah atau disetujui oleh\npejabat perusahaan yang berwenang\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Pembayaran upah lembur dilakukan bersamaan dengan pembayaran upah hari\nbiasa.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VI : PENGUPAHAN\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 16 : Dasar Pengupahan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-WAGES_trigger\">\u003Cp>Besar kecilnya upah yang diterima oleh pekerja didasarkan oleh kepada:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Kwalifikasi yang dibutuhkan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pengalaman dan keterampilan kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Masa kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Prestasi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Berat ringannya bobot dan beban pekerjaan yang dilakukan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Besar kecilnya tanggung jawab atas pekerjaan yang dilakukan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>g.Keadaan lingkungan kerja dan resiko pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>h.Kwantitas dan kwalitas hasil kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>i.Loyalitas kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>j.Ketentuan lain atas kebijaksanaan perusahaan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 17 : Sistem Pengupahan dan Waktu Pemberian Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pekerja terdiri dari dua golongan yaitu :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pekerja bulanan : “pekerja yang menerima upahnya sebulan sekali yang\npembayarannya dilakukan pada akhir bulan”.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pekerja harian : “pekerja yang menerima upahnya dua minggu sekali yang\npembayarannya dilakukan setiap tanggal 5 dan tanggal 20 setiap bulannya.”\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 18 : Komponen Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>1.Komponen upah pekerja adalah upah minimum yang ditetapkan pemerintah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-MEALALL_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-COMMUTE_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-NOCTPREM_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-commutingallowancetype1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-mealvoucherstype1\">\u003Cp>2.Selain komponen tersebut perusahaan memberikan kebijaksanaan tidak tetap\nberupa :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Makan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Bantuan transport\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Premi hadir\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Uang shift pekerja malam hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Insentif produksi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Tunjangan jabatan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 19 : Kenaikan Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-STRUCINCR_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasefirmperformance\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasetype2\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-wageincreasetype\">\u003Cp>Kenaikan upah akan dilakukan secara berkala setiap tahunnya pada bulan\nJanuari dengan pertimbangan pertimbangan sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Perubahan ketentuan kenaikan upah minimum dari pemerintah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Prestasi kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Konduite masing-masing pekerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Kenaikan 9 kebutuhan pokok yang besar kecilnya didasarkan oleh keadaan\nperusahaan dan atas dasar musyawarah dengan serikat pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Lamanya masa kerja\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 20 : Tunjangan Hari Raya (THR)\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-ONCERISE_trigger\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-incidentalbonustype\">\u003Cp>a.Setiap tahunnya perusahaan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada\npekerja yang besarnya tidak kurang dari pemberian Tunjangan Hari Raya (THR)\nyang pernah diterima pada tahun sebelumnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Yang dimaksud dengan hari raya adalah :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Hari Raya Idul Fitri\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Hari Raya Natal\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Hari Raya Imlek\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>c.Pelaksanaan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dilaksanakan paling\nlambat satu minggu sebelum hari raya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 21 : Upah Pekerja Selama Ditahan Alat Negara\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Bagi pekerja yang karena tindakan criminal\u002Fmelakukan pelanggaran menjalani\npenahanan\u002Fhukuman penjara, maka perusahaan dan serikat pekerja dapat mengambil\ntindakan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Jika perusahaan dan serikat pekerja secara naluriah cukup yaki akan\nkesalahan pekerja yang menyebabkan ia ditahan atau dihukum sehingga\nkelangsungan hubungan kerjanya dilihat dari segi kepentingan perusahaan tidak\ndapat dipertanggung jawabkan, maka perusahaan dapat mengambil langkah pemutusan\nhubungan kerja (PHK)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Jika perusahaan an serikat pekerja meragukan kesalahan pekerja dan suatu\nkelangsungan hubungan kerja dianggap layak untuk dipertahankan maka perusahaan\nmemberikan tunjangan kepada keluarga pekerja yang bersangkutan, sebesar 75%\ndari upah selama 3 (tiga) bulan atau maksimal 6 (enam) bulan sesudah waktu\ntersebut, perusahaan dapat mempertimbangkan lebih lanjut\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Jika perusahaan dan serikat pekerja melihat adanya kemungkinan\ndibebaskannya pekerja dari tuduhan dan penahanan dalam waktu yang tidak lama,\nmaka perusahaan dapat menempuh kebijaksanaan dengan mempertimbangkan pemberian\ntunjangan sebesar upah biasanya diterima oleh pekerja yang bersangkutan dalam\nbatas waktu yang dianggap layak oleh perusahaan, yang mana perusahaan dapat\nmempertimbangkan tindakan lebih lanjut.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VII : PEMBEBASAN DARI KEWAJIBAN UNTUK PEKERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 22 : Cuti Haid\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-menstruationleave\">\u003Cp>Pekerja wanita diberikan cuti pada waktu hari pertama dan kedua haid dengan\nmenerima upah, untuk itu pekerja wanita yang bersangkutan wajib memberitahukan\nkepada perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 23 : Cuti Hamil\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleavepay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveall\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleaveduration\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidmaternityleave\">\u003Cp>a.Pekerja wanita berhak atas cuti hamil selama 1,5 (satu setengah) bulan\nsebelum dan 1,5 (satu setengah) bulan sesudah melahirkan dengan mendapat upah\npenuh, bagi pekerja wanita yang akan menggunakan cuti hamil tersebut harus\nmengajukan permohonan terlebih dahulu kepada perusahaan disertai suurat\nketerangan dari dokter atau bidan yang merawatnya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maternityotherclause\">\u003Cp>b.Pekerja wanita yang mengalami gugur kandungan, berhak memperoleh istirahat\n1, (satu setengah) bulan atau sesuai surat keterangan dokter kandungan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 24 : Cuti Tahunan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysweeks\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-holidaysdays\">\u003Cp>Seluruh pekerja berhak atas cuti tahunan selama 12 (dua belas) hari, yang\npelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi menjelang hari raya Idul\nFitri dengan mendapat upah penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 25 : Hari Libur Resmi\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-bankholidays1\">\u003Cp>Pada hari libur resmi yang ditentukan pemerintah pekerja dibebaskan dari\npekerjaannya dengan mendapat upah penuh.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>Hari libur resmi sesuai dengan ketentuan pemerintah sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Tahun Baru Masehi (1 Januari)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Isra mi’raj Nabi Muhammad S.A.W\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Idul Fitri\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>5.Idul Adha\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>6.Tahuna Baru Masehi (1 Muharam)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Maulid Nabi Muhammad S.A.W\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>8.Wafat Isa Almasih\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>9.Kenaikan Isa Almasih\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>10.Natal\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>11.Hari Raya Nyepi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>12.Hari raya Waisak\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>13.Hari Raya Imlek\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 26 : Izin Meninggalkan Pekerjaan Dengan Upah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleave\">\u003Cp>a.Sesuai dengan kesepakatan, pekerja diberikan izin meninggalkan pekerjaan\ndengan menerima upah dalam hal sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Pernikahan pekerja ---------------------------------------------- = 3\nhari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Pernikahan anak kandung pekerja ----------------------------- = 2 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Khitanan\u002FMembabtiskan anak kandung pekerja ------------- = 2 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-paidpaternityleaveduration\">\u003Cp>4.Istri pekerja melahirkan\u002Fgugur kandungan ------------------- = 2 hari\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelativesleave\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-deathrelatives\">\u003Cp>5.Istri\u002FSuami\u002FAnak\u002FOrang tua\u002FMertua pekerja meninggal dunia = 3 hari\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>6.Anggota keluarga dekat pekerja meninggal dunia----------- = 1 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>7.Memenuhi panggilan resmi dari pemerintah ---------------- = 1 hari\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Ijin meninggalkan pekerjaan tersebut harus diperoleh dahulu dari kepala\nbagian masing-masing dan disetujui oleh personalia, terkecuali dalam keadaan\nmendesak bukti-bukti dan alasan-alasan tersebut dapat diajukan kemudian\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Atas pertimbangan perusahaan, ijin meninggalkan pekerjaan diluar\nketentuan-ketentuan tersebut diatas dapat diberikan tetapi tanpa pembayaran\nupah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Setiap pekerja yang meninggalkan pekerjaan tanpa ijin dari perusahaan atau\ntanpa surat keterangan dan alasan-alasan yang dapat diterima oleh perusahaan\ndianggap mangkir dan upahnya tidak dibayar\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB VIII : JAMINAN SOSIAL\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 27 : Pengobatan dan Perawatan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthinsurance\">\u003Cp>a.Perusahaan menanggung pengobatan terbatas bagi pekerja yang sakit dengan\nmengikut sertakan program jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK) PT.\nJAMSOSTEK.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Apabila pekerja sakit maka pekerja diperbolehkan berobat ke klinik,\npuskesmas, rumah sakit, yang ditunjuk PT. JAMSOSTEK, pekerja diperbolehkan\nberobat diluar klinik PT. JAMSOSTEK apabila sekit pada hari libur, malah hari\natau keadaan darurat dengan melampirkan diagnose dan keterangan dokter di acc\ndojter perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Jatah fasilitas pengobatan\u002Fperawatan diklinik, Puskesmas, rumah sakit\ndisesuaikan dengan ketentuan PT. JAMSOSTEK.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Semua karyawan\u002Fkaryawati PT. Budi Muaratex berhak mendapat jaminan sesuai\ndengan peraturan PT JAMSOSTEK.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 28 : Upah Kerja Selama Sakit\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspayperc\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-maxsicknesspaytype\">\u003Cp>a.Pekerja yang sakit dan berdasarkan surat keterangan dokter memerlukan\nperawatan istirahat sakit, upahnya diatur sebagai berikut :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Untuk 4 (empat) bulan pertama dibayar 100% dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Untuk 4 (empat) bulan kedua dibayar 75% dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Untuk 4 (empat) bulan ketiga dibayar 50% dari upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>4.Untuk 4 (empat) bulan selanjutnya dibayar 25% dari upah sebelum pemutusan\nhubungan kerja dilakukan oleh perusahaan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdays\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-sicknessmaxdaysnr\">\u003Cp>b.Apabila setelah waktu 12 (dua belas) bulan, pekerja ternyata belum mampu\nmasuk kerja yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan undang-undang yang\nberlaku tentang Pemutusan Hubungan Kerja.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 29 : Kecelakaan Kerja Dalam Hubungan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilityfund\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-disabilitypay\">\u003Cp>Bilamana pekerja mengalami kecelakaan kerja, maka pekerja yang bersangkutan\nmenerima tunjangan-tunjangan sesuai ketentuan JAMSOSTEK\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 30 : Meninggal Dunia Dalam Hubungan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Apabila pekerja meninggal dunia sebagai akibat dari kecelakaan kerja dalam\nhubungan kerja, maka ahli warisnya menerima tunjangan-tunjangan sesuai\nketentuan JAMSOSTEK.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 31 : Meninggal Dunia\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpay\">\u003Cp>Bagi pekerja yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan dalam hubungan\nkerja, ahli warisnya menerima :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Upah pada bulan berjalan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpayamount\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-funeralpaytype\">\u003Cp>b.Sumbangan ongkos penguburan sebesar Rp. 550.000,-\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>c.Uang duka yang besarnya disesuaikan dengan masa kerjanya dengan berpedoman\nkepada ketentuan pemerintah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 32 : Sumbangan Kematian Bagi Keluarga Pekerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Bila istri\u002Fsuami\u002Fanak kandung pekerja meninggal dunia, perusahaan memberikan\nsumbangan kematian dalam bentuk :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Uang kubur sebesar Rp. 450.000,-\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Sumbangan kematian tersebut baru diberikan setelah pekerja yang\nbersangkutan memberikan foto copy surat kematian kepada pihak perusahaan\nminimal dari kelurahan\u002Fkepala desa.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 33 : Sumbangan Pernikahan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Bagi pekerjayang melangsungkan pernikahan yang pertama diberikan sumbangan\npernikahan sebesar Rp. 325.000,-\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Sumbangan pernikahan tersebut baru diberikan setelah yang bersangkutan\nmemberikan foto copy surat nikah kepada perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 34 : Olahraga dan Kesenian\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Untuk mengembangkan Olahraga dan Kesenian, perusahaan memberikan bantuan\nsarana dan fasilitas yang disediakan dengan kemampuan perusahaan minimal\nbantuan perusahaan sebesar Rp. 1.250.000,-\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 35: Rekreasi Tahunan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perusahaan memberikan dana setiap tahun dengan ketentuan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Untuk satu tahun genap perusahaan mengadakan tour dengan biaya ditanggung\noleh perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Untuk setiap tahun ganjil pelaksanaan tour dirubah\u002Fdiganti dengan\nbingkisan dan undian berhadiah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 36 : Fasilitas Ibadah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perusahaan menyediakan fasilitas ibadah dalam bentuk mushola yang memadai\nuntuk melaksanakan ibadah dan dibangun di departemen masing-masing dan\ndilengkapi peralatan sholat seperti Sajadah, Sarung, Mukenah dan kipas\nangin.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 37 : Koperasi Karyawan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perusahaan mendukung\u002Fmelindungi dan mengawasi keberadaan koperasi\nkaryawan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Serikat pekerja mendukung keberadaan koperasi karyawan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Seluruh pekerja wajib menjadi anggota koperasi yang pelaksanaannya diatur\nberdasarkan AD\u002FART Koperasi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 38 : Penghargaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Perusahaan memberikan penghargaan kepada pekerja dalam hal sebagai\nberikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Mempunyai kemampuan yang tinggi di dalam menjalankan tugas pekerjaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Menjadi contoh dan tauladan dalam melaksanakan pekerjaan bagi pekerja lain\nberdasarkan rekomendasi dari kepala bagian masing-masing\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Telah mempunyai masa kerja 10 (sepuluh) tahun, 20 (dua puluh) tahun, 30\n(tiga puluh) tahun.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Pelaksanaan pemberian penghargaan diatur dan ditentukan berdasarkan\nkebijaksanaan perusahaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Pemberian penghargaan diberikan pada bulan Januari setiap tahunnya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB IX : KESEHATAN KERJA DAN KESELAMATAN KERJA\u002FPERLENGKAPAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 39 : Kesehatan dan Keselamatan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetyprovisions\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-healthandsafetypolicy\">\u003Cp>a.Seluruh pekerja diwajibkan untuk memperhatikan dan mentaati serta\nmengikuti segala petunjuk tentang kesehatan dan keselamatan kerja dan\nmempergunakan sarana-sarana peralatan kesehatan dan keselamatan kerja yang\ndisediakan perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Terkecuali pekerja yang ditunjuk\u002Fditugaskan oleh perusahaan maka setiap\npekerja lainnya yang tidak berkepentingan dilarang :\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>1.Memasuki ruangan diesel yang bertegangan tinggi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>2.Memasuki ruangan bengkel tanpa ijin kepala bagian yang bersangkutan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>3.Memasuki ruangan kerja lainnya dimana pekerja yang bersangkutan tidak\nmempunyai kepentingan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-monitoring\">\u003Cp>c.Pekerja wajib menjaga kebersihan dan kesehatan tempat kerja masing-masing\nserta melapor adanya penyakit menular yang dideritanya\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>d.Seluruh pekerja mendapatkan extra pudding, minum susu yang pelaksanaannya\ndiatur sesuai kemampuan perusahaan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 40 : Perlengkapan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-protectiveclothing\">\u003Cp>a.Perusahaan memberikan perlengkapan kerja\u002Fseragam setiap tahun dibulan\nSeptember 2 (dua) celana, 2 (dua) kaos, 1 (satu) baju.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Setiap pekerja wajib memakai seragam kerja yang telah diberikan oleh\nperusahaan\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>c.Setiap ada kerusakan, untuk menjaga kerapihan dan keserasian diperkenankan\ntukar dengan prosedur, untuk pemberiannya sebagai mana termaktub didalam poin\n(a) diatas 3 bulan bukan berupa inpentaris.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB X : PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 41 : Umum dan Prinsip\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap pekerja merupakan hak dan wewenang\nperusahaan yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan serta prosedur\nundang-undang yang berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Meskipun demikian dalam menangani setiap kasus Pemutusan Hubungan Kerja\n(PHK) perusahaan berpegang pada prinsip bahwa suatu Pemutusan Hubungan Kerja\n(PHK) merupakan tindakan atau upaya terkahir bilamana upaya yang bersifat\nmendidik sudah tidak mungkin dapat dilakukan lagi atau dalam hubungan antara\npekerja dengan perusahaan sudah sedemikian parah keadaannya sehingga\nkelangsungan hubungan kerja tidak ada bermanfaat lagi bagi kedua belah\npihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 42 : Berbagai Jenis PHK\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Pemutusan hubungan kerja terhadap seorang pekerja dapat dilakukan perusahaan\nkarena alasan-alasan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>a.Pengunduran diri yang dilakukan oleh pekerja sendiri dengan mengajukan\npermohonan pengunduran diri sebulan sebelumnya kepada perusahaan dengan tetap\nmelaksanakan dan menyelesaikan kewajiban dengan penuh tanggung jawab.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Pekerja meninggal dunia biasa atau meninggal dunia karena kecelakaan\nakibat hubugan kerja\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Pekerja melakukan tindakan indispliner\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Karena sakit berkepanjangan melebih 12 (dua belas) bulan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Pekerja tidak mampu bekerja karena cacat\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause\" id=\"clause-pensionfund\">\u003Cp>f.Mencapai usia pensiun serta hak yang diperoleh dengan peraturan\npemerintah\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>g.Karena perusahaan dibubarkan atau dinyatakan pailit atau usahanya\ndiperkecil sehingga menyebabkan penyederhanaan organisasi perusahaan dengan\nketentuan perusahaan memberikan pesangon sesuai dengan peraturan pemerintah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 43 : Tata Cara Pemutusan Hubungan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Perusahaan harus mengusahakan agar jangan terjadi Pemutusan Hubungan Kerja\n(PHK) dengan pekerjaannya.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Bila upaya poin (a) diatas sudah dijalankan tetapi Pemutusan Hubungan\nKerja (PHK) tidak dapat dihindarkan, perusahaan merundingkannya dengan serikat\npekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Bila perselisihan paham tidak dapat dihasilkan dalam perundingan seperti\ntersebut pada poin (b), belum menemukan titik temu, kedua belah pihak baik\nperusahaan maupun serikat pekerja dapat mengajukan permasalahannya kepada\nSUDINAKERTRANS kota administrasi Jakarta Utara melalui mediasi\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Apabila upaya pada poin (b) tetap belum menemukan titik temu, perusahaan\nhanya dapat memutuskan hubungan kerja setelah mendapat ijin dari PHI pengadilan\nnegeri Jakarta atau PHI Mahkamah Agung.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Jika permohon ijin PHK yang dilakukan oleh perusahaan di ijinkan oleh PHI\nPengadilan Negeri Jakarta atau PHI Mahkamah Agung, maka perusahaan berkewajiban\nuntuk memberikan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan ganti rugi\nlainnya kepada pekerja yang bersangkutan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>f.Bila PHI pengadilan negeri DKI Jakarta atau PHI Mahkamah Agung menolak\npermohonan ijin PHK yang dilakukan oleh perusahaan, maka PHK tidak dapat\ndilaksanakan oleh perusahaan atau batal karena hukum.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 44 : Perjanjian Membela Diri\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Setiap ada maksud perusahaan untuk melakukan sesuatu terhadap pekerja,\nmaka maksud tersebut disampaikan secara tertulis oleh perusahaan kepada pekerja\nyang bersangkutan dengan menyebutkan alasan-alasan perusahaan kepada pekerja\ndiberi waktu satu minggu untuk menyampaikan pendapatnya dalam rangka perjanjian\nmembela diri.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Apabila perjanjian untuk membela diri seperti yang dimaksud dalam poin (a)\ndiatas tidak dipergunakan oleh pekerja maupun serikat pekerja dianggap telah\nmenyetujui tindakan PHK oleh perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 45 : Uang Pesangon\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Masih dalam masa percobaan\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Larangan-larangan dalam pasal 12 di dalam isi PKB\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight focus\" id=\"clause-contractseverancepay1\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-contractseverancepay\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance_number_1_tenure\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-severance\">\u003Cp>c.Dianggap telah berhenti atau mengundurkan diri secara baik-baik Menerima\nuang pesangon serendah-rendahnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku yaitu\nsebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Masa kerja dan Besarnya Uang Pesangon\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- Kurang dari satu tahun --------------------------------------------------\n= 1 bulan upah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- 1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun ------------ = 2 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun ------------ = 3 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun ------------ = 4 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- 4 tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 tahun ------------ = 5 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- 5 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun ------------ = 6 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun ------------ = 7 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- 7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun ------------ = 8 bulan\nupah\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>- 8 tahun atau lebih\n---------------------------------------------------------- = 9 bulan upah\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 46 : Uang Penghargaan Masa Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Disamping uang pesangon seperti tersebut pada pasal 45 perusahaan juga\nmembayarkan uang penghargaan masa kerja kepada pekerja yang berhak menerima\nsesuai dengan undang-undang sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Masa kerja dan Besarnya Uang Penghargaan kerja\u003C\u002Fp>\n\u003Cul>\n  \u003Cli>3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun --------------------- = 2\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 tahun --------------------- = 3\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>9 tahun atau lebih tetapi kurang dari 13 tahun ------------------- = 4\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>12 tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 tahun ------------------ = 5\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>15 tahun atau lebih tetapi kurang dari 18 tahun ------------------ = 6\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>18 tahun atau lebih tetapi kurang dari 21 tahun ------------------- = 7\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>21 tahun atau lebih tetapi kurang dari 24 tahun ------------------- = 8\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>24 tahun atau lebih ----------------------------------------------------\n    = 10 bulan upah\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Ful>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 47 : Uang Pisah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Bagi pekerja yang mengundurkan diri dengan alasan yang baik (hasil\nmusyawarah) dapat diberikan uang pisah sesuai dengan kesepakatan perusahaan dan\nserikat pekerja sebagai berikut\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Masa kerja Besar Uang Pesangon\u003C\u002Fp>\n\u003Cul>\n  \u003Cli>3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun --------------------- = 2\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 tahun --------------------- = 3\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>9 tahun atau lebih tetapi kurang dari 13 tahun ------------------- = 4\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>12 tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 tahun ------------------ = 5\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>15 tahun atau lebih tetapi kurang dari 18 tahun ------------------ = 6\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>18 tahun atau lebih tetapi kurang dari 21 tahun ------------------- = 7\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>21 tahun atau lebih tetapi kurang dari 24 tahun ------------------- = 8\n    bulan upah\u003C\u002Fli>\n  \u003Cli>24 tahun atau lebih ----------------------------------------------------\n    = 10 bulan upah\u003C\u002Fli>\n\u003C\u002Ful>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 48 : Surat Keterangan Kerja\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>Bila dikehendaki oleh pekerja yang telah diputuskan hubungan kerjanya,\nperusahaan memberikan surat keterangan kerja sesuai dengan ketentuan yang\nberlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XI : PENYELESAIAN KELUH KESAH\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 49 : Umum\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-discrimination\">\u003Cp>Sudah menjadi kesepakatan perusahaan dan serikat pekerja, bahwa setiap keluh\nkesah pekerja akan diselesaikan seadil-adilnya dan secepat mungkin, karena\napabila seseorang atau sekelompok pekerja menganggap bahwa terhadapnya\ndiperlakukan tidak adil ataupun tidak wajar serta bertentangan isi jiwa\nperjanjian kerja bersama ini, maka pekerja yang bersangkutan dapat menyampaikan\nkeluh kesah atau pengaduannya melalui saluran tata cara penyelesaian keluh\nkesah.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 50 : Tata Cara Penyelesaian Keluh Kesah\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Setiap keluh kesah pekerja atau sekelompok pekerja pertama-tama\ndibicarakan dan diselesaikan terlebih dahulu dengan atasan pekerja dan tidak\ndiperkenankan serikat pekerja untuk menyelesaikan lebih dulu, kecuali khusus\ndalam hal ini dengan sepengetahuan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Bilamana penyelesaian belum memuaskan, maka dengan persetujuan atau\nsepengetahuan atasannya langsung, pekerja dapat meneruskan keluh kesah keatasan\nyang lebih tinggi.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Bilamana prosedur tersebut telah dijalankan tanpa hasil yang memuaskan,\nserikat pekerja menyelesaikan persoalan bersama-sama dengan perusahaan.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Apabila prosedur tersebut belum juga memberikan hasil yang memuaskan maka\npersoalan dapat diteruskan sesuai dengan prosedur undang-undang No.02 tahun\n2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch2>BAB XII : PENUTUP\u003C\u002Fh2>\n\n\u003Ch3>Pasal 51 : Pelaksanaan\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cp>a.Perjanjian kerja bersama ini disesuaikan dengan undang-undang yang berlaku\ndan akan tetap berlaku dan syah, terkecuali apabila ada ketentuan dalam\nperjanjian kerja bersama ini yang dinyatakan tidak syah oleh pengadilan dan\natau bertentangan dengan undang-undang atau peraturan pemerintah yang berlaku\ndi kemudian hari.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>b.Perjanjian kerja bersama ini menggantikan semua perjanjian\u002Fperaturan\npersetujuan yang terdahulu yang pernah diadakan antara perusahaan dengan\nserikat pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Perusahaan akan membagikan buku perjanjian kerja bersama ini kepada\nseluruh pekerja.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Demi pelaksanaan yang sebaik-baiknya dari pada perjanjian kerja bersama\nini, maka ada waktu tertentu diadakan pertemuan antara perusahaan dengan\nserikat pekerja untuk mengadakan konsultasi apabila timbul persoalan tentang\npelaksanaannya, dan dibentuk suatu panitia kerja yang terdiri dari wakil-wakil\nkedua belah pihak untuk mengadakan pengecekan atau peninjauan yang selanjutnya\nmengusahakan penyelesaiannya secara musyawarah.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>e.Bilama ada keinginan dari salah satu pihak untuk merubah atau menambah isi\ndari perjanjian kerja bersama ini harus diberitahukan serta di musyawarahkan\noleh kedua belah pihak.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Ch3>Pasal 52 : Jangka Waktu Berlakunya Perjanjian Kerja Bersama\u003C\u002Fh3>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start_date\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_end\">\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbadate_start\">\u003Cp>a.Perjanjian kerja bersama ini berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) tahun\nterhitung sejak tanggal 1 September 2011 dan mengikat kedua belah pihak sampai\ntanggal 1 September 2013.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>b.Untuk pembaharuan, paling sedikit 90 (Sembilan puluh) hari sebelum\nperjanjian kerja bersama ini berakhir, salah satu pihak harus menyampaikan\nkeinginan untuk mengadakan pembaharuan secara tertulis kepada pihak lain.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>c.Apabila dalam waktu selambat-lambatnya 90 (Sembilan puluh) hari\nsebagaimana dimaksud pada poin B tidak dilaksanakan makan dianggap diperpanjang\ndengan sendirinya untuk jangka waktu selama-lamanya 1 (satu) tahun kalender.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>d.Sebelum perjanjian kerja bersama yang baru tercipta, setelah berakhirnya\nperjanjian kerja bersama ini, ketentuan-ketentuan dalam perjanjian kerja\nbersama ini tetap berlaku.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cdiv class=\"cbaClause highlight\" id=\"clause-cbaratificationdate\">\u003Cp>e.Perjanjian kerja bersama ini telah disetujui dan ditanda tangani.\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Ditanda tangani di Jakarta\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Pada tanggal, 31 Agustus 2011\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>PIHAK-PIHAK YANG MENGADAKAN PERJANJIAN\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>Mengetahui\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>KEPALA SUKU DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>(Drs. ROBERT B TARIGAN, MM)\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>NIP : 195607071983031015\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\u003Cp>\u003C\u002Fp>\n\n\n\n            \n            \n            \n            \n            \n            ",{"disabilitypay":46,"sexualhar":50,"paidmaternityleavepayperc":54,"maternitydifferenttrigger":58,"paidmaternityleaveduration":62,"maxsicknesspay":64,"cbadate_end":68,"severance_number":72,"ONCERISE_trigger":76,"maternityexcludedtrigger":80,"dayspweek":82,"funeralpaytype":86,"wageincreasetype2":90,"equalitydifferenttrigger":94,"STRUCINCR_trigger":97,"hourspday":99,"funeralpay":103,"MEALALL_trigger":107,"monitoring":111,"contracttrialperiod":115,"maternityotherclause":119,"severance":123,"discrimination":125,"maxsicknesspayperc":129,"cbadate_start":131,"mealvoucherstype1":133,"OVERTIME_trigger":135,"overtimeallowancetype1":139,"holidaysdays":143,"holidaysweeks":147,"sundayallowanceperc1":149,"overtimeallowanceperc1_general":153,"healthinsurance":155,"COMMUTE_trigger":159,"SUNDAY_trigger":161,"wageincreasetype":163,"sundayallowancetype":165,"protectiveclothing":167,"healthandsafetypolicy":171,"paidmaternityleave":175,"disabilityfund":177,"overtimeallowanceperc1":179,"commutingallowancetype1":181,"hourspweek":183,"schedulesrestpw":185,"incidentalbonustype":187,"sundayallowancetype1":189,"equalityexcludedtrigger":191,"coverunion_trigger":193,"paidmaternityleaveall":195,"TRADEUNLEAV_trigger":197,"SCHEDULE_trigger":201,"contracttrial":203,"severance_number_1_tenure":205,"paidpaternityleave":207,"maxsicknesspaytype":211,"cbadate_end_date":213,"cbadate_start_date":215,"sicknessmaxdaysnr":217,"NOCTPREM_trigger":221,"violence":223,"overtimeallowancetype_general":225,"cbaratificationdate":227,"funeralpayamount":231,"menstruationleave":233,"contractseverancepay1":237,"bankholidays1":239,"overtimeallowancetype":243,"wageincreasefirmperformance":245,"paidmaternityleavepay":247,"deathrelativesleave":249,"sicknessmaxdays":253,"healthandsafetyprovisions":255,"WAGES_trigger":258,"contractseverancepay":262,"paidpaternityleaveduration":264,"deathrelatives":268},{"bindId":47,"name":48,"text":49},"disabilitypay","Bilamana pekerja mengalami kecelakaan ke","Bilamana pekerja mengalami kecelakaan kerja, maka pekerja yang bersangkutan\nmenerima tunjangan-tunjangan sesuai ketentuan JAMSOSTEK",{"bindId":51,"name":52,"text":53},"sexualhar","a.Larangan-larangan yang termasuk kesala","a.Larangan-larangan yang termasuk kesalahan berat yang mengakibatkan\npemutusan hubungan kerja.\n\nSeluruh pekerja dilarang :\n\n1.Melakukan pencurian, penggelapan, penipuan, dan lain-lain kejahatan\n\n2.Melakukan penganiayaan, penghinaan di luar batas kesopanan atau mengancam\npimpinan perusahaan, keluarga pimpinan perusahaan dan terhadap sesama\npekerja.\n\n3.Memikat pimpinan perusahaan, keluarga pimpinan perusahaan, kawan sekerja\nuntuk berbuat sesuatu yang melanggar hukum atas kesusilaan.",{"bindId":55,"name":56,"text":57},"paidmaternityleavepayperc","a.Pekerja wanita berhak atas cuti hamil ","a.Pekerja wanita berhak atas cuti hamil selama 1,5 (satu setengah) bulan\nsebelum dan 1,5 (satu setengah) bulan sesudah melahirkan dengan mendapat upah\npenuh, bagi pekerja wanita yang akan menggunakan cuti hamil tersebut harus\nmengajukan permohonan terlebih dahulu kepada perusahaan disertai suurat\nketerangan dari dokter atau bidan yang merawatnya.",{"bindId":59,"name":60,"text":61},"maternitydifferenttrigger","b.Perjanjian Kerja bersama berlaku untuk","b.Perjanjian Kerja bersama berlaku untuk seluruh pekerja PT. Budi Muaratex\nterkecuali bagi pekerja yang mempunyai perjanjian khusus dengan perusahaan\ndengan kesepakatan Serikat Pekerja.",{"bindId":63,"name":56,"text":57},"paidmaternityleaveduration",{"bindId":65,"name":66,"text":67},"maxsicknesspay","a.Pekerja yang sakit dan berdasarkan sur","a.Pekerja yang sakit dan berdasarkan surat keterangan dokter memerlukan\nperawatan istirahat sakit, upahnya diatur sebagai berikut :\n\n1.Untuk 4 (empat) bulan pertama dibayar 100% dari upah\n\n2.Untuk 4 (empat) bulan kedua dibayar 75% dari upah\n\n3.Untuk 4 (empat) bulan ketiga dibayar 50% dari upah\n\n4.Untuk 4 (empat) bulan selanjutnya dibayar 25% dari upah sebelum pemutusan\nhubungan kerja dilakukan oleh perusahaan",{"bindId":69,"name":70,"text":71},"cbadate_end","a.Perjanjian kerja bersama ini berlaku u","a.Perjanjian kerja bersama ini berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) tahun\nterhitung sejak tanggal 1 September 2011 dan mengikat kedua belah pihak sampai\ntanggal 1 September 2013.",{"bindId":73,"name":74,"text":75},"severance_number","c.Dianggap telah berhenti atau mengundur","c.Dianggap telah berhenti atau mengundurkan diri secara baik-baik Menerima\nuang pesangon serendah-rendahnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku yaitu\nsebagai berikut:\n\n\n\nMasa kerja dan Besarnya Uang Pesangon\n\n- Kurang dari satu tahun --------------------------------------------------\n= 1 bulan upah\n\n- 1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun ------------ = 2 bulan\nupah\n\n- 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun ------------ = 3 bulan\nupah\n\n- 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun ------------ = 4 bulan\nupah\n\n- 4 tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 tahun ------------ = 5 bulan\nupah\n\n- 5 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun ------------ = 6 bulan\nupah\n\n- 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun ------------ = 7 bulan\nupah\n\n- 7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun ------------ = 8 bulan\nupah\n\n- 8 tahun atau lebih\n---------------------------------------------------------- = 9 bulan upah",{"bindId":77,"name":78,"text":79},"ONCERISE_trigger","a.Setiap tahunnya perusahaan memberikan ","a.Setiap tahunnya perusahaan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada\npekerja yang besarnya tidak kurang dari pemberian Tunjangan Hari Raya (THR)\nyang pernah diterima pada tahun sebelumnya.\n\nb.Yang dimaksud dengan hari raya adalah :\n\n1.Hari Raya Idul Fitri\n\n2.Hari Raya Natal\n\n3.Hari Raya Imlek",{"bindId":81,"name":60,"text":61},"maternityexcludedtrigger",{"bindId":83,"name":84,"text":85},"dayspweek","b.Istirahat mingguan tidak ditentukan pa","b.Istirahat mingguan tidak ditentukan pada hari Minggu dan diberikan 1\n(satu) hari dalam 1 (satu) Minggu",{"bindId":87,"name":88,"text":89},"funeralpaytype","b.Sumbangan ongkos penguburan sebesar Rp","b.Sumbangan ongkos penguburan sebesar Rp. 550.000,-",{"bindId":91,"name":92,"text":93},"wageincreasetype2","Kenaikan upah akan dilakukan secara berk","Kenaikan upah akan dilakukan secara berkala setiap tahunnya pada bulan\nJanuari dengan pertimbangan pertimbangan sebagai berikut :\n\na.Perubahan ketentuan kenaikan upah minimum dari pemerintah\n\nb.Prestasi kerja\n\nc.Konduite masing-masing pekerja\n\nd.Kenaikan 9 kebutuhan pokok yang besar kecilnya didasarkan oleh keadaan\nperusahaan dan atas dasar musyawarah dengan serikat pekerja.\n\ne.Lamanya masa kerja",{"bindId":95,"name":60,"text":96},"equalitydifferenttrigger","b.Perjanjian Kerja bersama berlaku untuk seluruh pekerja PT. Budi Muaratex\nterkecuali bagi pekerja yang mempunyai perjanjian khusus dengan perusahaan\ndengan kesepakatan Serikat Pekerja.\n\nc.Peraturan tambahan dapat dibuat oleh perusahaan dengan terlebih dulu\nmengadakan konsultasi dan musyawarah dengan Serikat Pekerja dan isinya tidak\nbertentangan dengan Perjanjian Kerja Bersama ini.",{"bindId":98,"name":92,"text":93},"STRUCINCR_trigger",{"bindId":100,"name":101,"text":102},"hourspday","Untuk memenuhi 40 jam\u002Fminggu setiap peke","Untuk memenuhi 40 jam\u002Fminggu setiap pekerja diberikan hak 5 (lima) jam kerja\n1 (satu) hari dalam 1 (satu) minggu, apabila dibutuhkan maka dihitung\nlembur.",{"bindId":104,"name":105,"text":106},"funeralpay","Bagi pekerja yang meninggal dunia bukan ","Bagi pekerja yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan dalam hubungan\nkerja, ahli warisnya menerima :\n\na.Upah pada bulan berjalan\n\nb.Sumbangan ongkos penguburan sebesar Rp. 550.000,-\n\nc.Uang duka yang besarnya disesuaikan dengan masa kerjanya dengan berpedoman\nkepada ketentuan pemerintah.",{"bindId":108,"name":109,"text":110},"MEALALL_trigger","2.Selain komponen tersebut perusahaan me","2.Selain komponen tersebut perusahaan memberikan kebijaksanaan tidak tetap\nberupa :\n\na.Makan\n\nb.Bantuan transport\n\nc.Premi hadir\n\nd.Uang shift pekerja malam hari\n\ne.Insentif produksi\n\nf.Tunjangan jabatan",{"bindId":112,"name":113,"text":114},"monitoring","c.Pekerja wajib menjaga kebersihan dan k","c.Pekerja wajib menjaga kebersihan dan kesehatan tempat kerja masing-masing\nserta melapor adanya penyakit menular yang dideritanya",{"bindId":116,"name":117,"text":118},"contracttrialperiod","Sesuai dengan undang-undang No.13 tahun ","Sesuai dengan undang-undang No.13 tahun 2003, masa percobaan pekerja\nditetapkan selama 3 (tiga) bulan. Dalam masa percobaan itu kedua belah pihak\ndapat memutuskan hubungan kerja tanpa ganti rugi.",{"bindId":120,"name":121,"text":122},"maternityotherclause","b.Pekerja wanita yang mengalami gugur ka","b.Pekerja wanita yang mengalami gugur kandungan, berhak memperoleh istirahat\n1, (satu setengah) bulan atau sesuai surat keterangan dokter kandungan.",{"bindId":124,"name":74,"text":75},"severance",{"bindId":126,"name":127,"text":128},"discrimination","Sudah menjadi kesepakatan perusahaan dan","Sudah menjadi kesepakatan perusahaan dan serikat pekerja, bahwa setiap keluh\nkesah pekerja akan diselesaikan seadil-adilnya dan secepat mungkin, karena\napabila seseorang atau sekelompok pekerja menganggap bahwa terhadapnya\ndiperlakukan tidak adil ataupun tidak wajar serta bertentangan isi jiwa\nperjanjian kerja bersama ini, maka pekerja yang bersangkutan dapat menyampaikan\nkeluh kesah atau pengaduannya melalui saluran tata cara penyelesaian keluh\nkesah.",{"bindId":130,"name":66,"text":67},"maxsicknesspayperc",{"bindId":132,"name":70,"text":71},"cbadate_start",{"bindId":134,"name":109,"text":110},"mealvoucherstype1",{"bindId":136,"name":137,"text":138},"OVERTIME_trigger","b.Bagi pekerja yang bekerja lebih dari 4","b.Bagi pekerja yang bekerja lebih dari 40 (empat puluh) jam dalam seminggu,\nmaka perusahaan memperhitungkan lembur, kecuali bagi pekerja yang dilakukan\ndengan perjanjian khusus.",{"bindId":140,"name":141,"text":142},"overtimeallowancetype1","1.Pada Hari Kerja Biasa - Untuk satu jam","1.Pada Hari Kerja Biasa\n\n- Untuk satu jam lembur pertama dibayar 1,5 x upah satu jam kerja\n\n- Upah jam kerja berikutnya dibayar 2 x Upah satu jam kerja",{"bindId":144,"name":145,"text":146},"holidaysdays","Seluruh pekerja berhak atas cuti tahunan","Seluruh pekerja berhak atas cuti tahunan selama 12 (dua belas) hari, yang\npelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi menjelang hari raya Idul\nFitri dengan mendapat upah penuh.",{"bindId":148,"name":145,"text":146},"holidaysweeks",{"bindId":150,"name":151,"text":152},"sundayallowanceperc1","2.Pada hari Istirahat Minggu\u002FHari Libur ","2.Pada hari Istirahat Minggu\u002FHari Libur Resmi\n\n- Untuk setiap jam lembur sampai batas 7 jam atau 5 jam dibayar 2 x Upah\nsatu jam kerja\n\n- Untuk jam lembur ke 8 atau jam ke 6 bila lembur jatuh pada hari kerja\npendek dibayar 3 x upah satu jam kerja\n\n- Untuk jam lembur ke 9 atau jam ke 7 bila lembur jatuh pada hari kerja\npendek dibayar 4 x upah satu jam kerja",{"bindId":154,"name":141,"text":142},"overtimeallowanceperc1_general",{"bindId":156,"name":157,"text":158},"healthinsurance","a.Perusahaan menanggung pengobatan terba","a.Perusahaan menanggung pengobatan terbatas bagi pekerja yang sakit dengan\nmengikut sertakan program jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK) PT.\nJAMSOSTEK.",{"bindId":160,"name":109,"text":110},"COMMUTE_trigger",{"bindId":162,"name":151,"text":152},"SUNDAY_trigger",{"bindId":164,"name":92,"text":93},"wageincreasetype",{"bindId":166,"name":151,"text":152},"sundayallowancetype",{"bindId":168,"name":169,"text":170},"protectiveclothing","a.Perusahaan memberikan perlengkapan ker","a.Perusahaan memberikan perlengkapan kerja\u002Fseragam setiap tahun dibulan\nSeptember 2 (dua) celana, 2 (dua) kaos, 1 (satu) baju.\n\nb.Setiap pekerja wajib memakai seragam kerja yang telah diberikan oleh\nperusahaan",{"bindId":172,"name":173,"text":174},"healthandsafetypolicy","a.Seluruh pekerja diwajibkan untuk mempe","a.Seluruh pekerja diwajibkan untuk memperhatikan dan mentaati serta\nmengikuti segala petunjuk tentang kesehatan dan keselamatan kerja dan\nmempergunakan sarana-sarana peralatan kesehatan dan keselamatan kerja yang\ndisediakan perusahaan.",{"bindId":176,"name":56,"text":57},"paidmaternityleave",{"bindId":178,"name":48,"text":49},"disabilityfund",{"bindId":180,"name":141,"text":142},"overtimeallowanceperc1",{"bindId":182,"name":109,"text":110},"commutingallowancetype1",{"bindId":184,"name":101,"text":102},"hourspweek",{"bindId":186,"name":84,"text":85},"schedulesrestpw",{"bindId":188,"name":78,"text":79},"incidentalbonustype",{"bindId":190,"name":151,"text":152},"sundayallowancetype1",{"bindId":192,"name":60,"text":61},"equalityexcludedtrigger",{"bindId":194,"name":60,"text":61},"coverunion_trigger",{"bindId":196,"name":56,"text":57},"paidmaternityleaveall",{"bindId":198,"name":199,"text":200},"TRADEUNLEAV_trigger","d.Perusahaan memberi dispensasi kepada p","d.Perusahaan memberi dispensasi kepada pengurus serikat pekerja untuk\nmeninggalkan pekerjaan tanpa mengurangi hak-haknya sebagai pekerja guna\nmengikuti kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh perangkat organisasi PSP-SPN PT.\nBudi Muaratex, memenuhi panggilan instalasi pemerintah dengan memberitahukan\nkepada perusahaan atau kepada atasannya dilapangan termasuk pada waktu\nperundingan serikat pekerja dengan perusahaan.",{"bindId":202,"name":84,"text":85},"SCHEDULE_trigger",{"bindId":204,"name":117,"text":118},"contracttrial",{"bindId":206,"name":74,"text":75},"severance_number_1_tenure",{"bindId":208,"name":209,"text":210},"paidpaternityleave","a.Sesuai dengan kesepakatan, pekerja dib","a.Sesuai dengan kesepakatan, pekerja diberikan izin meninggalkan pekerjaan\ndengan menerima upah dalam hal sebagai berikut :\n\n1.Pernikahan pekerja ---------------------------------------------- = 3\nhari\n\n2.Pernikahan anak kandung pekerja ----------------------------- = 2 hari\n\n3.Khitanan\u002FMembabtiskan anak kandung pekerja ------------- = 2 hari\n\n4.Istri pekerja melahirkan\u002Fgugur kandungan ------------------- = 2 hari",{"bindId":212,"name":66,"text":67},"maxsicknesspaytype",{"bindId":214,"name":70,"text":71},"cbadate_end_date",{"bindId":216,"name":70,"text":71},"cbadate_start_date",{"bindId":218,"name":219,"text":220},"sicknessmaxdaysnr","b.Apabila setelah waktu 12 (dua belas) b","b.Apabila setelah waktu 12 (dua belas) bulan, pekerja ternyata belum mampu\nmasuk kerja yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan undang-undang yang\nberlaku tentang Pemutusan Hubungan Kerja.",{"bindId":222,"name":109,"text":110},"NOCTPREM_trigger",{"bindId":224,"name":52,"text":53},"violence",{"bindId":226,"name":141,"text":142},"overtimeallowancetype_general",{"bindId":228,"name":229,"text":230},"cbaratificationdate","e.Perjanjian kerja bersama ini telah dis","e.Perjanjian kerja bersama ini telah disetujui dan ditanda tangani.\n\n\n\n\n\nDitanda tangani di Jakarta\n\nPada tanggal, 31 Agustus 2011",{"bindId":232,"name":88,"text":89},"funeralpayamount",{"bindId":234,"name":235,"text":236},"menstruationleave","Pekerja wanita diberikan cuti pada waktu","Pekerja wanita diberikan cuti pada waktu hari pertama dan kedua haid dengan\nmenerima upah, untuk itu pekerja wanita yang bersangkutan wajib memberitahukan\nkepada perusahaan.",{"bindId":238,"name":74,"text":75},"contractseverancepay1",{"bindId":240,"name":241,"text":242},"bankholidays1","Pada hari libur resmi yang ditentukan pe","Pada hari libur resmi yang ditentukan pemerintah pekerja dibebaskan dari\npekerjaannya dengan mendapat upah penuh.",{"bindId":244,"name":141,"text":142},"overtimeallowancetype",{"bindId":246,"name":92,"text":93},"wageincreasefirmperformance",{"bindId":248,"name":56,"text":57},"paidmaternityleavepay",{"bindId":250,"name":251,"text":252},"deathrelativesleave","5.Istri\u002FSuami\u002FAnak\u002FOrang tua\u002FMertua peke","5.Istri\u002FSuami\u002FAnak\u002FOrang tua\u002FMertua pekerja meninggal dunia = 3 hari",{"bindId":254,"name":219,"text":220},"sicknessmaxdays",{"bindId":256,"name":173,"text":257},"healthandsafetyprovisions","a.Seluruh pekerja diwajibkan untuk memperhatikan dan mentaati serta\nmengikuti segala petunjuk tentang kesehatan dan keselamatan kerja dan\nmempergunakan sarana-sarana peralatan kesehatan dan keselamatan kerja yang\ndisediakan perusahaan.\n\nb.Terkecuali pekerja yang ditunjuk\u002Fditugaskan oleh perusahaan maka setiap\npekerja lainnya yang tidak berkepentingan dilarang :\n\n1.Memasuki ruangan diesel yang bertegangan tinggi\n\n2.Memasuki ruangan bengkel tanpa ijin kepala bagian yang bersangkutan\n\n3.Memasuki ruangan kerja lainnya dimana pekerja yang bersangkutan tidak\nmempunyai kepentingan\n\nc.Pekerja wajib menjaga kebersihan dan kesehatan tempat kerja masing-masing\nserta melapor adanya penyakit menular yang dideritanya\n\nd.Seluruh pekerja mendapatkan extra pudding, minum susu yang pelaksanaannya\ndiatur sesuai kemampuan perusahaan.",{"bindId":259,"name":260,"text":261},"WAGES_trigger","Besar kecilnya upah yang diterima oleh p","Besar kecilnya upah yang diterima oleh pekerja didasarkan oleh kepada:\n\na.Kwalifikasi yang dibutuhkan\n\nb.Pengalaman dan keterampilan kerja\n\nc.Masa kerja\n\nd.Prestasi\n\ne.Berat ringannya bobot dan beban pekerjaan yang dilakukan\n\nf.Besar kecilnya tanggung jawab atas pekerjaan yang dilakukan\n\ng.Keadaan lingkungan kerja dan resiko pekerja\n\nh.Kwantitas dan kwalitas hasil kerja\n\ni.Loyalitas kerja\n\nj.Ketentuan lain atas kebijaksanaan perusahaan",{"bindId":263,"name":74,"text":75},"contractseverancepay",{"bindId":265,"name":266,"text":267},"paidpaternityleaveduration","4.Istri pekerja melahirkan\u002Fgugur kandung","4.Istri pekerja melahirkan\u002Fgugur kandungan ------------------- = 2 hari",{"bindId":269,"name":251,"text":252},"deathrelatives","\u003Chtml>\n\n    \u003Cdiv class=\"cobra-report\">\n\n        \u003Ch2>PT. Budi Muaratex - 2011\u003C\u002Fh2>\n\n        \u003Cdiv class=\"section general\">\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-start_date\">Tanggal dimulainya perjanjian: &rarr;&nbsp;2011-09-01\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-end_date\">Tanggal berakhirnya perjanjian: &rarr;&nbsp;2013-09-01\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\n            \u003C!-- TODO: previous CBA logic -->\n            \u003C!-- TODO: status logic -->\n\n            \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaratified\">Diratifikasi oleh: &rarr;&nbsp;Other\u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-cbaactorratified\">\n                    Diratifikasi pada: &rarr;&nbsp;2011-08-31\n                \u003C\u002Fdiv>\n            \n\n            \u003C!-- TODO: transnational_label, includingcountries_label, national_framework_label -->\n\n            \u003Cdiv id=\"display-SECTOR1\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Industri\u002Fpabrik pengolahan\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-NACE2004\">\n                Nama industri: &rarr;&nbsp;Pabrik Manufaktur Garmen (garmen, pakaian jadi), Pabrik Manufaktur Textil\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-FIRMPRI\">\n                Sektor publik\u002Fswasta: &rarr;&nbsp;In the private sector\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv>Disimpulkan oleh:\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1\">\n\n                \n                    \n                    \u003Cdiv>\n                        Nama perusahaan: &rarr;&nbsp;\n                        PT. Budi Muaratex\n                    \u003C\u002Fdiv>\n                \n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MNCOMPA_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1\">\n                Nama serikat pekerja: &rarr;&nbsp;\n\n                \n                    \n                    \u003Cspan>\n                        SPN PT. Budi Muaratex\n                    \u003C\u002Fspan>\n                \n\n                \u003Cdiv id=\"display-CBA_MEMTRAD4_1_txt\">\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-casignemployees\">\n                Nama penandatangan dari pihak pekerja &rarr;&nbsp;Suyono, Tarsono\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section social-security-pensions\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SOCSEC_trigger\">JAMINAN SOSIAL DAN PENSIUN\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-pensionfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk dana pensiun bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Not specified\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilityfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan cacat bagi pekerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-unemploymentfund\">Pengusaha memberikan kontribusi untuk tunjangan pengangguran bagi pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section sickness-disability\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KONDISI SAKIT DAN DISABILITAS\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-maxsicknesspayperc\">\n                Maximum cuti sakit berbayar (untuk 6 bulan): &rarr;&nbsp;92&nbsp;%\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-sicknessmaxdaysnr\">\n                Maximum hari untuk cuti sakit berbayar: &rarr;&nbsp;365 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-longtermillness\">Ketentuan mengenai kembali bekerja setelah menderita penyakit jangka panjang, seperti penyakit kanker: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \n            \u003Cdiv id=\"display-menstruationleave\">Cuti haid berbayar: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-disabilitypay\">Pembayaran gaji apabila tidak mampu bekerja dikarenakan kecelakaan kerja: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n\n        \u003Cdiv class=\"section health-medical-assistence\">\n            \u003Ch3 id=\"display-SICDIS_trigger\">KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA BANTUAN MEDIS\u003C\u002Fh3>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccess\">Bantuan medis disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthcareaccessrelatives\">Bantuan medis bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurance\">Kontribusi pengusaha untuk asuransi kesehatan disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthinsurancerelatives\">Asuransi kesehatan bagi keluarga pekerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetypolicy\">Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-healthandsafetytraining\">Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja disetujui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-protectiveclothing\">Pakaian\u002Falat pelindung diri disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-hivpolicy\">Pemeriksaan kesehatan secara berkala disediakan oleh pengusaha: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-monitoring\">Pengawasan permintaan musculoskeletal di tempat kerja, resiko professional dan\u002Fatau hubungan antara pekerjaan dan kesehatan: &rarr;&nbsp;Employee involvement in the monitoring\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-funeralpay\">Bantuan duka\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-funeralpayamount\">\n                Minimum kontribusi pengusaha untuk penguburan\u002Fpemakaman: &rarr;&nbsp;IDR&nbsp;550000.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section work-family-arrangements\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKFAM_trigger\">PENGATURAN ANTARA KERJA DAN KELUARGA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleaveduration\">\n                Cuti hamil berbayar: &rarr;&nbsp;13 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidmaternityleavepayperc\">\n                Cuti hamil berbayar terbatas untuk: 100 % dari gaji pokok\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-jobsecuritymothers\">Jaminan tetap dapat bekerja setelah cuti hamil: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-maternitydiscrimination\">Larangan diskriminasi terkait kehamilan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-breastfeeding_dangerouswork\">Larangan mewajibkan pekerja yang sedang hamil atau menyusui untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-riskassessment\">Penilaian resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja yang sedang hamil atau menyusui di tempat kerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-alternatives\">Ketersediaan alternatif bagi pekerja hamil atau menyusui untuk tidak melakukan pekerjaan yang berbahaya atau tidak sehat: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-timeoff\">Cuti untuk melakukan pemeriksaan pranatal: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningnonstandard\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempekerjakan pekerja: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n              \u003Cdiv id=\"display-screeningpromotion\">Larangan untuk melakukan penyaringan terhadap pekerja yang hamil sebelum mempromosikan: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv> \n            \u003Cdiv id=\"display-nursingmothers\">Fasilitas untuk pekerja yang menyusui: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcareprovision\">Pengusaha menyediakan fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-childcaresubsidy\">Pengusaha mensubsidi fasilitas penitipan anak: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \u003Cdiv id=\"display-educationtuition\">Tunjangan\u002Fbantuan pendidikan bagi anak pekerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n   \n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-paidpaternityleaveduration\">\n                Cuti ayah berbayar: &rarr;&nbsp;2 hari\n         \u003C\u002Fdiv>\n                        \u003Cdiv id=\"display-deathrelativesleave\">\n                Durasi cuti yang diberikan ketika ada anggota keluarga yang meninggal: &rarr;&nbsp;3 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n        \u003Cdiv class=\"section gender-equality-issues\">\n            \u003Ch3 id=\"display-GENEQ_trigger\">ISU KESETARAAN GENDER\u003C\u002Fh3>\n         \u003Cdiv id=\"display-eqpay\">Upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n         \n         \u003Cdiv id=\"display-discrimination\">Klausal mengenai diskriminasi di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-eqpromotion\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat promosi: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv> \n        \u003Cdiv id=\"display-eqtraining\">Kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mendapat pelatihan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>     \n        \u003Cdiv id=\"display-eqofficer\">Kesetaraan gender dalam kepengurusan serikat pekerja di tempat kerja: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-sexualhar\">Klausal mengenai pelecehan seksual di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violence\">Klausal mengenai kekerasan di tempat kerja &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-violenceleave\">Cuti khusus bagi pekerja yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-support_disabilities\">Dukungan bagi pekerja perempuan dengan disabilitas: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv id=\"display-equalitymonitoring\">Pengawasan kesetaraan gender: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n             \n         \u003C\u002Fdiv>\n         \n\n        \u003Cdiv class=\"section employment-contracts\">\n            \u003Ch3 id=\"display-EMPCONTR_trigger\">PERJANJIAN KERJA\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-contracttrialperiod\">\n                Durasi masa percobaan: &rarr;&nbsp;91 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n\u003Cdiv id=\"display-severance_number\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;182&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-severance_number_1_tenure\">\n                Uang pesangon setelah masa kerja 5 tahun (jumlah hari yang digaji): &rarr;&nbsp;60&nbsp;hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-part_time_excluded\">Pekerja paruh waktu tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-tempagency\">Ketentuan mengenai pekerja sementara: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-apprentices_excluded\">Pekerja magang tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-minijobs_excluded\">Pekerja mahasiswa tidak termasuk dalam semua peraturan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n        \n\n        \u003Cdiv class=\"section working-hours\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WORKHOURS_trigger\">JAM KERJA, JADWAL DAN LIBUR\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspday\">\n                Jam kerja per hari: &rarr;&nbsp;7.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-hourspweek\">\n                Jam kerja per minggu: &rarr;&nbsp;40.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-dayspweek\">\n                Hari kerja per minggu: &rarr;&nbsp;6.0\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysdays\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;12.0 hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-holidaysweeks\">\n                Cuti tahunan berbayar: &rarr;&nbsp;2.0 minggu\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-schedulesrestpw\"> Periode istrirahat setidaknya satu hari dalam seminggu disetujui: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-sundays_year\">\n                Jumlah maksimum hari minggu\u002Fhari libur nasional dalam setahun dimana pekerja harus\u002Fdapat bekerja: &rarr;&nbsp;\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n             \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-tradeunleavdays\">\n                Cuti berbayar untuk aktivitas serikat pekerja: &rarr;&nbsp; hari\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n            \n            \n            \u003Cdiv id=\"display-FLEXWORK_trigger\"> Ketentuan mengenai pengaturan jadwal kerja yang fleksibel: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"section wages\">\n            \u003Ch3 id=\"display-WAGES_trigger\">PENGUPAHAN\u003C\u002Fh3>\n\n            \u003Cdiv id=\"display-PAYSCALES_trigger\">\n                Upah ditentukan oleh skala upah: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n\n            \n            \n\n            \n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-COSTLIV_trigger\">Penyesuaian untuk kenaikan biaya kebutuhan hidup: &rarr;&nbsp;\u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-STRUCINCR_trigger\">Kenaikan upah\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-ONCERISE_trigger\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali:\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \u003Cdiv id=\"display-extrapayfirmperformance\">Pembayaran tambahan yang dilakukan setahun sekali dikarenakan performa perusahaan: &rarr;&nbsp;No\u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-NOCTPREM_trigger\">Tunjangan shift untuk kerja sore atau malam\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n                \u003Cdiv id=\"display-shiftallowancetype1\">Tunjangan shift hanya untuk yang kerja malam: &rarr;&nbsp;Insufficient data\u003C\u002Fdiv>\n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \n\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-OVERTIME_trigger\">Upah lembur hari kerja\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-overtimeallowanceperc1\">\n                    Upah lembur hari kerja: &rarr;&nbsp;200 % dari gaji pokok\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-SUNDAY_trigger\">Upah lembur hari Minggu\u002Flibur\u003C\u002Fh4>\n                \u003Cdiv id=\"display-sundayallowanceperc1\">\n                    Upah lembur hari Minggu\u002Flibur: &rarr;&nbsp;100&nbsp;%\n                \u003C\u002Fdiv>\n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \u003Cdiv>\n                \u003Ch4 id=\"display-COMMUTE_trigger\">Tunjangan transportasi\u003C\u002Fh4>\n                \n                \n            \u003C\u002Fdiv>\n\n            \n\n            \u003Ch4>Kupon makan\u003C\u002Fh4>\n\n            \n\n            \u003Cdiv id=\"display-MEALALL_trigger\">Tunjangan makan disediakan: &rarr;&nbsp;Yes\u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-mealvouchersamount\">\n                 &rarr;&nbsp; per makan\n            \u003C\u002Fdiv>\n            \u003Cdiv id=\"display-legalassistance_trigger\">\n                Bantuan hukum gratis: &rarr;&nbsp;No\n            \u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n    \u003C\u002Fdiv>\n\n\u003C\u002Fhtml>\n",[],[],"collective_agreement",[275],{"title":39,"slug":34},[277],{"type":278,"data":279},"call_to_action_body_block",{"title":280,"description":281,"variant":282,"link":283},"Bandingkan Perjanjian Kerja Bersama","Bandingkan pasal-pasal dan topik dalam Perjanjian Kerja Bersama dari Indonesia dengan Perjanjian Kerja Bersama di semua sektor kerja di Indonesia maupun negara-negara lainnya.","dark",{"title":280,"url":284,"description":280,"rel":285,"type":286},"\u002Fid-id\u002Fbekerja-di-indonesia\u002Fperjanjian-kerja-bersama\u002Fbandingkan-perjanjian-kerja-bersama","follow","internal",[288],{"type":278,"data":289},{"title":280,"description":281,"variant":282,"link":290},{"title":280,"url":284,"description":280,"rel":285,"type":286},[]]